8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1263

Forum Masyarakat Tolak UWTO Serahkan Petisi Gelar Demo 16 Nopember

0
Logo LIRA

batamtimes.co , Batam – Forum Masyarakat Tolak UWTO akan menyerahkan petisi saat menggelar aksi demonstrasi akbar, tanggal 16 November nanti.

Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Budi Sudarmawan mengatakan, aksi demonstrasi ini akan dilakukan selama tiga hari berturut-turut,

Aksi ini akan menjadi momen perjuangan masyarakat dalam menolak PMK 148 dan Perka baru yang mengatur tarif UWTO.

“Kami nggak mau lagi cuma aksi demonstrasi basa-basi atau sekedar menakut-nakuti. Jadi, harus berjuang maksimal. Selain demo, kami akan berikan petisi. Rasanya kami juga tidak perlu melakukan dialog-dialog lagi,” ucap Budi usai rapat konsolidasi persiapan aksi demonstrasi, Minggu (13/11/2016).

Forum ini mengklaim akan menurunkan sekitar 20 ribu massa pada hari akhir nanti.

Budi juga mengklarifikasi adanya informasi dukungan terhadap UWTO atas nama LIRA.

Menurut Budi, sikap LIRA sama sekali tidak berubah. Mereka bersama 36 organisasi lainnya yang tergabung dalam forum tersebut tetap menolak UWTO.

“Mengenai orang yang membuat pernyataan itu, dia bukan bagian dari LIRA. Itu dari organisasi lain, hanya namanya agak serupa. Jadi kami tidak akan mencampuri keputusan organisasi mereka. Kami LIRA, selalu ada dibelakang aspirasi rakyat. Dan saat ini rakyat menolak UWTO. Itulah sikap kami, sama dengan masyarakat,” tuturnya.

Budi menyatakan, selain 36 organisasi tersebut, aksi ini juga didukung paguyuban-paguyuban lainnya.

“Target kami agar PMK 148 dicabut karena ini memberatkan. Ini soal hajat hidup orang banyak. Biaya hidup di Batam sudah tinggi, termasuk tempat tinggal. Sudah beli rumah harga tinggi, itu pun statusnya ngontrak di rumah sendiri,” kata dia. (ane)

Depot Pertamina Meledak di Medan Labuhan ,Tiga Pekerja Luka Parah

0
Depot Pertamina di Medan Labuhan Terbakar ( Sabtu 12/11/2016)

batamtimes.co , Medan – Depot BBM PT Pertamina di Jalan KL Yos Sudarso Km 20 Kecamatan Medan Labuhan terbakar, Sabtu (12/11) malam. Kebakaran terjadi setelah tangki penyimpan pertamax nomor 18 meledak. Akibat kejadian itu, 3 pekerja dikabarkan menderita luka bakar.

Peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 18.30 WIB, bermula saat mobil pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sedang melakukan pengisian pada salah satu pompa di depot tersebut. Tiba-tiba tangki penyimpan pertamax meledak dan menyemburkan api.

Tiga pekerja belum diketahui identitasnya, yang terkena semburan api mengalami kritis dan dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil pick up. Sedangkan, warga bermukim disekitar depot berhamburan keluar rumah.

Sedikitnya, 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Medan yang berada di lokasi, berusaha memadamkan kebakaran hebat tersebut. Sekitar satu jam lebih, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan.

Mawardi (41), warga sekitar depot Pertamina menuturkan, sebelum kebakaran terjadi, sempat mendengar suara ledakan beberapa kali. “Kabarnya tangki timbun BBM meledak. Yang kami takutkan api menjalar ke rumah warga,” ungkapnya.

Kepala Pengamanan PT Pertamina Regional I Sumut, Letkol Zainuddin yang dihubungi terkait peristiwa kebakaran di depot pertamina di Medan Labuhan, belum memberi penjelasan.

Waka Polsek Medan Labuhan, AKP TL Tambunan mengatakan, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran yang terjadi di depot pengisian BBM Pertamina. Saat ini lanjutnya, polisi masih fokus dalam pengamanan obyek vital tersebut.

“Korban cedera ada, tapi penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.Saat ini, kita masih fokus pengamanan,” cetus Tambunan.

Depot Pertamina yang telah beroperasi sejak tahun 1970-an ini, tampak dipadati oleh warga sekitar yang ingin menyaksikan peristiwa kebakaran dari dekat hingga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas. Disisi lain, petugas keamanan pertamina sibuk menghalau para awak media yang akan masuk untuk mengambil gambar kebakaran.

Akibat kebakaran tersebut, distribusi bahan bakar ke Sumatera dan beberapa daerah di Aceh terganggu. Sebab, ratusan armada mobil tangki sebagian dibawa keluar depot dan aktivitas pengisian serta pendistribusian dihentikan sementara waktu. (red/sm pos)

 

Program Host To Host BP Batam Akibatkan 200 Pengusaha Agen Kapal Merugi

0
200 Pengusaha Galangan Kapal Hadir di Hotel Novotel Sabtu ( 12/11/2016)

batamtimes.co , Batam – Lebih kurang 200 pengusaha Pelabuhan atau agen kapal terancam gulung tikar alias tutup usaha akibat ulah BP Batam mengeluarkan program Host To Host dalam sistem labuh tambat kapal lokal maupun luar negeri.

Parahnya sistem Host To Host sudah di keluarkan Perka no 17 tahun 2016 oleh BP Batam serta pelayanan kantor Pelabuhan sebagai pelaksana.

ironisnya program Host To Host tidak di dibarengi SDM profesional sehingga pengurusan dokumen justru memakan waktu dua hari dan tidak satu atau dua jam yang dipublis BP Batam.

Menyikapi hal ini ratusan pengusaha yang tergabung bersama Insa, Pelra, TKBM dan lainnya berwacanakan Hentikan pelayanan sehari tanggal 16 November bersamaan demo penolakan UWTO.

“-Akibat program ini ratusan pekerja Pelabuhan di PHK dan beberapa agen kapal ada yang tutup karena harus menyediakan dana 125 persen jika kapal mau labuh tambat,” kata Sekretaris 2 INSA Batam Usman usai rapat bersama Kadin di Novotel Jodoh. Sabtu(12/11).

Pengusaha Pelabuhan maupun shipyard saat ini ajlok dan hanya 20 persen yang masih jalan sisanya mati suri, semua itu ulah kebijakan BP Batam Tampa melakukan kajian serta langsung menetapkan aturan.

“Batam tidak lagi primadona bagi kapal asing bersandar karena kebijakan BP Batam tak jelas,” ujarnya.

Kalau di Priok mungkin bisa diterapkan sistem Host To Host kalau di Batam kan beda, berbagai tujuan kapal labuh tambat , seperti ada perbaikan, hanya isi bahan bakar, dan bawa material serta sembako.

Anehnya biaya sama, walaupun kapal belum sandar agen sudah harus siapkan dana di bank 125 persen kurang seribu rupiah tidak bisa diterima sistem.

“Dampaknya kapal enggan berlabuh dan kami terpaksa PHK karyawan yang buntutnya kriminal meningkat,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Wakil ketua Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Batam, Erwin Ismail. Kata Dia, biaya operasional menjadi sangat tinggi akibat sistem Host to Host bahkan sampai 200 persen kenaikannya.

“Dulu mengacu peraturan menteri perhubungan dan parahnya tampa tampa kajian lagi,” ujarnya.

Kata Dia, saat ini kami berpotensi akan memberhentikan ribuan pekerja karena tidak sanggup menanggung biaya operasional tinggi bahkan ada beberapa perusahaan tutup.

Untuk antispasi kami akan segera bentuk tim kajian khusus atas Perka no 10 tahun 2016 yang dikeluarkan kepala BP Batam dan juga bentuk pengacara.”Kami akan segera bentuk Tim khusus agar Perka bisa dibatalkan, ” terangnya.

Ia menambahkan, saat ini kami sudah memutuskan untuk melakukan aksi Hentikan pelayanan di seluruh Pelabuhan internasional maupun domestik di Batam pada tanggal 16 November 2016 dan sudah kami koordinasikan bersama agen yang ada diluar negeri.

Pewarta : Adi

Jadi : BP Batam Berlakukan PMK 148 Seluruhnya Alami Kenaikan ,Pengusaha Dipastikan Gulung Tikar

0
Jadi Rajaguk-guk Ketua Kadin Batam saat konfrensi Pers di Hotel Novotel Sabtu ( 12/11/2016)

batamtimes.co , Batam – Ulah sejumlah kebijakan serta ego sektoral pimpinan BP Batam mengeluarkan sejumlah aturan untuk meningkatkan pendapatan, para pengusaha memprediksi perekonomian Batam bakal ambruk serta menimbulkan keresahan di masyarakat.

Hal ini sudah mulai terbukti dimana sudah terjadi PHK oleh pengusaha terhadap karyawannya baik shipyard, properti, pengusaha Pelabuhan dan pengusaha lainnya sehingga nantinya berpotensi meningkatnya kriminal.

Aturan atau kebijakan berupa kenaikan UWTO berdasarkan PMK 148 , program Host to Host serta kenaikan tarif air yang sudah ditrima ATB yang berpotensi naiknya sembako serta berujung terhadap warga Batam.

“Ini merupakan bom waktu bagi warga Batam atas keinginan BP Batam meningkatkan pemasukan terhadap pengusaha, parahnya tampa kajian terlebih dahulu,” kata Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk saat bersama 200 pengusaha Pelabuhan di Novotel, Jodoh. Sabtu(12/11).

Kata Dia, wapres Yusuf Kalla saat ditemui mengatakan bahwa BP Batam badan pelayanan umum kentrian keuangan yang ditugaskan mencari dan meningkatkan pendapatan.

Itu tujuannya maka pada waktu itu saya sampaikan terhadap pimpinan bahwa BP Batam sudah kehilangan rohnya yaitu tujuannnya karena BP Batam itu menarik investor sebanyak-banyaknya, kemudian terbuka lapangan pekerjaan seluas luasnya, dan meningkatkan daya beli masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat 

“Itulah tujuannnya, itu multi effek bukan sebaliknya meningkatkan pendapatan melalui kenaikan tarif dari segela sektor pelayanannya,” jelas Jadi

Jadi Kata Dia, perjuangan yang dilakukan saat ini jangan dianggap sebagai bagian sekelompok orang atau golongan padahal ini untuk kepentingan kita bersama.

Ya memang kita akui ada kepentingan pengusaha, kepentingan Properti, kepentingan pengusaha pelabuhan, pengusaha perdagangan tetapi kepentingan masyarakat di Batam juga diperjuangkan.

Kenapa ketika pengusaha berhentikan pekerjanya apa tidak berdampak terhadap warga Batam yang dapat meningkatkan kriminalitas akibat menganggur makanya kita berharap warga mengerti.

“Senin ini kami menemui presiden kembali membahas ini sudah kepalang basah, ” pungkasnya.

Sementara itu, Praktisi Hukum di Batam, Ampuan Situmeang menyayangkan sikap pimpinan BP Batam tidak peka terhadap banyaknya protes-protes atas kebijakan yang dikeluarkan.

“Kenapa gelombang protes sebesar ini tidak ditanggapi oleh pimpinan BP Batam. Ini ada apa sebenarnya?,” ujar Ampuan Situmeang usia mengikuti acara pertemuan asosiasi pengusaha pelayaran di Hotel Novotel.

Kata Ampuan, beberapa kalangan termasuk Kadin sudah menganalisa dan memberi masukan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 148 dan Perka-perka (Peraturan Kepala) ini. “Kenapa tidak menampung dulu aspirasi masyarakat sebelum mengeluarkan peraturan,” ujarnya.

Ampuan mengatakan, PMK dan Perka-perka ini sebelum dikeluarkan harus ada aturannya. Kata dia, menurut peraturan perundang-undangan, sebelum mengeluarkan aturan harus mengaju pada pasal 12 Tahun 2011.

“Peraturan yang dikeluarkan harus mempertimbangkan hajat hidup orang banyak. Ini tidak dilakukan, ada apa?,” kata Ampuan kembali mengeluarkan pertanyaan.

Seharusnya, kata Ampuan, pimpinan BP Batam harus proaktif melihat kondisi saat ini. Katanya, seandainya ada yang salah dalam PMK 148 ini bisa diperbaiki dan pimpinan BP Batam menyampaikan pada Menteri Keuangan.

“Seharusnya demo ini dihindarkan, ada apa hingga terjadi demo. Ini pimpinan BP Batam tidak mau tahu. Pengusaha di Batam ini bukannya mau yang gratisan atau biaya murah, tetapi mereka berusaha tidak sendiri dan saling berkaitan,” ucapnya.

Selain itu, aspirasi dari Pemerintah Kota (Pemko) dan DPRD Batam pun tidak ditanggapi. “Batam ini tidak dibangun oleh BP Batam sendiri. Pimpinan BP Batam tidak proaktif, seharusnya permasalahan yang terjadi Batam disampaikan pada pemerintah pusat, ini yang tidak sampai,” ucapnya.

Pewarta : Adi

 

Ribuan pengunjukrasa turun ke jalan protes terpilihnya Trump

0
Ribuan Pengunjuk Rasa Tolak Trumph (foto : CNN)

batamtimes.co , Amerika Serikat- Ribuan pengunjukrasa yang anti Donald Trump turun ke jalan-jalan di berbagai kota di seantero Amerika Serikat pada Sabtu untuk memprotes presiden yang baru terpilih itu.

Aksi unjukrasa terbesar berlangsung di New York, Los Angeles dan Chicago. Para penyelenggara demonstrasi mengatakan mereka ingin memanfaatkan momentum setelah protes-protes selama beberapa malam yang dipicu oleh kemenangan mengejutkan taipan real estat itu dalam pemilihan presiden pada Selasa.

Di New York, beberapa ribu orang berunjuk rasa dengan damai di Fifth Avenue dengan toko-toko yang telah dihiasi dekorasi Natal, sebelum melintasi Trump Tower, kediaman pencakar langit presiden terpilih itu.

Mary Florin-McBride, 62, salah seorang pengunjuk rasa menyatakan rasa ketakutannya bahwa negaranya telah memilih presiden yang kampanye-kampanyenya dinlai rasis, kebencian terhadap wanita.

Mantan bankir dari New York itu membawa poster berisi tulisan “No Fascism in America.”

Unjuk rasa juga terjadi di Los Angeles dan Chicago. Ribuan orang berkumpul di bawah pohon-pohon di MacArthur Park membawa poster-poster berisi antara lain “Dump Trump” dan “Minorities Matter,” sebelum mereka bergerak ke pusat kota.

Sejumlah demonstran mengibarkan bendera-bendera Amerika dan Meksiko.

Evelyne Werzola, 46, seorang imigran dari Afrika Selatan, mengatakan ia telah menyaksikan apa yang sebuah negara polisi dapat lakukan. “Saya melihat orang-orang tertekan. Ini seperti detak jantung dari mimpi Amerika bagi saya,” ujar Werzola. “Jadi saya takut dengan apa Amerika dirikan untuk bertahan hidup.”

Ketakutan-ketakutan akan terjadi kekerasan meningkat di sekitar aksi-aksi unjuk rasa. Seorang pemerotes di Portland menderita luka-luka ketika ia ditembak Sabtu pagi ketika ia ikut unjuk rasa di Morrison Bridge. Seorang anak muda yang bersenjata melarikan diri setelah melakukan aksinya.

Polisi Portland mengakatakan kemudian bahwa mobil tersangka telah diketahui, sepucuk senjata disita dan empat orang ditahan. Mereka yang di dalam kendaraan itu diyakini berasal dari kelompok kriminal, demikian polisi dalam satu pernyataannya.

Sejauh ini aksi-aksi unjuk rasa relatif berjalan damai walaupun para pemerotes di Portland memecahkan kaca toko-toko, mencoret-coret dan merusak mobil-mobil pada Jumat malam sementara mereka bentrok dengan aparat keamanan yang menggunakan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan kerumunan, demikian Reuters melaporkan. (antara/red)

Jokowi Minta Kapolri Cepat Tangani Ledakan Bom di Depan Gereja Samarinda

0
Presiden Jokowi (Biro Pers Kepresidenanan)

Jakarta – Teror pelemparan bom molotov terjadi di depan Gereja Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur, pagi tadi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah mendapatkan laporan peristiwa tersebut dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Ya tadi saya sudah mendapat laporan dari Kapolri,” ujar Jokowi usai menghadiri acara Rapimnas PAN di Hotel Bidakara, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (13/11/2016).

Terkait laporan yang sudah masuk, Jokowi meminta kepolisian segera mengusut kasus tersebut. Ia meminta hadirnya proses penegakan hukum yang tegas.

“Saya sudah perintahkan Kapolri untuk segera ditangani dan dilakukan sebuah penegakan hukum yang tegas, mengusut secara tuntas pelaku,” ujar Jokowi.

Bom molotov meledak di depan gereja Oikumene di Jl Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Lo Janan Ilir, Samarinda, Kaltim, pagi tadi. Divisi Humas Mabes Polri menyebut korban berjumlah 5 orang.

Lima orang korban luka-luka diketahui masih anak-anak. Semuanya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Abdul Muis Samarinda.

Belum diketahui apa motif pelaku melempar bom molotov saat jemaat baru saja usai melaksanakan ibadah. Polisi mengkonfirmasi bahwa pelaku berinisial J.

Kapori Jenderal Tito Karnavian sebelumnya mengatakan, pelaku adalah mantan napi yang terkait jaringan bom buku di Jakarta tahun 2011 silam.

“Pelaku sudah ditangkap. Napi kasus teror bom Puspitek di Serpong dan terkait bom buku di Jakarta 2011,” kata Tito.

Sebelumnya ledakan terjadi di depan Gereja Oikumene di Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur. Ledakan merusak sejumlah motor di depan gereja.

“Kejadian ledakan sekitar pukul 10.30 Wita,” kata anggota Polsek Loa Janan, Aiptu Gugus saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (13/11/2016).

Belum diketahui ada tidaknya korban akibat ledakan ini. Ledakan menurutnya terjadi saat gereja sedang dipenuhi jemaat.

“Itu paling ramai di desa itu ngumpul ibadah di situ,” sebutnya.

Hingga saat ini masih dilakukan konfirmasi ke Polda Kaltim soal ledakan ini (det/red)

 

 

Dipecat Golkar, Fadel: Saya Diangkat ARB, Bukan Novanto

0
Fadel Muhamad (Foto : Indowarta)

batamtimes.co , Jakarta – Fadel Muhammad dipecat oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG) dari jabatan sebagai Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar. Ketua Harian Golkar, Nurdin Halid telah memastikan adanya pemecatan tersebut pada Jumat (11/11).

Atas kebijakan DPP yang dipimpin Setya Novanto itu, Fadel mengaku bingung. Pasalnya, dia diangkat oleh Ketua Dewan Pembina PG Aburizal Bakrie (ARB), bukan oleh DPP.

“Sekretaris Dewan Pembina diangkat oleh ketua ARB bukan DPP. Jadi tidak sah,” kata Fadel di Jakarta, Sabtu (12/11).

Meski dianggap tidak sah, ia belum punya rencana melakukan perlawanan. Dia masih menunggu surat resmi atas pemecatannya.

Dia juga mengemukakan pemecatan dirinya karena istrinya, Hana Hasanah maju di Pilgub Gorontalo melawan calon yang diusung Golkar.

Hana Hasanah calon gubernur Gorontalo yang diusung oleh PPP, Gerindra, PKB, dan PDIP. Sementara Golkar mendukung kader sendiri yaitu Rusli Habibie. Menurut Fadel, istrinya tidak bisa berpasangan dengan Rusli karena dia telah menjadi terpidana.

“Rusli Habibie tak bisa didukung karena dia terpidana sudah inkracht dari pengadilan negeri, pengadilan tinggi dan Mahkamah Agung. Bagaimana seorang terpidana bisa didukung Golkar, rusak kan?” ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR ini.

Sebagaimana diketahui Rusli Habibie adalah terpidana hukuman percobaan dalam kasus pencemaran nama baik. Meski berstatus terpidana, Rusli tetap bisa maju Pilgub Gorontalo karena dibolehkan sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 tahun 2016.

Dalam aturan yang pengesahannya sempat diperdebatkan itu, terpidana percobaan diperbolehkan bertanding di Pilkada.

Fadel mengaku belum menerima surat resmi tentang pencopotan posisi dirinya tersebut dari partai. Dia juga menyayangkan tidak ada peringatan atau pemberitahuan terlebih dahulu. Tiba-tiba dinyatakan dipecat dari posisinya.
“Tanpa ada pemberitahuan atau peringatan. Ini sangat disayangkan,” tegasnya.( Red/Satu)

Mungkinkah Isdianto Wagub Kepri Pilihan Partai Pengusung ? ,Mahar Politik di Pemilihan wagub Kepri

0
Isdianto di Dukung Sejumlah Partai Pengusung Untuk Menjadi Wagub Kepri

batamtimes.co , Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, masih enggan membeberkan sosok calon wakilnya kepada khalayak ramai. Meskipun Kemendagri telah mendesak pengisian jabatan wakil gubernur, namun hingga saat ini belum terungkap dua nama yang akan diajukan untuk dipilih DPRD Kepri.

Berbagai desakan muncul terkait siapa nantinya yang akan menjadi Wakil Gubernur Kepri (Wagub).Terutama dari kalangan politisi dari partai pendukung Sani-Nurdin (SANUR) agar proses pemilihan Wagub Kepri dilaksanakan secara serius.

Tiga Partai Politik pengusung Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri dalam Pilkada, masing-masing Demokrat, PKB dan Gerindra, sudah menyodorkan nama Isdianto, Agus Wibowo serta Fauji Bahar sebagai calon Wakil Gubernur Provinsi Kepri. Pengusulan nama calon Wakil Gubernur Kepri itu, ditandai dengan Surat Keputusan rekomendasi dari pengurus Parpol kepada Gubernur Kepri untuk diajukan ke DPRD Kepri.

Namun dari 3 nama yang telah diusulkan masing-masing Parpol pengusung tersebut, nama adik almarhum HM Sani, Isdianto, dipastikan yang paling dominan dan telah menguasai lebih dari separuh kursi Parpol pendukung Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri.

Tidak hanya itu,tanda tanda-tanda Isdianto akan menjadi Wagub Kepri juga terlihat saat Isdianto menghadiri acara HUT Partai Nasdem ke 5 Sekaligus pelantikan DPD dan DPW Partai Nasdem .

Partai Gerindra sendiri, mengusulkan ‎nama Isdianto dan Fauzi Bahar sebagai calon Wakil Gubernur, pada Senin (31/10/2016) kemarin. Pengurus dan anggota legislatiif Partai Gerindra, Onward Siahaan, menemui Nurdin Basirun untuk menyampaikan nama calon Wakil Gubernur Kepri yang diusung Parpol tersebut.

Sementara Partai Persatuan Pembangunan Kepri yang sebelumnya sangat kritis terhadap sikap Gubernur Nurdin Basirun yang terkesan mendiamkan permasalahan itu, akhirnya juga memilih menghindar dari jurnalis. PPP Kepri yang dipimpin Syarafudin Aluan juga belum memutuskan siapa calon Wagub.

Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa baru memberi sinyal mengusulkan Isdianto dan Mustafa Widjaja sebagai calon Wagub Kepri.Kepastian Kepala Dispenda Kepri menjadi Wakil Gubernur, terletak di tangan Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Selain menjadi Ketua DPW Nasdem, sesuai dengan aturan dan UU, pengajuan dua nama calon Wakil Gubernur harus tetap melalui rekomendasi Gubernur.

Setelah dilantik sebagai Gubernur Kepri pada 25 Mei 2016, menggantikan almarhum HM Sani,Nurdin Basirun dianggap memiliki kapasitas dalam menangani permasalahan itu. Nurdin yang juga Ketua Partai Nasdem Kepri dalam berbagai kesempatan juga menginginkan pemilihan Wagub Kepri cepat diselesaikan.

Nurdin Basirun yang dikonfirmasi dengan pengajuan nama calon Wakil Gubernur yang diusulkan parpol kepadanya, membenarkan bahwa tiga dari lima partai pengusung Gubernur dan Wakil Gubernur, saat ini telah mengajukan nama calon Wakil Gubernur.

“Yang sudah mengusulakan baru tiga partai, Demokrat, PKB dan terakhir kemarin Gerindra,” ujar Nurdin pada wartawan, Selasa (1/11/2016).

Sedangkan PPP dan Nasdem, dikatakannya belum, karena di Nasdem sendiri menurut Nurdin, ada mekanisme yang akan dilakukan dalam mengambil keputusan sesuai dengan AD/ART Partai.”Walaupun saya Ketua DPD Nasdem, tentu juga tidak bisa seenaknya membuat keputusan, karena partai ini bukan hak milik pribadi, tetapi ada aturan dan mekanisme yang mengikat, dan hal ini akan segera kami bahas di internal Nasdem,” ujarnya.

Siapa figur yang diusung partai pengusung itu? Isdianto adalah adik kandung HM Sani yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dispenda Kepri, sedangkan Mustafa Widjaja adalah mantan Kepala Otorita Batam. Sementara Fauzi Bahar adalah mantan Wakil Wali Kota Padang yang hijrah ke Kepri.

Baru-baru ini, muncul isu beberapa partai pengusug akan mengusulkan tiga nama calon Wagub Kepri untuk menghindari konflik. Namun Sekretaris Partai Demokrat Kepri, Husnizar Hood, menegaskan nama yang diusulkan ke DPRD Kepri tidak boleh lebih dari dua nama.

Desakan agar segera terpilih Wagub kepri juga disuarakan anggota DPRD Kepri dari Partai Demokrat, Hotman Hutapea, mendesak agar partai pengusung dan Gubernur segera menyerahkan dua nama Calon Wakil Gubernur Kepri untuk dipilih di DPRD Kepri.

Selain itu, Hotman juga meminta pimpinan DPRD Kepri, segera membuat Rapat Banmus untuk pembentukan Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur Kepri, serta membuat Tata Tertib Pemilihan Wakil Gubernur.

“Kami meminta agar Parpol lain segera mengajukan, sehingga Gubernur dapat menyerahkan dua nama untuk dipilih di DPRD. Selain itu kami juga meminta kepada Pimpinan DPRD agar segera membentuk Pansus penyusunana Tatib Pemilihan dan Panitia Khusus Pemilihan (Panlih),” ujar Hotman.

Membangun Provinsi ini, tambah kader Partai Demokrat itu, tidak akan sanggup hanya dilakukan Gubernur, tetapi perlu kerja sama semua pihak termasuk Wakil Gubernur.

Sesuai dengan arahan Mendagri, kata Hotman, dalam pelaksanaan pemilihan Wakil Gubernur, tidak perlu menunggu Peraturan Pemerintah, tetapi perlu dibuatkan Tata Tertib pemilihan Wakil Gubernur di DPRD sebagai aturan pelaksana pemilihan Wakil Gubernur.

Diduga Politik Uang Jelang Pemilihan Wagub Kepri

Wahyu Eko Dosen Universitas Raja Ali Haji (UMRAH) mengingatkan masyarakat dan aparat penegak hukum untuk mewaspadai politik uang jelang pemilihan calon Wagub Kepri.”Patut dicurigai akan terjadi politik uang jika tidak diawasi secara ketat oleh publik dan aparat penegak hukum, karena pemilihan calon Wagub Kepri merupakan momentum yang melibatkan partai pengusung dan DPRD Kepri,” ujarnya.

Dia mengatakan potensi pembayaran mahar politik kepada partai pengusung HM Sani-Nurdin Basirun pada Pilkada Kepri 2015 yang menetapkan dua nama calon wagub dapat terjadi lantaran kandidat tidak perlu bertarung pada pesta demokrasi.
Selain itu, peluang politik uang juga terbuka saat DPRD Kepri menetapkan satu dari dua nama calon yang diusulkan partai pengusung.Bakal calon wagub membayar mahar kepada partai pengusung.

“Ini posisi yang enak, tak perlu berjuang dan bertarung, tiba-tiba jadi wagub. Apakah ini bisa didapat secara gratis?” katanya.

Menurut dia, untuk mendeteksi terjadi politik uang sangat sulit. Namun bukan tidak mungkin dapat terungkap jika diawasi secara ketat oleh aparat penegak hukum yang memiliki teknologi canggih.

Jika terjadi politik uang, maka itu kabar buruk bagi Kepri. “Logikanya, orang yang memberi uang itu akan berupaya mengembalikan investasi politik yang ditanamkan. Yang rugi siapa? Masyarakat Kepri,” ujarnya.

Eko mengimbau seluruh partai pengusung pengutamakan kepentingan Kepri, bukan kepentingan politik. Fungsi partai harus dijalankan secara maksimal, tanpa mahar politik dalam menetapkan dua nama calon wagub.

Tiupan penerimaan mahar juga di hembuskan simpatisan Sani-Nurdin (Sanur),Ratusan Miliar rupiah digelontorkan agar nama salah satu calon Wagub disodorkan untuk ikut sebagai salah satu calon Wagub Kepri.

Namun pernyataan tersebut dibantah keras Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Demokrat Hinca Panjaitan Bahkan, ia mempersilahkan untuk mengungkap dan membuktikan kepada siapa mahar tersebut diberikan.

“Tidak ada mahar dalam menetapkan calon wagub yang akan diusung Demokrat. Kalau ada mahar silakan dibuktikan, dari siapa dan kepada siapa diberikan,” tegasnya saat konferensi pers usai penyerahan dan pembacaan Surat Keputusan Majelis Tinggi Partai Demokrat terhadap nama calon Wagub Kepri yang disusung dan diajukan ke DPRD melalui Gubernur, Senin (24/10/2016) malam.

Hinca juga mengatakan tidak ada kaitan antara SK Pengurus DPD Partai Demokrat Kepri dari DPP Demokrat dengan Surat Keputusan (SK) Majelis Tinggi Partai Demokrat, atas pengusungan Agus Wibowo dan Isdianto sebagai calon Wakil Gubernur Kepri. Karena Keputusan Majelis Tinggi merupakan keinginan kader dan masyarakat.

“Lambat ada yang ditunggu, cepat ada yang dikejar, dan kebetulan baru malam ini SK Majelis Tinggi Partai ini dapat kami serahkan. Kalau saya antarkan langsung ke Gubernur, tidak ada kaitan dengan SK kepengurusan DPD Demokrat Kepri, tetapi hal ini murni amanah dan kesepakatan partai,” sebutnya. (redaksi/bd/ant)

Warga Pulau Abang Khawatir Penularan Penyakit TBC

0
Perbedaan Paru-paru Sehat dengan Paru-paru sakit TBC

batamtimes.co , Batam – Warga Pulau Abang Kecamatan Galang Kota Batam Kepulauan Riau mengkhawatirkan penularan penyakit Tuberkulosis atau TBC yang terjadi di pulau yang dikenal dengan wisata bawah laut itu.

Tokoh masyarakat Pulau Abang, Rahmad, Jumat, mengatakan banyak warga yang menderita penyakit menular itu, namun enggan melakukan pemeriksaan, sehingga terus menular ke warga lainnya.

“Masalah kesehatan, kami meminta perhatian pemerintah agar melakukan sosialisasi atau entah apa namanya itu, untuk memperhatikan masyarakat mengidap TBC,” kata Rahmad saat menerima kunjungan Wali Kota di Pulau Abang.

Menurut dia, masih banyak warga pulau yang enggan peduli dengan penyakit yang dideritanya, sehingga membutuhkan peranan pemerintah agar penyakit yang disebabkan bakteri itu tidak terus menular.

Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Pembantu Pulau Abang, Bidan Wulandari memperkirakan puluhan warga di pulau itu menderita TBC. Namun, hanya sedikit di antaranya yang berkenan memeriksakan kesehatan dan menjalani pengobatan dengan benar.

“Yang terdata, seorang menderita TB MDR, sekarang sudah sembuh. Dan yang masih pengobatan 2 orang. Ini karena banyak yang enggak mau periksa,” kata perempuan tempatan itu.

Ia memperkirakan, tiga dari 10 warga Pulau Abang menderita TBC.

Warga enggan repot menjalani pengobatan hingga tuntas. Padahal, untuk bebas dari TBC penderita harus menjalani pengobatan rutin selama enam bulan.

Menurut dia, kebanyakan warga lebih suka mengasup obat luar yang dijual bebas.

Padahal, pemerintah selalu menyiapkan obat TB di Puskesmas Galang. Warga hanya tinggal melakukan tes kesehatan. Kemudian petugas yang akan mengambil obat di Pulau Galang.

“Jumlah obat cukup. Setiap kami bulan ambil obat di Puskesmas,” katanya.

Bagi masyarakat pengguna Jamkesmas dan BPJS, Puskesmas Pembantu tidak menarik iuran sama sekali. Dan untuk masyarakat yang tidak memiliki asuransi apa pun, dikenakan biaya Rp5.000 sesuai dengan Perda tentang Kesehatan.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi memastikan bahwa obat TB dapat diperoleh masyarakat secara gratis di Puskesmas Pembantu.

“Tidak dipungut bayaran. Penyakit menular ditanggung pemerintah. Kalau ada yang bayar-bayar, lapor ke saya,” katanya.

Wali Kota meminta warga untuk lebih peduli dengan penyakit yang dideritanya. Apalagi pengobatan TBC harus terus menerus selama enam bulan.

Bila berhenti sebelum enam bulan, maka penyakit bisa datang kembali dan menjadi sulit diobati.

“Kalau tidak tuntas, akan balik agi. Ketentuannya 6 bulan, jangan pernah berhenti makan obat. Harus sampai 6 bulan. Kalau tidak, tidak bisa sembuh lagi,” katanya menegaskan.

Ia juga meminta warga untuk memercayai Bidan yang bertugas di Puskesmas Pembantu.

Bila pun harus berobat di luar, ia menyarankan RSUD Embung Fatimah di pulau utama sebagai rujukan. Pengobatan TBC paling bagus di seluruh provinsi berada di RSUD Embung Fatimah.(Antara)

Presiden Tunggu Hasil Audit BPKP Terkait Sejumlah Proyek Pembangkit Listrik Mangkrak

0
(Foto Istimewa)

batamtimes.co , Jakarta – Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo mengatakan Presiden Joko Widodo akan menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait sejumlah proyek pembangkit listrik 35.000 MW yang dinilai mangkrak.

“Presiden dalam ratas (rapat terbatas) menyampaikan untuk dilakukan audit. Apakah bisa diteruskan atau tidak. Kalau tidak diteruskan apa langkah yang harus dilakukan kemudian mangkraknya itu kenapa. Bahkan di dalam rapat terbatas seperti yang disampaikan Presiden, apakah memang mangkraknya itu karena faktor korupsi atau tidak,” kata Johan Budi usai menghadiri acara di Gedung KPK Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan hasil audit oleh BPKP akan diserahkan kepada KPK jika pada proyek pembangunan listrik 35.000 megawatt (MW) tersebut terdapat unsur korupsi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 1 November 2016 mengaku sudah menerima informasi bahwa realisasi “commercial operational date” (COD) program pembangunan listrik 35.000 MW baru mencapai 36 persen dari target kumulatif pada 2016.

Presiden juga telah meminta laporan dari BPKP mengenai 34 proyek pembangkit listrik yang mangkrak 7-8 tahun. Data menunjukkan bahwa 71 proyek dari 109 proyek masih dalam tahap perencanaan dan pengadaan.

Terkait dengan itu, Johan menjelaskan bahwa proyek pembangunan listrik sudah dimulai sebelum pemerintahan Joko Widodo.

“Ternyata sebagian program itu kan dimulai sejak sebelum pemerintah yang sekarang. Artinya, dulu ada juga proyek membangun tenaga listrik. Ketika itu dievaluasi ternyata ada beberapa proyek yang tidak berjalan,” kata Johan.

Sejumlah proyek pembangkit listrik yang disebut mangkrak oleh Presiden Joko Widodo juga telah masuk dalam radar KPK.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan laporan pengaduan dari PT PLN terkait dugaan 34 proyek yang mangkrak belum diterima, namun pihaknya sudah mengindikasi beberapa proyek yang masuk dalam radar KPK.(ant/red)

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga