8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 198

Dukung Pengembangan Industri E-Sport, Muhammad Rudi : Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi mendukung penuh perkembangan E-Sport di Batam maupun Provinsi Kepri.

Menurut Rudi, olahraga e-sport memberikan semangat baru bagi generasi muda untuk mencetak prestasi di tengah kemajuan teknologi dewasa ini.

“Saya siap mendukung penuh perkembangan dunia olahraga, termasuk kemajuan e-sport di Batam dan Kepri,” tegas Rudi saat membuka Piala Halalbihalal E-Sport 2024 yang berlangsung di MB 2, Minggu (5/5/2024).

Selain itu, orang nomor satu di Kota Batam tersebut juga berkomitmen untuk mendukung pembinaan atlet di seluruh cabang olahraga (cabor). Termasuk pembinaan olahraga e-sport.

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, organisasi dan komunitas olahraga, serta seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembinaan yang maksimal terhadap atlet.

“Pembinaan terhadap atlet merupakan satu hal yang prioritas. Jika pembinaan baik, maka atlet pun bisa berprestasi,” tambah Rudi.

Di samping itu, Muhammad Rudi juga mengingatkan terkait pentingnya penyelenggaraan kompetisi rutin bagi seluruh atlet.

Ia meyakini, penyelenggaraan kompetisi rutin menjadi penting sebagai tolak ukur keberhasilan pembinaan yang telah dilakukan.

Oleh sebab itu, Rudi berharap, kompetisi yang telah terlaksana saat ini pun bisa terus berlanjut ke depannya.

“Insyaallah kita akan buat lagi yang lebih besar setelah Piala Halalbihalal ini. Inilah bentuk komitmen dan dukungan saya terhadap e-sport,” pungkasnya.

Senada, Ketua Pikori BP Batam sekaligus Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengatakan jika Piala Halalbihalal 2024 ini merupakan bentuk dukungan terhadap seluruh atlet e-sport di Kepri.

Marlin berharap, turnamen kali ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa yang akan datang dan dapat mengharumkan nama Batam maupun Kepri di tingkat nasional hingga internasional.

“Bakat dan potensi anak-anak muda harus bisa tersalurkan ke hal-hal positif sehingga menjadi sebuah prestasi yang membanggakan,” pesan Marlin.

 

(Red/Adi)

Subak, Cermin Pembagian Air Berkeadilan di Pulau Dewata

0

Bali – batamtimes.co – Pemandangan alam yang memukau menjadi salah satu daya tarik wisata di Pulau Dewata, selain kekayaan tradisi dan budayanya. Bahkan,  tak jarang pemandangan alam yang indah terbentuk berkat tradisi dan budaya yang dijaga sekian lama.

Salah satu yang menjadi perhatian dunia adalah pemandangan hamparan sawah bertingkat di dataran tinggi Bali. Seperti  lahan berundak-undak seluas sekitar 300 hektare di Jatiluwih, Kabupaten Tabanan. Hamparan sawah yang ditanami padi, menghiasi sepanjang jalan.

Sawah di sana dipertahankan sudah sejak ratusan tahun dan tumbuh subur berkat bantuan sistem pengairan yang adil bagi seluruh petani. Sistem pengairan dikelola bersama melalui organisasi mereka yang dikenal dengan ‘subak’.

Subak Jatiluwih menjadi salah satu contoh sistem pengairan sawah yang khas di Pulau Dewata.  Sejak ratusan tahun mereka memanfaatkan parit sebagai tempat penampungan air yang akan terus mengalir ke sawah-sawah mereka.

Pengelola daya tarik wisata Subak Jatiluwih, John K Purna, yang juga menekuni pertanian, menjelaskan bahwa para petani di wilayah tersebut sudah bergabung dalam kelompok secara turun-temurun.

Tidak diketahui sejak kapan masyarakat di Jatiluwih  menggunakan sistem irigasi subak, lantaran secara berkelanjutan keturunan mereka sudah bergabung dan mendapat aliran air dari parit.

Saat ini, kelompok petani dibagi dalam tujuh tempekan yang dipimpin oleh ketua adat yang disebut Pekaseh. Satu kelompok rata-rata terdiri 35 petani, sehingga seluruh petani berjumlah 254 orang.

Budaya pertanian ini terus dipertahankan lantaran bekerja dengan landasan keadilan. Hal ini tercermin dari pembagian air yang merata bagi seluruh anggota.

Masyarakat juga bertahan dengan sistem gotong royong. Mereka memelihara parit dan merawat subak agar selalu bersih dan mampu mengairi air ke sawah-sawah mereka.

“Leluhur kami dahulu tahu dimana sumber air. Jadi dari atas dibuat parit dibawa ke sawah. Jadi tergantung berapa besaran lahan yang mereka punya, sebanyak itu air yang diberikan Ini tradisi yang selalu kami pertahankan,” kata John.

Di sejumlah titik kawasan Subak Jatiluwih terdapat tembuku atau tempat pembagian air. Dari tempat itu air akan masuk ke parit yang disemen, lalu mengalir satu per satu dari sawah paling atas ke hilir tanpa bantuan mesin apapun.

“Kalau sawah di luar Bali umumnya mengambil air sebisanya, ada air di bawah diangkat secara manual, sementara disini tidak boleh. Semua sumber air mengalir, tidak bisa tiba-tiba ambil air orang,” ucapnya.

Penduduk meyakini, warisan budaya yang diakui UNESCO ini terus eksis berkat implementasi Tri Hita Karana yang terus diamalkan. Mereka tidak hanya menjaga keseimbangan dengan manusia, namun juga dengan alam, dan dengan Tuhan.

Akhirnya, seluruh elemen bekerja merawat sawah di dataran dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut (Mdpl) itu.

Sumber Air Hutan Batukaru

Setiap hari air yang mengairi Subak Jatiluwih berasal dari Hutan Batukaru.Tumbuhan yang lebat di hutan itu menyimpan air saat musim hujan dan mengeluarkan air saat kemarau.

Kekayaan hutan tersebut kemudian dimanfaatkan. Air dari sana mengalir ke tebing-tebing dan diarahkan ke tanggul dan dari sana air mengalir ke sawah.

Sampai saat ini masyarakat tidak pernah terkendala akan pemenuhan kebutuhan air. Selain karena ditampung di tanggul, Tabanan memiliki sejumlah lokasi mata air. Apalagi, pembagian air dilakukan berlandaskan keadilan dan gotong royong, sehingga tak sampai mengalami kekurangan.

Budaya pertanian Subak Jatiluwih tidak hanya soal sistem pengairannya yang khas, namun kekompakan mereka dalam bertani.

Jika di daerah lain setiap pemilik sawah berhak bekerja dengan waktu sesukanya, di sini berbeda. Mereka selalu menanam dan memanen secara serentak, bahkan tanaman padi yang ditanam juga wajib jenis beras merah saat masa tanam musim hujan.

Saat musim tanam bulan Desember seluruh petani memiliki waktu seminggu untuk masa penanaman. Mereka akan merawat sawahnya hingga Mei ketika padi mulai menguning dan Juni mulai panen.

Jatiluwih yang khas dengan beras merah ini menghasilkan produk dua kali lipat dari beras biasa. Dalam sekali panen petani bisa mendapat 5-6 ton beras merah per hektare. Tinggi tanaman padi yang menghasilkan beras merah sekitar 2 meter, sedangkan padi biasa hanya 1 meter.

Wilayah yang saat ini menjadi salah satu daya tarik wisata Pulau Dewata itu kini terus dikembangkan agar tetap bertahan dengan contohnya mendorong penerapan pertanian organik.

Saat ini baru 5 persen dari ratusan petani yang menerapkan pertanian organik. Persentase yang masih rendah ini karena modal awal membuat pertanian organik tidak sedikit.

Namun, pasar bagi beras organik terbuka lebar, bahkan selisih harga jualnya mencapai Rp10.000 per kilogram dibanding beras biasa.

Apabila Jatiluwih kembali dapat mendobrak kekurangan ini, maka mereka dapat semakin terkenal dan memiliki kekhasan selain karena pengairannya.

Kekayaan Subak Jatiluwih ini telah mengantarkan mereka sebagai salah satu lokasi yang dipilih untuk karyawisata delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan berlangsung 18-25 Mei 2024.

Mengenalkan Subak Jatiluwih

Pengelola Daerah Tujuan Wisata (DTW) Subak Jatiluwih kini mulai merancang kegiatan untuk delegasi yang nanti akan melihat sawah berundak-undak di sana.

Para delegasi, utamanya kepala negara dijadwalkan akan hadir pada Jumat, 24 Mei 2024. Panitia akan menyajikan teh beras merah khas Jatiluwih Tabanan lengkap dengan pentas Tari Metangi dan pertunjukan aktivitas pertanian sehari-hari.

Sejumlah pemandu disiapkan untuk memaparkan budaya pertanian di sana, terutama bagaimana air diatur subak untuk kesejahteraan bersama.

Di sepanjang hamparan sawah terasering, terdapat lintasan joging yang selalu digunakan wisatawan untuk melihat subak lebih dekat. Namun, dalam kunjungan delegasi kali ini pengelola memperkirakan hanya sampai di pinggir jalan sebelum memasuki jalur trek.

Rata-rata dalam sehari 1.000 wisatawan datang ke DTW tersebut untuk menyusuri sawah selama 1-2 jam. Sekitar 85 persen di antara mereka adalah wisatawan mancanegara, terutama Eropa.

Penjajakan pasar wisatawan Subak Jatiluwih belakangan kian melebar dengan mulai masuknya wisatawan dari India, Vietnam, dan Thailand.

Dengan mengenalkan Subak Jatiluwih ke perwakilan negara-negara di dunia, selain dapat menunjukkan budaya bertani juga bisa berbagi pengetahuan soal pemerataan dalam pemanfaatan air.  Diharapkan momen tersebut juga akan menjadi pemantik datangnya wisatawan ke Pulau Dewata lebih banyak lagi.

(Red/Adi)

 

 

 

 

 

Hadiri Undangan Perayaan Paskah, Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Terus Menjaga Kekompakan

0

Batam – batamtimes.co – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menghadiri undangan perayaan Paskah Tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Jumat (3/5/2024) malam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Kepri sekaligus Ketua PIKORI BP Batam, Marlin Agustina Rudi beserta jajaran dari Forkopimda Kota Batam.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa saat ini infrastruktur di Kota Batam terus dibangun. Tentunya, kekompakan dari masyarakat harus terus dijaga. Sehingga proses pembangunan di Kota Batam dapat berjalan lancar.

Ia mentargetkan, pada tahun 2030 mendatang, Kota Batam dari segi infrastruktur, baik itu jalan-jalan utama, maupun jalan lingkungan bisa diselesaikan berkat kekompakan dari masyarakat.

“Selamat memperingati Paskah. Tentunya hati kita bahagia bisa peringati paskah ini, hati kita senang bisa berkumpul, mudah-mudahan Batam melaju terus menjadi suatu kota baru yang kita cintai,” ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi melanjutkan, saat ini perjalanan Kota Batam menuju Batam kota baru yang modern mulai terwujud. Salah satunya adalah pembukaan pelayaran Direct Call perdana, rute Batam-China resmi dibuka.

Direct call merupakan pelayaran langsung peti kemas dari pelabuhan dalam negeri ke pelabuhan tujuan yang ada di luar negeri tanpa singgah di pelabuhan manapun.

Selanjutnya, baru-baru ini juga telah dibuka penerbangan langsung dengan rute tujuan Batam – Kuala Lumpur dan Kuala Lumpur – Batam. Penerbangan dengan rute internasional ini, akan terus dibuka dengan tujuan Vietnam hingga Korea Selatan.

Oleh sebab itu, dalam mendukung penerbangan internasional ini, dalam waktu dekat ini juga, akan dilakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Terminal 2 Bandara Internasional Hang Nadim.

Muhammad Rudi tidak henti-hentinya meminta dukungan dan doa kepada seluruh masyarakat, agar seluruh perencanaan yang telah tersusun dengan baik ini, bisa berjalan dengan lancar.

“Saya sebagai pimpinan di daerah. Baik itu sebagai Walikota Batam atau pun Kepala BP Batam, bersama dengan Forkopimda Kota Batam, saya akan berusaha semampu saya, sekuat tenaga dan pikiran saya, akan saya curahkan demi pembangunan Kota Batam untuk masyarakat Kota Batam yang saya cintai,” imbuhnya.

 

(Red/Adi )

SLB E Negeri Pembina Raih Harapan 1 Lomba Pantomim Tingkat Sumut

0

Medan – batamtimes.co – SLB E Negeri Pembina Medan berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam cabang lomba pantomim pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (FLS2N-PDBK) tingkat Provinsi Sumut.

Pengumuman kemenangan ini dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumut dalam acara yang berlangsung di Hotel Swissbelinn, Medan, Minggu (5/5).

Keberhasilan ini didukung oleh semangat, loyalitas, dan ketulusan Nanda Ayu Lestari, S.Pd, seorang guru aktif di bidang Tari dan Pantomim di SLB E Negeri Pembina. Irgi Pratama, seorang siswa Tunarungu kelas VIII, dipercaya oleh SLB E Negeri Pembina untuk menjadi peserta dalam ajang bergengsi ini.

Selama sekitar 3 minggu, Nanda dan Irgi bekerja keras untuk menyiapkan dua materi yang berbeda. Ini tantangan besar. Namun, kerja sama yang baik antara Nanda dan Irgi menjadikan mereka mampu mengatasi segala rintangan.

Menurut Kepala SLB Negeri Pembina, Mardi Panjaitan, keberhasilan ini sangat diapresiasi meskipun belum meraih juara 1. Prestasi ini menjadi penyemangat bagi siswa dan guru untuk terus berusaha maksimal demi prestasi-prestasi yang lebih gemilang di masa depan. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Irgi atas mentalitasnya yang kuat, kepercayaan diri yang tinggi, dan dedikasinya dalam mencapai kemenangan tersebut.

 

(Red/Dedy )

Perdalam Materi Ekosistem Logistik, BP Batam Gelar Workshop

0

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity (PLA) menggelar Workshop bertajuk Pemanfaatan Kawasan Logistik Aerocity Bandara Hang Nadim sebagai Pendukung Kegiatan E-Commerce pada Jum’at (3/5/2024) di Harris Resort Barelang.

Workshop ini menghadirkan tiga narasumber yang berpengalaman di bidang logistik yaitu Akademisi Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Muhammad Rifni; Direktur PT. Intitrans Perkasa Abadi, D. Anom Baskoro; dan Ketua ASPERINDO DPW Khusus Batam, Arif Budiyanto.

Dibuka oleh GM Pengelola Logistik Aerocity, Kurnia Budi, kegiatan ini akan membahas lebih dalam mengenai ekosistem logistik untuk mendukung proses bisnis di Batam.

“Tugas kami di PLA adalah memaksimalkan potensi logistik dalam rangka mewujudkan Batam sebagai Hub Logistik Internasional,” ujar Kurnia Budi dalam paparan singkatnya.

“Melalui ketiga narasumber hari ini, semoga kita bisa berdiskusi banyak untuk mengembangkan ekosistem logistik agar mampu berkontribusi mendukung peningkatan ekonomi di Batam,” lanjutnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kasubdit. Inisiatif Strategi dan Manajemen Risiko, Yuli Widyastuti; Kasubdit. Evaluasi dan Pengendalian Kerjasama Pengusahaan, Desiana Repilita; Manager Pengelolaan Logistik, Hendrawan Widyanarko; Manager Pengelolaan Utilitas, Harry Prasetyo Utomo; serta beberapa Pejabat Tingkat IV di lingkungan BP Batam.

Di kesempatan berbeda Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan pihaknya sebagai pengelola rantai pasok logistik di Batam berkomitmen untuk mewujudkan Batam sebagai Hub Logistik Internasional.

“BP Batam selaku pengelola bandara sekaligus pelabuhan terus berupaya untuk menyatukan rantai pasok agar arus lintas logistik di Batam dapat dimaksimalkan,” kata Rudi.

“Jika semua sudah terintegrasi, maka Batam sebagai Hub Logistik Internasional bisa segera kita wujudkan demi kemajuan Batam,” pungkas orang nomor satu di Batam ini.

 

(Red/Adi)

World Water Forum ke-10 Jadi Harapan Baru Aktivis Lingkungan

0

Jakarta – batamtimes.co-  Penyelenggaraan forum air internasional atau World Water Forum ke-10 pada 18–25 Mei 2024 di Bali, menjadi harapan baru pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Demikian dikatakan aktivis lingkungan yang juga founder Sea Soldier,Nadine Chandrawinata melalui keterangannya di Jakarta, Jumat (3/5/2024).

“Para pemangku kepentingan yang terlibat dalam acara ini harus berdiskusi agar kesepakatan yang dihasilkan memberikan manfaat,” ujarnya.

Kegiatan ini dikatakan Nadine bertujuan untuk mencari solusi atas persoalan air dan pengelolaan sumber daya air berkelanjutan yang secara langsung akan berdampak pada pengelolaan lingkungan.

Nadine Chandrawinata pun meyakini pada World Water Forum ke-10 nanti, semua isu yang berkaitan dengan sumber daya air bisa teratasi dengan baik.

Aktivis lingkungan lainya, Melati Wijsen yang juga founder Youthtopia ingin mengajak para partisipan untuk saling berkolaborasi, bertukar gagasan, pengetahuan, dan membawa solusi kuat terhadap permasalahan air.

Tema besar yang diambil dalam penyelenggaraan World Water Forum ke-10 adalah “Water for Shared Prosperity”. Tema ini sejalan dengan komitmen global untuk mencari solusi peningkatan dan pengelolaan sumber daya air berkelanjutan untuk menghadapi perubahan iklim yang tidak pasti.

Sementara Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi Badan Riset dan Inovasi Nasional Endang Savitri mengatakan, tema besar forum air dunia ini sejalan dengan komitmen global dalam menghadapi perubahan iklim.

“Pemerintah pun telah melakukan tindakan yang benar dengan melibatkan masyarakat untuk menghadapi bencana,” katanya.

World Water Forum ke-10 adalah platform yang inklusif dimana semua pemangku kepentingan seperti kepala negara, menteri, parlemen, pemerintah daerah, otoritas wilayah sungai, akademisi, praktisi, sampai generasi muda berkumpul dan berkolaborasi untuk merumuskan solusi air global.

 

(Release)

Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Dukung Timnas Indonesia U23 Harumkan Nama Bangsa di Level Dunia

0

Batam – batamtimes.co – Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi nonton bareng perebutan juara ketiga Piala Asia U23 pada Kamis (2/5/2024) di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal.

Mempertemukan antara Indonesia U23 vs Iraq U23, Muhammad Rudi dalam sambutannya mengapreasi antusiasme luar biasa dari pendukung Garuda Muda khususnya di Batam.

“Kami melihat antusias yang luar biasa dari pendukung Garuda Muda di Batam pada momen yang hebat ini dimana Timnas Indonesia U23 telah mengukir sejarah baru di kompetisi Piala Asia U23,” ujar Rudi sembari tersenyum melihat ribuan pendukung Timnas yang hadir.

Meski pertandingan ini dimenangkan oleh Iraq U23 dengan skor 2-1, Muhammad Rudi tetap bangga dengan Timnas Indonesia U23 yang sudah berjuang mengharumkan nama Bangsa Indonesia di kancah Asia dan masih berpeluang mengikuti Olimpiade Paris 2024.

“Berhasil masuk ke empat besar Asia merupakan hal yang sangat membanggakan untuk Timnas kita,” katanya.

“Dengan hasil ini, kita masih berpeluang lolos ke Olimpiade Paris 2024 melalui babak Play-Off melawan Guinea pada Kamis, 9 Mei nanti,” sambung Rudi.

Untuk itu, Muhammad Rudi mengajak seluruh pendukung Garuda Muda khususnya yang berada di Batam untuk tetap memberikan support dan doa terbaik bagi Timnas U23 kita agar menang pada babak Play-Off dan secara otomatis menuju ke Olimpiade Paris 2024.

“Mari kita kompak bersatu, kita dukung dan doakan Timnas Indonesia menuju Olimpiade Paris 2024 untuk mewujudkan cita-cita Bangsa ini tampil di level dunia,” seru Rudi.

Dalam kegiatan ini turut hadir Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina; perangkat Forkopimda Kota Batam; hingga Pejabat Tingkat II, III, dan IV di lingkungan BP Batam dan Pemko Batam.

 

(Red/Anto)

Aktivis 98 Usul Perluas Keanggotaan Presidential Club

0
Keterangan Foto : Ikhyar Velayati, Aktivis'98

Medan – batamtimes.co – Aktivis 98, Muhammad Ikhyar Velayati, memberikan tanggapannya terhadap gagasan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang mengusulkan pembentukan perkumpulan bersama mantan Presiden yang dikenal sebagai ‘Presidential Club’. “Gagasan tersebut adalah refleksi kebutuhan sejarah dan persatuan nasional yang penting bagi Indonesia,” ujarnya di Medan, Sabtu (4/5).

Namun, Ikhyar menyatakan, keanggotaan dalam Presidential Club seharusnya diperluas untuk mencakup perwakilan dari berbagai daerah dan spektrum politik. Usulannya termasuk melibatkan mantan wakil presiden, tokoh agama kharismatik seperti Gus Baha dan Gus Mus, serta aktivis lintas generasi.

“Dalam sejarah Indonesia, persatuan tokoh bangsa dan aktivis pergerakan telah membawa perubahan besar yang nyata. Ketika mereka bersatu, terjadi perubahan mendasar dalam bangsa ini,” ungkap Ikhyar, mengacu pada sejarah perjuangan bangsa, seperti Sumpah Pemuda 1928 dan Deklarasi Ciganjur.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Terpilih RI, Dahnil Azhar Simanjuntak, menyatakan bahwa Prabowo berharap untuk membentuk Presidential Club agar mantan presiden bisa bertemu secara rutin dan berdiskusi tentang masalah-masalah strategis kebangsaan.

Meskipun istana belum memberikan tanggapan resmi terkait gagasan ini, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menyatakan bahwa silaturahim antara pemimpin Indonesia, termasuk mantan presiden, adalah hal yang penting, tanpa harus tergantung pada pembentukan klub formal.

Gagasan pembentukan Presidential Club ini menunjukkan semangat untuk memelihara hubungan antar-pemimpin, yang diyakini akan memberikan kontribusi positif bagi kesatuan dan kemajuan bangsa.

 

(Red/Dedy)

Muhammad Rudi Sambut Baik Kunjungan Insan Pers Provinsi Riau

0

Batam – batamtimes.co – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menerima kunjungan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau di Gedung Marketing, Batam Centre, Jumat, (3/5/2024).

Muhammad Rudi menyambut baik kunjungan para insan pers dari Provinsi Riau tersebut. Ia mengatakan, Batam saat ini sedang gencar membangun sejumlah proyek infrastruktur menuju kota baru dan modern.

Pembangunan infrastruktur menurutnya, menjadi pondasi utama yang disiapkan pihaknya untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi di Batam.

“Selamat datang di Kota Batam, kota ini lagi membangun, mulai dari jalan, bandara, pelabuhan, hingga kawasan khusus kesehatan,” katanya.

Rudi mengaku dukungan seluruh elemen masyarakat turut memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran pembangunan dan iklim investasi yang kondusif. Sebagaimama diketahui, BPS Kota Batam mencatat pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2023 capai 7,04 persen.

Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh jajaran pengurus SMSI Riau untuk bersinergi dalam mensukseskan investasi di daerah. Salah satunya, ia berharap dukungan proyek strategis nasional pengembangan Rempang Eco-City yang saat ini tengah dijalankan.

“Peran wartawan ini sangat besar pengaruhnya, bagaimana menyebarkan berita dan meluruskan informasi yang keliru, mari bersama kita dukung pembangunan demi masyarakat yang kita cintai,” seru nya yang juga Wali Kota Batam.

Sementara, Dewan Penasehat SMSI Riau, Zulfa Irwan menyebut kedatangannya dan pengurus SMSI Riau selain dalam rangka menjalin silaturahmi juga ingin mendapatkan pemahaman dan informasi atas capaian pembangunan Batam saat ini. Menurutnya, Batam merupakan kawasan strategis dan dinilai impresif untuk pembangunan infrastruktur.

“Selain itu, Batam, khususnya Kepulauan Riau dan Riau ini memiliki satu mata rantai peradaban sejarah yang bagaimanapun tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.

Ia pun berharap SMSI Riau dapat menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait di Batam dan Kepulauan Riau untuk bersama melakukan promosi keunggulan daerah.

“Terima kasih atas sambutan yang diberikan, mudah-mudahan dapat terjalin sinergi yang baik dan berkolaborasi untuk berpromosi akan potensi yabg dimiliki oleh masing-masing daerah,” harapnya.

Turut hadir dalam pertemuan yaitu Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuti Sirait; Ketua SMSI Kepri, Rinaldi Samjaya; Ketua SMSI Riau, Luna Agustin; Pejabat dan staf Humas BP Batam.

(Red/Adi )

Laga Final Jepang kontra Uzbekistan Prediksi Uzbekistan menang tipis

0

Jakarta – batamtimes.co – Final  antara Jepang dan Uzbekistan akan digelar di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Qatar, pada Jumat 3 Mei 2024 pukul 22.30 WIB.

Pertandingan final Piala Asia U23 2024 akan menjadi panggung bagi dua kekuatan kuat, Jepang dan Uzbekistan, untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

Berikut head to head kedua tim:

15/06/22 Uzbekistan U-23 2 – 0 Jepang U-23

19/01/18 Jepang U-23 0 – 4 Uzbekistan U-23

15/12/17 Jepang U-23 2 – 2 (p) Uzbekistan U-23

Prediksi Skor Jepang U23 vs Uzbekistan U23

Berdasarkan hasil dan analisa terkini Betimate.com, pertandingan antara Jepang U23 vs Uzbekistan U23 kemungkinan besar akan berakhir imbang.

Peluang imbang kedua tim mencapai 56 persen.

Sementara peluang menang Uzbekistan U23 44 persen.

Prediksi Skor Betimate Jepang U23 (0-0) Uzbekistan U23.

Prediksi Skor paling memungkinkan adalah Jepang U23 0-1 Uzbekistan U23.

(Red/Adi)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga