8.6 C
New York
Sunday, April 12, 2026
spot_img
Home Blog Page 253

BP Batam Raih Lima Penghargaan dalam KPKNL Batam Stakeholders Award 2023

0

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) berhasil meraih lima penghargaan dalam KPKNL Stakeholders Award 2023 yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam pada hari Selasa (24/10/2023) di Balairungsari BP Batam.

Kelima penghargaan yang diterima BP Batam pada hari ini, yaitu sebagai berikut:
1. Peringkat 1 Koordinator Wilayah, Kategori Penatausahaan BMN
2. Peringkat 2 Kategori Penyelesaian Sertipikasi BMN Berupa Tanah
3. Peringkat 2 Penatausahaan BMN, Kategori Pelayanan Penilaian
4. Peringkat 3 Koordinator Wilayah, Kategori Pemohon Lelang
5. Apresiasi Atas Koordinasi Satuan Kerja selaku Penyerah Piutang

BP Batam dalam kegiatan ini diwakili oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro yang didampingi Kepala Biro Umum, Budi Susilo dan Kepala Biro Keuangan, Siswanto.

Wahjoe mengucapkan terima kasih kepada Kepala Biro Umum beserta jajarannya yang telah bekerja keras dalam mengelola Barang Milik Negara (BMN) hingga berhasil meraih penghargaan hari ini.

“Terima kasih kepada Kepala Biro Umum beserta jajaran dan pengelola BMN di lingkungan BP Batam yang telah bekerja keras dan cerdas sehingga berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan untuk BP Batam hari ini,” tutur Wahjoe.

Wahjoe juga mengapresiasi langkah Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang sangat concern terhadap pengelolaan BMN di lingkungan BP Batam.

“Pak Kepala BP Batam selama ini juga sangat menaruh perhatian terhadap pengelolaan BMN di lingkungan BP Batam sehingga dapat kita maksimalkan pemanfaatan berbagai BMN yang tercatat di kita (BP Batam),” ujar Wahjoe.

Setelah penghargaan ini diterima, Wahjoe berharap agar seluruh pengelola BMN di lingkungan BP Batam dapat terus termotivasi untuk dapat mengelola aset serta keuangan negara secara akuntabel sesuai aturan yang berlaku.

“Semoga seluruh penghargaan ini bisa terus menjadi motivasi bagi kami untuk mengelola BMN serta keuangan negara dengan maksimal,” pungkas pria yang pernah menjabat sebagai Inspektur I di Kementerian Keuangan ini.

 

(Red/Adi)

Terus Bertambah, 64 KK Menempati Hunian Sementara

0

Batam – batamtimes.co – Sebanyak 9 Kepala Keluarga (KK) terdampak Pengembangan Rempang Eco City mulai menempati hunian sementara, Senin (23/10/2023). Sehingga total KK yang sudah menempati hunian sementara sebanyak 64 KK.

Adapun 9 KK yang mulai pindah ke hunian sementara tersebut, berasal dari Sembulang Tanjung sebanyak 6 KK, Pasir Panjang 2 KK dan Pasir Merah 1 KK.

Warga Pasir Panjang, Salim mengatakan, perpindahan dirinya bersama istri dan kedua anaknya adalah demi mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City. Sebab, ia meyakini Pengembangan Rempang Eco City akan memberikan manfaat yang baik untuk anak-anaknya kedepan.

“Jadi saya mendukung pemerintah dalam hal apapun, yang akan menjadi kemajuan untuk daerah sini (Rempang, red),” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan warga Sembulang Pasir Merah, Dian. Ia berharap, pergeseran dirinya ke hunian sementara menjadi awal bagi dirinya dan keluarga untuk kehidupan yang lebih baik lagi kedepannya.

“Mudah-mudahan kedepannya membawa kebaikan untuk saya pribadi, keluarga saya dan masyarakat Rempang,” katanya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pergeseran terhadap warga yang terdampak Pengembangan Rempang Eco City membutuhkan proses yang tidak mudah.

BP Batam katanya, terus berkomitmen untuk mengedepankan prinsip-prinsip humanis dalam melakukan pergeseran. Sehingga, pergeseran ini bisa terus berjalan secara terus menerus.

Tidak lupa, ia juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga Rempang yang telah bersedia digeser ke hunian sementara.

“Terhadap warga Rempang, saya berterima kasih dan apresiasi, karena mau bersama sama mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik, menyongsong masa depan yang lebih baik, sehingga anak-anak pun mendapat jaminan masa depan yang baik pula,” tegasnya.

Danramil 04/Galang, Kapten Inf TM Tarigan mengatakan, pergeseran 9 KK ke hunian sementara dilakukan dengan tanpa adanya paksaan. Mereka bergeser ke hunian sementara, dengan harapan mendapatkan kehidupan yang lebih baik kedepannya.

“Mereka melihat teman-temannya yang sudah bergeser. Karena teman-temannya sudah dapat biaya hidup dan dibebaskan untuk kerja di tempat lain. Otomatis penghasilan mereka juga akan meningkat,” katanya.

Sementara Kapolsek Galang Iptu Alex Yasral menambahkan, pergeseran 9 KK tersebut berjalan dengan lancar. Jajaran Polsek Galang bersama Koramil 04/Galang serta Camat Galang terus mengawal pergeseran warga ke hunian sementara agar berjalan kondusif.

“Mudah-mudahan pergeseran ini bisa berjalan dengan lancar sampai selesai,” ujarnya.

(Red/Adi)

9.166.000 batang rokok ilegal dimusnahkan Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I

0

Jatim – batamtimes.co – Bea Cukai kembali musnahkan jutaan batang rokok ilegal hasil penindakan di wilayah Jawa Timur. Pemusnahan dilakukan di dua wilayah, masing-masing di Mojokerto dan Kediri.

Sebagai instansi yang berwenang mengawasi peredaran barang kena cukai, Bea Cukai harus memastikan barang-barang yang telah ditindak tidak disalahgunakan, salah satunya melalui pemusnahan.

“Pemusnhan membantu menciptakan kondisi perekonomian yang adil dan sehat bagi para pelaku usaha rokok legal, sehingga pengolahan hasil tembakau terus berjalan dan berkesinambungan,” ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Encep Dudi Ginanjar.

Di Mojokerto, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Timur I menggelar pemushanan 9.166.000 batang rokok ilegal hasil penindakan periode semester I 2023. Dilaksanakan pada 18-20 Oktober 2023, pemusnahan ini dilakukan terhadap rokok ilegal hasil crawling e-commerce, pemeriksaan jasa ekspedisi, serta patroli darat. “Untuk nilai barangnya mencapai lebih dari Rp11 miliar dengan potensi penerimaan negara mencapai Rp6,1 miliar,” rinci Encep.

Ia menjelaskan, pemusnahan ini dimaksudkan agar barang-barang tersebut tidak memiliki nilai ekonomis lagi. Pemusnahan barang-barang ini membuktikan bahwa Bea Cukai melaksanakan fungsi industrial assistance dan community protector dalam melindungi dunia usaha dalam negeri dari maraknya peredaran rokok ilegal yang dapat mempengaruhi harga barang dan persaingan tidak sehat.

Kemudian di Jombang, Bea Cukai Kediri turut hadir dalam kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap Pada Kejaksaan Negeri Jombang Tahun 2023 (19/10). Dalam pemusnahan ini turut dimusnahkan barang bukti tindak pidana pelanggaran di bidang cukai berupa rokok ilegal yang telah berhasil dilakukan penegahan sebelumnya.

“Bea Cukai akan meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menekan peredaran rokok ilegal dengan memanfaatkan alokasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH CHT) dan operasi Gempur Rokok Ilegal,” pungkas Encep.

 

(Red/Aulia)

KAMMI Kepri gelar aksi bela Palestina,500 orang masyarakat hadir di alun alun Tugu sirih

0

Tanjungpinang – batamtimes.co – Serian aksi bela Palestina bergema di Kota Tanjungpinang, aksi Yang dinamakan #Tanjungpinang untuk Palestina ini sukses digelar pada (22/10/2023) di Alun-alun Tugu Sirih Kota Tanjungpinang

Aksi solidaritas pada hari ini diikuti oleh ratusan masyarakat kota Tanjungpinang dari berbagai elemen, mulai dari anak-anak,santri, anak sekolahan, pemuda, ibu-ibu dan bapak-bapak se kota Tanjungpinang.

“Alhamdulillah, aksi pada hari ini sukses kota laksanakan, kurang lebih 500 orang masyarakat memenuhi Alun-alun Tugu Sirih, kami sangat berbahagia sekali karena kegiatan ini terlaksana dengan baik.”kata zul koordinator Aksi yang Anggota KAMMI Kepri

“Mulai dari anak-anak, santri, anak sekolahan, pemuda, mahasiswa dan orang tua bersemangat hadir hingga kegiatan selesai.” Tambah zul

Kegiatan dimulai dengan longmarch, orasi, penggalangan donasi dan ditutup dengan doa bersama. Massa aksi sangat antusias mengikuti kegiatan ini, bahkan begitu banyak dari mereka yang memberikan donasi untuk Palestina. Adapun total Donasi yang terkumpul sebanyak Rp. 70.164.200 dan 100 Us Dolar Amerika, 112 Ringgit Malaysia, 15 Dolar Singapura serta 3 anting Emas

“Kita mulai kegiatan ini dengan longmarch dari masjid ke tugu sirih, orasi dan juga penggalangan donasi dengan cara menyebarkan kotak-kotak infaq di seluruh penjuru tugu sirih dan lelang barang”. Ungkap Zul

“Alhamdulillah, donasi yang terkumpul berjumlah Rp. Rp. 70.164.200 dan 100 Us Dolar Amerika, 112 Ringgit Malaysia, 15 Dolar Singapura serta 3 anting Emas, kami ucapkan terimakasih kepada yang telah bersonasi dan kepala seluruh peserta aksi serta pihak pihak terlibat”. Tambah Zul

“Terakhir bagi yang ingin berdonasi silahkan untuk Mentransfer Rekening BSI 7888 7111 84 A.n Yakesma Kepri, dan bisa langsung menghubungi ke (Ilham +6282288192020”. tutup zul

 

(Red/Adi)

Banom Nelayan Se Sulawesi Selatan Dukung AMIN untuk Perubahan

0
Keterangan Foto : Ketua Asosiasi Nelayan Lobster Indonesia (ANLI)Budi Mulya Rachman

Makassar – batamtimes.co – Sekitar 31 Paguyuban Badan Otonom dibawah Kendali Front Nelayan Indonesia (FNI) yang dipimpin Rusdianto Samawa mendukung Partai Ummat untuk lolos Parlement Treshold 20%.

Budi Mulya Rachman selaku Ketua Asosiasi Nelayan Lobster Indonesia (ANLI) ex Officio Front Nelayan Sulawesi Selatan mengaku menerima instruksi dari Majelis Nasional Front Nelayan Indonesia (FNI) untuk mendukunga Pasangan AMIN pada perhelatan Pilpres 2024 dan Partai Ummat pada Pileg 2024 mendatang.” Kata Budi

Hal ini dibenarkan juga oleh Ketua Umum Front Nelayan Indonesia (FNI) Rusdianto Samawa yang sudah instruksikan seluruh Badan Otonom nelayan seluruh Indonesia untuk mendukung Pasangan AMIN dan Partai Ummat.

Dukungan itu diberikan tanpa ada komunikasi khusus dengan Pasangan AMIN maupun Partai Ummat. Dukungan diberikan mengingat Rusdianto Samawa sebagai Caleg Partai Ummat pada Pileg 2024.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kami bulatkan tekad mendukung dan memenangkan Pak Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar untuk periode 2024-2029,” kata Budi Mulya Rachman tokoh nelayan Sulawesi Selatan.

Apabila dukungan ini, dianggap tidak relevan bagi caleg – caleg Partai Ummat diberbagai Dapil di Sulawesi Selatan, menurut kami tidak ada masalah. Karena nelayan Sulsel secara personal dan kelompok sudah banyak kami masukan ke team – team pemenangan Pasangan AMIN jauh – jauh hari, bahkan setahun lalu sudah lakukan distribusi dukungan.

Lebih lanjut, Budi katakan “dukungan ini, jelas standarnya yakni pasangan AMIIN apabila menang dalam Pilpres diharapkan permudah nelayan melaut, membatalkan kebijakan Penangkapan Ikan Terukur, membenahi PNBP yang memberatkan nelayan, menambah kuota beasiswa pendidikan tinggi bagi keluarga nelayan, benahi perizinan kapal serta peningkatan produktifitas penangkapan ikan.” Tegas Budi

Pengurus Badan Otonom nelayan di Sulsel sudah mendapat izin Majelis Nasional Front Nelayan Indonesia setahun lalu, untuk membagi sebaran dan bergabung dalam semua simpul Relawan – Relawan Pasangan AMIN diberbagai Kabupaten / Kota bahkan Desa – desa.agar dapat menjangkau masyarakat.

“Kita akan mensupport Pasangan AMIN dan Partai Ummat dengan cara memegang seluruh simpul pengepul – pengepul Ikan, pedagang di sejumlah pelabuhan, pengepul lobster, pembudidaya dan petani garam. Kalau maksimal kita pegang sesuai klaster dan tingkatan, maka Pasangan AMIN bisa menang telak dan Partai Ummat akan lolos ke Senayan.” Tegasnya.

 

 

(Red/Adi)

Pesan Wakil Bupati Natuna Kepada Tiga Putra Daerah Berprestasi, Penerima Beasiswa Sobat Bumi Sinergi Daerah 3T 2023

0
Istimewa : Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda berpesan kepada tiga putra daerah berprestasi penerima Beasiswa Sobat Bumi Sinergi Daerah 3T 2023 dikediamanya, Minggu (21/10/2023).

Batamtimes.co – Natuna – Wakil Bupati pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau Rodhial Huda menyampaikan pesan kepada tiga putra daerah berprestasi yang berhasil lolos mengikuti tes seleksi yang di buka Pertamina Foundation dan Universitas Pertamina pada tanggal 18 Oktober 2023 kemarin.

Dukung Percepatan Investasi di Rempang, Tiga KK Asal Desa Kuala Buluh Dapur Enam Pindah ke Hunian Sementara

0

Batam – batamtimes.co – Jumlah warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang bergeser ke hunian sementara terus bertambah.

Terbaru, BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap tiga Kepala Keluarga (KK) asal Desa Kuala Buluh Dapur Enam, Kecamatan Galang, ke Ruko Cipta Grand City, Sabtu (21/10/2023).

Ketiga KK tersebut ikut menambah jumlah keseluruhan warga yang telah menempati hunian sementara menjadi 55 KK.

“Saya ikhlas untuk bergeser karena mendukung penuh program pemerintah,” tegas warga asli Kuala Buluh, M. Yatim Atan.

Yatim yakin, program pengembangan Rempang bakal membawa kebaikan bagi masyarakat. Khususnya bagi anak-cucu ke depan.

Mengingat, pengembangan Kawasan Rempang dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah (spillover effect) Kepri. Dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru yang dapat menyerap ratusan ribu tenaga kerja.

“Ini untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Tidak menutup kemungkinan, jumlah warga yang bergeser pun akan kembali bertambah.

Apalagi jumlah warga yang telah mendaftar untuk menempati hunian baru telah mencapai 354 KK.

Jumlah itu tersebar di dua titik. 159 KK dari Kelurahan Rempang Cate dan sisanya sebanyak 195 KK berasal dari Kelurahan Sembulang.

“Pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang butuh proses. Sesuai instruksi pemerintah pusat, BP Batam pun akan selalu berupaya untuk terus meyakinkan masyarakat,” ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi juga mengapresiasi kerja keras tim satuan yang bertugas di lapangan.

Menurutnya, keberhasilan untuk mempercepat pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang tak terlepas dari komitmen tim untuk mengedepankan nilai-nilai humanis.

“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras untuk mendukung Program Strategis Nasional. Momentum pembangunan dan investasi ini akan membawa masyarakat lebih sejahtera dan maju ke depannya,” pungkasnya.

 

(Red/Adi )

BP Batam Promosikan Kota Batam di Trade Expo Indonesia 2023

0

Batam- batamtimes.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali ikut berpartisipasi dalam pameran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38 tahun 2023 di Indonesia Convention Center (ICE) BSD, Jakarta.

Dengan mengusung tema Sustainable Trade For Global Economic Resilience, pameran TEI dilaksanakan secara luring pada 18 hingga 22 Oktober 2023 dan secara daring hingga 18 Desember 2023.

Pameran ini dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mewakili Presiden Jokowi.

Ia mengatakan, dalam pameran TEI ke-37 tahun 2022 lalu, mencatatkan jumlah peserta sebanyak 1.097 peserta dan jumlah kunjungan hampir mendekati 30.000 pengunjung. Adapun total transaksi yang tercatat pada TEI ke-37 lalu sebesar USD 15 miliar.

“50 persen lebih tinggi dari targetnya sebesar USD 10 miliar,” bukanya.

Sehingga pada TEI tahun ini, ia menargetkan transaksi yang lebih besar dari pada tahun sebelumnya. Sebab, pada TEI ke-38 ini, jumlah pesertanya lebih besar dari tahun sebelumnya yakni sebesar 1.193.

Hal ini ditambah lagi pada tahun 2023 dengan situasi pandemi Covid-19 yang sudah berakhir. Dibandingkan dengan tahun 2022 lalu yang masih ada kasus Covid-19

“Perdagangan harusnya bisa lebih lancar dan laris manis. Saya yakin Trade Expo ini menjadi salah satu solusi penghubung bagi dunia usaha, dengan eksportir dan para buyer,” tuturnya.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait mengatakan, keikutsertaan BP Batam dalam Trade Expo Indonesia tahun ini merupakan yang kedelapan kalinya.

Trade Expo Indonesia ini, bagi BP Batam, kesempatan yang baik untuk mempromosikan Kota Batam.

“Kita berharap, dengan kegiatan ini kita dapat mempromosikan dan memamerkan potensi yang ada di Kota Batam sebagai kawasan untuk industri, pedagangan serta transhipment,” katanya.

Ia melanjutkan, dalam pameran TEI ke-38 tahun 2023, BP Batam menawarkan industri-industri yang pontensial di Kota Batam. Industri ini, tentunya akan menghasilkan suatu produk yang bisa untuk kegiatan ekspor dan impor.

“Inilah yang mau kita tekankan bahwa ekpor dan impor di Kota Batam untuk ke luar negeri, bebas pajak dan tidak ada dikenakan biaya apapun,” ujarnya.

“Dengan adanya pembebasan tersebut, tentu saja akan menambah keuntungan bagi sebuah industri,” lanjutnya.

Ia menambahkan, dengan adanya TEI ke-38 ini tentu saja bisa menarik sebanyak-banyaknya investasi yang akan masuk ke Kota Batam. Namun demikian, menarik investasi ke Kota Batam tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Tentunya ada proses yang dijalankan. Promosi melalui TEI ini harus terus diikuti secara terus menerus dalam mempromosikan Kota Batam.

“Kita berharap dengan adanya pameran seperti ini yang berskala internasional bisa menggaet investor-investor baru ke Kota Batam,” imbuhnya.

(Red/Adi)

Mensos Tri Rismaharini menyerahkan langsung tiga unit kapal sekolah pada Pelajar Hinterlan Batam

0
Keterangan Foto : Menteri Sosial, Tri Rismaharini menjajal kapal sekolah untuk pelajar hinterland Batam di Pulau Bertam, Kecamatan Belakang Padang, Jumat (20/10/2023).(Foto : Tribun)

Batam – batamtimes.co – Menteri Sosial, Tri Rismaharini akhirnya menunaikan janjinya kepada pelajar hinterland Batam.

Janji saat kunjungan Mensos ke Batam pada Juni 2022 untuk menghadirkan kapal sekolah akhirnya direalisasikan tahun ini.

Ia datang dan menyerahkan langsung tiga unit kapal sekolah kepada masyarakat Pulau Bertam, Pulau Lingke dan Pulau Gara yang masuk wilayah Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Jumat (20/10/2023).

Walikota Batam, Muhammad Rudi turut hadir mendampingi Mensos Tri Rismaharini itu.

Tri Rismaharini menyatakan untuk operasional tiga unit kapal sekolah ini nantinya akan dikelola Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Bantuan kapal akan digunakan untuk keperluan transportasi sebanyak 67 anak SD, 28 anak SMP dan SMA yang tinggal di tiga Pulau tersebut.

“Kepentingan untuk keperluan sekolah kalau digunakan untuk hal mendesak seperti membawa warga sakit bisa digunakan,” kata Risma

Dalam sambutannya Risma menekankan pentingnya pendidikan bagi anak Indonesia terutama anak yang tinggal di hinterland Batam.

Risma juga berterima kasih kepada seorang warga Surabaya yang telah membantu membuat kapal ini.

Sehingga mampu menekan biaya untuk Kemensos.

Mensos menerangkan di pasaran harga kapal sekolah tersebut mencapai Rp 2 Miliar per unit.

“Dengan dibantu warga saya dulu (surabaya) kemensos hanya mengeluarkan sekitar Rp 1,5 Miliar untuk tiap unitnya,” kata Risma.

Untuk spesifikasi kapal bantuan sekolah sendiri setiap unitnya dibekali dengan 2 mesin pendorong berukuran 85×2 PK, GPS, RIG, Air Conditioner (AC) dan audio.

Untuk kapasitasnya sendiri mampu membawa 20-25 pelajar untuk pulang pergi sekolah.

Selain bantuan kapal sekolah kementrian sosial juga menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah.

Berupa tas, buku, alat tulis dan nutrisi seperti susu dan makanan ringan bagi 100 anak.

 

 

Sumber : Tribun

 

 

SCM Ke-2 mempertemukan 1.094 pemangku kepentingan dari 73 negara sukses diselenggarakan di Bali

0
Keterangan: Acara Penutupan 2nd Stakeholder Consultation Meeting

Jakarta – batamtimes.co – Pertemuan Konsultasi Pemangku Kepentingan (SCM) ke-2 dari Forum Air Sedunia ke-10 sukses digelar di Bali pada 12–13 Oktober 2023.  Berbagai kesepakatan dan usulan yang dihasilkan akan dimatangkan pada Forum Air Sedunia ke-10 tahun 2024.

SCM ke-2 mempertemukan 1.094 pemangku kepentingan dari 73 negara yang terdiri dari unsur kepala negara, pemerintah pusat, otoritas lokal, parlemen, organisasi, dan masyarakat.

Pada acara penutupan SCM ke-2, Wakil Presiden World Water Council Eric Tardieu menyebutkan bahwa terlepas dari isu-isu klasik di sektor air, topik-topik baru muncul atau mendapat perhatian lebih selama diskusi dua hari seperti keterhubungan antara iklim, air, energi, pangan, ekosistem dan kesehatan, solusi berbasis alam dan infrastruktur hijau, integritas antara keamanan air dan ekologi serta air sirkular.

“Pada SCM ke-2 ini kami mengakui perlunya integrasi isu dan solusi yang lebih holistik dalam konteks pembiayaan infrastruktur air, ketahanan air, keadilan dan inklusi sosial dalam pengelolaan air, keterlibatan pemangku kepentingan dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan juga pentingnya data untuk mendukung kebijakan air dan untuk menginformasikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat luas” tambahnya.

Tardieu menyerukan kelanjutan upaya mengatasi tantangan-tantangan lintas sektor utama dan mengidentifikasi ide dan usulan untuk mencapai hasil yang konkrit.

Ketua Sekretariat Panitia Nasional Pelaksana Forum Air Sedunia ke-10 sekaligus Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mohammad Zainal Fatah menambahkan, selama dua hari para peserta menguraikan permasalahan dan tantangan dalam kerangka enam proses tematik yang meliputi Ketahanan dan Kemakmuran Air, Air untuk Manusia dan Alam, Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana, Tata Kelola, Kerjasama, dan Hidro-diplomasi, Pembiayaan Air Berkelanjutan, serta Pengetahuan dan Inovasi.

Gagasan dan strategi yang dirumuskan dalam tema-tema ini akan menjadi landasan Forum Air Sedunia ke-10 dalam membangun upaya kolektif demi masa depan air yang berkelanjutan.

Selain itu, perjanjian kerja sama dengan pemangku kepentingan regional (Mediterranean Water Institute, Asia Pacific Water Forum, Asia Water Council, African Minister’s Council on Water) juga berhasil ditandatangani, yang menunjukkan komitmen kuat untuk merangkul dimensi regional dan mengakui adanya tantangan dan solusi dalam pengelolaan air berdasarkan kebutuhan kawasan yang meliputi Mediterania, Asia Pasifik, Afrika, dan Amerika.

Kemudian, pada proses politik dalam rangkaian SCM ke-2 juga telah memberi ruang partisipasi dan keterlibatan para pemimpin di berbagai tingkat pengambilan keputusan mulai dari Kepala Negara, Kementerian, Anggota Parlemen, Otoritas Daerah Aliran Sungai, hingga Otoritas Lokal.

“Melalui SCM ke-2 kita bisa saksikan keterkaitan yang kompleks antara sub-tema, wilayah, dan aspek politik terkait upaya mewujudkan air untuk kemakmuran bersama,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Zainal Fatah menerangkan, pihaknya akan mengambil masukan-masukan berharga tersebut dan melanjutkannya ke dalam persiapan Forum Air Dunia ke-10. “Kami akan memiliki kesempatan untuk terlibat dengan aktor-aktor global dan merangkul mitra baru, seperti Forum Archipelagic and Island States (AIS) yang fokus pada tantangan perubahan iklim terhadap sektor kelautan,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Zainal Fatah turut menyerukan kolaborasi yang berkelanjutan antara semua pihak untuk memastikan bahwa Forum Air Sedunia ke-10 pada tahun 2024 akan menghasilkan rumusan yang lebih kuat dan menjamin komitmen politik untuk pengelolaan air yang berkelanjutan.

(Red/Adi)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga