8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1170

Diperkimtam Kota Batam Akan bangun Taman Baru ,Dilengkapi Berbagai Fasilitas

0
Lapangan Engku putri Pemko Batam .

batamtimes.co , Batam- Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertamanan (Disperkimtam) Kota Batam akan membangun taman baru di kawasan Batam Center.

Taman itu rencananya akan mengusung konsep daerah Melayu, baik dari segi nama maupun fasilitas.

Kepala Disperkimtan, Herman Rozi mengatakan, taman yang dibangun ini bersifat taman aktif.

Masyarakat luas dapat memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas, Lantaran akan dilengkapi fasilitas jogging track, arena bermain anak, sarana olahraga dan lainnya.

“Nama tamannya rencana, Taman Tuah Melayu, tapi kami masih menunggu masukan dari Lembaga Adat Melayu untuk penamaannya,” kata Herman, Senin (22/5/2017) di Batam Center.

Taman yang juga akan menjadi ruang terbuka hijau di Batam itu, dibangun di lokasi pelebaran jalan dari Simpang BNI sampai ke Simpang Vihara Maitreya Wira.

Di taman itu rencananya ada empat motif yang diadopsi dari daerah Melayu, seperti pucuk rebung, tampuk manggis, buah selasih, dan itik sekawan.

“Nuansa Melayu yang paling terlihat di tugunya. Ada tugu tunjuk langit,” ujar dia.

Tugu setinggi 20 meter itu rencananya bakal dihiasi permainan cahaya warna-warni untuk memperindahnya. Kekhasan lain tampak pada ruang pengelola.

“Atap bangunannya akan dibangun menyerupai gonggong. Nanti juga akan kita buat sisi futuristiknya berbentuk intan,” kata Herman.

Dia melanjutkan, untuk pengerjaan taman itu diperkiraan memakan biaya sebesar Rp 4 miliar.

Ditargetkan pada November ini pengerjaan fisiknya bisa selesai.

“Saat ini masih tahap lelang pengawas. Sudah mau masuk lelang fisik,” ujar dia.

 

(red/lantas)

UU Pers Dikangkangi ,Wartawan Jurnalis Celebes TV Sulsel Dipukul Oknum BPBD

0
Foto : Istimewa,Ikatan Wartawan Online (IWO)

batamtimes.co , Makasar- Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Sulsel mengecam tindakan dugaan kekerasan dari salah satu pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kepada jurnalis dan para crew Celebes TV, Senin (22/5/2017) sore.

Pegawai bernama Ansyar dengan sengaja melakukan pemukulan kepada jurnalis yang sedang dalam perjalanan usai liputan di Jalan Penghibur.

Ketua IWO Sulsel Zulkifli Thahir mengatakan sebagai aparatur negara tidak sepantasnya melakukan tindakan arogan hingga kekerasan.

Apalagi ini terjadi kepada jurnalis yang bertentangan dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999.

“Seharusnya bisa menghargai sesama manusia tidak perlu ada aksi kekerasan.Bahkan hingga terjadi pemukulan pada jurnalis tentu itu melawan hukum dan melawan kebebasan pers,” jelas Zulkifli.

Padahal, sambung Bang Chulek sapaannya, jurnalis dilindungi oleh Undang-Undang Pers dalam melaksanakan kegiatan jurnalistik yang meliputi mencari bahan berita, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, hingga menyampaikan informasi yang didapat kepada publik.

“Pasal 8 UU Pers dengan jelas menyatakan dalam melaksanakan profesinya jurnalis mendapat perlindungan hukum. Pers mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, dan kontrol sosial, seperti diatur Pasal 3,” jelasnya.

Sekretaris IWO Sulsel Hasanuddin menambahkan tindakan kekerasan terhadap jurnalis dinilai akan menghalangi hak publik untuk memperoleh berita yang akurat dan benar karena jurnalis tidak bisa bekerja dengan leluasa di lapangan. “Padahal jurnalis bekerja untuk kepentingan publik,” kata Pepenk sapaan Hasanuddin.

Sebagaimana diketahui, crew Celebes TV dipukuli di Jl Penghibur Pantai Losari saat pulang liputan dari Phinisi Point (Pipo) dan menuju kantor untuk mempublikasikan hasil liputan.

Karena kondisi macet, sebuah mobil yang dikendarai Ansyar ingin menyerobot, lalu ditegur oleh Sabda MB Rolle produser dan penyiar Celebes TV.

“Sabar pak jangan menyerobot. Macet ki,” ujar Sabda.

Mendengar ucapan itu Ansyar marah, dan turun dari mobilnya dan membuka paksa mobil yang ditumpangi Crew Celebes TV, serta membentak dengan kasar.

Melihat kejadian itu, Buyat salah satu kameramen program Celebes TV ikut menegur.

“Jangan kasar begitu pak sama perempuan.” Kata Buyat. Pelaku bukannya sadar, malah tambah emosional dan langsung memukul.

Kejadian itu sempat terekam oleh kamera yang dibawa crew.

Pegawai BPBD ini menggunakan Grand Max putih dengan plat DD 1167 KJ dan diketahui baru pulang dari acara MC Expo 2017 di Anjungan Bugis Makassar.

Ketua Bidang Hukum IWO Sulsel Ronal Efendi menambahkan selain bisa dijerat dengan pasal pidana KUHP, pelaku intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis bisa dijerat Pasal 18 UU karena mereka secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalang-halangi kemerdekaan pers dan kerja-kerja jurnalistik. Ancamannya hukuman dua tahun penjara atau denda Rp 500 juta.

“Karena itu, kami mendorong jurnalis yang menjadi korban dan perusahaan pers melaporkan tindakan kekerasan ini ke kepolisian,” ujarnya.

(red/rilis IWO Sulsel)

Sahmadin Sebut Atlet Taekwondo Perlu Perhatian Pemerintah

0
Atlet Taekwondo dari sasana Nusantara Taekwondo Club (NTC).Saat bersama Anggota DPR Provinsi Kepri di Bandar Hang Nadim Batam.

Batamtimes.co,batam-Kejuaran taekwondo moks Open II di jakarta cukup memuaskan,  atlet Kepri berhasil mengondol 7 emas dan 4 Perak langsung mendapatkan apresiasi dari anggota DPRD Provinsi Kepri Sahmadin Sinaga. 

Dikatakan Sahmadin, saat menemui atlet di Bandara Hang Nadim Batam, prestasi yang cukup membanggakan karena mereka mendapatkan medali emas dan Perak tanpa ada yang mengakomodir dari pemerintah. 

Pemerintah sebaiknya harus cepat tanggap, dengan kondisi atlet yang sudah mengharumkan nama Kepri. 

” Atlet Taekwondo dari sasana Nusantara Taekwondo Club (NTC), mengharumkan nama Kepri dengan menyumbangkan 7 emas,pemerintah harus memberikan apresiasi sekaligus memberikan bantuan, “kata Sahmadin senin (22/5/2017)

Disinilahi Pemerintah perlu hadir, tambah Sahmadin, bahkan pemerintah harus cepat tanggap apa yang menjadi kesulitan dari atlet di Kepri

” menurut mereka sudah berkali-kali  proposal  dibuat, tapi tidak pernah ditanggapi pemerintah  hingga mereka berangkat dengan uang sendiri mengikuti kejuaraan moks Open di Jakarta, ujarnya. 

Kedepan, untuk hal seperti ini, kita akan coba memfasilitasi dengan KONI Kepri dan KONI kota Batam. 

Bahkan jika memungkinkan, DPRD Provinsi Kepri membantu atlet, ataupun sasana yang memerlukan perhatian seperti itu. 

“Saya akan memberikan masukan ke DPRD Provinsi, agar atlet maupun sasana untuk dapat diberikan bantuan melalui alokasi khusus pemerintah, “tutupnya

(red/ adi) 

Sasana NTC Piayu Sabet 7 Emas Kejuaraan Moks Open

0
Kejuaraan moks Open III Taekwondo yang diadakan di Jakarta (20-21 mei 2017), Batam meraih 7 emas dan 4 perak.saat berada di Bandara Hang Nadim

batamtimes.co, batam- Kejuaraan moks Open III Taekwondo yang diadakan di Jakarta (20-21 mei 2017), Batam meraih 7 emas dan 4 perak.

“kita bersyukur Batam bisa menyabet 7 emas dan 4 perak untuk kategori kelas prestasi, demikian dikatakan coach Hotli hutasoit dari sasana Nusantara taekwondo Club (NTC) Tj Piayu saat berada di Bandara Hang Nadim Batam Senin (22/5/2017)

Menurut hotli, kita bangga terhadap pencapaian murid yang mampu menyaingi provinsi lainya.

“peserta yang mengikuti Moks Open seri III Jakarta berasal dari Jawa, hingga dari Papua, ujarnya

Saat ditanyakan media ini terkait dana yang digunakan untuk ikut serta di pertandingan selama dua hari, Hotli mengatakan, cukup menyayangkan pemerintah kota Batam maupun Provinsi Kepri tidak ada memberikan bantuan.

“kita sudah mengajukan proposal, namun hingga pertandingan moks Open dimulai tidak ada bantuan, ” ujarnya

Lebih lanjut, kata Hotli, kita bawa Nama olahraga Kepri, tapi fasilitas apapun tidak ada diberikan.” Mereka mengikuti pertandingan murni dana dari orang tua,” terang Hotli. 

(red/adi) 

Indonesia Belum Mengenal Provinsi Khusus Ekonomi ,Nyat : Mari Besarkan Kepri

0
Wacana Pembentukan Ekonomi Khusus terlalu dini.Anggota Komis VI DPR RI yang membidangi Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, Standarisasi Nasional, Nyat Kadir.

Batamtimes.co ,Batam –  wacana pembentukan Provinsi Khusus Batam mulai ramai diperbincangkan sejumlah masyarakat, menyusul sengketa wewenang antara Pemkot Batam dan Badan Pengusahaan Kawasan Batam yang tidak kunjung selesai.

Dualisme Kebijakan yang dibuat oleh BP Batam seringkali tidak sejalan dengan kebijakan yang diambil oleh Pemko Batam. Bahkan dalam beberapa hal terkesan ada persaingan dan pertentangan.

Sehingga Presiden ketiga RI BJ Habibie mewacanakan pembentukan Provinsi Khusus ,hal tersebut mengatasi lambannya pertumbuhan ekonomi di Pulau Batam.

Mantan presiden tersebut mengusulkan menjadikan Batam, Rempang, dan Galang (Barelang) sebagai provinsi khusus ekonomi.

Menurut Habibie, untuk memajukan Batam tidak ada jalan lain kecuali kembali kepada cita-cita awal, yakni menjadikan Batam sebagai tulang punggung pembangunan ekonomi nasional.

Semua itu baru bisa dicapai jika semua pihak bersatu. Tidak ada lagi saling sikut kepentingan satu sama lain. “Ya, back to basic. Menjadikan Batam, Rempang, dan Galang sebagai provinsi khusus ekonomi, itu solusinya,” tegas mantan ketua Otorita Batam itu.

Namun wacana pembentukan Provinsi khusus diangap tokoh di kepri dan Gubernur kepri merupakan agenda yang dipandang tidak perlu dimunculkan dan justru wacana itu akan memeperkeruh suasana di Kepri.

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun lebih memilih untuk menyelesaikan permasalahan tumpang tindih kewenangan BP – Pemko terlebih dahulu daripada mewacanakan Batam provinsi Khusus.

“kita selesaikan sajalah dulu yang ada ya, jangan buat yang aneh-aneh lagi, nanti malah mundur ini yang ada sekarang tinggal perbaiki saja, jangan ber repot–repot, aneh-aneh waktu sayang terbuang dengan opini – opini baru” Ucap Nurdin beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu ,anggota Komis VI DPR RI yang membidangi Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, Standarisasi Nasional, Nyat Kadir menegaskan, wacana pembentukan Provinsi Khusus Batam masih perlu kajian yang mendalam, dan membutuhkan waktu yang lama.

“Kalau Provinsi Khusus Batam masih lama. Lebih baik bentuk daerah ekonomi khusus. Kajian dululah, biaya pasti mahal untuk membuat Provinsi Khusus,” kata Nyat Kadir yang merupakan DPR RI Dapil Kepri Minggu (21/5/2017)

Mantan Walikota Batam menilai wacana itu hanya sebatas impian belaka.

“menurut saya jangan bermimpi untuk membetuk provinsi khusus, kita sama-sama besarkan dulu Provinsi Kepri ini. Provinsi ini umurnya baru 15 tahun. Ayo sama-sama besarkan,” ajak Nyat Kadir.

Karena kata Dia, perlu waktu berpuluh tahun untuk merubah Undang – Undang tentang pembentukan Kota Batam yang memang sudah menjadi kawasan FTZ.

“Macam mana merevisinya karena uu tersebut sepaket dengan Kabupaten Bintan, Karimun dan Kota Tanjungpinang, ” ujarnya.

Belum lama ini , mantan anggota DPR dari daerah pemilihan Kepulauan Riau yang sekarang menjabat sebagai Ketua BPK RI Harry Azhar Azis menyatakan, realisasi pembentukan provinsi khusus Batam yang diwacanakan sejumlah pihak masih membutuhkan kajian yang mendalam.

“Provinsi Khusus Batam, membutuhkan banyak kajian,” kata Harry , Senin.

Saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI Harry juga sempat mewacanakan pembentukan provinsi khusus Batam untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia itu.

Harry mengingatkan, bila menjadi provinsi khusus, maka kekhususannya terkait potensi ekonomi yang dimiliki Batam.

Indonesia memang mengenal provinsi khusus, namun belum ada yang terkait potensi ekonomi, melainkan kekhususan kultural seperti Yogyakarta, kekhususan tertentu seperti Aceh dan lokasi ibu kota seperti Jakarta.

“Belum ada model provinsi khusus berdasarkan potensi ekonomi, kalau ini bisa diadakan, maka bisa diterapkan di beberapa tempat lain seperti Papua, Sabang dan Bitung,” kata Harry.

Batam memiliki potensi ekonomi yang besar, didukung lokasinya yang strategis, berada di Selat Malaka, berdekatan dengan Singapura.

Bila Batam menjadi provinsi khusus, maka harapannya adalah dapat menjadi lokasi pelabuhan alternatif di luar Singapura.

Ia yakin, bila Batam dikelola dengan baik, maka kawasan itu dapat memberikan sumbangan ekonomi yang lebih besar kepada Indonesia.

Menurut dia, untuk mewujudkan provinsi khusus Batam, maka diperlukan kemauan politik dari pemerintah.

“Perlu kemauan politik. Saya belum tahu itu. Tapi kalau melihat pemikiran Presiden Jokowi, ‘kayaknya’ cocok. Yang penting semuanya maju,” kata dia.

Bahkan reaksi keras muncul dari Ketua Badan Penyelarasan Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR), Huzrin Hood menilai, wacana pembentukan Provinsi Khusus Batam tersebut merupakan upaya memecah belah. Karena, saat perjuangan dulu sudah menjadi kesepakatan bersama ketujuh kabupaten/kota bersatu dalam wadah Provinsi Kepri.

“Saya kira ini upaya memecah belah. Sudah menjadi kesatuan kita bersama bersepakat dalam wadah Provinsi Kepri,” ujarnya usai Apel Peringatan Hari Marwah Rakyat Provinsi Kepulauan Riau ke-15 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (15/5/2017).

Bahkan menurutnya, dalam wacana tersebut ada rencana untuk mengangkat mantan Wagub Kepri, Soeryo Resoationo, sebagai Dewan Kehormatan.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri untuk menolak ajakan tersebut. Karena dinilai mencederai kesatuan dan kebersamaan di Provinsi Kepri ini.

“Saya sarankan Pak Soeryo jangan menerima itu. Pak suryo sudah menikmati jabatan Wagub Kepri 5 tahun. Jadi dengan menerima sebagai Dewan Kehormatan itu tidak baik,” tegas Huzrin.

 

(redaksi /budi Arifin)

Presiden Joko Widodo Tiba di Arab Saudi , Waktu Tempuh Penerbangan Sembilan Jam

0
Presiden Joko Widodo Tiba di Riyadh Arab Saudi (foto : Sindo)

batamtimes.co , Riyadh, Arab Saudi – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara, Iriana Jokowi, tiba di Riyadh, Arab Saudi, untuk menghadiri KTT Arab, Islam, dan Amerika Serikat (Arab Islamic American Summit), 21 Mei.

Pesawat kepresidenan berbasis dari Boeing Business Jet yang dioperasikan Skuadron Udara 17 VIP TNI AU, yang menerbangkan rombongan mendarat di King Salman Air Force Base, Riyadh, Arab Saudi, pada pukul 20.30 waktu setempat.

Jokowi tiba di ibukota Arab Saudi setelah menempuh penerbangan sekitar sembilan jam lebih setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Utama TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 12.30 WIB Sabtu.

Dalam penerbangan itu, rombongan sempat transit di Pangkalan Udara TNI AU Sultan Iskandar Muda (SIM), di Blangbintang, Aceh, sekitar pukul 15.36 WIB untuk mengisi avtur dan kembali terbang pada pukul 16.51 WIB.

Mendaarat di Riyadh, Wakil Gubernur Riyadh, Pangeran Mohammed bin Abdul Aziz, dan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh, menjemput di bawah tangga pesawat terbang kepresidenan itu.

Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, saat berbincang dengan wartawan, di Hotel Continental Riyadh, mengatakan kedatangan Jokowi dalam KTT Arab dan Amerika Serikat ini dengan misi mengemukakan prinsip kesatuan umat di Tanah Air sebagai negara berpenduduk beragama Islam terbanyak di dunia.

“Kesatuan umat inilah salah satu kunci menangani persoalan-persoalan, terutama masalah terorisme yang justruL korban terbesarnya adalah masyarakat negara dunia Islam sendiri,” kata Fachir.

KTT Arab, Islam dan Amerika Serikat ini, kata dia, yang pertama dan bersejarah.

“Artinya pertemuan kepala negara Amerika Serikat dengan Arab dan Islam. Ini punya arti sangat penting dan diharapkan ini bisa menjadi semacam forum dialog antara Amerika Serikat dengan Arab dan Islam,” kata Fachir.

Dia berharap forum ini sekaligus bisa mendorong kerjasama dan kemitraan untuk perdamaian dunia untuk menangani persoalan-persoalan masalah terorisme.

“Kita tentu akan berbagi pengalaman kita mengenai penanganan terorisme, termasuk keseimbangan antara hard power dan soft power, terutama derakalisasi,” jelasnya.

Fachir menjelaskan, Indonesia secara tradisional bekerja sama dengan organisasi Islam.

Bagi Donald Trump yang sejak 20 Januari lalu meneruskan kepemimpinan Amerika Serikat, Arab Saudi menjadi negara pertama yang dia kunjungi.

Kehadiran Trump di Arab Saudi ini akan mengawali safari dia, termasuk ke negara-negara yang menjadi pusat penyebaran agama-agama besar dunia, yaitu Vatikan, Israel, dan Arab Saudi.

 

(red/antara)

Panglima Jendral TNI Gatot Nurmantyo Berharap IWO Menjadi Benteng Berita Hoax

0
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

batamtimes.co , Jakarta- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto berharap Ikatan Wartawan Online (IWO) bisa menjadi penyambung lidah masyarakarat.

“IWO juga bisa menjadi perekat kemajemukan dan benteng berita-berita bohong alias hoax,” kata Kapuspen dalam pesan WhatsAp dalam group Berita IWO Nasional Sabtu (20//5/201) malam.

Tak lupa dirinya juga mengucapkan selamat atas terbentuknya IWO diberbagai daerah di Indonesia.

“Kami warga puspen TNI beserta seluruh prajurit TNI mengucapkan selamat atas terbentuknya IWO,” pungkas Kapuspen TNI.

Pada Rabu (17/5/2012) Pengurus Pusat IWO melantik kepengurusan IWO provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) masa bakti 2017-2022 di tribun Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Sulsel.

Selanjutnya, pengurus IWO yang akan dikukuhkan diantaranya provinsi Lampung, provinsi Riau, provinsi Aceh dan Provinsi Kepulauan Riau.

 

(red/rls IWO)

Ade Angga Minta Seluruh Rumah Makan Hormati Jalanya Bulan Ramadhan 1438 H

0
Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade angga.

batamtimes.co , Tanjungpinang – Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang berharap agar seluruh rumah makan yang ada di Kota Tanjungpinang untuk menghormati jalannya bulan ramadhan 1438 hijriah yang akan jatuh tidak lama lagi.

“Kalau untuk Rumah Makan, saya mengharapkan ditutup minimal pakai tirai dan lainya agar tidak kelihatan dari luar,” ucap Ade Angga melalui sambungan telepon, minggu (21/5).

Jika ada yang melanggar, Ade meminta untuk rumah makan tersebut ditindak tegas.

“Untuk penindakan satpol PP Kota Tanjungpinang harus bertindak tegas tidak ada lagi toleransi,” tegasnya.

Ade enggan berkomentar saat di singgung mengenai banyaknya pijak tradisional yang buka di bulan suci ramadhan.

“Dalam persepsi kita semua itu adalah tradisional. Kalau ada diluar tradisional, mahu itu Puasa atau tidak tetap harus ditindak,” tutupnya

 

(red/ budi arifin)

KPK Bekerjasama Dengan TNI Usut Penyimpangan Pengadaan Helikopter AW

0
Agusta Westland (AW) 101 terparkir dengan dipasangi garis polisi di Hanggar Skadron Teknik 021 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 9 Februari 2017. (BeritaSatu Photo/Pool/Widodo S Jusuf)

batamtimes.co , Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo mengakui sedang bekerja sama dengan TNI untuk mengusut indikasi penyimpangan dalam proyek pengadaan helikopter AugustaWestland-101 (AW-101) yang menuai kontroversi. Agus berjanji, pihaknya akan menyampaikan perkembangan penyelidikan terkait hal tersebut.

“Ya, kami sedang bekerja sama dengan teman-teman dari TNI. Temuannya nanti seperti apa, nanti Anda mengikuti proses berikut nya,” kata Agus di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/5).

Tak hanya mengenai pengadaan helikopter AW-101, Agus mengungkapkan pihaknya bersama TNI juga sedang mendalami sejumlah proyek pengadaan lainnya.

“Jadi kami sedang bekerja sama bukan hanya itu, banyak hal dengan teman di sana (TNI) . Mudah-mudahan nanti bisa secara gradual (bertahap) bisa dilaporkan kepada Anda,” ungkapnya.

Sementara, Jubir KPK Febri Diansyah mengaku belum dapat berkomentar mengenai langkah KPK mengusut pengadaan helikopter AW-101. Febri mengatakan hal ini lantaran dugaan penyimpangan pembelian helikopter tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Saya belum dapat informasi soal itu dan soal penyelidikan tentu tidak bisa saya share lebih lanjut. Karena di penyelidikan sifatnya masih tertutup, dan saya tidak bisa update itu ke publik,” jelasnya.

Diketahui, Presiden Jokowi telah meminta dibatalkannya pemesanan helikopter AW-101 sebagai heli Kepresidenan pada akhir 2015 lalu. Menurut Jokowi, pembelian helikopter VVIP itu terlalu mahal lantaran kondisi ekonomi nasional yang belum bangkit.

Namun, satu tahun berselang, TNI AU tetap membeli satu unit helikopter AW 101. Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan bahwa pembelian helikopter AgustaWestland 101 (AW 101) hanya satu unit. Pembelian heli ini dipesan oleh KSAU sebelumnya, Marsekal (Purn) Agus Supriatna. Terkait pembelian heli AW101 ini, TNI AU telah membentuk tim investigasi.

 

(red/b.satu)

Satu Unit Rumah Ditingal Pemilik Didaerah Bukit Semprong dilahap ‘si Jago Merah’

0
Rumah terbakar
batamtimes.co , Tanjungpinang – Satu unit rumah yang ditinggal pergi pemiliknya, di Jalan Haji Agus Salim tepatnya didaerah Bukit Semprong Kelurahan Tanjungpinang Barat, habis  dilahap ‘si jago merah,Jumat(19/5) malam.
 
Menurut salah seorang saksi yang melihat kejadian itu, Irfan, rumah yang terbakar itu diketahui milik Aji Razikin.
 
“Saya kira orang bakar sampah, ternyata rumah dia yang terbakar,” kata saksi itu.
 
Sedangkan sampai saat ini, informasi penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti.
 
Namun mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tanjungpinang telah lalu-lalang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran.
 
 
 
(red/ Budi arifin)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga