8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 12

Wanita di Yogya Ditangkap Karena Edarkan Uang Palsu

0

Yogyakarta – batamtimes.co Seorang wanita di Yogyakarta ditangkap poliisi karena diduga mengedarkan uang palsu alias upal.

Wanita berinisial MR (48) warga Kotagede, Kota Yogyakarta tersebut ditangkap pada Rabu pagi 31 Desember 2025 di Pasar Prawirotaman saat membeli daging sapi.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Gandung Harjunadi membenarkan ihwal penangkap wanita tersebut

“Betul sudah ditangkap. Saat ini terduga pelaku diamanankan di Polsek Mergangsan,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, pada Rabu sekira jam 09.00 Wib, saksi sekaligus korban bernama Rejono (62) menerima pembayaran atas pembelian setengah kilogram daging sapi di kios miliknya dari seorang pembeli sejumlah Rp 70 ribu.

“Uang itu pecahan satu lembar uang lima puluh ribu rupiah dan satu lembar uang dua puluh ribu rupiah. Tak selang lama korban yang juga pedagang daging sapi itu menyadari bahwa uang Rp 50 ribu tersebut palsu,” ucapnya.

Gandung mengungkapkan, kemudian korban melaporkan hal tersebut ke security pasar. Pembeli serta barang buktnyai uang lantas diamankan di pos security.

“Pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Mergangsan untuk dilakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan ternyata pelaku masih menyimpan dua lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu. Kemudian polisi melakukan penggeledahan di rumahnya, namun tidak ditemukan uang palsu lainnya.

“Jika terbukti bersalah pelaku bisa diancam dengan dugaan pengedaran uang palsu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 245 KUHP,” pungkas Gandung.

Penulis : Tanto

Aliran Air Bersih Dihentikan Sementara, PDAM Tirta Nusa Ganti Pipa di Gunung Sebayar Guna Tingkatkan Debit Air

0
Keterangan foto : Dirut PDAM Tirta Nusa Natuna Zaharuddin aliran air bersih dihentikan untuk sementara karena pekerjaan penggantian pipa disrtibusi di Gunung Sebayar.

Natuna – Batamtimes co – Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nusa Natuna, Zaharuddin, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan bahwa aliran air PDAM  dihentikan untuk sementara disejumlah wilayah.

371 Ribu Kendaraan Masuk Yogya, Tempel jadi Titik Terpadat

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Arus kendaraan yang masuk ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan pada hari keempat Operasi Lilin Progo 2025. Data terbaru menunjukkan sebanyak 371.241 kendaraan telah memasuki Kota Gudeg ini melalui berbagai pintu perbatasan.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, mengungkapkan, data tersebut diperoleh melalui pemantauan intensif kamera CCTV Smart Province yang tersebar di delapan lokasi strategis perbatasan DIY-Jawa Tengah.

“Hingga hari keempat ini, pergerakan masyarakat menuju DIY cukup tinggi. Berdasarkan data yang kami himpun, total ada 371.241 kendaraan yang masuk. Titik Tempel masih menjadi pintu masuk utama dengan volume 111.349 kendaraan, disusul Kikis Joholanang sebanyak 84.929 kendaraan,” jelas Ihsan kepada wartawan Rabu 24 Desember 2025.

Di sisi lain, arus kendaraan yang meninggalkan wilayah DIY juga tercatat tinggi, yakni sebanyak 354.671 kendaraan. Senada dengan arus masuk, wilayah Tempel kembali menjadi titik paling sibuk untuk jalur keluar dengan 122.002 kendaraan, diikuti Prambanan dengan 98.819 kendaraan.

Ihsan menjelaskan bahwa kepadatan arus lalu lintas ini didominasi oleh kendaraan roda dua dan mobil pribadi. Pihak kepolisian juga mencatat adanya pola waktu tertentu di mana kepadatan mencapai puncaknya.

“Tercatat rentang waktu paling ramai terjadi pada pagi hari pukul 06.00-10.00 WIB dan sore hari pukul 14.00-17.00 WIB. Kami mengimbau pengendara untuk mengantisipasi kepadatan pada jam-jam tersebut agar perjalanan lebih nyaman,” tambahnya.

Guna menjamin kelancaran arus, Polda DIY terus menyiagakan personel di pos-pos pengamanan perbatasan. Masyarakat diminta untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.

“Kami harap pengendara tetap mengutamakan keselamatan daripada kecepatan, mengingat volume kendaraan pribadi dan motor yang sangat padat di jalur-jalur utama,” pungkas Ihsan.

Selain itu, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik, Polda DIY telah menyiagakan sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di berbagai titik strategis. Kombes Pol Ihsan mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan negara tersebut.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, jika merasa lelah, mengantuk, atau membutuhkan informasi mengenai rute perjalanan, silakan singgah di Pos Pelayanan terdekat. Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi fisik yang tidak prima,” tegasnya.

Penulis : Tanto

Polres Bantul dan Tim Jibom Sterilisasi Sejumlah Gereja Jelang Natal 2025

0

Bantul – batamtimes.co-  Guna menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal 2025, Kepolisian Resor (Polres) Bantul bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda DIY melakukan sterilisasi di sejumlah gereja besar di wilayah Kabupaten Bantul, Rabu (24/12/2025).

Penyisiran dilakukan secara menyeluruh menggunakan Riideye X (alat deteksi radiasi), metal detector (pendeteksi logam), serta mirror detector (cermin deteksi) untuk memeriksa setiap sudut ruangan.

Pemeriksaan meliputi altar, deretan kursi jemaat, ruang pelayanan, hingga area luar bangunan gereja.

Kegiatan sterilisasi hari ini difokuskan pada lima gereja dengan basis jemaat cukup besar, yakni Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran, Gereja Santo Yakobus Klodran, Gereja Santo Paulus Pringgolayan, Gereja Salib Suci Kasihan, serta Gereja Santo Theresia Gubug Sedayu.

Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari prosedur tetap dalam pengamanan Operasi Lilin Progo 2025.

“Tujuan utama dari sterilisasi ini adalah memastikan lokasi ibadah benar-benar steril dari benda-benda berbahaya maupun potensi ancaman lainnya. Kami ingin memberikan rasa aman dan ketenangan bagi seluruh jemaat agar mereka dapat melaksanakan ibadah Natal dengan khidmat,” ujar AKBP Novita.

Ia menambahkan, setelah sterilisasi dilakukan, pihak kepolisian akan melakukan serah terima pengamanan dengan petugas keamanan internal gereja. Selain itu, personel Polri akan ditempatkan di setiap gereja selama rangkaian ibadah berlangsung untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Hingga berita ini diturunkan, hasil penyisiran di lima gereja tersebut dinyatakan aman dan tidak ditemukan benda mencurigakan. Masyarakat diimbau tetap tenang serta menjaga toleransi demi terciptanya suasana Natal yang damai di Bumi Projotamansari.

“Polsek jajaran di Bantul juga akan melaksanakan sterilisasi gereja di wilayah masing-masing sebagai bagian dari pengamanan perayaan Natal,” tandasnya.

Penulis : Tanto

Empat Wisatawan Terseret Ombak Pantai Parangtritis

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Empat wisatawan terseret ombak pantai Parangtritis, Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Rabu siang. Beruntung nyawa wisatawan asal Depok, Jawa Barat tersebut berhasil diselamatkan oleh petugas SAR gabungan.

Saat dikonfirnasi wartawan, Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis membenarkan hal tersebut.

“Alhamdulilah nayawa empat wisatawan tersebut berhasil diselamatkan,” ujarnya Rabu 24 Desember 2025.

Dirinya mengatakan, awalnya pihaknya menerima informasi dari petugas siaga SAR khusus di posko gabungan pantai Parangtritis sekira pukul 14.10 WIB bahwa korban dan rombonganya tiba di lokasi.

“Korban bersama rombongan tiba dipantai Parangtritis, kemudian menuju ke tepi pantai untuk bermain air,” terangnya.

Menurutnya, rombongan tersebut kemudian berenang dengan bergandengan tangan dilokasi ripcurent. Tak berselang lama ke empat korban terbawa arus balik dan tenggelam.

“Petugas Satlinmas Rescue Istimewa yang terdiri dari SAR Parangtritis, Ditpolair Polda DIY dan Basarnas Yogyakarta langsung memberikan pertolongan pada korban dengan cara berenang,” ucapnya.

Ia menjelaksan, atas jerih payah petugas gabungan nyawa keempat korban itu berhasil diselamatkan dan dibawa ke tepi pantai.

“Keempat korban berhasil di evakuasi. Mereka bernama Nur Fahmi (20) warga Kampung Setu, Cilangkap, Depok, Jawa Barat. Kemudian Maulana (19) warga Kampung Setu, Depok , Jawa Barat. Ada juga Satria (16) warga Depok, Jawa Barat dan Ridwan (17) warga Kampung Setu, Tapos, Depok, Jawa Barat. Seluruh wisatawan dapat di selamatkan oleh Tim SAR gabungan dalam keadaan selamat,” terangnya.

Dirinya menghimbau agar wisatawan yang akan berlibur di pantai selatan Yogyakarta untuk selalu berhati-hati.

“Taati himbauan petugas SAR yang bertugas serta mentaati rambu-rambu yang sudah terpasang di sepanjang pantai selatan DIY,” pungkasnya.

Penulis : Tanto

Polri Rotasi 23 Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri

0
Keterangan Foto : Kabid Humas Polda Kepri, Kombes.Pol. Zahwani (foto : Istimewa)

Batam – batamtimes.co –  Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah Pejabat Utama (PJU) serta Kapolres/Kapolresta di lingkungan Polda Kepulauan Riau.

Total sebanyak 23 personel mengalami mutasi dan alih tugas jabatan.Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025.

Hal itu disampaikan oleh Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., Sabtu (20/12/2025).

Menurut Kabidhumas, surat telegram tersebut ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Polri) Irjen Pol Anwar, S.I.K., M.Si., atas nama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan berisi alih tugas serta mutasi jabatan di jajaran Polda Kepri sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel.

“Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam mutasi tersebut, Kombes Pol Taovik Ibnu Subarkah, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Karo SDM Polda Kepri, dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Jianstra SSDM Polri dalam rangka Dikbangti T.A. 2026.

Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR, CBA, yang sebelumnya menjabat Kabidhumas Polda Bengkulu.

Sementara itu, jabatan Kapolresta Barelang kini diemban oleh Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Dirresnarkoba Polda Kepri. Adapun Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K., yang sebelumnya Kapolresta Barelang, diangkat sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya TK II Baintelkam Polri.

Rotasi juga terjadi pada sejumlah direktorat strategis. Jabatan Dirlantas Polda Kepri kini dijabat oleh Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H., menggantikan Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, S.I.K., M.H., yang dimutasikan dalam rangka Dikbangti T.A. 2026.

Selain itu, jabatan Dirreskrimum Polda Kepri kini dipercayakan kepada AKBP Ronni Bonic, S.H., S.I.K., M.H.

Pada bidang kehumasan, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., diangkat sebagai Kabidhumas Polda Riau, sementara posisinya digantikan oleh Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., yang sebelumnya bertugas di Divhumas Polri.

Tak hanya itu, mutasi juga menyasar jajaran Kapolres. AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolres Bintan, diangkat sebagai Kapolres Karimun. Sementara jabatan Kapolres Bintan kini dipercayakan kepada AKBP Argya Satrya Bhawana, S.H., S.I.K.
Kabidhumas menambahkan, seluruh personel yang dimutasi diharapkan dapat segera menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, penegakan hukum, dan pengamanan di wilayah hukum masing-masing.

“Diharapkan dengan adanya mutasi ini, kinerja Polda Kepri beserta jajaran semakin optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutupnya.

Jika ingin versi lebih singkat, headline alternatif, atau disesuaikan dengan gaya media tertentu, silakan beri tahu.

Penulis : Adi

Heppy Trenggono: Sawit Indonesia, Jangan Salah Sasaran

0

Jakarta – batamtimes.co – Presiden Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) Dr. (HC) H. Heppy Trenggono, M.Kom, mengungkapkan, narasi yang menyudutkan kelapa sawit sebagai perusak lingkungan kembali menguat di ruang publik.

Menurut Hepoy, tuduhan ini mengandung unsur kebenaran, namun juga menyederhanakan persoalan secara berbahaya. Jika tidak disikapi dengan jernih, bangsa ini berisiko salah sasaran—bahkan merugikan kepentingan ekonomi dan lingkungan sekaligus.

Ia menjelaskan, Indonesia adalah produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Data menunjukkan, pada 2023 Indonesia memproduksi sekitar 46–48 juta ton crude palm oil (CPO) per tahun. Industri ini menyerap lebih dari 16 juta tenaga kerja, langsung maupun tidak langsung, dan menjadi sumber penghidupan bagi sekitar 2,6 juta petani sawit rakyat. Kontribusinya terhadap devisa negara secara konsisten berada di kisaran USD 30–35 miliar per tahun.

“Angka-angka ini menjelaskan satu hal: kelapa sawit bukan sektor pinggiran, melainkan salah satu tulang punggung ekonomi nasional,” ujarnya Sabtu 20 Desember 2025.

Namun harus diakui, lanjut Heppy, masalah tata kelola memang nyata. Pemerintah mencatat sekitar ±3 juta hektare kebun sawit berada di kawasan hutan, hasil dari pembukaan lahan ilegal dan pelanggaran perizinan. Lahan-lahan ini kini ditertibkan dan diambil alih negara. Ini langkah korektif yang penting.

Tetapi di sinilah kesalahan berpikir sering terjadi: pelanggaran tata kelola digeneralisasi menjadi kesalahan komoditas. Padahal, yang bermasalah adalah cara, bukan sawitnya.

Secara global, diungkapkan Heppy, kelapa sawit diatur oleh standar RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) yang mencakup perlindungan hutan bernilai konservasi tinggi, hak masyarakat adat, dan praktik agrikultur berkelanjutan. Indonesia juga memiliki ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) yang bersifat wajib bagi pelaku usaha.

Artinya, secara regulasi, pembangunan sawit tidak harus merusak lingkungan. Persoalannya bukan ketiadaan standar, melainkan inkonsistensi penegakan.

Penggagas Gerakan Beli Indonesia ini menjelaskan, kelapa sawit adalah tanaman penghasil minyak nabati paling efisien di dunia. Rata-rata produktivitas minyak nabati per hektare per tahun: Kelapa sawit: ± 3–4 ton minyak/ha/tahun, bunga matahari: ± 0,7–0,8 ton/ha/tahun, kedelai (soybean): ± 0,4–0,6 ton/ha/tahun dan rapeseed (canola): ± 0,8–1 ton/ha/tahun

“Artinya, untuk menghasilkan 1 ton minyak, tanaman non-sawit membutuhkan 4 hingga 8 kali lebih luas lahan dibandingkan sawit.
Fakta ini penting. Jika tujuan global adalah mengurangi tekanan terhadap hutan, maka secara logika ekologis, komoditas paling efisien seharusnya menjadi bagian dari solusi, bukan target utama pelarangan,” terangnya.

Masih menurut Heppy Trenggono, Uni Eropa dan Amerika Serikat sering tampil sebagai pengkritik utama sawit. Namun faktanya; Uni Eropa menanam lebih dari 10 juta hektare rapeseed dan sunflower, Amerika Serikat dan Amerika Selatan menanam lebih dari 120 juta hektare kedelai.

“Luas perkebunan minyak nabati non-sawit di negara maju dan sekutunya jauh melebihi luas sawit Indonesia, namun jarang disorot sebagai ancaman lingkungan global,” terangnya.

Dalam konteks ini, Heppy melanjutkan, sulit mengabaikan fakta bahwa sawit Indonesia adalah pesaing serius yang menekan harga dan dominasi minyak nabati mereka.

“Malaysia, produsen sawit terbesar kedua dunia, telah lama menjadikan sawit sebagai pilar ekonomi nasional. Dengan luas perkebunan lebih kecil dari Indonesia, sawit berkontribusi signifikan terhadap PDB dan kesejahteraan petani, tanpa tekanan kampanye global sebesar yang dialami Indonesia,” tegasnya.

Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Batang PMB) ini menjelaskan, perbedaannya terletak pada konsistensi tata kelola dan komunikasi kebijakan.

Diungkapkan Heppy Trenggono yang menjadi masalah sebenarnya adalah integritas, bukan sawit.

“Jika sawit Indonesia menghadapi krisis reputasi, akar masalahnya bukan pada komoditas, melainkan pada pembukaan lahan ilegal,lemahnya pengawasan, kompromi terhadap standar keberlanjutan, dan rendahnya integritas sebagian pelaku,” urainya.

Lebih lanjut Heppy Trenggono menguraikan, solusinya utamanya bukan melarang sawit, melainkan membersihkan industrinya.

“Bangsa yang besar tidak bunuh diri dengan menolak kekuatannya sendiri. Bangsa besar memperbaiki caranya mengelola kekuatan itu,” demikian Heppy Trenggono.

Penulis : Tanto

Basarnas Yogyakarta Siagakan 91 Personel Hadapi Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (SAR) Yogyakrta mempersiapkan sebanyak 91 personel dalam rangnya menyabut libur Natal tahun 2025 dan tahun baru 2026.

“Siaga SAR Khusus lebaran Natal 2025 dan tahun baru 2026 akan dilaksanakan selama 19 hari yang dimulai hari ini 18 Desember 2025-5 Januari 2026 di kantor pusat Jakarta dan seluruh Kantor Basarnas di seluruh indonesia,” ujar Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis, Sabtu 20 Desember 2025.

Ia menambahkan, siaga SAR khusus Natal dan tahuh baru memang agenda rutin namun harus mampu menjawab potensi ancaman kedaruratan yang mungkin terjadi terutama di pelabuhan penyebrangan,ruas jalan tol dan lokasi pariwisata yang menjadi titik kumpul masyarakat.

“Kami menerjukan 91 personel untuk melaksanakan siaga SAR khusus Natal 2025 dan tahun baru 2026 baik di kantor SAR Yogyakarta di Sedayu, Pos SAR Gunungkidul, Pos SAR Kulonprogo, Unit Siaga SAR Sleman dan Unit siaga SAR Kota Yogyakarta,” terangnya.

Ia menerangkan, rencana pergerakan personel dan peralatan siaga SAR Khusus Natal dan tahun baru ini sebagai Posko induk Kantor Basarnas Yogyakarta.

“Untuk patroli mobile kami menggunakan Dmax yang dilengkapi peralatan ekstrikasi korban kecelakaan terjepit body kendaraan, tas medis dan peralatan evakuasi lainnya dengan rute Terminal Giwangan, wisata pantai yaitu pantai Parangtritis, pantai Baru, pantai Samas, jembatan Kabaranan dan kembali ke Kantor Basarnas,” ujarnya.

Untuk Pos SAR Gunungkidul, lanjutnya, melaksanakan patroli mobile di obyek wisata pantai. Mengingat Gunungkidul merupakan destinasi favorit dengan pantainya. Patroli mobile Pos SAR Gunungkidul dengan rute Pos SAR Gunungkidul, wisata pantai yaitu pantai Sadeng, pantai Wediombo, pantai Siung, pantai Sadranan, pantai Baron, pantai Ngobaran, pantai Indrayanti, pantai Ndrini dan kembali ke Pos SAR Gunungkidul.

“Peralatan yang di gunakan satu unit Rescue Car dan satu unit Rescue Car Compartement yang dilengkapi alat ekstrikasi untuk evakuasi korban laka lantas dengan terjepit body kendaraan,peralatan Water Rescue,medical bag dan alat evakuasi lainnya,” ucap Rio.

Sedangkan untuk Pos SAR Kulonprogo, lanjut Rio, dilaksanakan patroli mobile dengan rute dari Pos SAR Kulonprogo, sepanjang jalan propinsi Wates-Purworejo, UPPKB Kulwaru, Bandara YIA dan obyek wisata pantai di wilayah Kulonprogo seperti pantai Glagah, pantai Trisik, pantai Congot dan di waduk Sermo.

“Alat yang digunakan satu kendaraan Rescue Car Compartement yang dilengkapi alat ekstrikasi untuk evakuasi korban laka lantas dengan terjepit body kendaraan,peralatan Water Rescue,medical bag dan alat evakuasi lainnya,” ucap Rio.

Dirinya mengungkapkan, untuk Unit Siaga SAR Sleman akan melaksanakan patroli mobile di obyek wisata Kaliurang, perbatasan Jateng-DIY di wilayah Tempel, Candi Prambanan dan exit tol Prambanan.

“Untuk alat yang digunakan satu kendaraan Rescue Car yang dilengkapi alat ekstrikasi untuk evakuasi korban laka lantas dengan terjepit body kendaraan,medical bag dan alat evakuasi lainnya,” ujar Rio.

Sedangkan untuk Unit Siaga SAR Kota Yogyakarta akan melaksanakan patroli mobile dengan rute Stasiun Tugu, stasiun Lempuyangan, keraton Yogyakarta, Bandara Adisjutipto dan kawasan malioboro. “Alat yang digunakan satu kendaraan Rescue Car compartement yang dilengkapi alat ekstrikasi untuk evakuasi korban laka lantas dengan terjepit body kendaraan,medical bag dan alat evakuasi lainnya,” urai Rio.

Ia menegaskan, Kantor SAR Yogyakarta juga melaksanakan Posko Gabungan di pantai Parangtritis dimulai tanggal 24 desember-31 Desember bersinergi dengan Ditpolair Polda DIY, Sarsatlinmas wilayah 3 Parangtritis dan potensi SAR.

“Posko Gabungan Siaga SAR dipantai Parangtritis ini bertujuan untuk mengantisipasi para wisatawan yang bermain di pantai serta akan memberikan himbauan kepada wisatawan untuk tidak bermain terlalu ketengah,” pungkasnya.

Penulis : Tanto

Polda DIY Gelar Upacara Hari Bela Negara ke-77

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Wakapolda DIY, Brigjen Pol Eddy Djunaedi memimpin upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 tahun 2025 di halaman Mapolda DIY, Jumat 19 Desember 2025.

Peringatan tahun ini mengusung tema sentral: “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Tema tersebut menjadi refleksi bahwa kemajuan bangsa merupakan buah dari kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan kolektif seluruh rakyat dalam menghadapi dinamika tantangan zaman yang kian kompleks.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda DIY membacakan amanat tertulis dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam sambutannya, Presiden menyoroti duka yang sedang menyelimuti sebagian wilayah Indonesia.

“Saat kita memperingati Hari Bela Negara ke-77, saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tengah diuji oleh bencana alam. Ketiga wilayah ini memiliki peran sejarah yang luar biasa dalam perjalanan Republik, sehingga ujian yang mereka hadapi hari ini adalah panggilan bagi kita semua untuk hadir dan membantu mereka,” ujar Wakapolda mengutip sambutan Presiden.

Lebih lanjut, amanat tersebut menekankan bahwa bela negara di era modern tidak hanya dipahami sebagai upaya fisik, melainkan melalui tindakan nyata yang relevan dengan kondisi bangsa saat ini.

Dengan hadir dalam membantu sesama yang sedang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing.

Menutup rangkaian upacara, Wakapolda mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum ini sebagai pemacu semangat pengabdian.

Peringatan ini diharapkan mampu meneguhkan tekad seluruh elemen masyarakat, khususnya Polri, untuk mewujudkan Indonesia yang kuat, maju, dan memiliki daya lentur yang tinggi dalam menghadapi setiap tantangan global.

“Mari kita bersama-sama meneguhkan tekad: Untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit,” pungkasnya.

Penulis : Tanto

eLaw Institute Desak Pemerintah Segera Adopsi AI dan Susun UU Kecerdasan Buatan

0
Keterangan foto: Eko Prastowo (EP), Direktur eLaw Institute.

Jakarta – batamtimes.co – Ditengah tuntutan publik akan pelayanan yang cepat dan transparan, integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam tata kelola pemerintahan dinilai bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendesak.

Hal ini ditegaskan oleh Eko Prastowo (EP), Direktur eLaw Institute, saat menjadi narasumber utama dalam pelatihan AI di Ombudsman Republik Indonesia dalam acara bertajuk “Optimalisasi Kinerja Ombudsman RI Melalui Integrasi Artificial Intelligence” yang digelar Senin 15 Desember 2025.

“Pemerintah dan lembaga negara harus berani melakukan lompatan teknologi. Adopsi AI mutlak diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi layanan publik. Kita harus mampu mengoptimalkan teknologi untuk kemajuan Indonesia,” tegasnya di Kantor Ombudsman RI, Jakarta.

Di sisi lain, lanjut Eko, saat ini ada kekosongan hukum yang serius. Pemerintah dan DPR harus segera menyusun Undang-Undang tentang AI serta menerbitkan pedoman teknis pemanfaatan AI bagi lembaga negara untuk menjamin kepastian hukum dan etika.

“Saya juga sedang menyusun usulan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kecerdasan Buatan. Kita butuh landasan yang kuat agar teknologi AI menjadi alat bantu yang akuntabel, bukan sekadar tren tanpa aturan,” ungkap Eko Prastowo yang juga menjabat Sekjen Pergerakan Advokat.

Tantangan Lonjakan Laporan

Sementara itu, Kepala Keasistenan Utama II (Bidang Penegakan Hukum) Ombudsman RI, Siti Uswatun Hasanah, menyambut baik inisiatif integrasi teknologi ini. Ia mengakui bahwa lembaga pengawas pelayanan publik ini menghadapi tantangan berat berupa kesenjangan antara jumlah SDM dan beban kerja.

Mengacu pada data internal, Siti mengungkapkan tren kenaikan laporan masyarakat yang signifikan dalam lima tahun terakhir.

“Pada tahun 2024, laporan yang masuk melonjak drastis mencapai 10.837 laporan. Kenaikan ini mencerminkan tingginya ekspektasi publik, namun di sisi lain memberikan tekanan berat pada kapasitas operasional kami. Metode kerja manual berisiko menimbulkan penumpukan berkas dan perlambatan respons,” ujar Siti.

Siti menambahkan, transformasi digital dan pemanfaatan teknologi menjadi langkah yang selaras dengan mandat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk memastikan efisiensi dan transparansi kinerja instansi di tengah keterbatasan sumber daya manusia.

Konsep “Kendali Manusia”

Dalam pelatihan tersebut, Eko Prastowo memperkenalkan modul AI “Strategi Efisiensi Pemeriksaan Berbasis Kendali Manusia”. Ia menekankan bahwa AI di lingkungan pemerintahan harus diposisikan sebagai alat bantu (decision support system), bukan pengambil keputusan (decision maker).

“AI kita gunakan untuk pekerjaan repetitif seperti pemilahan data (triage) dan analisis dokumen, namun keputusan akhir dan rasa keadilan tetap mutlak berada di tangan manusia. Inilah model integrasi yang paling aman dan etis untuk sektor publik,” pungkasnya.

Penulis : Tanto

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga