8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 44

Pertamina Maksimalkan Mobil Tangki & Jam Operasional untuk Kelancaran BBM Bengkulu

0

Jakarta – batamtimes.co – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus memastikan ketersediaan pasokan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bengkulu.

Saat ini Pertamina telah mengerahkan sebanyak 64 mobil tangki BBM untuk menyuplai BBM Bengkulu yang di pasok dari tiga wilayah yakni Teluk Kabung, Sumatera Barat dengan jarak tempuh 26 jam jalur darat. Lubuk Linggau jarak tempuh 12 jam. Ketiga dari Lampung menyuplai Kabupaten Bengkulu Selatan dengan jarak tempuh 18 jam.

“Kami berkomitmen penuh untuk menjaga pasokan energi di wilayah Bengkulu dan terus memaksimalkan distribusi hingga situasi kembali stabil,” ujarnya Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, Kamis 29 Mei 2025.

Selain itu juga pendistribusian dan penyaluran melalui Fuel Teminal bekerja 24 jam untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di Bengkulu.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap tenang karena upaya pemulihan terus dilakukan.

“Kami juga berharap kondisi pelabuhan Pulau Baai segera membaik agar suplai menggunakan jalur laut kembali normal,” pungkasnya.

Penulis : Tanto

Polda Kepri Musnahkan Ribuan Gram Narkotika, Selamatkan Puluhan Ribu Jiwa dari Bahaya Narkoba

0

Batam batamtimes.co – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus selama bulan April hingga Mei 2025. Acara ini berlangsung di Koridor Ditresnarkoba Polda Kepri, Rabu (28/5), berdasarkan Surat Ketetapan Status Barang Sitaan dari Kejaksaan Negeri Batam.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol. Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., dengan barang bukti berasal dari 12 laporan polisi yang melibatkan 13 tersangka laki-laki, berinisial: RLSS, HR, RH, HS, FA, AM, MH, WS, ADA, BR, RV, AZ, dan TN.

Adapun rincian barang bukti yang dimusnahkan sebagai berikut:

  • Sabu: 3.494,15 gram (disisihkan 106,94 gram dari total 3.601,09 gram)
  • Heroin: 901,43 gram (disisihkan 10 gram dari total 911,43 gram)
  • Ganja: 191 gram (disisihkan 10 gram dari total 201 gram)

Total narkotika yang dimusnahkan mencapai 4.586,58 gram. Dengan asumsi 1 gram dikonsumsi oleh 5 pengguna, upaya ini setara dengan menyelamatkan sekitar 23.564 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Sebelum dimusnahkan, seluruh barang bukti telah melalui pemeriksaan keaslian oleh Biddokkes Polda Kepri menggunakan alat uji khusus. Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka di hadapan para undangan. Narkotika jenis sabu dan heroin dilarutkan dalam air panas lalu dibuang ke septic tank, sedangkan ganja dibakar hingga habis dalam tong pembakaran.

Sejumlah pejabat dan instansi turut hadir menyaksikan kegiatan ini, di antaranya:

  • Kabidhumas Polda Kepri, diwakili Kompol Firdaus Efendi
  • Ketua PN Batam, Bapak Syufwan DM., S.H., M.H.
  • Kajari Batam, diwakili Bapak Iqram Syahputra, S.H., M.H.
  • Kabid BKLI Bea Cukai Batam, Bapak Evi Octavia
  • BPOM Batam, Ibu Fitria, S.Sos., M.Soc.Sc.
  • Perwakilan GRANAT Batam, Bapak Azwar

Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menegaskan komitmen Polda Kepri dalam pemberantasan narkoba.

“Polda Kepri akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam upaya P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba). Laporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika kepada Kepolisian melalui Call Center 110 atau aplikasi Polri Super Apps,” tegasnya.

Penulis : Adi

BP Batam Sambut Positif Rencana Ekspansi Gexpro Services ke Batam

0

Batam – batamtimes.co- Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyambut positif rencana ekspansi Gexpro Services, perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang solusi rantai pasok (supply chain solutions), untuk membuka kantor operasional di Batam.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana business lunch di Restoran Ikan Bakar Cianjur, Batam, pada Selasa (27/5/2025) ini, dihadiri oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait; Direktur Lalu Lintas dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi; Kepala Bidang Infrastruktur dan Keamanan TI, Wisnu Anggoro Soedarko; dan Kepala Subbagian Media Promosi BP Batam, Uga Perceka beserta jajaran.

Chief Commercial Officer, Raymond Herzog, hadir memimpin rombongan Gexpro Services.

Dalam pertemuan ini, ia menyampaikan ketertarikan Gexpro Services untuk membentuk entitas bisnis di Batam, mengingat tingginya konsentrasi pelanggan mereka di kawasan tersebut.

“Keunggulan lokasi Batam yang dekat dengan Singapura, fasilitas pendukung investasi, serta kemudahan layanan dari BP Batam menjadi alasan kuat kami untuk ekspansi,” kata Herzog optimis.

Sebagai informasi, Gexpro Services adalah perusahaan penyedia solusi rantai pasok yang melayani berbagai sektor industri seperti energi, aerospace, otomotif, dan teknologi tinggi.

Dengan jaringan global dan pendekatan efisiensi logistik berbasis teknologi, Gexpro Services mendukung manufaktur kelas dunia melalui pengelolaan pengadaan komponen dan bahan industri.

Menanggapi antusiasme Herzog dan tim, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menyampaikan komitmen BP Batam untuk memfasilitasi kebutuhan informasi dan proses perizinan, serta mendorong terciptanya ekosistem investasi yang ramah dan kompetitif.

“Kami menyambut dengan hangat rencana Gexpro Services dan akan mendukung langkah-langkah mereka dalam membangun operasional di Batam,” ujar Ariastuty.

Ia menambahkan, Batam telah menjadi rumah bagi banyak perusahaan asal Amerika Serikat.

Berdasarkan data yang dihimpun BP Batam, setidaknya terdapat 29 perusahaan asal AS yang beroperasi di Batam, dengan nilai investasi mencapai sekitar USD 300 juta.

Investasi tersebut tersebar di berbagai sektor seperti industri elektronik, perdagangan, jasa, hingga energi.

“Kami berharap, dengan kerja sama ini akan tercipta sinergi baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing industri di Batam,” tutup Ariastuty.

Penulis : Adi

Tanjungpinang Tuntaskan Musyawarah Pembentukan Koperasi Merah Putih, Tercepat se-Kepri

0
Keterangan Foto : 18 kelurahan di Kota Tanjungpinang telah menyelesaikan musyawarah pembentukan Koperasi Merah Putih.

Tanjungpinang – batamtimes.co –  Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disnakerkopum) Kota Tanjungpinang mencatat capaian penuh dalam progres musyawarah kelurahan khusus pembentukan Koperasi Merah Putih. Seluruh 18 kelurahan di Kota Tanjungpinang telah menyelesaikan musyawarah tersebut, menjadikan kota ini sebagai daerah tercepat se-Provinsi Kepulauan Riau dalam pelaksanaan program nasional ini.

“Pelaksanaan musyawarah berlangsung pada 22–27 Mei 2025. Alhamdulillah, semua kelurahan telah menuntaskan prosesnya,” ungkap Kepala Disnakerkopum Kota Tanjungpinang, Efendi. “Tanjungpinang menjadi kota pertama di Kepri yang menyelesaikan tahapan ini,” tambahnya.

Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif dari Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) yang akan resmi diluncurkan pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional. Efendi menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

“Program ini melibatkan 19 Kementerian/Lembaga di tingkat nasional. Di Tanjungpinang, pelaksanaannya didukung oleh OPD terkait yang tergabung dalam Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih, dengan Wali Kota sebagai pembinanya,” ujar Efendi.

Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Disnakerkopum, Syarifah Zairina, menambahkan bahwa proses pemberkasan untuk akta notaris koperasi kini hampir rampung seluruhnya. “Saat ini tinggal menunggu pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM. Bahkan, dua kelurahan, yakni Penyengat dan Kampung Baru, sudah mendapatkan akta notarisnya,” jelasnya.

Setelah tahap legalitas selesai, Syarifah menyebut koperasi akan memasuki tahap operasional. “Kami akan menyiapkan kantor, struktur organisasi, serta pelaksanaan bidang usaha yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di tiap kelurahan. Koperasi juga akan diarahkan untuk mengakses program kredit pemerintah,” tuturnya.

Disnakerkopum Tanjungpinang, khususnya Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, juga bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri dalam mendampingi wilayah dalam pelaksanaan program ini.

Capaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Tanjungpinang menuju kemandirian ekonomi desa dan kelurahan melalui koperasi sebagai wadah usaha bersama yang berlandaskan gotong royong, kekeluargaan, dan partisipasi masyarakat.

Penulis : Sam

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bengkulu

0

Jakarta – batamtimes.co – Menyikapi bencana gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo yang mengguncang provinsi Bengkulu pada Jumat (23/5) pukul 02.52 WIB, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Fuel Terminal (FT) Pulau Baai menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan perlengkapan kesehatan senilai Rp50 juta kepada warga terdampak.

Guncangan gempa menyebabkan kerusakan signifikan, dengan total 314 rumah terdampak yang tersebar di tujuh kecamatan di Kota Bengkulu. Merespon kondisi tersebut, Pertamina menyalurkan berbagai jenis bantuan untuk mendukung kebutuhan dasar dan kesehatan warga.

Bantuan tersebut mencakup Bright Gas 5,5 kg sebanyak 3 tabung dan Bright Gas 12 Kg 3 tabung, beras 250 kg, telur 100 krat, tepung 50 bungkus, minyak goreng 30 liter, air mineral 20 dus, kopi dan teh 50 dus, gula pasir 40 kg, serta sarden 30 kaleng. Selain itu, Pertamina juga menyediakan 100 box obat-obatan, termasuk alat tensi dan vitamin, guna menunjang kebutuhan kesehatan warga terdampak selama masa pemulihan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh FT Manager Pulau Baai, Erik Imam Kasmianto, kepada Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) BPBD Kota Bengkulu, Denny Martin, pada Selasa 27 Mei.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menegaskan respon tanggap bencana merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan, khususnya dalam kondisi darurat.

“Sebagai bagian dari perusahaan yang beroperasi di Bengkulu, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk turut serta membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami, dan diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak selama masa pemulihan,” ujarnya, Rabu 28 Mei 2025.

Apresiasi disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bengkulu, Denny Martin. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pertamina.

“Bantuan ini sangat membantu, khususnya untuk wilayah yang mengalami kerusakan paling parah. Kepedulian seperti ini sangat berarti bagi percepatan penanganan di lapangan,” ungkapnya.

Selain menyalurkan bantuan, Pertamina terus memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan BPBD serta pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan efektif dan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.

Pertamina memahami bahwa dukungan nyata di masa krisis merupakan bagian penting dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, terutama dalam memastikan keberlangsungan layanan energi dan membantu percepatan pemulihan.

“Inisiatif ini juga merupakan wujud komitmen Pertamina dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial dan lingkungan. Pertamina akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya agar bantuan yang diberikan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berkelanjutan dalam mendukung ketahanan masyarakat pascabencana,” pungkasnya.

 

Penulis : Tanto

Kompol Satria Nanda Dituntut Hukuman Mati dalam Kasus Penyisihan Sabu 1 Kg

0
Keterangan Foto : Kompol Satria Nanda mantan Kasatresnarkoba Polresta Barelang, mendengarkan pembacaan tuntutan dalam kasus penyisihan barang bukti sabu seberat 1 kilogram di PN Batam.(Antara)

Batam –batamtimes.co –  Kompol Satria Nanda, mantan Kasatresnarkoba Polresta Barelang, mendengarkan pembacaan tuntutan dalam kasus penyisihan barang bukti sabu seberat 1 kilogram di Pengadilan Negeri Batam, Kepulauan Riau, Senin (26/5/2025). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batam menuntut pidana mati terhadap Satria Nanda, bersama sejumlah mantan anggota Satresnarkoba lainnya.

JPU Ali Naek dalam persidangan menyatakan bahwa Satria Nanda terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika, yakni percobaan atau pemufakatan jahat untuk menjual, membeli, atau menjadi perantara narkotika golongan I bukan tanaman, dengan berat melebihi 5 gram.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Satria Nanda dengan pidana mati,” kata Ali di hadapan majelis hakim.

Perbuatan Satria dinilai melanggar sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan KUHP, termasuk Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Ali menegaskan, tidak ditemukan adanya hal yang meringankan dalam perbuatan terdakwa. Sebaliknya, ia menyebutkan sejumlah faktor yang memberatkan, antara lain tindakan yang bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan narkoba (P4GN), keterlibatan dalam sindikat peredaran narkotika internasional, serta status Satria sebagai aparat penegak hukum yang justru menyalahgunakan wewenangnya.

“Terdakwa sebagai atasan dan panutan justru menjerumuskan bawahannya dalam jaringan peredaran gelap narkotika,” tegas Ali.

Selain Satria Nanda, JPU juga menuntut pidana mati terhadap Shigit Shargo Edhi (mantan Kasubnit 1 Satresnarkoba), serta tiga penyidik Subnit 1 lainnya: Rahmadi, Fadillah, dan Wan Rahmat.

Enam mantan anggota Satresnarkoba lainnya, yakni Ariyanto, Alex Chandra, Ibnu Ma’ruf Rambe, dan Jaka Surya, dituntut hukuman penjara seumur hidup.

Sementara itu, dua terdakwa lainnya yang berperan sebagai kurir dan bandar, Aziz Martua Siregar dan Zulkifli Simanjuntak, masing-masing dituntut hukuman 20 tahun penjara.

Sidang lanjutan dengan agenda pembelaan (pleidoi) dijadwalkan dalam waktu dekat.

Penulis : Adi

Pemko Batam Siapkan Dokumen Amdal untuk 5 Lokasi TPU Baru

0

Batam – batamtimes.co – Pemko Batam melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan) tengah menyiapkan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) untuk lima lokasi lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU). Kelima lokasi tersebut meliputi TPU Sambau, TPU Sei Temiang, TPU Tanjung Piayu, TPU Tiban, dan TPU Sekanak Raya dengan total luas mencapai sekitar 122,31 hektare.

Pembahasan ini mengemuka dalam rapat tindak lanjut terkait Izin Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) untuk TPU Kota Batam yang digelar di ruang rapat Setda Lantai 2, Kantor Wali Kota Batam, pada Jumat (23/05/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Bappeda Batam Dalina Nopilawati, Kepala BPKAD Abd. Malik, Kepala Dinas Perkimtan Eryudhi Apriadi, Kepala Dinas Perikanan Yudi Admajianto, serta Edison selaku Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Kajian Dampak Lingkungan DLHK Provinsi Kepri.

“Ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya. Berdasarkan paparan dari Dinas Perkimtan, proses pengajuan lahan TPU memerlukan dokumen Amdal. Oleh karena itu, penyusunan dokumen Amdal perlu segera dilakukan agar proses perizinan pinjam pakai lahan dapat segera diproses, mengingat kapasitas lahan TPU saat ini sudah sangat terbatas,” ujar Jefridin.

Diketahui, tiga lokasi TPU utama yang ada saat ini, yaitu TPU Sei Temiang (29,2 ha), TPU Sei Panas (7,5 ha), dan TPU Kavling Bagan (2 ha), telah mendekati batas daya tampung. Sebagai langkah antisipasi, Pemko Batam sebelumnya telah mengusulkan penambahan lahan TPU seluas 144 hektare di enam lokasi, lima di antaranya berada dalam kawasan hutan lindung.

Pemerintah Kota Batam telah menyampaikan permohonan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Selain itu, dukungan juga diberikan oleh pengelola KPBPB Batam (BP Batam) melalui rekomendasi pemanfaatan kawasan hutan, serta DLHK Provinsi Kepri yang telah mengeluarkan Pertimbangan Teknis PPKH untuk TPU atas nama Pemerintah Kota Batam.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penyediaan lahan pemakaman yang layak dan memadai bagi warga Kota Batam di masa mendatang.

Penulis : Hendra

BP Batam Terima Kunjungan Indiana University – Kelley School of Business

0

Batam – batamtimes.co – BP Batam menerima kunjugan Indiana University ( IU) – Kelley School of Business, pada Rabu (21/05/2025) di Marketing Centre BP Batam.

Kunjungan ini diterima oleh Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi; Kepala Bagian Promosi, Sofyan dan pejabat tingkat III dan IV BP Batam.

IU – Kelley School of Business merupakan salah satu sekolah bisnis terlemuka di Amerika Serikat. Kehadiran Rombongan IU – Kelley School of Business ini dipimpin oleh Professor Gerry A. Hays.

Adapun tujuan kunjungan ke BP Batam ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai program dan kebijakan BP Batam dari sisi investasi dan industri, dan merupakan kegiatan studi banding ke beberapa negara.

Dalam diskusi ini, Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi, berkesempatan untuk mempromosikan Batam sebagai salah satu destinasi investasi, dimana saat ini Batam memiliki 31 kawasan industri strategis.

“Kita berikan kesan baik tentang Batam, kita jelaskan mengenai perkembangan ekonomi Batam, diharapkan kedepannya mereka dapat menanamkan investasi di Batam.” pungkasnya

Turut hadir dalam rombongan dari UOB Bank Singapore Mrs Sri Handayani, Senior Director, Senior Team Head; Mrs Meliani Hidayat, Director of Senior Client Advisor dan dari Elgin Global Capital Pte Ltd Mrs Michelle Kung , CEO; Mr Joseph H. Harsono; Mr Yap Lian Wah.

Penulis : Hendra

BP Batam Laporkan Strategi Percepatan Investasi kepada Presiden Prabowo

0
Keterangan Foto : Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, bersama jajaran pimpinan BP Batam, melakukan audiensi resmi dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Jakarta  — batamtimes.co – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, bersama jajaran pimpinan BP Batam, melakukan audiensi resmi dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/5). Dalam pertemuan tersebut, BP Batam memaparkan strategi percepatan investasi sebagai langkah konkret menjadikan Batam pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Audiensi tersebut turut dihadiri Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra; Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad; serta Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Djemy Francis. Pertemuan ini menjadi simbol dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan Batam sebagai kawasan strategis nasional.

Amsakar menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Batam dalam beberapa tahun terakhir tercatat dua persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Hal ini ditopang oleh kebijakan investasi yang pro-bisnis serta penguatan sektor industri unggulan.

“Kami berterima kasih atas dukungan Presiden. Ini memperkuat tekad kami membangun Batam sebagai kawasan investasi strategis nasional,” ujar Amsakar.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa dukungan Presiden akan mempercepat reformasi perizinan, mengurai hambatan regulasi lintas sektor, dan meningkatkan sinergi antar instansi demi menciptakan iklim investasi yang inklusif dan kompetitif di Batam.

Amsakar menambahkan bahwa Presiden Prabowo menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah BP Batam, sekaligus menekankan pentingnya optimalisasi sektor-sektor strategis seperti kawasan industri, galangan kapal, dan logistik sebagai pilar utama ekonomi nasional.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. Dalam arahannya, Presiden Prabowo mendorong penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan BP Batam guna memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Presiden menginstruksikan agar layanan perizinan bisa lebih optimal dengan mengedepankan prinsip cepat, transparan, dan ramah investor. Beliau ingin Batam menjadi kawasan strategis berdaya saing tinggi,” tutup Amsakar.

Penulis : Adi

2 Ton Sabu Disita, Pengungkapan Terbesar Sepanjang Sejarah di Indonesia

0
Keterangan foto : Petugas gabungan berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika terbesar dalam sejarah Indonesia, Sebanyak 2 ton sabu berhasil disita dari kapal Sea Dragon Tarawa.

Batam  – batamtimes.co – Petugas gabungan berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika terbesar dalam sejarah Indonesia. Sebanyak 2 ton sabu berhasil disita dari kapal Sea Dragon Tarawa yang ditangkap di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, pada awal Mei 2025.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Marthinus Hukom, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras selama lima bulan yang melibatkan analisis, penyelidikan, hingga penindakan di laut.

“Berdasarkan data pengungkapan kasus narkotika, ini merupakan penyelundupan narkoba terbesar dalam sejarah pemberantasan narkotika di Indonesia,” ujar Marthinus dalam konferensi pers di Batam, Senin (26/5/2025).

Menurut Marthinus, pengungkapan berawal dari informasi yang diperoleh dari mitra internasional mengenai aktivitas jaringan narkoba asal wilayah Golden Triangle — kawasan rawan peredaran narkoba di Asia Tenggara. Sindikat ini diduga beroperasi lintas negara dan menyelundupkan sabu melalui jalur laut ke Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

BNN bekerja sama dengan Direktorat Intelijen dan Direktorat Interdiksi Narkotika, serta Direktorat Jenderal Bea Cukai, melakukan analisis bersama untuk melacak pergerakan kapal yang digunakan sindikat. Hasilnya, kapal Sea Dragon Tarawa berhasil diidentifikasi saat berlayar dari Laut Andaman menuju perairan Indonesia.

Penindakan dilakukan pada 2 Mei 2025 pukul 23.00 WIB. Operasi laut melibatkan kapal patroli milik Bea Cukai (BC 20003 dan BC 20007) dan dua kapal tempur milik TNI AL (KRI Surik 645 dan KRI Silea 858), serta didukung Lantamal IV Batam, Polda Kepri, dan BAIS TNI. Kapal disita dan dibawa ke dermaga Bea Cukai di Pelabuhan Tanjung Uncang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil penggeledahan, ditemukan 67 kardus berisi 2.000 bungkus sabu seberat total sekitar 2 ton. Narkoba tersebut dikemas dengan ciri khas jaringan Golden Triangle dan disembunyikan di kompartemen mesin dan bagian depan kapal,” ungkap Marthinus.

Dalam operasi tersebut, enam awak kapal diamankan. Empat di antaranya adalah warga negara Indonesia: Fandi Ramdani, Leo Candra Samosir, Richard Halomoan, dan Hasiloan Samosir. Dua lainnya merupakan warga negara Thailand. Seluruhnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

BNN menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap jaringan yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri, yang terlibat dalam penyelundupan sabu ini.

“Ini bukan akhir. Kita akan terus kejar siapa pun yang terlibat. Perang terhadap narkotika tidak akan berhenti,” tegas Marthinus.

 

Penulis : Adi

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga