Jakarta – batamtimes.co – Pemerintah telah menetapkan libur nasional Hari Raya Idulfitri 1443 H pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 serta cuti bersama Idulfitri sebanyak empat hari, yaitu pada 29 April serta 4-6 Mei 2022.
“Pemerintah telah menetapkan libur nasional Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022, dan juga menetapkan cuti bersama Idulfitri yaitu pada 29 April, 4, 5, dan 6 Mei 2022. Keputusan mengenai cuti bersama ini akan diatur lebih rinci melalui Keputusan Bersama menteri-menteri terkait,” ujar Presiden dalam keterangan persnya, di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Rabu (06/04/2022).
Presiden menyampaikan masyarakat dapat memanfaatkan cuti bersama ini untuk baersilaturahmi dengan orang tua, keluarga, serta handai taulan di kampung halaman. Namun Kepala Negara meminta agar masyarakat selalu waspada karena pandemi belum usai.
“Kita semua harus selalu waspada, bersegeralah melengkapi dengan vaksin booster, harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin, dan harus selalu bermasker pada saat di tempat umum atau dalam kerumunan,” ujarnya.
Jumlah pemudik tahun ini diperkirakan sebanyak 85 juta orang. Dari jumlah tersebut, pemudik dari Jabodetabek diperkirakan sekitar 14 juta orang dan yang akan menggunakan kendaraan pribadi diperkirakan sebanyak 47 persen. Presiden menegaskan, pemerintah akan berupaya maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik tersebut.
“Tentunya, pemerintah akan bekerja keras untuk memberikan pelayanan yang maksimal agar para pemudik bisa menjalankan perjalanan dengan aman dan nyaman,” tandasnya.
Sebelumnya, pada Rabu (06/05/2022) pagi Presiden Jokowi telah memimpin Ratas mengenai Persiapan Menghadapi Idulfitri 1443 H. Seperti diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), di dalam Ratas Presiden meminta jajarannya untuk mempersiapkan mudik Lebaran dengan matang.
“Beliau telah berpesan agar disiapkan dengan matang oleh seluruh kementerian terkait dan lembaga terkait,” ujar Muhadjir
Keterangan Foto : (kanan) Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Foto:Istimewa /Cipto
Lingga – batamtimes. co- Salah satu hasil laut yang memberikan pundi-pundi Pemasukan Pendapatan Asli daerah (PAD) mulai dikaji, selain ikan, labuh tambat kapal, Pemerintah Daerah kepulauan Riau pada umumnya dan Kabupaten Lingga secara khusus mulai melirik budidaya rumput laut.
Saat Plt . Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Lingga Sutarman mengunjungi BPBL Batam. (Foto: Istimewa /Cipto)
Dan ternyata pembudidayaan rumput laut itu mulai membuahkan hasil dengan Penetapan Lingga sebagai Wilayah Pengembangan Budidaya Rumput Laut yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No.16 Tahun 2022.
Perihal ini juga yang membangun gagasan dan ide Bupati Lingga H.M. Nizar, S.Sos untuk mengajak masyarakat guna memaksimalkan potensi kelautan Lingga yang bersih dan Luas guna menambah penghasilan serta menjadikan budidaya rumput laut sebagai pembuka lapangan pekerjaan baru di sector nonformal.
Untuk pencapaian ide dimaksud Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lingga, mendapat tugas untuk melakukan kajian Budidaya rumput laut tersebut.
Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lingga Sutarman yang ditemui media www.batamtimes.co, senin, (4/4/2022)mengatakan,untuk meningkatkan pengetahuan soal pembudidayaan rumput laut, ” Kita menggandeng PKK Kabupaten Lingga, dengan bekerjasama sangat optimis dapat merealisasikan ide dan gagasan Bupati Lingga tersebut.” katanya
“Bahkan beberapa waktu lalu, Rabu 30 Maret 2022, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lingga Ny. Maratusholiha M. Nizar bersama dengan saya Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lingga beserta staf melakukan kunjungan ke Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB – IPB University di Dramaga Bogor untuk berkonsultasi mengenai pemanfaatan potensi perikanan di Kabupaten Lingga khususnya rumput laut.” ungkapnya kembali.
Sesampainya di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB – IPB University rombongan diterima oleh Dekan FPIK IPB Prof. Dr. Ir. Fredinan Yulianda, Wakil Dekan FPIK IPB Bidang Sumber Daya, Kerja Sama dan Pengembangan Prof. Dr. Mala Nurilamala, S.Pi., M.Si., dan Koordinator Bidang Hilirisasi dan Komersialisasi FPIK IPB Prof. Dr. Ir. Nurjanah, M.S.
Dekan FPIK IPB mengatakan secara umum sudah familiar dengan wilayah laut Kabupaten Lingga karena sekitar 15 tahun yang lalu pernah terlibat dalam proyek pengumpulan data perairan laut di Kabupaten Lingga.
Dekan FPIK IPB berpandangan bahwa cukup banyak potensi laut Kabupaten Lingga yang dapat dikembangkan, salah satunya ecotourism
Mencoba menggali potensi Laut Kabupaten Lingga yang cukup besar sementara pemanfaatannya masih minim.
Di tempat yang sama Wakil Dekan FPIK IPB Bidang Sumber Daya, Kerja Sama dan Pengembangan Prof. Dr. Mala Nurilamala, S.Pi., M.Si., dan Koordinator Bidang Hilirisasi mengatakan dalam pertemuan tersebut menawarkan untuk pembuatan masterplan pengembangan potensi perikanan di Kabupaten Lingga.
” sekitar sembilan ratus lebih jenis rumput laut yang telah teridentifikasi, baru sedikit yang dimanfaatkan. Beliau memberikan beberapa contoh pemanfaatan rumput laut yang diolah menjadi produk non pangan yang dilakukan oleh FPIK IPB seperti kosmetik rumput laut dan garam rumput. ” katanya
Pada etalase di dalam executive lounge FPIK IPB juga terdapat contoh produk-produk yang dibuat dari rumput laut seperti pomade, beras rumput laut dan olahan rumput laut lainnya.
Sehingga, pada tahun 2022 ini TP PKK Kabupaten Lingga bekerja sama dengan FPIK IPB akan melaksanakan kegiatan pelatihan pengolahan rumput laut menjadi produk non-pangan berupa bahan kosmetik seperti krim wajah, lotion, masker peel off (black mask), dan scrub.
Bahkan usai kunjungan itu, Dinas Kelautan masih mengeksplorasi dengan melanjutkan kunjungan ke Balai Perikanan dan Budidaya Laut di Pulau Setokok Batam guna menambah bekal serta wawasan yang nantinya akan dibawa ke Lingga
“ Projek harus dapat direalisasikan untuk itu kami akan terus memperkuat elemen-elemen pendukung Budidaya rumput Laut ini mulai dari Kelembagaan ( kelompok masyarakat ) yang akan dijadikan Petani Rumput Laut, Fasilitasi atau Pendampingan masing-masing Kelompok dan yang lebih penting yaitu industry pengolahan serta marketnya kedepan,” ujar Sutarman.
Dikatakanya, Ada beberapa metoda budidaya rumput laut yang akan disesuaikan dengan kondisi perairan dimana rumput laut akan dibudidayakan juga spesies yang akan dikembangkan sehingga memaksimalkan hasil yang akan diperoleh.
Beberapa metode budidaya rumput laut yang dapat diterapkan yakni,
A. Metode dasar (bottom method)
Metode dasar adalah metode pembudidayaan rumput laut menggunakan benih bibit tertentu, yang telah diikat, kemudian ditebarkan ke dasar perairan, atau sebelum ditebarkan benih di ikat dengan batu karang. Metode ini juga terbagi atas dua yaitu : metode sebaran (broadcast) dan juga metode budidaya dasar laut (bottom farm method).
B. Metode lepas dasar (Off-bottom method)
Metode ini dilakukan dengan mengikatkan benih rumput laut (yang diikat dengan tali rafia) pada rentangan tali nilon atau jaring di atas dasar perairan dengan menggunakan pancang-pancang kayu.
Metode ini terbagi atas : metode tunggal lepas dasar (Off-bottom monoline method), metode jaring lepas dasar (Off-bottom-net method), dan metode jaring lepas dasar berbentuk tabung (Off-bottom-tabular-net method).
C. Metode apung (floating method)
Metode ini merupakan rekayasa bentuk dari metode lepas dasar. Pada metode ini tidak lagi digunakan kayu pancang, tetapi diganti dengan pelampung. Metode ini terbagi menjadi : metode tali tunggal apung (Floating-monoline method), dan metode jaring apung (Floating net method).
” Untuk saat ini akan dibudidayakan rumput laut Eucheuma sp. Penghasil Karegenan, ini merupakan bahan baku untuk Kosmetik dan obat-obatan. ” Kata Sutarman.
Lebih jauh dikatakannya, adapun pembudidayaan rumput laut jenis Eucheuma sp berlokasi di Desa Pelakak Kecamatan Singkep Barat,” Ini arealnya sangat cocok untuk budidaya, selain itu kita dari Pemkab Lingga sudah punya pasarnya. ” ungkapnya
Walaupun sebelumnya PKK Kabupaten Lingga telah lebih dulu mengembangkan Budidaya Rumput Laut di Desa Tanjung Lipat dengan spesies diperuntukkan bahan baku pangan.
Namun Sutarman masih berharap, dukungan dari Pemerintah Pusat untuk merealisasikan, Singkep Barat, dijadikan tempat pembudidayaan.
Mengingat SK Penetapan Lingga sebagai Wilayah Pengembangan Budidaya Rumput Laut yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 16 Tahun 2022 Tertanggal 15 Maret 2022 terbit setelah Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lingga selesai mengganggarkan kegiatan tahun 2022.
“Kegiatan ini belum ada dalam DPA ABDP Tahun 2022 sehingga tahap awal pelaksanaan adalah melakukan kajian, pemantapan kelembagaan masyarakat yanga nantinya akan dijadikan petani rumput Laut serta pembekalan ilmu dan wawasan, kedepannya kegiatan tersebut akan di sharing ke DPRD Kabupaten Lingga agar dapat dimasukkan dalam APBD-P, selain itu kami juga akan melakukan koordinasi ke kementrian guna mengucurkan bantuan-bantuan kepada kelompok masyarakat petani rumput Laut,” pungkasnya.
Peluang mendapatkan untung yang besar juga bisa dirasakan oleh para petani ataupun pebisnis kecil. Khususnya bagi Anda yang tinggal di daerah pesisir pantai. Nyatanya, budidaya rumput laut tidak begitu sulit dan tidak memerlukan modal yang terlalu besar. Apakah Anda tertarik untuk memulai bisnis ini? Jika iya, maka Anda perlu mengetahui apa saja keuntungan yang bisa didapat dari budidaya rumput laut.
Batam-batamtimes.co – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi bersilaturahmi dengan masyarakat Bida KSB Tiban Mentarau, Patam Lestari Sekupang. Dalam rangka kegiatan safari Ramadan 1443 H.
Didampingi sejumlah kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam, Rudi disambut hangat oleh para tokoh dan masyarakat setempat yang sangat antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Batam tersebut.
Dalam sambutannya, Rudi menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada masyarakat Bida KSB Tiban Mentarau, Patam Lestari. Pihaknya berharap melalui kegiatan silaturahmi ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan bersama.
“Alhamdulillah di bulan yang suci ini, kita semua masih diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi,” kata Rudi, di Masjid Al-Munawwarah, Selasa (5/4/2022).
Rudi yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kepri tersebut juga memberikan dukungan penuh untuk pembangunan Masjid Al-Munawwarah yang saat ini masih dalam progres pembangunannya.
Tak hanya itu, Rudi juga mengatakan bahwa Pemko Batam akan terus berkomitmen untuk melakukan pembangunan infrastruktur jalan-jalan pemukiman.
“Mudah-mudahan sebelum tahun 2024 atau sebelum jabatan saya berakhir sebagai Wali Kota Batam semua jalan pemukiman di Batam sudah di semenisasi,” kata Rudi.
Melalui anggaran Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK) Kota Batam yang setiap tahun meningkat diharapkan pembangunan infrastruktur jalan pemukiman dapat dengan cepat terealisasi.
“Karena itu mari bapak dan ibu, kita samakan persepsi satu pemikiran untuk mewujudkan pembangunan Batam yang maju dan modern,” katanya.
Usai salat Magrib dan berbuka di Masjid Al-Munawwarah, kemudian Rudi bergegas salat tarawih di Masjid Baitul Muchsinin Perumahan Persero View Bertuah, Sekupang.
Tanjungpinang – batamtimes.co – Wali Kota Tanjungpinang Resmi membuka Bazar Ramadan yang terletak di Batu 9, Bintan Center, persis di belakang hotel RAV, kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (5/4/2022).
Pada kesempatan itu, Rahma mengucapkan syukur, karena kondisi covid-19 di kota Tanjungpinang sudah mulai membaik, sehingga Bazar Ramadan sudah bisa dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, sekarang kita sudah boleh melaksanakan ibadah tarawih dan bazar ramadan,” ujarnya.
Ia berharap, dengan adanya bazar ramadan ini, seluruh masyarakat bisa berbelanja takjil untuk berbuka puasa.
“Karena disini banyak dagangan kuliner. Pelaksanaan bazar ini supaya ekonomi pelaku usaha bisa bangkit kembali,” harapnya.
Pihaknya, kata wako, dari pemko Tanjungpinang terus mendukung kemajuan pelaku usaha UMKM dan IKM dimasa pandemi covid-19 ini.
“Sebelum-sebelumnya kami juga sudah membantu peralatan pendukung melalui CSR, membantu sertifikat halal, saya harap pelaku usaha bisa bangkit lagi,” tuturnya.
Disela-sela pembukaan Bazar Ramadan, Rahma juga menyapa pedagang dan berbelanja dagangan setiap penjual.
Dagangan yang dibeli oleh orang nomor satu di pemko Tanjungpinang itu, dibagi-bagikan kepada seluruh jajaran yang hadir serta kepada sejumlah pengunjung bazar.
“Silakan ambil, semoga berkah ya. Kita harus saling membantu,” kata Rahma saat memberikan takjil kepada salah seorang warga.
Keterangan foto:
Puskod FH UKI menggelar workshop betajuk "pemekaran provinsi Maluku Tenggara sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB)" di Jakarta, Selasa 5 April 2022
Jakarta – Pusat Kajian Otonomi Daerah Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia ( PUSKOD FH UKI) menggelar workshop bertajuk “Maluku Tenggara Raya sebagai DOB (Daerah Otonomi Baru) berciri dan berpespektif kepulauan”, Selasa 5 April 2022.
Pendiri Pusat Kajian Otonomi Daerah Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (PUSKOD FH UKI), Dr. Agustin Teras Narang yang hadir secara daring dalam acara itu menegaskan, pemekaran suatu daerah merupakan hal konstitusional.
Anggota DPD RI itu mengungkapkan, kewenangan DPD dalam pemekaran suatu daerah sebagaimana yang termaktub dalam pasal 38 dan pasal 42 UU 23 tahun 2014 diantaranya; menerima usulan pembentukan daerah persiapan yang diusulkan oleh oleh gubernur.
“Menerima hasil penilaian terhadap pemenuhan persyaratan dasar kewilayahan persyaratan administratif yang dilakukan pemerintah pusat,” ungkap Teras Narang.
Teras Narang menegaskan, pandangan DPD terhadap suatu pemekaran daerah merupakan hal yang telah diatur secara konstitusional. Artinya, pemekaran suatu daerah telah diatur dalam Undang-undang.
“Pemekaran daerah adalah langkah yang konstitusional dan sebagai pelaksanaan dari NKRI tahun 1945 atas kewenangan DPD RI, sebagaimana tertuang dalam pasal 22D ayat 1 dan 2 yang ada dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2014,” ungkapnya.
Katanya, penekanan pada pemekaran adalah pondasi pembangunan nasional dan tujuan strategis nasional.
Sementara, Direktur Penataan Daerah, Otsus dan Dewan Penataan Otonomi Daerah (DPOD) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Valentinus Sudarjanto Sumito yang menjadi pembicara dalam acara itu, menyebutkan, dari data sejak tahun 1999 hingga 2014 ada 8 provinsi baru yang dimerdekakan di Indonesia.
“Dari tahun 1999 hingga 2014 ada 8 provinsi baru, 181 Kabupaten baru dan 34 Kota baru,” ungkapnya.
Menurutnya, hingga tahun 2022 ini ada ratusan usulan untuk pemekaran yang diajukan pemerintah daerah.
“Total usulan pemekaran hingga tahun 2022 ada 329. Terdiri 55 provinsi, 237 Kabupaten dan 37 Kota,” ungkapnya.
Masih menurutnya, sesuai UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah tujuan pemekaran daerah diantaranya mewujudkan efektifitas penyelenggaraan pemerintahan daerah, mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik serta mempercepat kualitas tata kelola pemerintah.
Ia menegaskan, hingga saat ini Kemendagri belum menerima usulan pemekaran Maluku Tenggara Raya dari pemerintah provinsi Maluku sebagai induknya.
“Kemendagri belum menerima usulan secara resmi dari pemerintah provinsi Maluku (Gubernur) sebagai daerah induk. Namun, aspirasi usulan sudah tercatat di Kemendagri berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat,” ucap Sudarjanto Sumito.
Ketua umum Badan Perjuangan Pemekaran provinsi Maluku Tenggara Raya Yoseph Sikteubun mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus berjuang guna mendapatkan dukungan dari Bupati yang ada di daerah tersebut.
“Sampai saat ini kami terus melakukan pendekatan dengan lima Bupati dan DPRD setempat. Mudah-mudahan secepatnya mendapatkan dukungan dari gubernur Maluku,” jelasnya.
Dijelaskannya, pertemuan dengan pemangku kepentingan dan DPRD sudah dijalankan di 4 kabupaten dan 1 kota di Maluku Tenggara. Demikian pula pertemuan dengan pemangku kepentingan di tingkat Provinsi Maluku di kota Ambon.
Ia menjelaskan, perjuangan untuk memekarkan Maluku Tenggara ini bukan baru saja digagas.”Perjuangan ini bukan hanya satu dua bulan. Perjuangan ini sudah lama dan jangka panjang. Kami akan berjuang terus agar provinsi Maluku Tenggara bisa dibentuk,” pungkasnya.
Dharma Oratmangun, tokoh Maluku Tenggara, menekankan pentingnya NKRI sebagai alasan pemekaran. Maluku Tenggara Raya adalah halaman depan di kawasan timur Indonesia berbatasan dengan Australia dan wilayah Pasifik.
Dosen FH UKI, Dr. Aartje Tehupeiory menyampaikan lanskap regulasi pemekaran yang menekankan wilayah kepulauan.
Hadir juga dalam kesempatan itu, Ketua Puskod Fakultas Hukum UKI Reinhard Perapat serta Dekan FH UKI Hulman Panjaitan. Keduanya menekan pentingnya pemahaman mengenai kepulauan saat membangun otonomi daerah di Maluku Tenggara.
Tanjungpinang- batamtimes.co – Bulan Suci Ramadan adalah bulan penuh berkah bagi umat Islam. Kehadiran bulan ramadan memang selalu ditunggu setiap tahunnya.
Banyak tradisi yang dilakukan masyarakat di bulan ramadan ini, salah satunya kegiatan menunggu waktu berbuka dengan berkeliling kota sembari berburu takjil untuk menambah menu berbuka puasa di rumah.
Seperti halnya bazar ramadan di sekitaran Bintan Center Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu (3/4/2022), telah ramai dikunjungi masyarakat sejak pukul 16.00 WIB hingga menjelang berbuka puasa.
Meski stand-stand bazar tersebut belum ramai diisi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berjualan, namun masyarakat mulai tampak ramai mengunjungi bazar ramadan.
Lurah Air Raja, Ibnu Roji mengatakan ramadan pertama ini, stand bazar di bintan center sudah mulai buka. Pelaku UMKM ada yang sudah mulai berjualan, sebagian lagi belum.
Menurutnya, mungkin karena hujan seharian, pedagang yang lain belum bisa mengisi stand dengan dagangannya.
“Karena cuaca tidak mendukung, ada pelaku usaha yang belum menjual dagangannya. Tapi, stand yang sudah buka, mulai ramai di kunjungi warga. Alhamdulillah,” katanya.
Kemungkinan, kata Ibnu, ramadan kedua Senin (4/4) besok, sudah terisi semuanya. Namun, sebelumnya masih ada yang harus kita benahi terkait parkir, susunan protokol kesehatan (prokes), dan lain sebagainya.
“Mudah-mudahan bazar ramadan ini membawa berkah bagi pelaku UMKM dan peningkatan perekonomian di kota Tanjungpinang,” tambah dia.
Ia juga meminta masyarakat agar tetap menjaga prokes selama bazar ramadan berlangsung. Hal ini, karena kita ketahui Tanjungpinang masih dalam situasi covid-19.
“Pengunjung dan penjual diharapkan memahami keadaan dan situasi saat ini. Bazar ramadan ini momen setahun sekali, jadi harus tetap menjaga prokes,” pinta dia.
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menko Ekon Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai Ratas PPKM di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (04/04/2022). (Foto: Humas Setkab/Rahmat)
Jakarta – batamtimes.co – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan semakin membaiknya situasi pandemi COVID-19 memicu akselerasi pemulihan ekonomi di tanah air.
“Meski sempat menurun, tetapi pemulihan ekonomi Indonesia dapat bangkit dengan cepat dan menunjukkan tren yang sangat positif sejak akhir Februari,” ujar Luhut dalam keterangan pers usai Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (04/04/2022), di Istana Merdeka, Jakarta.
Pemulihan tersebut, lanjut Luhut, antara lain terlihat dari meningkatnya indeks belanja masyarakat.
“Ini dapat terlihat dari indeks belanja dari Mandiri Institute yang kembali meningkat di semua wilayah, bahkan wilayah Bali dan Nusa Tenggara mencapai tingkat tertinggi sejak pandemi melanda,” ujarnya.
Seiring membaiknya situasi pandemi, aktivitas dan mobilitas masyarakat juga mengalami peningkatan yang signifikan bahkan mencapai tingkat tertinggi semenjak pandemi di Indonesia.
“Ini memperlihatkan bahwa kondisi dan situasi pandemi di Indonesia terkendali dengan sangat baik yang pada akhirnya membentuk rasa aman dan nyaman di dalam masyarakat kita untuk beraktivitas,” ujarnya.
Tak hanya aktivitas masyarakat, aktivitas di sektor industri juga terus membaik dan dan mencatatkan pertumbuhan positif selama tujuh bulan berturut-turut. Peningkatan aktivitas ini, ujar Luhut, berdampak pada peningkatan penyerapan tenaga kerja pada sektor manufaktur.
Dengan semakin terkendalinya pandemi di tanah air, lanjut Luhut, pemerintah telah melakukan sejumlah pelonggaran aktivitas masyarakat serta bersiap untuk melakukan transisi dari pandemi ke endemi. Berdasarkan data the global normalcy index yang dikeluarkan majalah The Economist, Indonesia berada di angka 68 dari 100 sebagai kondisi normal.
“Salah satu yang masih kita harus perbaiki adalah kapasitas penerbangan internasional yang masih jauh dari normal. Untuk itu, pemerintah akan melakukan langkah-langkah, antara lain membuka bandara internasional di antaranya Yogyakarta, Medan, Makassar, Pekanbaru,” ujarnya.
Selain itu, Menko Marves menambahkan, kebijakan visa akan terus direlaksasi mendekati aturan sebelum pandemi. Pelonggaran juga akan dilakukan bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).
“Aturan tes PPLN masuk Indonesia juga akan kita relaksasi hingga jumlah penerbangan yang masuk dapat meningkat tanpa menyebabkan penumpukan di bandara. Untuk detail mengenai ini akan dituangkan di dalam Surat Edaran Satgas (Penanganan COVID-19) yang akan segera dikeluarkan,” tegasnya.
Perkembangan Situasi Pandemi
Terkait perkembangan situasi pandemi di tanah air, Luhut menyampaikan bahwa kasus harian COVID-19 telah menurun tajam hingga 97 persen dibandingkan saat puncak kasus varian Omicron.
“Kasus aktif secara nasional juga turun hingga 83 persen dari puncak kasus (Omicron) yang lalu, sehingga sekarang ini berada di bawah 100 ribu kasus aktif,” ujarnya.
Kemudian, angka perawatan pasien COVID-19 di rumah sakit menurun hingga 85 persen serta tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) berada pada level yang rendah yaitu enam persen. Jumlah pasien meninggal pun menurun drastis hingga 88 persen dibandingkan saat puncak kasus Omicron.
“Dari data-data yang di atas, kami menarik kesimpulan bahwa kondisi varian Omicron di Indonesia saat ini berada pada posisi yang terkendali,” ujarnya.
Untuk wilayah Jawa-Bali, lanjut Luhut, juga terus mengalami penurunan sangat signifikan dalam semua aspek, seperti kasus konfirmasi, rawat inap rumah sakit, hingga tingkat kematian. Penurunan tren kasus COVID-19 juga berimbas pada level asesmen kabupaten/kota di Jawa-Bali.
“Saat ini sudah tidak terdapat lagi kabupaten/kota yang berada di level 4. Sebanyak 93 persen kabupaten/kota di Jawa dan Bali sudah pada berada pada level 1 dan 2, hanya tersisa sembilan kabupaten/kota yang masih di level 3,” pungkasnya.
Lingga – batamtimes.co – Memasuki hari Kedua Puasa Ramadhan 1443 H, Osis SMAN 1 Lingga Dan Dewan guru berbagi takjil bagi masyarakat pengguna jalan.
Bertempat di depan Sekolah, para Guru dan siswa/i antusias membagikan kue dan air buah dalam kemasan. “Pembangunan takjil akan berlangsung selama 3 hari kedepan,” ujar Syafni Efrida yang saat ini menjabat sebagai Waka Kesiswaan SMAN 1 Lingga, kepada media, Senin, (4/4/2022).
Sementara ditempat yang sama Kepala Sekolah Fezi Karyadi turut membantu membagikan takjilan kepada pengguna jalan yang melintas.
Takjil yang disediakan bersumber dari partisipasi Guru dan Siswa sebagai bentuk syukur dan kepedulian terhadap masyarakat.
Lingga – batamtimes.co – Bicara tentang potensi Wisata Alam kabupaten Lingga seakan tidak ada habisnya. Mulai Dari Gunung Daik, Bukit Permata, air Terjun hingga Wisata pantai yang begitu mempesona.
Begitu juga Sungai KIM yang memiliki aliran air Terjun Resun yang dapat dikemas menjadi tempat Wisata baru yang mampu menyedot wisatawan.
Meskipun pemerintah Desa Resun menggelontorkan dana yang terbilang minim, namun Kelompok Sadar Wisata yang digawangi oleh Rahul beserta Pemuda/i Desa tetap semangat membangun wilayah Desa tersebut agar kembali Ramai dikunjungi Wisatawan.
“Kami tiap Sabtu Dan Minggu bergotong Royong membangun fasilitas pendukung, seperti Gazebo, Pelantar juga Kamar ganti pakaian,” ujar Pemuda lulusan Sarjana Kepariwisataan tersebut pada batamtimes.co, Senin (4/4/2022).
“Kami cukup hati-hati dalam menyiapkan fasilitas agar tidak merusak potensi serta ekosistem Sungai KIM ini,” imbuhnya.
Memang tempat Wisata ini semakin hari semakin ramai dikunjungi mengingat akses yang cukup dekat, fasitasnya juga memadai dan yang terpenting pesona alamnya Masih sangat terjaga dengan baik.
Batam-batamtimes.co – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad membuka secara langsung Pekan Tilawatil Quran (PTQ) RRI Batam 2022.
Sebagaimana diketahui bahwa PTQ RRI 2022 merupakan agenda rutin yang diselenggarakan RRI setiap bulan Ramadan. Nantinya, peserta yang terpilih akan ditandingkan ke tingkat nasional dan internasional.
Atas nama Pemko Batam, Amsakar memberikan apresiasi yang tinggi kepada RRI karena sudah 52 tahun menyelenggarakan PTQ. Pihaknya yakin qari dan qariah yang berkompetisi akan dapat membawa nama baik Kota Batam.
“Apresiasi kepada RRI dan LPTQ serta pendukung lainnya yang mensukseskan PTQ RRI tahun 2022,” kata Amsakar, Senin (4/4/2022).
Amsakar juga mengatakan saat ini TPQ, Pondok Pesantren, Rumah Tahfidz di Kota Batam terus tumbuh pesat. Karena itu dirinya selaku Ketua LPTQ Kota Batam, tentu saja sangat bangga.
“Mudah-mudahan ke depan melalui kegiatan-kegiatan PTQ seperti ini dapat melahirkan generasi yang berakhlak mulia,” kata Amsakar.
Kepala RRI Batam, Besty C Simatupang mengatakan kegiatan PTQ RRI 2022 merupakan yang ke 52 tahun yang telah diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya dan bertepatan dengan setiap Ramadan.
“Semoga kegiatan ini bisa lancar dan dapat mendapatkan bibit muda untuk dikirim ke tingkat nasional dan internasional,” kata Besty.
Turut hadir dalam kegiatan pembukaan PTQ RRI 2022 tersebut, Kepala Diskominfo Kota Batam Azril Apriansyah, Kabag Kesra Batam Mahlil dan pejabat Pemko Batam lainnya.