8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1149

Pekat IB: Gubernur Main-Main Dengan Gugatan Warganya

0

batamtimes.co ,Tanjungpinang Dewan Pimpinan Wilayah Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu  DPW (Pekat IB) Provinsi Kepri, menyayangkan sikap Gubernur Kepri Nurdin Basirun, yang tidak Hadir di  Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Hal tersebut disampaikan Edison AA Sutanto, Ketua Dpw Pekat IB. Menurutnya seharusnya Gubernur melalui Kuasa Hukumnya mengikuti agenda Mediasi, terkait gugatan Pekat IB, atas kekosongan Wakil Gubernur.

“Pada sidang sebelumnya udah diputuskan oleh Majelis Hakim, bahwa seharusnya pada Selasa (19/07) lalu, agenda mediasi, akan tetapi mereka tidak hadir.” Ungkapnya.

Dikatakanya, persoalan yang digugat oleh Pekat IB hanyalah masalah pengisian kekosongan Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, sehingga pelayanan terhadap masyarakat itu berjalan dengan Maksimal, tidak lebih dari pada itu.

“Kita hanya minta supaya cepat memilih wakilnya agar roda pemerintah Provinsi Kepri bisa berjalan efektif, mengingat ini Daerah Kepulauan. Dengan penundaan proses gugatan di PN ini, ada dengan Gubernur.” tanya Edison

Melalui Gugatan ini, Pekat IB hanya ingin Provinsi Kepualuan ini dipimpin oleh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, sehingga amanat UU Pemda itu berjalan dengan baik.

“Udah berapa tahun Kepri tidak memiliki wakil ?. Apakah amanat uu pemda tentang pengawasan internal selama ini berjalan, tanpa ada wakil Gubernur,?. kan tidak, mengingat pengawasan, dan evaluasi terhadap OPD itu tugas Wakilnya.” Ungkapnya.

Sementara Ketua OKK Doni Yarzal mengaku geram dengan sikap Gubernur, mengingat apa yang diagendakan oleh PN Tanjungpinang, Gubernur tidak menghargi itu.

“Yang digugat ini hajat orang banyak, masa Gubernur tidak peka terhadap persoalan ini.” Ungkapnya.

Doni mengingatkan Kepada Gubernur, untuk patuh terhadap UU, sebagai seorang pemimpin, Nurdin harus memberikan contoh yang baik bagi masyarakatnya.

“Kami menduga Gubernur ini, mau memimpin Kepri ini dengan sendiri, ini berbahaya. Kenapa beliau diam-diam.” unglapnya.

Jika pada agenda mediasi 2 Agustus nanti, pihak Gubernur tidak hadir, maka kami akan mengerahkan kader untuk menggeruduk Kantor Gubernur.

“Liat aja nanti. Kalau gak datamg juga, kami akan bergerak.” tutupnya.

 

(red/budi arifin)

Walikota Tanjungpinang Lis : Berhenti Atau Tidaknya Akib Keputusan Bersama

0
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, surat pengunduran diri Sekretaris Dewan (Sekwan) Pemko Tanjungpinang, Abdul Kadir Ibrahim alias Akib, itu adalah keputusan bersama.

Pernyataan tersebut sekigus menepis isu yang beredar selama ini yang mengakakan bahwa nasib Akib tergantung dari keputusan Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.

“Jadi, saya minta selesaikan internal dulu, karna selagi tidak diselesaikan oleh pimpinan (Ketua DPRD), maka persoalan ini tidak selesai,” ujar Lis, Kamis (20/7) di Hotel Comport Tanjungpinang.

Kata Lis, seharusnya pimpinan DPRD Tanjungpinang harus menyelesaikan dulu setelah itu baru diselesaikan kepada dirinya.

“Kalau Pemerintah, apa pun yang terjadi maka kita harus siap,” tambahnya.

Dia membenarkan, bahwa surat pengunduran diri Akib sudah berada diatas meja kerjanya.

“Tetapi, apabila saya menunjuk atau menggantikan orang lain tapi orang yang ditunjuk itu tidak mau, bagaimana. Yang jelas saya belum menerima terkait pengundurun diri Akib ini, dan harus diselesaikan di tingkat internal dulu, karena masalah ini 1500 persen permsalahan diinternal,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang, Ahmad Dani mengakui belum menerima surat pengunduran diri dari Akib ke pimpinan Dewan.

“Saya hanya mendengar kabar kalau beliau telah mengundurkan diri dari Sekwan, tapi kalau surat resmi pengunduran diri ke Pimpinan Dewan belum ada saya dengar. Tapi, coba konfirmasi lagi dengan Ketua Dewan, Suparno,” ucapnya.

 

(red/budi arifin)

Suparno : Lis Darmansyah Mendaftar Balon Walikota dari Hanura

0
Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno
Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno

batamtimes.co , Tanjungpinang – Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno mewakili Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau, Lis Darmansyah, mendaftar sebagai Bakal Calon (Balon) Walikota Tanjungpinang melalui Kantor DPC Partai Hanura Tanjungpinang, Kamis (20/7).

“Saya mewakili beliau (Lis) karena berhalangan hadir. Untuk pengambilan pendaftaran masih boleh diwakilkan,” katanya.

Suparno mengatakan, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu terhadap persyaratan.

“Saya mengambil dulu, syarat-syaratnya juga dipelajari, untuk koalisi partai kita belum tahu. Sebenarnya PDI-P bisa mengusung sendiri Balon Walikota Tanjungpinang,” kata dia.

Sementara itu, ditempat yang sama, Sekretaris Tim Pilkada DPC Hanura Tanjungpinang, Dicky mengatakan, sampai saat ini yang sudah mengambil formulir ada 4 orang.

“Nantilah kita ekspose, sampai saat ini baru 4 orang dan hari ini terakhir mengambil pendaftaran, diantar pada 31 Juli 2017,” ungkapnya.

 

(red/budi arifin)

Polisi Menangkap Artis Pretty Asmara Dan Tujuh Artis Kasus Kepemilikan Narkoba

0

batamtimes.co , Jakarta – Polisi menangkap artis Pretty Asmara terkait kasus kepemilikan narkoba.

Dari penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan tujuh artis lainnya.

Adapun inisial ketujuh orang artis tersebut adalah SS (pemain film layar lebar), EY (penyanyi dangdut), ES (penyanyi dangdut), MA (penyanyi dangdut), AH (pemain sinetron), GL (model), dan DW (penyanyi pop).

“Ketujuh orang itu hasil tes urinenya positif, kita akan asessment,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/7/2017).

 

(red/tri)

Pesawat Cargo Asia Airlines Seri 300 Tergelincir Dibandara Wamena

0
Pesawar Cargo Asia Airlines TRI MG PK YGG seri 300 Selasa (18/7) pukul 12.10 wit, tergelincir dibandara Wamena.

batamtimes.co , Wamena – Pesawat Cargo Asia Airlines TRI MG PK YGG seri 300 Selasa (18/7) pukul 12.10 wit, tergelincir dibandara Wamena. Tergelincirnya Pesawat saat melakukan pendaratan tepatnya di sebelah kiri Run Way Bandar Udara Wamena Kabupaten Jayawijaya.

Informasi yang diperoleh dari seorang petugas gorund handling Wamena menyebutkan, pesawat jenis B737-300 Freighter itu terlihat keluar dari landasan dan berhenti di rerumputan.

Kronologis kejadian:

Pesawat yang terbang dari Bandara Udara Moses Kilangin Timika Kabupaten Mimika pukul 12.05 wit dengan tujuan Bandar Udara Wamena Kabupaten Jayawijaya. Pesawat landing pukul 03.49 utc, 12.49 wit, pada saat touch sempat bumpy 2 kali dan langsung ke kiri drainase, sementara dibuatkan notam untuk 3 jam awal sambil berkoordinasi dengan pihak UPBU terkait avalable Runway, pesawat terseret sejauh 150 meter. dengan muatan seberat 15.080 Kg yang terdiri dari Maeubel, Gipsum, pipa, Semen, Matras, Bathub dan bahan makanan lainnya. Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa.

Adapun crew pesawat :

1.Pilot : Kapten tatang

2.Copilot : K.H. Lee/Daniel

3.Pandu (FOO)

4.Kusnadi (Engineer)

5.Fajar (Engineer)

6.IPTU A. Dahlan (Penumpang)

Unit Pemadam Kebakaran tiba di TKP dan menyemprot air kea rah pesawat yang sudah mengeluarkan asap sementara pesawat TRI-MG PK-YGG seri 300 Cargo masih dalam proses evakuasi dari tempat kejadian.

 

(redaksi)

DPRD Kepri Soroti Minimnya Penyerapan APBD Pemprov Kepri

0
laporan pertanggungjawaban APBD 2016 di ruang rapat utama DPRD, Selasa (18/7)

batamtimes.co, Tanjungpinang -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kupulauan Riau (Kepri) menyoroti minimnya penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi. Padahal, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) ini justru diharapkan sebagai penggerak ekonomi yang sedang lesu.

“Untuk belanja hibah yang mencapai Rp422miliar, hanya terealisasi sebesar Rp419 miliar. Fraksi Golkar melihat akibatnya penyaluran anggaran ke masyarakat berkurang,” kata juru bicara fraksi Golkar, Taba Iskandar pada paripurna pandangan umum fraksi terhadap laporan pertanggungjawaban APBD 2016 di ruang rapat utama DPRD, Selasa (18/7).

Menurut politisi Golkar ini, hal tersebut harus sesegera mungkin dicari jalan keluarnya. Sehingga, tahun 2017 ini minimnya realisasi anggaran tidak terulang kembali.

“Tanda-tanda realisasi anggaran akan kembali rendah ditahun ini sudah mulai terlihat dengan realisasi anggaran semester pertama ini. Diminta agar agar Gubernur untuk segera memimpin pelaksanaan anggaran ini dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya lagi.

Frkasi Demokrat Plus, Onward Siahaan juga menyoroti hal serupa. Minimnya serapan anggaran yang terjadi ditahun lalu dan semester ini karena lemahnya koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD).

Mestinya, Gubernur sebagai kepala daerah, harus mampu mengkoordinasikan para OPD untuk berakselarasi sejak awal.

“Walaupun kami Partai Pengusung, kami melihat bahwa masih minimnya penyerapan anggaran ini karena kurang koordinasi. Gubernur harus segera mengkoordinasikan agar anggaran ini segera diserap pertriwulan dan tidak menumpuk diakhir,” kata dia.

Ia juga meminta agar pemerintah Kepri juga segera memaksimalkan kewenangan yang diberikan pemerintah pusat ke daerah.

“Kita masih ada potensi yang belum digarap seperti pertambangan, kelautan dan lain sebagainya. Seharusnya potensi ini segera kita kejar untuk menambah pemasukan kita,” sarannya.

Fraksi PDIP, PKS-PPP dan Fraksi Amanat Nasional, Juga melihat bahwa APBD Kepri merupakan salah satu pendorong pergerakan roda ekonomi Kepri yang saat ini sedang lesu-lesunya. Untuk itu, Kedepan, Pemprov Kepri harus segera mengerjakan seluruh kegiatan diawal-awal.

Selain mengkritik, seluruh fraksi-fraksi di DPRD memuji keberhasilan pemerintah Kepri yang berhasil mempertahankan predikat keuangan Wajar Tanpa Pengecualian selama tujuh tahun berturut-turut. Keberhasilan ini, menunjukkan bahwa laporan keuangan yang disajikan oleh jajaran Pemprov Kepri sudah berjalan dengan baik.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak meminta agar Pemprov segera menjawab pandangan umum dan masukan dari fraksi-fraksi tersebut.

Gubernur Jambi Zumi Zola Dukung Terbentuknya IWO, Jangan Buat Berita Tendesius

0
Gubernur Jambi Zumi Zola bersama pengurus IWO Jambi.

batamtimes.co , Jambi – Gubernur Jambi Zumi Zola menyambut hangat audensi pengurus IWO Jambi.Bertempat di Rumah Dinas Gubernur Jambi di kawasan Ancol Pasar Jambi Selasa (18/7).

Hadir dalam audensi tersebut pengurus IWO Jambi Ketua Nurul Fahmy, Sekretaris IWO Provinsi Jambi, Erwin Majam, Ketua Paniti Pelaksana Pelantikan Ramadhani, serta beberapa orang pengurus harian.

Dalam audiensi itu Zola mengatakan, dengan perkembangan dunia informatika saat ini, terlebih di zaman globalisasi saat ini, media online saat ini merupakan media yang terdepan dalam memberikan informasi, namun harus tetap menjunjung kode etik untuk itu dirinya sangat mendukung serta mengapresiasi atas terbentuknya Ikatan Wartawan Online di Provinsi Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi akan siap bekerjasama.

Audiensi yang disambut hangat oleh Gubernur Jambi Zumi Zola tersebut, dihadiri langsung oleh Ketua IWO Provinsi Jambi Nurul Fahmy, Sekretaris IWO Provinsi Jambi, Erwin Majam, Ketua Paniti Pelaksana Pelantikan Ramadhani, serta beberapa orang pengurus harian.

“Saya sangat mendukung atas terbentuknya IWO yang kedepannya menjadi wadah para jurnalis online,” katanya.

Sambungnya, dengan kondisi saat ini tentunya IWO memiliki tantangan yang sangat besar yakni IWO bisa menaungi para jurnalis online di Jambi dan mejaga kredibiltasnya dengan mengedepankan pemberitaan-pemberitaan yang benar sesuai dengan fakta yang ada, pasalnya saat ini menjamur nya berita-berita hoax.

Dirinya juga berpesan kepada seluruh pengurus IWO agar tidak membuat berita yang tendensius, terutama saat ini kondisi Jambi tengah menghadapi ajang Pemilihan Kepala Daerah, tentunya dapat memberitakan yang objektif dan dapat mengedukasi masyarakat.

“IWO harus bisa menindak tegas anggotanya yang melakukan pemberitaan tidak sesuai dengan kode etik,” ujarnya

Hal senada juga disampaikan Ketua IWO Provinsi Jambi, Nurul Fahmy, dirinya mengatakan bahwasanya di dalam ke organisasian IWO Provinsi Jambi, selain memiliki anggota pengurus harian juga memiliki Dewan Etik yang bertugas melakukan penyidangan para anggota yang menyalahi kode etik, dan IWO juga siap menampung laporan dari masyarakat yang komplain terhadap berita yang di buat oleh wartawan yang tergabung dalam organisasi profesi ini.

“Sebelum di sampaikan ke Dewan Pers, tentunya di selesaikan dulu secara internal IWO, kalau tidak bisa di selesaikan secara internal barulah kita serahkan ke Dewan Pers,” tegasnya.

 

(red/rls IWO Pusat)

BPS Mencatat Bulan Maret Penduduk Miskin Kepri Meningkat 125.370

0
Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar.

batamtimes.co , Tanjungpinang  – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, telah mencatat sebanyak 125.370 penduduk Kepri berada dibawah garis kemiskinan pada Maret 2017. Artinya angka kemiskinan di Kepri kembali mengalami peningkatan.

Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar mengatakan, penduduk Kepri berada pada garis kemiskinan mengalami kenaikan 0,22 persen dibandingkan September 2016 sebanyak 199.143 orang.

“Secara absolut mengalami peningkatan sebanyak 6.227 orang,”ujarnya saat melaksanakan pers realise dikantor BPS (18/7/2017).

Menurutnya, bertambahnya penduduk Kepri berada dibawah garis kemiskinan juga diringi dengan bertambahnya jumlah penduduk miskin daerah perkotaan dan perdesaan.

Untuk jumlah penduduk miskin daerah perkotaan bertambah sebanyak 5.301 orang, pada September 2016 penduduk miskin di Kepri sebanyak 86.189 orang, pada Maret 2017 menjadi 91.490 orang.

Sedangkan di daerah perdesaan, penduduk miskin juga mengalami peningkatan sebanyak 926 orang, pada September 2016 penduduk miskin di Kepri sebanyak 32.954 orang , pada Maret 2017 menjadi 33.880 orang.

Dilanjutkan, untuk mengukur kemiskinan, pigaknya menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach).

“Kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran, dengan pendekatan ini, dapat dihitung Head Count Index, yaitu persentase penduduk miskin terhadap total penduduk,”tutupnya

(red/Budi Arifin)

Alias Wello Resmi Sebagai Pengurus DP HKTI Kepri Dilantik Moeldoko

0
Bupati Lingga Alias Wello dilantik sebagai pengurus Dewan Pimpinan (DP) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) oleh Ketua Umum DPN HKTI Jendral TNI (Purn) Moeldoko, Selasa (18/07) sore di Gedung Daerah Tanjungpinang.

batamtimes.co , Tanjungpinang – Bupati Lingga Alias Wello dilantik sebagai pengurus Dewan Pimpinan (DP) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) oleh Ketua Umum DPN HKTI Jendral TNI (Purn) Moeldoko, Selasa (18/07) sore di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Alias Wello selaku Ketua DP HKTI Kepri mengharapkan, dengan dilantiknya DP HKTI Kepri, bisa membangun daerah pertanian apalagi di Kabupaten Lingga.

“Lingga sudah dijadikan salah satu daerah ketahanan pangan oleh Kementan. Oleh
sebab itu, saya bersyukur karena Gubernur juga memperhatikan Lingga,” ucap Awe sapaan akrab Alias Wello.

Hal senada juga diucapkan oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun berharap agar HKTI dapat mendorong masyarakat yang ingin bertani, dan merubah menset serta cara berpikir mereka untuk ketahanan pangan Kepri.

“Mungkin Lingga percontohan dari daerah pertanian. Kita jangan terfokus dengan industri Batam saja,” ucap Nurdin.

 

(red/budi arifin)

Gabungan Pengamanan Dikerahkan Tangkap Pelaku,dan Narkotika 1 ton 52 kilogram

0
Ekspose Kepala devisi humas (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto bersama Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian, Senin (15/7/2017).Dan kapal Wanderlust sedang dalam pemeriksaan.

batamtimes.co , Batam – Seluruh kekuatan dikerahkan selain kepolisian, Bakamla, TNI AL dan Ditjen Bea dan Cukai ikut dilibatkan dalam pencarian kapal Wanderlust yang membawa barang haram 1 Ton 52 kilogram sabu dari pelabuhan Taiwan menuju Indonesia.

Hal itu terungkap saat ekspose Kepala devisi humas (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto bersama Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian, Senin (15/7/2017) kepada wartawan di pelabuhan Bea dan Cukai , kawasan Tanjung Uncang Batam

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Irjen Mochamad Iriawan menjelaskan penangkapan narkoba jenis sabu seberat 1 ton di pantai Anyer, Serang, Banten, Kamis (13/7/2017) terus dikembangkan.

Awaln proses penangkapan, Pihak Polda Metro Jaya berkordinasi dengan Bea dan Cukai dan Kepolisian Taiwan. Lalu mengindentifikasi kapal pengangkutan yang membawa narkoba jenis sabu asal Cina.

Setelah melakukan penangkapan terhadap penyeludup narkoba jenis sabu. Polda Metro Jaya melakukan oreantasi ke Selat Sunda dengan helikopter. Dan mengetahui jenis dan nama kapal yang bernama Wanderlust berbendera Sieraleon (Negara bagian Afrika)

“Setelah mengetahui jenis dan nama kapal, pihak kami (Polda Metro Jaya-red) melakukan oreantasi ke Selat Sunda”, jelas Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan wartawan di pelabuhan Bea dan Cukai Batam, kawasan Tanjung Uncang Batam

Kapal itu ditangkap di perairan Tanjung Berakit, Bintan Sabtu (15/7/2017) lalu dan saat ini ditambatkan di Pelabuhan Bea Cukai Tanjunguncang, Batam.

“Kapal Wonderlust awalnya berangkat dari Pelabuhan Kuangh Chi, Taiwan pada 17 Juni 2017, dan melewati laut lepas China, Malaysia dan Singapura, kemudian ke Selat Sunda,” kata Iriawan.

Selanjutnya muatan narkotika 1 ton 52 kilogram ini dipindahkan ke dua perahu di Pulau Sagiang, Selat Sunda.

Dua perahu karet ini dibawa ke Anyer, tepatnya ke dermaga Hotel Mandalika yang sudah lima tahun tidak beroperasi.

“Pemilik kapalnya sendiri adalah orang China, dan owner narkotika yang diamankan juga orang China,” kata Iriawan.

Sedangkan ABK kapal dan pelaku diduga kurir  yang diamankan oleh pihak kepolisian semuanya warga negara Taiwan.

BC Sempat Kehilangan Sinyal GPS

Penyergapan dan penangkapan 1 ton sabu setelah berkoordinasi dengan semua stake holder setelah mendapat informasi dari Central Investigation Biro (CIB) Taiwan.

Bahkan dalam penyergapan Bea cukai sempat kehilangan sinyal GPS di perairan Bangka.

“Dari data yang diberikan Bea Cukai, ada kapal dari Taiwan yang mengarah ke Indonesia, dan sudah melakukan perjalanan pulang. Namun dalam perjalanan pulang, sinyal GPS kapal tersebut tiba-tiba hilang di perairan Bangka,” katanya.

Alhasil, petugas BC kemudian melakukan penghitungan manual perjalanan kapal sejak hilang kontak di perairan Bangka.

“Setelah dilakukan penghitungan, kapal diperkirakan mengarah ke Singapura dan Kepri. Saat itulah semua stake holder bekerja memburu kapal tersebut,” katanya.

Akhirnya, kapal tersebut berhasil dicegat di Tanjung Berakit, Bintan.

Dari dalam kapal, polisi mengamankan lima ABK kapal, satu diantaranya dilumpuhkan dengan tembakan.

“Saat ini kita masih kembangkan, apakah ada hubungannya dengan jaringan internasional dan jaringan Sabit. Kita juga masih kembangkan, siapa pemilik narkotika yang dibawa dan siapa pemilik narkotika yang diketahui berkewarganegaraan China tersebut,” kata Iriawan

Dari hasil tangkapan kapal tersebut diamankan 5 orang awak kapal berkewarganegaraan Taiwan.

“Lima orang awak kapal semua berwarganegaraan Taiwan”, katanya.

Berdasarkan keterangan pelaku di Jakarta yang telah ditangkap di pantai Anyer, Kamis (13/7/2017). Bahwa kapal Wanderlus berhenti di pulau Shangyang. Dan narkoba jenis sabu seberat 1 ton  dipindahkan ke kapal karet, tambahnya.

Kapolda Metro Jaya menyatakan bahwa penyeludup narkoba jenis sabu warga Taiwan adalah tranporter, yang dibayar oleh pemilik barang senilai 400 juta per orang. Di duga pemilik barang adalah pemilik kapal Wanderlust warga Negara Cina. Sampai saat ini masih dilakukan pengembangan.

 

(red/lantas)

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga