Klub SSB Endang Witarsa Sabet 3 Medali Turnamen HUT 35 SBB Camp 82 Kemayoran

Kolonel Ribut Berikan Pengarahan Bagi Calon Taruna TNI AAL dan Bintara Tahun 2017

batamtimes.co , Tanjungpinang – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno, sebagai Ketua Panda (Panitia Daerah) Tanjungpinang memberikan pengarahan kepada Calon Taruna AAL (Akademi Angkatan Laut) dan Bintara TNI AL tahun 2017 di Mako Lantamal IV Tanjungpinang, Jumat (12/5).
Menurut Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno mengatakan bahwa TNI AL dalam rekrutmen calon-calon prajurit Taruna maupun Bintara TNI AL yang unggul tentunya semua melewati tahapan seleksi atau standar yang dipersyaratkan oleh TNI AL.
Untuk itu Danlantamal IV berpesan agar para calon Taruna dan Bintara TNI AL menyiapkan diri sebaik-baiknya. Karena proses seleksi calon diperlakukan sama, transparan, dan obyektif.
“Karena kita akan mencari calon prajurit TNI AL terbaik diantara yang baik,” kata dia.
Dikatakannya bahwa beberapa item tes yang akan dilalui calon prajurit meliputi Pemeriksaan Administrasi, Pemeriksaan Kesehatan I dan II,Samapta, Psikologi I dan II, Mental Idiologi, Rikmin tahap akhir dan Pantukhir Daerah, dan bila calon dinyatakan lulus seleksi daerah selanjutnya akan dikirim ke Malang, Jawa Timur untuk mengikuti seleksi tingkat pusat.
Selama pelaksanaan seleksi para calon, tidak dipungut biaya apapun dan bagi calon prajurit yang berdomisili diluar wilayah Tanjungpinang atau berasal dari pulau-pulau wilayah Kepri, pihak Panitia Daerah Lantamal IV Tanjungpinang menyiapkan tempat tinggal (Messp bagi para calon prajurit secara gratis selama melaksanakan seleksi.
Danlantamal IV juga mengingatkan bahwa para calon selama melaksanakan seleksi agar jangan mudah terpengaruh ataupun diiming-imingi oleh siapapun orangnya untuk membantu kelulusan.
“Abaikan saja. Laporkan kepada saya sebagai Ketua Panda Daerah Tanjungpinang. Sebab lulus tidaknya kalian terpulang kepada diri dan usaha kalian sendiri,” tegasnya.
Untuk penerimaan calon Taruna dan Bintara TNI AL tahun 2017 kali ini yaitu 33 orang untuk Taruna, sedangkan Bintara 321 orang.
Dari catatan prosentase animo pemuda-pemuda Kepri mengalami peningkatan. Hal ini mengindikasikan bahwa minat putra daerah Kepri setiap tahun mengalami peningkatan.
Menyinggung tentang keterwakilan putra daerah Kepri saat ini beberapa calon yang mendaftar mempunyai prestasi nasional dan internasional dibidang olahraga seperti Menembak, Karate, Silat, Dayung dan Sepak Takraw.
Namun pihak panitia tetap mempunyai standar yang dipersyaratkan oleh TNI AL.
“Hal tersebut merupakan salah satu bahan pertimbangan,” tutup Danlantamal IV Tanjungpinang ini.
(red/Budi Arifin)
Aria Bocah Hanyut Ditemukan Tidak Bernyawa di Jembatan Buaya KM 13 Tanjungpinang

batamtimes.co , Batam – Aria (5) bocah yang hanyut terseret derasnya, aliran parit Perumahan Mahkota Alam Permai berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di Jembatan Buaya KM 13 Tanjungpinang.
Jufri salah satu Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB Kota Tanjungpinang yang ikut terjun langsung menyisiri lokasi mengatakan, korban di temukan dalam keadaan tengkurap
” Korban di temukan 100 Meter dari jembatan Buaya Kilometer 13, sekitar Pukul 15.30 WIB,” ucap Jufri saat di temuai di Kamar Jenazah, Kamis, (12/5/2017).
Saat ditemukan kondisi korban lehernya tersangkut tali-tali dan kepala korban mengalami luka sobek dan hanya memakai celana pendek.
” Kepalanya nya sobek kemungkinan terkena batu-batu saat terseret arus,” tuturnya.
Saat ini korban dibawa di Rumah Sakit Provinsi Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, hingga berita ini di lansir belum ada keterangan resmi dari pihak Rumah Sakit.
(red/Budi arifin)
Aksi Pembakaran Seribu lilin di Lapangan Welcome to Batam Dibubarkan Polisi
batamtimes.co , Batam – Belum sempat beberapa lama aksi pembakaran 1000 lilin di lapangan depan Welcome to Batam di gelar, Batam Center. Kamis (11/5) malam.
Aksi tersebut pun akhirnya bubar, disebabkan dibubarkan oleh pihak kepolisian karena tidak ada izin.
Baca Juga :Ribuan Lilin Bersinar Dari Kota Batam Harapkan Kebebasan AHOK
Selain itu, aksi itu juga menimbulkan kemacetan diruas jalan penghubung antara Simpang Frengki menuju ke Dataran Engku Putri.
Tim gabungan dari Polresta Barelang Barelang yang dikomandoi langsung oleh Kapolresta Barelang AKBP Hengki, dengan tegas membubarkan aksi tersebut.
(red/lantas)
Ruas Jalan Simpang Jam Mulai Ditutup,Hingga Peninggian Badan Jalan Selesai

batamtimes.co , Batam -Pemerintah Kota Batam bersama pihak terkait mulai menutup sebagian ruas jalan di Simpang Jam, terkait dengan pembangunan jalan layang dan ruas jalan di bawahnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Yusfa Hendri di Batam, Rabu, menyatakan penutupan jalan itu dimulai hari ini sampai pekerjaan peninggian badan jalan selesai, diperkirakan pada 18 Juni 2017.
Ia menjelaskan, pengalihan jalan berlaku untuk kendaraan arah Sekupang-Batam Centre dan sebaliknya. Sementara jalur Bandara-Nagoya tetap seperti biasa.
Kendaraan dari Sekupang dialihkan ke Simpang Bunga Raya. Sedangkan dari arah Batam Centre ke Sekupang pengalihan jalan menuju Simpang Kabil.
“Dari Sekupang masuk ke lengan jalan Awal Bros, putar balik di depan BIP. Yang dari Batam Centre, belok ke jalur lambat atau SPBU lama, nanti jalannya dibuka lagi, lalu belok di depan Polresta Barelang,” Yusfa menjelaskan.
Proses peninggian badan jalan dibagi dalam dua tahap, yaitu peninggian di bagian tengah simpang empat, tepatnya di bawah jalan layang, serta di bagian kiri dan kanan jalan layang jalur Sekupang-Batam Centre.
Dan tahap ke dua, peninggian badan jalan jalur Bandara-Nagoya yang dilakukan per jalur.
“Jadi untuk jalur Bandara-Nagoya, tidak ada penutupan jalan, hanya penyempitan ketika pelaksanaan tahap dua. Ada dua lajur tiap jalur, jadi ketika lajur pertama ditinggikan, kendaraan gunakan lajur lama. Kemudian kendaraan gunakan lajur yang sudah ditinggikan saat peninggian lajur kedua,” kata dia.
Pada masa pengalihan jalan, kendaraan berat seperti truk atau kontainer diminta tidak beroperasi saat siang atau jam sibuk, melainkan disarankan untuk jalan pada subuh atau malam ketika jalanan sepi.
“Kalau tidak bisa ditunda, harus jalan memutar. Misalnya dari Batuampar mau ke Sekupang harus lewat Batuaji. Karena kalau putar balik di depan Polresta bisa macet sekali. Dan mereka pun pasti sulit berputarnya,” kata Yusfa.
Kabupaten Karimun Juara Umum Empat Kali STQ Tingkat Kepri

batamtimes.co, Karimun- Kafilah Kabupaten Karimun meraih juara umum empat kali berturut-turut, setelah ditetapkan sebagai juara umum STQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Kota Batam.
“Sudah empat kali berturut-turut, atau delapan tahun kami meraih juara umum STQ. Alhamdulillah, ini prestasi yang membanggakan,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam penyambutan kafilah Karimun di kediaman dinasnya, Tanjung Balai Karimun, Rabu.
Kafilah Kabupaten Karimun tiba di Tanjung Balai Karimun, usai mengikuti ajang lomba seni baca Al Quran tingkat Provinsi Kepri yang resmi ditutup Gubernur Nurdin Basirun di Dataran Engku Putri, Batam, pada Selasa (9/5) malam.
Karimun mengutus 16 qori dan qoriah untuk mengikuti 16 cabang lomba dalam ajang STQ ke-7 tingkat Provinsi Kepri tersebut.
Karimun meraih juara 1 untuk 8 cabang lomba, juara 2 untuk lima cabang, juara 3 untuk satu cabang, juara harapan untuk satu cabang, dan hanya satu cabang yang tidak meraih juara.
“Kafilah kami meraih juara untuk cabang tilawah anak-anak, tilawah dewasa putra-putri, tahfidz, tafsir bahasa Arab,” kata bupati.
Seluruh qori dan qoriah, termasuk ofisial menerima bonus berupa dana pembinaan yang dia serahkan di sela acara penyambutan kafilah.
Aunur Rafiq mengatakan, prestasi yan diraih hendaknya tidak membuat sombong, riya atau bangga-banggaan, tetapi menjadi cambuk agar terus berprestasi, apalagi pada tahun depan digelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi dengan memperlombakan 44 cabang lomba.
“Tujuan kami bukan untuk merebut piala, tetapi untuk menunjukkan prestasi. Saya berharap LPTQ mempersiapkan kafilah kita, termasuk mempersiapkan cabang-cabang lain yang tidak diperlombakan dalam STQ, tetapi diperlombaka pada MTQ tahun depan,” tuturnya.
Prestasi yang diraih, menurut bupati, merupakan sebuah imbal balik yang dapat diinformasikan kepada masyarakat, disebabkan dana yang digunakan merupakan dana masyarakat, dana negara atau dana pemerintah.
Pada kesempatan yang sama, koordinator kafilah Karimun Azhar Hasyim mengatakan, kafilah Karimun tidak hanya sukses mendominasi cabang-cabang lomba, tetapi sukses dari aspek penampilan.
“Karimun juga meraih juara cabang pawai taaruf dengan penampilan yang cukup baik,” kata Azhar Hasyim.
Usai penyambutan, kafilah Karimun beserta piala juara umum diarak keliling kota Tanjung Balai Karimun dengan dikawal petugas Satpol PP, kepolisian dan dinas perhubungan.
Turut hadir dalam acara penyambutan itu, Wakil Bupati Anwar Hasyim yang juga menjabat Ketua LPTQ Karimun, para pejabat dan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.
Berdasarkan data dihimpun, kafilah Karimun meraih juara umum STQ VII Provinsi Kepri di Batam, dengan mengumpulkan nilai sebanyak 55 poin, disusul Tanjungpinang sebagai juara 2 dengan nilai 26 poin, dan Batam meraih juara 3 dengan nilai 22 poin.
(red/Antara)
Foto-Foto Pencarian Bocah Aria Yang Tengelam di Parit Perumahan Alam Permai

batamtimes.co , Tanjungpinang – Warga perumahaan Alam Permai digegerkan dengan hanyutnya seorang bocah berumur Aria (5) .Diduga korban terjatuh ke parit dan hanyut terseret arus air saat hujan lebat ketika sedang bermain bersama abangnya.
Geven (10) abang kandung, Aria korban yang terserat arus air di parit Perumahan Mahkota Alam Permai KM 11 Tanjungpinang, kaget karena adiknya secara tiba – tiba terbawa derasnya arus parit saat bermain bersamanya di tengah guyuran hujan lebat.
“Kami sedang mandi hujan, Aria tiba-tiba masuk kedalam parit, saya sempat menolong, tapi tidak bisa, airnya deras, saya terakhir dengar suara tangisnya aja,” kata Geven (11/5).


Berdasarkan keterangan Given Tim SAR, dan warga sekitar memfokuskan pencarian di sekitaran lokasi korban terjatuh keparit.
“Kami bersama warga fokus pencarian di sekitaran korban terjatuh, semoga membuahkan hasil, dan menemukan korban,” kata salah satu Tim SAR dilokasi kejadian.

(red/Budi Arifin)
Geven : “Saya Hanya Dengar Jeritan tangisan Aria,Ia Tengelam Dibawa Arus Air,”

Laporan : Budi Arifin
Wartawan Biro Tanjung Pinang
Batamtimes.co, Tanjungpinang – Warga perumahaan Alam Permai Aria (5) yang terserat arus air di parit Perumahan Mahkota Alam Permai KM 11 Tanjungpinang, kamis(11/5) pagi hingga malam hari belum berhasil ditemukan.
Tim SAR terpaksa menghentikan pencarian di sebabkan malam hari dan kurangnya peneragan di sekitar lokasi kejadian.Diduga korban terjatuh ke parit dan hanyut terseret arus air saat hujan lebat ketika sedang bermain bersama abangnya.
Korban saat ini, masih dalam pencarian Tim SAR dan dibantu anggota kepolisian, serta masyarakat sekitar.
“Kami masih menyisir hingga ke arah bandara, dengan dibantu anggota dari kepolisian, dan masyarakat sekitar” kata salah satu Tim SAR.
Menurut Geven (10) abang kandung, Aria (5) korban yang terserat arus air di parit Perumahan Mahkota Alam Permai KM 11 Tanjungpinang mengatakan,ia kaget adiknya secara tiba – tiba terbawa derasnya arus parit saat bermain bersamanya di tengah guyuran hujan lebat.
Dikatakanya ia sempat menolong hanya saja dikarenakan curah air yang cukup deras akhirnya dia menepi.Dan Hanya sempat mendegar suara jeritan dan tanigisan Aria.
“Kami sedang mandi hujan, Aria tiba-tiba masuk kedalam parit, saya sempat menolong, tapi tidak bisa, airnya deras, saya terakhir dengar suara tangisnya aja,” kata Geven.
Berdasarkan keterangan Given Tim SAR, dan warga sekitar memfokuskan pencarian di sekitaran lokasi korban terjatuh keparit.
Kepala SAR Tanjungpinang, Abdul Hamid mengakatan bahwa penghentian sementara ini karena terbatasnya cahaya penerangan di lokasi pencarian.
“Jam 7 besok pagi, kita lanjutkan kembali karena tidak mungkin gelap – gelap gini kita lakukan pencarian, dan juga kita melihat teman-teman yang sudah mencari dari pagi hari terlihat sudah tidak memungkinkan untuk memaksakan melakukan pencarian malam ini,” kata Abdul Hamid, Kamis(11/5) sore.
Sementara itu Lurah Pinang kencana,Syaful Bahri membeberkan, saat ini keluarga korban sangat terpukul atas musibah yang menimpa keluarganya, dan menerima apapun hasilnya.
“Ayah korban yang bernama Erwin Siagian, dan Istrinya bernama Nuning sudah pasrah apapun hasilnya, harapan keluarga korban, secepatnya anaknya di temukan dalam keadaan apa pun,” tutupnya.(*)
Ribuan Lilin Bersinar Dari Kota Batam Harapkan Kebebasan AHOK

batamtimes.co,Batam – Ribuan pendukung pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak hanya ada di jakarta yang pada malam hari Rabu (10/5/2017) sedang memenuhi pelataran Tugu Proklamasi,untuk menghadiri acara bertajuk ‘Malam Keadilan Atas Matinya Keadilan’.
Untuk Kota Batam Ribuan Pendukung Ahok juga melakukan kegiatan yang sama, menghidupkan lilin di sepanjang Jalan Engku putri,Bundaran BP Batam, hingga di sekitar bundaran tugu Welcome to Batam.Ribuan lilin di hidupkan dan diletakan dipinggir jalan serta dipegang oleh para pendukung.
Seluruhnya Mengenakan dress code bewarna hitam (sesuai code untuk acara malam ini), mereka datang untuk bersimpati kepada Ahok lantaran dinyatakan bersalah atas tuduhan penodaan agama dan dihukum kurungan penjara selama dua tahun.
dari pantauan www.batamtimes.co dilokasi,pendukung ahok memakai pakaian baju hitam dan baju kotak-kotak yang dipakai tim sukses saat Pilkada Gubernur beberapa waktu lalu.Mereka,pendukung Ahok juga ramai-ramai mengiginkan ahok bebas dan meneriakan “ahok bebas” !,”ahok bebas” !

Aksi bakar lilin ini sebagai bentuk keprihatinan dan kesedihan mereka dengan vonis hakim Pengadilan negeri Jakarta Utara, Selasa (9/5/2017) lalu yang memvonis Ahok dua tahun penjara dalam kasus penistaan agama.
Vonis ini lebih tinggi dari tuntutan jaksa yang menuntut Ahok 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.
Hakim juga memerintahkan Ahok ditahan usai vonis dibacakan.
Vonis hakim ini membuat ribuan massa pendukung Ahok kemudian mendatangi Rutan Cipinang, Selasa malam.
Ahok sejak Rabu dinihari dipindahkan ke Rutan Mako Brimob.
(red/lantas)
DPRD Minta Pemko Tanjungpinang Selesaikan Soal Tapal Batas Dengan Bintan
batamtimes.co , Tanjungpinang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang meminta Pemko Tanjungpinang agar mampu menyelesaikan masalah tapal batas dengan Pemerintah Kabupaten Bintan.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang harus mampu menyelesaikan masalah tapal batas dengan Pemkab Bintan, dari kecamatan , kelurahan sampai kepada RT dan RW,” kata Borman, Rabu(10/5) sore.
Politisi PDI Perjuangan ini menilai , saat ini belum ada kejelasan tapal batas wilayah Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan.
Karena, kata Borman Pemerintah Kota Tanjungpinang belum mencapai target dalam penyelesaian sengketa Tanah di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang harus mampu menyelesaikan masalah kasus – kasus sengketa Tanah yang ada di Kota Tanjungpinang,” ucap Borman.
(red/Budi


















