8.6 C
New York
Saturday, April 11, 2026
spot_img
Home Blog Page 235

BP Batam Raih Predikat “Informatif” Dalam Anugerah KIP 2023

0

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menerima predikat “Informatif” dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2023, Selasa (19/12/2023).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat.

Mewakili Kepala BP Batam, penghargaan ini diterima oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro.

BP Batam merupakan satu dari 139 badan publik yang memperoleh predikat informatif. Wahjoe saat ditemui usai sermoni penghargaan, menyatakan apresiasinya kepada Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam yang membawahi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) BP Batam.

“Penghargaan ini dapat tercapai tidak lepas dari hasil kerja keras Biro HPP Dalam mengumpulkan dan mengolah data, sehingga BP Batam dapat memberikan informasi yang transparan serta akuntabel kepada masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, prestasi membanggakan tersebut tidak lantas membuat BP Batam berpuas diri.

Menurut Wahjoe, BP Batam harus melahirkan inovasi baru Dalam digitalisasi informasi agar menjadi badan publik dengan sistem keterbukaan informasi yang terdepan di kelasnya.

“Harapan saya, ke depannya BP Batam dapat meraih predikat terbaik nasional pada ketegori Lembaga Non Struktural. Tentunya melalui inovasi berupa kemudahan akses informasi dengan pendekatan teknologi yang ramah pengguna (user friendly),” pungkasnya.

Meganggapi hal tersebut, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas penyampaian informasi publik.

Menurutnya, dengan kerja sama yang baik dan dukungan penuh dari pimpinan, maka hal tersebut dapat tercapai.

”Untuk meraih predikat terbaik nasional, kita harus menjadi badan publik yang kreatif, inovatif, dan berorientasi IT. Semoga dengan dukungan dari pimpinan cita-cita tersebut dapat terlaksana,” kata Ariastuty.

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2023 merupakan salah satu penghargaan bergengsi yang menjadi barometer bagi keterbukaan informasi publik sebuah Badan Publik.

Terdapat lima klasifikasi penilaian, antara lain, informatif, menuju informatif, cukup informatif, kurang informatif dan tidak informatif.

Selain itu, terdapat tujuh kategori Badan Publik yang menerima penghargaan, yaitu Kementerian/Lembaga, Badan Usaha Milik Negara, Pemerintah Provinsi, Partai Politik, Badan Layanan Umum (BLU), LN-LNSP dan Perguruan Tinggi.

(Red/Adi)

Komitmen BP Batam Tingkatkan Realisasi Investasi Asing

0

Batam- batamtimes.co – Ulang tahun ke-194 menjadi momentum kebangkitan Batam sebagai salah satu daerah strategis di Indonesia.

Selain berada di jalur perdagangan internasional, kemajuan infrastruktur kota turut memberikan dampak tersendiri dalam mewujudkan cita-cita Batam menuju kota baru yang modern dan sejahtera.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya dengan meningkatkan nilai investasi asing di Batam.

“Investasi yang meningkat akan memberi dampak terhadap ekonomi Batam. Apabila ekonomi baik, masyarakat bisa sejahtera,” ujar Rudi di sela kegiatannya bersama masyarakat, Selasa (19/12/2023).

Komitmen BP Batam tersebut selaras dengan peningkatan nilai realisasi investasi asing sepanjang Triwulan III 2023.

Kementerian Investasi mencatat, Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam naik 2 persen dibandingkan Triwulan III tahun 2022 lalu.

Kenaikan ini selaras dengan menguatnya empat sektor industri di Batam yaitu industri makanan; industri karet dan plastik; industri perumahan, kawasan industri dan perkantoran; serta industri perdagangan dan reparasi.

Dengan pengembangan infrastruktur jalan serta progres kemajuan dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), KEK Nongsa Digital Park dan KEK Batam Aero Technic, Rudi pun optimistis bahwa nilai investasi yang ada bisa terus meningkat.

Sehingga, memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Batam ke depannya.

“Kemajuan Batam hari ini tentu berkat sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Mari bersama kita dukung pembangunan demi kemajuan Batam,” pungkasnya.

 

(Red/Adi)

Wujudkan Batam Kota Baru, Muhammad Rudi Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan.

Menurutnya, kunci keberhasilan dalam mewujudkan Batam Kota Baru adalah sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

Di samping itu, lanjut Rudi, Hari Jadi Batam ke-194 menjadi momentum penting untuk kebangkitan ekonomi ke depannya.

“Batam dengan segala keunggulannya harus mampu untuk terus berkontribusi bagi kemajuan ekonomi daerah. Semua kita mempunyai tanggung jawab yang sama dalam mewujudkan Batam yang maju dan modern,” ungkap Rudi usai memimpin upacara peringatan Hari Jadi Batam, Senin (18/12/2023).

Rudi juga berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur kota. Khususnya pembangunan serta pelebaran jalan utama Kota Batam.

Bukan tanpa alasan, Batam sebagai pusat bisnis dan lokomotif perekonomian Kepri memerlukan infrastruktur jalan yang memadai guna menopang kemajuan beberapa sektor industri.

“Pembangunan ini kita siapkan untuk kemajuan Batam. Dengan satu tujuan, investasi terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah,” tambahnya.

Selain itu, Rudi berpesan agar seluruh elemen masyarakat menjaga situasi kondusif Kota Batam.

Batam yang kondusif tentunya akan berdampak positif terhadap pertumbuhan investasi.

Mengingat, peran Batam yang sangat sentral terhadap perekonomian Kepri.

“Tetap jaga persatuan, jangan sampai kita terpecah belah,” pesan Rudi.

 

(Red/Adi )

Presiden Resmi Canangkan Perpres 78/2023, Percepatan Penanganan Rempang Eco-City

0

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar sosialisasi Peraturan Presiden RI No. 78 Tahun 2023, pada Senin siang (18/12/2023).

Kegiatan mengundang seluruh elemen masyarakat mulai dari FKPD Provinsi Kepri dan Kota Batam, Instansi Vertikal, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Perangkat RT/RW, Organisasi dan Lembaga Swadaya Masyarakat, hingga masyarakat Rempang dan Batam.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan Perpres No 78 Tahun 2023 yang keluar tanggal 8 Desember 2023 ini, mengatur tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Dalam Rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional.

Perpres ini mengubah beberapa ketentuan dalam Perpres Nomor 62 Tahun 2018.

Ketentuan teknis pelaksanaan Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan tertuang dalam pasal 12 (1a) dalam hal penanganan dampak sosial kemasyarakatan berlokasi di _Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas_, kewenangan Gubernur daerah dilaksanakan oleh Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Pria yang juga merupakan Walikota Batam ini menekankan bahwa kehadiran Perpres ini akan dapat menjadi titik terang menangani Pulau Rempang.

“Perpres 78 tahun 2023 sudah turun. Meski Perpres ini belum menyelesaikan semua persoalan Rempang Eco-City. Tetapi, Ini Perpres salah satu dasar penting yang akan kita gunakan untuk membangun rumah Bapak Ibu sekalian (kompensasi warga Rempang).” Kata Muhmmad Rudi.

Menurutnya, pada akhir bulan Desember ini akan mulai dibangun rumah contoh di Tanjung Banon sebagai lokasi relokasi warga terdampak.

Sehingga ditargetkan tahun depan rumah sudah selesai dan dapat dinikmati oleh warga.

Muhammad Rudi melanjutkan bahwa pihaknya bersama seluruh forkopimda berkomitmen untuk menyelesaikan yang terbaik untuk seluruh warga Rempang.

Selain itu pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menyiapkan putra-putrinya, sehingga dapat ambil peran sebagai tenaga kerja dalam proyek besar di Rempang ini ke depan.

Acara turut dibuka oleh sambutan Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto yang menyatakan bahwa Tujuan negara adalah pasti mewujudkan masyarakat yang sejahtera, makmur dan masyarakat yang mendapat rasa keadilan.

“Inilah yang dilakukan pemerintah (BP Batam). Tidak serta pemerintah mengambil kebijakan. Hari ini momentum Perpres sudah di tanda tangani Presiden, semoga bisa dipahami kita semua. Semoga BP Batam dalam mengambil kebijakan apapun akan tepat guna dan manfaat dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat.” Pesan Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto.

*Perkembangan Rempang Eco-City*

Lebih rinci kemudian, Anggota Bidang Pengelola Kawasan dan Investasi Sudirman Saad menjelaskan tiga topik besar yakni perkembangan Rempang Eco-City, Perpres 78/2023 dan turunannya yakni Perka 20/2023.

Sudirman Saad menjabarkan bahwa prioritas pertama saat ini adalah penyiapan wilayah untuk Kawasan Industri seluas 2.000 Ha dan Tower Rempang 370 Ha. Dimana terdapat 961 KK tercatat berada di wilayah tersebut.

Tercatat 719 KK telah menerima sosialisasi dari tim terpadu, dengan jumlah 575 datang ke posko untuk berkonsultasi, 361 KK telah mendaftar, dan 86 KK telah pindah ke hunian sementara.

Sudirman meyakinkan agar masyarakat dapat sabar dan percaya pada apa yang disampaikan pemerintah (BP Batam).

Pihaknya akan bekerja keras dan memberikan hasil yang terbaik untuk masyarakat Rempang.

“Kalau di daerah lain di Indonesia berdasarkan Perpres lama, warga hanya mendapatkan 1 pilihan, santunan atau relokasi, hanya salah satu.” Kata Sudirman Saad.

“Sementara di Rempang dengan Perpres baru ini, warga bisa mendapatkan Santunan dan Relokasi Rumah. Warga dapat dua-duanya. Jadi mohon dukungan Bapak Ibu bersabar dan yakinlah kami akan lakukan yang terbaik untuk warga.” ungkap Sudirman Saad.

Ia juga menambahkan, BP Batam optimis dengan penyelesaian status HPK dan HPL yang beberapa waktu lalu sempat mengganjal proses kepindahan warga yang telah mendaftar untuk relokasi, dapat segera diselesaikan.

“Masterplan untuk kawasan relokasi Tanjung Banun sendiri telah selesai oleh Kemen. PUPR. Kami akan berikan kesempatan Bapak Ibu untuk bisa memilih sendiri lokasi hunian yang cocok bagi Bapak Ibu. Dengan luas 93,5 Ha akan ada 961 unit rumah relokasi, Fasos Fasum, Pusat Ekonomi dan Dermaga.” Pungkas Sudirman.

Masyarakat terdampak di Kawasan Rempang yang hadir, sangat antusias untuk berdiskusi dan memberikan gagasan dan pengharapan mereka ke depan.

Berikut beberapa Mayoritas gagasan warga yang hadir :
1. mengharapkan uang ganti apresial bagi tanam tumbuh dan kapal mereka dapat segera diberikan sebelum mereka pindah,
2. bagi yang telah pindah meminta prioritas untuk pemilihan lokasi rumah strategis lebih dulu,
3. meminta komitmen agar anak-anak mereka dapat bekerja nantinya di Rempang Eco-City dan
4. harapan agar senantiasa dilibatkan dalam pengambilan kebijakan.

Masukan ini ditampung secara terbuka oleh seluruh pejabat yang ditunjuk sebagai Tim Terpadu dan akan dibawa pada esok pertemuan bersama Kementerian Bidang Perekonomian.

(Red/Adi)

Suka Cita Malam Perayaan Natal 2023 di Lingkungan BP Batam

0

Batam – batamtimes.co – Keluarga Besar Karyawan/karyawati Kristiani BP Batam menggelar Perayaan Natal 2023 di Balairungsari, Batam Center, Sabtu, (16/12/2023) malam.

Mengusung tema: “Mari Kita Muliakan Tuhan dan Tingkatkan Kinerja Untuk Mewujudkan Batam Kota Baru”, perayaan natal berlangsung hikmat dan penuh suka cita.

Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto Pranoto mewakili Kepala BP Batam Muhammad Rudi dalam kesempatan itu menyambut baik perayaan natal di lingkungan BP Batam. Ia menilai semangat Bhinneka Tunggal Ika menjadi pondasi yang kuat untuk bersatu padu dalam keberagaman.

“Walaupun berbeda-beda, tugas kita sebagai karyawan karyawati BP Batam tetaplah sama yakni untuk mewujudkan visi dan misi, memberikan kontribusi bagi peningkatan investasi,” sebut Enoh.

Ia berharap momen perayaan natal dapat membawa kebaikan bersama utamanya sinergi dan gandeng tangan di tengah kompetisi global saat ini.

“Mewakili Pimpinan BP Batam, saya mengucapkan Selamat Natal Tahun 2023, semoga kebersamaan kita mendatangkan kebaikan bagi seluruh bangsa Indonesia,” ucapnya.

Sementara, Ketua Panitia Natal sekaligus Kepala Satuan Pemeriksan Internal, Konstantin Siboro, menyebutkan pihaknya telah mengisi beragam kegiatan menyambut natal pada 25 Desember mendatang. Mulai dari bakti sosial di empat panti jompo, panti asuhan, ibadah hingga malam perayaan natal.

Adapun perayaan natal diisi dengan pemberian santunan, natal anak, penampilan hiburan oleh Paduan Suara Anak Batam dan Wanita Kristen Indonesia serta penampilan spektakuler bintang tamu Novita Dewi X Factor Indonesia.

“Terima kasih atas dukungan pimpinan dan semua pihak, sehingga perayaan berjalan dengan baik, semoga damai natal membawa semangat persatuan dan persaudaraan dalam menghadapi masa depan,” ujar Konstantin.

(Red/Adi)

Anies Gratiskan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan: AMIN

0

Penulis: Rusdianto Samawa, Menulis dari Kantor FOURBES Indonesia sebuah Lembaga Kajian, Riset dan Kebijakan Publik

_____________________

 

Anies Baswedan sudah menggratiskan 98 persen peserta BPJS di Jakarta. Sejak awal jadi gubernur 73% warga Ibu Kota yang miliki BPJS, namun angkanya meningkat jadi 99,9%. Mayoritas rakyat tak miliki BPJS berasal dari kelompok bawah sekitar 27%. Anies waktu itu, langsung targetkan di APBD perubahan, dikeluarkan Rp 1,3 sampai Rp 1,4 triliun, sehingga bisa menutup seluruh biaya BPJS sehingga Jakarta dalam singkat menjadi 99,9% terjamin.

Itulah rekam jejak tak ternilai yang di ingat oleh seluruh rakyat Jakarta. Kemudahan berobat dan pelayanan rumah sakit yang berkeadilan (samarata). Investasi kesehatan masyarakat, lebih penting dibanding investasi infrastruktur. Semua pembangunan fisik masa rezim Jokowi jauh dari kata sehat sebagai dampak. Malah ketimpangan yang mengangga lebar, terjadinya gap antara kaya dan miskin.

DKI Jakarta, saat dipimpin Anies Baswedan lebih mementingkan kesehatan masyarakat dan jaminan sehat, kepesertaan BPJS melebihi target RPJMN 2024, yaitu capai 98 persen dari total penduduk DKI Jakarta. Jumlah peserta BPJS capai 11.038.832 jiwa pada April 2021 dan pada Desember 2021 pula, APBD DKI Jakarta tanggung pembayaran BPJS sebesar 4,7 juta peserta atau setara 40 persen dari total peserta BPJS di DKI Jakarta.

Anies Baswedan masa itu, semacam penyelamat muka rezim pemerintahan sekarang, karena memiliki program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk penduduk miskin yang mendapat kritik tajam dari rakyat. Peserta JKN-KIS yang miliki kartu BPJS sebagai penerima bantuan iuran (PBI) ABPN) sekitar 96,7 juta jiwa.

Karena jumlah kunjungan ke layanan kesehatan peserta BPJS PBI pada 2022 capai 236,9 juta, lampaui kunjungan peserta BPJS non-PBI yang hanya 162,7 juta. Untuk peserta BPJS PBI APBD, jumlahnya 37 juta jiwa. Jadi, total peserta BPJS PBI APBN -APBD capai 133,7 juta jiwa. Peserta aktif BPJS per 2022 sebanyak 204,37 juta jiwa. Artinya, peserta BPJS PBI APBN capai 47,3 pesen dan peserta BPJS PBI APBD capai 18,1 persen.

Tentu cara kerja Anies Baswedan meraih capaian dan kepuasan dari rakyat, tidak terlepas dukungan dari satuan kerja birokrasi dibawah komandonya, seperti Dinas Kesehatan, Disnaker, Dinsos, Dukcapil dan Diskominfo, untuk memastikan setiap peserta yang terdaftar miliki NIK yang valid. Anies telah terbukti bahwa urusan rakyat tak boleh timpang, harus adil, bijaksana, progresif, inovatif, terbuka dan pelayanan setara bagi semua rakyat baik domisili Jakarta maupun luar Jakarta. Bahkan, kembangkan aplikasi Gawai untuk mudahkan pelayanan.

Majunya Anies Baswedan berpasangan Muhaimin Iskandar pada kontestasi Pilpres 2024 merupakan harapan baru rakyat. Tawaran pasangan perubahan ini, tentu lebih dipercaya ketimbang harapan itu dicantolin kepada pasangan lain, dalam pilpres mendatang. Pasalnya, pasangan lain tak ada bukti kemampuan urus rakyat secara adil dan merata.

Modal sosial Anies sangat besar. Sala satu, prestasi capaian Universal Health Coverage (UHC) di Jakarta. Tentu tidak terlepas dari visi – misinya selama pimpin Jakarta, yaitu jadikan Jakarta sebagai kota aman, sehat, cerdas, berbudaya, dan perkuat nilai-nilai keluarga serta memberi ruang kreativitas melalui kepemimpinan yang melibatkan, menggerakkan dan memanusiakan.

Menurut Anies sendiri, bahwa kebutuhan dasar manusia adalah kesehatan. Terpenuhi kesehatan yang baik, maka produktivitas penduduk pasti meningkat. Integrasi jaminan kesehatan penduduk melalui BPJS Gratis merupakan langkah strategis bagi seluruh rakyat sehingga kemudahan peroleh akses fasilitas kesehatan secara gratis karena negara harus menanggungnya.

Beberapa hari lalu, sela – sela kampanye di Jambi dan Kepri, Anies utarakan gagasan pelayanan BPJS Gratis untuk menjadi lebih baik. Kedepan, secara bersama perbaiki masalah mendasar yang emergency. Anies akan tuntaskan BPJS secara nasional. Apalagi saat ini, sangat bermasalah dan bebani rakyat.

Anies melihat dan amati, pemerintah tak yakin kelola BPJS secara baik. Evaluasi pelayanan kesehatan di Indonesia harus dilakukan, khususnya pengguna BJPS sering kali dirasakan lebih rendah dibandingkan non-BPJS. Padahal semua rakyat berhak dilayani kesehatan secara baik dan berkualitas. “Jadi kalau datang ke tempat pelayanan kesehatan pulangnya itu bersyukur. Bukan datang, pulangnya malah makin sakit, makin miskin. Ya berat itu.” Kata Anies saat hadiri Deklarasi Desak Anies di Riau Pekanbaru (16/12/23).

Anies berkata “telah menyiapkan solusi sistem yang tidak merugikan bagi semua pihak. Kita perlu berbicara dengan dokter, pengelola rumah sakit, tenaga kesehatan kemudian pasien dan pemerintah baik pusat serta daerah. Duduk bersama, menata ulang sistemnya, supaya BPJS bisa gratis dan pelayanan bagus. Tentu, merangkul seluruh pihak, tak lupa memikirkan tekanan besar yang dihadapi dokter dan perawatnya. Kalau tidak duduk bersama, hanya diputuskan sepihak oleh BPJS atau Kementerian Kesehatan maka tidak akan hasilkan solusi yang baik.” Kata Anies.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, penduduk yang memiliki BPJS Kesehatan pada tahun 2021 sebanyak 235,71 juta (60,49%). Pada 2022 totalnya capai 248,77 juta. Pada 2022 setara 90,34% dari total penduduk Indonesia 275,36 juta. Dari jumlah tersebut hanya 20,03% yang merupakan peserta BPJS Kesehatan mandiri (non Penerima Bantuan Iuran – PBI). Sisanya, sebanyak 38,46% adalah peserta PBI. Sementara, per 1 Sept 2023, BPJS mencatat jumlah peserta JKN capai 262.865.343 atau setara 94,64 persen jumlah penduduk Indonesia. Kedepan, berharap capai 99,9 persen dari total penduduk pada akhir 2023. (Data Books, 2023)

Beberapa Provinsi yang kepemilikan BPJS Non BPI yang relatif tinggi, seperti Provinsi Kepri capai 49,08%, Kaltim capai 45,69%, Kaltara sebesar 38,62%, Kepulauan Bangka Belitung 33,44%, DKI Jakarta 31,66%, Bali sebesar 31,38%, Sulut sebesar 27,39%, Banten sebesar 27,39%, Kalsel capai 27,37% dan Daerah Istimewa Yogyakarta capai 26,54%. (Kemenkes, 2023)

Kemudian, Jawa Barat, per Agustus 2022 baru 88,83 persen (sekitar 42,53 juta jiwa) dari total penduduk Jawa Barat yang menjadi peserta BPJS. Dari jumlah itu, peserta PBS PBI APBD-nya ada 4,83 juta jiwa, hanya sekitar 11,3 persen dari tota peserta BPJS di Jawa Barat. Lalu, data Provinsi Sulawesi Tengah, sebanyak 2.720.942 jiwa (91,63 %) dari jumlah penduduk telah memiliki jaminan BPJS kesehatan, angka ini diatas rata-rata nasional. (JKN, 2023)

Kemudian, mencermati data Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tentang data peserta JKN KIS Tahun 2021 – 2023 berjumlah 2.940.970 jiwa. Data tersebut jika ditambahkan dengan data APBD I sejumlah 147.641 jiwa dan APBD II sejumlah 313.853 jiwa, maka total jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan yang dibayarkan oleh pemerintah sebanyak 3.402.433 jiwa. Dari data diatas, jika disandingkan basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) merupakan basis data kepesertaan PBI JK berjumlah 2.953.740 jiwa, maka jumlah kepesertaan PBI JK telah melampaui jumlah DTKS yang ada. (Pemprov, NTB 2023).

Selain itu, ada tiga provinsi di Indonesia yang cakupannya di bawah 90 persen, diantaranya: Kalbar 84,81%, Jambi 85,92%, dan Sumut 88,63%. Dari 514 Kab/Kota, terdapat 24 Kab/Kota yang cakupannya dibawah 80%, diantaranya Kab. Pulau Talibau baru capai 56% dan Halmahera Selatan Malut masih 62%. Begitupun Jawa Timur, masih ada 9 Kab/Kota yang cakupannya masih di bawah 80 persen yakni Jember, Blitar, Tulungagung, Banyuwangi, Ponorogo, Trenggalek, Lumajang, Tuban, dan Pacitan. (BPJS Kesehatan, 2023).

Data diatas dimasing – masing provinsi, menunjukkan tingginya harapan akan BPJS Kesehatan dan tenaga kerja. Namun, pemerintah malah menaikkan iuran BPJS demi mengambil untung dari jumlah kepemilikan BPJS. Sebagaimana Peraturan Presiden No. 64 Tahun 2020, pemerintah berikan subsidi kepada Pekerja Mandiri dan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang menjadi peserta Kelas 3. Subsidi tersebut sejumlah Rp16.500/orang sehingga peserta kelas 3 tidak mengalami kenaikan iuran, tetap perbulan sejumlah Rp25.500/orang. Jumlah kategori ini tercatat sebanyak 21,6 juta jiwa. Sedangkan peserta BPJS PPU golongan pekerja penerima upah, baik bekerja di perusahaan maupun PNS/TNI/Polri. Untuk pekerja penerima upah, iuran akan ditanggung bersama oleh pekerja dan pemberi kerja.

Perpres 64 Tahun 2020 itu, dasar menaikkan bahwa kenaikan iuran BPJS yang terbaru adalah untuk perbaiki struktur iuran dan tingkatkan kepatuhan pembayaran iuran. Sebagaimana diketahui bahwa telah terjadi defisit dalam pelaksanaan JKN selama ini. Sejak tahun 2014, setiap tahun program JKN selalu mengalami defisit.

Berdasarkan data yang ada, sebelum memperhitungkan intervensi pemerintah baik penyertaan modal negara maupun bantuan APBN, besaran defisit JKN masing-masing Rp1,9 triliun (2014), Rp9,4 triliun (2015), Rp6,7 triliun (2016), Rp13,8 triliun (2017), dan Rp19,4 triliun (2018) dan seterusnya mengalami kenaikan pembayaran iuran. Penyebab utama terjadinya defisit program JKN yang sudah terjadi sejak awal pelaksanaannya adalah besaran iuran yang underpriced (di bawah harga aktual) dan adanya ketidakpatuhan pada peserta mandiri. (Kompas, 2022)

Data membuktikan bahwa banyak peserta mandiri yang tidak disiplin membayar iuran. Pada akhir tahun anggaran 2019, tingkat keaktifan peserta mandiri hanya 55,5 persen. Artinya, 45,5 persen dari peserta mandiri tidak disiplin membayar iuran alias menunggak. Sejak 2016 – 2019, besar tunggakan peserta mandiri ini mencapai sekitar Rp22,7 triliun. Sementara itu, tingkat klaim dari peserta mandiri lebih besar daripada iuran yang dibayarkannya. Sepanjang 2018, total iuran dari peserta mandiri (Pekerja Bukan Penerima Upah) adalah Rp8,9 triliun, namun total klaimnya mencapai Rp27,9 triliun. (Kompas, 2023)

Bagi Anies kedepan, rakyat tak boleh lagi membayar BPJS. Negara harus menanggung resikonya untuk kehidupan rakyat. Tentu Anies memiliki hitungannya sendiri berdasarkan pengalaman selama memimpin DKI Jakarta. Sebaliknya, Jokowi selama menjadi presiden tak pernah menurunkan iuran BPJS. Malah menaikkan.

Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Pasangan AMIN) pada pilpres 2024, memberi harapan perubahan, bahwa kesehatan merupakan tanggung jawab konstitusi yang harus dipenuhi pemerintah dan dialokasikan anggaran untuk membiayai program BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Tentu rakyat bisa nikmati secara gratis. AMIN.(*)

Sekolah Penerbangan Asal Singapura Tertarik Berinvestasi di Batam

0

Batam – batamtimes.co – BP Batam menghadiri pertemuan PT Aviasi Solusi Prima (Flybest Academy) dan Alpha Aviation Group (AAG) di Ruang Rapat Kelong Baba, Jumat (15/12/23).

Pertemuan ini dihadiri oleh General Manager Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity BP Batam, Kurnia Budi dan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Sementara dari Flybest Academy dihadiri oleh Direktur Utama, Karin Item dan Direktur AAG, Peh Teh Keng.

FlyBest Academy adalah lembaga pelatihan penerbangan yang menawarkan program pelatihan yang komprehensif bagi calon pilot di Kota Batam.

Direktur Utama Flybest Academy, Karin Item mengatakan pihaknya berencana akan melakukan kolaborasi bersama AAG Singapura. Kolaborasi tersebut, dalam bentuk pengembangan sekolah penerbangan berkelas internasional di Kota Batam.

“Kami sudah 10 tahun di Batam dan berencana melakukan kolaborasi dengan AAG Singapura, dengan target 100 orang siswa dari Indonesia, Singapura, Vietnam, China dan India,” ujarnya.

Flybest Academy dan AAG Singapura, berencana akan berinvestasi sebesar USD 6 Juta dalam 3 tahun di Kota Batam.

Ia berharap BP Batam dapat mendukung dalam pengembangan sekolah penerbangan berskala internasional ini.

General Manager Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity, Kurnia Budi menyambut baik kolaborasi Flybest Academy dengan AAG Singapura ini. BP Batam, siap mendukung pengembangan sekolah penerbang dari Flybest Academy.

“Kami siap membantu Flybest untuk mengembangkan usahanya di sektor sekolah penerbang. Tentunya hal ini dapat berdampak pada perekonomian di Kota Batam secara keseluruhan,” kata Kurnia Budi.

Menurutnya, untuk menunjang sekolah penerbang ini sudah terdapat di Master Plan Bandara Hang Nadim, sesuai Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor 47 Tahun 2022 tentang Rencana Induk Bandar Udara Hang Nadim di Kota Batam.

“Untuk general aviation terdapat 6,5 Hektar di Bandar Udara Hang Nadim, tentunya dengan luas yang dibutuhkan ini lebih dari cukup,” ujarnya.

(Red/Adi)

Perka 11 Tahun 2023, Komitmen BP Batam Selesaikan Lahan Tidur

0

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berupaya komitmen untuk menyelesaikan persoalan lahan tidur atau tanah telantar demi percepatan pembangunan di Batam.

Komitmen itu dipertegas dengan terbitnya Peraturan Kepala BP Batam (Perka) nomor 11 tahun 2023 tentang Penyelanggaraan Pengelolaan Pertanahan pada 17 Oktober lalu.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan pemanfaatan terhadap lahan tidur menjadi salah satu komponen yang diatur dalam perka tersebut. Ia menyebut ada tahapan-tahapan penyelesaian sejak terbitnya Perka itu.

“Pertama, lahan yang telah dialokasikan namun belum terbangun akan dilakukan pengakhiran,” katanya.

“Kedua, lahan yang dialokasikan telah dimanfaatkan namun belum pengajuan perpanjangan UWT, secara otomatis PTSP BP Batam akan menerbitkan faktur tagihan UWT perpanjangan, kalaupun tidak dibayar akan disurati dan jika masih tidak dibayar akan dilakukan pengakhiran,” katanya lagi.

Hal itu, sekaligus menjawab tudingan salah satu media siber di Batam yang menyebut temuan BPK atas 1.346 PL atas tanah seluas ±289 hektare yang belum dilakukan perpanjangan hak penggunaan lahan, BP Batam belum miliki aturan jelas.

“Jadi hasil pemeriksaan BPK tahun 2022 itu merupakan masukan bagi BP Batam untuk lebih meningkatkan layanan penyelenggaraan pengelolaan pertanahan, atas hal itu lahirlah Perka 11/2023 ini sebagai penyempurnaan perka sebelumnya,” jelasnya.

Ditambahkan, penyelesaian lahan tidur dibutuhkan tahapan dan proses yang cukup panjang. Sejumlah upaya dilakukan secara komprehensif, seperti identifikasi lahan tidur, tahapan peringatan hingga membuka kesempatan bagi pemilik lahan tidur untuk menjalin kerja sama dengan investor jika kesulitan untuk melakukan pembangunan.

“Dalam penertiban tanah telantar perlu dilakukan evaluasi komprehensif baik dari aspek dokumen alokasi tanah maupun survey lapangan untuk mengetahui kondisi eksisting lokasi,” tambahnya.

Ia berharap langkah tersebut dapat memacu iklim investasi dan bermuara kepada meningkatnya ekonomi masyarakat Kota Batam.

“Saya kira mari bersama kita komitmen dan mendorong Batam lebih maju, sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi agar pembangunan terus dilakukan,” pungkasnya.

Sebelumnya, BP Batam menggandeng KPK RI menggelar diseminasi Perka BP Batam 11/2023 itu pada awal November lalu di Santika Hotel, Batam Center.

Kegiatan tersebut dihadiri para pelaku usaha dan Asosiasi Usaha di Batam diantaranya KADIN, REI, INSA, Kawasan Industri, Notaris, APINDO dan Komite Advokasi Daerah Kepri, serta Ombudsman.

Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad, dalam kesempatan itu menyebut kegiatan dilakukan sebagai wujud transparansi dan informasi layanan penyelenggaraan pengelolaan pertanahan kepada masyarakat khususnya pelaku usaha melalui kebijakan yang dibuat. Baik ketersedian tanah, peruntukkan tanah hingga tata cara alokasi tanah.

“Kalau ternyata di dalam perjalanan ada kekurangan maka tidak tertutup kemungkinan kita review lagi Peraturan Kepala ini,” serunya saat itu.

 

(Red/Adi)

Susun Rencana Strategis 2025-2029, BP Batam Gelar Raker Kebijakan Strategis

0

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Rapat Kerja Anggota Bidang Kebijakan Strategis, pada Jum’at (15/12/2023), diikuti pejabat tingkat II, III, dan IV terkait, di lingkungan BP Batam.

Acara digelar guna mewujudkan pengembangan kawasan strategis ekonomi melalui perencanaan yang berkualitas.

Seluruh Anggota Bidang hadir dan memaparkan reviu pelaksanaan rencana kerja TA 2023, pembahasan rencana strategis 2025-2029 dan isu strategis di masing-masing kedeputian.

Anggota Bidang Kebijakan Strategis Enoh Suharto Pranoto menuturkan kegiatan digelar didasari oleh perlunya BP Batam untuk berorientasi pikir dan kerja pada penguatan daya saing dan peningkatan kualitas (efisiensi) layanan dan investasi di KPBPB Batam.

“Tujuan Utama Raker ada 3 yaitu 1. Evaluasi Renstra dan Reviu Kinerja 2021-2025. 2. Penyiapan Renstra 2025-2029 dan 3. pembahasan isu strategis dalam pengembangan Future Development Batam.” Kata Enoh.

Enoh menjelaskan dalam paparannya bahwa tema pengembangan Batam ke depan yang diajukan adalah bagaimana Batam menjadi Kawasan Strategis Ekonomi dengan sektor dan kawasan strategis bernilai tinggi didukung dengan infrastruktur handal.

Dimana, saat ini terus berprogres inovasi infrastruktur sebagaimana harapan Kepala BP Batam Bapak Muhammad Rudi.

“target pengembanganya adalah Batam sebagai Hub Logistik Internasional, Industri Kedirgantaraan, Industri Light and Valuable, Industri Digital dan Kreatif, International Trade and Finance Center, serta Integrated Health Tourism melalui KEK Kesehatan.” Terang Enoh.

Sementara itu, masing-masing Anggota Bidang turut memberikan paparannya. Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro menyoroti evaluasi terhadap penyerapan realiasi anggaran, pelaporan kinerja dan masukan terkait perencanaan kajian kerja sama yang efektif.

Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad, menyampaikan 4 kebijakan besar terkait pembangunan infrastruktur, pengelolaan pertanahan berkelanjutan, pelayanan perizinan dan pengamanan asset hingga pengembangan kawasan baru.

“Ini kesempatan baik kita evaluasi 4 tahun renstra kita dan menyiapkan renstra ke depan. Capaian Pembangunan Infrastruktur tahun 2023 tertinggi sepanjang 4 tahun terakhir yakni 96%. Meskipun tidak sempurna 100%, tapi ini tertinggi sejak 2020.” Kata Sudirman Saad.

“Kebijakan Pelayanan Perizinan, kita telah Simplifikasi, Kecepatan Waktu dan Biaya yang Ringan. Kita juga Bersiap dengan pengembangan Kawasan Strategis Baru yakni Rempang Eco-City.” Imbuh Sudirman.

Tak kalah, Anggota Bidang Pengusahaan Wan Darussalam turut menyampaikan paparan. Ia yang membawahi mayoritas Badan Usaha ini mengatakan bahwa Kedeputiannya adalah tulang punggung BP Batam. Mulai dari BU Pelabuhan, BU Fasilitas dan Lingkungan, BU Rumah Sakit, BU SPAM hingga Logistik Aerocity.

Dirinya mengaku bahwa pendapatan PNBP di bawah bidang pengusahan surplus pada tahun ini, melalui performa Badan Usaha Pelabuhan dan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan hingga Logistik Aerocity.

Namun, ia juga memberikan dorongan bagi Badan Usaha Rumah Sakit untuk dapat segara mengembangkan diri menjadi KEK Kesehatan dan Digital, hingga yang sangat penting menurutnya adalah Upgrading Sistem Pengelolaan Air Minum.

“KEK Kesehatan Berbasis Digital ini akan kita kejar, termasuk bagaimana revitalisasi Asrama Haji, Fasilitas Aset dan Lingkungan dimana IPAL dan Sewerage System ini kita akan dorong, kemudian yang tak kalah penting adalah Sistem Pengelolaan Air Minum. Sistem Canggihnya, Ini yang harus kita kejar, kita provide, untuk pelayanan yang lebih baik.” Pungkas Wan Darussalam.

Kegiatan di Convention Hall Harris Barelang ini, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab pembahasan strategis untuk mendukung sinergitas dan terlaksananya Kinerja BP Batam 2025 – 2029, masukan pengembangan future project dan Renstra BP Batam.

(Red/Adi)

Muhammad Rudi Optimis Pertumbuhan Ekonomi Batam Meningkat

0

Batam – batamtimes.co – Letak yang strategis menjadi salah satu modal penting untuk mewujudkan cita-cita Batam menjadi kota maju dan modern.

Berkat keuntungan secara geografis tersebut, banyak investor luar negeri yang ingin menanamkan modalnya di Batam.

Tidak hanya negara-negara di Asia, Singapura, Jepang, Tiongkok, negara Eropa pun juga terus mempercayakan Batam sebagai daerah unggulan berinvestasi. Seperti Perancis dan Luxembourg.

Dimana, nilai investasi keseluruhan negara tersebut masih mendominasi realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam sepanjang Triwulan III 2023.

Bahkan, Kementerian Investasi mencatat bahwa realisasi PMA di Batam naik 1,98 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan tersebut juga memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, kenaikan itu juga menegaskan peran Batam yang masih cukup dominan dalam memberikan sumbangsih terhadap nilai realisasi investasi asing di Provinsi Kepri.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi RI pada Triwulan III Tahun 2023, sumbangan Batam terhadap realisasi investasi Kepri mencapai USD 160,16 juta atau setara Rp 2,37 triliun.

Laporan ini pun membuat Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, optimis jika peningkatan nilai realisasi investasi bakal berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Batam.

Masuknya investasi, kata Rudi, juga memberikan banyak peluang kerja untuk masyarakat Batam.

Sehingga, kondisi ini akan mempengaruhi ekonomi warga Batam.

Apalagi hampir beberapa sektor investasi asing juga terus mengalami penguatan dan peningkatan nilai realisasi. Seperti sektor industri mesin, industri makanan, industri makanan, serta industri perdagangan.

“Kita berharap, investasi yang ada juga berdampak dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi Batam,” ujar Rudi, Jumat (15/12/2023).

Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kebersamaan.

Menurutnya, dukungan masyarakat merupakan hal penning dalam mewujudkan Batam Kota Baru.

“Batam Kota Baru dapat kita percepat realisasinya jika masyarakat tetap kompak dan bersatu,” seru Rudi.

 

(Red/Anto)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga