8.6 C
New York
Thursday, April 9, 2026
spot_img
Home Blog Page 1264

Ribuan pengunjukrasa turun ke jalan protes terpilihnya Trump

0
Ribuan Pengunjuk Rasa Tolak Trumph (foto : CNN)

batamtimes.co , Amerika Serikat- Ribuan pengunjukrasa yang anti Donald Trump turun ke jalan-jalan di berbagai kota di seantero Amerika Serikat pada Sabtu untuk memprotes presiden yang baru terpilih itu.

Aksi unjukrasa terbesar berlangsung di New York, Los Angeles dan Chicago. Para penyelenggara demonstrasi mengatakan mereka ingin memanfaatkan momentum setelah protes-protes selama beberapa malam yang dipicu oleh kemenangan mengejutkan taipan real estat itu dalam pemilihan presiden pada Selasa.

Di New York, beberapa ribu orang berunjuk rasa dengan damai di Fifth Avenue dengan toko-toko yang telah dihiasi dekorasi Natal, sebelum melintasi Trump Tower, kediaman pencakar langit presiden terpilih itu.

Mary Florin-McBride, 62, salah seorang pengunjuk rasa menyatakan rasa ketakutannya bahwa negaranya telah memilih presiden yang kampanye-kampanyenya dinlai rasis, kebencian terhadap wanita.

Mantan bankir dari New York itu membawa poster berisi tulisan “No Fascism in America.”

Unjuk rasa juga terjadi di Los Angeles dan Chicago. Ribuan orang berkumpul di bawah pohon-pohon di MacArthur Park membawa poster-poster berisi antara lain “Dump Trump” dan “Minorities Matter,” sebelum mereka bergerak ke pusat kota.

Sejumlah demonstran mengibarkan bendera-bendera Amerika dan Meksiko.

Evelyne Werzola, 46, seorang imigran dari Afrika Selatan, mengatakan ia telah menyaksikan apa yang sebuah negara polisi dapat lakukan. “Saya melihat orang-orang tertekan. Ini seperti detak jantung dari mimpi Amerika bagi saya,” ujar Werzola. “Jadi saya takut dengan apa Amerika dirikan untuk bertahan hidup.”

Ketakutan-ketakutan akan terjadi kekerasan meningkat di sekitar aksi-aksi unjuk rasa. Seorang pemerotes di Portland menderita luka-luka ketika ia ditembak Sabtu pagi ketika ia ikut unjuk rasa di Morrison Bridge. Seorang anak muda yang bersenjata melarikan diri setelah melakukan aksinya.

Polisi Portland mengakatakan kemudian bahwa mobil tersangka telah diketahui, sepucuk senjata disita dan empat orang ditahan. Mereka yang di dalam kendaraan itu diyakini berasal dari kelompok kriminal, demikian polisi dalam satu pernyataannya.

Sejauh ini aksi-aksi unjuk rasa relatif berjalan damai walaupun para pemerotes di Portland memecahkan kaca toko-toko, mencoret-coret dan merusak mobil-mobil pada Jumat malam sementara mereka bentrok dengan aparat keamanan yang menggunakan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan kerumunan, demikian Reuters melaporkan. (antara/red)

Jokowi Minta Kapolri Cepat Tangani Ledakan Bom di Depan Gereja Samarinda

0
Presiden Jokowi (Biro Pers Kepresidenanan)

Jakarta – Teror pelemparan bom molotov terjadi di depan Gereja Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur, pagi tadi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah mendapatkan laporan peristiwa tersebut dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Ya tadi saya sudah mendapat laporan dari Kapolri,” ujar Jokowi usai menghadiri acara Rapimnas PAN di Hotel Bidakara, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (13/11/2016).

Terkait laporan yang sudah masuk, Jokowi meminta kepolisian segera mengusut kasus tersebut. Ia meminta hadirnya proses penegakan hukum yang tegas.

“Saya sudah perintahkan Kapolri untuk segera ditangani dan dilakukan sebuah penegakan hukum yang tegas, mengusut secara tuntas pelaku,” ujar Jokowi.

Bom molotov meledak di depan gereja Oikumene di Jl Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Lo Janan Ilir, Samarinda, Kaltim, pagi tadi. Divisi Humas Mabes Polri menyebut korban berjumlah 5 orang.

Lima orang korban luka-luka diketahui masih anak-anak. Semuanya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Abdul Muis Samarinda.

Belum diketahui apa motif pelaku melempar bom molotov saat jemaat baru saja usai melaksanakan ibadah. Polisi mengkonfirmasi bahwa pelaku berinisial J.

Kapori Jenderal Tito Karnavian sebelumnya mengatakan, pelaku adalah mantan napi yang terkait jaringan bom buku di Jakarta tahun 2011 silam.

“Pelaku sudah ditangkap. Napi kasus teror bom Puspitek di Serpong dan terkait bom buku di Jakarta 2011,” kata Tito.

Sebelumnya ledakan terjadi di depan Gereja Oikumene di Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur. Ledakan merusak sejumlah motor di depan gereja.

“Kejadian ledakan sekitar pukul 10.30 Wita,” kata anggota Polsek Loa Janan, Aiptu Gugus saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (13/11/2016).

Belum diketahui ada tidaknya korban akibat ledakan ini. Ledakan menurutnya terjadi saat gereja sedang dipenuhi jemaat.

“Itu paling ramai di desa itu ngumpul ibadah di situ,” sebutnya.

Hingga saat ini masih dilakukan konfirmasi ke Polda Kaltim soal ledakan ini (det/red)

 

 

Dipecat Golkar, Fadel: Saya Diangkat ARB, Bukan Novanto

0
Fadel Muhamad (Foto : Indowarta)

batamtimes.co , Jakarta – Fadel Muhammad dipecat oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG) dari jabatan sebagai Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar. Ketua Harian Golkar, Nurdin Halid telah memastikan adanya pemecatan tersebut pada Jumat (11/11).

Atas kebijakan DPP yang dipimpin Setya Novanto itu, Fadel mengaku bingung. Pasalnya, dia diangkat oleh Ketua Dewan Pembina PG Aburizal Bakrie (ARB), bukan oleh DPP.

“Sekretaris Dewan Pembina diangkat oleh ketua ARB bukan DPP. Jadi tidak sah,” kata Fadel di Jakarta, Sabtu (12/11).

Meski dianggap tidak sah, ia belum punya rencana melakukan perlawanan. Dia masih menunggu surat resmi atas pemecatannya.

Dia juga mengemukakan pemecatan dirinya karena istrinya, Hana Hasanah maju di Pilgub Gorontalo melawan calon yang diusung Golkar.

Hana Hasanah calon gubernur Gorontalo yang diusung oleh PPP, Gerindra, PKB, dan PDIP. Sementara Golkar mendukung kader sendiri yaitu Rusli Habibie. Menurut Fadel, istrinya tidak bisa berpasangan dengan Rusli karena dia telah menjadi terpidana.

“Rusli Habibie tak bisa didukung karena dia terpidana sudah inkracht dari pengadilan negeri, pengadilan tinggi dan Mahkamah Agung. Bagaimana seorang terpidana bisa didukung Golkar, rusak kan?” ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR ini.

Sebagaimana diketahui Rusli Habibie adalah terpidana hukuman percobaan dalam kasus pencemaran nama baik. Meski berstatus terpidana, Rusli tetap bisa maju Pilgub Gorontalo karena dibolehkan sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 tahun 2016.

Dalam aturan yang pengesahannya sempat diperdebatkan itu, terpidana percobaan diperbolehkan bertanding di Pilkada.

Fadel mengaku belum menerima surat resmi tentang pencopotan posisi dirinya tersebut dari partai. Dia juga menyayangkan tidak ada peringatan atau pemberitahuan terlebih dahulu. Tiba-tiba dinyatakan dipecat dari posisinya.
“Tanpa ada pemberitahuan atau peringatan. Ini sangat disayangkan,” tegasnya.( Red/Satu)

Mungkinkah Isdianto Wagub Kepri Pilihan Partai Pengusung ? ,Mahar Politik di Pemilihan wagub Kepri

0
Isdianto di Dukung Sejumlah Partai Pengusung Untuk Menjadi Wagub Kepri

batamtimes.co , Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, masih enggan membeberkan sosok calon wakilnya kepada khalayak ramai. Meskipun Kemendagri telah mendesak pengisian jabatan wakil gubernur, namun hingga saat ini belum terungkap dua nama yang akan diajukan untuk dipilih DPRD Kepri.

Berbagai desakan muncul terkait siapa nantinya yang akan menjadi Wakil Gubernur Kepri (Wagub).Terutama dari kalangan politisi dari partai pendukung Sani-Nurdin (SANUR) agar proses pemilihan Wagub Kepri dilaksanakan secara serius.

Tiga Partai Politik pengusung Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri dalam Pilkada, masing-masing Demokrat, PKB dan Gerindra, sudah menyodorkan nama Isdianto, Agus Wibowo serta Fauji Bahar sebagai calon Wakil Gubernur Provinsi Kepri. Pengusulan nama calon Wakil Gubernur Kepri itu, ditandai dengan Surat Keputusan rekomendasi dari pengurus Parpol kepada Gubernur Kepri untuk diajukan ke DPRD Kepri.

Namun dari 3 nama yang telah diusulkan masing-masing Parpol pengusung tersebut, nama adik almarhum HM Sani, Isdianto, dipastikan yang paling dominan dan telah menguasai lebih dari separuh kursi Parpol pendukung Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri.

Tidak hanya itu,tanda tanda-tanda Isdianto akan menjadi Wagub Kepri juga terlihat saat Isdianto menghadiri acara HUT Partai Nasdem ke 5 Sekaligus pelantikan DPD dan DPW Partai Nasdem .

Partai Gerindra sendiri, mengusulkan ‎nama Isdianto dan Fauzi Bahar sebagai calon Wakil Gubernur, pada Senin (31/10/2016) kemarin. Pengurus dan anggota legislatiif Partai Gerindra, Onward Siahaan, menemui Nurdin Basirun untuk menyampaikan nama calon Wakil Gubernur Kepri yang diusung Parpol tersebut.

Sementara Partai Persatuan Pembangunan Kepri yang sebelumnya sangat kritis terhadap sikap Gubernur Nurdin Basirun yang terkesan mendiamkan permasalahan itu, akhirnya juga memilih menghindar dari jurnalis. PPP Kepri yang dipimpin Syarafudin Aluan juga belum memutuskan siapa calon Wagub.

Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa baru memberi sinyal mengusulkan Isdianto dan Mustafa Widjaja sebagai calon Wagub Kepri.Kepastian Kepala Dispenda Kepri menjadi Wakil Gubernur, terletak di tangan Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Selain menjadi Ketua DPW Nasdem, sesuai dengan aturan dan UU, pengajuan dua nama calon Wakil Gubernur harus tetap melalui rekomendasi Gubernur.

Setelah dilantik sebagai Gubernur Kepri pada 25 Mei 2016, menggantikan almarhum HM Sani,Nurdin Basirun dianggap memiliki kapasitas dalam menangani permasalahan itu. Nurdin yang juga Ketua Partai Nasdem Kepri dalam berbagai kesempatan juga menginginkan pemilihan Wagub Kepri cepat diselesaikan.

Nurdin Basirun yang dikonfirmasi dengan pengajuan nama calon Wakil Gubernur yang diusulkan parpol kepadanya, membenarkan bahwa tiga dari lima partai pengusung Gubernur dan Wakil Gubernur, saat ini telah mengajukan nama calon Wakil Gubernur.

“Yang sudah mengusulakan baru tiga partai, Demokrat, PKB dan terakhir kemarin Gerindra,” ujar Nurdin pada wartawan, Selasa (1/11/2016).

Sedangkan PPP dan Nasdem, dikatakannya belum, karena di Nasdem sendiri menurut Nurdin, ada mekanisme yang akan dilakukan dalam mengambil keputusan sesuai dengan AD/ART Partai.”Walaupun saya Ketua DPD Nasdem, tentu juga tidak bisa seenaknya membuat keputusan, karena partai ini bukan hak milik pribadi, tetapi ada aturan dan mekanisme yang mengikat, dan hal ini akan segera kami bahas di internal Nasdem,” ujarnya.

Siapa figur yang diusung partai pengusung itu? Isdianto adalah adik kandung HM Sani yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dispenda Kepri, sedangkan Mustafa Widjaja adalah mantan Kepala Otorita Batam. Sementara Fauzi Bahar adalah mantan Wakil Wali Kota Padang yang hijrah ke Kepri.

Baru-baru ini, muncul isu beberapa partai pengusug akan mengusulkan tiga nama calon Wagub Kepri untuk menghindari konflik. Namun Sekretaris Partai Demokrat Kepri, Husnizar Hood, menegaskan nama yang diusulkan ke DPRD Kepri tidak boleh lebih dari dua nama.

Desakan agar segera terpilih Wagub kepri juga disuarakan anggota DPRD Kepri dari Partai Demokrat, Hotman Hutapea, mendesak agar partai pengusung dan Gubernur segera menyerahkan dua nama Calon Wakil Gubernur Kepri untuk dipilih di DPRD Kepri.

Selain itu, Hotman juga meminta pimpinan DPRD Kepri, segera membuat Rapat Banmus untuk pembentukan Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur Kepri, serta membuat Tata Tertib Pemilihan Wakil Gubernur.

“Kami meminta agar Parpol lain segera mengajukan, sehingga Gubernur dapat menyerahkan dua nama untuk dipilih di DPRD. Selain itu kami juga meminta kepada Pimpinan DPRD agar segera membentuk Pansus penyusunana Tatib Pemilihan dan Panitia Khusus Pemilihan (Panlih),” ujar Hotman.

Membangun Provinsi ini, tambah kader Partai Demokrat itu, tidak akan sanggup hanya dilakukan Gubernur, tetapi perlu kerja sama semua pihak termasuk Wakil Gubernur.

Sesuai dengan arahan Mendagri, kata Hotman, dalam pelaksanaan pemilihan Wakil Gubernur, tidak perlu menunggu Peraturan Pemerintah, tetapi perlu dibuatkan Tata Tertib pemilihan Wakil Gubernur di DPRD sebagai aturan pelaksana pemilihan Wakil Gubernur.

Diduga Politik Uang Jelang Pemilihan Wagub Kepri

Wahyu Eko Dosen Universitas Raja Ali Haji (UMRAH) mengingatkan masyarakat dan aparat penegak hukum untuk mewaspadai politik uang jelang pemilihan calon Wagub Kepri.”Patut dicurigai akan terjadi politik uang jika tidak diawasi secara ketat oleh publik dan aparat penegak hukum, karena pemilihan calon Wagub Kepri merupakan momentum yang melibatkan partai pengusung dan DPRD Kepri,” ujarnya.

Dia mengatakan potensi pembayaran mahar politik kepada partai pengusung HM Sani-Nurdin Basirun pada Pilkada Kepri 2015 yang menetapkan dua nama calon wagub dapat terjadi lantaran kandidat tidak perlu bertarung pada pesta demokrasi.
Selain itu, peluang politik uang juga terbuka saat DPRD Kepri menetapkan satu dari dua nama calon yang diusulkan partai pengusung.Bakal calon wagub membayar mahar kepada partai pengusung.

“Ini posisi yang enak, tak perlu berjuang dan bertarung, tiba-tiba jadi wagub. Apakah ini bisa didapat secara gratis?” katanya.

Menurut dia, untuk mendeteksi terjadi politik uang sangat sulit. Namun bukan tidak mungkin dapat terungkap jika diawasi secara ketat oleh aparat penegak hukum yang memiliki teknologi canggih.

Jika terjadi politik uang, maka itu kabar buruk bagi Kepri. “Logikanya, orang yang memberi uang itu akan berupaya mengembalikan investasi politik yang ditanamkan. Yang rugi siapa? Masyarakat Kepri,” ujarnya.

Eko mengimbau seluruh partai pengusung pengutamakan kepentingan Kepri, bukan kepentingan politik. Fungsi partai harus dijalankan secara maksimal, tanpa mahar politik dalam menetapkan dua nama calon wagub.

Tiupan penerimaan mahar juga di hembuskan simpatisan Sani-Nurdin (Sanur),Ratusan Miliar rupiah digelontorkan agar nama salah satu calon Wagub disodorkan untuk ikut sebagai salah satu calon Wagub Kepri.

Namun pernyataan tersebut dibantah keras Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Demokrat Hinca Panjaitan Bahkan, ia mempersilahkan untuk mengungkap dan membuktikan kepada siapa mahar tersebut diberikan.

“Tidak ada mahar dalam menetapkan calon wagub yang akan diusung Demokrat. Kalau ada mahar silakan dibuktikan, dari siapa dan kepada siapa diberikan,” tegasnya saat konferensi pers usai penyerahan dan pembacaan Surat Keputusan Majelis Tinggi Partai Demokrat terhadap nama calon Wagub Kepri yang disusung dan diajukan ke DPRD melalui Gubernur, Senin (24/10/2016) malam.

Hinca juga mengatakan tidak ada kaitan antara SK Pengurus DPD Partai Demokrat Kepri dari DPP Demokrat dengan Surat Keputusan (SK) Majelis Tinggi Partai Demokrat, atas pengusungan Agus Wibowo dan Isdianto sebagai calon Wakil Gubernur Kepri. Karena Keputusan Majelis Tinggi merupakan keinginan kader dan masyarakat.

“Lambat ada yang ditunggu, cepat ada yang dikejar, dan kebetulan baru malam ini SK Majelis Tinggi Partai ini dapat kami serahkan. Kalau saya antarkan langsung ke Gubernur, tidak ada kaitan dengan SK kepengurusan DPD Demokrat Kepri, tetapi hal ini murni amanah dan kesepakatan partai,” sebutnya. (redaksi/bd/ant)

Warga Pulau Abang Khawatir Penularan Penyakit TBC

0
Perbedaan Paru-paru Sehat dengan Paru-paru sakit TBC

batamtimes.co , Batam – Warga Pulau Abang Kecamatan Galang Kota Batam Kepulauan Riau mengkhawatirkan penularan penyakit Tuberkulosis atau TBC yang terjadi di pulau yang dikenal dengan wisata bawah laut itu.

Tokoh masyarakat Pulau Abang, Rahmad, Jumat, mengatakan banyak warga yang menderita penyakit menular itu, namun enggan melakukan pemeriksaan, sehingga terus menular ke warga lainnya.

“Masalah kesehatan, kami meminta perhatian pemerintah agar melakukan sosialisasi atau entah apa namanya itu, untuk memperhatikan masyarakat mengidap TBC,” kata Rahmad saat menerima kunjungan Wali Kota di Pulau Abang.

Menurut dia, masih banyak warga pulau yang enggan peduli dengan penyakit yang dideritanya, sehingga membutuhkan peranan pemerintah agar penyakit yang disebabkan bakteri itu tidak terus menular.

Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Pembantu Pulau Abang, Bidan Wulandari memperkirakan puluhan warga di pulau itu menderita TBC. Namun, hanya sedikit di antaranya yang berkenan memeriksakan kesehatan dan menjalani pengobatan dengan benar.

“Yang terdata, seorang menderita TB MDR, sekarang sudah sembuh. Dan yang masih pengobatan 2 orang. Ini karena banyak yang enggak mau periksa,” kata perempuan tempatan itu.

Ia memperkirakan, tiga dari 10 warga Pulau Abang menderita TBC.

Warga enggan repot menjalani pengobatan hingga tuntas. Padahal, untuk bebas dari TBC penderita harus menjalani pengobatan rutin selama enam bulan.

Menurut dia, kebanyakan warga lebih suka mengasup obat luar yang dijual bebas.

Padahal, pemerintah selalu menyiapkan obat TB di Puskesmas Galang. Warga hanya tinggal melakukan tes kesehatan. Kemudian petugas yang akan mengambil obat di Pulau Galang.

“Jumlah obat cukup. Setiap kami bulan ambil obat di Puskesmas,” katanya.

Bagi masyarakat pengguna Jamkesmas dan BPJS, Puskesmas Pembantu tidak menarik iuran sama sekali. Dan untuk masyarakat yang tidak memiliki asuransi apa pun, dikenakan biaya Rp5.000 sesuai dengan Perda tentang Kesehatan.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi memastikan bahwa obat TB dapat diperoleh masyarakat secara gratis di Puskesmas Pembantu.

“Tidak dipungut bayaran. Penyakit menular ditanggung pemerintah. Kalau ada yang bayar-bayar, lapor ke saya,” katanya.

Wali Kota meminta warga untuk lebih peduli dengan penyakit yang dideritanya. Apalagi pengobatan TBC harus terus menerus selama enam bulan.

Bila berhenti sebelum enam bulan, maka penyakit bisa datang kembali dan menjadi sulit diobati.

“Kalau tidak tuntas, akan balik agi. Ketentuannya 6 bulan, jangan pernah berhenti makan obat. Harus sampai 6 bulan. Kalau tidak, tidak bisa sembuh lagi,” katanya menegaskan.

Ia juga meminta warga untuk memercayai Bidan yang bertugas di Puskesmas Pembantu.

Bila pun harus berobat di luar, ia menyarankan RSUD Embung Fatimah di pulau utama sebagai rujukan. Pengobatan TBC paling bagus di seluruh provinsi berada di RSUD Embung Fatimah.(Antara)

Presiden Tunggu Hasil Audit BPKP Terkait Sejumlah Proyek Pembangkit Listrik Mangkrak

0
(Foto Istimewa)

batamtimes.co , Jakarta – Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo mengatakan Presiden Joko Widodo akan menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait sejumlah proyek pembangkit listrik 35.000 MW yang dinilai mangkrak.

“Presiden dalam ratas (rapat terbatas) menyampaikan untuk dilakukan audit. Apakah bisa diteruskan atau tidak. Kalau tidak diteruskan apa langkah yang harus dilakukan kemudian mangkraknya itu kenapa. Bahkan di dalam rapat terbatas seperti yang disampaikan Presiden, apakah memang mangkraknya itu karena faktor korupsi atau tidak,” kata Johan Budi usai menghadiri acara di Gedung KPK Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan hasil audit oleh BPKP akan diserahkan kepada KPK jika pada proyek pembangunan listrik 35.000 megawatt (MW) tersebut terdapat unsur korupsi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 1 November 2016 mengaku sudah menerima informasi bahwa realisasi “commercial operational date” (COD) program pembangunan listrik 35.000 MW baru mencapai 36 persen dari target kumulatif pada 2016.

Presiden juga telah meminta laporan dari BPKP mengenai 34 proyek pembangkit listrik yang mangkrak 7-8 tahun. Data menunjukkan bahwa 71 proyek dari 109 proyek masih dalam tahap perencanaan dan pengadaan.

Terkait dengan itu, Johan menjelaskan bahwa proyek pembangunan listrik sudah dimulai sebelum pemerintahan Joko Widodo.

“Ternyata sebagian program itu kan dimulai sejak sebelum pemerintah yang sekarang. Artinya, dulu ada juga proyek membangun tenaga listrik. Ketika itu dievaluasi ternyata ada beberapa proyek yang tidak berjalan,” kata Johan.

Sejumlah proyek pembangkit listrik yang disebut mangkrak oleh Presiden Joko Widodo juga telah masuk dalam radar KPK.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan laporan pengaduan dari PT PLN terkait dugaan 34 proyek yang mangkrak belum diterima, namun pihaknya sudah mengindikasi beberapa proyek yang masuk dalam radar KPK.(ant/red)

 

Satu Tewas Kontak Tembak DPO Kelompok Santoso

0
Daftar kelompok Santoso yang menjadi perburuan aparat di Satuah Tugas Tinombala

batamtimes.co , Jakarta – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Agus Rianto mengatakan satu orang yang tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Operasi Tinombala adalah salah satu dari 10 Daftar Pencarian Orang (DPO) dari kelompok Santoso yang tersisa.

“Yang bersangkutan adalah salah satu DPO kelompok Santoso yang tersisa dan merupakan kelompok pelaku (pengendara motor yang memboncengkan pelaku) penembakan Kapolres Poso tahun 2016. Almarhum adalah Suharyono alias Yono Sayur alias Pak Hiban,” kata Agus di Jakarta, Jumat.

Sebelumnya, pada Kamis (10/11) sekitar jam 14.50 WITA, di Dusun Kuala Air Teh Desa Salubanga Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi yang termasuk dalam wilayah Operasi Tinombala 2016, telah terjadi kontak tembak antara Satgas Operasi Tinombala dengan kelompok OTK,

Pada pukul 13.00 WITA, tim Satgas Operasi Tinombala melihat 2 OTK dengan membawa parang dan terlihat salah satu OTK menggunakan topi koboi warna coklat yang diduga mencari bahan makanan di kebun milik warga.

Kemudian tim melakukan tembakan peringatan namun OTK tersebut melarikan diri kearah barat daya, kemudian dilakukan pengejaran terhadap OTK selanjutnya terjadi pelemparan bom lontong oleh OTK kemudian di tembak yang mengakibatkan 1 OTK meninggal dunia dan 1 OTK melarikan diri kearah selatan/barat daya.

Agus menjelaskan bahwa jenazah sudah bisa dievakuasi dari TKP di Desa Salubanga pada Kamis (10/11) malam.

“Kemudian pukul 00.45 WITA tiba di Polsek Sausu Res Primo dan pada pukul 04.15 tiba di RS Bhayangkara Palu. Saat ini, jenazah sedang dalam perawatan dan diambil langkah identifikasi,” ucap Agus.

Pihaknya juga sudah mengidentifikasi pengenalan fisik jenazah berupa bentuk muka bulat, rambut keriting, dan mempunyai tanda khusus dengan dua tato gambar wanita di punggung dan satu tato di kaki.

“Telah ditunjukkan juga foto wajah dan tato tersebut kepada pihak keluarga,” tuturnya.

Adapun barang bukti yang ditemukan adalah :

a.1 buah tas ransel warna biru hitam merek eiger.

b. 3 buah bom lontong.

c. 1 buah kompas penunjuk arah.

d. 1 buah gergaji.

e. 1 botol obat-obatan.

f. 1 lembar potongan terpal warna coklat tua.

g. 1 buah baju loreng.

h. 1 buah sarung yang dimodifikasi menjadi hammock.

i. 2 buah KTP atas nama Habib Zakaria dan atas nama Abdul Majid.

j. 1 buah kartu keluarga.

k. 1 bungkus nasi siap saji

l. beras seperempat kilogram (antara/red)

Ikabsu dan Tapanuli Center Membantah Keras Terlibat Dukung ‘Geram’ Tolak Kenaikan UWTO

0
Sekretaris Ikabsu Fisman Gea Dan Ketua Ikabsu,serta Tapanuli center memberikan Keterangan Pers (Jumat 11/11/2016)

batamtimes.co , Batam- Paguyuban Ikatan Keluarga Besar Sumatra Utara dan Tapanuli Centre membantah keras terlibat mendukung peryataan Geram menolak kenaikan UWTO oleh BP Batam.

“Kami pengurus Paguyuban Ikabsu dan TC tidak pernah dihubungi bahkan diberitahu sama sekali,” kata Ketua Ikabsu Nuterin Sihalohon di Batam Centre. Jumat(11/11).

Kata Dia, justru kami mengetahui dari dua media besar di Kepri bahwa kami Ikabsu dan Tapanuli Centre ikut mendukung sesuai yang digelar rapat oleh oknum di hotel planet.

“Kami kawan-kawan media Taulah siapa orangnya? Dan kalau masih kami temukan selebaran dilapangkan maka akan kami bawa kejalur hukum,” tegasnya.

Ia menambahkan, justru dengan adanya kenaikan UWTO kami mendukung bahkan siap membantu sosialisasikan terhadap warga jika diminta BP Batam.

“Kami berjuang bagi warga karena ada dugaan pembohongan terhadap warga terkait kenaikan UWTO yang disampaikan oknum mengatasnamakan warga, ” pungkasnya.

Hal yang sama juga disampaikan ketua ormas Tapanuli Centre Saat Tambunan, bahwa kamipun sama sekali tidak ada mendapat konfirmasi yang menamakan dirinya Geram lalu mencaplok dan mengatakan kami mendukung penolakan UWTO.

“Kami nyatakan itu tidak benar, kapan perlu kami tuntut jika masih mengatasnamakan kami,” tegasnya.

Justru, kata Dia, kami mewacanakan bersikap persuasif memperjuangkan kepentingan warga terutama kavling KSB dan fasilitas umum agar UWTO lebih rendah lagi.

Namun, sekali lagi kami tegaskan bahwa kami tidak pernah dihubungi atau dilibatkan makanya kami mengambil sikap tegas.

“Kami juga tidak melarang anggota mendukung tetapi jangan pernah mencoba membawa atribut atau nama Paguyuban ,” pungkasnya.

Pewarta : Adi

Terkait Penistaan Agama Ahok Ratusan Aliansi Umat Islam Batam Adakan Tablig Akbar

0
Aliansi Umat Islam Bersatu mengadakan Tablik Akbar usai sholat Jumat di depan Mesjid Raya Batam Centre Senin (11/11/2016)

batamtimes.co , Batam – Ratusan Umat Islam yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Bersatu mengadakan Tablik Akbar usai sholat Jumat di depan Mesjid Raya Batam Centre.

Gerakan umat Islam Batam ini lebih senang disebut Tablik Akbar dibanding demo karena sambil bersifat agama terutama terkait kasus Ahok yang diduga melakukan penistaan agama dalam.

Aksi ini berlangsung lebih kurang dua jam menjelang solat ashar dan berjalan damai walaupun mendapat kawalan minim dari aparat kepolisan.

“Kami membela fatwa MUI dan menuntut penistaan agama segera dihukum serta pemerintah harus bersikap adil,” kata salah seorang orator di Batam Centre. Jumat(11/11).

Kami umat Islam di Batam , mengingatkan aparat hukum memproses serta kami berada dibelakang jika penyidik mendapat tekanan dari pihak-pihak yang ingin memasukkan proses hukum terhadap Ahok.

“Ahok jelas melakukan penistaan agama dan kami menduga pemeriksaan Ahok dihadiri anggota DPR RI merupakan bentuk intervensi,” ujarnya berapi-api.

Sementara itu, ketua Aliansi Umat Islam Batam Bersatu Erwin Abu Ghaza mengatakan, penyidik jangan pernah takut, ada Allah SWT yang berkuasa terhadap nyawa manusia.

“Kami mendukung proses hukum dugaan penistaan agama oleh Ahok,” ujarnya.

Kata Dia, Tablik Akbar hari yang bergabung 30an ormas Islam yang mana menyerukan umat Islam untuk tidak berjuang hanya turun kejalan, namun doa dan sholat merupakan senjata utama kaum mukmin.

“Hari ini kami berkumpul berdoa agar diberikan kesabaran dan kekuatan menghadapi fitnah terhadap umat,” ujarnya.

Ia mengatakan, perlu dicatat bahwa umat Islam punya sejarah kemampuan untuk berjuang jika membela agama dan Alquran.

Banyak umat Islam, imbuhnya, menangkan peperangan meski harus mengorbankan jiwa karena jihat membela penistaan agama.

“Pembela Islam surga balasannya,” pungkas Erwin.

Pewarta : Adi

Tim DVI Polda Kepri Berhasil Mengidentifikasikan 45 TKI Korban Kapal Tengelam

0
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian Tinjau langsung Lokasi Lakalaut Tanjung Bemban Rabu 11/3/2016 (Foto : Sakti)

batamtimes.co , Batam – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kepri sudah berhasil mengidentifikasi 45 dari 54 jenazah korban kapal TKI yang tenggelam di perairan Batam.

“Dari 54 jenazah yang ditemukan, 45 di antaranya sudah teridentifikasi terdiri atas 13 perempuan, 31 laki-laki dewasa, dan satu jenazah balita perempuan,” kata Waka Polda Kepri Kombes Pol Didi Haryono di Batam.

Dari 45 jenazah tersebut, sebanyak 29 sudah dipulangkan ke daerah asal, sementara 16 jenazah masih di RS Bhayangkara Polda Kepri menunggu jadwal penyerahan atau pengiriman ke pihak keluarga.

Pemulangan terakhir 8 jenazah, dengan rincian asal Lombok, Nusa Tenggara Barat 4 jenazah, dan masing-masing 1 asal Aceh, Simalungun Sumatera Utara 1 jenazah, Singkawang Kalimantan Barat, Kediri Jawa Timur.

Didi mengatakan, saat ini tinggal sembilan jenazah yang belum teridentifikasi terdiri atas satu jenazah perempuan dewasa, tujuh laki-laki dewasa, dan satu anak perempuan.

Tim DVI, kata dia, terus berupaya keras agar semua jenazah di RS Bhayangkara Polda Kepri segera bisa teridentifikasi.

“Kendalanya memang karena hampir semua jenazah berasal dari luar Batam. Sehingga membutuhkan waktu untuk mendapatkan data dan mencocokkannya dengan jenazah,” kata Didi.

Sebelumnya sebanyak 36 orang dari 39 orang TKI korban selamat juga sudah dipulangkan ke berbagai daerah dengan menggunakan pesawatn.

Pencarian enam korban yang diperkirakan belum ditemukan sudah dihentikan sejak Selasa (8/11).

“Sesuai SOP, kami sudah melakukan pencarian selama tujuh hari terhitung saat kejadian sebelum diputuskan untuk dihentikan pada Selasa,” kata Kepala SAR Abdul Hamid.

Namun demikian, kata dia, Basarnas tetap menyiagakan unsur SAR dan berkoorinasi dengan pihak yang berpatroli di laut agar segera melapor jika ada korban ditemukan. (red/ant)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga