8.6 C
New York
Sunday, May 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 409

DPC AJO Indonesia Pesisir Barat Laksanakan Pelatihan Dasar Jurnalis dan Sosialisasi Stop Bullying Tingkat SMA

0
DPC AJO Indonesia Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan kegiatan pelatihan dasar jurnalis dan sosialisasi stop bullying (perundungan) tingkat SMA se Kabupaten Pesisir Barat diadakan di gedung STIT Multazam Pekon Rawas Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu (22/12/2021).(foto: Redaksi)

Pesibar- DPC Aliansi Jurnalis Online (AJO) Indonesia Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan kegiatan pelatihan dasar jurnalis dan sosialisasi stop bullying (perundungan) tingkat SMA se Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan tersebut di pusatkan di gedung STIT Multazam Pekon Rawas Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu (22/12/2021).

Kegiatan pelatihan jurnalis dan stop bullying diikuti 36 peserta dari seluruh SMA se kabupaten pesisir barat. Dengan pemateri Toni Fisher ketua perlindungan anak provinsi lampung bidang pemenuhan hak anak, dan Ipda Wahyu Fajar Dinata, S.S.Tr.K pemateri tindakan dan hukum bagi pelaku bullying, serta Enrico Ngantung sebagai pemateri pelayihan dasar jurnalis.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPC AJO Indonesia Pesibar Yon Fisoma, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah yang ke dua kalinya dilaksanakan, semenjak DPC AJO Indonesia Pesibar terbentuk sejak tahun 2019.

“Sebelumnya kami juga telah melaksanakan kegiatan serupa, dengan kemasan pelatihan jurnalis dan sosialisasi internet sehat”, jelasnya.

Dilanjutkannya, kegiatan yang dilaksanakan ini, merupakan kontribusi organisasi AJO Indonesia DPC Pesisir Barat dalam hal pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Kemudian Katua MKKS SMA Kabupaten Pesisir Barat Putrawan Jaya Ningrat, pada sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPC AJO Indonesia Pesibar, yang bekenan membagi ilmunya kepada para pelajar.

“Saya mewakili rekan-rekan kepala sekolah, mengucapkan terimakasih kepada DPC AJO Indonesia Pesibar, atas ruang dan waktu untuk berbagi ilmu kepada anak-anak kami. Untuk itu saya berpesan agar peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, yang kemudian dapat di implementasikan di sekolah masing-masing,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Pesisir Barat Miswandi Hasan, pada sambutannya, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi AJO Indonesia DPC Pesisir Barat. Dengan semangat gotong royong dapat melaksanakan kegiatan yang sangat luar biasa.

“Kami juga mohon maaf yang sebesar-besarnya pemkab pesisir barat belum bisa berkontribusi karena selama dua tahun lebih anggaran di refocusing untuk penanganan covid-19. Namun apresiasi setinggi-tingginya untuk DPC Ajo Indonesia, telah melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi pelajar SMA se kabupaten pesisir barat”, pungkasnya.

 

(redaksi/Tim)

Tips Memajukan Pendidikan dengan Teknologi ala Cak Lontong

0
Foto :Ilustrasi cak Lontong dokumentasi Sevima/Budi

Jakarta –  Kecerdasan anak tidak hanya tergantung dengan pendidikan, sumber daya manusia, dan pemenuhan gizi.

Memperingati Hari Ibu di hadapan ribuan pemirsa Webinar Festival ROTI SEVIMA, Selasa (21/12) siang, Ir. Lies Hartono atau biasa dikenal akrab sebagai komedian dengan nama “Cak Lontong”, berbagi pesan untuk ibu dan dosen di seluruh Indonesia untuk memajukan kualitas pendidikan dengan memanfaatkan teknologi.

Dukungan teknologi, sebutnya, dapat menjadi sebuah booster untuk membuat mutu serta kualitas pendidikan tersebut menjadi lebih baik. Di tangan ibu dan dosen yang handal, teknologi juga bisa menjadi alat pendidikan yang baik karena bisa menjadi sumber berbagai macam bahan bacaan dan video literatur.

“Pendidikan yang berkualitas tak hanya membutuhkan SDM yang kompeten saja, namun teknologi juga sangat mempengaruhi kualitas pendidikan di Indonesia saat ini Mikir!,” ungkap alumni kebanggaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini secara virtual.

Cara Memanfaatkan Teknologi ala Cak Lontong

Menurut Cak Lontong, Pendidikan di Indonesia akan terus maju dan berkembang jika teknologi dimanfaatkan seperti ini:

Pertama, harus bisa mengubah mindset. Kini Indonesia bukanlah sebuah negara tertinggal. Pendidikan di Indonesia memiliki sumber daya manusia dengan segudang keahlian hebat. Tapi tak jarang Indonesia masih terjebak dengan cara-cara lama dalam belajar dan bekerja.

“Saya insinyur elektro dan sebenarnya minder juga kalau ketemu orang ITS lainnya, karena saya satu-satunya insinyur yang jadi pelawak. Tapi kita perlu optimis dengan cara minimalis, ubah mindset, yaitu ilmu teknologi tetap saya pakai untuk hal-hal lain seperti mengajar anak. Intinya tinggal bagaimana saja mengubah mindset untuk bisa menggabungkan dunia pendidikan ini bersama dengan teknologi,” kata Cak Lontong.

Kedua, memanfaatkan teknologi tidak boleh minder. Meskipun banyak sekali negara maju dan orang pintar di luar sana, namun sumber daya manusia di Indonesia menurut Cak Lontong sangat luar biasa. Sayangnya, masyarakat Indonesia biasanya minder dan tak mau belajar ketika menghadapi suatu hal yang belum dikuasainya. Seperti misalnya gagap teknologi (gaptek), lalu menjauhi bahkan memusuhi teknologi.

“Sebelum pandemi, saya jadi delegasi Indonesia. Seperti dikirim via paket, tiba-tiba saya sudah di Filipina dan bertemu perwakilan negara anggota ASEAN lainnya. Ternyata mereka selalu pikir-pikir ketika ketemu Indonesia, kagum dengan kehebatan Indonesia. Oleh karena itu, tolong jangan pernah minder. Kemampuan yang kita miliki sama seperti negara lain,” tegas Cak Lontong.

Ketiga, harus berani dan siap bersaing. Tidak ada jalan mudah untuk berprestasi. Semuanya harus dilakukan dengan perjuangan. Bagi orang tua dan dosen yang sudah berusia lanjut, tentu tidak mudah untuk mempelajari teknologi canggih dan berbagai hal-hal baru. Namun semangat juang orang tua dan dosen dalam belajar itulah, yang akan menular ke anak dan mahasiswa kita.

Oleh karena itu, orang tua dan dosen tidak boleh lelah dalam mengeksplorasi fitur-fitur kecanggihan teknologi yang sudah banyak tersedia di internet untuk mendidik. Orang tua dan pendidik diharapkan Cak Lontong dapat belajar dari kesuksesan Indonesia di masa lalu, yaitu mampu mengekspor guru ke Malaysia, karena semangat juang masyarakat Indonesia yang tinggi.

“Pada tahun 1960an hingga 1980an, Malaysia mengimpor guru dari Indonesia untuk mengajar anak-anak mereka, itu bukan karena orang Indonesia lebih cerdas. Tapi karena orang Indonesia punya semangat juang yang tinggi dan “mau mikir”. Ini perlu kita lanjutkan, kalau mau mahasiswa kita cerdas, mari berjuang untuk memanfaatkan Sistem Akademik berbasis Awan (Siakadcloud) dan berbagai fasilitas teknologi terkini lainnya. Mikir!,” pungkas Cak Lontong dengan kalimat andalannya.

(red/Budi)

Walikota Batam Rudi : Selamat Hari Ibu untuk semua para ibu, Mari kita muliakan ibu kita semua

0
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam mengucapkan selamat Hari ibu yang diperingati Hari ini, Rabu, (22/12/2021).(Foto: dokumen Humas

Batam- Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengajak masyarakat untuk selalu memuliakan ibu.

Hal itu disampaikan Rudi bertepatan dengan peringatan Hari Ibu 22 Desember 2021. Rudi mengatakan memuliakan ibu adalah wajib hukumnya dilakukan sebagai seorang anak.

Sebab ibu adalah orang yang telah berjuang bahkan mentaruhkan nyawa untuk anak-anaknya. Karena itu sudah sewajibnya sebagai seorang anak untuk berbakti pada ibu.

“Selamat Hari Ibu untuk semua para ibu. Mari kita muliakan ibu kita semua,” kata Rudi, Rabu (22/12/2021).

Kemudian, Rudi juga berpesan kepada masyarakat Batam agar dapat selalu menjaga ibu. Terlebih lagi saat ini masih dalam pandemi Covid-19.

Karena itu pihaknya mengajak agar selalu menjaga protokol kesehatan. Jangan sampai kata dia karena abai protokol kesehatan, orang tua yang menjadi korban.

“Karena orang tua sangat rentan terpapar Covid-19, dengan mematuhi protokol kesehatan maka sama saja dengan kita menjaga kesehatan diri dan orang tua kita,” ujarnya.

 

(red/Ayu)

OJK Kepri : Peranan Media Massa dapat menekan investasi ilegal dan pinjol ilegal

0
OJK Kepri menggelar bincang santai penanganan investigasi ilegal dan Pinjol ilegal bersama Satgas Waspada Investasi di Best Western Premier Panbil, Selasa (21/12/2021).(Foto : Istimewa/Adi)

Batam – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri menggelar bincang santai penanganan investigasi ilegal dan pinjaman online (pinjol) ilegal bersama Satgas Waspada Investasi di Best Western Premier (BWP) Panbil, Selasa (21/12/2021).

“Kami percaya edukasi pada masyarakat penting untuk dilakukan. Untuk itu, kami undang media massa dalam kegiatan ini. Penanganan investasi ilegal dan pinjol ilegal, preventifnya salah satunya melalui edukasi ini,” ucap Kepala OJK Kepri, Rony Ukurta Barus.

Menurutnya, peranan media sangat krusial. Dengan fungsi media sebagai penyedia informasi bagi publik, pemahaman terhadap investasi dapat disampaikan secara luas kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menekan merebaknya kasus investasi ilegal dan pinjol ilegal di tengah perkembangan teknologi informasi.

Sementara itu, minat berinvestasi masyarakat cukup tinggi. Namun demikian, minat untuk berinvestasi tersebut, lanjut dia, hendaknya didukung tingkat literasi keuangan yang memadai. Survei OJK Tahun 2021 tingkat literasi keuangan masyarakat Kepri hanya 45,67 persen sementara tingkat inklusi keuangan sebesar 92,13 persen.

“Kemajuan teknologi tanpa disertai pemahaman yang baik akan jadi blunder. Takutnya yang seharusnya membantu, malah merugikan. Ini tidak kita harapkan,” katanya.

Sejumlah kasus investasi bodong yang dicatat OJK Kepri seperti Hot Forex di Tanjungpinang, yang bahkan sudah dinyatakan illegal oleh Satgas Waspada Investasi, November 2019 lalu. Kasus lain yakni Arisan Online di Kabupaten Natuna. Tidak tanggung-tanggung kerugian ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

Selain itu, pada tahun 2021 Satgas Waspada Investasi Kepulauan Riau juga menindaklanjuti laporan masyarakat bahwa ada tiga entitas investasi bodong. Di antaranya, Go-Champion, HJ Investment yang menawarkan profit 40% dalam waktu singkat dan sudah dinyatakan illegal/bodong oleh Satgas Waspada Investasi pada Mei 2021. Serta penawaran K-trade dengan modus Trading Forex yang menawarkan imbal hasil 1 persen per hari.

Sementara itu, sepanjang tahun 2021 masih banyak ditemukan penawaran pinjol ilegal masih marak. Rony mengatakan, dalam prakteknya, pinjol ilegal menawarkan endanaan yang sangat mudah tanpa jaminan. Namun ia mengingatkan bunga yang dikenakan sangat tinggi dan proses penagihannya sangat tidak wajar.

“Hingga November 2021, pinjol ilegal yang sudah ditutup oleh Satgas Waspada Investasi di Pusat berjumlah sekitar 4.000 entitas padahal yang berizin dan terdaftar di OJK hanya 104 entitas,” imbuhnya.

Terkait pinjol, OJK Kepri secara tertulis memang belum menerima pengaduan dari masyarakat. Namun diyakini sudah ada yang pernah menerima pinjaman tersebut.

“Sebelum terjerumus dalam investasi ilegal dan pinjol ilegal. Walaupun kelihatan menjanjikan, kita berharap masyarakat akan lebih aware terkait legalitas maupun logis atau tidaknya tawaran suatu investasi maupun pinjaman. Ini yang kita terus kebut, tak hanya kami namun perlu semua pihak,” pungkasnya.

Sah Pemko Batam dan DPRD sepakat Ranperda Ketertiban Umum ditetapkan menjadi Perda

0
Wawako Batam Amsakar hadir Penandatangan berita acara kesepakatan Ranperda Ketertiban Umum untuk ditetapkan menjadi Perda.(Foto : Adi)

Batam – Penandatangan berita acara persetujuan bersama antara Pemko Batam dan DPRD Batam menandai kesepakatan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Batam Nomor 16 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum untuk ditetapkan menjadi Perda.

Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus), yang diketuai Utusan Sarumaha dari Fraksi Hanura melaporkan telah menyelesaikan pembahasan atas Ranperda tersebut serta telah difasilitasi oleh gubernur Kepri.

“Dengan ini kami pansus meminta Ranperda ini untuk ditetapkan menjadi Perda,” harap Utusan.

Anggota DPRD Batam yang hadir dalam Rapat Paripurna tersebut menyetujui harapan tersebut, setelah ditanyakan oleh Pimpinan Sidang, Wakil Ketua III DPRD Batam Ahmad Surya.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad pada kesempatan tersebut, menyampaikan pendapat akhir Walikota Batam. Pihaknya, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Batam khususnya panitia khusus yang telah menyelesaikan pembahasan bersama Tim Pemerintah Kota Batam serta stakeholder terkait lainnya.

“Penyelesaian Ranperda ini tentu akan sangat membantu Pemerintah Kota Batam khususnya dan seluruh komponen daerah dalam melaksanakan segala ikhtiar untuk mencegah peningkatan eskalasi dan intensitas penularan wabah virus covid-19 di daerah,” ucap Amsakar.

Lanjut dia, pandemi covid-19 masih menyertai kehidupan. Meskipun realitasnya dan angka statistik memberikan semangat dan optimisme untuk bisa melewati periode pandemi ini dengan baik. “Namun hal ini tentu tidak boleh membuat kita menjadi lengah dan mengendorkan disiplin yang selama ini telah kita laksanakan,” tambahnya.

Semakin membaiknya pemulihan pandemi ini ditunjukkan oleh trend kejangkitan (paparan) dan penyebaran virus covid-19 ini semakin melandai, bahkan dalam beberapa minggu terakhir ini menunjukkan zero kasus di Kota Batam. Update Data Covid-19 per 21 Desember 2021 lalu, menyatakan tingkat komulatif kesembuhan kasus positif sejak maret 2020 lalu hingga sekarang adalah 96,73 persen dengan tingkat mortalitas 3,25 persen dan jumlah kasus terkonfirmasi positif tanpa gejala berjumlah 1 orang.

“Di bidang perekonomian, kita juga semakin merasakan pemulihan ekonomi yang berjalan lebih baik. Derap dan geliat ekonomi semakin meresonansi ke berbagai lapangan atau bidang kehidupan. Kita berharap kiranya momentum ini terus terjaga dan tidak mengalami stagnasi, sehingga kita bisa benar-benar pulih dan berhasil mewujudkan target-target pembangunan daerah yang tertahan dalam dua tahun ini,” papar dia.

Amsakar menyebutkan, semakin membaiknya proses pemulihan daerah dari pandemi covid-19 dan disahkannya Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Perda Nomor 16 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Dimana salah satu substansinya adalah pengaturan mengenai penegakkan protokol kesehatan sebagai strategi inti mengatasi penyebaran virus covid-19.

“Hal ini tentu saja diharapkan akan lebih memperkokoh upaya kita untuk keluar dari situasi pandemi ini,” ujar dia.

Disamping terkait dengan ketentuan penegakan protokol kesehatan menghadapi pandemi/wabah penyakit menular, Ranperda yang telah disepakati tersebut juga memuat sejumlah ketentuan terbaru yang akan memperkuat dan mengoptimalkan langkah-langkah pemerintah daerah dan semua stakeholder, untuk mewujudkan ketertiban umum di daerah.

“Kita menyadari bahwa ketertiban umum berkontribusi besar terhadap kelancaran pembangunan, keamanan dan kenyamanan kehidupan masyarakat daerah, keindahan kota, kesehatan lingkungan, bahkan juga terhadap keberlangsungan pembangunan daerah itu sendiri dalam jangka panjang,” imbuhnya.

 

(red/Adi)

Tips aman untuk menghindari bahaya Listrik saat Banjir

0

Jakarta – Memasuki musim penghujan salah satu hal yang harus diantisipasi masyarakat adalah banjir, PT PLN (Persero) pun telah memitigasi dampak bencana tersebut agar bahaya dari listrik dapat dihindari.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, pada media batamtimes, Selasa, (21/12/2021), demi keselamatan masyarakat, listrik akan dipadamkan oleh PLN apabila rumah warga terendam banjir atau aset PLN seperti gardu distribusi dan gardu induk terendam banjir.

“Keamanan dan keselamatan pelanggan merupakan hal yang paling utama bagi kami,” ungkap Agung.

Agung menyebutkan, hal pertama yang harus dilakukan masyarakat saat pemukimannya terendam banjir yaitu mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker(MCB) di kWh meter. Hal ini untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik.

Selanjutnya, cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.

“Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Apabila terjadi banjir dan listrik belum dipadamkam oleh PLN, laporkan segera melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau hubungi kantor PLN terdekat.

“Selain itu, hubungi juga instansi terkait penanggulangan bahaya banjir,” imbuhnya.

Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering. Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik.

Penyalaan akan dilakukan dengan didahului oleh penandatanganan berita acara disaksikan oleh Ketua RT, RW atau tokoh masyarakat setempat.

Agar semakin aman, masyarakat yang akan memasuki kawasan banjir juga perlu menggunakan alat pengaman diri seperti sepatu _boots_ yang kedap air, sehingga jika melewati genangan air dapat menghindari risiko terkena pecahan kaca, paku, bakteri, maupun arus listrik bocor.

“Arus listrik bocor bisa saja terjadi disebabkan oleh gesekan kabel PLN dengan kabel lain yang dipasang tidak sesuai aturan atau bahkan tidak berizin. Selain itu masyarakat yang mengambil listrik langsung dari tiang juga sangat berbahaya karena kabelnya tidak standar dan sangat berpotensi menimbulkan arus bocor,” jelas Agung.

Sumbangkan Ilmu, Untuk maksimalkan pemasaran kritik pisang Sukarame

0
FMIPA UI Lakukan kegiatan pengabdian masyarakat untuk dapat membantu para produsen keripik pisang dalam meningkatkan brand, kemasan, dan penjualan keripik pisang Desa Sukarame. (Foto : Istimewa /Budi)

Jakarta – Pandemi Covid-19 membawa dampak pada berbagai sektor, termasuk pariwisata di daerah Carita yang ditutup sementara. Untuk mencari sumber pemasukan, penduduk desa Sukarame, Carita, Pandeglang,  mengolah pisang yang melimpah di desa tersebut menjadi keripik pisang dan memasarkannya.

Sayangnya, “Selama ini, penjualan keripik pisang masih dilakukan secara luring, sedangkan penjualan secara daring hanya dilakukan melalui broadcast pesan melalui aplikasi Whatsapp kepada kerabat. Oleh sebab itu, diharapkan dari kegiatan pengabdian masyarakat dari FMIPA Universitas Indonesia (UI) ini dapat membantu para produsen keripik pisang dalam meningkatkan brand, kemasan, dan penjualan keripik pisang Desa Sukarame,” ujar Retno Lestari, ketua Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam UI (FMIPA UI) yang melakukan sosialisasi pengembangan keripik pisang dengan merek Sukarame Banana Chips (SBC),Jumat, (17/12/2021),yang lalu pada media batamtimes.co.

Pengmas ini dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Pandu Cendekia dan tim Pramuka UI, didukung Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI (DPRM UI).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengedukasi penduduk setempat lewat materi tentang pengemasan produk yang baik, pengenalan alat pemotong yang lebih praktis, dan pengenalan strategi pemasaran online shop hingga ke cara membuat broadcast message mengenai produk yang menarik.

 “Kami berfokus pada sosialisasi dalam improvisasi kemasan dan label,” ujar Retno.

Menurut Retno, keripik pisang SBC memiliki keunggulan dalam hal ukurannya yang lebih tipis, dan lebih renyah. Eton, salah seorang masyarakat di Desa Sukarame juga menjelaskan bahwa pisang di Desa Sukarame meningkat selama pandemi, sehingga dilakukan inovasi oleh masyarakat untuk mengolahnya.

Keripik pisang  dibuat  biasanya menggunakan pisang ijo, pisang kepok, dan pisang tanduk.

Pengolahan disesuaikan dengan kearifan lokal, sehingga keripik pisang yang dihasilkan memiliki tekstur dan rasa yang khas. Eton juga menambahkan bahwa kendala utama dalam pengolahan produk keripik pisang ini adalah menurunnya harga jual pisang, tetapi harga minyak meningkat yang menyebabkan biaya modal lebih besar.

“Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga desa bahwa potensi ekonomi desa sangatlah besar untuk diolah. Kami sebagai warga juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan hasil penjualan keripik pisang kami dengan cara mendorong kami untuk terus melakukan perbaikan,” ujar Eton.

(red/Budi)

Wawako Batam Amsakar meresmikan gedung baru Puskesmas Seilekop Sagulung dan Puskesmas Sambau

0
Wawako Batam Amsakar melakukan pengunjungnya pita meresmikan gedung baru Puskesmas Seilekop, Sagulung dan Puskesmas Sambau, Nongsa, pada Selasa (21/12).(Foto: Istimewa /Adi)

Batam- Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meresmikan gedung baru untuk Puskesmas, yakni Puskesmas Seilekop, Sagulung dan Puskesmas Sambau, Nongsa, pada Selasa (21/12).

Amsakar berharap, adanya gedung baru dapat diiringi dengan semangat baru untuk lebih meningkatkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. Ia ingin, seluruh Puskesmas di Batam bahu membahu mewujudkan pelayanan yang baik tersebut.

“Setiap permasalahan masyarakat pemerintah harus hadir meringankan dan menyelesaikan, salah satunya lewat puskesmas ini,” ujarnya.

Sejatinya puskesmas, kata dia, Puskesmas adalah pusat pelayanan sektor kesehatan. Kemudian, layanan tergantung pada kerja dan kinerja para petugasnya.

Ia mengingatkan, sudah menjadi tradisi Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan dirinya, sudah menggunakan waktu dan tenaga untuk turun dan melayani masyarakat. Hal ini seyogyanya diharapkan dapat diaplikasikan di seluruh layanan di Pemko Batam.

“Kalau tidak dilakukan di level bawah kacau nanti. Maka dari itu, saya minta perhatiannya layani masyarakat kita secara baik, karena pemerintah diamanahkan untuk melayani masyarakat,” imbuhnya.

Namun demikian ia bersyukur, harapan tersebut cukup diaplikasikan dengan baik di level bawah, seperti puskesmas. Sebagai contoh peran puskesmas menyukseskan vaksinasi. Atas hal ini, Amsakar mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas kerja kemanusiaan yang dilakukan oleh tim medis.

“Terus terang bapak ibu, saya bangga dengan tim medis kita di Batam ini,” ujarnya.

Faktanya, berkat kerja keras tim yang didalamnya peran luar biasa tim medis, kini kasus Covid-19 sudah melandai. Kendati demikian, Amsakar mengingatkan agar prokes tetap dilaksanakan hingga pandemi benar-benar usai.

Kini, vaksinasi di Batam telah 100,17 persen. Capaian Batam ini, mengantarkan Provinsi Kepri menjadi nomor satu di luar Jawa dan Bali dan secara nasional peringkat ke empat.

“Sekali lagi, saya berharap layanan kepada masyarakat tak boleh melemah. Justru harus lebih ditingkatkan,” harap dia.

BP Batam Gelar FGD Bersama Komisi VI DPR RI

0
Martin manurung Muhammad Komisi VI DPR RI menghadiri FGD bersama Ketua BP Batam M. Rudi Senin (20/12/2021) di Ballroom Radisson Golf and Convention Center. (Foto : Istimewa /Ayu)

Batam –  Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi memimpin Focus Group Discussion (FGD) bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senin (20/12/2021) di Ballroom Radisson Golf and Convention Center.

Rombongan Komisi VI DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Nasdem, Martin Manurung dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih dari Fraksi Golkar. Turut para anggota Komisi VI DPR RI, yang bergabung secara langsung maupun daring melalui aplikasi Zoom.

“FGD ini kami selenggarakan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran serta penjelasan yang berhubungan dengan kinerja BP Batam serta perkembangan sektor industri tertentu, untuk melahirkan upaya penyelesaian atas permasalahan dan tantangan yang dihadapi BP Batam,” jelas Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam sambutannya.

Sektor infrastruktur dikatakan Muhammad Rudi masih menjadi fokus utama untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam. Mengingat pentingnya peran logistik dalam menopang perekonomian Batam, beberapa pengembangan infrastruktur berupa Bandara Internasional Hang Nadim, Pelabuhan Batu Ampar yang telah terintegrasi dengan TPS Online Bea Cukai, dan pelebaran jalan-jalan protokol di Batam telah direncanakan dan dilaksankan secara bertahap.

Muhammad Rudi juga memaparkan pencapaian BP Batam, seperti Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke 5 kalinya berturut-turut dan Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik dengan kualifikasi Badan Publik Informatif untuk kategori Lembaga Pemerintah Non Struktural (LPNS) dari Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia yang berhasil diraih BP Batam selama satu tahun terakhir.

“Meski demikian, BP Batam harus terus melakukan perbaikan atas tantangan yang kami hadapi, antara lain pengelolaan biaya logistik yang masih cenderung tinggi, tekanan persaingan dari Kawasan lain, koordinasi terkait perizinan dan permasalahan sosial ekonomi,” ujar Muhammad Rudi.

Dari beberapa permasalahan tersebut, Muhammad Rudi telah menyiapkan langkah-langkah perbaikan, diantaranya penyusunan dan pelaksanaan kebijakan strategis, kebijakan anggaran ekspansif, dan pengelolaan Anggaran Pembangunan Infrastruktur BP Batam.

“BP Batam telah mengalami kemajuan dari Tahun 2019. Kami telah melakukan perbaikan Struktur Organisasi Tata Kelola (SOTK) dengan merevitalisasi beberapa unit kerja baru di BP Batam. Selain itu, PNBP turut meningkat dalam masa pandemi, yang dibarengi dengan peningkatan investasi dan perbaikan regulasi,” terang Muhammad Rudi.

Melihat potensi besar yang dimiliki Batam, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih dari Fraksi Golkar mengatakan, ASEAN saat ini telah menjadi fokus dan destinasi investasi di dunia. Sehingga, Batam akan terus didorong untuk menjadi salah satu pusat perkembangan ekonomi di Indonesia.

“Apalagi kita telah menyelesaikan undang-undang Cipta Kerja yang telah membuka akses untuk pengelolaan secara maksimal, baik sumber daya alam, sumber daya manusia dan pasar bisnis, terutama di Batam,” kata Gde Sumarjaya.

Menurutnya, BP Batam yang kini mengantongi wewenang sebagai operasional sekaligus regulator memiliki akses penuh untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Batam.

Hal tersebut juga diamini oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Nasdem, Martin Manurung. Martin mengatakan, Komisi VI DPR RI akan terus mendukung program pembangunan yang diinisiasi oleh BP Batam guna percepatan ekonomi di Batam.

FGD ini juga dikatakan Martin merupakan momen yang tepat untuk memberikan sumbang saran dan pemikiran atas kinerja BP Batam selama beberapa tahun terakhir, berikut rencana pembangunan di masa mendatang.

“Jika memang diperlukan adanya terobosan yang memerlukan keputusan-keputusan dari pemerintah pusat, agar tugas dan fungsi BP Batam dapat berjalan lebih efektif, Komisi VI DPR RI akan siap membantu BP Batam sebagai salah satu mitra kerja kami,” pungkas Martin.

(red/ Ayu)

Lantik Komisaris dan Direktur, Nizar Harap BUMD Lingga Bangkit Kembali

0
Bupati Lingga Muhammad Nizar melantik Komisaris masa jabatan 2022-2026 dan Direktur menjabat selama 2022-2027 BUMD Kabupaten Lingga, PT Selingsing Mandiri, diruang rapat VIP kantor Bupati Lingga, Selasa (21/12/2021).(Foto : Istimewa /Misli)

Lingga – Bupati Lingga, Muhammad Nizar melantik Komisaris masa jabatan 2022-2026 dan Direktur menjabat selama 2022-2027, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lingga, PT Selingsing Mandiri, diruang rapat VIP kantor Bupati Lingga, Selasa (21/12/2021).

Sebelumnya, proses perekrutan Komisaris dan Direktur BUMD ini melalui tahap yang panjang. Kekosongan jabatan sempat diisi pelaksana jabatan sementara, setelah kasus hukum yang menyangkut kepengurusan terdahulu.

Nizar pada kesempatan itu, meminta agar BUMD bisa menjadi harapan baru, terutama dalam pengelolaan keuangan.
Namun dia yakin ditangan Komisaris, Darmawan, S.IP. dan Direktur terpilih, M.Syahrial, SE yang pernah menjabat sebagai Direktur BUMD Kepulauan Riau, BUMD Kabupaten Lingga akan kembali bergairah dan mampu bangkit dari keterpurukan saat ini. Meskipun harus memulai dari nol lagi.

“Dengan melalui tahapan yang panjang, dan tadi penentuan Rapat Umum Pemegang Saham. Tentu dengan suasana baru, dengan pengalaman Paka Direksi yang pernah duduk di provinsi kepulauan Riau, saya harap BUMD bisa memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Lingga di masa-masa yang akan datang,” harap dia.

Nizar juga meminta kepada keduanya untuk segera bergerak memanfaatkan apa yang sudah ada didepan mata. Banyak pekerjaan yang harus segera dituntaskan melalui rencana kerjasama 2022. Dengan harapan BUMD Lingga bisa menjadi role model.

BUMD diharapkan mampu bekerja maksimal membantu pemerintah daerah sehingga mampu mengangkat marwah BUMD Lingga di pemerintahan, DPRD, maupun masyarakat.

“untuk tahap awal ini Saya berharap sekali dengan pengamalan-pangalaman yang ada oleh Direksi, dengan relasi-relasi yang ada dapat berkerjasama dengan Komisaris nantinya, tanpa adanya dana dari BUMD sudah minus, saya berharap dapat mengelola aset tang audah ada didepan mata, seperti AMKD, pakan ikan ataupun yang lainnya, ” kata Bupati Lingga.

Lebih-lebih lagi, 100% saham yang ada di BUMD ini adalah milik Pemkab Lingga sendiri, sehingga keputusan penetapan Direktur dan Komisaris terpilih ini dirasa sangat penting bagi Kabupaten Lingga.

“Untuk itu, pastikan harus ada progres dari apa yang dikerjakan oleh BUMD Kabupaten Lingga. Saya tidak mau hanya eforisa saja. Karena kita harus meninggalkan kepesimisan adan kegagalan terdahulu. Saya menaruh harapan besar, dan saya mohon agar aset-aset yang telah ada, dapat dikelola dengan baik dam maksimal,” papar dia.

Nizar juga tak memberi batasan jika BUMD ingin mengembangkan sayap dibidang pariwisata dan sebagainya. Namun ia menekankan agar investasi yang masuk ke Kabupaten Lingga harus melibatkan BUMD. BUMD seperti lokomotif, terwujudnya kebangkitan ekonomi di Kabupaten Lingga.

“Selamat atas pelantikannya, semoga bisa bekerja dengan maksimal membawa marwah BUMD Kabupaten Lingga di mata masyarakat. Segera langsung action. Fokus saja dulu, kelola aset yang sudah ada di depan mata, baru yang lainnya mengikuti untuk yang berikut-berikutnya,” ucap dia.

(red/Misli)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga