8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1189

Kebakaran di Rumah Makan Bundo Kanduang Depan Novotel Dipicu Kebocoran Tabung Gas

0
Terlihat si jago merah mulai melalap atap rumah makan Bundo Kanduang di Depan di Depan Novotel Hotel, Kompleks Citra Permai, Jl. Duyung Blok A No.4-5, Sungai Jodoh, Batu Ampar, Kota Batam, Kamis (6/4/2017) sekitar Jam 11:30 WIB.

batamtimes.co , Batam – Kebakaran yang terjadi di Rumah Makan Bundo Kandung di Depan Novotel Hotel, Kompleks Citra Permai, Jl. Duyung Blok A No.4-5, Sungai Jodoh, Batu Ampar, Kota Batam, Kamis (6/4/2017) sekitar Jam 11:30 WIB, dipicu oleh kebocoran tabung gas.

Seorang karyawan Rumah Makan Bundo Kandung yang sedang menggoreng ayam tak menyadari jika ada kebocoran pada tabung gas.

Dan ketika api telah menyambar barulah dia memanggil salah satu temannya untuk mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Ketika api masih kecil, kami sempat berupaya mematikan dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Tapi api tidak padam malahan tambah besar. Jadi sontak kami berlarian keluar semua”, Kata Rozi salah satu karyawan RM Bundo Kandung.

Saat karyawan tersebut keluar menyelematkan diri ke luar barulah terdengar suara ledakan dari dalam dapur yang terbakar.

Beberapa polisi juga terlihat mengamankan arus lalu lintas jalan yang macet karena banyaknya warga yang berhenti dipinggir jalan untuk melihat peristiwa kebakaran tersebut.Untuk kepentingan pemeriksaan, Polisi mengamankan dua buah tabung gas yang diduga menjadi penyebab kebakaran.

 

Pewarta : Mustafa

AKBP Muji Supriyadi Mantan Kapolres Lingga Didapuk Menjadi Wakapolres Barelang

0
Foto Bersama Kapolres yang lama dengan yang baru.(foto : Irwansah)

batamtimes.co , Lingga – Malam pisah sambut Kapolres Lingga dari AKBP Muji Supriyadi kepada AKBP Ucok Saldin Silalahi yang di gelar di Gedung Nasional Dabosingkep, di selenggarakan secara meriah.

Pisah sambut dari kapolres lama ke kapolres baru juga dihadiri sejumlah tamu penting mulai dari FKPD, jajaran SKPD Pemkab Lingga, Para petinggi Ormas dan OKP yang ada di Kabupaten Lingga, Rabu (5/4/17).

Dalam sambutannya mantan Kapolres Lingga AKBP Muji Supriyadi yang kini menjabat sebagai wakapolres Barelang mengatakan selama bertugas di Kabupaten Lingga selama lebih kurang 10 bulan dirinya telah melalukan berbagai kegiatan untuk menjaga Kambtibnas di Kabupaten Lingga dan yang paling berkesan ketika dirinya melakukan kegiatan-kegiatan bersama istrinya.

” Salah satu hikmah yang paling berkesan yang saya dapatkan, selama bertugas di sini istri saya kini berhijab padahal waktu pindah dulu belum,” ujarnya saat menyampaikan sambutan dihadapan para undangan.

Dirinya juga berpesan kepada Kapolres Baru yang juga adik leting dua angkatan dibawahnya ini, agar terus menjaga hubungan baik dengn semua pihak tanpa pandang bulu. Dan merangkul semua kalangam tanpa memilah-milah hal ini demi menjaga ketertiban dan keamanan di Kabupaten Lingga.

” Yang paling penting kita harus bisa merangkul semua, tanpa memilah-milah agar situasi di Lingga tetap kondusif,” sebutnya.

Sementara itu Kapolres Lingga yang baru AKBP Ucok Saldin Silalahi dalam sambutannya mengapresiasi sambutan hangat dari berbagai pihak dari sejak dirinya tiba di Lingga hingga malam pisah sambut yang di gelar di Gedung Nasional Dabosingkep.

” Saya sangat berterima kasih atas sambutan ini, semoga semua pihak dapat mendukung kinerja saya kedepan selama bertugas di sini,” sebutnya.

Selain sambutan kedua pejabat tinggi di Polres Lingga ini, Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga Abu Hasim, juga memberikan sambutan dalam acara tersebut yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Tokoh Masyarakat yang diwakili oleh H Harun Ali yang merupakan tokoh masyarakat yang cukup senior di Lingga.

 

Pewarta :Irwansah

Seluruh Anggota REI Kompak Memilih Achyar Arfan Ketua Rei Khusus Batam

0
REI Khusus Batam selain menglar Musda juga mengadakan REI EXPO di Mega Mall.

batamtimes.co , Batam – Seluruh anggota REI Batam kompak memilih Achyar Arfan yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPD REI Khusus Batam, sebagai ketua.

Sedangkan Djaja yang sudah dua kali periode menjabat Ketua DPD REI Khusus Batam juga ditunjuk secara lisan oleh Ketua Umum DPP REI Sulaiman sebagai Wakil Sekjen Bidang Kerjasama Investasi.

Kepada wartawan, Achyar berharap, di bawah kepemimpinannya, sekuruh anggota REI semakin solid dan kompak dan iklim usaha properti di Batam bisa lebih maju lagi.

“Saya percaya itu bisa. Batam punya potensi. Karena di sini ada FTZ, banyak Penanaman Modal Asing,” kata Achyar usai Musda.

Achyar menyadari, memang ada hambatan dalam memajukan iklim investasi di Batam.Itu lantaran imbas regulasi dan birokrasi yang tak kunjung selesai.

“Selama ini kami masih sabar. Kita tunggu saja ada pembenahan di BP Batam. Konsen BP sekarang kan lebih ke masalah hukum,” kata Achyar.

Keyakinan Achyar bisa terlihat dengan hadirnya Wali Kota Batam, Rudi dan Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro dan berbicara di forum tersebut.

“Ini rekor, kita bisa saling terbuka dan sama-sama membahas itu secara terbuka. Ke depannya tentu akan lebih bagus lagi. Bisa saling terbuka dan saling mendukung,” harap dia.

 

(red/lan)

Sekitar 40 Ribu Penonton Menyaksikan Persija Jakarta melawan Timnas Indonesia U-22

0
Sejumlah pesepak bola Timnas U-22 Indonesia melakukan sesi foto sebelum pertandingan persahabatan melawan Timnas Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/3). ANTARA FOTO

batamtimes.co , Bekasi – Sekitar 40 ribu penonton menyaksikan laga uji coba Persija Jakarta melawan Tim Nasional Indonesia U-22 di Stadion Patriot Chadrabaga Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu malam.

“Kelihatan stadion berkapasitas 30 ribu bangku ini sudah full, jumlah itu belum termasuk penonton yang berdiri hampir di setiap sudut tribun,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi M Ridwan di Bekasi.

Sebanyak empat tribun stadion dipadati penonton dari suporter The Jak Mania dan Timnas U-22 pada pukul 17.00 WIB.

Penonton yang mayoritas berseragam oranye hitam itu mengambil kursi di tribun kursi hijau, kuning dan biru, sementara tamu VIP dan VVIP mengambil kursi di tribun utama.

Kepadatan penonton dalam laga uji coba tersebut nampak dari bocornya area VVIP oleh suporter meskipun hanya mengantongi tiket regular.

Bahkan tidak sedikit pula suporter yang duduk di atas pagar pembatas serta area tangga tribun karena tidak kedapatan tiket.

“Saya beli tiket regular Rp50 ribu per orang. Tapi telat, jadi tidak sempat dapat kursi,” kata salah satu suporter Persija asal Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jajang (20).

Dia mengaku harus rela berdiri di area tangga untuk menyaksikan jalannya pertandingan tim favoritnya itu.

“Gak terasa sih pegalnya, soalnya pertandingannya seru,” katanya.

Tingginya animo suporter kedua kesebelasan juga tidak lepas dari kegembiraan Jak Mania atas rencana pemanfaatan Stadion Patriot Candrabhaga sebagai kandang Persija mulai 2017.

“Terima kasih Kota Bekasi, Persija diperbolehkan untuk berkandang di sini. Ini perdana Jak Mania datang ke Bekasi, makanya saya semangat,” kata Rizky (30) suporter Jak Mania Ancol.

 

(red/antara)

Jumaga : Kami Mengapresiasi Kinerja WFQR Lantamal IV Danlanal S Irawan

0
Jumaga Nadeak Ketua DPRD provinsi Kepri, yang hadir dalam acara pemberian penghargaan oleh Danlantamal IV (foto : Sj)

batamtimes.co, Tanjungpinang -Deretan prestasi yang telah ditorehkan oleh tim WFQR Lantamal IV dibawah kepemimpinan Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E. telah mendapatkan pengakuan tidak hanya di dalam negeri namun dunia internasional pun telah memberikan penilaian serupa.

Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV terus memburu para pelaku kejahatan dan penyelundupan di wilayah perairan Kepulauan Riau.Dalam kurun waktu satu bulan terakhir saja, tercatat ada tujuh kapal yang telah diamankan dengan berbagai pelanggaran.

Diantaranya mengangkut BBM ilegal, membawa barang terlarang dari luar negeri, menyelundupkan rokok dan pelanggaran undang-undang pelayaran lainnya. Tidak hanya sampai disitu, tim WFQR Lantamal IV juga menggagalkan upaya pengiriman TKI secara ilegal ke Malaysia.

Jumaga Nadeak Ketua DPRD provinsi Kepri, yang hadir dalam acara pemberian penghargaan oleh Danlantamal IV kepada tim WFQR Lantamal IV yang dilanjutkan dengan pemberian keterangan pers terkait penyelundupan rokok tanpa cukai di Mako Lanal Batam, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kinerja WFQR Lantamal IV dalam memberantas kejahatan dan penyelundupan di wilayah Kepri.

“Kami mengapresiasi kinerja WFQR Lantamal IV dibawah kepemimpinan Danlantamal IV Laksma TNI S. Irawan, penyelundupan rokok tanpa cukai ini jelas merugikan masyarakat Kepri, merugikan daerah dan merugikan Negara,” ujar Nadeak.

Lebih lanjut Ketua DPRD Provinsi Kepri menjelaskan sebenarnya apabila mekanisme dijalankan sesuai prosedur, ini merupakan kegiatan perdagangan, namun karena ingin mencari untung yang sebesar-besarnya dengan menghindari membayar cukai, resikonya harus berhadapan dengan penegak hukum dalam hal ini WFQR Lantamal IV.

“Saya berharap mudah-mudahan hal seperti ini tidak akan terulang lagi, sehingga tidak merusak sendi-sendi ekonomi masyarakat dan negara,” pungkasnya.

Sebagai wujud apresiasi terhadap kinerja tim WFQR Lantamal IV, Rabu (05/04), Danlantamal IV memberikan piagam penghargaan kepada prajurit Lantamal IV yang tergabung dalam tim WFQR. Tim WFQR Lantamal IV yang menerima piagam penghargaan diantaranya dari Unit 1 Jatanrasla WFQR Lantamal IV Mayor Laut (T) Rudi Amirudin, Letda Marinir Achmad Juaini, Sertu Mar M. Arif Najib, Kopda Tunggal Susanto, Praka Mar Daud Tonung B, Pratu Mar Ledi Sutanto, Pratu Mar Eko Wijaksono.

Adapun personel dari WFQR 4 Lanal Batam tercatat atas nama Lettu Laut (KH) Mohammad Bono, Letda Laut (P) Yuwono, Sertu BAH Arisman dan Kopda Jas Yanto. Sedangkan personel dari Satkamla Lantamal IV atas nama Kopka PTA Jauhari Kelana dan KLK MES Anwar.

Saling Tuding Soal Sampah di Pasar Induk Jodoh , Retribusi Ditarik Terus

0
Tumpukan-tumpukan sampah di belakang pasar Induk Jodoh sudah sangat menggunung, para pedagang yang berjualan di seputaran lokasi merasa resah, sebab dari tumpukan sampah keluar bau yang sangat mengganggu.

batamtimes.co , Batam – Tumpukan-tumpukan sampah di belakang pasar Induk Jodoh sudah sangat menggunung, para pedagang yang berjualan di seputaran lokasi merasa resah, sebab dari tumpukan sampah keluar bau yang sangat mengganggu.

Hanya saja anehnya, hingga kini Pedagang yang berjualan di lokasi itu setiap bulannya ditarik retribusi sampah. Besaranya juga sangat berfariasi, dikenakan pihak pengelola sampah kepada pedagang yang berjualan di seputaran Pasar Induk.

“Setiap bulannya pihak pengelola sampah di pasar induk ini mengutip uang sampah pada kami, nilainya berfariasi, ada yang setiap bulan di kenakan Rp 100 ribu, kemudian ada juga yang dikenakan tarif Rp 150 Ribu,Hingga Rp 200 ribu.Kutipan tersebut menurut petugas retribusi sampah nantinya uang yang terkumpul akan digunakan untuk biaya pembuangan sampah ke TPA,”kata salah seorang pedagang Rani yang dijumpai di lokasi pasar induk pada www.batamtimes.co Sabtu (3/4/2017)

dikatakanya,Selama dua bualan sampah diangkut secara teratur dan dibuang ke TPA Punggur, tapi setelah itu tidak lagi, sementara pengutipan uang sampah tetap berjalan, tapi sampah tidak pernah di angkut.

Menurutnya,tidak diangkutnya lagi sampah-sampah oleh pihak persampahan Kota Batam, karena pihak pengelola sampah di pasar Induk melarang bidang persampahan dari Dinas Lingkungan Hidup untuk mengangkut sampah-sampah tersebut, makanya sampai saat ini sampah-sampah yang terkumpul sudah sangat banyak.

Kasi persampahan Faisal Navrioco Sabtu mengatakan,sampah-sampah yang terkumpul di belakang Pasar Induk Jodoh berasal dari sampah-sampah Pedagang yang berjualan di seputaran Pasar Induk Jodoh, pedagang yang berjualan di sana berjumlah kurang lebih 130 pedagang.

Sampah-sampah yang dihasilkan pihak pedagang biasanya dikumpulkan sementara di belakang Pasar Induk.

Dan sampah diangkut Dinas Persampahan setelah satu bulan.” setiap bulannya 3 sampai 4 kali di angkut sampah dari tempat pemungutan sementara (TPS) untuk di buang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir)”ujar Faisal

Dikatakanya selama 2 bulan kami terus mengangkut sampah-sampah yang terkumpul di pasar induk itu, setiap bulannya 3 sampai 4 kali kami angkut untuk kami buang ke TPA, tapi karena pihak pengelola sampah di Pasar induk melarang saat kami akan melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah-sampah .Sehingga kami tidak mengangkut sampah tersebut.

“selain itu,pengelola sampah dipasar induk tidak pernah dapat di jumpai, jadi sampai saat ini, dan hampir 2 bulan kami tidak lagi mengangkut sampah-sampah di sana”katanya mengakhiri wawancara

Pewarta : Mustafa

PT.Smoe Indonesia Resmikan Pusat Pelatihan Pengelasan Pertama di Indonesia

0
PT SMOE Indonesia meresmikan Pusat pelatihan pengelasan(welding center) di Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam. Selasa (4/4/2017).

batamtimes.co – PT SMOE Indonesia meresmikan Pusat pelatihan pengelasan(welding center) di Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam. Selasa (4/4/2017).

Pembangunan pusat pelatihan tersebut adalah yang pertama kali di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi pekerja khusus di bidang pengelasan dengan standar Internasional.

Komisaris Utama PT. SMOE Indonesia, Hoo Nee Sin mengatakan keberadaan pusat pelatihan pengelasan tersebut merupakan satu diantara sekian fasilitas baru yang dibangun oleh pihaknya setelah pusdiklat industri migas. Ia menuturkan, pembangunan pusat pengelasan tersebut guna mendukung semua projek PT SMOE yang berpusat di Singapura dapat dilaksanakan di Batam sehingga memberikan nilai tambah bagi tenaga kerja untuk produktifitas industri migas.

“Kami telah memulai untuk bekerjasama dengan Institusi lokal dan perguruan tinggi, dengan tujuan untuk pengembangan pelatihan kemampuan dan wawasan bagi para tenaga kerja khususnya pada lingkungan industri bidang migas,” ungkapnya.

Hoo Nee Sin meyakini bahwa pihaknya telah banyak mencapai keberhasilan dalam meningkatkan sektor migas untuk Indonesia dengan memiliki tenaga kerja lokal yang terampil dan senantiasa menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan berpengalaman seperti Gajah Baru Field dan Chevron dalam industi platform migas berskala Internasional.

Selain itu, letak Batam yang berdekatan dengan negara Singapura menjadi peluang dan potensi besar dalam bisnis industri. Untuk itu ia mengajak dan membuka diribaik kepada perusahaan lokal, sub kontraktor, dan mitra dari negara Norwegia, Denmark, dan Skotlandia untuk dapat berinvestasi dan senantiasa bermitra dengan pihaknya.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Agus Tjahajana didampingi Deputi Bidang Pelayanan Umum, Gusmardi Bustami, menyambut baik pembangunan pusat pelatihan pengelasan pertama di Indonesia tersebut. Agus menuturkan perkembangan globalisasi mengharuskan sumber daya manusia perlu dukungan standar sertifikasi bagi para pekerja, kemampuan khusus saat ini telah menjadi salah satu faktor penting sebagai bagian dari pertimbangan investor untuk menanamkan investasi di Kota Batam.

“fasilitas ini akan bisa melatih para pekerja di Indonesia dan kemudian mendapatkan sertifikasi seperti yang diinginkan sehingga pelanggan (investor) mendapat kepuasan dan memang itu adalah persyaratan daripada sebuah proyek,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2009-2011, Fadel Muhammad yang juga selaku pemilik saham PT SMOE. Fadel mengungkapkan rasa bangganya untuk dapat menghadiri acara peresmian tersebut. Menurutnya, fasilitas tersebut merupakan pusat pengelasan yang pertama kali yang di bangun di Indonesia guna mendukung kemajuan industri di dunia Internasional.

“terimakasih kepada Mr Hoo Nee Sin, beliau tidak hanya membawa proyek masuk ke sini namun juga membawa nama Indonesia ke dunia Internasional,” ujarnya disambut riuh peserta yang hadir, saya menceritakan Batam kepada Menteri ESDM dan dia sangat terkejut dan tidak dapat membayangkan bahwa Batam memiliki fasilitas yang begitu lengkap bertaraf Internasional,” lanjutnya disambut riuh peserta yang hadir. menambahkan.

Fadel menuturkan modal terbesar bagi perusahaan untuk terus berkembang di masa yang akan datang ialah kepercayaan dan dukungan dari berbagai pihak serta kesiapan tenaga lokal yang terampil.

Direktur Utama Kawasan Industri terpadu Kabil, Peter Vincen menyambut baik keberadaan pusat pengelasan di kawasannya. Batam memiliki ketersediaan sarana dan prasarana yang lengkap dapat menghemat pengeluaran devisa. “dengan adanya fasilitas yang lengkap kita bisa mengerjakan proyek Internasional di Indonesia sehingga devisa negara bisa kita safe, dan dapat menambah portofolio engginer akan semakin bagus,” ujarnya.

Pusat pengelasan yang didirikan PT SMOE dilengkapi fasilitas berstandar Internasional seperti habitat welding, auditorium, office room, presentasi room, dsb serta dapat menampung 120 orang/peserta. Turut Hadir delegasi perusahaan Maersk Oil, Aker BP ASA Norwegia,perusahaan migas dari Denmark danSkotlandia, pemerintah daerah, dan Pengamanan Obvit Batam.

 

(Humas BP Batam)

Program Merangkai Pulau Antar Kecamatan di Senayang Akan Dijalankan Mulai April

0
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga Yusrizal (foto ; Irwansah)

batamtimes.co , Lingga – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga akan merintis rute pelayaran regular antar pulau-pulau di Kecamatan Senayang mulai 1 April 2017 mendatang.

“Program Merangngkai Pulai kami mulai tanggal 1 April mendatang. Program ini dalam rangka merangkai pulau seperti yang di buat pak Presiden Jokowi,” kata Yusrizal, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga di Daik, Rabu.

Menurutnya, Kecamatan Senayang yang memiliki 300 lebih pulau besar dan kecil di bagian utara Kabupaten Lingga, selama ini masih belum difasilitasi sarana transportasi laut regular.

Sebab itu, kecamatan yang memiliki potensi paling komplit mulai dari darat sampai ke lautnya tersebut sulit untuk maju dan berkembang.

“Kami merintis dulu. Rencana awal, kami akan gunakan speedboat milik Dishub. Paling tidak sarana milik pemerintah daerah yang saat ini sudah tersedia dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan orang banyak. Sambil kita menunggu kapal Lintas Kepri yang dijanjikan Provinsi ‘lah,” ungkapnya.

Untuk rencana rute pelayaran program merangkai pulau Senayang ini, dijelaskan Yus, regulasinya dimulai dari pelabuhan Sungai Tenam Lingga dan berakhir di Pulau Wisata Benan, dengan transit ke sejumlah pulau yang dilintasi.

Rute regular ini, lanjutnya, sementara waktu akan di kelola pihak Dishub setempat dengan penggunaan tarif mengacu pada peraturan Bupati Lingga (Perbup).

“Upaya ini nantinya akan memancing pihak ketiga untuk melanjutkan pengelolaan. Awalnya pasti sepi lah, tapi kami yakin nanti bisa menjadi kebutuhan vital masyarakat kepulauan,” ujarnya.

Selain untuk kebutuhan masyarakat kepulauan, dia menambahkan, program merangkai pulau ini juga akan disejalankan dengan program merintis pariwisata bahari Kabupaten Lingga.

“Dengan kapal yang sama, kami juga akan merintis program perjalanan wisata bahari Lingga. Kami ingin kenalkan potensi wisata daerah ini kepada wisatawan,” tutur Yus.

Tentang rencana merintis pariwisata tersebut, sistem kelolanya akan dilakukan oleh pihak travel. Dishub Lingga hanya memfasilitasi armada Speedboat saja.

“Pada intinya, kami ingin mengoptimalkan keberadaan armada kapal yang ada. Kalau hari kerja untuk kebutuhan masyarakat, hari libur dari Jum’at hingga Minggu akan kami gunakan untuk paket wisata,” jelasnya.

Dia berharap banyak, program merangkai pulau rintisan Dishub tersebut memberi dampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat di kepulauan Senayang.

Pewarta : irwansah

Kemenhub Menetapkan Empat Aturan Khusus Angkutan Berbasis Online

0
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi

batamtimes.co , Jakarta – Kementerian Perhubungan menetapkan empat aturan khusus bagi angkutan berbasis online untuk kepentingan semua pihak termasuk penumpang.

“Pertama adalah membatasi jumlah kuota kenderaan berbasis online,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Medan, Rabu.

Kedua, menetapkan tarif batas atas dan bawah. Ketiga menetapkan pajak bagi setiap angkutan berbasis online itu.

“Aturan keempat adalah mewajibkan bahwa setiap kendaraan yang bergabung dengan angkutan berbasis online harua berbadan hukum,” katanya.

Budi Karya menyebutkan, pemerintah daerah juga memiliki hak untuk mengajukan tentang aturan angkutan berbasia online yang beroperasi di daerahnya, namun yang memutuskan aturan bakunya nantinya tetap pemerintah pusat.

Aturan itu menurut dia untuk kepentingan semua pihak termasuk keamanan dan kenyamanan penumpang.

Dengan adanya aturan itu diharapkan bisnis angkutan berbasis online iberjalan lebih lancar.

Polisi Gagalkan Penyeludupan Sabu Seberat 3,7 Kilogram

0
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan.

batamtimes.co , Jakarta – Aparat Polda Metro Jaya menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 3,7 kilogram melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Banten.

“Kita koordinasi dengan Kepolisian Taiwan dan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta mengamankan LCY dan HMW,” kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan di Jakarta, Rabu.

Iriawan menjelaskan Kepolisian Taiwan menginformasikan adanya dua warga Taiwan yakni LCY dan HMW membawa shabu menuju Jakarta.

Petugas Polda Metro Jaya meringkus keduanya yang membawa shabu dengan modus menempelkan pada bagian tubuh (body wrapping) melalui bandara internasional itu.

Selanjutnya, polisi mengembangkan jaringannya dengan membekuk seorang kurir berinisial TAW (23) di Jalan Gajah Mada Jakarta Pusat.

Dari keterangan TAW terungkap diperintahkan seorang narapidana SGY di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang Jakarta Timur.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta menambahkan pihaknya bekerja sama dengan Polisi Taiwan guna mengungkap peredaran narkoba tersebut.

Nico menyatakan petugas mengidentifikasi pelaku hingga melacak jadwal penerbangan penyelundup narkoba tersebut.

Rencananya, tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan Direktorat Jenderal Bea Cukai akan mengembangkan jaringan narkoba internasional di Taiwan.

“Kita akan mencari tahu tentang jaringan tersebut, pola jaringan hingga bagaimana barang haram tersebut bisa masuk ke Indonesia,” ujar Nico.

Sementara itu, “Head of Liasion Section Taiwan” Kolonel Jay Li mengapresiasi anggota Polda Metro Jaya mengungkap jaringan narkoba itu.

Jay menyatakan Polisi Taiwan akan meningkatkan kerja sama dengan Polda Metro Jaya guna memberantas peredaran narkoba pada kedua negara itu.

Para tersangka dijerat Pasal 113 ayat 2 subsider Pasal 114 ayat 2 lebih subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

 

(red/ant)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga