8.6 C
New York
Thursday, April 30, 2026
spot_img
Home Blog Page 376

Wali Kota Batam Rudi menghadiri peringatan Isra Mikraj tingkat Kota Batam di Masjid Baiturrahman

0

Batam- Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menghadiri peringatan Isra Mikraj tingkat Kota Batam di Masjid Baiturrahman, Sekupang, Minggu (27/2/2022) malam.

“Mudah-mudahan, apa yang disampaikan dalam tausiah Isra Mikraj bisa kita manfaatkan, apa yang kita belum ketahui bisa diketahui,” ujar Rudi.

Dalam kegiatan itu, Pemerintah Kota Batam ku  mendatangkan Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. Turut hadir Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina.

Di kesempatan itu, Marlin menyambut gembira kehadiran tamu agung, TGB yang menyampaikan tausiah peringatan Isra Mikraj. Ia menilai, peristiwa Isra Mikraj merupakan peristiwa penting dan memiliki banyak hikmah.

“Di antaranya bukti kekuasaan Allah, memperkuat diri setelah mendapat cobaan, dan sebagainya. Ini yang nantinya disampaikan TGB, semoga pelajaran dalam peristiwa Isra Mikraj dapat dipahami masyarakat Batam dan Kepri,” katanya.

Selain itu, ia meminta semua masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan selama kegiatan apapun termasuk keagamaan. Bahkan, ia meminta semua pihak mencegah peredaran Covid-19 agar tidak menyebar.

“Sebentar lagi kita masuk Ramadan, semoga Covid-19 bisa terkendali. Kuncinya terapkan protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, TGB menyampaikan tiga hal dari sekian banyak pelajaran yang bisa diserap dari peristiwa Isra Mikraj. Ia menyampaikan, perjalanan Rasul tersebut sekali dalam sejarah. Namun, pelajaran yang bisa diambil dari peristiwa Isra Mikraj bisa sepanjang masa.

“Kita gali hikmahnya (Isra Mikraj), ambil pelajarannya. Sebagai masyarakat Batam, semoga menjadi modal menghadapi tantangan di masa datang,” katanya.

Adapun tiga hal yang ditekankan TGB yakni ikhtiar dan doa, tasbih, dan hamba yang sesungguhnya. Dalam menguraikan tiga hal itu, ia mengangkat kasus yang saat ini tengah dihadapi masyarakat.

“Banyak pelajaran yang kita gali dari perjalanan Isra Mikraj. Saya hanya sampaikan tiga hal saja,” katanya.

Pertama, bersama kesulitan ada kemudahan. Sebelum Isra Mikraj, Rasul bersama keluarga diboikot oleh orang Quraish sebagai upaya menghukum Baginda Rasul agar berhenti berdakwah. Kejadian tersebut berlangsung tiga tahun sebelum Nabi berpindah ke Thaif. Bahkan, Nabi juga mendapatkan musibah meninggalnya paman dan istri tercinta.

“Nabi tidak putus asa, Beliau tetap beriktiar dan terus berdoa,” katanya.

Jika ditarik ke masa saat ini, di tengah kasus covid-19 terasa berat. Bahkan, untuk perjalanan saja tidak hanya harus punya uang, tapi harus dilengkapi hasil tes covid-19.

“Jangan putus asa, karena setelah ada kesulitan, pasti ada kemudahan,” pesan TGB.

Selain itu, hikmah yang lain yang dapat diambil dari peristiwa Isra Mikraj, juga sebagai langkah tasbih atau mensucikan Allah dan mengingatkan bahwa tidak ada yang sempurna selain Allah.

Kemudian yang terakhir, menguatkan untuk berserah diri ke Allah sebagai hambanya. Ia menyampaikan, peristiwa Isra Mikraj merupakan peristiwa penting antara pencipta dan hambanya.

“Maka, semakin engkau mengambangkan dirimu kepada Allah, maka akan semakin mulailah. Sebaliknya, kalau menggambarkan diri di depan manusia maka hinalah dirinya. Kalau mau jadi orang mulia, sujudlah serendah-rendahnya kepada Allah,” pesan TGB.

Napak tilas Pulau Buluh, pusat Pemerintahan di era masa lalu

0

Batam- Pulau Buluh adalah Pulau yang sangat bersejarah bagi Batam, karena semua bermula dari sini.Selain Nongsa, pulau Buluh merupakan pusat pemerintahan di era masa lalu. Pada tahun 1895 Pulau Buluh adalah bagian dari ke amiran (amir dalam bahasa Arab berarti pemimpin) kerajaan Riau Lingga.

Seperti yang diketahui Amir pertama di Pulau Buluh bernama Tengku Umar bin Tengku Mahmud sedangkan di Nongsa, yang menjadi amir pertama adalah anaknya keturunan dari Raja Isa yakni Raja Mahmud bin Raja Yakup bin Raja Isa atau Nong Isa.

Untuk menelusuri jejak peninggalan Amir Pulau Buluh, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Ardiwinata bersama Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Kepri, Donna Justitia bersama anggota, Pengelola Taman Wisata Hutan Mata Kucing serta didampingi Lurah Pulau Buluh, Borhan melakukan napak tilas atau ber heritage walk ke Pulau Buluh, Pulau Boyan dan Pulau Bulang Lintang pada Sabtu (26/2/2022).

Penelusuran pertama diawali di Pulau Buluh. Pulau ini dulunya menjadi pusat pemerintahan dan pusat perdagangan. Disini rombongan melihat pasar Pulau Buluh.

Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Edi Sutrisno menjelaskan arsitektur bangunan dikiri dan kanan pasar sama dengan yang ada di Malaka dan Penang.

Dulunya pasar ini dikembangkan oleh tauke Tionghoa bernama Tan Iu Tse. Ia adalah seorang Taulo (dulu kepala administrasi pemerintahan orang Tionghoa, seperti Camat). Taulo tidak hanya mengurusi pemerintahan orang Tioghoa saja, tetapi juga mengurusi masalah ekonomi.

“Beliau adalah pemilik toko bahagia, toko pertama di pulau ini yang mensuplai makanan orang-orang Tionghoa,” sebutnya.

Karena Pulau Buluh menjadi pusat perdagangan dan niaga di Batam, Pulau Buluh mempunya infrastruktur yang lengkap, termasuk bioskop yang bernama capitol yang berdasarkan informasi dulu lokasinya berada di vihara sekarang, kata Edi.

Selanjutnya rombongan mengunjungi perigi tua. Orang Melayu menyebut sumur dengan perigi. Perigi ini dibangun pada tahun 1911 sebagaimana angka yang tertera didinding perigi. Dijelaskan Edi, bangunan perigi menggunakan batu bata yang dibuat Raja Ali Kelana, pemilik batu bata “Batam Brickworks” pada tahun 1896.

Menurut tokoh masyarakat Pulau Buluh Djuni Rudy Arto, perigi atau sumur ini dulunya digunakan masyarakat untuk keperluan sehari-hari seperti mencuci dan sebagainya, namun setelah pipanisasi masuk dari Batam, perigi ini sudah tidak digunakan lagi. Lokasi perigi dulunya berada di sekolah Cina, kini kondisi perigi terlihat sudah tidak terawat, dipenuhi sampah dan tanaman liar.

Penelusuran selanjutnya ke bekas sekolah rakyat. Dituturkan Djuni Rudy, setelah Jepang menutup sekolah Tionghoa, anak-anak Tionghoa bersekolah di sekolah rakyat ini. Sekolah ini dulunya banyak mencetak lulusan yang mahir berhitung dan menulis arab Melayu walaupun memiliki keterbatasan baik sarana maupun prasarana sekolah.

Penjajakan di Pulau Buluh berakhir di bekas kantor camat lama. Fisik kantor ini tidak ada lagi, sudah menjadi bangunan Taman Kanak-Kanak. Sebelum Belakang Padang dijadikan sebagai ibukota kecamatan pada tahun 1950 awal, di era kemerdekaan sentra pemerintahan kecamatan berada di Pulau Buluh.

“Katakanlah orang mau membuat KTP harus pergi ke Pulau Buluh,” tambah Edi.

Di lokasi kantor camat ini dulunya juga terdapat dua buah meriam dan pada tahun 1954 meriam dipindahkan ke Belakang Padang. Kepindahan meriam tersebut juga merupakan akhir dari pusat pemerintahan di pulau Buluh. Kini kedua meriam yang merupakan salah satu bukti sejarah itu berada di museum Batam Raja Ali Haji.

Perjalanan ekspedisi dilanjutkan ke Pulau Boyan. Sama seperti pulau Buluh, pulau Boyan juga sama pentingnya. Dimasa lalu administrasi pemerintahan ada tiga, satu administrasi pemerintahan yang dipimpin oleh kerajaan Riau Lingga, yang kedua administrasi pemerintahan Belanda dan yang ketiga administrasi pemerintahan orang Tionghoa. Di pulau Boyan dulu terdapat kantor onder afdeling (sub distrik) yang dikepalai oleh seorang controller Belanda untuk mengawasi semua wilayah di Batam termasuk pulau Buluh dan sekitarnya. Di pulau ini rombongan ekspedisi menemukan beberapa jejak atau tapak-tapak yang terbuat dari batu bata.

Setelah mengunjungi pulau Boyan, rombongan melanjutkan perjalanan ke pulau Bulang Lintang. Di pulau ini rombongan mengunjungi makam Temenggung Abdul Jamal, bendahara kerajaan Melayu Riau yang berkuasa di wilayah Bulang Lintang , kecamatan Bulang, batam dan pulau-pulau sekitarnya. Di area ini juga terdapat makam istri Temenggung, yakni Raja Maimunah serta beberapa makam keluarga Temenggung Abdul Jamal lainnya.

Rangkaian perjalanan diakhiri dengan melihat benda-benda pusaka milik Temenggung Abdul Jamal yang disimpan di rumah ahli waris, diantaranya tombak, tongkat, keris dan lainnya.

Lurah pulau Buluh, Borhan menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan Disbudpar Kota Batam bersama asosiasi dan pelaku pariwisata untuk menelusuri kembali jejak sejarah yang ada di pulau Buluh.

“Apapun yang kita lakukan hari ini mudah-mudahan menjadikan kenangan untuk semua kita dan ingatan bagi siapapun yang datang ke pulau Buluh kelak. Harapan kami apa yang kita kerjakan hari ini bisa membantu pulau buluh khususnya dan mengangkat nama kecamatan Bulang tentunya.” Ucap Borhan.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata menyampaikan Pemerintah Kota Batam akan melakukan pemugaran makam Temenggung Abdul Jamal. Pemugaran dilakukan karena makam ini sebagai salah satu destinasi wisata sejarah Kota Batam dimana kelak makam ini diharapkan akan dikunjungi oleh wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.

Katanya lagi, pihaknya akan terus mengupayakan agar benda-benda bersejarah peninggalan Temenggung Abdul Jamal yang namanya telah diabadikan sebagai nama stadion olah raga Batam tersebut dapat menjadi koleksi museum Batam, Raja Ali Haji.

“Kalau benda-benda peninggalan itu dititip di museum, pasti orang akan lebih banyak yang tau tentang peninggalan sejarah yang ada di pulau Bulang. Bahkan mereka juga akan tertarik untuk datang langsung kesana,” yakin Ardi.

Masih kata Ardi, dalam waktu dekat melalui Tim Ahli Cagar Budaya dirinya akan menyampaikan rekomendasi kepada Walikota untuk mendaftarkan cagar budaya ke Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.

“Ada tiga yang kita rekomendasikan sebagai cagar budaya, prioritas pertama adalah perigi tua yang berada di pulau Buluh. Ini perlu kita lakukan agar sejarah tidak terlupakan dan hilang ditelan zaman,’ ujar Ardi.

Wawako Batam Amsakar hadir dalam pelantikan pengurus DPC KBRC

0

Batam- Pelantikan Pengurus DPC Keluarga Besar Rang Caniago (KBRC) Kota Batam dan Silaturahmi KBRC digelar di Hotel Golden View lantai 2, Minggu (27/2) siang.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa bangga kepada KBRC Batam. Perasaan tersebut mewakili bangganya atas kemajemukan warga Batam yang beragam latar belakang suku, budaya maupun agama.

“Batam ini adalah miniatur Indonesia. Warganya mejamuk dan heterogen,” ucap Amsakar.

Menurut Amsakar, kemajemukan ini adalah kekuatan yang jika dibina secara bersama dengan baik justru akan menghadirkan harmoni kebersamaan yang juga baik. Ia bersyukur kebersamaan ini terjalin semakin baik dari waktu ke waktu.

“Kalau saya analogikan, (kemajemukan) Batam ini ibarat orkestra. Banyak yang memainkan alat musik yang beragam, disatukan lalu melahirkan bunyian yang merdu didengar,” kata Amsakar disambut tepuk tangan Keluarga Chaniago Batam yang hadir.

Lebih lanjut, ia menyebutkan organisasi kedaerahan atau kelompok dapat andil dalam pembangunan Batam. Salah satu yang harus dipahami, kata Amsakar, yakni organisasi dapat hadir sebagai solusi sosial baik untuk internal organisasi (anggota) maupun dengan pihak lain.

“Kalau ada anggota yang sakit ramai-ramai doakan dan bantu, begitupun kesusahan lainnya. Juga jalin keakraban dengan kelompok, organisasi maupun komunitas lain. Sehingga sama-sama bisa berkontribusi bagi Kota Batam,” imbuhnya.

Amsakar tak menampik, hingga tujuh tahun sekarang menerajui pembangunan Batam bersama Wali Kota Batam Muhammad Rudi, kebersamaan memberi andil yang luar biasa. Termasuk kebersamaan dari masyarakat Batam asal Sumatera Barat.

“Mari bersama-sama terus membuat percepatan pembangunan di Batam,” ajaknya.

Kini, Batam sedang gencar melakukan pembangunan. Amsakar mencontohkan pembangunan lanjutan jalan, pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim, pengembangan Pelabuhan Batuampar hingga KEK Kesehatan. Juga pembangunan ikon-ikon baru.

“Saya yakin kalau masyarakat dan pemerintah sudah bersatu, semua yang kita cita-citakan akan terwujud. Saya ucapkan selamat kepada pengurus yang dilantik, tetap peduli sesama juga peduli pembangunan Batam,” tutup Amsakar.

Sekda Natuna Buka Wisuda Akbar Santri Taman Pendidikan Al- Qur’an

0
Foto istimewa : Sekda Natuna Boy Wijanarko memberikan sambutan diacara Wisuda Akbar Santri dari 37 TPQ se- Kabupaten Natuna.

Natuna – Batamtimes.co – Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau Boy Wijanarko membuka secara resmi Wisuda Akbar Santri Taman Pendidikan Al- Qur’an (TPQ) Kabupaten Natuna ke-10 tahun 2022, Minggu (27/02/2022).

Kegiatan wisuda akbar santri ini diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (BMG TPQ) yang di ikuti sebanyak 412 Santri dari 37 TPQ di Kabupaten Natuna.

Nanti malam peringatan Isra Mikraj di Masjid Baiturrahman Sekupang menghadirkan Tuan Guru Bajang

0

Batam – Peringatan Isra Mikraj tingkat Kota Batam digelar nanti malam, Minggu (27/2/2022), di Masjid Baiturrahman, Sekupang.

Kegiatan itu menghadirkan Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi sebagai penceramah.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berharap dengan adanya peringatan Isra Mikraj tersebut dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW dan awal perintah mendirikan salat.

“Nanti penceramah yang menyampaikan tentang itu (Isra Mikraj). Mudah-mudahan, dengan adanya kegiatan ini, bisa memberikan kemaslahatan untuk masyarakat Batam,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan, selain fokus pada pembangunan infrastruktur, pihaknya tidak melupakan kebutuhan spiritual masyarakat Batam.

Ia menegaskan, antara duniawi dan ukhrawi tetap seimbang sebagai inplementasi Batam Dunia Madani.

“Kegiatan keagamaan, selau disambut dihadiri dengan suka cita masyarakat Batam,” katanya.

Kemudian, ia menekankan, selama kegiatan berlangsung semua jemaah yang hadir wajib menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan pihak panitia menyediakan tempat mencuci tangan.

“Untuk menghindari kerumunan, panitia menyiarkan langsung peringatan Isra Mikraj disiarkan langsung melalui saluran YouTube Dinas Kominfo Batam,” katanya.

 

(red/adi)

Wamendag Jerry Sambuaga dorong pembangunan Pasar induk Jodoh dipercepat

0

Batam- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mendampingi Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga, dan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, mengunjungi Kota Batam.

Dalam kunjungan selama dua hari itu, Jumat-Sabtu (24-25/2/2022), Wamendag berkesempatan menyosialisasikan kripto, meninjau Pasar Induk Jodoh, Pasar TPID 3, memastikan ketersediaan minyak goreng, hingga pelepasan ekspor dari PT Shimano.

Untuk pasar Induk Jodoh, Kemendag terus mendorong percepatan pembangunan pasar tersebut. Bahkan, ia merancang pasar tersebut akan dilengkapi internet dan semua harga tertera dalam satu layar.

“Nanti, jaringan internet dibangun. Kami di Kementerian Perdagangan juga fokus dengan digitalisasi pasar,” ujarnya.

Ia memberikan perhatian khusus untuk pembangunan itu. Ia berharap, Pasar Induk Jodoh tidak hanya berfungsi sebagai pusar perdagangan, melainkan juga rekreasi.

“Sangat strategis, ini salah satu yang perlu kita dorong, tidak hanya untuk perdagangan, tapi juga pariwisata,” kata dia.

Selain rencana pembangunan pasar Induk Jodoh, Wamendag juga mengapresiasi Batam terkait ketersediaan minyak goreng yang belakangan terjadi kelangkaan.

Sementara itu, Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Kemendag. Ia mengatakan, pihaknya sangat berharap, pembangunan Pasar Induk Jodoh dipercepat.

“Dengan adanya pasar induk ini, sebagai langkah pemerintah untuk menyediakan bahan pokok murah,” katanya.

Bahkan, dengan rencana menghadirkan internet di pasar, bakal menampilkan semua harga yang ada di pasar tersebut.

“Kita sambut baik. Semoga dalam waktu dekat segera terealisasi pembangunannya,” kata dia.

Kemudian, untuk ketersediaan bahan pokok, khususnya minyak goreng, pihaknya akan terus memantau di lapangan agar tidak ada oknum yang melakukan penimbunan.

“Alhamdulillah, sejauh ini aman terkendali,” katanya.

 

(red/Adi)

Partai Nasdem Kepri komit dukung H. M Rudi Calon Gubernur Tahun 2024

0
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kepri Muhammad Rudi langsung melantik para pengurus DPC dan DPRt se-Kota Tanjungpinang, Minggu, (27/2/2022)

Tanjungpinang – Rakorda dan Pelantikan
DPC dan DPRT se Kota Tanjung Pinang
Pada Hari Minggu, (27/2/ 2022)  bertempat di Hotel CK Tanjung Pinang.

Dalam acara tersebut,Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kepri Muhammad Rudi langsung melantik para pengurus DPC dan DPRt se-Kota Tanjungpinang.

Sebelum melantik, Rudi menyerukan kesiapan para pengurus terpilih untuk siap melaksanakan tugas pokok Partai NasDem.

“Partai NasDem” teriak Rudi.

Teriakan semangat itu disambut, “Bersatu, Berjuang, Menang,” teriak para pengurus DPC dan DPRt Partai NasDem se-Tanjungpinang.

Ketua DPD Nasdem Kota Tanjungpinang Bobby Jayanto Dalam sambutannya mengatakan, Rakorda merupakan amanah yang wajib dilaksanakan.

“Tujuannya, untuk memperjuangkan visi misi Partai NasDem,” katanya.

Bobby menyerukan, ‘Siap tak “Kakak-kakak komit dalam membesarkan Partai NasDem?

Seruan itu pun dijawab oleh seluruh kader yang baru dilantik. “Siap”, serunya menjawab dengan tegas.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta kesiapan pengurus DPD Tj Pinang, untuk mengusung Bpk H. Muhammad Rudi menjadi calon Gubernur (Cagub) Kepri pada pilkada 2024.

Hal senada juga disampaikan anggota DPR RI dari Nasdem Nyat Kadir, Nasdem tidak punya pilihan lagi, bulat mendukung H. M. Rudi sebagai Cagub Kepri Tahun 2024,

” Nasdem bulat mendukung H. M. Rudi Cagub 2024,setuju,” katanya dengan semangat.

Dan di sambut spontannitas setuju oleh segenap peserta yg hadir pada acara pelantikan itu.

Selain Pelantikan pengurus baru DPC dan DPRT se Kota Tanjungpinang  acara tersebut, sekaligus di lanjutkan dengan Rapat Koordinasi DPD, DPC dan DPRT serta diikuti Fraksi Nasdem DPRD Kota Tanjung Pinang.

Dalam acara pelantikan tersebut  dihadiri juga oleh walikota dan wawako Tanjungpinang , Fraksi Nasdem DPRD Provinsi Kepri dan segenap Forkopmda Kota Tanjung Pinang.

 

(red/Agung)

Wali Kota Batam Rudi hadir dalam pengukuhan KBP3BK Kabupaten Karimun Periode 2021-2024

0

Batam – Wali Kota Batam Muhammad Rudi hadir dalam pengukuhan Keluarga Besar Putra Putri Pensiunan Bea Cukai (KBP3BK) Kabupaten Karimun Periode 2021-2024, Sabtu (26/2).

Diundang dalam kegiatan ini, Rudi mengaku bangga dan menyampaikan terimakasih atas penghargaan tersebut. Para pengurus KBP3BK Karimun dilantik oleh Bupati Karimun Aunur Rofiq.

“Saya sampaikan terimakasih banyak telah diundang dalam acara ini,” kata Rudi.

Kesempatan tersebut digunakan Rudi untuk mengajak warga Karimun untuk maju bersama. Hemat Rudi, daerah-daerah di Kepri merupakan satu kesatuan yang seyogyanya dapat maju bersama.

“Saya ingin kita maju bersama. Kami kepala-kepala daerah, memiliki keinginan bagaimana pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh warga Kepri,” ucap Rudi.

Sebagai Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Rudi mencontohkan pembangunan yang kini sedang gencar dilakukan di Batam. Yang ke depan diyakini akan berdampak positif bagi daerah-daerah lain di Kepri.

“Batam sedang dibangun. Kini Batam sedang dikembangkan menjadi hub logistik nasional. Ini akan dinikmati oleh daerah lain juga di Kepri. Agar dinikmati oleh seluruh masyarakat Kepri,” imbuh dia.

Hub logistik yang dimaksud ditandai dengan pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim, Pelabuhan Batuampar juga KEK Kesehatan di Sekupang. Juga pengembangan infrastruktur lainnya.

“Alhamdulilah, meskipun di tengah Covid-19 Bata dapat terus membangun,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Marlin mengimbau KBP3BK andil membantu pemerintah, salah satunya terkait penanganan Covid-19. Ia juga berpesan, agar para pengurus yang dilantik dapat membawa organisasi ke arah yang lebih baik lagi.

“Saya ingatkan memimpin organisasi tak mudah, tapi akan terasa mudah jika dilakukan bersama. Semoga KBP3BK jadi organisasi yang mandiri. Apa yang bisa dibesarkan atau dikerjakan terus lakukan, seperti bakti sosial,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau, Akhmad Rofiq, menyebutkan, kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi baik putra putri maupun para pensiunan Bea Cukai. “Karimun ini cikal bakalnya adalah Bea Cukai. Jika putra putrinya (Bea Cukai) bisa membangun, sesungguhnya itu membangun Karimun dan Kepri,” pungkasnya.

(red/adi)

Mantan Ketua BP Batam bertemu Walikota dalam FPK bersama Tokoh Paguyuban

0
Silaturahmi Walikota Batam dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) bersama tokoh Paguyuban se-Kota Batam digelar di Golden View, Sabtu (26/2/2022) pagi

Batam- Silaturahmi Walikota Batam dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) bersama tokoh Paguyuban se-Kota Batam digelar di Golden View, Sabtu (26/2/2022) pagi.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi meyampaikan rasa syukur karena pada kesempatan tersebut dapat bersilaturahmi dengan para tokoh Batam. Nampak hadir mantan Ketua Otorita Batam (cikal bakal BP Batam) yang juga mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah dan mantan Kepala BP Batam Mustafa Widjaja.

“Mudah-mudahan silaturahmi ini membawa kebaikan buat kita semua,” ucap Rudi.

Momentum silaturahmi ini, Rudi mengajaka seluruh pihak untuk bersama-sama andil dalam mewujudkan rasa aman dan nyaman di Batam. Pasalnya kedua hal tersebut erat dengan kaitannya dengan suksesnya pembangunan.

“Bicara forum pembauran, artinya bicara keamanan. Tanggung jawab kita agar rasa aman itu sampai level ke bawah,” imbuhnya.

Menurutnya, kerja bersama adalah kunci gencarnya pembangunan yang selama ini dilakukan. Ia berharap, kebersamaan ini akan semakin erat lagi ke depan.

“Butuh kerjasama membangun batam. satu yang paling penting yaitu tadi, rasa aman,” ujarnya.

Walau, lanjut Rudi, rasa aman merupakan salah satu tugas kepolisian. Namun hal ini hendaknya didukung penuh semua pihak. Tak lupa Rudi juga mengajak semua pihak untuk bersama menekan laju pandemi Covid-19. Akhir-akhir ini kasus Covid-19 naik. Namun ia percaya kebersamaan untuk lebih mawas diri dengan menerapkan protkes dan meyukseskan vaksinasi, covid-19 akan mudah tertangani

“Kalau sudah kompak, saya yakin Batam akan semakin cepat pembangunannya,” tambah dia.

Berbagai ‘lompatan besar’ tengah dilakukan di Batam, seperti pengembangan Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Batuampar, KEK Kesehatan, hingga pengembangan lanjutan infrastruktur lainnya.

Sementara itu, Ketua Harian FPK Kota Batam Makmur AT menyampaikan terimakasih kepada Pemko Batam yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut. “Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemko Batam yang mensupport 100 persen acara ini,” katanya.

Ia juga bersyukur setelah terkendala dua tahun karena Covid-19, akhirnya silaturahmi ini terselenggara dengan menerapkan protkes yang baik. “Alhamdulillah, kita semua diberikan kesehatan dan bisa bersilaturahmi hari ini,” pungkasnya.

Pasca Gempa terjadi longsor susulan di Malampah Kab. Pasaman Sumbar, 6 Orang hIlang

0

Sumbar – Info Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyebutkan pasca terjadi gempa berkekuatan Magnitudo 6,1,terjadi juga longsor susulan (likuifikasi) di Malampah, Kabupaten Pasaman.

Kepala Seksi operasi dan siaga Basarnas Oktavianus mengatakan,   Pasca Gempa Magnitudo 6,1 yang terjadi di beberapa wilayah  di Sumbar, telah terjadi likufikasi longsor susulan di Malampah KAB. Pasaman.

likuifasi gempa bumi terjadi longsor tersebut dikabarkan enam orang hilang.

” Pasca Gempa Bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,1,  di ikuti longsor susulan likuifasi di Malampah Pasaman, yang mengakibatkan enam orang hilang. Dan hingga kini masih dalam pencarian, “katanya, Jumat, (25/2/2022),yang dikutip media www.batamtimes.co dalam unggahan Video Youtube.

Berikut namanya korban masih dalam pencarian tim Basarnas.

Oang Warga Daerah Malampah Dalam Pencarian :
1.Nama : safar
Umur : 49 th
Alamat : Siparayo malampah

2.Nama: Manir
Umur : 50 th
Alamat : guguang siparayo Malampah.

3.Nama Suar
Umur :56 th
Alamat : guguang sipaeayo malampah.

4 Nama :sendri
Umur : 32 th
Alamat : Guguang Siparayo Malampah.

5.Nama : Upiak madan
Umur : 27 th
Alamat : kp pisang malampah.

6. Nama : Rodi
Umur : 32 th
Alamat : Kp pisang malampah.

(red/Budi)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga