8.6 C
New York
Saturday, May 2, 2026
spot_img
Home Blog Page 382

Teras Narang: UU IKN Didepan Mata, Kita Harus Bantu Pemerintah

0
Dr Agustin Teras Narang, S.H Pendiri Pusat Kajian Otonomi Daerah sekaligus anggota DPD RI 2019-2024. (foto :Tanto)

Jakarta – Pusat Kajian Otonomi Daerah Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (PUSKOD FH UKI) menggelar diskusi secara darling bertema “Ibu Kota Nusantara, Ibu Bagi Semua”, Jumat 18 Februari 20202.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan FH UKI Dr. Hulman Panjaitan, S.H., M.H., dan dibuka oleh Direktur Eksekutif Pusat Kajian Otonomi Daerah FH-UKI Reinhard Taki Parapat, S.H., M.H.

Hadir sebagai pemantik acara diskusi tersebut yakni Dr Agustin Teras Narang, S.H
Pendiri Pusat Kajian Otonomi Daerah sekaligus anggota DPD RI 2019-2024.

Memfasilitasi diskusi adalah Dr. Hendri Pandiangan, Sekretaris eksekutif PUSKOD FH UKI dan Henry Thomas Simarmata, senior advisor PUSKOD FH UKI.

Sebagai narasumber dalam acara itu yaitu: Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Kemendagri Dr. Thomas Umbu Pati Bolodadi, Ketua Pokja Kelembagaan dan Regulasi IKN, Kementerian PPN/Bappenas Dr. Diani Sadia Wati LLM, Anggota Ombudsman Republik Indonesia Robert Na Endi Jaweng, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan RI Rawanda Tuturoong.

Dalam sambutannya, Teras Narang mengatakan, begitu Undang-undang Nomor 3 tahun 2022 Tetang Ibu Kotan Negara (IKN) diberlalukan makan seluruh aturan yang terdahulu tidak berlaku lagi.

“Begitu UU ini berlaku maka seluruh ketentuan dinyatakan tidak berlaku dalam hal kegiatan persiapan, pembangunan, serta pemindahan IKN nantinya,” ujar Teras Narang.

Lebih lanjut dikatakan Teras Narang, dalam Undang-undang ini juga telah diatur bagaimana soal ijin investasi dan lain-lain.

“Termasuk peran masyarakat warga juga telah diatur dalam Undang-undang IKN ini. Hal ini juga masih perlu dirinci dalam PP-nya,” ungkap Teras Narang.

Lebih lanjut dikatakan mantan Gubernur Kalimatan Timur dua periode ini, Undang-undang IKN sudah didepan mata. Maka dari itu kita harus membantu pemerintah untuk melalukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Bukan hanya UU IKN nya saja. Tapi semua aturan turunannya juga kita harus bantu sosialisasikan,” ungkapnya

Ia mengungkapkan, PUSKOD FH UKI siap untuk menjadi pelaksana sosialisasi itu. Karena, peran akademisi sangat diperlukan dalam sosialiasi IKN ini.

“PUSKOD FH UKI terbuka untuk membantu pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan RI Rawanda Tuturoong menjelaskan, keputusan untuk memindahkan ibu kota ini sudah memiliki landasan hukum yang kuat.

Menurutnya, pada dasarnya yang melatar belakangi pemindahan ibukota ini adalah adanya ketimpangan pembangunan antara Jawa dan luar Jawa yang sudah berlangsung cukup lama, dan ketimpangan itu semakin melebar.

“Kalau tidak diambil keputusan untuk pemindahan ibukota sekarang ya kita hanya akan diskusi terus menerus. Pada prinsipnya kami di KSP akan mendukung setiap kebijakan presiden Jokowi. Hal ini juga bagian penting dari IKN kita sebagai respon terhadap permasalahan perubahan iklim” ujar Rawanda.

Sementara Ketua Pokja Kelembagaan dan Regulasi IKN, Kementerian PPN/Bappenas Dr. Diani Sadia Wati, LLM, menekankan tahapan dan proses yang sampai saat ini berjalan. Pada saat awal, ASN pelu siap, sehingga persiapan mengenai hal ini dilakukan. Demikian juga akademisi menjadi simpul dari proses persiapan IKN.

Menurutnya, perencanaan dan konsultasi sudah berjalan sejak 2019 sampai sekarang sesuai tahapan menuju tahun 2045 untuk mencapai misi Ibu Kota Negara sebagai smart city, smart forest.

“Pada saat yang sama, pemerintah tidak akan mengesampingkan Covid-19 saat ini yang sedang melanda.” ucap Diani.

Robert Na Endi Jaweng dari Ombudsman menekankan pentignya kualitas konsultasi dan partisipasi dalam proses IKN ini.

Sementara, Dr. Thomas Umbu Pati Bolodadi , Diirektur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Kemendagri menekankan proses tahapan kebijakan dan pelaksanaan dalam penyelenggaraan pemerintahan pusat dan daerah.

Effendi Siniapar: Keberadaan Pertamina Hulu Rokan Belum Dirasakan Manfaatnya Oleh Warga

0

Jakarta – Anggota DPR RI dari daerah pemilihan atau Dapil Riau I Efendi Sianipar mengkritik keberadaan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), unit usaha PT Pertamina (Persero), yang hingga kini belum dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Effendi menyebutkan, jika masyarakat sekitar belum menerima dampak positif yang signifikan atas keberadaan PHR yang dulunya dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) tersebut.

“Saya sebagai wakil rakyat dari sana mendapat informasi jika masyarakat sekitar tidak mendapatkan manfaat dari adanya PHR itu,” kata Effendi Kamis 17 Februari 2022.

Menurut Effendi, manfaat itu diantaranya soal tenaga kerja di PHR yang belum mengutamakan warga Riau.

“Seharusnya, PHR itu memprioritaskan warga Riau untuk bekerja disana. Sehingga, warga Riau juga merasakan dampak positif adanya PHR itu,” jelasnya.

Anggota Komisi V DPR RI itu menjelaskan, masyarakat Riau juga harus mendapatkan informasi soal keuntungan adanya keberadaan PHR itu.

“Keuntungan perusahaan itu juga harus diketahui oleh warga Riau. Jadi Pertamina harus terbuka soal keutungan perusahaan itu. Sehingga harus diketahui oleh publik secara transparan,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan itu meminta, Pertamina sebagai pengelola PHR itu mengutamakan warga Riau untuk bekerja disana. Toh, katanya, warga Riau juga mempunyai skill untuk bekerja disana.

“Disamping memprioritaskan warga Riau, PHR juga harus transparan Sola keutungan perusahaan. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Semua harus dijelaskan ke publik,” pungkas Effendi Sianipar.

Diketahui, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), unit usaha PT Pertamina (Persero), telah resmi mengelola Wilayah Kerja (WK/Blok) Rokan, Riau dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) sejak Senin, 9 Agustus 2021 lalu.

 

(red/Tanto)

Wagub Marlin himbau masyarakat ikut vaksinasi lengkap hingga ke suntikan booster

0

Tanjungpinang – Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina mengingatkan masyarakat untuk tetap berdisiplin dengan protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat diharapkan ikut vaksinasi dengan dosis yang lengkap hingga ke suntikan booster. Ini semua sebagai upaya menekan dan menangkal lajunya sebaran covid19 di Kepri.

“Tetap taat protokol kesehatan dan ikuti vaksinasi. Ini ikhtiar kita bersama melawan pandemi covid19. Semoga wabah ini segera berakhir dan kita bisa beraktivitas untuk meningkatkan produktivitas dan ekonomi,” kata Wagub Marlin di Hotel Best Western Premier Panbil Batam, Kamis (17/2).

Wagub Marlin hadir di Hotel BWP untuk mengikuti kegiatan virtual bersama Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. Tampak hadir pada kesempatan itu Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kapolda Kepri Irjen Pol Airs Budiman, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, Kabinda Kepri Brigjen Pol RC Gumay, dan Kapolresta Barelang.

Kapolri Sigit pada kesempatan itu menegaskan upaya memperkuat akselerasi vaksinasi. Karena itu melaksanakan vaksinasi secara serentak di 34 provinsi pada 5.086 titik dengan target 1.100.656 dosis. Sebanyak 836.045 vaksin diberikan untuk dosis pertama dan kedua. Kemudian 264.611 vaksin diberikan untuk dosis ketiga.

Dengan akselerasi vaksinasi, ia berharap imunitas atau kekebalan tubuh masyarakat terbentuk dan siap menghadapi Covid-19 baik varian lama maupun varian Omicron.

 

Gapensi menobatkan Wali Kota Batam Rudi sebagai Bapak Pembangunan Infrastruktur

0

Batam- Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) menobatkan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, sebagai Bapak Pembangunan Infrastruktur.

Penobatan itu diberikan langsung dalam Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) Gapensi Kota Batam I Tahun 2022, Kamis (17/2/2022).

Ketua Gapensi Batam, Sahaya Simbolon, mengatakan, penghargaan tersebut berdasarkan kajian. Bukan tanpa alasan, ia menilai sejumlah pembangunan banyak dilakukan Wali Kota yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam tersebut.

“Sangat wajar diberikan kepala Bapak Muhammad Rudi yang terus berinovasi membangun Batam yang lebih maju dan modern,” ungkap Sahaya.

Di kesempatan itu, ia juga menyampaikan berbagai masalah yang dihadapi oleh dunia jasa konstruksi saat ini di masa pandemi.

“Semasa pandemi ini, hanya menggantungkan kehidupan dari kegiatan pemerintah, baik APBD dan APBN. Sehingga, butuh dukungan pemerintah,” ujarnya.

Senada, Ketua Gapensi Kepri, Joko Mulyono, mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada Muhammad Rudi dengan menobatkan sebagai Bapak Pembangunan Infrastruktur.

“Sebagai Wali Kota Batam dan Kepala BP Batam, Haji Muhammad Rudi telah melakukan pembangunan infrastruktur secara masif di saat pembangunan sektor konstruksi yang sedang sulit akibat pandemi covid 19. Di mana, sektor konstruksi swasta masih belum normal bergerak,” ujarnya.

Untuk diketahui, Gapensi adalah Asosiasi Jasa Konstruksi Nasional, didirikan di Tretes Provinsi Jawa Timur pada tanggal 8 Januari 1959, merupakna Asosisasi Jasa Konstruksi tertua dan terbesar di Indonesia.

Gapensi juga adalah Anggota Luar Biasa Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan merupakan Anggota Kelompok Unsur Perusahaan Jasa Konstruksi pada Lembaga pengembangan Jasa Konstruksi Nasional atau LPJKN yang didirikan berdasarkan Undang-Undang Nomer 18 Tahun 1999.

Saat ini, anggota Gapensi sebanyak 42.102 perusahaan kontraktor, terdiri dari golongan kecil, menengah dan besar yang terbesar di seluruh Indonesia di 34 Provinsi dan 473 Kabupaten/Kota.

Untuk diketahui, selama menjabat, Muhammad Rudi memberikan gebrakan membangun Batam. Sejumlah infrastruktur sudah dibangun.

Bahkan, proyek besar hingga 2024 sudah dirancang. Mulai dari pembangunan bandara, pelabuhan, jalan protokol, hingga KEK Kesehatan.

Muhammad Rudi berterima kasih atas penghargaan dari masyarakat Batam atas apa yang sudah dilakukan selama menjabat sebagai Wali Kota Batam maupun Kepala BP Batam.

“Penghargaan ini sepenuhnya diberikan untuk seluruh masyarakat Batam,” ujarnya.

(red/adi)

Gubsu Edi Rahmayadi bersama Walikota Medan Bobby Nasution bahas revitalisasi Lapangan Merdeka

0

Sumut – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi membahas revitalisasi Lapangan Merdeka sebagai Cagar Budaya dengan Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution. Saat ini sedang proses menyiapkan tempat relokasi bagi para pedagang.

Menurut keterangan Gubernur Edy Rahmayadi, revitalisasi Lapangan Merdeka masih dalam tahap pembahasan dan sedang mencari solusi untuk para pedagang. “Kita carikan tempatnya. Sedang kita proses karena harus dibangunkan tempat mereka biar bisa beraktivitas lagi,” kata Edy Rahmayadi usai pertemuan di Lantai 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (16/2/2022).

Menurut Edy Rahmayadi, butuh koordinasi kuat semua pihak dalam revitalisasi Lapangan Merdeka menjadi cagar budaya. Dia berharap stakeholder dan pemerintah bisa menemukan solusi yang tepat untuk pedagang.

Koordinasinya harus kuat hingga mendapat solusi yang pas bagi semua pihak,” ungkap Edy Rahmayadi.

Selain membahas Lapangan Merdeka, pertemuan ini juga membahas revitalisasi sungai di sekitar Medan. Tujuannya untuk mengantisipasi banjir di Kota Medan dan sekitarnya.

“Kita juga bahas soal sungai, penertiban sungai agar banjir di Medan dan sekitarnya bisa terselesaikan,” tambah Edy.

Sementara itu, menurut Walikota Medan Bobby Afif Nasution, pihaknya telah menyiapkan program perencanaan untuk revitalisasi Lapangan Merdeka. Bukan hanya itu, Pemerintah Kota Medan bahkan sudah menyiapkan anggaran untuk revitalisasi Lapangan Merdeka.

Saat ini yang menjadi permasalahan adalah adanya kegiatan ekonomi di Lapangan Merdeka. Walikota berharap tidak ada masyarakat yang dirugikan dari kegiatan merevitalisasi Lapangan Merdeka.

“Sudah kita rencanakan, tetapi tentunya kita tidak ingin ada masyarakat kita yang dirugikan dalam kegiatan ini. Kita juga melakukan pendekatan kepada mereka bagaimana nanti mereka direlokasi ke tempat yang lain,” kata Bobby.

Hadir pada pertemuan tersebut Vice President PT KAI Divre I Sumut Yuskal Setiawan dan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumbagut Dandun Prakosa. Hadir juga OPD Pemprov Sumut dan Pemko Medan serta jajaran PT KAI Divre I Sumut.

 

(red/timbul)

 

Belasan Srikandi Kota Batam dukung Firli Bahuri Maju Calon Presiden RI 2024 Mendatang

0

Batam  – Sejumlah ibu – ibu pedagang bakulan tergabung dalam Paguyuban Srikandi Pedagang Bakulan Kota Batam Kepulauan Riau dan masyarakat pedesaan lain, memberi dukungan kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri untuk maju dalam kontestasi pilpres 2024 mendatang.

Deklarasi ibu – ibu pedagang bakulan ini, bukan kali pertama deklarasi. Sebulan lalu, Firli Bahuri juga di dukung oleh berbagai elemen mahasiswa, pedagang, nelayan, buruh, petani.

“Ida Ayunda mengatakan kami bergerak sendiri, meminta bapak Firli Bahuri untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.” ujar Ida, ketua Paguyuban Koperasi Srikandi Pedagang Bakulan Kota Batam Kepulauan Riau pada Kamis, ( 17/2 /2022).

Belasan Ibu – ibu yang mendukung dan melakukan deklarasi tersebut, selalu siap mendukung agar Firli Bahuri Maju sebagai calon presiden 2024.

“Kami mendukung Firli Bahuri agar terus bekerja dan mengabdi kepada bangsa dan negara agar Indonesia kedepan bisa bersih dari korupsi kolusi nepotisme. Indonesia sekarang butuh sosok seorang Firli Bahuri agar memimpin Indonesia.” ungkap Ida kepada media saat beberapa waktu lalu dikonfirmasi.

Kita tidak meragukan lagi, karena beliau sudah sangat pengalaman saat menjadi pejabat negara.

“harapan kami, permintaan kami para ibu – ibu pedagang Bakulan dari Kota Batam Kepulauan Riau ini. Bapak Firli Bahuri bisa maju pada pilpres 2024 nanti, supaya Indonesia bersih bisa direalisasikan. Terutama pedagang tambah lebih sejahtera.” tutupnya

 

(red/adi)

Tak Dilengkapi Dokumen Sah, Ditpam BP Batam Amankan Puluhan Obat Bius Total

0
Ditpam BP Batam mengamankan obat bius total (anestesi umum) berjenis KTM-100 KETAMINE HCL Injeksi sebanyak 60 botol. (Foto: Rud)

Batam – Direktorat Pengamanan Aset (Ditpam) Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) berhasil mengamankan obat bius total (anestesi umum) berjenis KTM-100 KETAMINE HCL Injeksi sebanyak 60 botol.

Dilansir dari situs resmi Alodokter, Ketamine merupakan salah satu jenis obat bius total yang diberikan untuk menghilangkan kesadaran pasien sebelum melakukan prosedur medis, khususnya operasi atau pembedahan.

Obat ini hanya boleh digunakan di rumah sakit dan penggunaannya diawasi secara penuh oleh dokter yang bersangkutan. Hal ini dilakukan karena penggunaan ketamin berisiko menimbulkan efek samping berbahaya, seperti tekanan darah meningkat, gangguan pernapasan dan gangguan penglihatan.

Kepala Sub. Dit. Pengamanan Aset Dan Obyek Vital, S.A. Kurniawan, menjelaskan kronologi pengamanan tersebut saat dimintai keterangan pada Rabu (16/2/2022).

Proses pengamanan obat bius untuk operasi ini bermula saat salah satu anggota Ditpam BP Batam yang sedang bertugas di Pelabuhan Domestik Sekupang memeriksa satu dus obat bius berjenis KTM-100 KETAMINE HCL Injeksi sebanyak 60 botol, pada Kamis (10/2/2022) pukul 17.45 WIB.

Setelah melakukan proses pemeriksaan, anggota Ditpam tersebut mendapati injeksi yang tergolong obat keras itu sama sekali tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah.

Puluhan obat bius tersebut awalnya dibawa oleh Anak Buah Kapal (ABK) Majestic berinisial AD. Rencananya, AD akan menyerahkan ke ABK Dumai Express 12 atas nama AZ alias DB untuk dibawa ke Pelabuhan Tanjung Buton, Siak, Riau.

“Satu dus obat bius tersebut tidak dilengkapi dokumen sesuai syarat yang ditentukan, seperti dokumen terkait obat-obatan, karena sesuai dengan label dalam kemasan merupakan obat keras, dan dokumen Kepabeanan lainnya,” ujar Kurniawan.

Selanjutnya barang tersebut dibawa ke pos Ditpam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Kordinator Pos Pengamanan Ditpam Pelabuhan Sekupang.

“Sebagai tindak lanjut, Ditpam BP Batam telah menyerahkan satu dus berisi 60 injeksi bius kepada Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe B untuk kemudian diproses secara hukum sesuai peraturan yang berlaku. Proses serah terimanya sudah selesai hari ini (red: Rabu),” kata Kurniawan.

Ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya penumpang Kapal melalui Pelabuhan Domestik Sekupang yang membawa barang bawaan, agar dapat melaksanakan perjalanan pada saat jam operasional masih berlangsung, sehingga dapat melalui proses Kepabeanan.

Calon penumpang juga diharapkan agar datang lebih awal dan mengetahui jadwal keberangkatan kapal, membeli tiket kapal terlebih dahulu di konter tiket sesuai dengan tujuan keberangkatan dan wajib membayar seaport tax, serta melaksanakan Antigen bagi tujuan tertentu.

“Bagi perwira & kru kapal dilarang membawa barang bawaan atau titipan ke kapal selain untuk keperluan di kapal. Kami harap, seluruh pihak dapat bekerja sama demi kelancaran kegiatan kepelabuhanan di Batam,” kata Kurniawan.

Adapun pengamanan ini dilakukan sesuai arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, agar Ditpam BP Batam menjaga lalu lintas barang di pelabuhan dan bandara guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Batam.

(red/Humas/Rud)

Perjalanan Cinta Marlin Agustina untuk Pulau Seraya

0

Air laut semakin surut. Tak memungkinkan Kepri 4, kapal yang ditumpangi Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina untuk bersandar ke lokasi yang paling nyaman. Biar mudah naik ke jembatan dan menyusurinya untuk sampai ke lokasi pertemuan.

Pilihan disediakan. Marlin harus berpindah ke boat pancung untuk mendekat ke dermaga yang memungkinkan. Tapi sampai di dermaga, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan Marlin: memanjat anak tangga.

Lima anak tangga, dari kayu-kayu yang terikat kiri kanan, dengan kecuraman hampir 90 persen harus dipanjat. Marlin menyambut kondisi yang demikian dengan “kegembiraan”.

Sejak di boat pancung, dia sudah mengabarkan kondisi itu dengan merekamnya. Perjalanannya ke Pulau Seraya, Kecamatan Sekupang, Batam. Untuk ditampilkan di story instragram atas nama marlin_agustina1971. Dibagikan kepada 14 ribu pengikutnya.

Setelah memanjat, masyarakat pun berpesan agar berjalan satu persatu. Jangan beramai-ramai sebelum sampai ke dermaga yang sudah dibeton. Karena khawatir papan dan kayu di dermaga itu rapuh.

Setelah itu, Marlin bertemu masyarakat yang memang sudah lama menantikan Ketua TP PKK Kota Batam ini. Untuk bersembang, berbincang, dan berbagi kasih.

Ke Pulau Seraya, Ketua PIKORI BP Batam ini sedang menlakukan program Peduli Sesama. Mereka berbagi dari rezeki yang dikumpulkan karyawan BP Batam. Pulau Seraya merupakan salah satu yang menjadi tujuan. Hari itu, setelah beraktivitas di Tanjungpinang, Marlin berbagi juga dengan masyarakat di Pulau Kasu dan Pulau Terong.

Kedatangan istri Wali Kota Batam H Muhammad Rudi ini diantusias warga. Disambut dengan kerinduan untuk pemimpin yang hadir untuk menebar cinta kasih kepada masyarakatnya.

Tentu tak hanya berbagi bantuan. Hadir untuk membawa sedikit perubahan. Karena apa yang dirasakan masyarakat dalam aktivikas sehari-hari, langsung dirasakan Marlin. Terutama kondisi jembatan di Pulau Seraya.

Perubahan itu, salah satunya adalah dengan dibangunnya jembatan tersebut. Diperkirakan mulai pertengahan tahun ini akan dikerjakan. Dan diharapkan bisa diguankan masyarakat sebelum tahun berganti.

“Kalau kita melihat apa yang diibginkan masyarakat, Insya Allah bisa kita penuhi secara bertahap. Semuanya untuk memudahkan aktivitas masyarakat,” kata Ketua GOW Kota Batam ini.

Kata Marlin, dia memang harus datang, untuk menjemput aspirasi. Mendengar keluhan dan permintaan masyarakat. Untuk bisa diselesaikan sesuai skala prioritas.

Selesai di Pulau Seraya, Marlin harus berbagi kasih ke pulau lainnya. Air semakin surut. Beberapa perangkat pemerintahan sudah mengajak Main bergegas. Agar memanfaatkan pancung untuk menuju kapal.

Sepertinya Marlin memperkirakan perjalanannya yang masih panjang. Dia lebih dahulu memilih untuk menunaikan shalat Ashar di Masjid Nurul Iman Pulau Seraya.

Setelah itu Marlin masih bermain-main dengan anak-anak pulau. Keluar masjid, Marlin disambut beberapa anak yang bermain genangan air.

“Waduuuh, kok bermain lopak,” kata Marlin. Lopak biasanya sebutan untuk tanah yang agak berlumpur dan ada sedikit genangan. Empat anak bergumul di situ. Marlin datang. Semua berdiri. Anak-anak yang lain menghampiri. Jadilah mereka semua berfoto bersama.

Anak-anak masih bersama Marlin berjalan ke dermaga. Tertawa. Bercanda. Marlin tak langsung menuju dermaga. Aparat kecamatan agak risau. Air semakin surut. Mereka dapat informasi boat pancung sudah tak bisa merapat.

Marlin singgah di kedai masyarakat. Duduk, mengambil makanan untuk anak-anak. Membelinya. Dibagikan kepada anak-anak. Satu persatu. Penuh tawa dan kegembiraan. Seakan dia terkenang dengan masa kecil di Karimun.

Sesaat kemudian mereka bergerak ke dermaga. Boat pancung tak bisa merapat.

Marlin ingin memilih untuk mengarungi laut yang surut menuju lokasinyang memungkinkan pancung berada. Namun, tidak diperkenankan. Ada speed kecil fiber, dan Marlin diminta untuk menaiki speed itu. Beberapa masyarakat ikut mendorong speed di air yang semakin surut agar sampai ke lokasi yang semakin memungkinkan speed bergerak lancar.

“Tak apalah kami main dan ngarung laut. Dulu seperti ini juga,” kata Marlin, mengingat masa-masa dia di Karimun yang memang akrab dengan sampan dan lautan.

Perjalanan penuh cinta kepada masyarakat selesai di Pulau Seraya. Marlin pun bergerak ke Pulau Kasu, kemudian ke Pulau Terong. Yang ketibaannya selalu disambut antusias warga. Juga untuk berbagi cinta kasih kepada masyarakatnya.

 

(red/ayu)

UPP Kepri Gelar Rakor Pengawasan Dana Desa TA.2022

0

Tanjungpinang – Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Kepri melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Pengawasan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 ,Rabu, (16/2/2022).

Rakor yang dilaksanakan bersama seluruh UPP Kabupaten Kota se Provinsi Kepri di laksanakan di ruang Vicon Polda Kepri Batam.

Ketua pelaksana UPP Provinsi Kepri yang juga Irwasda Polda Kepri Kombes Pol M. Rudy Syafiruddin mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya rakor ini merupakan sebagai bentuk early warning sistem atau peringatan dini dal pemberantasan pungli pada pelaksanaan dana desa.

“Kita harap dengan rakor ini dapat memberikan pemahaman terhadap upaya pencegahan tindak pidana pungli dalam pengelolaan dana desa,” ujar Kombes Pol M. Rudy Syafiruddin pada rakor yang dihadiri unsur kejaksaan, Inspektorat, Kadis PMD, BPKP, Binmas, DitIntelkam dan DitReskrimsus, serta Para Wakapolres jajaran Polda Kepri Selaku Ketua UPP tingkat Kabupaten serta Perwakilan Kepala Desa serta Perwakilan Bhabinkamtibmas yang ada di Provinsi Kepri.

Kombes Pol M Rudy Syafiruddin mengatakan bahwa pengelolaan dana desa harus dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah dan tidak boleh ada penyimpangan yang dapat berdampak pada proses hukum dalam pelaksanaannya.

(red/agung)

Video Jaksa Agung RI Burhanuddin menggelar konferensi pers Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur Kementerian Pertahanan Tahun 2012-2021

0

Jaksa Agung RI Burhanuddin menggelar konferensi pers mengenai Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Proyek Pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan Tahun 2012-2021 di hadapan rekan-rekan media bertempat di Lantai 1 Gedung Menara Kartika Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin, (14/2/2022).

Hadir mendampingi Jaksa Agung RI yaitu Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Dr. Febrie Adriansyah, Jaksa Agung Muda Pidana Militer Laksamana Muda Anwar Saadi, Direktur Penyidikan JAM Pidsus Dr. Supardi, Plt. Direktur Penuntutan JAM Pidsus Sudarwidadi, Direktur Penuntutan JAM Pidmil Agus Salim, serta Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Jaksa Agung RI menegaskan bahwa hari ini telah memerintahkan Jaksa Agung Muda Pidana Militer untuk segera melakukan koordinasi dengan POM TNI dan Babinkum TNI, untuk membentuk Tim Penyidik Koneksitas perkara tersebut, dan diharapkan Tim Penyidik Koneksitas segera dapat menetapkan Tersangka dalam perkara dimaksud.

(red/Budi)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga