8.6 C
New York
Monday, April 27, 2026
spot_img
Home Blog Page 359

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghadiri acara syukuran hari lahir ke-48 tahun Wagub Sumut Musa Rajekshah di Masjid Al-Musannif

0

Sumut- batamtimes.co- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri acara syukuran hari lahir ke-48 tahun Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah, di Lingkungan Masjid Al-Musannif, Jalan Cemara, Medan, Sabtu (2/4/2022). Dari acara itu, keduanya diibaratkan seperti gigi dan lidah yang saling bekerja sama.

Acara syukuran hari lahir (ulang tahun) itu digelar sederhana, dengan pemotongan tumpeng. Dihadiri Pj Sekdaprov Sumut Afifi Lubis bersama seluruh pimpinan OPD, Ibunda Musa Rajekshah Hj Syarifah Rahmah, Ustaz Helmi Nasution (Jemaah Tabligh) serta para santri Rumah Tahfiz Alquran Al-Musannif dan sejumlah masyarakat yang beribadah zuhur di masjid tersebut.

Sebagai tanda ucapan selamat, Gubernur Edy Rahmayadi yang hadir bersama istri Nawal Lubis, pun menyampaikan beberapa kalimat sekaligus harapan kepada Musa Rajekshah yang terus bersamanya memimpin Sumut hingga September 2023 mendatang. Meskipun sedikit bercanda dan menyebut Wagub itu menghilang tiga hari, namun dirinya mengapresiasi langkah putra Alm H Anif itu berada di kawasan pedesaan di Kabupaten Karo, dan membaur dengan masyarakat setempat.

Pastinya 1 April hari ulang tahunnya, tetapi karena beliau ‘menghilang’ karena ada kegiatan, baru hari ini kita peringati. Dan sekarang Ijeck (sapaan akrab Musa Rajekshah) usianya 48 tahun, pastinya usia yang sudah pernah saya lewati. Kalau Rasulullah (Muhammad SAW) diangkat menjadi Rasul usia 40 tahun, pastinya beliau ini sudah punya kematangan di usia itu,” kata Gubernur.

Kedatangan para hadirin, khususnya unsur Pemerintahan Provinsi (Pemprov)  Sumut, lanjut Gubernur, sebagai wujud kasih sayang dan rasa kebersamaan. Dengan harapan bersama rakyat Sumut, untuk mewujudkan kesejahteraan.

“Saya juga sering sampaikan ke beliau ini, Jeck, marga Shah itu sangat populer di Sumut. Dari saya kecil sampai sekarang. Jaga benar-benar nama baik (marga) Shah. Masjid Al-Musannif ini contohnya (prakarsa Alm H Anif), Ijeck harus meneruskan nama besar H Anif,” sebut Edy, yang juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1443 H.

Sementara dalam ceramah singkatnya, Tokoh Aggama Ustaz Helmi Nasution dari Jemaah Tabligh menyebutkan Gubernur Edy Rahmayadi dan Wagub Sumut Musa Rajekshah (Edy-Ijeck) ibarat ‘gigi dan lidah’. Keduanya saling bekerja sama, meskipun punya karakteristik yang berbeda.

“Kalau Pak Edy ini ibarat gigi, yang keras, karena beliau latar belakangnya TNI. Dan Ijeck ini ibarat lidah, yang kesannya lembut. Tetapi meskipun yang satu keras dan satu lembut, gigi tak pernah menggigit lidah. Ketika masuk makanan ke dalam, keduanya saling bekerja sama,” sebut Ustaz Helmi.

Kerja sama dimaksud antara keduanya, lanjut Ustaz Helmi, adalah dengan saling memahami kelemahan saudaranya dan saling mengingatkan. Maka apabila keaddan demikian terus terjaga, maka Sumut diyakini dapat menjadi negeri yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur, atau dalam bahasa berarti ‘Negeri yang baik dengan Rabb Yang Maha Pengampun’.

Mendapat ucapan tersebut, Musa Rajekshah mengaku tak menyangka disuguhkan acara syukuran untuk dirinya. Apalagi yang seperti ini katanya, baru pertama kali ia rasakan. Karena itu dirinya berterima kasih kepada Gubernur Sumut yang memberikan penyambutan luar biasa kepada dirinya, di tengah kesibukan mengemban tugas.

“Kami kemarin perjalanan tiga hari di luar. Ada iktikaf dan tidak ada yang lain-lain, selain menjalankan dakwah. Nanti kalau boleh Pak Edy ikut,” kata Ijeck.

Ijeck menjelaskan keberadaanya di Desa Gung Pinto, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo selama tiga hari, juga membawa serta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Bahruddin Siregar, dimana mereka menelusuri jalan di kawasan pedesaan yang mayoritas lahan pertanian sebagai sumber ekonomi masyarakatnya.

“Jadi sembari saya dakwah, kami juga melihat bagaimana kondisi jalan (infrastruktur) di sana, lebih parah dari yang pernah dikunjungi Presiden waktu itu. Sembari mendengar apa keinginan mereka (masyarakat setempat). Jadi sekali lagi saya terima kasih kepada Pak Edy,” pungkas Ijeck yang hadir bersama istri Sri Ayu Mihari.

Usai penyampaian ucapan selamat dan terima kasih, acara pun dilanjutkan dengan makan siang bersama di pelataran Masjid AL-Musannif.

(red/timbul)

 

Wabup Lingga Neko berharap tahun ini suasana Ramadhan kembali semarak

0

Lingga- batamtimes.co- Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy berharap tahun ini suasana Ramadhan kembali semarak, setelah keputusan pemerintah membolehkan beberapa aktifitas tradisi menjelang Idul Fitri mulai dari mudik hingga sholat tarawih berjamaah, serta kegiatan di bulan ramadhan lainnya.

“Dua tahun bukan waktu yang sebentar kita terhalang, untuk menyemarakan bulan Ramadhan dan Idul Fitri, tentu harapan kita tahun ini segera terobati kerinduan yang kita nantikan,” ujarnya.

Untuk itu Wakil Bupati Lingga mengajak masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan, dengan selalu menggunakan masker dan melakukan vaksin baik itu vaksin satu dan dua, maupun vaksin booster yang sudah disediakan pemerintah secara gratis di beberapa Puskesmas yang tersedia.

Selain protokol kesehatan, kita juga berharap harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan ini dapat ditekan dan tidak langka, nanti kita akan monitor bersama dinas terkait,” ujarnya.

Selain itu Wakil Bupati Lingga juga menegaskan kepada seluruh OPD agar tetap bekerja secara maksimal selama bulan Ramadhan dan menyesuaikan dengan jam-jam yang sudah disepakati sesuai dengan aturan yang berlaku, dengan menyesuaikan jam kerja saat bulan Ramadhan.

“Setiap tahun bulan Ramadhan akan ada penyesuaian jam kerja, tapi kita minta pelayanan harus tetap dimaksimalkan khususnya yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak,” ujarnya.

Wawako Batam Amsakar menghadiri launching PerKATA Foundation

0

Batam-batamtimes.co – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri launching PerKATA Foundation (Perlindungan Anak dan Perempuan) di lapangan SP Plaza, Minggu (3/4/2022) sore.

Amsakar menyampaikan, Pemko Batam mengapresiasi kehadiran PerKATA. Menurutnya, kelompok ini dapat menggenapi geliat atau kerja kolektif melindungi perempuan dan anak.

“Karena ini kerja kolektif, tentu tidak cukup satu dua pihak saja, harus menjadi ikhtiar kita bersama,” kata Amsakar.

Ia berharap, PerKATA selanjutnya melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait pemberdayaan maupun perlindungan perempuan dan anak lainnya baik kelompok LSM lainnya, pemerintah hingga kepolisian.

“Kalau komitmen bersama ini kita tingkatkan, Insha Allah upaya kita akan berjalan baik,” ujarnya.

Ia menyebutkan, Pemko Batam berkomitmen terus mendukung upaya bersama ini. Baik dari sisi pencegahan maupun penanganan. “Saya ucapkan selamat atas launching Perkata fondutiaon. Mari bersama ikut berkontribusi sehingga case terhadap anak dan perempuan mengecil dan akhirnya tak ada lagi,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Tanjungpinang mencairkan dana insentif 839 ketua RT dan RW

0

Tanjungpinang – Menyambut bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah, Pemerintah Kota Tanjungpinang mencairkan dana insentif 839 ketua RT dan RW di kota Tanjungpinang.

Dana insentif yang diberikan kepada RT dan RW untuk 3 bulan, dari Januari sampai Maret 2022. Besarannya Rp1.500.000.

“Mudah-mudahan insentif yang diterima ini bisa bermanfaat untuk menyambut puasa. InsyaAllah, sebelum lebaran nanti, kita cairkan lagi,” ucap Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, sebelum menyerahkan secara simbolis dana insentif kepada RT dan RW, di aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (1/4/2022).

Insentif yang diberikan ini, lanjut Rahma, adalah bentuk apresiasi atas kerja keras ketua RT dan RW selaku perpanjangan tangan pemerintah di kalangan masyarakat.

Untuk itu, mulai April 2022, pembayaran dana insentif ketua RT dan RW ini akan dilakukan setiap bulan.

“Saya apresiasi kerja keras seluruh jajarannya, yang telah menunaikan insentif RT/RW dapat dibayarkan setiap bulan,” ujarnya.

Rahma juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada RT dan RW yang telah berjuang bersama mengatasi kondisi darurat covid-19 di kota Tanjungpinang tahun lalu, baik ikut dalam penanganan hingga pendataan warganya yang membutuhkan bantuan.

“Walaupun, saat ini situasi sudah mulai membaik, saya minta tetap jalankan protokol kesehatan,” ujar dia.

Menurutnya, RT dan RW berperan penting di tengah masyarakat sekaligus menjadi ujung tombak pemerintah. Ia pun mengajak RTRW untuk selalu kompak dan jangan mudah terprovokasi yang mengatasnamakan RT dan RW.

“Sampaikan apa saja persoalan yang ada di masyarakat, baik infrastruktur ataupun lainnya. Kita selesaikan bersama. Hantarkan saya menyelesaikan tugas sebagai kepala daerah dengan baik hingga September 2023,” harapnya.

Penyerahan dana insentif bagi ketua RT dan RW di empat kecamatan di Tanjungpinang, bagi menjadi dua sesi. Pagi, diberikan untuk 98 ketua RT dan RW di kecamatan Tanjungpinang kota dan 276 ketua RT dan RW di kecamatan Tanjungpinang Timur.

Pada siangnya, insentif diberikan kepada 246 ketua RT dan RW di kecamatan Tanjungpinang Barat dan di kecamatan Bukit Bestari sebanyak 219 ketua RT dan RW.

Selain menyerahkan insentif, wali kota juga bersilaturahmi sekaligus berdialog dengan ketua RT dan RW terkait kebutuhan masyarakat di lingkungannya, yang perlu segera ditangani pemko Tanjungpinang. (Dinas Kominfo).

Walikota Rahma mengeluarkan SE ketentuan jam kerja pegawai Pemko Tanjungpinang selama Ramadan

0

Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang telah mengatur jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadan 1443 Hijriah/2022 Masehi.

Jam kerja ASN pada ramadan ini diatur melalui surat edaran (SE) Wali Kota Tanjungpinang nomor 443.1/263/4.2.03/2022.

Isi surat edaran yang ditandatangani Wali Kota Rahma, pada 31 Maret 2022 ini tertulis mengenai ketentuan jam kerja pegawai pemko selama ramadan.

Selama ramadan jam kerja pegawai menjadi pukul 08.00 hingga 15.00 WIB untuk hari Senin sampai Kamis. Sementara, pada hari Jumat pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, dengan waktu istirahat pukul 11.30 sampai 13.00 WIB.

Sehingga, untuk lima hari kerja selama ramadan, jam kerja ASN efektif adalah sebanyak 32,5 jam per minggu.

Selain itu, dalam SE ini juga tertulis ketentuan pakaian kerja pegawai selama ramadan. ASN yang beragama Islam pada hari Senin hingga Jumat berpakaian Muslim dan pegawai yang beragama non Islam dapat menyesuaikan.

Begitu juga, unit kerja yang bertugas melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dan memiliki seragam khusus agar dapat menyesuaikan.

SE juga menyebutkan, pimpinan OPD atau unit kerja diminta untuk memastikan pelaksanaan jam kerja selama ramadan tidak mengurangi produktivitas dan pencapaian kinerja ASN dan kinerja organisasi, serta tidak mengganggu kelancaran pelayanan publik.

Wali kota juga menekankan, pelaksanaan tugas kedinasan ASN selama ramadan 1443 hijriah, tetap memperhatikan persentase jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from office) dan di rumah (work from home) sesuai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada masa pandemi covid-19 di kota Tanjungpinang.

Dalam SE ini juga, ASN yang bekerja di kantor diimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Setelah berakhirnya bulan Ramadhan 1443 Hijriah, maka jam kerja ASN di lingkungan pemko Tanjungpinang kembali seperti semula.

(red/kominfo/agung)

Wali Kota Batam Rudi dan Wawako Batam Amsakar mengucapkan selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah

0

Batam- batamtimes.co – Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengucapkan selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah.p

“Marhaban ya Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa,” kata Rudi.

Ia mengajak, seperti tahun-tahun sebelumnya, Ramadhan kali ini juga disambut dengan rasa gembira. “Kami juga ucapkan mohon maaf lahir batin,” katanya lagi.

Amsakar juga berucap hal yang senada. Menurutnya, Ramadhan merupakan momentum untuk menempa diri lebih baik ke depannya.”Marhaban ya Ramadhan, mohon maaf atas kesalahan dan silaf,” ucap Amsakar.

Seperti diketahui, Ramadhan tahun masih dilaksanakan dalam suasana Covid-19. Namun demikian, pemerintah memperbolehkan Salat Tarawih secara berjamaah dan ibadah lainnya, akan tetapi harus menerapkan protokol kesehatan (protkes) yang ketat.

Imbauan ini, kerap disampaikan Rudi maupun Amsakar dalam beberapa kali kesempatan bertemu dengan setiap elemen masyarakat. Bukan tanpa alasan, pandemi jika tertangani akan memantik pertumbuhan ekonomi yang semakin maju lagi ke depan.

Kepala BP Batam Bertemu 2 Menteri Singapura

0

Singapura – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, secara perdana, bertemu dan bertatap muka dengan dua Menteri Singapura, pada Jum’at (1/4/2022).

Pertemuan pertama, ia berkunjung ke kantor Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Kedua Perdagangan dan Industri Singapura, Dr. Tan See Long, pada Jumat pagi waktu Singapura (1/4/2022).

Keakraban terasa dalam suasana penuh kehangatan, seperti saudagar lama yang sekian lama tak berjumpa. Senyum sumringah keduanya, menandakan optimisme baru menyongsong jalinan bisnis yang siap kembali dirangkai, berbarengan dengan dibukanya jalur Singapura – Batam.

Lawatan Muhammad Rudi, dilakukan bertepatan dengan _Reopening of Land Borders_ atau pembukaan perdana kembali perbatasan wilayah Singapura dan Batam – Indonesia yang dimulai tanggal 1 April 2022.

Mulai 1 April 2022, semua wisatawan yang sudah divaksinasi lengkap dapat menikmati perjalanan bebas karantina ke Singapura, dengan cukup melakukan tes antigen saja sebelum keberangkatan.

“Langkah Singapura untuk membuka kembali pintu wisatawan (melalui jalur Vaccinated Travel Framework) akan memberikan dorongan dalam membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi Batam pasca pandemi Covid-19,” kata Muhammad Rudi.

Kebijakan ini, menurutnya sekaligus menjadi nyawa baru dalam hubungan bisnis kedua wilayah yang sempet terkendala selama masa pandemi Covid-19 melanda.

Dalam pertemuan ini, ada beberapa poin utama yang menjadi perhatian Menteri Dr. Tan See Long.

Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Kedua Bidang Perdagangan dan Perindustrian Singapura ini, menyoroti langkah BP Batam yang terus berinovasi, seperti :
1. menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sekupang,
2. progress pembangunan yang dilakukan secara masif dan;
3. capaian positif ekonomi Batam selama pandemi.

“Kami menyampaikan
apresiasi atas apa yang tengah disiapkan Batam selama pandemi berlangsung. Dalam KEK Kesehatan, kami tentu berharap dapat mengambil peran. Kami akan coba merekomendasikan Rumah Sakit yang sesuai, untuk bisa berkolaborasi dengan Batam.” Ungkap Menteri Dr. Tan.

Lebih lanjut, Menteri Dr. Tan juga menyampaikan pujian atas capaian ekonomi Batam.

Di saat pandemi Covid-19 merajai, Perekonomian Batam justru meroket pada 2021, bahkan mengalahkan pertumbuhan ekonomi nasional dan Kepulauan Riau.

Capaian pertumbuhan ekonomi Batam berada di angka 4,75 persen. Angka ini bahkan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada angka 3,69 persen, dan Kepulauan Riau (Kepri) sebeĺsar 3,43 persen.

Tak kalah menarik, salah satu pembicaraan yang akan berlanjut, ialah mengenai harga logistik (Port to Port). Sebagai bentuk tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat akan membahas secara khusus bersama dengan EDB (Economic Development Board) dan MPA (Marine Port Authority) pada lawatan mendatang.

Di akhir perbincangan, Kepala BP Batam yang juga Walikota Batam, Muhammad Rudi, mengundang Menteri Dr. Tan See Long untuk bisa melakukan perjalanan bisnis ke Batam.

Menteri Singapura yang ternyata merupakan putra asal Kundur, Tanjung Batu Karimun, menyambut gembira undangan tersebut. Ia berencana menikmati makan makanan laut bersama Kepala BP Batam saat kunjungan balasan nanti.

Tak berhenti sampai disini, Kepala BP Batam melanjutkan lawatan dan bertatap muka dengan Menteri Kedua Luar Negeri, Dr. Mohammad Maliki Bin Osman.

Dalam pembicaraan kedua tokoh ini, diskusi menguat pada kondisi Batam dengan terkendalinya pendemi covid sehingga dibarengi meroketnya capaian ekonomi Batam, progres pembangunan yang merata serta pembahasan pembukaan border antara Singapura – Batam yang dimulai pada hari ini.

Keduanya meyakini, bahwa terbukanya pintu Singapura – Batam bagi wisatawan dan perjalanan bisnis, akan membuka peluang seluasnya bagi geliat ekonomi kedua wilayah.

Seperti diketahui, Singapura masih menjadi negara dengan jumlah investasi terbesar di Batam, disusul negara asal Eropa dan Jepang.

Berdasarkan Data Kementerian Investasi / BKPM RI menyatakan, sepanjang Triwulan I – Triwulan IV Tahun 2021, Singapura mencatatkan total investasi 167.865,9 Ribu US Dolar, dengan total proyek 1.019.

“Dengan dibukanya jalur Singapura – Batam, kita optimis, semua sektor akan kembali bangkit, dari pariwisata hingga industri. Perekonomian diharapkan akan terus meningkat. Investasi akan semakin menggeliat.” Tutur Rudi Optimis.

(red/adi)

Wali Kota Batam Rudi Salat Tarawih perdana Ramadhan 1443 Hijriah di Masjid Agung Batam

0

Batam-  Wali Kota Batam Muhammad Rudi Salat Tarawih perdana Ramadhan 1443 Hijriah di Masjid Agung Batam, Sabtu (2/4) malam. Sebelumnya, dalam Sidang Isbat di Kantor Kemenag RI, pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1443 Hijriah jatuh pada tanggal 3 April 2022.

Umat Muslim terlihat antusias menghadiri Ibadah Salat Tarawih perdana tersebut. Hal ini karena tahun-tahun sebelumnya sempat ada pembatasan karena masifnya peningkatan kasus Covid-19.

Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Kota Batam, Raja Azmansyah, dalam laporannya mengimbau pelaksanaan ibadah harus mengikuti protokol kesehatan (protkes), seperti memakai masker dan mencuci tangan. Selain itu, pengurus juga menyiapkan alat tes suhu tubuh di setiap pintu masjid.

“Mari kita taati protkes ini,” ajaknya.

Selama Ramadhan pihaknya menggelar berbagai program, seperti; tadarus, kultum maupun kajian hingga itikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan. Pihaknya jika ada donatur yang mau berpartisipasi dalam berbagai program yang telah dicanangkan.

“Setiap hari kami siapkan 250 takjil dan makan malam. Juga 50 paket sahur bersama ,” ucap dia.

Pelaksanaan salat tarawih berlangsung lancar, semua jamaah beribadah dengan khusyuk. Secara umum, aktivitas jamaah di Masjid Agung terpantau teratur. Hal ini juga tak lepas dari aktifnya andil panitia atau pengurus masjid.

Sementara itu, harapan agar aktivitas selama Ramadhan juga kerap disampaikan Muhammad Rudi dan Wakilnya, Amsakar Achmad dalam setiap kesempatan bertemu dengan elemen masyarakat.

Kebangkitan ekonomi Batam, Rudi bertemu Dubes Singapura Anil Kumar Naya

0

Batam-batamtimes.co – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, bertemu langsung Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Naya, di ruang kerja Wali Kota Batam, Kamis (31/3/2022).

Rudi mengatakan, pertemuan tersebut menjadi langkah Batam untuk menyambut kebijakan terbaru Singapura yang sudah membuka pintu mulai besok, 1 April 2022.

“Ini momen baik untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi Batam pascapandemi Covid-19,” ujar Rudi.

Dalam pertemuan Rudi dan Anil itu, turut mendamping yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin, dan Asisten 1 Setdako Batam, Yusfa Hendri, dan sejumlah pejabat di lingungkan Pemko Batam serta Konjen Singapura, Mark Low.

Rudi melanjutkan, saat ini Indonesia sesuai Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo terkait kebijakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Satgas menerbitkan Surat Edaran (SE) No. 15 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19, yang berlaku sejak 23 Maret 2022.

“Dalam SE terbaru ini dapat mengizinkan PPLN (WNI/WNA) memasuki Indonesia tanpa karantina,” katanya.

Namun, tetap mewajibkan pemeriksaan ulang RT-PCR saat kedatangan di pintu masuk (entry point). Bagi yang mendapat hasil negatif, bisa melanjutkan perjalanan.

“Bagi PPLN yang telah divaksin dosis kedua atau ketiga seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, dan mendapatkan hasil negatif RT-PCR, maka diperkenankan melanjutkan perjalanan,” Rudi menerangkan isi SE tersebut.

Ia melanjutkan, SE terbaru ini, merupakan penggabungan SE No. 12 tentang Pelaku Perjalanan Luar Negeri dan SE No. 13 tentang Pelaku Perjalanan Luar Negeri Khusus Pintu Masuk Bali, Batam, dan Bintan.

Untuk itu, dengan rencana Singapura membuka pintu lebar akan menjadikan kedua wilayah ini, Batam-Singapura akan menggeliat lagi. “Ini momen kebangkitan pariwisata dan ekonomi Batam-Singapura pascapandemi Covid-19,” ujarnya.

Untuk diketahui, mulai besok, Jumat (1/4/2022), Singapura akan membuka pintu untuk Batam dan Bintan melalui pelabuhan Tanah Merah.

Sesuai informasi, saat ini Singapura dalam masa transisi dari pandemi menuju endemi. Bahkan, syarat masuk ke Singapura dari Batam atau Bintan, mulai dimudah dan tidak ada pembatasan kuota.

Salah satu syaratnya, bagi warga dari Kepri yang sudah vaksinasi dosis kedua, lalu sebelum berangkat harus menjalani tes antigen atau PCR, maka sesampai di Singa-pura, tidak akan menjalani tes PCR atau antigen lagi.

Menjadi Bangsa Pintar

0

 

Oleh: Heppy Trenggono memimpin Gerakan Beli Indonesia sejak 2011.

BENAR-benar bodoh!” ucap Presiden pada forum “Afirmasi Bangga Buatan Indonesia” di Bali, beliau mendapati anggaran belanja pemerintah sebagian besar lari kepada produk asing, sementara bangsa kita sendiri mampu membuat produk tersebut.

Tentang bangga pada produk anak bangsa, ini bukan pernyataan pertama, juga bukan Presiden pertama yang menyatakan pentingnya mendukung produk bangsa sendiri. Ada ACI “Aku Cinta Indonesia” di jaman Presiden Soeharto, ada kampanye “100% Cinta Indonesia” jaman Presiden SBY, hari ini ada kampanye “Bangga Buatan Indonesia”.

Pesannya jelas, kita harus harus bangga dengan produk anak bangsa!

Masalahnya, bangga itu apa? Bangga itu bagaimana? Itu yg mungkin tidak jelas bagi para Menteri, Para Gubernur, Bupati, hingga masyarakat luas.

Karena selama ini para menteri, para Gubernur, para Bupati juga sudah merasa bangga. Buktinya senang berkunjung ke UKM, banyak memberikan penghargaan, sering pidato.

Tapi sudah, sampai disitu!

Mereka lupa membeli!

Lupa ketika mau beli sepatu, sepatu yg mereka cari adalah yang bermerk luar negeri, ketika beli tas, beli jam tangan, bahkan beli makanan untuk tamu tamunya di kantor mereka lupa membeli produk anak bangsanya.

Lebih lupa lagi ketika membelanjakan anggaran pemerintah, ketika mereka harus beli traktor, beli senjata, semuanya, hingga beli Kapal Selam. Lupa dengan bangsanya sendiri.

Pernah seorang pengusaha bercerita ke saya, tender pengadaan kapal selam di Kementrian yang dia menangkan dibatalkan oleh Panitia, diganti vendornya dari Korea. Apakah menterinya tidak bangga produk anak bangsa? Jangan jangan menterinya kalau ditanya akan jawab bangga produk Indonesia juga.

Juga ketika BUMN Merpati membeli pesawat terbang, lebih memilih membeli MA60 dari China, padahal kita punya IPTN, Padahal ada CN235, padahal pesawat China itu kualitasnya jauh di bawah produksi IPTN, padahal tahun 80an China belajar Industri pesawat dari Indonesia.

Saat itu, menterinya malah tanya ke wartawan “Apa salahnya beli dari China?”, nampaknya pertanyaan itu baru terjawab oleh Presiden Jokowi di Bali kemarin.

Pun akhirnya pesawat MA60 yang dibeli dari China kita saksikan berjatuhan satu per satu, dan Merpati ikut jatuh membersamai MA60 yang dibeli.

Pertanyaannya sekarang, dimana pentingnya kita membeli produk saudara sendiri?

Ada tiga hal fundamental yang harus menjadi kesadaran kita semua.

Pertama, setiap pembelian seseorang adalah pendapatan bagi orang lain.

Intinya setiap kali kita membeli sesuatu sesungguhnya kita sedang memutuskan siapa yang akan kita pilih untuk menerima pendapatan, apakah saudara sendiri, apakah bangsa sendiri, atau bangsa lain?

Kedua, pada setiap produk yang kita beli ada jam kerja

Membuat produk melibatkan tenaga kerja, ketika kita beli produknya maka tenaga kerja akan terbayar, jika kita tidak pernah mau membeli maka pekerjaan itu akhirnya akan hilang, lari kepada pekerja di perusahaan asing kalau itu produk asing yang kita beli.

Barack Obama pada Nopember 2011, dari Bali dia sampaikan bahwa dia baru saja menciptakan lebih dari 300rb tenaga kerja dan menyelamatkan lebih dari 40 Perusahaan besar di US yang terjadi atas pembelian Lion Air secara besar besaran kepada Boeing yg baru saja ditanda tangani.

Maka apa yang kita lihat sekarang? Boeing semakin berjaya karena produknya kita beli, dan ada 24.000 anak anak berbakat di Indonesia yang kehilangan pekerjaan dimana IPTN harus memberhentikan pegawainya karena kita memilih produk asing daripada produk IPTN.

Ketiga, pada produk yang kita beli ada pertumbuhan yang akan terjadi.

Ongkos membuat barang 70 perak, harga jual 100 perak, yang 30 perak keuntungan itulah potensi pertumbuhan. Dengan keuntungan itu pengusaha bertumbuh. Dulu produknya hanya satu, bertumbuh jadi banyak produk, dulu pabriknya satu, bertumbuh jadi banyak pabrik. Dulu pengusahanya hanya sedikit, bertumbuh jadi banyak pengusaha di Indonesia. Begitulah pertumbuhan ekonomi terjadi.

Tetapi, siapa yang kita inginkan untuk bertumbuh? Bangsa sendiri atau bangsa lain? Saudara sendiri atau orang lain?

Kalau kita ingin pertumbuhan itu terjadi pada saudara sendiri, kenapa belinya produk orang lain?

Oleh karenanya spirit yang harus dibangun adalah membela saudara sendiri, membeli produk saudara sendiri.

Kita perlu membangun kesadaran ini dari lingkungan terkecil yang kita kuasai. Pemda melakukannya, ormas melakukannya, pesantren melakukannya, kampus melakukannya, hingga komunitas komunitas kecil yang ada.

Katakanlah, jika Muhammadiyah melakukan gerakan ini di lingkungannya, banyak pengusaha Muhammadiyah yang akan lahir, banyak produk Muhammadiyah yang akan muncul, maka ekonomi Muhammadiyah yang akan tumbuh.

Contoh Muhammadiyah tadi, dengan 40 juta orang anggota, ini lebih dari 1.5x penduduk benua Australia. Jika rata rata Rp 1 juta transaksi per kapita per bulan yang bisa dikapitalisasi, maka Rp 480 Triliun per tahun memutar roda ekonomi Muhammadiyah, dan ada Rp 144 Triliun potensi pertumbuhan per tahun yang bisa terjadi di Muhammadiyah.

Strategi ini bisa menjadi jalan keluar bagi semua Ormas, Pemda, Kampus, dan komunitas lain di Indonesia dalam membangun ekonominya, terlebih dalam mengatasi kesulitan ekonomi saat ini.

Membangun sebuah closed loop ekonomi, dengan konsep “jualan kemana saja, membeli kepada saudara sendiri”.

Gerakan Beli Indonesia bersama Bupati Kulonprogo saat itu DR (HC) Hasto Wardoyo tahun 2012 melakukan gerakan ini secara massive, kita sebut Gerakan Bela dan Beli Kulonprogo, hasilnya kemiskinan di Kulonprogo turun 8% dalam 3 tahun kemudian.

Terakhir pak Bupati yang saat ini menjabat Kepala BKKBN tersebut memberikan update ke saya bahwa di tengah pandemi 60% ekonomi masyarakat tidak terganggu. Karena masyarakat yang telah terbiasa mengkonsumsi produk dan jasa dari Kulonprogo sendiri.

Indonesia memiliki modal ekonomi yang sangat hebat, sumber daya alam dan jumlah penduduk yang sangat besar.

Cara tercepat untuk mengatasi kesulitan ekonomi saat ini adalah dengan mengandalkan konsumsi penduduknya, dengan sebuah spirit pembelaan kepada bangsa sendiri, membeli produk bangsa sendiri.

*Gerakan Beli Indonesia dijalankan oleh lebih dari 60 Bupati/Walikota/Gubernur 20 Ormas, 17 Kampus, dan ratusan pesantren di Indonesia*

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga