8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 35

Kapolri Pimpin Apel Akbar Kokam Pemuda Muhammadiyah 2025 di Yogyakarta

0
Keterangan Foto : Kapolri Jenderal Pol . Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Apel Akbar Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Pemuda Muhammadiyah Tahun 2025.

Yogyakarta – batamtimes.co – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Apel Akbar Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Pemuda Muhammadiyah Tahun 2025 yang digelar di Stadion Tridadi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (20/7/2025).

Apel akbar tersebut dihadiri oleh 23.450 anggota Kokam dari seluruh Indonesia. Dalam momen bersejarah ini, juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polri dengan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah dalam rangka memperkuat sinergisitas di bidang pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Alhamdulillah, baru saja dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Polri dan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah terkait Sinergisitas Usaha Pertanian dalam rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional,” ujar Kapolri.

Kapolri menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi implementasi nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus sebagai bentuk peran aktif Pemuda Muhammadiyah dalam menjawab tantangan zaman.

“Kerja sama ini merupakan implementasi nyata yang sejalan dengan program ketahanan pangan yang dilaksanakan Polri dalam mendukung swasembada pangan, dimana sampai dengan akhir tahun 2025, Polri menargetkan penanaman jagung pada lahan seluas 1 juta hektar,” jelasnya.

Jenderal Sigit juga menekankan pentingnya sinergisitas dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan global dan nasional. Ia menyinggung bahwa Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto telah menetapkan Misi Asta Cita sebagai arah pembangunan nasional, termasuk di dalamnya mewujudkan kedaulatan pangan.

“Salah satu misi Asta Cita adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional, yang tentunya dapat dicapai dengan meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan potensi pertanian di dalam negeri,” tegas Kapolri.

Sebagai bentuk perhatian, Kapolri juga secara simbolis menyerahkan bantuan program bedah rumah untuk anggota Kokam yang dinilai memiliki dedikasi tinggi.

Apel akbar ini menjadi momentum penguatan kolaborasi strategis antara institusi Polri dan organisasi kepemudaan berbasis keagamaan, sebagai bagian dari semangat gotong royong dalam membangun ketahanan nasional di berbagai sektor, khususnya pangan.

Penulis : Tanto

Polres Bantul Imbau Penghobi Layang-Layang Perhatikan Keselamatan dan Lokasi Bermain

0

Bantul – batamtimes.co –  Musim kemarau yang disertai angin kencang menjadi momen yang dinanti para penghobi layang-layang untuk menyalurkan hobi mereka. Namun, Polres Bantul mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan lokasi saat bermain layang-layang demi menghindari potensi bahaya bagi pengguna jalan dan warga sekitar.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang punya hobi main layang-layang agar bermain di tempat yang aman, jauh dari keramaian dan tidak bermain di jalan raya,” ujar Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Sabtu (19/7/2027).

Imbauan tersebut disampaikan sebagai respons atas unggahan yang sempat viral di media sosial Info Cegatan Jogja (ICJ), terkait insiden benang layang-layang yang melukai pengendara motor di area Gambiran, Kota Jogja.

“Ada keluhan masyarakat melalui media sosial yang mengaku mengalami luka sayat akibat terkena benang layang-layang di jalan raya,” jelas Jeffry.

Menurut Jeffry, benang layang-layang, terutama jenis benang gelasan yang dilapisi bubuk kaca, dapat melukai pengendara yang melintas. Walaupun hingga saat ini Polres Bantul belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut, pihaknya tetap memberikan perhatian serius.

“Polres Bantul tidak melarang masyarakat untuk bermain layang-layang asalkan bermain di tempat yang aman dari keramaian lalu lalang kendaraan, baik darat maupun udara,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjauhi area jaringan listrik ketika bermain layang-layang. “Kami juga imbau agar bermain layang-layang jauh dari kabel atau tiang listrik karena berbahaya. Benang layang-layang yang melilit kabel listrik dapat menyebabkan korsleting,” kata Jeffry.

Jeffry mencontohkan, area Kebonagung, Imogiri, bisa menjadi lokasi yang lebih aman untuk bermain layang-layang. Selain lebih lapang, tempat ini juga dapat menggerakkan ekonomi warga sekitar melalui aktivitas berjualan dan menjadi destinasi wisata dadakan.

Guna mendukung dan menyalurkan hobi para pecinta layang-layang, Pemerintah Kabupaten Bantul juga rutin menggelar festival tahunan bertajuk Jogja International Kite Festival (JIKF). Tahun ini, festival tersebut akan digelar pada 26–27 Juli 2027 mendatang di Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul.

Tak lupa, Jeffry mengingatkan bahwa bermain layang-layang dengan cara yang membahayakan keselamatan orang lain dapat berujung pada proses hukum. “Bermain layang-layang yang membahayakan nyawa orang lain dapat dikenakan pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang, dengan ancaman pidana yang cukup berat,” pungkasnya.

Ia pun mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk turut mengingatkan anak-anaknya agar bermain layang-layang dengan memperhatikan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Penulis : Tanto

Batam Investment Forum 2025 Dorong Strategi Tingkatkan Daya Saing Batam

0

Batambatamtimes.co – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, resmi membuka Batam Investment Forum 2025 yang digelar di Balairungsari BP Batam, Kamis (17/7/2025).

Forum bergengsi yang diinisiasi oleh Bisnis Indonesia bersama BP Batam ini didukung oleh Bank Mandiri, Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia, serta Apindo Batam. Dengan tema “Menjaga Daya Saing Batam: Mengurai Tantangan, Menata Strategi Pertumbuhan”, acara ini menjadi wadah lintas sektor untuk merumuskan upaya strategis dalam memperkuat posisi Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi.

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menegaskan pentingnya optimisme dalam menghadapi dinamika global. “Ada tiga alasan utama kita harus optimis. Pertama, Batam secara historis didesain sebagai kawasan investasi. Kedua, indikator makro ekonomi terus menunjukkan tren positif. Ketiga, Batam memiliki infrastruktur dan ekosistem bisnis yang lengkap,” ujarnya.

Data tahun 2024 menunjukkan realisasi investasi Batam mencapai Rp 43,26 triliun atau 108,15 persen dari target, surplus neraca perdagangan sebesar USD 6,82 miliar, serta kunjungan wisatawan yang menembus 1,32 juta orang. Batam juga memiliki 31 kawasan industri, 135 industri shipyard, empat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan tiga Proyek Strategis Nasional yang memperkuat daya tarik investasi.

Amsakar juga menyoroti perhatian besar pemerintah pusat terhadap Batam melalui terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 dan 28 Tahun 2025 yang mendelegasikan kewenangan dari kementerian/lembaga kepada BP Batam. “Dengan regulasi ini, kita optimis proses investasi akan semakin cepat dan birokrasi semakin sederhana,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya respons cepat Batam terhadap dinamika regional, termasuk kebijakan tarif resiprokal 19% dari Amerika Serikat yang dinilai dapat berdampak pada iklim investasi. “Mari kita kuatkan barisan, kita bangun energi positif untuk saling memperkuat satu sama lain,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, seluruh Deputi BP Batam, serta lebih dari 150 peserta forum yang terdiri dari pelaku usaha, asosiasi, akademisi, pemerintah, dan perbankan.

Forum ini juga menghadirkan empat narasumber kunci: Achmad Ma’ruf Maulana (Ketua Umum HKI Indonesia), Fary Francis (Anggota/Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam), Dendi Ramdani (Head of Industry and Regional Research PT Bank Mandiri), serta Firman Sumabrata (Vice President PT Bank Mandiri).

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Batam Investment Forum 2025 diharapkan mampu melahirkan strategi konkret untuk menjaga dan meningkatkan daya saing Batam sebagai pusat investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Penulis : Adi

Bersiap! Putaran I Pertamax Turbo Drag Fest 2025 Segera Digelar di Yogyakarta

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Dukungan Pertamina Patra Niaga terhadap olahraga otomotif nasional kembali dibuktikan dengan digelarnya Pertamax Turbo Drag Fest 2025. Memasuki Putaran I, ajang balap drag bergengsi ini akan berlangsung pada 19–20 Juli 2025 di Lapangan Udara (Lanud) Gading, Wonosari, Yogyakarta.

Ajang balap bergengsi tingkat nasional ini kembali hadir setelah sukses diselenggarakan pada tahun 2024, dan akan menghadirkan ratusan pembalap dari berbagai daerah yang siap berkompetisi memperebutkan gelar juara dengan total hadiah puluhan juta rupiah.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, mengatakan bahwa antusiasme peserta menjadi bukti bahwa Pertamax Turbo Drag Fest telah menjadi salah satu event yang ditunggu pecinta otomotif.

“Hingga hari ini, lebih dari 300 starter terdaftar di berbagai kelas balapan. Ini menunjukkan bahwa Pertamax Turbo Drag Fest bukan hanya ajang balap, tapi juga ruang positif bagi komunitas motorsport tanah air,” ujar Heppy di Yogyakarta, Jumat 18 Juli 2025.

Tak hanya menjadi arena adu kecepatan, Pertamax Turbo Drag Fest juga terbuka bagi masyarakat luas yang ingin menyaksikan langsung keseruan balapan. Cukup dengan menunjukkan akun MyPertamina, penonton bisa masuk secara gratis dan menikmati berbagai hiburan lainnya, seperti Turbo Ultimate Experience Simulator, area MotoGP Virtual, hingga bazaar kuliner dan UMKM binaan Pertamina.

Kompetisi ini memperlombakan berbagai kategori balap roda dua dan roda empat, menghadirkan atmosfer persaingan yang terbuka baik bagi pembalap profesional maupun komunitas otomotif.

Heppy juga menambahkan bahwa ajang ini diharapkan membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar. “Kami ingin kehadiran Pertamax Turbo Drag Fest menjadi momen kolaborasi, tidak hanya menggerakkan dunia otomotif, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui pelibatan UMKM dan komunitas,” tutup Heppy.

Lebih lanjut Heppy menyampaikan seluruh pembalap akan menggunakan Pertamax Turbo. “Ini membuktikan kualitas Pertamax Turbo yang merupakan produk BBM unggulan Pertamina yang cocok untuk motorsport ataupun untuk kendaraan yang membutuhkan BBM berkualitas tinggi, yang tetap ramah lingkungan,” terang Heppy.

Ia menjelaskan, bagi para drag lovers yang ingin mengetahui informasi seputar Pertamax Turbo Drag Fest 2025 dapat mengecek aplikasi MyPertamina, media sosial @mypertamina, @pertamaxseries.id atau menghubungi Pertamina Call Center 135.

Penulis : Tanto

Pertamina Patra Niaga Dorong Pertumbuhan Koperasi Lewat Program TJSL, Dukung Ekonomi Kerakyatan

0

Jakarta – baramtimes.co – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-78, PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, mengatakan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam upaya perusahaan memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan. Melalui inisiatif TJSL, Pertamina Patra Niaga tak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong lahirnya koperasi yang berbasis potensi lokal dan prinsip keberlanjutan.

“Kami percaya koperasi bisa menjadi cara yang efektif untuk membangun kemandirian masyarakat. Melalui program-program TJSL, kami hadir mendampingi agar koperasi bisa tumbuh, belajar, dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki masing-masing daerah,” ujar Heppy di Jakarta, Minggu (13/7/2025).

Di wilayah Jawa Barat, Program Sentra Kopi Sejahterakan Petani (SEKOP SENI) di Desa Suntenjaya, Lembang, menjadi contoh nyata suksesnya pembinaan koperasi. Melalui Koperasi Buana Walatra Sejahtera, masyarakat setempat berhasil membangun ekosistem kopi dari hulu ke hilir hingga menghasilkan produk Walatra Coffee yang kini sudah bersertifikasi halal dan PIRT. Sejak Oktober 2022, koperasi ini mencatat omzet mencapai Rp110 juta, dengan SHU (Sisa Hasil Usaha) sebesar Rp13,2 juta per tahun, serta tambahan pendapatan anggota hingga Rp1 juta per bulan.

Di Semarang, Jawa Tengah, koperasi Trengginas Jaya Abadi melalui Program Mangunharjo Mandiri Sejahtera (MAMI SERA) berhasil meningkatkan nilai tambah produk lokal seperti abon ikan bandeng dan amplang, dengan melibatkan petani tambak, petani sawah, dan pelaku UMKM.

Selain itu, Koperasi Produsen Lesung Gemilang Sejahtera (KPLGS) di Desa Tambak Sari, Pasuruan, aktif mengelola kawasan hutan sosial, agroforestri kopi dan alpukat, serta kawasan wisata religi dan UMKM di lereng Gunung Arjuno.

Di wilayah Indonesia Timur, peran koperasi juga hadir dalam konteks kesiapsiagaan bencana. Di Gorontalo, Koperasi Konsumen Tenda Siaga Bencana menyediakan logistik pangan untuk mendukung ketahanan masyarakat saat terjadi bencana.

“Harapannya, koperasi binaan Pertamina Patra Niaga bisa menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal yang kuat, mandiri, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Sejalan dengan tema Hari Koperasi ke-78, ‘Koperasi Maju Indonesia Adil Makmur’, kami optimis koperasi dapat menjadi kekuatan bersama untuk membangun masa depan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tutup Heppy.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terbentuknya koperasi yang inklusif, terintegrasi, dan berbasis potensi daerah. Inisiatif ini juga mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.

Penulis : Tanto

Kapolda DIY Pimpin Sertijab Irwasda, Dirreskrimsus dan Kapolresta Yogyakarta

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Polda DIY kembali melakukan rotasi pejabat utama dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar Senin pagi (14/7/2025) di Gedung Anton Soedjarwo. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono.

Tiga jabatan strategis yang diserahterimakan yaitu Irwasda, Dirreskrimsus dan Kapolresta Yogyakarta.

Brigjen Pol Ady Wibowo yang sebelumnya menjabat sebagai Irwasda Polda DIY, kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Auditor Kepolisian Utama Tingkat II di Slog Polri. Posisi Irwasda Polda DIY kini diisi oleh Kombes Pol I Gusti Ngurah Rai Mahaputra, yang sebelumnya menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya Tingkat II Itwasum Polri.

Sementara itu, tongkat estafet jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus diserahkan oleh Kombes Pol Dr. Wirdhanto Hadicaksono yang kini dipromosikan sebagai Dirreskrimsus Polda Jawa Barat. Penggantinya adalah AKBP Prof. Dr. Saprodin yang sebelumnya menjabat posisi yang sama di Polda Sulawesi Barat.

Untuk jabatan Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Aditya Surya Dharma, resmi menyerahkan jabatan kepada Kombes Pol Eva Guna Pandia yang sebelumnya menjabat sebagai Karolog Polda Papua Barat. Aditya kini mengemban tugas baru sebagai Kasubditpam VIP Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi Polri.

“Mutasi ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri tertanggal 24 Juni 2025. Ini adalah proses alamiah dalam tubuh Polri untuk pengembangan karier dan peningkatan kinerja organisasi,” jelasnya.

Penulis : Tanto

Polda DIY Sita 1.672 Botol Miras dalam Sepekan

0

Yogyakarta – baramtimes.co – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil menyita sebanyak 1.672 botol minuman keras (miras) dalam operasi penertiban yang digelar selama sepekan terakhir.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menjelaskan bahwa ribuan botol miras tersebut terdiri dari berbagai jenis, yakni golongan A sebanyak 889 botol, golongan B 462 botol, golongan C 119 botol, arak Bali 39 botol, serta 153 botol miras oplosan.

“Kami terus berupaya mencegah peredaran miras ilegal karena dampaknya sangat merugikan, baik dari segi kesehatan maupun potensi gangguan keamanan,” ujar Ihsan pada Senin (14/7/2025).

Polda DIY juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi maupun mengedarkan miras tanpa izin resmi. Ihsan mengajak masyarakat agar aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang terindikasi melanggar hukum di lingkungan masing-masing.

“Operasi serupa akan terus dilakukan untuk menekan angka kriminalitas yang dipicu oleh penyalahgunaan alkohol,” pungkasnya.

Penulis : Tanto

BP Batam dan BPDAS Sei Jang Duriangkang Teken MoU Rehabilitasi Hutan Lindung Duriangkang Seluas 10 Hektare

0

Batam – BP Batam melalui Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan menggandeng Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sei Jang Duriangkang untuk menjaga kelestarian hutan lindung di sekitar Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Duriangkang. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut digelar di Gedung Mall Pelayanan Publik Batam Centre, Jumat (11/7/2025).

MoU ditandatangani oleh Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Hadjad Widagdo, dan Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto. Kesepakatan ini mencakup pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan di kawasan Hutan Lindung Duriangkang seluas 10 hektare.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut langkah ini sebagai terobosan penting untuk menjaga kualitas air baku di Batam. “Melalui MoU dengan instansi atau lembaga terkait, BP Batam terus mengajak seluruh pihak bersinergi menjaga kualitas air baku agar pelayanan air bersih kepada masyarakat Batam dapat terus meningkat baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” ujar Amsakar.

Hadjad Widagdo dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pulau Batam tidak memiliki sungai yang mengalir sepanjang tahun, sehingga pasokan air hanya bergantung pada curah hujan yang ditampung di waduk-waduk. Karena itu, penting menjaga kelestarian DTA untuk mencegah erosi yang dapat menyebabkan sedimentasi di waduk.

“Tanpa kualitas hutan yang baik di sekitar DTA, kualitas air baku kita mungkin dapat terganggu. Oleh karena itu, BP Batam terus berupaya menjaga DTA dengan berkolaborasi bersama berbagai pihak,” jelas Hadjad. Ia juga mengapresiasi kerja sama ini dan berharap proses rehabilitasi dapat berjalan lancar.

“Terima kasih kepada BPDAS Sei Jang Duriangkang atas dukungannya kepada BP Batam. Semoga seluruh proses di lapangan dapat berjalan lancar tanpa kendala,” pungkas Hadjad.

Sementara itu, Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto, menyatakan pihaknya akan terus meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga kelestarian hutan di Batam. “Harapannya, kita bisa bersama-sama berkontribusi menjaga kelestarian hutan khususnya di Batam,” tutur Haris.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Direktur Pengelolaan Air Minum, Tumirah; Manajer Perencanaan dan Operasional Hulu, Lusy Novita; serta beberapa pejabat tingkat IV di lingkungan BP Batam.

Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat memperkuat fungsi kawasan hutan lindung sebagai penyangga utama keberlanjutan suplai air baku Waduk Duriangkang yang memiliki volume 101,2 juta m³ dengan kapasitas 3.000 liter/detik, sekaligus mendukung ketahanan air bersih bagi masyarakat Batam.

Penulis :

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat dan TPPU

0
Keterangan foto : Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Surabaya — Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Jawa Timur. Penetapan ini terkait dugaan kasus pemalsuan surat, penggelapan dalam jabatan, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Selain Dahlan, mantan Direktur PT Jawa Pos, Nany Wijaya, juga turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Informasi ini terungkap berdasarkan dokumen internal kepolisian yang ditandatangani Kepala Subdirektorat I Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arief Vidy, tertanggal Senin, 7 Juli 2025.

Keduanya dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dan/atau Pasal 374 juncto Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 KUHP terkait penggelapan dalam jabatan, serta dugaan tindak pidana pencucian uang.

Berdasarkan catatan penyidik, laporan kasus ini pertama kali diterima pada 13 September 2024 dari pelapor bernama Rudy Ahmad Syafei Harahap. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, Polda Jatim menggelar perkara pada 2 Juli 2025 dan memutuskan menaikkan status Dahlan Iskan dan Nany Wijaya menjadi tersangka.

Kuasa hukum Dahlan Iskan, Johanes Dipa, menyayangkan keputusan tersebut. Menurutnya, selama ini kliennya selalu dipanggil sebagai saksi, bukan sebagai terlapor. Johanes juga menilai penetapan tersangka ini janggal karena bertepatan dengan proses gugatan perdata Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan Dahlan terhadap PT Jawa Pos di Pengadilan Negeri Surabaya.

“Pak Dahlan justru sedang menggugat perusahaan itu karena merasa dirugikan secara perdata. Tapi sekarang malah ditetapkan sebagai tersangka pidana,” kata Johanes kepada wartawan.

Hingga kini, pihak Polda Jawa Timur belum memberikan pernyataan resmi kepada publik mengenai detail perkembangan kasus ini. Sementara itu, proses pemanggilan dan pemeriksaan terhadap kedua tersangka dijadwalkan akan segera dilakukan.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat, mengingat Dahlan Iskan adalah figur penting di dunia pers nasional dan pernah menjabat sebagai pejabat tinggi negara. Publik kini menantikan jalannya proses hukum dan keterbukaan informasi dari pihak berwenang.

Penulis : Paul

Gesa Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Usulkan Pagu Anggaran 2026 sebesar Rp 5,328 T

0
Keterangan foto : BP Batam menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta.

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (9/7/2025).

Dalam rapat tersebut, BP Batam melaporkan laporan keuangan TA 2024 dan Realisasi Anggaran Tahun 2025 serta Rancana Kerja dan Anggaran dan Rencana Kerja Pemerintah TA. 2026.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dalam kesempatan pertama menyampaikan indikator ekonomi Batam dalam 5 tahun terakhir menunjukkan trend peningkatan yang signifikan.

Meskipun sempat berada diangka 4,75 persen pada 2021, perekonomian Batam secara bertahap pulih dan mampu tumbuh hingga 7,04 persen tahun 2023.

“Laju pertumbuhan ekonomi itu tertinggi dalam 5 tahun terakhir,” kata Amsakar.

Capaian tersebut, sebut Amsakar, seiring dengan meningkatnya realisasi investasi tahun 2024 sebesar Rp 43,26 triliun atau mencapai 108,15 persen, dan di tahun yang sama, surplus neraca perdagangan Batam sebesar USD 6,82 miliar serta kunjungan wisatawan hingga 1,32 juta orang.

Lebih lanjut, Amsakar mengemukakan, pihaknya membutuhkan tambahan anggaran rupiah murni sebesar Rp 2,880 triliun dari pagu indikatif 2026 sebesar Rp 2,447 triliun, sehingga total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 5,328 triliun.

“Penting kami sampaikan dalam 2 tahun terakhir belanja di BP Batam murni berdasarkan PNBP BP Batam. Belum disupport oleh rupiah murni, belum ada APBN,” jelas Amsakar.

Hal itu, mengingat, Amsakar bersama Li Claudia Chandra dan jajaran pimpinan telah mendapat mandat Presiden Prabowo untuk berkontribusi dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% melalui RPJMN 2025–2029.

Maka, Batam, menurut Amsakar, harus mampu tumbuh minimal di angka 10 persen. Sehingga, anggaran rupiah murni tersebut untuk membiayai penataan infrastruktur utama dan pendukung.

Pertama, Prasarana Bidang Konektivitas Darat (membangun Jalan Arteri dan Kawasan Industri, Fly Over, dan Lansekap). Kedua, Prasarana Bidang Sumber Daya Air (membangun Jaringan Distribusi Perpiaan Air Minum, Normalisasi Waduk, dan Stabilisasi Bendungan). Ketiga, Prasarana Bidang Konektivitas Laut (Revitalisasi Dermaga Selatan Batu Ampar dan Peningkatan Container Yard).

Keempat, Prasarana Bidang Konektivitas Udara (membangun Pagar dan Jalan Perimeter Bandara sepanjang 8 Km, dan Jalan Akses Kargo Baru). Kelima, Prasarana Bidang Kesehatan (Revitalisasi Gedung D RSBP dan Penambahan Peralatan Kesehatan).

Keenam, Prasarana dan Sarana Pengembangan Kawasan (Revitalisasi Taman Kolam dan Taman Rusa, Pembangunan Parkir dan Revitalisasi Gedung Mall Pelayanan Publik).

“Untuk itu, perlu dukungan dari Komisi VI DPR RI, kiranya untuk mencapai arahan dari Bapak Presiden dan agar BP Batam ini menjadi lembaga yang ramah investasi, kemudian bisa berkontribusi dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Amsakar.

Turut hadir mendampingi Kepala BP Batam yaitu Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra; Para Anggota Bidang BP Batam dan sejumlah pejabat eselon II.

 

Penulis : Adi

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga