8.6 C
New York
Sunday, April 12, 2026
spot_img
Home Blog Page 254

Perkumpulan Masyarakat Batang akan Gelar Pertemuan Akbar

0

Jakarta – Peekumpulan  Masyarakat Batang atau PMB akan menggelar pertemuan akbar di GOR Abirawa, pada Minggu 29 Oktober mendatang. Pertemuan yang bakal dihadiri tokoh kondang dari Kabupaten Barang di perantauan serta di Batang itu akan menelurkan sejumlah gagasan.

“Misi utama PMB adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, bagaimana masyarakat Batang lebih maju dan sejahtera,” kata Ketua PMB Heppy Trenggono di Jakarta, Jumat 20 Oktober 2023.

Heppy Trenggono yang juga penggagas gerakan Beli Indonesia ini menjelaskan, sejumlah tokoh besar dalam hadir dalam kegiatan tersebut.

“Banyak tokoh yang hadir diantaranya; Mayjend TNI Suparjo, Haryono, Letjen (Mar) Suhartono, Irjen (Pol) Suprapto, Brigjen Pol Bahtiar Ujang Permana, Irjen (Pol) Hardiman, H Edi Budiono, Eddy Cristiant, Hamzah Ichwani, Rima Melati, Rahyoto, Inaratul Ain, KH Anang Rizka Masyahdi, KH Zaenul Iroqi, H Mohammad Arja Imroni, Sigit Pramono, Prof Dr Sumanto Alqurtuby, Capt Pujo Kurnianto, HM Harto Setiyono, H Nur Khamid, H Bambang Bintoro, H Acha Mahfudz, H Soetadi, Suyono, Sanyoto, Imam Asy’ari, Prof Dr Agus Wahyudin, Dr Turahmat, Abdurrahman Toni Triyanto, Dr Ananto Aji, M Subekto, Nur Haji Slamet Urip, Karnoto, Supari, A Rozikin, Haerun, Ahmad Rorin, Darnoto, Sri Poerwaning dan HM Sunjoyo, dan juga akan dihadiri Bupati Batang, Ketua DPRD beserta jajarannya” ujar Heppy Trenggono.

Menurut Heppy Trenggono, menumbuhkan ekonomi lokal kuncinya ada pada perubahan perilaku, baik itu perilaku masyarakat, dukungan pemerintah, dan sinergi dengan semua pelaku ekonomi bukan hanya UKM tetapi juga perusahaan menengah atas yang ada di Batang. Dengan begitu, kita yakin angka kemiskinan di Batang akan perlahan menurun.

“Gerakan serupa yang pernah kita lakukan di Kabupaten lain berhasil menurunkan angka kemiskinan secara signifikan” urainya.

Peraih gelar Doktor Honoris Causa (Hc) dari Universitas Sultan Agung (Unisula) Semarang ini menambahkan, dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan penandatanganan komitmen Bela Beli Batang oleh puluhan tokoh.

“Ada juga gelar budaya, pameran UMKM, pentas seni serta penyerahan satu unit mobil ambulans dari Gerakan Beli Indonesia, peluncuran usaha masyarakat POM Mibyak Goreng, serta komitmen gerakan Bela Beli Batang” ungkap Heppy.

Ia mengaku berbagai persiapan terus digelar oleh panitia guna menyongsong acara akbar tersebut.

“Persiapan sudah 80 persen. Kami mohon dan dukungan seluruh lapisan agar acaranya berlangsung dengan aman dan lancar,” demikian Heppy Trenggono.

 

(Red/Tanto)

Respon Cepat BU SPAM BP Batam, Perbaikan Pipa di Perumahan Baloi Telah Selesai

0

Batam – batamtimes.co – Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam menerima laporan gangguan suplai air dari warga Baloi Paradise, Kamis, (19/10/2023).

Dari laporan yang diterima, Fadli warga Baloi Paradise mengaku air tak mengalir di rumahnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BU SPAM bergegas menurunkan layanan truk tangki air untuk memenuhi kebutuhan air warga dan melakukan identifikasi gangguan di lokasi.

“Dari pengecekan petugas di lapangan terjadi kebocoran pipa di bawah jalan atau gorong-gorong di kawasan perumahan tersebut,” ujar GM SPAM Hilir, Djohan Effendy

Selanjutnya, BU SPAM dan mitra ABHi langsung memperbaiki kebocoran tersebut. Selang beberapa jam kemudian perbaikan kebocoran pipa rampung dikerjakan.

Saat ini proses normalisasi suplai sedang berlangsung di Baloi Paradise, Baloi Mas, Anggrek Permai, dan sekitarnya.

Sementara, Direktur BU SPAM, Denny Tondano menyampaikan pelayanan air menjadi perhatian utama pihaknya. Dikatakannya, pelayanan di masyarakat semakin meningkat setiap waktunya.

“Sebagaimana diperintahkan oleh Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi bahwa pelayanan air di Batam harus sangat baik dan tidak ada masyarakat yang tidak terlayani. Walaupun masih membutuhkan waktu agar layanan dapat dijangkau sepenuhnya,” tandas Denny.

(Red/Adi)

Update Pergeseran Warga Rempang, Sudah 52 KK Pindah ke Hunian Sementara

0
Keterangan Foto : Nenek Menah saat tiba di hunian sementara dibantu oleh tim BP Batam

Batam – batamtimes.co – Perlahan tapi pasti, warga di Kelurahan Sembulang telah membuka diri terhadap rencana investasi di Kawasan Rempang.

Hal ini pun ikut mempengaruhi upaya pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

Terbaru, sebanyak sembilan Kepala Keluarga (KK) asal Desa Pasir Panjang dan Sembulang Tanjung pindah ke hunian sementara yang terletak di empat lokasi berbeda, Rabu (18/10/2023).

Jumlah tersebut menambah total keseluruhan warga yang sudah menempati hunian sementara menjadi 52 KK.

Kesediaan warga untuk bergeser merupakan bentuk dukungan nyata terhadap rencana investasi di Rempang yang masuk daftar Program Strategis Nasional.

“Ini adalah bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Kami pindah tanpa paksaan dan murni keinginan pribadi,” tegas warga Desa Pasir Panjang, Elizah.

Warga lainnya, Iskandar juga mengungkapkan hal senada.

Menurutnya, keinginannya untuk bergeser ke hunian sementara adalah murni pilihan pribadi dan demi terealisasinya program strategis pemerintah.

“Saya sangat mendukung program pemerintah. Ini untuk kami dan anak-cucu ke depan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyambut baik progres pergeseran terhadap warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang jumlahnya terus bertambah hingga saat ini.

Menurut Rudi, keberhasilan tersebut tak terlepas dari komitmen BP Batam untuk mengedepankan nilai-nilai humanis dalam sosialisasi dan pendataan terhadap warga.

“BP Batam terus berupaya untuk mempercepat realisasi investasi di Rempang. Tidak ada paksaan dan intervensi terhadap warga. Pilihan untuk bergeser tersebut murni dari hati mereka yang mendukung realisasi PSN,” ujar Rudi.

 

(Red/Anto)

Diaspora Politik Muhammadiyah

0

Oleh : Ma’mun Murod Al-Barbasy

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta

Dalam beberapa bulan terakhir mengunjungi beberapa daerah, terutama di luar Jawa, ditemukan setidaknya dua fakta politik menarik di lingkup warga (jamaah) Muhammadiyah. Pertama, ada kesadaran dan dinamika politik di lingkup jamaah Muhammadiyah, terutama di kalangan kaum muda bahwa politik kekuasaan itu penting dan dinilainya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari misi dakwah amar makruf nahi munkar. Maka tak ada pilihan kecuali harus terlibat aktif di dalamnya dan merebutnya.

Kesadaran bahwa politik itu penting, dinamikanya tidak atau belum sama antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Jawa Tengah dan Jawa Timur bisa disebut sebagai dua wilayah di Jawa yang dinamikanya cukup tinggi. Wilayah lainnya yang termasuk dinamis adalah Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat. Di luar Kalimantan, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku Utara, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan, juga termasuk cukup dinamis.

Kedua, terkait diaspora politik, ada wajah politik yang sedikit berbeda antara jamaah Muhammadiyah di Jawa dan luar Jawa. Wajah diaspora politik jamaah Muhammadiyah di luar Jawa jauh lebih nyata dan dinilai berhasil bila dibanding dengan diaspora politik yang terjadi di Jawa.

Partai Amanat Nasional masih tetap menjadi pilihan utama jamaah Muhammadiyah. Namun di banyak daerah sudah mulai ditemui kader-kader Muhammadiyah yang berhasil melakukan diaspora politik dengan aktif menjadi mengurus di banyak partai, baik yang lolos parlemen di Senayan maupun tidak. Menariknya lagi, bukan sekadar berdiaspora, dalam proses politik di partai-partai politik tersebut, jamaah Muhammadiyah berhasil menempati jabatan-jabatan strategis, bukan hanya di partai politik, tapi juga di eksekutif maupun legislatif.

Politik yang Berubah

Munculnya kesadaran bahwa politik kekuasaan itu penting, yang di antaranya ditandai dengan terjadinya diaspora politik, tentu patut mendapat apresiasi yang tinggi. Realitas politik saat ini sangat berbeda dan bahkan kontras dengan realitas politik yang terjadi di era Orde Lama, baik era Demokrasi Parlementer maupun Demokrasi Terpimpin. Juga berbeda dengan era politik di masa Orde Baru dan awal-awal era Reformasi.

Realitas politik saat ini tengah berada di titik nadir. Praktik politik berlangsung sangat liberal yang tergambar dari pemilihan yang serba langsung, suara terbanyak, dan berbiaya sangat mahal yang salah satunya ditandai oleh praktik politik uang secara demonstatif, serta cenderung ahistoris. Kekuasaan politik (dan tentu juga ekonomi) hanya dikuasai oleh segelintir orang (kaum oligark).

Meskipun demikian, realitas politik ini tetap saja harus disikapi secara bijaksana oleh jamaah Muhammadiyah. Caranya tentu dengan tetap terlibat dalam proses politik yang ada saat ini, sembari terus berikhtiar untuk sebisa mungkin melakukan perbaikan-perbaikan. Membangun kesadaran kepada jamaah Muhammadiyah dan masyarakat pada umumnya bahwa politik itu penting untuk direbut. Bukan sebaliknya, dengan bersikap naif dan mencoba menjauh dari politik. Ini bukan pilihan sikap politik yang cerdas. Sebab semakin menjauh dari politik, maka realitas politik yang ada saat ini akan semakin tidak bersahabat.

Perkuat Sinergi Jam’iyah dan Jamaah

Adanya kesadaran berpolitik di lingkup jamaah Muhammadiyah, khususnya di kalangan kaum muda bahwa politik itu penting dan harus direbut, merupakan hal yang positif. Tentu kesadaran politik saja tak cukup. Perlu ditopang dengan strategi yang baik, yang salah satunya dengan membangun sinergitas yang baik antara Muhammadiyah sebagai organisasi (jam’iyah) dengan Muhammadiyah sebagai jamaah.

Sebagai jam’iyah melekat dalam dirinya wajah Muhammadiyah yang serba prosedural, cenderung kaku, dan strukturalis. Sebaliknya, sebagai jamaah, wajah Muhammadiyah tentu lebih lentur, fleksibel, dan kulturalis. “Dua wajah” ini secara politik akan fungsional kalau saling bersinergi dengan baik.

Sebagai jam’iyah, Muhammadiyah bukanlah organisasi politik. Muhammadiyah tak dibenarkan terlibat dalam politik dukung mendukung kandidat atau partai politik tertentu. Selama ini, positioning ini sudah dijalankan secara tepat oleh Muhammadiyah. Garis Khittah 1912 tetap menjadi pedoman fundamental Muhammadiyah dalam relasinya dengan politik. Sebagai jam’iyah, Muhammadiyah tetap pada pendiriannya sebagai organisasi keagamaan.

Sementara sebagai jamaah, Muhammadiyah adalah kumpulan orang-orang yang mempunyai hak-hak politik, yang pada dirinya dibenarkan untuk tampil dan menduduki jabatan-jabatan politik. Tak ada larangan untuk aktif di partai politik atau institusi-institusi politik lainnya. Tak ada larangan pula pada dirinya untuk terlibat dalam politik dukung mendukung.

Disayangkan, pertama, selama ini Muhammadiyah hanya pandai merawat wajah jam’iyah-nya saja, sementara wajah jamaah-nya tidak dirawat dengan baik. Akibat, seperti anak ayam kehilangan induknya, dalam hal politik misalnya, jamaah Muhammadiyah cenderung bergerak dan berjuang nafsi-nafsi. Di lingkup jamaah sendiri juga minim tradisi untuk saling support dan membangun kohesivitas yang baik, sehingga tidak tampak sebagai jamaah yang solid dan agenda politiknya pun tak jelas pula. Seperti buih di lautan, jamaah Muhammadiyah terombang ambing, bergerak tanpa arah dan tujuan yang jelas.

Jam’iyah Muhammadiyah tak sering menyapa jamaah Muhammadiyah, terlebih terhadap mereka yang terlibat aktif di wilayah politik (kekuasaan). Bukan hanya tak sering disapa, tapi bahkan cenderung diasingkan. Sebagian penghuni jam’iyah bahkan masih sering memposisikan jamaah Muhammadiyah yang terlibat aktif di ranah politik secara nista.

Kedua, jam’iyah Muhammadiyah terlalu kaku dalam memposisikan diri dan berelasi dengan politik (kekuasaan). Perspektifnya masih memakai perspektif lama yang konservatif dan cenderung mono-perspektif, yaitu dengan memposisikan Muhamamdiyah hanya sebagai jam’iyah dan cenderung mengabaikan posisinya sebagai jamaah. Padahal Muhammadiyah itu jam’iyah dan sekaligus juga jamaah. Akibatnya, jam’iyah Muhammadiyah sering gagap dan gugup dalam berelasi dengan politik kekuasaan.

Kegagapan dan kegugupan tersebut sebenarnya tak perlu terjadi kalau Muhammadiyah mampu bersikap proporsional dalam berelasi dengan kekuasaan. Dan untuk bersikap proporsional hanya dibutuhkan satu hal, yaitu mampu mendudukan secara baik antara peran Muhammadiyah sebagai jam’iyah dengan peran sebagai jamaah. Peran-peran politik Muhammadiyah sebagai jam’iyah yang berwajah kebangsaan harus bersinergi dengan peran-peran politik jamaah Muhammadiyah yang (sebagian) berwajah politik kekuasaan, sesuatu yang tak mungkin dan mampu dilakukan oleh jam’iyah Muhamadiyah.

Sinergitas politik ini sangat penting, terlebih di era politik yang serba liberal dan cenderung ahistoris, yang dalam praktiknya dominan diukur berdasarkan kalkulasi-kalkulasi elektoral yang cenderung mengabaikan nilai-nilai normatif dalam politik. Sinergi politik ini akan saling mendukung, menutupi, dan melengkapi celah-celah yang bolong di antara kalkulasi elektoral dengan nilai-nilai normatif dalam politik. Apa yang secara politik tidak mungkin bisa dilakukan oleh jam’iyah Muhammadiyah akan ditutupi dan dilakukan oleh jamaah Muhammadiyah. Pun sebaliknya, yang tak mungkin dilakukan oleh jamaah Muhammadiyah bisa ditutupi dan dilakukan oleh jam’iyah Muhammadiyah. Di sinilah letak pentingnya sinergi politik, dan elit jam’iyah Muhammadiyah harus menyadari pentingnya sinergitas ini. Kalau tidak, maka kegagapan dan kegugupan Muhammadiyah dalam berelasi dengan politik akan selalu terjadi.(*)

Darmizal: Ganjar-Mahfud, Harmoni yang Saling Melengkapi

0
Keterangan foto : Menkopolhukam Mahfud MD dan Ketua umum ReJO HM Darmizal MS

Jakarta – batamtimes.co – Pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Ganjar Pranowo dan Prof Dr Mahfud MD adalah pasangan harmonis yang saling melengkapi untuk memimpin Indonesia mendatang.

Kematangan keduanya yang telah melewati berbagai tantangan dalam kancah pemerintahan, menjadi kata kunci sebagai bekal kokoh mereka berdua ketika memimpin Indonesia kedepan. Mereka dicintai dalam skala lokal, dan disegani secara global. Karena keduanya merakyat dan egaliter.

“Pasangan Ganjar-Mahfud saling melengkapi. Keduanya matang di bidang perencanaan, pemerintahan dan pemahaman penegakan hukum ditengah maraknya perlawanan terhadap gerakan mafia. Ditambah, pengalaman Prof Mahfud di bidang hukum sudah tidak diragukan lagi,” kata Ketua umum Relawan Jokowi atau ReJO HM Darmizal MS kepada wartawan, Rabu 18 Oktober 2023.

Hal itu dikatakan Darmizal merespon Prof Dr Mahfud MD yang telah resmi diumumkan oleh Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjadi bakal calon wakil Presiden Ganjar Pranowo.

Darmizal meyakini, pasangan Ganjar-Mahfud akan menjadi menang dalam Pilpres tahun 2024 mendatang. Keyakinan itu, dilandasi oleh kompetensi dan track record Mahfud MD yang mumpuni dibidang hukum.

Kata Darmizal, Mahfud sejak lama telah memiliki pengalaman di Trias Politika yang hanya dimiliki oleh beberapa tokoh saja di Indonesia.

“Prof Mahfud adalah orang yang bersih. Dia tidak pernah berurusan dengan hukum. Sangat menghormati HAM, pernah menjadi yudikatif, legislatif serta eksekutif. Saya berkeyakinan kuat, pasangan ini akan menang dalam Pilpres,” jelas Darmizal.

Menurut teman dekat dan rekan seperjuangan Menkominfo Budi Arie Setiadi ini, pesta demokrasi lima tahunan ini harus dilakukan dengan riang gembira agar pembangunan berkelanjutan dan berkepastian menjadi agenda utama yang harus dijalankan oleh pasangan Ganjar-Mahfud.

“Meneruskan pembangunan massif yang telah dilakukan oleh presiden Jokowi dalam 10 tahun kepemimpinannya. Kedua tokoh ini, memiliki chemistry yang sangat kuat dengan Jokowi. Ganjar dan Jokowi dua tokoh utama partai PDIP dan Mahfud MD, pembantu yang sangat dipercaya oleh Presiden Jokowi sampai saat ini,” ujar kolega satu alumni Jokowi dan Ganjar di UGM Yogyakarta ini.

 

(Red/Tanto)

Bapenda Kepri Diky Wijaya sebut pemutihan pajak kendaraan bermotor dari 16 Oktober – 18 November 2023 Diskon PKB 50 Persen

0

Batam- batamtimes.co – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepri mencatat realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar Rp 394 miliar, atau 87 persen dari total target tahun ini sebesar Rp453 miliar.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Keprulauan Riau, Diky Wijaya kepada sejumlah awak media saat ditemui di kantornya, Selasa (17/10/2023).

Dia menyampaikan, dengan adanya pemberlakuan pemutihan pajak kendaraan bermotor yang terhitung dari 16 Oktober hingga 18 November 2023, maka dapat meningkatkan serta mempercepat target yang sudah ditetapkan.

“Realisasi pajak kendaraan khusus untuk kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan sudah hampir 90 persen di triwulan 4 ini. Mudah-mudahan nanti di akhir triwulan 4 bisa kita penuhi,” ucap Diky.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pemberlakuan pemutihan pajak kendaraan bermotor tersebut memberikan diskon PKB sebesar 50 persen keringanan pokok tunggakan PKB, yaitu pembebasan sanksi administrasi PKB serta pembebasan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ) selain tahun berjalan.

“Insentif pemutihan pajak kendaraan bermotor, pertama ada penghapusan pajak 50 persen pajak terutang. Kemudian penghapusan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) kedua 100 persen. Kemudian penghapusan denda juga 100 persen,” katanya

Dengan begitu ia berharap agar seluruh masyarakat Kepri dapat memanfaatkan masa pemutihan pajak kendaraan bermotor selama satu bulan ke depan.

“Jadi tiga insentif ini yang diberikan oleh Gubernur kepada masyarakat Kepri yang tentunya kami juga berharap agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membayar pajak-pajak kendaraannya,” sebut Diky.

Selain itu, ia juga menyampaikan Bapenda Kepri juga tetap melanjutkan program bebas bea balik nama kendaraan bermotor kedua (BBNKB II).

Program ini berlaku untuk seluruh kendaraan bermotor yang dibeli atau dijual di wilayah Provinsi Kepri.

Hingga saat ini, berdasarkan data realisasi pendapat daerah Provinsi Kepri, pendapatan pajak BBNKB mencapai Rp348 miliar atau 116 persen dari target yang ditetapkan Rp300 miliar.

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri : Mahfud MD Cawapres pendamping Ganjar Pranowo

0

Jakarta – batamtimes.co – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah mengumumkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mohammad Mahfud Mahmodin (Mahfud MD) sebagai calon wakil presiden pendamping calon presiden Ganjar Pranowo pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024. Pengumuman itu disampaikan Megawati dalam acara di di kantor DPP PDIP di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2023).

Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim maka calon wakil presiden yang dipilih PDIP yang akan mendampingi bapak Ganjar Pranowo adalah bapak Profesor Mahfud MD,” ujar Megawati.

Turut hadir dalam acara itu para petinggi partai koalisi pendukung Ganjar antara lain Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, dan Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden Arsjad Rasjid.

Menurut Megawati, Mahfud merupakan sosok yang tidak asing lantaran keduanya pernah bekerja sama di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Megawati pun memuji Mahfud sebagai intelektual yang mumpuni.

“Saya perhatikan pengetahuan beliau di bidang hukum sangat penuh dengan pengalaman,” kata Megawati.

Lebih lanjut, Megawati mengatakan kalau Mahfud merupakan sosok dengan pengalaman lengkap di ranah legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Lalu, lanjut dia, Mahfud juga dikenal sebagai pendekar hukum dan pembela wong cilik.

Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun : Kerawanan Pemilu 2024 Kepri berada pada batas aman

0

Batam – batamtimes.co – Pengamanan Pemilu 2024 di Kepri melibatkan sedikitnya 4 ribu personel Polri.

Pasukan Polri dalam pengamanan Pemilu 2024 di Kepri itu akan dibantu pasukan gabungan dari TNI, Satpol PP dan juga petugas pelaksana dari KPU dan juga Bawaslu.

Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun mengatakan, kerawanan Pemilu 2024 di Kepri masih berada pada batas aman.

“Sampai sejauh ini wilayah kepri tidak ada daerah yang menonjol tingkat kerawanannya, semua sama masih di batas aman,” kata Tabana Bangun.

Meski dalam batas aman, Polda kepri terus melakukan komunikasi secara intensif dengan pelaksana pemilu baik KPU dan Bawaslu.

Terkait pengamanan Pemilu 2024 di Kepri, Polda Kepulauan Riau juga menyiapkan pasukan untuk setiap tahapan pengamanan.

“Tentu jumlah pengamanan yang kita setiap setiap tahapan berbeda. Sesuai dengan kebutuhan,” kata Tabana.

Sementara untuk puncak pemungutan suara, nantinya seluruh petugas pengamanan yakni 4000 anggota ditambah dengan petugas gabungan akan diturunkan ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Sebanyak 5.914 TPS yang ada di Kepri akan dijaga oleh anggota polisi,” kata Tabana.

Dia juga mengatakan anggota polisi akan disebar di setiap TPS yang ada di tujuh Kabupaten Kota yang ada di Kepri.

DEKLARASI Pemilu 2024 Damai

Sebanyak 18 petinggi partai Politik di Kepri, serta 14 Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Kepri tanda tangani deklarasi pemilu Damai 2024.

Setelah kegiatan operasi Mantap Brata 2023-2024, Kapolda Kepri bersama petinggi partai, melaksanakan penandatangan deklarasi damai pelaksanaan pemilu 2024.

Satu persatu petinggi partai Politik mulai dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA), Paratia Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Buruh, Partai Gelombang Rakyat Indonesia (GELORA).

 

 

Sumber : Tribun

Batam Semakin Indah, BP Batam Bangun Bundaran Punggur

0
Keterangan Foto : Kepala BP Batam Muhammad Rudi

Batam- batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mulai membangun Bundaran Punggur. Bundaran ini, kedepannya akan menambah bundaran yang bernuansa etnik nan modern di Kota Batam, selain bundaran Bandara Hang Nadim yang sebentar lagi akan rampung.

Pembangunan Bundaran Punggur merupakan salah satu bentuk ragam inovasi yang dilakukan oleh BP Batam dibawah kepemimpinan Muhammad Rudi, demi mewujudkan Kota Batam yang nyaman dan modern.

Muhammad Rudi menegaskan, BP Batam secara serius melakukan pengembangan infrastruktur du Kota Batam melalui pengembangan prasarana dan sarana kawasan, guna meningkatkan konektivitas darat, laut, udara.

Hal ini bertujuan untuk mendukung aktivitas pariwisata maupun arus barang yang semakin kompetitif kedepannya.

“Saya terus berkomitmen dalam membangun infrastruktur yang kelak akan menjadi sumber pendapatan. Bukan saja bagi pemerintah tapi juga pendapatan masyarakat Kota Batam,” tegas Muhammad Rudi, Senin (16/10/2023).

Untuk menunjang sektor pariwisata Kota Batam, Muhammad Rudi juga melakukan berbagai pembangunan. Mulai dari pengembangan infrastruktur, mulai dari bundaran Bandara Internasional Hang Nadim hingga pengembangan lanjutan infrastruktur jalan.

“Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik, mari kita sambut pembangunan ini,” katanya.

Sementara, Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan BP Batam selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Muhammad Gazali Djajasasmita mengatakan, proyek pembangunan Bundaran Punggur ini merupakan proyek multi years. Pembangunan bundaran ini sudah dimulai sejak awal bulan Oktober ini.

“Proyek ini merupakan proyek multi years dan akan berakhir sampai bulan Oktober tahun depan,” katanya.

Ia menjelaskan, proyek Bundaran Punggur ini merupakan proyek lanjutan dari pembangunan jalan dari Laluan Madani hingga Bundaran Bandara. Dimana saat ini, proyek pelebaran jalan Hang Tuah dari Simpang Punggur hingga Bundaran Bandara telah hampir rampung.

“Jadi proyek bundaran Punggur ini dimulai dari Simpang Raya sampai Bida Asri,” jelasnya.

Adapun bundaran Punggur ini nantinya akan sama besarnya dengan Bundaran Bandara, dengan diameter bundaran 100 meter yang belum termasuk badan jalan. Bundaran ini, juga akan dikelilingi dengan jalan 5 lajur.

Gazali menambahkan, untuk saat ini pihaknya telah melakukan pengukuran dan clearing di lokasi proyek pembangunan Bundaran Punggur. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pendataan terhadap bangunan liar, pemberitahuan kepada pemilik utilitas.

Termasuk juga berkoordinasi dengan Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam terkait dengan pemindahan jalur pipa avtur yang berada di lokasi pekerjaan proyek.

Begitu juga dengan rekayasa arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Pihaknya akan berkoodinasi dengan pihak kepolisian serta Dinas Perhubungan untuk rekayasa arus lalu lintas.

“Karena untuk arah jalur ke bandara atau sebaliknya ini tidak boleh terputus. Tetap harus lancar walaupun pembangunan sedang berjalan. Rekayasa arus lalu lintas nanti hari Kamis, akan kita rapat sama Lantas dan Dishub,” imbuhnya.

(Red/Adi)

BP Batam Bersama KLHK Akselerasi Pengelolaan Konservasi Kawasan Muka Kuning

0

Batam – batamtimes.co – Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE) Riau, melakukan kunjungan kerja ke BP Batam. Kunjungan ini, dalam rangka pengembangan program kerja guna menjaga kelestarian kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Muka Kuning, Kamis (12/10/23).

Akselerasi ini dilakukan oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Ditjen KSDAE di Kelurahan Kibing dan Kelurahan Muka Kuning, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjaga kelestarian kawasan TWA Muka Kuning.

Kepala Balai Besar, Ditjen KSDAE, KLHK, Genman Suhefti Hasibuan mengatakan pihaknya memerlukan sinergi antara BP Batam dan Balai Besar KSDA Riau.

Sinergi ini, dalam rangka mewujudkan pengelolaan kawasan hutan konservasi TWA Muka Kuning secara terintegrasi. Sehingga kualitas hidup masyarakat dan lingkungan hidup Kota Batam terus terjaga.

Tantangan dalam pengelolaan TWA Muka Kuning dihadapkan dengan berbagai dinamika. Seperti dengan pertumbuhan Industri dan populasi penduduk yang meningkat disekitar kawasan.

Pertumbuhan industri dan populasi penduduk yang meningkat, berdampak pada banyaknya masyarakat yang mengklaim lahan di dalam kawasan TWA Muka Kuning.

“Selain itu, meningkatnya degradasi tutupan hutan atau area terbuka dalam kawasan TWA Muka Kuning yang akan mengakibatkan fungsinya terganggu dan bisa merugikan masyarakat banyak,” ujarnya.

Dari hasil catatan KTH Ditjen KSDAE, telah terjadi pembangunan pemukiman. Di kawasan yang saat ini menjadi pemukiman itu, awalnya semak belukar dan pertanian lahan kering campuran. Dengan luasan 7,1 Ha dan Areal terbuka dari hutan lahan tering seluas 0,8 Ha.

Dengan adanya dinamika tersebut, pihaknya mengharapkan adanya Tata Kelola Kawasan yang Optimal dan Keberadaan/aktivitas masyarakat terkendali.

“Selain itu, keberadaan izin memberikan manfaat terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dalam kawasan dan Data keberadaan/aktivitas masyarakat tersedia,” katanya.

Kemudian, Arah penyelesaian keberadaan masyarakat dalam kawasan sesuai dengan ketertuan yang berlaku dan menguntungkan kedua belah pihak, serta tujuan pengelolaan kamasan tercapai.

Menanggapi hal itu, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Tambunan mengatakan kolaborasi ini harus ditingkatkan.

Hal ini sesuai dengan komitmen Kepala BP Batam, Muhammad Rudi untuk menyiapkan konservasi alam dalam mendukung pembangunan Kota Batam. Menuju Batam kota baru yang bernuansa ramah lingkungan.

“Atas masukan-masukan yang disampaikan, kami akan langsung tindak lanjuti dengan menurunkan tim ke lokasi,” katanya.

 

(Red/Adi)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga