8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1290

‘Kebakaran,Kebakaran,’Ratusan Tamu Planet Discotik Berhamburan

0
Para Tamu Berhamburan Dari Dalam Diskotik,mendengar teriakan ada Kebakaran Fotografer : Angga

batamtimes.co , Batam – Suasana Planet diskotik tidak seperti biasanya,tamu terlihat berhamburan keluar setelah mendengar ada kebakaran, Minggu (2/9/2016) malam.

Informasi yang diperoleh www.batamtimes di Lokasi  asap hitam  terlihat dari ruang karaoke P 12 lantai 2, Planet Diskotek.Asap itu kemudian menjalar ke kamar VIP lainnya.

Asap tebal kemudian keluar dari masing-masing room yang ada dilantai dua itu.

Saat satu per satu kamar karaoke dibuka oleh petugas keamanan. Namun tidak terlihat api.

“Di lantai dua masih kososng semua room VIP. Tapi di lantai tiga sudah ada tamu,” kata seorang petugas keamanan Planet.

Dia mengatakan, munculnya asap membuat panik beberapa karyawan kemudian disusul tamu yang berada dilantai 3 dan 4.

“Tapi semuanya selamat dan tidak ada korban jiwa. Petugas Pemadam Kebakaran terpaksa memcahkan dinding di room T16 agar bisa memadamkan api yang terjebak di dalam flafon,” katanya.

Walaupun dinding sudah dipecahkan, tetap saja titik api tidak ditemukan.

“Titik api belum ditemukan. Apalagi kita tidak tahu ruangan dan jalan di dalam diskotek ini. Diduga api masih di dalam plafon dan kamar. Kalau dilihat, asap ini sepertinya berasal dari sofa yang terbakar,” kata seorang petugas pemadam kebakaran.

Tamu yang berada di ruang KTV room dan di bar diskotek langsung disuruh keluar oleh petugas keamanan.

 

Pewarta : Sakti

Kerap Dijadikan Transaksi Narkoba Polisi Grebek Rumah Jalan Brigjen Katamso

0
Ilustrasi Narkotika

batamtimes.co , Medan –Diduga kerap dijadikan tempat transaksi dan pesta narkoba, petugas dari Polsek Medan Kota menggerebek sebuah rumah Jalan Brigjen Katamso, Gang Datuk, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, Minggu (2/9/2016).

Dari penggerebekan itu, petugas mengamankan Budi Lubis (45) warga Jalan Perjuangan, Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Tembung yang sedang mengkonsumsi narkoba.

“Dari pelaku kita juga mengamankan barang bukti 2 amplop ganja, 9 lembar tictac, dan 1 unit sepeda motor Honda Beat BK 5085 AFG,” kata Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Tobing melalui Kanit Reskrim, AKP Martualesi Sitepu.

Martualesi mengatakan, penggerebekan itu berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di lokasi itu kerap dilakukan transaksi narkoba. Mendapat informasi itu petugas melakukan penyelidikan dan menggerebek lokasi tersebut. “Kita masih melakukan pengembangan apakah yang bersangkutan hanya pemakai atau pengedar. Karena lokasi pelaku jauh dari kediamannya,” ujarnya.

Pihak mereka juga menghimbau kepada masyarakat supaya bersinergi menciptakan rasa aman dan tidak sungkan memberikan informasi kepada pihak kepolisian tentang peredaran narkoba dan juga tindak kejahatan lainnya.(mer/Red)

Mar Diamankan Petugas Bawa Enam Paket Sabu Dalam Bra

0
Ilustrasi sabu diamankan petugas

Batamtimes.co,Batam- Mar (red singkatan) (43) wanita asal Bukit Cermin, Tanjungpinang berusaha menyelundupkan sabu ke luar Batam, Mar ditangkap petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Hangnadim Batam, Minggu (2/10/2016) sekitar pukul 11.55 WIB.

Mar menyelundupkan sabu dengan cara memasukan sabu ke dalam bra yang ia pakai.

Saat memasuki ruang keberangkatan di Bandara Hang Nadim. Mar tampak sedikit gugup, namun ia berusaha tenang.Satu per satu barang bawaannya dimasukkan ke dalam X-Ray. Dari barang bawaannya itu, semua lolos.

Tak ada yang curiga kalau ternyata ada sesuatu di balik itu. Namun saat Mar masuk X-Ray, alarm X Ray terus berbunyi.Wanita ini makin gugup.

Ia kemudian dibawa ke ruangan khusus oleh Aviation security (Avsec) Bandara Hang Nadim. Di ruangan itu, petugas wanita menggeledahnya.

Hasilnya, ada enam paket sabu di balik bra .Sabu sebanyak enam paket atau seberat enam ons tersebut hendak dibawa pelaku ke Kota Jambi dengan menggunakan penerbangan Lion Air sekitar pukul 12.30 WIB.(*)

Pewarta :Helmiyus

Benih Kopi Dunia Ternyata Dari Pulau Jawa

0
Industri kopi Kenya menargetkan hasil panen tahun 2016 meningkat hingga 50.000 metrik ton. REUTERS/Siegfried Modola

batamtimes.co , Surakarta –Siapa sangka jika kopi yang ditanam di sebagian besar perkebunan kopi dunia, termasuk di negara-negara produsen kopi dunia seperti Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Kepulauan Karibia, termasuk Meksiko, benihnya berasal dari Pulau Jawa?

“Pada 1726, kopi Jawa (Java coffee) menggeser dominasi kopi Mocha di Pasar Eropa. Pada tahun itu, sekitar 90 persen kopi (2.145 ton) yang dilelang di Amsterdam berasal dari Pulau Jawa,” kata Prawoto Indarto, penulis buku The Road to Java Coffee, saat ditemui Tempo di sela acara Jagongan Ngopi Neng Solo di Pasar Gede, Kota Surakarta, pada Sabtu malam, 30 September 2016.

Perjalanan sejarah kopi Jawa bermula sejak 1618. Mengutip data dari Coffee & Cacao Trade Journal (1964:29), Prawoto menuliskan dalam bukunya bahwa pada tahun itu maskapai dagang Belanda (Dutch East Indies Company) mendapat izin dari kekaisaran Ottoman di Turki untuk membuka cabang di Kota Aden dan Mocha.

Mocha adalah kota pelabuhan di Yaman. Seperti diketahui, dalam kurun pertengahan abad 15-16, kopi hanya berkembang di wilayah Jazirah Arab. Dengan membuka kantor cabang di Mocha, Prawoto mengatakan Belanda punya peluang jadi eksportir kopi ke Eropa dan Asia.

“Untuk mematahkan sistem perdagangan kopi yang dimonopoli pedagang Arab, Belanda membuat wilayah perkebunan kopi baru di luar Mocha,” kata Prawoto, alumnus Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang menghabiskan waktu tiga tahun (2010-2013) untuk menelusuri dan merangkai sejarah kopi Jawa yang terserak dalam puluhan jurnal dan buku dari dalam dan luar negeri.

Singkat cerita, Prawoto berujar, pada 1696, Wali Kota Amsterdam Nicholas Witsen memerintahkan pasukan VOC mengambil benih Coffea arabica dari Pantai Malabar, India, untuk ditanam di Jawa. Benih kopi itu ditanam di wilayah Kampung Melayu, Bifara Cina (Bidaracina), Maester Cornelis (Jatinegara), Palmerah, Sukabumi, dan Sudimara.

Menurut hasil analisis para ahli botani di Amsterdam pada 1706, kopi dari Jawa berkualitas tinggi. Sehingga benih kopi Jawa diperbanyak dan disebarkan ke kebun-kebun botani di Eropa, termasuk kepada Raja Perancis Louis XIV. Melalui Kebun Raya Royal Jardine de Plantes di Paris, benih kopi Jawa dibawa ke Martinique, koloni Prancis di Kepulauan Karibia.

“Dari Martinique, benih kopi Jawa menyebar lagi menjadi benih awal Coffea arabica yang ditanam di sebagian perkebunan kopi di negara-negara produsen kopi dunia,” ujar Prawoto. Lelaki kelahiran Kota Yogyakarta yang juga telah menulis sejumlah buku tentang teh itu menambahkan, pada 1711, kopi Jawa memecahkan harga tertinggi di Balai Lelang Amsterdam.

Penanggung jawab acara Jagongan Ngopi Neng Solo, Katariksa D. Putra, mengatakan kehadiran Prawoto Indarto dalam peringatan hari kopi internasional di Pasar Gede diharapkan dapat menyuntikkan semangat kepada masyarakat Jawa, terutama para pegiat kopi, untuk melestarikan kopi Jawa dengan berbagai cara.

“Kopi Jawa itu sejarahnya luar biasa, tapi sekarang kurang populer. Makanya perlu dikuatkan lagi pamornya,” kata salah satu pendiri komunitas Kopisolo.com itu. Selain membedah buku The Road To Java Coffee karya Prawoto Indarto, Jagongan Ngopi Neng Solo dimeriahkan pembagian 3.000 cangkir kopi gratis asal Jawa Timur, Tengah, dan Jawa Barat (Tempo/red)

Pembalap Australia Daniel Ricciardo Berhasil Merebut Gelar Juara Pertama Formula 1

0
pembalap red bull daniel ricciardo berhasil finish grand prix malaysia 2-oktober-2016 AP/Vincen Thian

batamtimes.co , Jakarta – Pembalap Australia, Daniel Ricciardo, berhasil merebut gelar juara pertamanya pada musim ini dengan memenangi balapan Formula 1 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Ahad, 2 Oktober 2016. Ia finis di depan pembalap Belanda, Max Verstappen, membuat Red Bull mampu menguasai podium utama dan kedua dalam lomba itu.

Nico Rosberg, pembalap Jerman dari tim Mercedes, sempat mengalami kecelakaan, tapi akhirnya mampu finis ketiga. Adapun rekan setimnya sekaligus pesaingnya dalam perebutan gelar juara, Lewis Hamilton, gagal finis.

Dalam balapan ini, insiden sudah terjadi di lap pertama. Mobil Sebastian Vettel menabrak mobil Nico Rosberg. Vettel langsung terhenti, sedangkan Rosberg masih mampu meneruskan lomba.

Hamilton yang memulai dari posisi terdepan sempat melaju di depan hingga lap ke-41. Sayang, mobilnya bermasalah, sehingga ia akhirnya gagal finis. Ricciardo kemudian memimpin alih pimpinan lomba hingga garis akhir, disusul Max Verstappen.

Rosberg, yang finis posisi ketiga, tetap menguasai klasemen pembalap umum dengan nilai 288 atau unggul 23 poin dari Hamilton. Di posisi ketiga ada Ricciardo yang mempunyai 204 poin disusul Kimi Raikkonen (160 poin), Vettel (153 poin), dan Verstappen (147).(tempo/Red)

Merasa Mual Hingga Muntah di Masa Kehamilan Wajar dialami Ibu Hamil

0
Ilustrasi Ibu Hamil

batamtimes.co , Jakarta – Merasa mual hingga muntah di masa kehamilan kerap mengganggu aktivitas. Tapi, ternyata hal tersebut wajar dialami oleh ibu hamil.

Dokter kandungan dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, dr Boy Abidin SpOG (K) mengatakan bahwa keluhan mual dan muntah pada ibu hamil normal terjadi pada tiga bulan pertama, yakni pada usia kehamilan 8 pekan sampai 16 pekan.

“Mual terjadi karena peningkatan hormonal saat hamil tapi akan turun karena diambil alih oleh hormon pembentuk plasenta,” tutur dr Boy

Dalam acara Prenagen Pregnancy Educational Journey (PPEJ) 2016 di The Hall Senayan City, Jalan Asia Afrika Lot 19, Jakarta, Sabtu (1/10/2016), dr Boy mengatakan mual terjadi secara sistematik atau alamiah pada tubuh ibu. Kondisi ini tidak bisa dihilangkan.

dr Boy menjelaskan perasaan mual dan muntah pada setiap kehamilan ibu berbeda-beda sehingga tidak bisa disamakan. Ia juga menambahkan kondisi fisik ibu juga bisa mempengaruhi perasaan mual.

“Contohnya ibu yang memiliki mag pasti akan sensitif dan akan mudah mengalami mual dan muntah. Jadi nikmatin aja karena mual ini unik (pada setiap kehamilan berbeda-beda),” sambung dr Boy.

Lantas, bagaimana cara mengatasi rasa mual dan muntah? dr Boy mengatakan pemakaian obat bisa menjadi solusi walaupun tidak bisa menghilangkan, melainkan hanya bisa mengurai rasa sakit.

Baca juga: Mual Saat Hamil? Jahe dan Akupresur Bisa Dicoba untuk Meredakannya ( det/red)

Menkumham: Aturan Pelelangan Barang Sitaan Negara Akan Dikeluarkan

0
yasonna laoly Foto RMOL.CO

batamtimes.co , Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan jika aturan yang mengatur mengenai pelelangan barang rampasan atau sitaan negara akan segera dikeluarkan.

“Sedang dipersiapkan aturannya dan kemungkinan itu dalam bentuk Perpres (Peraturan Presiden). Dasarnya, karena besarnya potensi kerugian negara,” ujarnya usai membuka rapat koordinasi Pengadilan, Kemenkumham, Kejaksaan dan Polisi (Dilkumjakpol) di Makassar, Jumat.

Yasonna mengatakan, aturan mengenai rencana pelelangan barang sitaan negara setelah melihat banyaknya barang rampasan itu hancur sebelum pemiliknya mendapatkan kepastian hukum tetap (incraht).

Ia menyebutkan, barang sitaan kasus korupsi yang disita oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti mobil mewah merek terkenal Ferrari, Lamborghini dan lainnya itu berpotensi hancur sebelum kepastian hukum didapatkan oleh pemiliknya.

Sedangkan hasil dari penjualan sesuai dengan harga pasaran itu akan dimasukkan dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) atas nama tersangka ataupun terdakwa.

“Kita harap barang sitaan ini berguna dan tidak hancur. Kasihan sekali itu barang sitaan negara kalau hancur begitu saja dan semuanya pasti rugi,” katanya.

Yasonna mengaku, jika terpidana setelah mendapatkan keputusan hukum dari majelis hakim baik hukuman badan maupun denda akan dikalkulasi sesuai dengan hasil penjualan dari barang sitaan tersebut.

Dicontohkannya, terpidana yang telah divonis dan diharuskan membayar denda Rp100 juta, sedangkan harga penjualan dari barang sitaannya seperti mobil seharga Rpp200 juta, maka sisa dari itu akan dikembalikan utuh.

“Kalau misalnya terdakwanya didenda Rp100 juta kemudian barangnya seperti mobil lakunya Rp200 juta, maka Rp100 jutanya pasti kita kembalikan,” jelasnya.

Menurut pengalaman dia, beberapa kasus yang bergulir itu banyak yang melewati proses panjang hingga mendapatkan keputusan hukum tetap (incraht) yakni di atas lima tahun.

“Kalau kasusnya setelah lima tahun baru incraht, sedangkan barangnya yang disita sepert mobil mewah kan negara harus mengeluarkan uang juga untuk biaya perawatannya dan jika lima tahun atau lebih, itu besar sekali. Makanya, dilelang adalah solusi tepat,” ucap dia.(ant/red)

Polisi Masih Telusuri Duit Rp 202 M yang ‘ Raib’ Usai Disetor ke Dimas Kanjeng

0
Dimas Kanjeng Taat Pribadi (Foto: Rois Jajeli/detikcom)

batamtimes.co , Jakarta – Tiga orang melaporkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi karena menjadi korban penipuan dengan modus penggandaan uang. Total duit pelapor yang raib setelah disetor ke Dimas Kanjeng sangat fantastis mencapai Rp 202 miliar.

“Ada 3 pelapor dengan (laporan penyetoran uang) Rp 830 juta, Rp 1,5 miliar ditambah Rp 200 miliar,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (1/10/2016).

Polisi masih menelusuri kemana uang para korban yang jumlah persisnya Rp 202,330 miliar disimpan atau digunakan. Namun Dimas Kanjeng belum mau bicara karena menolak diperiksa pada hari Jumat (30/9).

“Dia belum mau diperiksa kemarin. Kita masih telusuri kemana duitnya,” kata Argo.

Para korban yang melapor adalah Prayitno Supriyadi dari Jember, yang mengaku sudah menyetorkan Rp 830 juta. Korban kedua, Rahmadi dari Kabupaten Bondowoso yang mengaku menyetorkan Rp 1,5 miliar.

Korban terakhir yang melapor adalah Muhammad Najmur yang mewakili Ibundanya. Ibu Najmur mengaku menyetor uang hingga Rp 200 miliar sejak tahun 2014.

“Pelapor menyetorkan uang memakai 5 tas, satu tas isinya Rp 2 miliar pecahan 100 ribu. Tapi semuanya bertahap tidak ada yang sekaligus (menyerahkan uang),” kata Argo.(dtk/red)

Bandara Hang Nadim Akan Menjadi Pangkalan Pesawat TNI AU

0
Ilustrasi Pesawat Tempur Golden Eagle Indonesia
Ilustrasi Pesawat Tempur Golden Eagle Indonesia

batamtimes.co , Batam – Bandara Hang Nadim akan menjadi pangkalan aju pesawat tempur TNI AU dalam gelaran latihan rutin TNI AU, Senin (3/10/2016).

“Ini merupakan latihan rutin TNI AU, Batam sebagai pangkalan aju untuk pewasat Sukhoi sudah standby 5 pesawat hari ini, puncak latihan pada Kamis (6/10/2016) di Ranai, Natuna,” kata Danlanud Tanjungpinang Kolonel (Pnb) Ign Wahyu Anggono, Jumat (30/9/2016).

Sedangkan pada Kamis (6/10/2016) di Batam akan standby 7 pesawat Sukhoi, 10 F16 dan 2 Hercules. Menurut Wahyu latihan tersebut dalam rangka sosialisasi dan memperkuat kemampuan masing-masing skuadron.

“Teknisnya berupa sosialisasi latihan perang-perangan,” tambah dia.

Pesawat-pesawat tempur ini berasal dari base Makasar. Bandara Hang Nadim dalam beberapa hari ke depan, akan menjadi rumah untuk pesawat tempur TNI AU dengan latihan yang diberi nama Angkasa Yudha.

Latihan rutin tersebut menurut Wahyu juga meningkatkan kesiagaan dan pengawasan wilayah perbatasan Kepri.

“Pada saat latihan nanti, kami juga sudah berkoordinasi secara diplomatik dengan negara tetangga bahwa akan menggelar latihan tempur,” papar dia.

Sedangkan General Manager Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam Suwarso menambahkab pesawat-pesawat tersebut sudah ditempakan di VIP.

“Sukhoi sudah datang sejak Kamis (29/9/2016) lalu. Nantinya pada Kami (6/10/2016) depan, datang lagi pesawat tempur buatan Amerika F16,” ujar dia. (tri/red)

Polda Metro Jaya Menyita 4.999 Sepatu Nike Palsu

0
Ilustrasi Naik Palsu

batamtimes.co , Jakarta – Petugas Polda Metro Jaya menyita 4.999 sepatu merk Nike palsu diimpor dari Guangzhou Tiongkok yang akan dipasarkan di Indonesia.

“Sepatu itu palsu diproduksi tanpa izin,” kata Kepala Subdirektorat Industri Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Iman Setiawan di Jakarta, Jumat.

Iman mengatakan anggota Polda Metro Jaya membekuk lima tersangka yang berperan sebagai importir dan distributor yakni RK, DI, SL, FI dan GT.

Polisi menangkap kelima tersangka di daerah Penjaringan Jakarta Utara pada 21 September 2016.

Iman mengungkapkan awalnya pemegang lisensi resmi Nike di Indonesia melaporkan dugaan memproduksi dan memperdagangkan sepatu tanpa izin.

Berdasarkan laporan itu polisi menelusuri distribusi sepatu ilegal itu yang diduga berasal dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang Jawa Tengah.

Petugas mengamankan dua truk yang mengangkut ribuan pasang sepatu saat akan mengantarkan ke konsumen di kawasan Penjaringan Jakarta Utara.

Iman menyebutkan pelaku mulai berbisnis sepatu impor tanpa izin sejak Maret 2016 dengan keuntungan Rp150 juta per bulan.

Tersangka menjual sepatu lebih murah Rp300.000-Rp400.000 per pasang dibanding harga aslinya di pasar tradisional.

Iman menambahkan sepatu palsu itu diberi nomor seri namun terlihat beda dari yang asli berdasarkan tanda barcode.

Kelima tersangka dijerat Pasal 90, Pasal 91 dan Pasal 94 Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2001 tentang pemalsuan merk.(ant/Red)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga