8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1165

Nahkoda Serta 7 Orang ABK Sudah Ditemukan,Korban Laka Laut KLM Surya Mentari II

0
7 orang ABK dan nahkoda sudah berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup sedangkan 1 orang belum ditemukan masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan bersama masyarakat setempat (Dispen Lantamal IV).

batamtimes.co , Tanjungpinang – Lanal Dabo singkep telah menemukan 7 orang ABK dan 1 orang Nahkoda korban Kecelakaan laut yang menimpa Kapal KLM Surya Mentari II bertonage 111 GT  jenis Kapal Layar Motor (KLM) cargo, berbendera Indonesia.

Kapal tersebut membawa muatan 25.000 kotak minuman ringan (minuman kaleng),1 orang ABK belum ditemukan masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan bersama masyarakat setempat (Dispen Lantamal IV).

Baca Juga : Kapal KLM Surya Mentari II Tengelam di Perairan Lingga,Bertonase 111 GT

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno,S.E,M.M, telah menerima laporan dari Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut Agus Yudho Kristianto tentang informasi berhasil ditemukannya nahkoda KLM Surya Mentari II yang mengalami musibah tenggelam disekitar Pulau Sayak dalam keadaan hidup (Selasa 30/5).

“Informasi penemuan nahkoda KLM.Surya Mentari II atas nama Manganro oleh nelayan masyarakat P.Lalang pada Selasa 30 Mei 2017 pukul 16.00 Wib dalam keadaan hidup.” kata Kepala Dispen Lantamal IV Mayor laut Drs. Josdy Damopoli Selasa melalui siaran pers

Informasi tersebut diketahui  Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto pada pukul 21.00 Wib setelah berkoordinasi via handphon dengan kepala Desa P.Lalang.

“Informasi yang diberikan kepala desa P.Lalang mengatakan  mangando (56) Nahkoda Kapal KLM Surya Mentari II benar Selasa 30 Mei Pukul 16.00 Wib ditemukan  nelayan Pulau Lalang Arzakani,M.Amin,Rizki dan Iyan .Nelayan tersebut menemukan mayat ketika selesai mengangkat bubu,”ujarJody mengulang keterangan kepala desa.

Menurut penuturan keempat nelayan yang berhasil menemukan korban mereka membawa korban ke Pulau Lalang pada pukul 20.00 Wib, sampai saat ini keberadaan korban diamankan dirumah salah seorang pengusaha kapal ikan di pulau Lalang guna pemulihan kondisi fisiknya.

Berdasarkan koordinasi antara Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto dengan kepala desa P. Lalang, pengantaran nahkoda tadimalam tidak bisa dilaksanakan dikarenakan kondisi cuaca dan air laut kondisi surut, sehingga Danlanal Dabo Singkep putuskan penjemputan besok pagi Rabu 31/5 dengan menggunakan Patkamla Kuala Gaung milik Lanal Dabo Singkep dari P.Lalang untuk selanjutnya dibawa ke Posko SAR TNI AL Dabo Singkep.

Sebelumnya, 6 orang ABK rekan korban juga telah ditemukan masing-masing 1).Tjahyo (KKM),2).Aria (Kelasi),3).Suhendi Priyatno (Kelasi),4).Bagus Tri Saputra (Kelasi),5).Wahid Mutako (Kelasi),6).Darwis (Kelasi) dalam keadaan hidup, Saat ini ke 6 orang korban berada di Pospolair Sungsang Sumsel.

 

(rls/redaksi)

Sambut Hari Raya Idul Fitri Pemkot Tanjungpinang Menyelengarakan Pasar Murah

0
Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono

batamtimes.co , Tanjungpinang – Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan, untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri mendatang Pemko Tanjungpinang akan menyelenggarakan Pasar Murah dan Memberikan bantuan Sembako kepada Program Keluarga Harapan (PHK) sebanyak 8400 Kepala Keluarga (KK) Se Kota Tanjungpinang.

Menurutnya, bantuan Sembako tersebut yakni berupa Beras, Gula, Minyak Goreng serta kebutuhan lain nya untuk menyambut Idul Fitri.

“Bantuan yang akan kita bagikan ini sudah menjadi kesepakatan kita bersama yakni, Perwakilan BUMN diantaranya Bulog, BPJS Ketenagakerjaan, TASPEN, Pegadaian, Pelindo, Angkasa Pura ,PLN, serta Perwakilan BNI dan BRI,” ujar Riono, Rabu (31/5) dalam rapat pada pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang.

Ia juga menjelaskan bahwa rapat ini juga dalam rangka menstabilitasi harga melalui pasar murah Pemko Tanjungpinang yang bekerjasama dengan BUMN Se Kota Tanjungpinang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungpinang dengan harapan agar Kota Tanjungpinang dapat bangkit dalam segi perekonomian.

Sesuai data dari BPS Nasional bahwa Provinsi Kepri pada Umumnya untuk pertumbuhan ekonomi berada pada urutan terendah pertama Se Sumatera dan Terendah ke dua Se Indonesia. “Oleh karna itu, saya berharap agar UMKM dan Partisipasi BUMN harus tetap eksis di Kota Tanjungpinang,” harapnya.

Dalam rapat itu juga disampaikan program dari masing-masing BUMN, diantaranya Bulog telah menyiapkan kebutuhan Pokok seperti Beras, Gula dan Minyak Goreng.

“Bulog menjamin untuk ketersedian beras dan lainnya akan cukup untuk masyarakat Tanjungpinang, hingga lebaran nanti, tentunya guna menekan harga pasar yang semakin meningkat,” kata Riono.

Riono berharap, dapat bekerjasama dengan seluruh BUMN yang hadir jika ada program bantuan Sembako yang diperuntukkan kepada masyarakat, tentunya dengan harga distributor.

Dia memaparkan saat ini, harga Gula kemasan dari Bulog berkisar Rp 11.900, sedangkan harga dipasaran berkisar Rp 12.500 hingga Rp 13.000 dan bahkan jika membeli per karung bisa dibandrol dengan harga Rp 11.300 per kilogram.

Selain Bulog, katanya, BUMN yang lain juga sepakat untuk membantu masyarakat, khususnya untuk warga yang kurang mampu melalui Pemko Tanjungpinang agar bisa menyalurkan program bantuan dengan baik dan tepat sasaran.

Selain itu, ia juga menyampaikan untuk harga daging segar, Pemko Tanjungpinang melalui BUMD telah menyiapkan 10 ekor Sapi yang didatangkan dari daerah Jambi.

“Ini untuk menekan harga daging yang semakin melonjak dipasaran, kaena saat ini sudah berkisar Rp 140.000 per kilogram dan dipastikan bisa semakin naik hingga Idul fitri nanti. Maka dari itu BUMD Kota Tanjungpinang harus tetap memantau harga daging agar tetap stabil diharga Rp 130.000 per kilgram,” tutupnya.

 

(red/Budi Arifin)

Pemkab Lingga Lantik Direktur Definit PDAM Lingga Sazali

0
Direktur utama Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Lingga resmi diambil sumpah jabatan dan dilantik oleh Wakil Bupati Lingga M Nizar di ruang VIP kantor Bupati Lingga, Rabu (31/05/2017) siang (footo: Irwansyah)

batamtimes.co , Lingga – Direktur utama Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Lingga resmi diambil sumpah jabatan dan dilantik oleh Wakil Bupati Lingga M Nizar di ruang VIP kantor Bupati Lingga, Rabu (31/05/2017) siang.

Pelantikan itu dilakukan setelah sekian lama Dirut PDAM Lingga menjadi Pelaksana Tugas (Plt).

“Iya hari ini kita melantik Direktur PDAM Lingga. Ini pertama kalinya definit untuk perusahaan ini,” kata M Nizar usai pelantikan tersebut.

Ia berharap setelah pelantikan ini, PDAM bisa lebih profesional dan mampu menjalankan komitmen serta berkontribusi bagi pemerintah daerah yakni dalam hal peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kalau Plt kan kurang kewenangannya. Nah sekarang sudah definit, jadi mana pekerjaan yang belum terselesaikan harap dimaksimalkan lagi. Yang kita tunggu sekarang yaitu kontribusi nyatanya untuk daerah. Kita minta PDAM lebih fokus lah, jadi bukan air baku lagi tapi air bersih sesuai namanya,” ungkap Nizar

Kemudian dia juga berharap kepada Direktur PDAM Lingga agar memperhatikan SDM yang dimiliki untuk membantu kinerja yang lebih profesional kedepannya.

“SDM juga tolong di perhatikan, cari yang mumpuni dan memiliki etos kerja yang kuat untuk membantu PDAM nanti,” ujar Nizar

Sementara itu, Direktur definit PDAM Lingga, Sazali mengucapkan terimakasih atas pelantikan yang dilakukan Wabup Lingga kepada dirinya. Dia berjanji kedepan semua harapan yang diutarakan orang nomor dua di Lingga itu akan ditunaikannya.

“Saya ucapakan terimakasih kepada pak Wabup. Kedepan saya akan membentuk tim dulu untuk penyesuaian harga tarif air bersih. Karna pak Wabup minta jangan air baku lagi sesuai dengan nama PDAM,” ujar Sazali

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan itu dihadiri oleh Asisten II Pemkab Lingga, Camat Lingga, serta sejumlah kepala bagian di Setda Lingga dan beberapa kepala dinas dari sejumlah OPD yang ada.

 

(red/Irwansah)

Kampung Wonosari Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Halaman Rumah Joko

0

Warga Perumahan Bandara Asri jalan Nusantara kilometer 13 ,Tanjungpinang arah Kijang, Kampung Wonosari dihebohkan dengan penemuan Bunga Raflesia atau lebih dijenal Bunga Bangkai yang hidup mekar di halaman rumah Warga.

Menurut informasi yang didapat oleh salah satu warga Perum Bandara Asri, Desi menyebutkan sebelumnya Bunga Bangkai ini ditemukan oleh mama Sekar. Karena penasaran, dirinya langsung melihat ke lokasi yang disebutkan oleh mama Sekar.

“Setelah di lokasi, saya melihat ternyata benar ada Bunga Bangkai dan memang belum besar dan mungkin baru ada sekitar 50 Centimeter yang hidup liar di halaman rumah milik Pak Joko,” ujar Desi, Rabu (31/5).

Karena merasa aneh adanya temuan Bunga Bangkai tersebut, katanya, dirinya langsung mengabadikannnya dan mengshare temuan tersebut ke Media Sosial (Medsos) Facebook.

Sementara itu, Pemilik lahan, Joko Purnomo (61) mengatakan, Banga Bangkai tersebut tumbuh sudah ada dua minggu. Tapi sebelumnya dirinya melihat belum mekar dan masih seperti Jantung Pisang.

“Bunga ini baru mekar tadi pagi loh Dek. Saya juga kaget karna kemarin sore saya lihat bunga ini masih seperti jantung pisang. Sementara, untuk aromanya saat ini belum ada, mungkin nanti setelah pecah baru bau,” ucapnya.

Joko juga sempat kaget atas bentuk tanaman ini, karena bunga tersebut baru pertama kali tumbuh didepan rumahnya.

“Saya sudah ada kurang lebih 20 tahun tinggal dinisi dan belum pernah melihat ada bunga seperti ini di tempat ini,” katanya.

 

(red/Budi Arifin)

Dinilai Kurang Maksimal , Konsumen Berikan Kritik Perusahaan Jasa Kredit Elektronik SSB

0
Manager SSB Afung ,memberikan ketrangan pers Selasa (31/5/2017)

batamtimes.co , Tanjungpinang – Perusahaan jasa kredit Surya Sukses Bersama (SSB) Kota Tanjungpinang mendapat kritik dari warga karena pelayanan yang dinilai kurang maksimal.

Keluhan tersebut disampaikan langsung dari beberapa konsumen yang mengaku terkendala dalam hal melakukan perkreditan.

“Saya lancar-lancar saja awalnya karena diingatkan lewat SMS, tetapi setelah itu tak ada lagi, saya pikir sudah lunas tapi ternyata belum,” ujar YN kepada media.

keluhan tersebut baru dirasakannya ketika ingin melakukan pengajuan kredit baru, “”pas saya mau kredit lagi, ternyata saya masih ada nyangkut piutang 2 tahun yang lalu. Memang sih tidak besar cicilannya, tapi ditambah dengan denda jadinya besar,” jelasnya yang mengaku tidak mendapatkan peringatan apapun dari pihak SSB

awak media mencoba untuk menghubungi kepala debt collector SSB, Indra namun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, “wah kalau itu permasalahannya abang langsung saja ke manager,” jawab Indra yang mengaku melakukan kredit alat elektronik.

Sementara itu, manager SSB Afung tidak mengelak dengan adanya indikasi tersebut, namun dia beralasan karena beberapa faktor yang menjadi penyebab.

“kalau alasan konsumen tidak dihubungi itu sudah sering saya dengar, tapi banyak hal yang dihadapi tim di lapangan,” terang Afung yang menjelaskan bahwa salah satu faktor penyebab miss komunikasi antara lain dengan berpindahnya alamat tempat tinggal konsumen serta penggantian nomor telepon.

Tidak hanya YN, bahkan BD, FT dan DD juga merasakan perlakuan yang sama, selain itu dua diantaranya justru mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan, “saya justru pernah diancam, tapi saya logika saja bahwa ini ulah oknumnya bukan atas dasar perintah perusahaan,” kata FT dan DD yang mengaku hanya tersisa beberapa bulan untuk pelunasan.

Atas kejadian tersebut, konsumen SSB berharap adanya peningkatan pelayanan kepada kreditur dalam hal melakukan pembayaran kewajiban dengan lebih baik lagi.

 

(red/Budi Arifin)

Ditengah Guyuran Hujan Walikota Tanjungpinang pinang Tinjau Langsung Titik Banjir

0

batamtimes.co,Tanjugpinang -Ditengah guyuran hujan, Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH meninjau langsung titik banjir di wilayah Jalan Sri Andana Km. 8 atas Tanjungpinang, Selasa (30/5).

Hasil pantauan Lis ternyata aliran-aliran sungai yang terus mengalir hingga bermuara ke laut tak cukup menampung volume air dan curahan hujan tinggi, resapan air sudah jadi timbunan, tempat jalur air sudah tertutup atau dipersempit, sehingga menggenangi rumah warga disekitarnya.

Melihat kondisi itu, Lis langsung mengintruksikan Dinas PU untuk melakukan normalisasi alur sungai di wilayah tersebut, ” Segera dinormalisasi alur sungai ini, tetapi sebelumnya di foto dulu menggunakan drone, supaya tahu aliran sungai yang akan diperlebar, buat dua alur air, agar aliran air bisa terpecah “, kata Lis

Dikatakan Lis, permasalahan ini tak boleh berlarut-larut, apa yang bisa kita tanggani, segera kita lakukan, supaya masyarakat tidak terbebani. Masalah ini kan sudah terjadi bukan 1 atau 2 tahun, tetapi sudah bertahun-tahun, karena itu perlu kita tanggani, meski anggaran pemko kecil tetapi masalah yang harus kita tanggani segera sangat luar biasa.

Karena itu, Lis berharap adanya koordinasi antara satker, pemerintah provinsi kepri, dan pemko dalam menanggani masalah ini. Sebenarnya masalah ini bisa ditanggani, jika punya niat dan itikad untuk menyelesaikannya, pasti masalah ini bisa diatasi bersama.” ucap Lis ketika di wawancarai awak media.

 

(red/Budi Arifin)

Walah Edan,Tiga Pasang Tanpa Ikatan Pasutri Malah Ngamar Saat Bulan Ramadhan

0
Ketiga pasang yang tidak memiliki ikatan suami istri ini ketahun ngamar bersama. Akhirnya diamankan Satuan Polisi Pamog Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang serta langsung digelandang ke kantor Satpol PP Tanjungpinang, Tepi Laut.

batamtimes.co , Tanjungpinang – Memang tidak patut ditiru perilaku ketiga pasangan muda mudi yang lagi kasmaran (jatuh cinta) ini, bulan Ramadhan seharusnya diisi dengan kegiatan positif. Namun, tidak demikian dengan pasangan ini.

Ketiga pasang yang tidak memiliki ikatan suami istri ini ketahun ngamar bersama. Akhirnya diamankan Satuan Polisi Pamog Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang serta langsung digelandang ke kantor Satpol PP Tanjungpinang, Tepi Laut.

Selain itu, Satpol PP juga mengamankan dua wanita muda yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Tiga pasang yang diamankan inisial AN (30), DW (20) diamankan saat ngamar bersama di Deshi Kos, tepatnya depan Capela Motor, Jalan MT. Haryono Kilometer 2. Serta mengamankan dua pasangan yang kos dibelakang Kodim inisial HR (28) LA (27), JI (19) PI (19) dan wanita tanpa identitas inisial A (20), RA (25).

Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Tanjungpinang melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tanjungpinang, Andri Prayuga mengatakan delapan orang diamanakan langsung digelandang ke kantor Satpol PP.

“Diamankan karena berduaan dalam kamar tanpa ikatan suami istri dan tanpa identitas,” ungkapnya kepada awak media, Selasa (30/5)

Menurutnya, delapan orang diamankan pihaknya telah dilakukan pendataan, dibina dan menandatangani surat peryataan agar tidak mengulangi kembali.

“Jika terjaring kembali saat razia berikutnya akan dilakukan tindakan tegas, akan di tipiring (Tindak Pidana Ringan) dan bagi yang tidak memiliki identitas kita selalu sosialisasi untuk segera mengurus di Dinas Kependudukan,” ucapnya

 

(red/Budi Arifin)

Andi Cori Mengamuk Didepan Kantor LPSE , Tuding Petinggi Kejari Tanjungpinang Bermain Proyek

0
ketua Pelaksana Kontruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kepri, Andi Cori.Selasa ( 30/4/2017) (Foto Budi Arifin)

batamtimes.co, Tanjungpinang – An salah satu petinggi Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, diduga ada bermain dalam proses pelelangan proyek pengadaan barang dan jasa di LPSE Kepulauan Riau.

Tidak terima akan hal ini, ketua Pelaksana Kontruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kepri, Andi Cori bersama anggotanya mengamuk didepan Kantor LPSE Kepri, Selasa(30/5) sore.

“Saya datang ke sini atas keluhan dari 200 anggota saya, yang mengeluhkan adanya intervesi yang dilakukan oleh oknum jaksa kepada LPSE untuk memenangkan suatu proyek,” sebut Andi dengan nada tinggi.

ketua Pelaksana Kontruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kepri, Andi Cori bersama anggotanya mengamuk didepan Kantor LPSE Kepri, Selasa(30/5) sore.

Andi menjelas pihaknya sudah menelpon petinggi Kejari tersebut untuk memastikan tentang kebenaran intervesi tersebut sebelum datang ke Kantor LPSE.

“Saya sudah telepon An dan dia mengakuinya ada proyek yang dirinya pegang saat ini,” ucapnya.

Andi menegaskan, membuat laporan kepada Kajati Kepri maupun Kajari Tanjungpinang untuk menindak oknum tersebut.

“Saya akan surati, Kajati maupun Kajari untuk menindak oknum tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LPSE Kepri, Inov Endra Kurniawan Putra saat di konfirmasi awak media membantah akan tudingan adanya, intervensi dari oknum Kejari Tanjungpinang maupun oknum Kejati Kepri saat proses pelelangan.

“Tidak ada intervensi, kalau memang ada intervensi silahkan laporkan saja,” kata Inov.

 

(red/Budi Arifin)

 

Bulog Tanjungpinang Jamin Ketersediaan Stok Beras Selama Idul Fitri 1438

0
Kepala Sub Divre, Omar Sharif, Selasa (30/5) di Kantornya

batamtimes.co , Tanjungpinang – Badan Urusan Logistik (Bulog) Kota Tanjungpinang menjamin ketersediaan stok berang selama bulan puasa dan idul fitri 1438 H masih aman.

“Ketersediaan beras ini bisa bertahan hingga Lebaran Idul Fitri mendatang bahkan bisa bertahan hingga akhir tahun 2017 ini,” ujar Kepala Sub Divre, Omar Sharif, Selasa (30/5) di Kantornya.

Saat ini, Kata Omar, stok beras di gudang bulog Kota Tanjungpinang ada sekitar 3 ribu ton, yang terdiri dari beras kualitas Medium sebanyak 2500 ton dan kualitas premium ada 500 ton.

Oleh karena itu, Omar, menghimbau kepada masyarakat Kota Tanjungpunang agar tidak resah dalam menjalankan ibadah puasa dan menyambut lebaran mendatang karena stok beras masih aman.

“Stok ini, hanya kebutuhan masyarakat Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan saja. Sedangkan untuk daerah lainya seperti Lingga, dan lainnya mereka ada stok sendirinya,” jelasnya.

Ia berpesan kepada seluruh masyarakat Tanjungpinang dan Bintan jika ingin membeli beras bulog, diharapkan untuk datang dan membeli langsung ke Kantor Bulog Dirve Tanjungpinang agar lebih murah dibandingkan yang dijual warung atau lapak lainnya.

“Jika beras Sembako dijual di warung atau lapak lainya harganya sekitar Rp 9.300 per kilogram, tapi apabila dibeli langsung ke Kantor Bulog maka harganya sekitar Rp 9.000 per kilogram.

 

(red/Budi Arifin)

KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah di Kemdes

0
Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri), Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara (kanan), Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar (kedua kanan) serta penyidik KPK menunjukkan barang bukti hasil OTT di Gedung KPK, Jakarta, 27 Mei 2017. (Antara/Sigid Kurniawan)

batamtimes.co , Jakarta – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai ratusan juta rupiah saat menggeledah kantor Kementerian Pedesaan Pembangunan, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemdes PDTT), Minggu (28/5). Uang itu disita dari ruang kerja Irjen Kemdes PDTT, Sugito; Eselon III Kemdes PDTT, Jarot Budi Prabowo yang telah menjadi tersangka kasus dugaan suap pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke Kemdes PDTT.

Tak hanya uang tunai, dalam penggeledahan di Kemdes PDTT, tim penyidik juga menyita sejumlah dokumen elektronik.
“Penyidik menyita dokumen elektronik. Penyidik juga menyita uang ratusan juta dalam pecahan rupiah di Kemde‎s,” kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin (29/5).

Selain kantor Kemdes, tim penyidik juga menggeledah ruang kerja Auditor BPK, Rochmadi Sapto Giri, dan Ali Sadli. Kedua auditor ini juga telah berstatus tersangka kasus dugaan suap pemberian opini WTP ke Kemdes PDTT.

Dari penggeledahan ini, tim penyidik menyita dokumen dan barang bukti elektronik. Namun, Febri masih enggan menjelaskan lebih rinci terkait hasil penggeledahan ini. Dikatakan, tim penyidik masih mempelajari hasil sitaan ‎dari penggeledahan di kantor BPK dan Kemdes tersebut.

“Hari ini tim penyidik masih meneliti terhadap hasil pemeriksaan dan barang bukti yang disita,” katanya.

Diketahui sebelumnya, KPK menetapkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan suap pemberian predikat opini WTP terhadap laporan keuangan Kemdes PDTT tahun 2016. Empat orang tersangka tersebut yakni, Irjen Kemdes PDTT, Sugito; Eselon III Kemdes PDTT, Jarot Budi Prabowo; serta dua Auditor BPK, Rochmadi Sapto Giri, dan Ali Sadli.

Sugito diduga menyuap sebesar Rp 240 juta kepada Rochmadi Sapto dan Ali Sadli melalui Jarot Budi Prabowo. Suap itu diduga bertujuan agar BPK memberikan predikat opini WTP terkait laporan keuangan Kemdes tahun 2016.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Sugito dan Jarot Budi Prabowo yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) hurub b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 KUHP Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan Rochmadi Sapto Giri dan Ali Sadli yang menjadi tersangka penerima suap, disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 KUHP Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 

(red/Suara Pembaruan)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga