8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1221

Sinar Mas Land Developer Hadirkan The Nove di Batam , Hunian 20 Meter Dari Ketingian Laut

0
(THE NOVE)Projek Nuvasa Bay dari Sinar Mas Land Developer.

batamtimes.co , Batam – Nuvasa Bay  yang berada di bawah naungan Sinar Mas Land developer akan membangun The Nove.Rencananya The Nove akan dibangun di lahan  seluas lima hektare,lokasi berada di depan Palm Beach Nongsa.

The Nove akan terdiri dari apartemen, perumahan, dan kavling dengan desain modern minimalis.

“The Nove ini akan menjadi project pertama kali dalam Nuvasa Bay,” kata Premraj Janardanan selaku Head of Batam and Lombok Strategic Development, dan juga Project Leader Nuvasa Bay, Sabtu (21/1/2017).

The Nove akan membangun 426 unit apartement, 158 unit rumah dan 39 kavling.

Dikatakanya,projek ini sedang dipamerkan di Nagoya Hill mulai tanggal 18-31 Januari 2017.

Selama pameran, The Nove akan memberikan hadiah menarik dalam bentuk lucky draw seperti kamera digital, cash voucher dan TV.

“Sebenarnya bukan hanya hadiah yang menarik tetapi saat pameran ini ada booking pass VIP (gold) dan VVIP (platinum). Bagi yang booking paling awal akan banyak memiliki lebih banyak keleluasan dalam memilih rumah, apartemen atau kavling sesuai dengan keinginan,” kata Premraj.

Selain itu,kata dia,Customer diberikan keleluasan untuk memilih view yang diinginkan antara menghadap laut atau menghadap lapangan golf.

Ketinggian The Nove mencapai 20 meter dari permukaan laut, tinggi bangunan juga menjadi nilai tambah, sehingga pemandangan ke laut dan lapangan golf lebih leluasa untuk dinikmati.

Untuk desain menurut Premraj ,setiap rumah diberikan tiga opsi design buat space depan yang terdapat di lantai dua.

Tempat ini bisa dipilih berdasarkan 3 opsi yang ditawarakan (opsi open terrace, opsi walk-in closet, opsi study room) sesuai dengan keinginan konsumen masing-masing.

Ada dua jenis tipe rumah di The Nove untuk ukuran tanah 7 X 10M untuk jenis town house 3 lantai dan 8 X 14. 5M untuk jenis semi detached.

Sementara itu untuk ukuran kavling juga memiliki dua tipe pertama yang standar berukuran kira-kira 150M2 dan grand land berukuran kira-kira 250M2.

The Nove yang berada di dalam Nuvasa Bay akan sangat dekat dengan fasilitas yang ada seperti club house, pantai, strip mall, dan fasilitas kota mandiri lainnya.

Selain itu Nuvasa Bay juga terletak di lokasi yang strategis, 15 menit menuju bandara hang nadim, 2 menit menuju pelabuhan Nongsa Pura, 30 menit menuju Singapura.

Nuvasa Bay akan menjadi kota baru yang terbesar di Batam dengan total luas 228 Ha, lengkap dengan perumahan, beachfront kondominium, komersial area, retail pinggir pantai, hotel , rekreasi sea forest adventure park dan lapangan golf.

Keunggulan Nuvasa Bay juga adalah dikelilingi pemandangan indah lapangan golf, pantai, laut dan juga Sky Line Singapura. Nuvasa Bay telah memenangi Award prestigius bertaraf internasional MIPIM Asia Award sebagai “Asia’s Best Future Mega Project.”

“Pemerintah kedepannya akan membangun Outer ring road dan Lelay bridge dari Batam Centre Menuju Nongsa sehingga jarak yang ditempuh dari Nongsa ke Batam Centre menjadi lebih dekat sekitar 15 menit,” jelasnya.

Sebagai fee untuk booking nomor urut pemilihan unit, Nuvasa Bay memiliki dua pilihan bagi customernya seperti Pass VIP (Golden Pass) atau Pass VVIP (Platinum Pass).

Untuk yang golden pas membayar Rp5 juta sedangkan platinum Rp15 juta dengan kelebihan masing-masing.(red/bd)

Inilah Foto-Foto Peresmian Polda Kepri Kenaikan Tipe B Menjadi Tipe A

0
Sesi Foto Bersama Peresmian Tipe Polda Kepri dari Tipe B ke Tipe A Jumat (20/1/2017)

batamtimes.co , Batam – Kapolri Jenderal Tito Karnavian, istri dan rombongan tiba di lapangan upacara Mapolda Kepri guna menghadiri upacara peresmian kenaikan tipe Polda Kepri dari tipe B menjadi tipe A.

Iring-iringan pengawal menyertai rombongan dari belakang.Jenderal Tito saat tiba didampingi oleh Kapolda Kepri Irjend Pol Sam Budigusdian.

Melalui pintu utama Mapolda Kepri, Tito dan rombongan disambut tarian selamat datang khas Melayu Kepri.

Tito sempat menyalami para pejabat utama Polda Kepri dan Kapolres se-Kepri yang sejak pagi sudah membentuk barisan penyambutan.

Ribuan personel polisi se-Polda Kepri hadir pada acara itu.Terlihat juga barisan para Forum Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kepri, Kota Batam dan beberapa perwakilan daerah lainnya di Kepri.

Inilah Foto-Foto Peresmian Kenaikan Tipe Polda Kepri dari Tipe B Menjadi Tipe A

Kapolri Jenderal Tito Karnavian, istri dan rombongan tiba di lapangan upacara Mapolda Kepri guna menghadiri upacara peresmian kenaikan tipe Polda Kepri dari tipe B menjadi tipe A.
 Terlihat juga barisan para Forum Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kepri, Kota Batam dan beberapa perwakilan daerah lainnya di Kepri Jumat (20/1/2017).
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menari Zapin bersama ratusan polisi dan anggota Bhayangkari, Jumat (20/1/2017), di Batam, Kepulauan Riau.
Tamu dan Undagan yang hadir di Ikut Menari Zapin
Jumat (20/1/2017)
Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan keterangan Pers, sela-sela peresmian kenaikan tipe Polda Kepri, Jumat (20/1/2017) pagi di Mapolda Kepri, Nongsa, Batam.

 

Foto : BATAMTIMES

 

 

Kapolri dan Menpan-RB Ikut Menari Zapin di Mapolda Kepri

0
Kapolri Jenderal Tito Karnavian ikut menari di sela peresmian kenaikan status Polda Kepulauan Riau, Jumat (20/1/2017), di Batam, Kepulauan Riau (foto : kompas)

batamtimes.co , Batam- Usai melaksanakan upacara peresmian kenaikan tipe Polda Kepri dari B ke A, Kepala Polri (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menari Zapin bersama ratusan polisi dan anggota Bhayangkari, Jumat (20/1/2017), di Batam, Kepulauan Riau.

Tito spontan ikut menari di sela peresmian kenaikan status Polda Kepulauan Riau.

Tarian yang ditampilkan di Lapangan Kantor Polda Kepri di Batam itu seharusnya hanya salah satu hiburan di sela acara peresmian.

Di tengah persiapan penampilan, Tito mendadak ke lapangan dan bergabung dengan para penampil.

Gerimis yang turun sejak upacara dimulai tidak jadi penghalang Tito dan sejumlah undangan ke lapangan.Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Azman Abnur dan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun adalah undangan yang ikut menari.

Mereka mengikuti gerakan dari pengarah di panggung.

Azman yang lama tinggal di Batam dan Nurdin yang asli Kepri luwes menari.

Sementara Tito beberapa kali bergerak berbeda, walau terus melihat pengarah gerak di panggung Tarian itu salah satu dari sejumlah tampilan setelah upacara peresmian kenaikan status Polda Kepri.

Dari tipe B yang dipimpin Brigadir Jenderal Polisi, Polda Kepri naik status menjadi tipe A yang dipimpin Inspektur Jenderal.

Kepala Polda Kepri tetap dijabat Sam Budigusdian yang naik pangkat dari Brigadir Jenderal Polisi menjadi Inspekstur Jenderal Polisi.( red/kmp )

Kapolri : Letak Geografis Kepri Membutuhkan Perhatian Penuh, Sehingga Layak Polda Kepri Status Tipe A

0
Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan keterangan Pers, sela-sela peresmian kenaikan tipe Polda Kepri, Jumat (20/1/2017) pagi di Mapolda Kepri, Nongsa, Batam.

batamtimes.co , Batam – Kapolri Jenderal Tito Karnavian memiliki penilaian tersendiri status Polda Kepri dinaikan dari Tipe B ke Tipe A, kondisi Wilayah Kepri yang berbatasan dengan Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand dengan wilayah perairan luas, serta berada pada jalur pelayaran tersibuk di dunia membutuhkan peningkatan pengawasan dan pengamanan dari segala ancaman.

Menurutnya dengan kondisi tersebut,banyak yang harus diawasi, termasuk masuk ancaman-ancaman jalur masuk pelaku terorisme dan kejahatan lintas negara.

“Letak geografi adalah salah satunya,” kata Tito menjawab pertanyaan sejumlah awak media di sela-sela peresmian kenaikan tipe Polda Kepri, Jumat (20/1/2017) pagi di Mapolda Kepri, Nongsa, Batam.

Dikatakanya, Kepri ini terdiri dari pulau-pulau yang butuh perhatian khusus untuk Kamtibmas.

Selain itu tambah Tito, isu internasional soal Laut Cina Selatan yang berbatasan langsung dengan Natuna dan Anambas, juga menjadi pertimbangan kuat.

Menurut Tito, dunia internasional berpotensi memiliki ego geopolitik.

“Indonesia bukan perebut dalam isu Laut Cina Selatan. Akan tetap isu ini menjadi salah satu panduan bagi kami menaikan tipe Polda Kepri. Nah ini kan butuh Kamtibmas yang lebih ke depan,” tambah Tito.

Tito berpendapat, urgensi kenaikan Polda Kepri juga tak terlepas pada pelayanan kepada masyarakat berbasis cepat dan murah.

Pewarta : Sakti

RUU Pemilu, Menteri Tjahjo Setuju Ambang Batas Parlemen Naik

0
Istimewa.Mendagri Tjahyo Kumolo

batamtimes.co , Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyetujui adanya kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold /PT) di Pemilu 2019. Namun angka ambang batas tersebut belum ditentukan. Ambang batas parlemen sebelumnya ditentukan 3,5 persen.

“Kalau mau meningkatkan kualitas pemilu, perlu ada peningkatan ambang batas parlemen. Kalau mau dibuat jangka panjang, jangan UU Pemilu tiap lima tahun sekali diganti,” ucap Tjahjo seusai rapat dengar pendapat dengan Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu di Jakarta, Kamis, 19 Januari 2017.

Tjahjo menjelaskan, pemerintah pada prinsipnya setuju untuk peningkatan kualitas pemilu legislatif, sehingga jumlah ambang batas parlemen harus ditingkatkan. Namun dia enggan merinci jumlah kenaikan ambang batas parlemen tersebut. “Kami tidak mempermasalahkan, apakah kenaikan PT (ambang batas parlemen) 4 persen, 9 persen, dan 10 persen. Namun yang penting ada peningkatan,” ujarnya.

Tjahjo menuturkan keinginan pemerintah meningkatkan ambang batas parlemen tidak terkait langsung dengan wacana penyederhanaan partai politik. Menurut dia, yang menentukan parpol gagal atau berhasil lolos adalah masyarakat. Karena itu, yang dibutuhkan adalah kerja keras partai mendulang suara konstituen. “Untuk parpol yang mau lolos PT, harus melakukan konsolidasi mulai dari sekarang,” katanya.

Tjahjo berujar, dalam pelaksanaan pemilu, yang penting adalah partisipasi masyarakat maksimal, tidak ada politik uang, dan rekrutmen anggota legislatif berlangsung aspiratif.

Tjahjo menuturkan untuk ambang batas parpol mengajukan calon presiden dan calon wakil presiden masih tetap ideal seperti yang diajukan pemerintah, yaitu 20 persen perolehan kursi atau 25 persen perolehan suara nasional.

(Red/ANTARA)

Jalan Tarutung-Sibolga Diperlebar Dengan Biaya Rp 298 M

0
Bupati Nikson Nababan bersama Kapolres dan Kejari Taput serta Perwakilan Balai Besar Jalan Nasional Jhon S Damanik (foto:Antara)

batamtimes.co , Taput – Pelebaran jalan nasional Tarutung-Sibolga sepanjang 57,9 km dengan lebar 7 meter segera dilaksanakan secara bertahap yang menelan total biaya senilai Rp298 miliar.

“Kegiatan preservasi dan pelebaran jalan ini menelan total biaya Rp298 miliar yang direncanakan selesai selama tiga tahun, yakni mulai 2017 hingga 2019,” terang Panitia Pelaksana Kegiatan, Saleh Harahap, di tengah agenda ‘ground breaking’ di Desa Sitarealaman, Adiankoting, Taput, Kamis.

Disebutkan, perbaikan akan digelar bertahap sesuai plot dana, yakni tahap pertama sebesar Rp60 miliar untuk panjang jalan sekitar 7 km, tahap kedua senilai Rp138 miliar untuk 25 km lebih, serta tahap akhir berbiaya Rp100 miliar untuk sisanya, yang menggenapi total panjang jalan.

Menurut Saleh, preservasi dan pelebaran jalan tersebut akan dilaksanakan dalam 1080 hari kerja. Dimana, kontrak kerja telah dimulai pada tanggal 19 Desember 2016.

Dalam agenda ‘ground breaking’ yang diikuti Bupati Taput Nikson Nababan, Kapolres AKBP Dudus HD, Kejari Hotma Tambunan, serta perwakilan Balai Besar Jalan Nasional Jhon S Damanik, kegiatan perbaikan jalan tersebut diharapkan untuk mendapat dukungan seluruh pihak.

Bupati Nikson menekankan, seluruh pihak harus mendukung pembangunan yang direalisasikan pemerintah dalam melakukan preservasi dan pelebaran jalan nasional Tarutung-Sibolga tersebut.

“Saya harapkan tidak ada penolakan atas pembangunan ini. Jalan ini akan diperbaiki dan diperlebar menjadi 7 meter dari ukuran sebelumnya yang hanya 4 meter. Seluruh pihak harus mendukung hal ini,” ujarnya.

Menurutnya, kendala yang mungkin saja akan timbul di tengah masyarakat, pasti akan mendapatkan solusi saat pelebaran dan pemeliharaan jalan dilaksanakan.

“Tetapi harapan saya, awal pelebaran sebaiknya dimulai dari simpang tiga jalan Sisingamangaraja dan jalan Putri Lopian. Bukan dari batas gapura, seperti yang disebutkan pihak Balai Besar Jalan Nasional,” sebutnya.

Selama ini, kata dia, persoalan sempitnya ruas jalan Tarutung-Sibolga telah menyebabkan sejumlah persoalan lalulintas. Baik itu, soal kerentanan terjadinya kecelakaan serta antrian panjang kendaraan yang langsung mengular ketika ada lakalantas yang terjadi.

Senada diungkapkan Kapolres Taput, AKBP Dudus yang menyatakan bahwa, berdasarkan data, peristiwa lakalantas yang terjadi di ruas jalan Tarutung-Sibolga yang sempit memang terbilang tinggi.

“Memang, di ruas jalan ini peristiwa lakalantas lumayan tinggi akibat permukaan jalan yang berlobang, utamanya karena badan jalan yang sempit. Makanya, kita pasti akan mendukung penuh proyek preservasi dan pelebaran jalan ini,” tukasnya.

 

(red/antara)

Kasus HP Xiomi dengan Tersangka Edy Masih P19, Berkas di Kembalikan Kejati Kepri

0
Ilustrasi : Salah satu Gudang HP di Nagoya Hill di Grebek Polda Kepri Kamis Kamis (6/10/2016) sekitar pukul 11.00 WIB

batamtimes.co , Tanjungpinang – Kasus ponsel Xiaomi ilegal yang diamankan Polda Kepri atas nama tersangka Edy hingga kini masih dalam tahap pengembalian berkas setelah dinyatakan P 19. Hal tersebut dikatakan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Lainya (TPUL) kejati Kepri  Dody Thamrin SH.

Menurut Dody kepolisian Polda Kepri masih melengkapi hasil pemeriksaan‎. Seperti perlengkapan bukti-bukti dan keterangan saksi termasuk saksi ahli.

“Kemarin kita kembalikan berkasnya. Masih dalam perbaikan oleh penyidik Polda Kepri,” ujar ‎Dody Tamrin ditemui di Kejati Kepri, Kamis (19/1/2017).

Dikatakanya, berkas penyidikan terkahir masih P 19. Hingga kini pun, Dody mengaku belum bisa memastikan pemberkasan tersebut selesai dan siap untuk disidangkan. “Kordinasi dengan Polda tetap. Tapi kita belum memastikan kapan P21,” tuturnya.

Baca juga : Pasca Penetapan Status Tersangka Edy,Polda Kepri Selidiki Keterlibatan Pihak Lain

Lebih lanjut, hingga kini baru satu kasus penyidikan oleh Polda Kepri yang telah dalam proses pemberkasan. Sementara satu kasus atas nama Henri yang memiliki gudang Xiaomi ilegal di daaerah Lubuk Baja yang juga sebelumnya telah dinyatakan tersangka setelah penggrebegan pada 3 desember lalu, pihaknya mengaku belum menerima SPDP-nya.

“Belum ada tuh yang itu. Belum terima SPDP yang itu. Coba tanyakan ke Polda saja ya apakah sudah dikirim SPDP itu. Kita sampai saat ini baru satu kasus dengan tersangka Edy saja,” tambahnya.

Dalam penanganan kasus, menurut Dody semestinya SPDP jangan ditunda. “Ya semestinya seperti itu (langsung dikirim SPDP-nya),” tambahnya.

Sebelumnya, Polda Kepri menggrebeg dua gudang Xiaomi illegal. Penggrebegaan pertama di komplek Nagoya hill atas nama tersangka Edy dengan barang bukti‎ sebanyak 136 unit ponsel pada 6 oktober 2016 selaku Direktur KS Store. Terakhir, Polda menetapkan tersangka Henri pemilik gudang HP dengan total barang bukti 398 unit pada 3 Desember. (red/tri)

Keterbatasan Sarana , Muslim Bidin Akui Banyak Sekolah yang Belum Siap Melaksanakan UNBK

0
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin

batamtimes.co , Batam -Dinas pendidikan (Disdik) kota Batam masih belum melakukan pendataan sekolah mana yang layak untuk dapat melaksanakan ujian Nasional berbasis komputer (UNBK).

Padahal rencananya Disdik akan melaksanakan ujian pada Bulan April 2017 mendatang.

Menurut Kadis Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin,Dinas Pendidikan Kota Batam masih belum fokus terhadap pendataan sekolah yang akan melaksanakan UNBK ,hanya saja untuk saat sekarang ini Disdik masih mempersiapkan peralatan komputer yang diperlukan sekolah-sekolah yang akan melaksanakan UNBK

“Dinas Pendidikan Kota Batam masih sebatas mempersiapkan peralatan komputer untuk sekolah-sekolah yang akan melaksanakan UNBK April Tahun 2017,” katanya

Dikatakan Muslim,sesuai dengan arahan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)kewajiban kepala Disdik daerah adalah mempersiapkan peralatan seperti jaringan internet, dan komputer sebagai sarana pendukung terlaksananya UNBK.

“Nah itu dia permasalahannya, komputer kami kan masih terbatas, jadi kami belum dapat menentukan ada tambahan sekolah yang ikut melakukan UNBK tahun ini,” ujarnya.

Dengan keterbatasan tersebut,tambah Muslim,Nantinya Disdik juga menyarankan bagi siswa yang memiliki laptop dapat membawa ke sekolah, dengan izin dari orangtua.

“Kami mohon orangtua bisa membantu apabila UNBK berlangsung,dan siswa yang memiliki laptop dapat membawa ke sekolah.Dan inipun jika diperlukan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk penggunaan sekolah,jika belum rampung kita berharap boleh numpang saat pelaksanaan UNBK.

“sesuai dengan arahan menteri sekolah yang berjarak lebih kurang lima kilometer bisa menumpang di sekolah yang menyelenggarakan UNBK.” katanya

Hingga awal Januari 2017, Disdik masih tunggu data dari bidang pembinaan ditingkat SMP dan SMA

“saya masih tunggu data dari Bidang Pembinanaan ditingkat SMP dan SMA, sekolah mana yang sudah didata dan siap UNBK,” ungkap pria yanng menjabat kadisdik batam sejak 2007 ini.

Sebelumnya, ada beberapa sekolah yang telah melaksanakan UNBK pada tahun 2016 lalu ,seperti, SMAN 1 Batam, SMAN 3, SMKN 1, SMKN 2, SMKN 4, SMKN 5, SMK Kartini, SMK MHS, SMK MTS, SMPN 6, SMP Mondial, SMP Independen, SMP Calista, SMP Global Asia, dan SMP Maitreyawira.

“Untuk SMPN 6 tahun lalu kan percobaan, dan hasilnya tidak ada masalah. Mungkin tahun ini bisa berlanjut,” ungkap Mulsim.

Pewarta : Irwansah

Kapolri akan Hadir Jumat Resmikan Status Kenaikan Polda Kepri dari Tipe B ke Tipe A

0
Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun Kamis (8/12/2016)

batamtimes.co , Batam – Jika tak ada aral melintang, Jumat (20/1/2017) lusa, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian akan datang ke Batam untuk kali kedua dalam rentang waktu yang cukup dekat.

Tito ke Batam pada 7 Desember 2016 lalu, saat pesawat Polri jatuh di perairan Lingga.

Kedatangan pria bintang empat di tubuh Korps Tribarata itu untuk meresmikan naiknya status Polda Kepri dari tipe B ke tipe A.

“Mudah-mudahan, bila tak ada halangan, Jumat besok Pak Kapolri datang,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga Rabu (18/1) sore.

Terkait kedatangan Tito, pihak Polda Kepri dan Pemprov Kepri sedang menyiapkan berbagai agenda penyambutan.

Selain ke Batam, Tito rencananya juga akan mengunjungi kawasan wisata internasional kebanggaan Kepri di Lagoi, Bintan, Kepri.

”Persiapan khusus pasti ada,” imbuh Erlangga.(red/angga)

Asman Abnur Berjanji Akan Berantas Praktik Jual Beli Jabatan PNS

0
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur

batamtimes.co , Jakarta – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrais Asman Abnur berjanji akan memberantas praktik jual beli jabatan di kalangan aparatur sipil negara atau pegawai negeri sipil. Bahkan, Asman mengatakan bahwa bukan hanya penjual jabatan yang akan diberantas, tetapi juga yang membeli jabatan itu.

“Bisa dibatalkan pengangkatannya (mereka yang membeli jabatan),” ujar Asman usai rapat terbatas terkait aparatur sipil negara di Istana Kepresidenan, Rabu, 18 Januari 2017.

Praktik jual beli jabatan tengah disorot karena berkaitan dengan penyidikan KPK akan kasus suap Bupati Klaten Sri Hartini. Diberitakan sebelumnya, KPK tengah mendalami praktik jual beli jabatan yang melibatkan Sri Hartini dan keluarganya seperti Andy Purnomo dari Komisi VI DPRD Klaten.

Adapun Sri disebut memperdagangkan promosi jabatan di Kabupaten Klaten dengan harga beragam mulai dari Rp15 juta untuk posisi staf tata usaha hingga Rp400 juta untuk posisi Eselon IV.

Hingga saat ini, KPK baru menetapkan dua tersangka dalam perkara itu, mereka adalah Sri Hartini sendiri dan Kepala Seksi Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan Klaten Suramlan. Mereka tertangkap dalam operasi tangkap tangan akhir tahun lalu yang diikuti dengan penemuan barang bukti senilai Rp5,2 miliar.

Asman melanjutkan bahwa pembatalan pengangkatan jabatan itu akan langsung dilakukan begitu seorang pejabat didapati janggal perekrutannya. Dan, selanjutnya, pemerintah daerah terkait akan langsung diminta melakukan seleksi pegawai ulang.

Perihal seleksi, Asman juga menjanjikan pengetatan seleksi. Misalnya, dengan memperketat syarat kompetensi hingga masa kerja sehingga tidak ada lagi seleksi pegawai atas kemauan sendiri seperti yang terjadi di Klaten. “Yang penting kami perkuat segi administrasinya. Itu fungsi Badan Kepegawaian Nasional. Nanti saat seleksi, fungsikan Komisi Aparatur Sipil Negara,” ujar Asman mengakhri wawancara(red/tem)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga