8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1204

Mabuk dan Melawan Petugas , Imigrasi Menolak Masuk 1 WNA Norwegia

0
Pasport Warga Norwegia,Petugas imigrasi Kanim Batam menolak masuk 1 WNA mabuk.(sabtu 25/2/2017) (foto :Detik)

batamtimes.co , Batam – Kantor Imigrasi (Kanim) Batam, Kepulauan Riau, bertindak tegas terhadap 1 warna negara (WN) Norwegia. Hal tersebut lantaran ia sempat mabuk dan melawan petugas imigrasi.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Sabtu (25/2) dari Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Harbour Bay, Batam. WN Norwegia diketahui berinisial TPK (54).

“Petugas imigrasi Kanim Batam menolak masuk 1 WNA mabuk dan melawan petugas pada tanggal 25 Februari 2017 dari TPI Harbour Bay,” jelas Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Agung Sampurno dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/2) malam.

TPK datang ke Indonesia menggunakan kapal Ferry Fast Jam dari Singapura. TPK tiba di Batam sekitar pukul 18.15 WIB sempat bertindak tidak sopan saat dimintai keterangan oleh petugas.

“Kedatangan dari Singapura dengan Ferry Batam Fast pukul 18.15 WIB. Yang bersangkutan bersikap tidak sopan pada saat pemeriksaan keimigrasian dan melawan petugas saat dimintai keterangan,” kata Agung.

TPK diduga di bawah pengaruh alkohol. Pada hari yang sama, TPK dipulangkan dengan kapal yang sama melalui TPI Harbour Bay.

“Yang bersangkutan di bawah pengaruh alkohol (mabuk). TPK dipulangkan pada kesempatan pertama, hari yang sama dengan alat angkut yang sama melalui TPI Harbour Bay,” pungkas Agung.

 

(red/Detik)

Presiden Ingatkan Pemerintah Pusat dan Daerah Melakukan Integrasi

0
Presiden Joko Widodo (foto : detik)

batamtimes.co , Jakarta – Presiden Joko Widodo mengingatkan pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan integrasi dan koordinasi guna mewujudkan kecepatan dan efisiensi pelayanan investasi di tengah persaingan dengan negara lain.

“Konsekuensi di dunia sekarang dengan persiangan antarnegara bukan lagi yang besar mengalahkan negara kecil atau yang kuat mengalahkan yang lemah tetapi yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Ini yang perlu saya ingatkan,” kata Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Badan Koordinasi Penanaman Modal Dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Jumat.

Kepala Negara mengatakan di era globalisasi, investor memiliki banyak pilihan untuk berinvestasi ditambah dengan teknologi yang membuat perubahan begitu cepat termasuk keperluan dalam proses perizinan investasi.

Apabila investor tidak menemukan kepastian investasi karena banyaknya faktor yang menghambat penanaman modal, maka mereka akan meninggalkan Indonesia untuk pindah ke negara lain sehingga dapat menimbulkan persepsi tidak baik.

Presiden menegaskan investasi saat ini sangat diperlukan karena posisi ekspor berada pada konsisi yang sulit mengingat pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara yang menurun.

Dalam kesempatan itu Presiden juga menyampaikan bahwa sebanyak 3.153 Perda telah dihapus tahun 2016 dan sekitar 42 ribu regulasi yang menghambat investasi juga dihapus tanpa perlu ada kajian karena akan memerlukan waktu puluhan tahun untuk rampung.

Tak hanya itu Jokowi juga telah memangkas izin listrik dari sekitar 259 menjadi 59 serta menghapus kewajiban perpanjangan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Upaya itu, lanjut dia, untuk memperbaiki kemudahan berusaha di dalam negeri.

Terbukti, Bank Dunia menempatkan Indonesia di peringkat 91 dunia dalam kemudahan berbisnis atau naik 15 peringkat dibandingkan pencapaian tahun lalu yang berada di posisi 106.

Presiden Jokowi juga meminta kepada peserta Rakornas untuk menyampaikan prestasi Indonesia kepada investor yakni menyangkut pertumbuhan ekonomi tahun 2016 yang tumbuh mencapai 5,02 persen, masuk tiga besar pertumbuhan ekonomi dunia yang positif bersama China dan India.

Inflasi yang pada tahun sebelumnya mencapai delapan hingga sembilan persen, Jokowi memaparkan tingkat inflasi nasional tahun lalu sudah mencapai 3,02 persen lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2015 yang mencapai 3,35 persen.

Hadir mendampingi Presiden Joko Widodo dalam arahan tersebut Menteri Sekretaris Negara Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

 

(red/antara)

Polres Tanjungpinang Berhasil Meringkus Oknum PNS ‘IS ‘ Pengedar Sabu

0
Wakapolres Tanjungpinang Andy Rahmansyah di dampingi Kasat Narkoba AKP. Ricky Firmansyah saat memberikan keterangan pada wartawan.

batamtimes.co , Tanjungpinang – Jajaran Personil Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Tanjungpinang berhasil meringkus IS (33) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Hotel Bintan Beach Resort Jln. Pantai Impian Kota Tanjungpinang. Rabu (22/2) kemaren sekitar pukul 00.00 Wib.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti satu paket sabu ukuran besar berat 23 gram, empat paket sabu ukuran kecil, dua ekstasi warna merah, satu ektasi warna orange, bong, jarum suntik dan timbangan digital.

Wakapolres Tanjungpinang Andy Rahmansyah di dampingi Kasat Narkoba AKP. Ricky Firmansyah mengatakan, penangkapan IS berawal dari laporan masyarakat Selasa (21/2/2017) Pukul 22.00 Wib, saat itu laporan diterima langsung Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP. Ricky Firmansyah.

Setelah menerima laporan dari masyarakat,Polisi pun turun ke lokasi yang dimaksud TKP Hotel.Tersangka chek in di kamar 208 setelah dilakukan pengintaian, polisi langsung melakukan pengrebekan pada Pukul 00.00 Wib .

“IS ditangkap di kamar 208,saat pengeledahan di temukan barang bukti sabu yang siap edar seberat 30 gram dan 3 butir exstasi beserta peralatan untuk menggunakan sabu,” kata Andy, Jum’at (24/2/2017).

Dikatakanya,IS merupakan penjahat kambuhan dan terbukti baru lima bulan keluar dari tahanan dengan kasus yang sama.

“Tersangka IS merupakan residivis yang baru 5 bulan bebas dari tahanan yang ditangkap Sat Narkoba Polres Tanjungpinang pada Oktober 2015 lalu, dengan kasus yang sama,” ujarnya.

Atas perbuatannya pelaku diancam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 112 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman minimal 9 tahun dan maksimal 20 tahun.

 

(red/anto)

Ini Hasil Pilkada Serentak Tahun 2017

0
Pilkada serentak 2017

batamtimes.co , Batam – Hingga Jumat (17/2/2017) pagi, Komisi Pemilihan Umum telah mengumpulkan data penghitungan suara dari sejumlah daerah penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah 2017.

Dari 101 daerah penyelenggara pilkada 2017, beberapa di antaranya telah menyelesaikan penghitungan suara (seratus persen) berdasarkan formulir C1 atau sertifikat penghitungan suara di tempat pemungutan suara.

Berikut hasil pilkada pada daerah-daerah yang telah sepenuhnya melakukan penghitungan suara berdasarkan formulir C1. Hasil ini bukan hasil final, melainkan hasil resmi yang akan disampaikan oleh KPU dari tiap-tiap daerah.

Provinsi Gorontalo
1. Hana Hasanah Fadel dan Tonny S Junus 166.431 suara (25,86 persen)
2. Rusli Habibie dan Hi Idris Rahim 326.033 suara (50,65 persen)
3. Zainuddin Hasan dan Adhan Dambea 151.201 suara (23,49 persen)

Kabupaten Muaro Jambi
1. Abun Yani dan Suhariyanto 8.557 suara (4,47 persen)
2. Agustian Mahir dan Suswiyanto 43.632 suara (22,77 persen)
3. Masnah dan Bambang Bayu Suseno 76.825 suara (40,09 persen)
4. Ivan Wirata dan Dodi Sularso 62.627 suara (32,68 persen)

Kabupaten Sarolangun
1. Muhammad Madel dan Musharsyah 58.489 suara (44,26 persen)
2. Cek Endra dan Hillalatil Badri 73.662 suara (55,74 persen)

Kabupaten Mesuji
1. Febrina Lesisie Tantina dan M Adam Ishak 28.341 suara (26,89 persen)
2. Khamami dan Saply Th 77.065 suara (73,11 persen)

Kabupaten Payakumbuh
1. Wendra Yunaldi dan Ennaidi 11.058 suara (19,34 persen)
2. Riza Falepi dan Erwin Yunaz 24.946 suara (43,63 persen)
3. Suwandel Muchtar dan Fitrial Bachri 21.174 suara (37,03 persen)

Kabupaten Tebo
1. Hamdi dan Harmain 73.308 suara (44,64 persen)
2. Sukandar dan Syahlan 90.925 suara (55,36 persen)

Kabupaten Lampung Barat
1. Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin 92.082 suara (57,02 persen)
2. Edy Irawan Arief dan Ulul Azmi Soltiansa 69.412 suara (42,98 persen)

Kabupaten Musi Banyuasin
1. Dodi Reza Alex Noerdin dan Beni Hernedi 212.350 suara (78,49 persen)
2. Amiri Aripin dan Ahmad Toha 58.197 suara (21,51 persen)

Kabupaten Pringsewu
1. Ardian Saputra dan RA Dewi Arimbi 76.161 suara (35,44 persen)
2. Hi Sujadi dan Fauzi 98.811 suara (45,99 persen)
3. Siti Rahma dan Edi Agus Yanto 39.904 suara (18,57 persen)

Kabupaten Tulang Bawang Barat
Umar Ahmad dan Fauzi Hasan 167.284 suara (96,75 persen)
Kotak kosong 5.625 suara (3,25 persen)

Kota Tebing Tinggi
Umar Zunaidi Hasibuan dan Oki Doni Siregar 41.937 suara (71,39 persen)
Kotak kosong 16.807 suara (28,61 persen)

Kabupaten Bengkulu Selatan
1. Medio Yulistio dan Abdu Rani 2.701 suara (4,67 persen)
2. Ferry Ramli dan Septi Peryadi 31.851 suara (55,02 persen)
3. M Sabri dan Naspian 23.338 suara (40,31 persen)

Kabupaten Batang
1. Wihaji dan Suyono 245.330 suara (56,61 persen)
2. Lafran Pancaputranto dan Nurhaji Slamet Urip 116.755 suara (26,94 persen)
3. AS Burhan dan Acara Ariani 63.227 suara (14,59 persen)
4. Akhmad Faizin dan Erna Yuniwati 8.089 suara (1,87 persen)

Kabupaten Jepara
1. Subroto dan Nur Yahman 304.256 suara (48,75 persen)
2. Ahmad Marzuqi dan Dian Kristiandi 319.837 suara (51,25 persen)

Kabupaten Banjarnegara
1. Hadi Supeno dan Nur Heni Widayanti 105.672 suara (20,09 persen)
2. Wahyu Kristianto dan Saeful Muzad 135.161 suara (25,70 persen)
3. Budhi Sarwono dan Syamsudin 285.088 suara (54,21 persen)

Kota Salatiga
1. Agus Rudianto dan Dance Ishak Palit 51.632 suara (49,41 persen)
2. Yuliyanto dan Muh Haris 52.870 suara (50,59 persen)

Kabupaten Kulon Progo
1. Zuhadmono Azhari dan BRAy Iriani Pramastuti 36.809 suara (14,38 persen)
2. Hasto Wardoyo dan Sutedjo 219.225 suara (85,62 persen)

Kota Tasikmalaya
1. R Dicky Candranegara dan Denny Romdony 85.510 suara (22,54 persen)
2. Budi Budiman dan Muhammad Yusuf 151.931 suara (40,06 persen)
3. Dede Sudrajat dan Asep Hidayat Surdjo 141.854 suara (37,40 persen)

Kota Batu
1. Rudi dan Sujono 24.228 suara (20,82 persen)
2. Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso 51.748 suara (44,46 persen)
3. Hairuddin dan Hendra Angga Sonatha 20.507 suara (17,62 persen)
4. Abdul Majid dan HA Kasmuri Idris 19.897 suara (17,10 persen)

Kabupaten Buleleng
1. Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya 100.134 suara (31,80 persen)
2. Putu Agus Suradnyana dan I Nyoman Sutjidra 214.730 suara (68,20 persen)

Kota Singkawang
1. Tjhai Nyit Khim dan Suriyadi 12.217 suara (13,50 persen)
2. Tjhai Chui Mie dan Irwan 38.549 suara (42,60 persen)
3. Abdul Mutalib dan Muhammadin 24.234 suara (26,78 persen)
4. Andi Syarif TUW dan Nurmansyah 15.501 suara (17,13 persen)

Kabupaten Buton
Samsu Umar Abdul Samiun dan La Bakry 27.512 suara (55,08 persen)
Kotak kosong 22.438 suara (44,92 persen)

Kabupaten Lembata
1. Herman Yosef Loli Wutun dan Yohanes Viany K Burin 16.540 suara (26,18 persen)
2. Viktor Mado Watun dan Muhamad Nasir 14.753 suara (23,35 persen)
3. Lukas Lipataman dan Ferdinandus Leu 4.913 suara (7,77 persen)
4. Tarsisia Hani Chandra dan Linus Beseng 2.773 suara (4,39 persen)
5. Eliaser Yentji Sunur dan Thomas Ola 24.211 suara (38,31 persen)

Kabupaten Landak
Karolin Margret Natasa dan Herculanus Heriadi 226.378 suara (96,62 persen)
Kotak kosong 7.910 suara (3,38 persen)

Kabupaten Kotawaringin Barat
1. Bambang Purwanto dan Said H Syamsuddin Noor 17.272 suara (15,43 persen)
2. Indrawan Sakti dan Norhanuddin AR 5.819 suara (5,20 persen)
3. Nurhidayah dan Ahmadi Riansyah 58.701 suara (52,43 persen)
4. Desi Hercules dan Gusti Moch Awaludin M 21.208 suara (18,94 persen)
5. Eko Soemarno dan Yudie 8.964 suara (8,01 persen)

Kabupaten Barito Kuala
1. Noormiliyani AS dan Rahmadian Noor 74.248 suara (48,81 persen)
2. Bahriannoor dan Suwandi 25.804 suara (16,96 persen)
3. Hasan Ismail dan Fahrin Nizar 52.053 suara (34,22 persen)

Kabupaten Barito Selatan
1. Muhammad Farid Yusran dan Sukanto 35.432 suara (48,62 persen)
2. Eddy Raya Samsuri dan Satya Titiek Atyani Djoedir 37.440 suara (51,38 persen)

Kabupaten Banggai Kepulauan
1. Delmard Siako dan Nadjib Bangunan 8.147 suara (12,01 persen)
2. Hery Ludong dan Adjumain Lumbon 10.695 suara (15,77 persen)
3. Zainal Mus dan Rais D Adam 26.675 suara (39,33 persen)
4. Irianto Malingong dan Hesmon Firatoni VL Pandili 22.304 suara (32,89 persen)

Kabupaten Boalemo
2. Darwis Moridu dan Anas Jusuf 48.990 suara (60,30 persen)
3. Uwes Amir Abubakar dan Buyung J Puluhulawa 32.259 suara (39,70 persen)

Kabupaten Hulu Sungai Utara
1. Abdul Wahid HK dan Husairi Abdi 72.210 suara (68,84 persen)
2. Mukhsin Haita dan Abd Hasib Salim 32.680 suara (31,16 persen)

Kabupaten Bolaang Mongondow
1. Yasti Soepredjo Mokoagow dan Yanny Ronny Tuuk 89.091 suara (64,88 persen)
2. Hi Salihi Mokodongan dan Jefri Tumelap 48.224 suara (35,12 persen)

Kabupaten Takalar
1. Burhanuddin B dan M Natsir Ibrahim 86.090 suara (49,42 persen)
2. Syamsari dan Achmad Dg Se’re 88.113 suara (50,58 persen)

Kota Kendari
1. Abdul Rasak dan Haris Andi Surahman 55.769 suara (36,86 persen)
2. Adriatma Dwi Putra dan Sulkarnain 62.025 suara (41,00 persen)
3. Mohammad Zayat Kaimoeddin dan Suri Syahriah Mahmud 33.504 suara (22,14 persen)

 

(red/kompas)

25 Pati TNI Mengalami Mutasi , Pangdam Jaya Dipimpin Mayjen TNI Jaswandi

0
Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi.(foto : Sindo)

batamtimes.co , Jakarta – Mabes TNI mengganti sejumlah pejabat, di antaranya Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana WK harus mengakhiri masa tugasnya dan diganti oleh Pangdam Diponegoro, Mayjen TNI Jaswandi. Sebanyak 25 perwira tinggi (pati) TNI mengalami mutasi terdiri dari 8 pati di jajaran TNI AD, 9 pati TNI AL, dan 8 pati di jajaran TNI AU.

“Mutasi jabatan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier prajurit TNI. Itu untuk mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira TNI,” kata Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (24/2).

Hal tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI tanggal 23 Februari 2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Jabatan di Lingkungan TNI.

Delapan pati TNI AD yang dimutasi, di antaranya Letjen TNI Agus Sutomo dari Dansesko TNI menjadi Irjen Kemhan, Mayjen TNI Teddy Lhaksmana WK dari Pangdam Jaya menjadi Pati Mabes TNI AD, Mayjen TNI Jaswandi dari Pangdam IV/Dip menjadi Pangdam Jaya, Mayjen TNI Liston A Simanjuntak dari Deputi III Bidang Kontra Intelijen BIN menjadi Staf Ahli BidangHankam BIN, dan Mayjen TNI Asep Subarkah Yusuf dari Staf Ahli Bidang Hankam BIN menjadi Deputi III Bidang Kontra Intelijen BIN.

Pati TNI AL yang dimutasi, di antaranya Mayjen TNI (Mar) RM Tursono dari Dankormar menjadi Dansesko TNI, Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono dari Danpaspampres menjadi Dankormar, Laksma TNI Raja Morni Harahap dari Dirwilhan Ditjen Strahan Kemhan menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Teguh Prihantono dari Kabinda Jawa Timur BIN menjadi Deputi Bid Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas, dan Laksma TNI Basuki Riatno dari Kabinda Sulawesi Selatan BIN menjadi Kabinda Jawa Timur BIN.

Sedangkan delapan pati TNI AU yang dimutasi, di antaranya Marsda TNI Abdul Muis dari Pangkohanudnas menjadi Dirjen Renhan Kemhan, Marsda TNI Yuyu Sutisna dari Pangkoopsau I menjadi Pangkohanudnas, Marsma TNI Imran Baidirus dari Waasops Kasau menjadi Pangkoopsau I, Marsma TNI Irawan Nurhadi dari Dirdiklat Kodiklatau menjadi Wadan Kodiklatau, dan Marsma TNI Anang Nurhadi S dari Wadan Kodiklatau menjadi Waasops Kasau.

 

(red/b.satu)

Satu Keluarga Bunuh Diri Dengan Minum Pestisida di Buleleng

0
Bunuh diri satu keluarga Facebook

batamtimes.co , Singaraja – Kepolisian Resort Buleleng, Bali, menyelidiki kasus satu keluarga asal Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, nekad bunuh diri dengan cara meminum racun pestisida.

“Kami masih selidiki lebih dalam, tetapi dari pemeriksaan awal tidak ada tanda tanda kekerasan dari empat orang yang meninggal dunia,” kata Kepala Polres Buleleng Ajun Komisaris Besar Polisi I Made Sukawijaya di Singaraja, Bali, Kamis.

Ia mengatakan keempat korban, yakni kepala keluarga bernama Kadek Artaya (32), Kadek Suciani (27) berstatus ibu rumah tangga beserta kedua anaknya yakni Putu Wahyu Adi Saputra (7) dan Kadek Dwi Cahya Putri (3).

Sukawijaya memaparkan berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian sempat mencium bau yang diperkirakan berasal dari gas kompor yang menyengat di kediaman rumahnya.

Ketika dilihat ke dapur tidak ada gas yang bocor, kemudian saksi mengecek pintu kamar sebelah barat di rumah tersebut dimana dalam keadaan terkunci rapat.

“Saksi yang adalah ayah dari korban laki laki bernama Kadek Artaya kemudian mendobrak kamar tersebut dan dilihat semua korban dalam posisi tertidur setelah di cek semua korban keluar busa dari mulutnya,” jelasnya.

Dia mengatakan polisi sudah sempat melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang barang yang diduga digunakan korban untuk bunuh diri.

“Kami mengamankan satu botol obat pestisida merek diazinon yang masih ada sisanya kemudian juga mengamankan dua botol minuman ringan jenis sprit dan satu buah gelas.

Selain itu, kata Sukawijaya, berdasarkan keterangan saksi di lapangan, korban Kadek Suciani sebelumnya mengalami sakit batuk berkepanjangan dan anaknya bernama Putu Wahyu Adi Saputra (7) juga mengalami sakit yang sama sehingga dugaan sementara korban frustrasi dengan keadaan tersebut.

“Kami akan terus melakukan pengembangan, tetapi dugaan sementara karena faktor tersebut,” tambah dia.

 

(red/ant)

Pemerintah Siap Jika di Gugat PT.Freeport Indonesia

0
Para karyawan PT Freeport Indonesia melakukan unjuk rasa. (ANTARA FOTO/Vembri Waluyas)

batamtimes.co , Surabaya – Menteri ESDM, Ignasius Jonan, tidak menjawab apakah pemerintah akan mendahului membawa sengketa pertambangan dengan PT Freeport Indonesia ke Mahkamah Arbitrasi Internasional.

Dia ditanya wartawan soal itu, di Surabaya, Kamis ini. Dia cuma menegaskan pemerintah sudah siap jika pihak PT Freeport Indonesia benar-benar membawa kasus perubahan status kontrak karya ke Mahkamah Arbitrase Internasional.

“Tidak hanya siap menghadapi, tapi pemerintah juga bisa membawa kasus ini ke arbitrase,” kata Jonan, usai pengukuhan mahasiswa baru Program Doktor dan Magister Universitas Airlangga, Surabaya, Kamis.

Dia mengatakan, gugatan ke Mahkamah Arbitrase Internasional itu memang lebih baik ditempuh PT Freeport Indonesia jika tidak menerima syarat-syarat yang diajukan pemerintah.

“Khan ada beberapa pilihannya. Pertama jika tidak berkenan silahkan pembicaraan kepada parlemen dan pemerintah untuk mengadakan amandemen UU Minerba kalau bisa. Selain itu, silakan bawa ke arbitrase,” ucapnya.

Ditanya apakah akan membawa kasus ini ke Mahkamah Arbitrase Internasional sebelum PT Freeport Indonesia membawa ini kepada badan itu, Jonan memilih bungkam.

Dia mengatakan, Presiden Joko Widodo tetap mendorong investasi, baik swasta asing maupun domestik supaya ada pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi, investor agar mematuhi syarat-syarat yang sudah diberikan Indonesia.

“Pemerintah sudah menerbitkan izin usaha pertambangan umum sebagai pengganti perjanjian kontrak karya. Dalam izin usaha itu pemegang perjanjian kontrak karya dapat tetap mempertahankan kontrak karya itu,” kata Jonan.

Dia mencontohkan, perusahaan lain juga tetap kontrak karya tapi tetap mengikuti UU Minerba tahun 2009. Dalam UU Minerba itu menghendaki konsep hilirisasi terjadi. “Pada pasal 170 UU Minerba itu, mewajibkan semua pemegang kontrak karya wajib melakukan pengolahan dan pemurnian dalam jangka waktu lima tahun sejak UU ini diterbitkan,” ujar dia.

Sebelumnya, PT Freeport Indonesia melalui induk perusahaannya, Freeport McMoran Inc, menyatakan tidak dapat meneria syarat-syarat yang diajukan pemerintah dan akan berpegang teguh pada kontrak karya. Sampai saat ini upaya negosiasi pemerintah dengan PT Freeport Indonesia belum menemukan titik terang.

Pada sisi lain, gelombang PHK dan merumahkan karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan-perusahaan kontraktor dan subkontraktornya mulai terjadi. Lebih dari 1.000 dari mereka sudah di-PHK dan dirumahkan.

 

(red/Antara)

Polda Kepri Adakan Sosialisasi Penerimaan Polisi di SMKN 1 Batam

0
Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri bertempat di conventon center SMK N 1 Batam Kamis (23/02).

batamtimes.co , Batam – untuk menjaring animo anak-anak sekolah SMK Negeri 1 Batu Aji, Batam ,Polda Kepri mengadakan sosialisasi penerimaan anggota Polisi yang bertempat di conventon center SMK N 1 Batam Kamis (23/02)  pukul 09.00 wib.

Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri tersebut bertajub Rekruitment Job Fair Polda Kepri.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Drs. S. Erlangga mengatakan , kegiatan sosialisasi ke sekolah tersebut akan menumbuhkan animo masyarakat untuk dapat mengetahui,tugas pokok serta pembinaan karir seorang Polri.

“Rekruitment Job Fair Polda Kepri di awali dengan pengenalan tentang Organisasi Polri.kemudian peserta sosialisasi juga diberikan panduan kenapa memilih jadi Polisi,dan bagaimana menjadi anggota Polri yang berkarakter unggul, mahir, terpuji dan patuh hukum,” kata Erlangga

Selain pengenalan tentang Organisasi Polri, dikatakanya,kegiatan Rekruitmen job Fair Polda kepri juga di isi dengan rangkain-rangkain acara lain seperti paparan tentang persyararatan penerimaan anggota Polri (SIPSS, Akpol,Bintara dan Tamtama).

“kita juga mengadakan peragaan busana Polri (Brimob, Sabhara, Polair dan Reskrim),kemudian pada sesi penutupd di suguhkan penampilan dari band lantas dan Diva Polda Kepri.”ujarnya

Dalam kegiatan tersebut juga dijelasakan bahwa Penerimaan anggota Polri ini termasuk dalam Program Prioritas Kapolri (P2K).

“Sebagai anggota Polri terutama para pengemban fungsi SDM wajib melaksanakan kegiatan rekrutmen anggota Polri dengan rasa penuh tanggung jawab, sehingga terjaring sumber daya manusia Polri yang berkualitas,” kata Erlangga.

Sementara itu, Karo SDM Polda Kepri Kombes Pol Rakhmad Setyadi SIK,SH,MH berharap penerimaan anggota Polri menjadi semakin baik.

sehingga,katanya, Polri mendapatkan calon-calon anggota Polri yang baik dan siap menghadapi tantangan di era global dan ditengah persaingan sumber daya manusia yang kekinian.

“Kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mewujudkan postur Polri yang Profesional, Modern, dan Terpercaya seperti yang telah digariskan oleh Bapak Kapolri Jenderal Polisi Dr. M. Tito Karnavian, P.hD,” pungkasnya.

Ditambahkan nya, bahwa pada setiap tahapan seleksi penerimaan melibatkan pengawas internal maupun eksternal, termasuk tenaga outsourcing yang menjadi panitia pendukung seperti Diknas, Disdukcapil, Himpsi dan Ikatan Dokter Indonesia.

Kegiatan Sosialisasi penerimaan anggota Polri ini juga di hadiri oleh perwakilan Ombudsman Provinsi Kepri, Kabag Dalpers Biro SDM Polda Kepri mewakili Karo SDM Polda Kepri, Kabid Dokkes Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri yang mewakili, Kabag Psikologi, Kabag Watpres, segenap para guru, siswa dan siswi.

Pewarta : Adi

Kecamatan Senanyang Akan Dimekarkan Menjadi 4 Kecamatan

0
Bupati Lingga Alias Wello

batamtimes.co , lingga – Kecamatan Senanyang akan dijadikan pusat kelautan dan perikanan di Kabupaten Lingga. Rencananya Kecamatan tersebut dimekarkan menjadi 4 kecamatan.

Jika dirunut dari Geografis Kecamatan Senayang memilki kurang lebih 368 kepulauan.Beberapa pulau diantaranya merupakan pulau besar, seperti sebangka dan pulau bakung. Di tahun 2017 rencana Bupati Alias Wello dan Wakil Bupati M.Nizar Kecamatan itu dimekarkan menjadi empat kecamatan yaitu, 3 kecamtan baru dan satu kecamatan induk.

Menurut Bupati Lingga Alias Wello, ” dari 4 kecamatan yang di mekarkan dari kecamatan Senanyang,tiga diantaranya memiliki nama baru di Senanyang. Hingga saat ini tim kerja pemekaran kecamatan, masih merumuskan apa nama 3 kecamatan tersebut.”ujarnya

Lebih jauh kata Alias, rencana usulan pemekaran kabupaten senanyang, nantinya masih perlu di gogok pada tim.Selanjutnya tim merekomendasikan ke Bupati kemudian diteruskan ke Pemerintah Pusat sebelum pengesahan APBD.

”Draf rencana usulan pemekaran kecamatan senanyang akan diusulkan ke pemerintah pusat sebelum pengesahan APBDP 2017″ katanya.

Percepatan pemekaran kecamatan senanyang direncanakan selesai pada tahun 2017, merupakan bagian dari rencana kerja pemerintah kabupaten lingga.Selain itu , guna untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah kecamatan senayang.

Dengan dimekarkannya kecamatan itu ka dia,nantinya pusat perikanan dan kelautan Kabupaten Lingga akan di pusatkan pada wilayah kepulauan senayang tepatnya di Pulau Sebangka.

” Pemerintahan Kabupaten Lingga, juga menempatkan kantor dinas kelautan dan perikanan kabupaten lingga di pulau sebangka, kecamatan senayang.”tutup Alias

 

Pewarta : Irwansyah

Pansel BKD Pemko Batam Seleksi Administrasi 21 Nama , Lima Pelamar Rebut Kadis Kesehatan

0
Pelantikan sejumlah Pejabat dan Sekda Kota Batam dilapangan Engku Putri Jumat (30/12/2016)

batamtimes.co , Batam – Tim panitia seleksi sedang melakukan penilaian administrasi terhadap 21 nama calon pelamar yang masuk ke Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Batam.

Penilaian terserbut terkait lelang terbuka empat jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Batam.

“Sekarang kita sedang melakukan penilaian administrasi. Apakah semuanya itu memenuhi syarat dari 21 orang itu atau tidak,” kata Kepala BKD dan SDM Kota Batam, M Sahir, Rabu (22/2/2017)..

Setelah seleksi administrasi, kemudian dilanjutkan dengan assesment test, pembuatan makalah, presentasi, dan wawancara.

“Semua yang daftar ada 21 orang. Kepala Dinas Kesehatan lima orang, Kepala Dinas Sosial lima orang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian lima orang, dan Direktur RSUD Embung Fatimah enam orang,” ujar dia.

Untuk posisi Kepala Dinas Kesehatan yang melamar adalah Sri Rupiati, Adrial, Didi Kusmarjadi, Indriyati, dan Ciska Irma.

Posisi Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, pelamarnya Rustam Efendi, Andi Agung, Akhriyani Lili, Hasyimah Nyat Kadir, dan Hendi Fauzimar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian pelamarnya Noviandra, Mardanis, Alexander, Utari Tri Wardani, serta Sri Yunelli.

Sedangkan jabatan Direktur RSUD Embung Fatimah dilamar, Jeni Komariah, Berseba Sari Perangin Angin, Gunawan, Sri Wijayanti, Antonius Sianturi dan Azman Mandai.

Wali Kota Batam, Rudi mengatakan, siapapun yang lulus tes hingga mendapatkan posisi yang dilamar tersebut, haruslah memenuhi standar yang sudah ditetapkan.

Pejabat tersebut mesti bisa mencurahkan seluruh tenaganya untuk kepentingan rakyat.

“Yang terpilih itu nanti harus memenuhi standar dan memenuhi keinginan wali kota. Karena penentuan terakhirnya setelah dari pansel, memang ada di wali kota. Pejabat itu harus bisa 100 persen eksis. Curahkan waktu dan tenaga untuk kepentingan rakyat. Bukan berarti tidak boleh istirahat ya,” kata Rudi.

 

(red/ade)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga