8.6 C
New York
Sunday, April 26, 2026
spot_img
Home Blog Page 335

Batam bersih,Rudi : Trimakasih Satgas kebersihan atas Didikasinya

0

Batam-batamtimes.co – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi hadir bersilaturahmi dengan satgas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, di Dataran Engku Putri, Kota Batam, Sabtu (4/6/2022).

Dalam kesempatan itu, Rudi memberikan apresiasi yang tinggi kepada ratusan petugas kebersihan yang selama ini telah kerja dengan ikhlas membersihkan jalan-jalan di seluruh wilayah Kota Batam.

“Hari ini Batam bersih karena bapak dan ibu sekalian. Terimakasih atas keikhlasannya selama ini,” kata Rudi.

Dijelaskannya Rudi bahwa Pemko Batam saat ini tengah membangun Kota Batam. Salah satu yang dilakukan adalah pembangunan infrastruktur jalan-jalan utama.

“Alhamdulillah karena satgas kebersihan, jalan-jalan yang sudah kita bangun jadi bersih,” ujarnya.

Rudi menegaskan bahwa sudah 12 tahun di Pemko Batam, mulai dari wakil hingga saat ini dua periode menjadi Wali Kota Batam. Karena itu, ia mengaku melihat langsung bagaimana besarnya peran para satgas kebersihan di Kota Batam.

Maka itu, Rudi juga berjanji saat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam meningkat, tidak menutup kemungkinan gaji para satgas kebersihan juga akan ditingkatkan.

“Kalau PAD meningkat pasti akan saya berikan pendapatan lebih kepada satgas kebersihan,” ujarnya.

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap satgas kebersihan. Saat ini Marlin juga mengajak seluruh masyarakat Batam untuk pilah sampah melalui bank sampah.

“Alhamdulillah saya juga punya tabungan dari sampah, saat ini kalau tak salah sudah Rp6 jutaan,” kata Marlin.

Sementara itu, perwakilan Satgas Persampahan Muhammad Eka Sirwana menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemko Batam selama ini kepada satgas persampahan di Kota Batam.

“Insya Allah kami akan terus bekerja dengan semangat membersihkan Kota Batam,” kata Eka.

Wali Kota Batam Rudi menghadiri halal bil halal LMK bersama Lintas Ormas Melayu

0

Batam – batamtimes.co- Wali Kota Batam Muhammad Rudi menghadiri halal bil halal Laskar Melayu Kepri (LMK) bersama Lintas Ormas Melayu di Hotel Aston Inn, Sabtu (4/6). Dalam kesempatan ini, Rudi mengajak LMK untuk mewujudkan terbinanya persatuan di Kepri.

“Saya titip, bersatulah, kalian bangun Kepri karena Kepri milik kita, bukan milik perorangan,” ucap Rudi.

Ia menyebutkan, kemajuan daerah ini berada di tangan masyarakatnya secara kolektif, termasuk komunitas Melayu. Artinya tidak hanya bergantung pada pemerintah sebagai eksekutif. “Kalau kami pejabat ini akan silih berganti,” imbuhnya.

Rudi mengatakan, Kepri ke depan harus terbangun sempurna. Jawabannya tentu berpulang kepada seluruh masyarakatnya. Dan dimulai dari komitmen masing sehingga terwujud perubahan yang besar.

“Kepri harus kita bangun, Batam sudah kita mulai sejak dulu,” kata dia.

Rudi yang juga Kepala BP Batam, menyebutkan pesan persatuan hendaknya dipedomani, hak ini juga di lakukan di Pemko Batam bersama Forkompinda. Hal lain yang juga tak kalah penting adalah, tidak perlu saling menyalahkan.

Kini Batam, sedang gencar dibangun. ia berharap dukungan dari semua pihak. Tak lain pembangunan ini untuk masyarakat Batam dan Kepri pada umumnya.

“Selamat kepada pengurus, mari bangun Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau yang kita cintai. Sukses buat Laskar Melayu Kepri, bangkitlah, sekali bangkit tidak boleh surut,” pungkasnya.

Marlin ajak ibu-ibu pilah sampah dari rumah, Ringankan kerja petugas kebersihan

0

Batam-batamtimes.co- Ketua TP-PKK Kota Batam, Marlin Agustina yang juga Wakil Gubernur Kepri, mengajak para ibu-ibu rumah tangga untuk memilah sampah dan dikumpulkan di bank sampah.

Tidak hanya dapat mendapatkan uang, dengan memilah sampah juga dapat membantu meringankan kerja petugas sampah. Karena itu dirinya mengajak para ibu rumah tangga untuk memulai memilah sampah.

Hal itu disampaikan Marlin saat menghadiri kegiatan acara silaturahmi bersama satgas sampah di Dataran Engku Putri, Batam Center. Marlin hadir bersama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

“Kalau masalah sampah, saya sudah lama ikut berpartisipasi. Saat bapak (Wali Kota Batam) masih menjadi Wakil Wali Kota Batam saya sudah ikut mensosialisasikan bank sampah,” kata Marlin, Sabtu 6 Juni 2022.

Menurut Marlin dengan memilah sampah dan mengumpulkan ke bank sampah, dirinya saat ini memiliki tabungan. Bahkan nominalnya sudah sampai Rp7 jutaan.

Karena itu tentu ini hal yang positif bagi ibu-ibu rumah tangga, karena bisa mendapatkan uang dari sampah. Hal itulah yang membuat pihaknya terus mensosialisasikan bank sampah.

“Tidak lupa saya juga ucapkan apresiasi dan terimakasih kepada bapak dan ibu satgas kebersihan yang membuat Batam menjadi bersih seperti saat ini,” katanya.

Jalin Kerjasama, Kemenkes RI Siap Dukung Rumah Sakit BP Batam

0

Batam-batamtimes.co- Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menandatangani Nota Kesepahaman dalam Bidang Kesehatan dengan Kementerian Kesehatan RI, pada Jumat (3/06/2022), di Marketing Centre BP Batam.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Sekretaris Jenderal Menteri Kesehatan RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha.

Klausul kerjasama yang disepakati meliputi peningkatan SDM, pemanfaatan data informasi, dukungan administratif, penyusunan rekomendasi kebijakan pembangunan kesehatan serta pengembangan sarana dan prasarana.

Dalam sambutannya, Muhammad Rudi berharap Nota Kesepahaman ini menjadi awal dari kerjasama yang baik demi kemajuan investasi di bidang kesehatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Awal masa pandemi Covid-19, semua tidak bisa berobat ke luar negeri, terutama ke Singapura dan Malaysia. Dan RSBP Batam, menjadi rujukan masyarakat Kepri,” ungkapnya.

Nota kesepahaman ini dikatakan Muhammad Rudi menjadi langkah baru untuk memberikan nilai tambah RSBP Batam yang nantinya terintegrasi dengan KEK Kesehatan Sekupang.

“Saya berharap RSBP Batam menjadi Rumah Sakit rujukan regional, untuk bagian Sumatera dan menjadi kebanggaan untuk masyarakat Batam,”ujar Muhammad Rudi.

RSBP Batam yang terletak di Tanjung Pinggir, Sekupang, memiliki layanan unggulan Cardio Cerebro Vascular, Trauma Center, dan Onkologi.

RSBP Batam juga telah menambah lima layanan pada tahun 2021, antara lain Studi Elektrofisiologi dan Ablasi Jantung, Endourologi, Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) dan Retrograde IntraRenal Surgery (RIRS), Mammography dan Paviliun Alamanda di Klinik Kesehatan Jiwa.

Sekretaris Jenderal Menteri Kesehatan RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, siap mendukung upaya BP Batam untuk memaksimalkan pengelolaan RSBP Batam.

Kunta Wibawa Dasa Nugraha menyatakan kesiapannya untuk menyediakan hal-hal yang dibutuhkan oleh RSBP Batam.

“BP Batam membuat konsep besar untuk rumah sakit, yang tidak hanya melayani, tetapi juga melakukan pendidikan dan penelitian bagi dokter-dokter spesialis. Nantinya, semoga pasien dari luar negeri juga berobat ke RSBP Batam,” kata Kunta Wibawa Dasa Nugraha.

Setelah kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman selesai, rombongan Kementerian Kesehatan RI melakukan kunjungan lapangan ke RSBP Batam untuk melihat fasilitas dan pelayanan kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; Direktur RSBP Batam, Afdhalun Hakim; Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Risiko, Asep Lili Holilulloh; Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait; Kepala Biro Hukum, Moch. Nasrun; Kepala Biro Umum, Budi Susilo; Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja, Endry Abzan; Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Lilik Lujayanti.

(Red/Adi )

Inilah Ketentuan Kementerian PANRB Mengenai Penyelesaian Penanganan Pegawai Non-ASN

0

Jakarta – batamtimes.co- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengimbau para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi pemerintah baik kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah (K/L/D) untuk menentukan status kepegawaian pegawai non-Aparatur Sipil Negara (ASN) paling lambat 28 November 2023. Hal ini tertuang dalam surat Menteri PANRB Nomor B/185/M.SM.02.03/2022 tentang Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang ditandatangani Tjahjo pada 31 Mei 2022.

Adapun pegawai non-ASN yang dimaksud adalah pegawai non-Pegawai Negeri Sipil (PNS), non-Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan eks-Tenaga Honorer Kategori (THK) II.

“Agar para Pejabat Pembina Kepegawaian menyusun langkah strategis penyelesaian pegawai non-ASN yang tidak memenuhi syarat atau tidak lulus seleksi Calon PNS maupun Calon PPPK sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sebelum batas waktu tanggal 28 November 2023,” ujar Tjahjo, dalam rilis Kementerian PANRB, Jumat (03/06/2022).

Tjahjo menambahkan, instansi pemerintah yang membutuhkan tenaga lain seperti pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan dapat dilakukan melalui tenaga alih daya (outsourcing) oleh pihak ketiga.

“Jadi PPK pada K/L/D tetap bisa mempekerjakan outsourcing sesuai kebutuhannya, bukan dihapus serta merta,” ujarnya.

Pengangkatan pegawai melalui pola outsourcing sesuai kebutuhan diharapkan dilakukan dengan mempertimbangkan keuangan dan sesuai dengan karakteristik masing-masing K/L/D.

Lebih jauh Menteri Tjahjo mengungkapkan, pemerintah menaruh perhatian khusus terhadap penyelesaian dan penanganan tenaga honorer yang telah mengabdi di lingkungan instansi pemerintah. Langkah ini dilakukan seiring dengan pelaksanaan reformasi birokrasi, khususnya penataan sumber daya manusia (SDM) aparatur dan penguatan organisasi instansi pemerintah. Langkah strategis dan signifikan telah dilakukan pemerintah untuk penanganan tenaga honorer sesuai kesepakatan dengan DPR-RI (7 Komisi Gabungan DPR RI yaitu Komisi I, II, III, VIII, IX, X, dan XI ).

Pada tahun 2005 hingga 2014, berdasarkan kesepakatan tersebut pemerintah telah mengangkat THK-I sebanyak 860.220 dan THK-II sebanyak 209.872. Maka total tenaga honorer yang telah diangkat sebanyak 1.070.092. Jumlah tersebut seperempat jumlah total ASN nasional yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan organisasi sehingga rata-rata komposisi ASN di kantor-kantor pemerintah sekitar 60 persen bersifat administratif. Dalam kurun waktu yang sama, pemerintah hanya mengangkat 775.884 ASN dari pelamar umum.

Secara kebijakan kesepakatan penanganan tenaga honorer oleh pemerintah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 jo PP Nomor 43 Tahun 2007 dan terakhir diubah dalam PP Nomor 56 Tahun 2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS. Dalam PP tersebut, tertulis bahwa THK-II diberikan kesempatan untuk seleksi satu kali. Hasilnya dari 648.462 THK-II yang ada di database tahun 2012 terdapat 209.872 THK-II yang lulus seleksi dan 438.590 THK-II yang tidak lulus.

Pada tahun 2018-2020, sebanyak 438.590 THK-II mengikuti seleksi CASN (CPNS dan PPPK). Per Juni 2021 (sebelum pelaksanaan seleksi CASN 2021), terdapat sisa THK-II sebanyak 410.010 orang.

Dari 410.010 orang THK-II tersebut terdiri atas tenaga pendidik sebanyak 123.502, tenaga kesehatan 4.782, tenaga penyuluh 2.333, dan tenaga administrasi 279.393. Sejumlah 184.239 dari tenaga administrasi tersebut berpendidikan D-III ke bawah yang sebagian besar merupakan tenaga administrasi kependidikan, penjaga sekolah, administrasi di kantor pemda, dan administrasi di puskesmas/rumah sakit.

Kemudian, pada seleksi CASN (CPNS dan PPPK) 2021, terdapat 51.492 THK-II yang mengikuti seleksi.

Menteri PANRB menerangkan, penyelesaian pegawai non-ASN (non-PNS, non-PPPK, dan THK-II) ini merupakan amanat dari Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Pasal 96 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja pun menyebutkan bahwa Pegawai non-ASN yang bertugas di instansi pemerintah dapat diangkat menjadi PPPK apabila memenuhi persyaratan, dalam jangka waktu paling lama lima tahun sejak PP tersebut diundangkan.

“PP No. 49/2018 diundangkan pada 28 November 2018, maka pemberlakuan lima tahun tersebut jatuh pada tanggal 28 November 2023 yang mengamanatkan status kepegawaian di lingkungan instansi pemerintah terdiri dari dua jenis, yaitu PNS dan PPPK,” Tjahjo menegaskan.

Dan bagi (pegawai non-ASN) yang memenuhi syarat dapat diikutsertakan atau diberikan kesempatan mengikuti seleksi calon PNS maupun PPPK,” ujarnya.

PP Manajemen PPPK mengamanatkan, PPK dan pejabat lain di instansi pemerintah dilarang mengangkat pegawai non-ASN untuk mengisi jabatan ASN. Dengan demikian, PPK diamanatkan menghapuskan jenis kepegawaian selain PNS dan PPPK di lingkungan instansi masing-masing dan tidak melakukan perekrutan pegawai non-ASN.

Tjahjo menegaskan bahwa amanat PP ini justru akan memberikan kepastian status kepada pegawai non-ASN untuk menjadi ASN karena ASN sudah memiliki standar penghasilan/kompensasi. Sedangkan dengan menjadi tenaga alih daya (outsourcing) di perusahaan, sistem pengupahan tunduk kepada UU Ketenagakerjaan, di mana ada upah minimum regional/upah minimum provinsi.

 

(Red/Setkab)

Kepala BP Batam Menjamu Persib, Angin Segar Wisata Batam

0

Batam-batamtimes.co-Kepala BP Batam Muhammad Rudi menjamu pemain dan official Persib Bandung dalam Gala Dinner di Gedung BP Batam, Kamis (2/6/2022). Acara jamuan tersebut turut dihadiri para tokoh Paguyuban se Jawa Barat dan Banten.

Tampak punggawa tim seperti Kapten Tim Achmad Jufriyanto, Viktor Igbonefo, Ezra Walian, David da Silva, Nick Kuipers, Dedi Kusnandar, Beckham Putra dan Febri The Golden Boy Haryadi menyantap hidangan sajian khas melayu ikan asam pedas dengan lahap.

Semangat Persib begitu terasa di jamuan itu, apalagi saat Muhammad Rudi memakai kaos kebesaran Persib. Riuh “Mari Birukan Batam dan Kepri” menjadi yel-yel dari bangku para tamu dan pendukung Persib yang hadir.

Kehadiran tim kebanggaan warga Bandung tersebut tentu mendatangkan angin segar baru bagi sektor pariwisata dan sektor olahraga di Batam yang terimbas pandemik selama dua tahun terakhir.

“Hari ini Persib kita undang ke Batam, maaf, dengan hanya hadirnya Persib di sini saja, itu orang se Kepri sudah datang ke Batam untuk mau melihat pemainnya saja,” kata Muhammad Rudi usai jamuan.

Hadirnya runner up liga 1 Indonesia 2021-2022 di Batam merupakan upaya yang dilakukan pihaknya selain untuk menarik orang datang ke Batam juga untuk memberikan gambaran bahwa Batam telah banyak berubah dalam kurun waktu lima tahun terakhir utamanya sisi infrastruktur dan fasilitas umum.

“Jalan Kota Batam rata-rata lima lajur, maka ini akan saya selesaikan sebelum masa jabatan saya selesai tahun 2024,” jelasnya.

“Kegiatan kita ini sambil mempromosikan Kota Batam, Batam sudah kita bangun dan sudah berubah, dan dengan mereka datang saya sudah mengurangi biaya promosi. Setelah mereka balik ke Bandung, akan bercerita dari mulut ke mulut, maka kalau sudah tau mereka akan datang dan ikut berinvestasi di Kota Batam,” lanjut pria yang juga menjabat Wali Kota Batam ini.

Ia pun berharap Batam memiliki tim sepakbola professional seperti Persib Bandung dan mengikuti jejak prestasinya.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya Persib ke Kota Batam, orang akan kenal Batam dari cabang olahraga yaitu sepak bola dan Batam punya PS (persatuan sepak bola) Batam dan suatu waktu bisa seperti Persib ataupun melebihi capaian Persib,” harapnya.

Senada dengan orang nomor satu di Batam, Tokoh Paguyuban Jawa Barat Yusron Roni meyakini kedatangan tim besar Liga 1 Indonesia akan memberikan multiplier effect terhadap sektor wisata dan olahraga.

“Persib bisa mejadi trigger wisata apalagi ada pertandingan dengan singapura, ini bisa menular kepada anak-anak muda pecinta olahraga di Batam untuk bermain bola kembali,” ujarnya.

Sementara Pembina Viking Batam sebutan untuk pendukung Persib Bandung Aa Novianto memberikan apresiasi atas dukungan BP Batam terhadap dunia olahraga dan pemuda.

“Terima kasih kepada BP Batam utamanya Bapak Muhammad Rudi yang peduli dengan pemuda dan olahraga, tanpa dukungan beliau kita tidak bisa melaksanakan acara ini dan mudah-mudahan Batam bisa selalu menjadi pentas latihan Tim besar,” ucapnya.

Di Batam, Persib Bandung akan melaksanakan pemusatan latihan atau training camp (TC) selama 8 hari terhitung 30 Mei s.d. 6 Juni 2022 dan melakoni dua laga uji coba melawan tim lokal dengan kemenangan 10-0 pada Rabu kemarin (1/6) dan tim liga Singapura Tanjong Pagar United pada Minggu, 5 Juni mendatang di lapangan sepak bola Citramas, Kabil.

Persib Bandung juga bukan pertama kalinya melaksanakan TC di Batam, tahun 2017 dan 2018 silam tim ini juga lakukan TC di Batam.

(Red/Adi)

Potensi Agrowisata Desa Watu Toa

0

Penulis: Rusdianto Samawa,

Menulis dari Masjid Jampu – Jampu Watu Toa

Sejak 2017 pertama kali datang hingga pertengahan tahun 2022 ini, mengamati Dusun Jampu – Jampu Desa Watu Toa serasa kita kembali pada masa – masa dulu. Hutan lebat, pohon – pohon kayu menjulang tinggi. Jenis kayunya Pinus, cengkeh, kemiri, dan lainnya. Jampu – Jampu masuk kawasan hutan lindung sosial ekonomi yang bisa diberdayakan masyarakat.

Masyarakat Desa Watu Toa, kehidupan sekitar adem sekali. Karakter masyarakat ramah, moderat, alim, prestasi dalam meningkatkan kehidupan beragamanya. Intensitas hujan setiap hari sangat tinggi. Daerah dingin.

Banyak pendatang ke Desa Watu Toa khusus Jampu – Jampu, Jolle, dan lainnya mengalami sakit ringan: flu dan demam. Karena tak bisa tahan dingin dan hujan tanpa musim. Tentu, ukurannya kalau staycation lama.

Pegunungan Jampu – Jampu dan Jolle mestinya menjadi prioritas pemerintah Kabupaten Soppeng untuk dikembangkan dalam berbagai sektor. Beberapa sektor yang mendesak yakni pariwisata (Daerah/Desa Wisata) dan hasil bumi: cengkeh, sayur mayur, buah naga, cokelat, kemiri, padi dan jahe untuk di jadikan produk UMKM yang lebih bernilai tinggi.

Potensi wisata sangat menjanjikan. Prediksi memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat setempat. Tentu basis wisata yang harus dikembangkan sesuai kearifan lokal. Lokasi wisata sangat tepat, berada ditengah – tengah. Jalan poros Jolle – Kabupaten Barru bisa tersambung melewati pegunungan tembus jalan buludua.

Hal itu, sudah pantas menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Soppeng dan/atau Provinsi Sulawesi Selatan. Watu Toa berada ditengah – tengah. Perkembangan wisata justru di daerah yang sangat jauh dari keterjangkauan masyarakat Soppeng yang berada disebelah Utara dan Barat, misalnya wisata permandian air panas Lejja – Lejja harus menempuh perjalanan kurang lebih 4 jam bagi masyarakat Takalala dan Marioriwawo.

Begitu juga, wisata kolam renang bulu dua Kabupaten Barru, harus menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam dari Takalala dan Marioriwawo. Demikian juga, tempat wisata lainnya di Kabupaten Soppeng wilayah Timur semakin jauh.

Potensi wisata yang dikembangkan dalam model bisnis (agrobisnis) berbasis wisata sesuai kearifan lokal akan menjadi tolak ukur kebahagiaan masyarakat Desa Watu Toa dan sekitarnya. Pasalnya, lahan sangat luas. Konstruksi pemukiman rumah penduduk masih alami bermodel rumah panggung dengan segala macam ukiran dan ukuran yang penuh sejarah latar belakang.

Pelajari sejarah rumah panggung Sulawesi, penuh kesejarahan yang diwarisi hingga sekarang. Rumah panggung merupakan bentuk perlawanan terhadap penjajahan Belanda. Pemerintah Hindia Belanda dulu, mendidik agar membangun rumah – rumah dari batu. Bagi masyarakat yang membangun rumah batu (batu bata) dianggap orang kaya baru.

Padahal, penjajahan Belanda dulu memiliki maksud tertentu agar masyarakat tetap dianggap kaya dan pemahaman yang keliru. Karena Sulawesi (Nusa Tenggara) merupakan wilayah garis gempa yang lumayan panjang dan terdapatnya banyak gunung berapi. Tentu, rumah batu mudah dibangun, biaya kecil dan dianggap kaya raya. Tetapi sekali digoyang gempa berskala tinggi langsung roboh. Kemudian, bangun lagi. Tentu energi masyarakat dan pemerintah sangat tinggi dalam melayani dan membangun.

Namun, demikian karakter mental perlawanan rakyat Sulawesi agar tidak serta merta meniru membangun rumah batu dan tetap bertahan khas rumah panggung. Karena hanya rumah panggung yang mampu mengikuti goyangan gempa walaupun berkekuatan tinggi.

Konsep masyarakat Sulawesi, utamanya Desa Watu Toa harus tetap menjaga budaya rumah panggung tanpa harus merasa miskin. Karena penilaian terhadap rumah panggung sangat elegan, elit dan pembiayaannya sangat tinggi. Tentu bagi masyarakat Desa Watu Toa pasaran harga rumah panggung siap pakai berkisar mulai 50juta – 5 miliar dengan segala bentuk dan macam ukiran.

Model dan macam rumah panggung bisa menjadi penarik wisata. Selain dari hasil bumi yang menjamin agrowisata berkembang. Juga artefak sejarah, kuburan wali, kesultanan, hingga benda – benda keramat peninggalan pejuang terdahulu.

Apalagi pegunungan Jampu – Jampu, Jolle maupun Lagoci dipenuhi pohon Pinus, cengkeh, Cemara, Jati, kelapa, padi, pisang, ubi, dan lainnya. Tanaman penghasil petani juga tak kalah banyak seperti jahe, cengkeh, buah naga, sayu mayur dan cokelat. Daerah dingin ini, masih sangat alami. Penjagaan masyarakat terhadap hutan sangat tertib, kuat dan semangat agar lingkungan hutan terjaga asri dan dipastikan tidak ada ilegal loging.

Keramahan masyarakat sungguh menakjubkan. Rasa aman tercipta. Cuma kaum muda masih keterbatasan langkah kembangkan pribadi maupun lingkungannya. Sikap pekerja keras sebagai petani, pelajar dan pendidik terlihat rapi. Sumberdaya manusia berkembang baik sekali. Pelayanan birokrasi pemerintah sangat terbuka.

Perlu menjadi catatan penting; pemerintah Kabupaten Soppeng harus kerja keras memasang lampu – lampu jalan disepanjang pelosok Desa Watu Toa. Karena, jalan poros Jampu – Jampu – Jolle – Lagoci merupakan jalan aktif berkendara: mobil travel, angkot (pete-pete), hingga motor – motor petani.

Selain itu, pemerintah Soppeng perlu perhatikan infrastruktur jalan raya agar diperbaiki atas kerusakan dibeberapa jalur. Karena terlihat sulit sekali berkendara dalam kondisi menanjak akibat kerusakan. Dengan demikian, ketika program agrowisata dikembangkan. Maka bukan saja pemerintah yang mengambil manfaat. Tetapi masyarakat juga bisa menikmatinya. Semoga.(*)

Gubernur Kepri Ansr menerima penghargaan atas Pemda dengan realisasi belanja APBD tertinggi tahun 2021

0

Tanjungpinang- batamtimes.co- Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI H. Tito Karnavian atas keberhasilannya membawa Pemerintah Provinsi Kepri sebagai Pemerintah Daerah (Pemda) dengan realisasi belanja APBD tertinggi di tahun 2021.

Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan langsung oleh Mendagri RI di Hotel Bidakara Jakarta Selatan, Kamis (2/6), dalam acara Penganugerahan Realisasi APBD dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah Tahun 2022. Adapun tema yang diangkat dalam Rakornas adalah ‘Percepatan Realisasi APBD dan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri’.

Terdapat 4 kategori penghargaan yang diberikan dari Kementerian Dalam Negeri RI, masing-masing kategori Realisasi Pendapatan Daerah tertinggi, kategori Realisasi Belanja Daerah Tertinggi, kategori Realisasi Peningkatan PAD tertinggi dan kategori realisasi Program Taspen (Taspen Award).

Untuk setiap kategori diberikan masing-masing kepada 5 pemerintah provinsi, 5 pemerintah kabupaten dan 5 pemerintah kota.

Menteri Dalam Negeri RI H. Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan jika uang merupakan darahnya sebuah organisasi. Sehingga bisa dipastikan organisasi tidak akan bisa berjalan jika tidak ada uang. Namun demikian, uang yang dimiliki sebuah organisasi harus direalisasikan dengan baik. Dimulai dari tahap perencanaan dan penyalurannya dan pertanggungjawabannya, sehingga dengan demikian organisasi bisa berjalan secara berkesinambunagn dan baik pula.

Raih Opini WTP 10 kali,bukti laporan keuangan Pemko Batam sesuai prinsip Standar Akuntansi Pemerintahan

0

Batam-baramtimes.co- Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2021 yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau.

Hal itu disampaikan Rudi dalam Rapat Paripura di DPRD Batam. Sebagamana diketahui laporan keuangan Pemko Batam tersebut diserahkan kepada DPRD Kota Batam dan Pemeko Batam dar BPK RI pada tanggal 18 Mei 2022, dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Alhamdulilah, Pemerintah Kota Batam telah berhasil mempertahankan Opini WTP yang kesepuluh kalinya secara berturut-turut dan semoga Pemerintah Kota Batam dapat mempertahankan opini ini pada masa yang akan datang,” kata Rudi, Kamis 2 Juni 2022.

Dengan memperoleh opini tersebut secara umum laporan keuangan Pemerintah Kota Batam sudah sesuai dengan prinsip Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Pencapaian opini ini merupakan hasil usaha dan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Batam dengan DPRD Kota Batam serta dukungan seluruh elemen masyarakat.

Atas prestasi tersebut, Pemerintah Kota Batam telah mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp25.781.460.000,00 (dua puluh lima miliar, tujuh ratus delapan puluh satu juta, empat ratus enam puluh ribu rupiah).

“Untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi- tingginya kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Kota Batam,” kata Rudi.

Dijelaskan Rudi capaian Pemko Batam tersebut tentunya juga atas dukungan DPRD Batam yang selama ini telah memberikan dukungan dan kerjasamanya sehingga laporan keuangan Pemerintah Kota Batam Tahun Anggaran 2021 mendapatkan opini WTP kembali.

“Di samping itu, diharapkan juga laporan keuangan ini tidak hanya digunakan sebagai sarana pertanggungjawaban, melainkan dapat juga digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran,” katanya.

Pada kesempatan Rudi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemko Batam yang telah melaksanakan program kegiatan Tahun Anggaran 2021 dan telah menyajikan laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang berbasis akrual.

Meskipun Pemerintah Kota Batam telah mendapatkan Opini WTP dari BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, Rudi mengakui masih ada catatan – catatan yang harus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Batam.

“Hal ini akan menjadi perhatian kami untuk segera ditindaklanjuti dalam rangka perbaikan kinerja Pemerintah Kota Batam dalam tata kelola keuangan pada masa yang akan datang,” katanya.

Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip Kota Batam Masuk 50 Besar ADWI 2022

0

Batam- batamtimes.co-  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meninjau secara langsung Desa Wista Kampung Tua Bakau Serip yang berada di wilayah Nongsa, Kota Batam Provinsi Kepri, Selasa (31/5). Kehadiran Sandiaga sendiri kali ini dalam rangka gelaran Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022.

Desa Wista Kampung Tua Bakau Serip merupakan sebuah pengembangan desa wisata yang pengelolaannya dilakukan dengan menerapkan prinsip – prinsip yang ramah lingkungan dan bermuara pada pelestarian lingkungan.

“Karenanya ini menjadi konsep pengembangan wisata masa yang berkualitas berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, ” jelas Menteri Sandiaga.

Menurut Sandiaga, konsep desa wisata ini akan mampu mewujudkan visi Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan dari digelarnya ADWI Tahun 2022 sendiri adalah, agar desa – desa wisata yang tersebar di seluruh Indonesia memiliki daya tarik wisata. Pada akhirnya akan mampu menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata” ujar Menteri Sandiaga.

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga