8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 13

Putusan MK Harus jadi Pedoman Reformasi Polri

0
Foto : Gedung MK

Jakarta – batamtimes.co – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai larangan anggota Polri aktif menduduki jabatan di luar kepolisian sudah senafas dan menjadi bagian penting dari agenda reformasi Polri.

“Putusan MK itu harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Polri. Putusan MK tersebut bersifat final dan mengikat sehingga tidak boleh ditafsirkan maupun disiasati melalui peraturan di bawah undang-undang,” ujar Ketua Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto, Selasa 16 Desember 2025.

Anggota DPR RI Periode 2019-2024 ini menjelaskan, sejak reformasi 1998, bangsa Indonesia berkomitmen membangun kepolisian yang profesional, netral dan sepenuhnya tunduk pada prinsip negara hukum.

“Oleh karena itu, pemisahan yang tegas antara fungsi kepolisian dan jabatan sipil adalah prasyarat utama agar Polri tidak terseret ke dalam dinamika kekuasaan birokrasi maupun politik praktis,” tegas Mulyanto.

Dijelaskan, Mahkamah Konstitusi telah menegaskan bahwa alasan keterkaitan tugas tidak dapat dijadikan dasar pembenar bagi penempatan polisi aktif dalam jabatan di luar kepolisian. Karena, status jabatan ditentukan oleh struktur kelembagaan, bukan oleh jenis tugas yang dijalankan.

“Setiap jabatan di kementerian, lembaga negara, maupun badan sipil lainnya tetap merupakan jabatan di luar kepolisian, meskipun bergerak di bidang keamanan atau penegakan hukum,” tegas Mulyanto.

Sekretaris Menristek era Presiden SBY ini memandang bahwa kepatuhan terhadap putusan MK justru akan memperkuat reformasi Polri. Keputusan itu mendorong institusi kepolisian untuk fokus pada mandat utamanya yaitu menjaga keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta melayani masyarakat secara profesional dan berintegritas.

“Kita berharap Reformasi Polri dilaksanakan secara terpadu, baik dapam aspek instrumental, kultural, maupun struktural, termasuk tata kelola kewenangan, dan pembatasan kekuasaan yang jelas. Dengan demikian maka peraturan pelaksana, termasuk peraturan internal lembaga, tidak boleh melampaui atau menafsir ulang substansi putusan Mahkamah Konstitusi,” pungkas Mulyanto.

Penulis : Tanto

TNI Bersihkan Puskesmas Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

0

Aceh- batamtimes.co – Tentara Nasional Indonesia atau TNU melalui Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda mengerahkan personel untuk membersihkan Puskesmas yang dilanda banjir akhir November lalu.

Puskesmas yang dibersihkan terletak di Desa Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, provinsi Aceh.

Menurut Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, sebanyak 23 personel Brigif 25/Siwah diterjunkan guna membantu memulihkan kondisi puskesmas yang terdampak banjir agar dapat kembali berfungsi secara optimal.

“Kegiatan pembersihan meliputi ruang pelayanan, ruang perawatan, halaman puskesmas, serta saluran air yang dipenuhi lumpur dan material sisa banjir,” ujarnya Selasa 16 Desember 2025.

Langkah ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung percepatan pemulihan fasilitas umum yang memiliki peran vital bagi masyarakat, khususnya layanan kesehatan. Dengan kondisi puskesmas yang bersih dan layak, diharapkan pelayanan medis dapat segera berjalan normal dan memenuhi kebutuhan warga setempat.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan secara gotong royong bersama tenaga kesehatan dan masyarakat sekitar, mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI dan komponen masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam. Kehadiran prajurit TNI di lapangan mendapat sambutan positif dari warga Desa Kota Lintang,” terangnya.

Melalui kegiatan kemanusiaan ini, ujarnya, diharapkan Puskesmas Desa Kota Lintang dapat kembali beroperasi dengan baik, sekaligus meminimalisir potensi munculnya penyakit pasca banjir.

“TNI komitmen untuk senantiasa hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat dan pascabencana, serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan dan keselamatan warga,” pungkasnya.

Penulis : Tanto

Pemancing asal Temanggug Ditemukan Tewas di Kali Boyong

0

Yogyakarta – batamtimes.co – TIM SAR gabungan akhirnya menemukan seorang pemancing yang tewas usai hanyut di kali Boyong, Dusun Lempongsari Sumberan, Kalurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta Senin pagi.

Pemancing bernama Munif Rifai (26) warga Temanggung, Jawa Tengah tersebut tercebur kali sejak Minggu 14 Desember 2025.

“Pada awalnya kami menerima informasi adanya kondisi yang membahayakan manusia yang hanyut di sungai Boyong. Operasi SAR hari ini di bagi menjadi 2 SRU,” ujar Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis kepada waertawan Senin 15 Desember 2025.

Ia melanjutkan, SRU 1 melakukan pencarian darat dari lokasi kejadian ke arah selatan sejauh 500 meter. Sedangkan, SRU 2 melakukan pencarian dengan penyelaman menggunakan alat selam.

“Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR kali ini berjumlah kurang lbh 50 personel,” urainya.

Dirinya melanjutkan, pada sekira pukul 10.11 Wib korban atas nama Munif Rifai (26) warga Dusun Banjarsari, Desa kebumen, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah berhasil ditemukan.

“Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh SRU penyelam di kedalaman 3 meter. Selanjutnya korban di evakuasi oleh tim SAR gabungan untuk diserahkan ke pihak keluarga dan langsung dibawa ke rumah duka,” tutupnya.

Penulis : Tanto

Ami Kamiludin Sebut Isu Ketahanan Pangan Pasca Bencana di Sumatera Trending di Media Sosial

0

Sumatera – batamtimes.co – Pengamat media sosial Dr. H. Ami Kamiludin, mengungkapkan, percakapan warganet di lini masa kembali menyoroti isu ketahanan pangan nasional yang dikaitkan dengan penanganan bencana di sejumlah wilayah di pulau Sumatera.

“Pada Senin malam sekitar pukul 21.30 WIB, Frasa Ketahanan Pangan Bangkit ramai dibahas di Twitter/X hingga menempati jajaran trending puncak, terutama dalam konteks memastikan bantuan dapat disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran bagi warga yang terdampak bencana,” ujarnya Selasa 16 Desember 2025.

Menurutnya, dalam berbagai pembahasan yang berkembang di Twitter atau X, netizen menaruh harapan dan perhatian pada pentingnya percepatan penyaluran bantuan sandang dan pangan, serta pemenuhan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat yang terdampak.

“Isu ini dinilai krusial untuk menjaga ketahanan masyarakat di masa pemulihan, sekaligus mencegah dampak yang berkelanjutan akibat keterbatasan akses kebutuhan pokok,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, perbincangan warganet juga menyinggung kunjungan Menko Pangan Zulkifli Hasan ke berbagai daerah terdampak bencana di Sumatera, yang dinilai sebagai bagian dari upaya melihat langsung kondisi lapangan dan memastikan koordinasi antarinstansi berjalan efektif.

“Kehadiran pejabat di daerah terdampak disebut penting untuk mempercepat pengambilan keputusan dan distribusi bantuan,” ungkap Ami Kamiludin.

Dirinya menilai bahwa percakapan yang berkembang di media sosial menunjukkan meningkatnya kesadaran publik terhadap pentingnya kecepatan dan ketepatan penanganan bencana.

Masih menurutnya, warganet tidak hanya menyuarakan empati, tetapi juga menaruh ekspektasi terhadap kerja nyata dari pemerintah di lapangan.

“Isu ketahanan pangan yang dikaitkan dengan penanganan bencana menunjukkan bahwa publik kini lebih kritis dan konstruktif. Mereka mendorong agar bantuan benar-benar sampai ke masyarakat terdampak, terutama kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, dan layanan kesehatan,” ujar Ami Kamiludin.

Ia menjelaskan, narasi ketahanan pangan bangkit yang menguat di media sosial ini mencerminkan harapan publik agar penanganan bencana tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga berkelanjutan.

“Ketahanan pangan dinilai menjadi pondasi penting dalam proses pemulihan, khususnya bagi wilayah yang terdampak langsung,” terangnya.

Ami Kamiludin menegaskan, dengan meningkatnya perhatian warganet, isu ketepatan dan kecepatan bantuan menjadi sorotan utama.

“Publik berharap langkah-langkah yang diambil pemerintah, termasuk melalui peran Menko Pangan, dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak dan memperkuat ketahanan pangan nasional ke depan,” demikian Ami Kamiludin.

Lapor Pak Prabowo ! Miris, di Natuna Masih Ada Jalan Berlobang – lobang berpotensi Makan korban

0
Keterangan : Jalan Padang Hangus lintas Cemaga tampak berlobang-lobang berpotensi memakan korban perlu perhatian pemerintah.

Natuna- Batamtimes.co – Lapor pak Prabowo, Presiden Indonesia di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau masih ada ditemukan jalan berlobang-lobang sehingga berpotensi menimbulkan rawan kecelakaan.

Nasrita Lailla Perempuan Hamil Muda Korban Tanah Longsor Parsariran 16 Hari Belum di Temukan Jasadnya

0
Keterangan foto : Nasrita Laila (tanda lingkar) korban tanah longsor di Parsariran, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Tapsel, Sumut belum ditemukan jasadnya.

Tapsel – Batamtimes.co – Nasrita Laila (30) perempuan hamil muda dari pasangan Parulian salah satu korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Parsariran, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Rabu (25/11/2025) bulan lalu.

3 Prajurit TNI AD Terdampak Longsor Saat Evakuasi Warga Padang Panjang, Dua Hilang Kontak

0

Sumbar – batamtimes co – TANAH longsor juga melanda kawasan jembatan Kembar Silaiang
Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat

Pergerakan material tanah dari tebing menyebabkan badan jalan tertimbun serta sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

Pada saat proses penanganan dan evakuasi masyarakat berlangsung, longsor susulan kembali terjadi dan menimpa para petugas yang berada di lokasi.

“Tiga personel TNI AD yang saat itu tengah
membantu evakuasi ikut terdampak material longsor,” ujar Kapendam XX/TIB Letkol Kav Taufiq.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, dua personel Subdenpom XX/5 Padang Panjang dinyatakan hilang kontak, yakni Pelda Yudi Gusnadi
dan Prada Zeni Marpaung.

Sementara itu, lanjut Kapendam, satu personel lainnya, Serda Robi, Babinsa Koramil X/Koto Kodim 0307/Tanah Datar, telah ditemukan dalam kondisi gugur dan jenazahnya telah berhasil dievakuasi.

“Mereka adalah prajurit terbaik yang gugur saat menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Sumbar yang kita cintai. Mari kita berdoa bersama agar bencana ini
segera berakhir,” ujar Kapendam.

Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, relawan, dan pemerintah daerah terus melanjutkan pencarian terhadap dua personel TNI yang masih hilang, serta melakukan
pembersihan material longsor untuk membuka kembali akses yang tertutup.

“Upaya dilakukan
dengan mengutamakan keselamatan personel, mengingat kondisi tanah yang masih labil,” ucapnya.

 

Penulis : Tanto

17 Orang Tersangka Terjaring Operasi Curas Progo 2025

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Senanyak 17 orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda DIY dalam kasus pencurian dengan kekerasan alias Curas. Mereka terjaring dalam Operasi Curas Progo 2025 yang digelar Polda DIY dan jajaran selama 14 hari mulai 3-16 November lalu.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY AKBP Tri Panungko mengatakan, pelaku yang berhasil diamankan sebanyak 17 tersangka terdiri dari 16 target operasi dan 1 non target operasi.

“Rinciannya Polda DIY menangkap 6 tersangka, Polresta Yogyakarta 4 tersangka, Polresta Sleman 4 tersangka, Polres Bantul 2 tersangka, Polres Kulon Progo 1 tersangka dan Polres Gunungkidul 1 tersangka,” ujarnya saat jumpa pers Kamis 4 Desember 2025.

Lebih lanjut ia menerangkan, dalam operasi tersebut sebanyak 14 barang bukti berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

“Polda DIY mengamankan 8 barang bukti, Polresta Yogyakarta 14 barang bukti, Polresta Sleman 15 barang bukti, Polres Bantul 3 barang bukti, Polres Kulon Progo 1 barang bukti serta Polres Gunungkidul 1 barang bukti,” ucapnya.

Ia melanjutkan, puluhan barang bukti yang diamankan diantaranya sepeda motor, handphone, pakaian dan berbagai jeninms senjata tajam.

Dari hasil analisa, lanjutnya, faktor yang memengaruhi kerawanan curas di DIY antara lain dinamika ekonomi masyarakat, rendahnya kewaspadaan, meningkatnya
mobilitas pendatang, serta sanksi hukum yang belum menimbulkan efek jera
bagi residivis.

“Banyak tersangka yang diamankan dalam operasi tahun ini diketahui pernah terlibat kasus serupa di sejumlah wilayah sebelumnya,” ungkapnya.

Sementara Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menegaskan, walaupun operasi telah berakhir setiap jajaran akan terus melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan untuk menekan potensi kejahatan curas.

“Seluruh kasus yang sudah diungkap saat ini sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut untuk kemudian dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),” urai Ihsan.

Polda DIY mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, melaporkan aktivitas mencurigakan dan bersama-sama menjaga keamanan wilayah agar tercipta situasi kamtibmas yang kondusif.

Penulis : Tanto

Anggota Komisi III DPR RI Rizki Faisal mendukung gagasan Koalisi Permanen

0

Jakarta – batamtimes.co – Anggota Komisi III DPR RI Rizki Faisal mendukung gagasan Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia yang menyebut koalisi permanen. Ia menilai, pentingnya koalisi permanen untuk memperkuat stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Rizki menegaskan, koalisi permanen adalah kebutuhan strategis agar pemerintahan berjalan efektif dan solid. Ia menyebut mekanisme ini diperlukan agar tidak muncul manuver politik yang mengganggu konsentrasi kerja kabinet.

“Koalisi permanen harus jalan. Pemerintahan Presiden Prabowo membutuhkan barisan yang solid, bukan yang plin-plan atau menciptakan drama politik,” kata Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini, Selasa 9 Desember 2025.

Ia mengatakan, Golkar jelas menjaga stabilitas seperti diarahkan kepemimpinan partai.

Rizki juga menyoroti pernyataan Menko PM Muhaimin Iskandar yang sebelumnya melontarkan ajakan “Tobat Nasuha” kepada sejumlah menteri. Ia menilai pernyataan tersebut tidak etis dan tidak produktif, apalagi saat pemerintah fokus menangani bencana di beberapa wilayah Sumatera.

“Saya sangat menyayangkan ucapan Cak Imin. Pernyataan seperti itu terkesan tendensius, meremehkan, dan malah mengganggu konsentrasi kerja kabinet,” ujarnya.

Rizki Faisal menambahkan, Bahlil justru bergerak cepat memastikan pemulihan energi di daerah bencana. Rizki menekankan, bahwa evaluasi terhadap kinerja menteri merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto.

“Tidak seharusnya sesama menteri membuat pernyataan bernada menghakimi atau mempolitisasi isu internal kabinet, yang berhak mengevaluasi menteri itu Presiden, bukan Cak Imin,” ujar anggota DPR RI dari Dapil Kepri tersebut.

Menurutnya, prinsip dasar tata kelola pemerintahan harus dipahami seluruh anggota kabinet. Rizki kembali menegaskan bahwa gagasan koalisi permanen penting untuk mencegah munculnya manuver politik yang mengganggu fokus pemerintahan.

Rizki menyebut langkah itu diperlukan agar program strategis nasional berjalan tanpa hambatan. “Dengan koalisi permanen, tidak boleh ada lagi tindakan yang menimbulkan kegaduhan,” ucapnya.

Rizki menegaskan bahwa pemerintahan harus stabil dan kuat dalam menangani agenda besar Presiden Prabowo. Rizki menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa seluruh menteri seharusnya fokus pada kerja nyata.

Sebab, pemerintah membutuhkan kerja konkret, bukan pernyataan yang membuka ruang kontroversi.

“Pemerintah sedang bekerja untuk rakyat, yang dibutuhkan itu kerja nyata, bukan drama atau sindiran,” pungkasnya.

Penulis : Tanto

Posko Bencana Milik Pertamina Bertambah Lagi di Medan dan Banda Aceh

0

Jakarta – batamtimes.co – Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) kembali menambahkan posko bantuan melalui Posko Hub Pertamina Peduli di Kantor Region Medan dan Kantor Cabang Banda Aceh sebagai pusat koordinasi dan transit bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana. Sebelumnya Pertamina telah memiliki Posko bantuan dan relawan di Lhoksumawe Pertamina Arun Gas (PAG) untuk penyaluran wilayah terdampak Aceh, Pangkalan Brandan untuk penyaluran di Sumatera Utara, dan Kantor Cabang Sumatera Barat Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk penyaluran di Sumatera Barat.

Posko hub Pertamina Peduli Medan dan Aceh didirikan untuk pengumpulan seluruh bantuan yang dihimpun dari Pertamina Group maupun lembaga eksternal dapat segera disalurkan secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Melalui tambahan dua Posko Hub ini, proses penyaluran bantuan dilakukan secara terstruktur, mulai dari pengadaan barang kebutuhan darurat, penerimaan bantuan dari berbagai pihak, hingga penyortiran dan distribusi ke titik-titik terdampak. Koordinasi dilakukan secara intensif dengan posko penyaluran di lapangan serta lembaga kemanusiaan agar seluruh bantuan yang masuk dapat dimobilisasi tanpa hambatan.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Sunardi, menyampaikan bahwa aktivasi Posko Hub ini merupakan langkah operasional untuk mempercepat arus bantuan dari Pertamina Group. “Fokus kami adalah memastikan bantuan yang telah terkumpul segera bergerak ke wilayah-wilayah terdampak. Dengan Posko Hub di Medan dan Banda Aceh, proses ini menjadi lebih terkonsolidasi dan efisien,” ujar Sunardi.

Untuk memastikan kebutuhan logistik dapat ditangani dengan cepat, Pertamina menyediakan hotline koordinasi yang dapat diakses instansi pemerintah, lembaga kemanusiaan, maupun pihak lain yang membutuhkan dukungan:

– Posko Aceh (Kantor Cabang Banda Aceh): 0811-6060-2020

– Posko Sumut (Kantor Region Medan): 0811-6060-2525

Dengan mekanisme koordinasi melalui dua Posko Hub ini, Pertamina berharap seluruh bantuan dapat bergerak lebih cepat, merata, dan sesuai kebutuhan di lapangan. Pertamina Patra Niaga Sumbagut akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, lembaga sosial, serta relawan dalam mendukung percepatan pemulihan di Aceh.

Penulis : Tanto

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga