8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 61

22.993 Kendaraan Memasuki DIY, Polda DIY Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

0
Keterangan foto : Keterangan foto: Kabid Humas Polda DIY Kombes Ihsan.(Tanto)

Yogyakarta –batamtimes.co –  Polda DIY mencatat sebanyak 22.993 kendaraan telah memasuki wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Rabu, 26 Maret 2025. Jumlah tersebut diperoleh dari pantauan CCTV dengan fitur traffic counting di beberapa pos pengamanan perbatasan.

Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menjelaskan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut masuk melalui empat pos perbatasan utama, yakni:

  • Pospam Temon, Kulon Progo
  • Pospam Tempel, Sleman
  • Pospam Prambanan, Sleman
  • Pospam Pracimantoro, Gunungkidul

Dari total kendaraan yang masuk, Pospam Tempel mencatat jumlah tertinggi, yakni 11.148 kendaraan. Mayoritas kendaraan yang masuk ke DIY adalah sepeda motor dan minibus.

Kombes Pol Ihsan mengungkapkan bahwa peningkatan arus kendaraan ini terjadi karena tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran. Ia memprediksi jumlah kendaraan yang masuk akan semakin meningkat, terutama pada 28 dan 29 Maret 2025.

Selain itu, dibukanya exit tol fungsional Tamanmartani Kalasan juga menjadi faktor yang mempermudah akses pemudik menuju Yogyakarta.

Polda DIY mengimbau seluruh pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Selalu cek kondisi fisik dan kendaraan serta waspada dengan perubahan cuaca dan kepadatan arus mudik. Jangan lupa juga untuk mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Ihsan.

Ia juga mengajak pemudik untuk beristirahat di rest area atau pos pengamanan jika merasa lelah.

“Di perayaan Lebaran tahun ini, mari bersama-sama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Nyaman,” pungkasnya.

Data Kendaraan yang Masuk DIY

  1. Pospam Temon, Kulon Progo: 2.169 kendaraan
    • Motor: 1.038 kendaraan
    • Minibus: 709 kendaraan
  2. Pospam Tempel, Sleman: 11.148 kendaraan
    • Motor: 8.021 kendaraan
    • Minibus: 2.129 kendaraan
  3. Pospam Prambanan, Sleman: 8.693 kendaraan
    • Motor: 5.328 kendaraan
    • Minibus: 2.079 kendaraan
  4. Pospam Pracimantoro, Gunungkidul: 983 kendaraan
    • Motor: 737 kendaraan
    • Minibus: 122 kendaraan.

Editor : Pohan

2 Anak Tewas Tenggelam di Sungai Bedog Sleman

0
Keterangan Foto : Dua anak ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Dam Bedog, Kalurahan Trihanggo Gamping, Sleman.(Tanto)

Yogyakarta – batamtimes.co –  Dua anak ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Dam Bedog, Kalurahan Trihanggo Gamping, Sleman, DIY Rabu sore 26 Maret 2025.

“Ia betul dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia semua,” kata Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta Kamal Riswandi sat dibubungi.

Ia menjelaskan, kedua korban bernama Dani dan Dirga warga Tinom, Kalurahan Sidoarum, Godean, Sleman.

“Sebelum kejadian kedua korban bersama satu rekannya berenang di Dam aliran sungai Begog, dusun Kronggahan, Mlati, Sleman. Namun dua korban tidak mampu berenang dan tenggelam aliran kali tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Erianto menjelaskan, kedua korban keduanya berusia 11 tahun.

“Korban Dani ditemukan sekura pukul 13.15 Wib diselatan dam sekitar 50 meter tersangkut di rumpun bambu. Sedangkan korban Dirga ditemukan sekitar pukul 17.05 Wib dengan jarak 3 meter dari lokasi kejadian dengan kedalaman 3 meter,” urainya.

Dirinya menghimbau agar orangtua selalu mengawasi anak-anaknya agar tidak berenang dikali karena saat ini musim penghujan.

“Tetap waspada. Kami meminta pengawasan dari orangtua agar menjaga anak-anak agar tak berenang dikali karena arusnya deras dan bisa membahayakan,” pungkasnya.

 

Editor : Pohan

Pertamina Patra Niaga Siagakan Ribuan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg Jelang Lebaran

0
Keterangan Foto : Komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan LPG turut mendapat perhatian dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia.

Jakarta batamtimes.co Jelang Hari Raya Idulfitri, PT Pertamina Patra Niaga memastikan kelancaran distribusi LPG 3 Kg dengan menyiagakan ribuan agen dan pangkalan siaga yang beroperasi 24 jam di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di daerah dengan permintaan tinggi.

PTH Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi untuk memastikan pasokan LPG tetap aman selama masa libur lebaran.

“Kami memastikan distribusi LPG 3 Kg berjalan optimal. Secara nasional, Pertamina Patra Niaga menyiagakan 5.801 agen LPG siaga dan 362.442 pangkalan serta outlet siaga di seluruh Indonesia,” ujar Mars Ega pada Rabu (26/3).

Selain itu, Pertamina juga melakukan penambahan stok di berbagai titik dengan tingkat konsumsi tinggi, termasuk daerah tujuan mudik dan wisata.

Komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan LPG turut mendapat perhatian dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia. Pada Selasa (25/3), Menteri ESDM melakukan inspeksi ke salah satu pangkalan LPG 3 Kg di Surabaya untuk memastikan kelancaran distribusi serta harga jual sesuai dengan ketentuan.

“Saya cek langsung, berat tabung pas, 8 Kg dengan isi, dan harga di pangkalan sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) sebesar Rp18 ribu. Dari hasil interaksi dengan masyarakat, harga LPG 3 Kg juga lebih stabil dibandingkan sebelumnya,” ujar Bahlil.

Salah satu pemilik pangkalan, Tri Murtiningsih, mengonfirmasi bahwa pasokan LPG 3 Kg dalam kondisi aman tanpa kendala distribusi. Hal ini juga diamini oleh Jito, seorang konsumen yang mengaku tidak mengalami kesulitan mendapatkan LPG.

“Saya beli di sini selalu tersedia, harga juga sesuai,” kata Jito.

Selain memastikan pasokan LPG 3 Kg, Pertamina Patra Niaga juga memberikan layanan gratis ongkos kirim untuk pembelian Bright Gas 5.5 Kg dan 12 Kg melalui Pertamina Delivery Service. Layanan ini berlaku pada 26 Maret – 7 April 2025, dengan pemesanan melalui:

Dengan langkah-langkah ini, Pertamina Patra Niaga optimistis kebutuhan LPG masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

Bupati Lingga Muhammad Nizar Lantik 9 Pejabat Pimpinan Pratama

0
Keterangan Foto : Bupati Lingga, Muhammad Nizar, melantik sembilan pejabat pimpinan pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga.

Lingga- batamtimes.coBupati Lingga, Muhammad Nizar, melantik sembilan pejabat pimpinan pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga. Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung di Gedung Daerah Daik Lingga, disaksikan oleh Wakil Bupati Lingga, Sekda Lingga, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Bupati Nizar menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran struktur organisasi guna meningkatkan efektivitas pemerintahan dan optimalisasi program pembangunan daerah.

Adapun sembilan pejabat yang dilantik dalam acara ini adalah:

  1. Said Rudi Pallo – dari Kepala Perpustakaan dan Arsip menjadi Staf Ahli Keuangan.
  2. Nelawati – dari Kepala BPMPD menjadi Staf Ahli Pariwisata.
  3. Sumiarsih – dari Kepala Bapenda menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip.
  4. Zalmidri – dari Kepala Dinas Pariwisata menjadi Kepala Dinas Kebudayaan.
  5. Sabirin – dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi Sekretaris Dewan.
  6. Ruliadi – dari Kepala BKPSDM menjadi Asisten Administrasi Umum (Asisten III).
  7. Gandime Diyanto – dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I).
  8. Harpiandi – dari Kepala BPKAD menjadi Kepala Dinas Pariwisata.
  9. Saparuddin – dari Sekretaris Dewan menjadi Kepala Bapenda.

Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan berkontribusi maksimal bagi kemajuan Kabupaten Lingga. “Saya percaya bahwa dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, para pejabat yang dilantik hari ini dapat memberikan kinerja terbaik untuk masyarakat Lingga,” ujarnya.

Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan sesi foto bersama serta ramah tamah.

 

Penulis : Asma

Editor : Pohan

Pengakuan Pria Bunuh Pacar di Bantul yang Simpan Mayat jadi Kerangka

0
Keterangan Foto : Tersangka pembunuh pacar yang menyimpan mayatnya di rumah hingga menjadi kerangka MRR (24).

Yogyakarta – batamtimes.co – Tersangka pembunuh pacar yang menyimpan mayatnya di rumah hingga menjadi kerangka, MRR (24) mengaku tega melakukan perbuatan kejinya karena kerap mendapatkan kekerasan fisik dari sang pacar.

MRR yang merupakan warga Kretek, Bantul ini mengaku sudah mengenal korban, EDP (23) sejak 2019. Hingga akhirnya mereka berdua menjalin hubungan asmara.

“Selama lima tahun menjalani hubungan itu awalnya memang seperti hubungan biasa, pacaran biasa. Tetapi semakin lama mungkin temperamen dan emosionalnya korban semakin terlihat dan saya memang mendapatkan beberapa kali kekerasan fisik,” kata MRR saat dihadirkan dalam jumpa pers di Lobby Polres Bantul, Selasa (
25 Maret 2025.

Puncaknya, pada 24 September 2024 sekitar pukul 09.00 WIB MRR tidak bisa lagi menahan emosinya usai dipukul dengan sapu sebanyak lima kali. Hingga akhirnya MRR mencekik korban di kontrakannya, Manding, Sabdodadi, Bantul.

“Karena mungkin emosi saya masih meluap-luap sehingga saya tidak bisa berpikir dengan jernih, yang ada hanya melampiaskan emosi saya tapi malah sampai seperti itu,” ujarnya.

Namun, MRR mengaku masih menyayangi EDP saat kejadian tersebut. Hanya saja MRR sudah tidak kuat lagi mendapatkan perlakuan seperti itu.

“Kalau misal ditanya masih sayang atau tidak ya memang waktu itu saya masih sayang. Akan tetapi mungkin tidak kuat di bagian temperamen korban itu,” ucapnya.

Ketika ditanya mengapa tidak memilih putus hubungan asmara dengan korban, MRR mengaku sudah beberapa kali kabur dari korban. Mengingat selama menjalani hubungan tersebut MRR tinggal bersama dengan korban dan sempat berpindah-pindah juga.

“Saya sebenarnya sudah beberapa kali kabur, kan selama lima tahun itu kita juga tinggal bersamalah istilahnya,” katanya.

Akan tetapi, korban selalu bisa menemukan keberadaan MRR. Bahkan MRR mengaku pernah kabur hingga jauh dan tetap bisa ditemukan oleh pacarnya.

“Tinggal bersama saya sudah beberapa kali kabur, tetapi memang bisa ditemukan lagi sama korban, pasti ditemukan. Seberapa jauh saya kabur pasti ditemukan,” ucapnya.

“Dengan cara hal tersebut saya juga menghindari supaya hal-hal seperti ini tidak terjadi. Tapi sudah terlanjur puncak emosi saya waktu itu dan memang sudah terjadi,” lanjut MRR.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bantul, Iptu Iqbal Satya Bimantara, mengatakan pembunuhan terjadi pada 25 September 2024, lantaran emosi masalah masakan.

“Pelaku mencekik korban selama 5 menit. Korban sempat minta maaf tapi tak dilepaskan cekikannya,” kata Iqbal.

Jasad EDK kemudian disimpan di dalam kamar kontrakan dan ditutupi selimut. MRR sempat tinggal di kamar itu selama dua pekan namun berpindah ke kontarakan temannya di Sleman. MRR sempat membersihkan kamar itu, termasuk belatung-belatung yang tercecer.

“Setelah jasad sudah (hampir) menjadi tulang, pelaku sempat membawa kerangka ke rumahnya di (Kecamatan) Kretek, lalu dibawa ke kosan temannya di Condongcatur (Kabupaten Sleman),” kata dia.

MRR sempat lupa menaruh trashbag berisi kerangka di luar kamar temannya dan dibawa tukang sampah. Ia lantas mencari dan berhasil menemukannya kembali.

“MRR lalu mencari-cari dan ketemu, masih di pengepul sampah. Kemudian dibawa ke wisma di Kaliurang,” ujarnya.

Di wisma itu, kata Iqbal, MRR memisahkan daging dan lemak yang masih menempel di tulang setelah sebelumnya direndam dengan sabun cuci pakaian. Iqbal mengatakan daging dan lemak yang sudah terpisah disisihkan dan dimasukkan di dalam trashbag terpisah dengan tulang.

“Daging dan lemak yang sudah dipisah itu kemudian dibakar, tulang disimpan di kamar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepolisian sudah memeriksa 5 orang saksi dalam kasus itu. Sementara ada 9 barang bukti disita dengan 3 di antaranya dikirim ke laboratorium forensik.

“Tersangka kami kenakan Pasal 338 KUHP subsider Pasal 339 KUHP dengan ancaman 20 tahun kurungan,” ujarnya.

ASDP Batam Imbau Masyarakat Tidak Beli Tiket dari Calo, Penumpang Bisa Dilarang Berangkat

0
Keterangan Foto : Sambut lebaran Kemenhub menyediakan 2.000 tiket gratis bagi para pemudik yang akan menggunakan KM Kelud.

Batam batamtimes.co – Menjelang arus mudik Lebaran, PT. Angkutan Sungai dan Penyeberangan (ASDP) Batam mengimbau masyarakat agar tidak membeli tiket melalui calo. Pasalnya, jika terdapat perbedaan identitas antara tiket dan penumpang, maka yang bersangkutan tidak akan diizinkan untuk berangkat.

General Manager ASDP Batam, Hermin Welkis, mengatakan bahwa praktik percaloan tiket kerap terjadi saat musim mudik. Oleh karena itu, pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk memberikan imbauan kepada calon penumpang agar membeli tiket secara resmi.

“Kami sudah melakukan berbagai imbauan kepada masyarakat agar tidak membeli tiket dari calo. Apalagi saat ini tiket bisa dibeli secara online, sehingga lebih praktis dan aman bagi penumpang,” ujar Hermin pada Selasa (25/3/2025).

Selain sosialisasi, ASDP Batam juga memperketat pemeriksaan di pelabuhan. Jika ditemukan ketidaksesuaian identitas antara tiket dan penumpang, maka penumpang tersebut akan dilarang naik kapal.

“Kami akan melakukan pemeriksaan secara intensif. Jika identitas tiket tidak sesuai dengan penumpangnya, maka yang bersangkutan tidak akan diperbolehkan menyeberang,” tegasnya.

Hermin mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selalu membeli tiket melalui jalur resmi guna menghindari kerugian. Pihak ASDP juga berkomitmen untuk terus mengawasi serta menindak tegas praktik percaloan demi kenyamanan dan keamanan penumpang selama musim mudik Lebaran.

Editor : Pohan

Pertamina Patra Niaga Santuni Anak Yatim di Lima Yayasan Jakarta

0
Keterangan Foto : Pertamina Patra Niaga menggelar kegiatan santunan dan doa bersama anak yatim di berbagai yayasan dan pondok pesantren.

Jakarta batamtimes.co-  Dalam semangat Ramadan, Pertamina Patra Niaga menggelar kegiatan santunan dan doa bersama anak yatim di berbagai yayasan dan pondok pesantren. Tahun ini, bantuan Ramadan disalurkan ke lima yayasan di wilayah Jakarta sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya anak yatim dan dhuafa.

Kegiatan yang berlangsung pada 19–21 Maret 2025 ini melibatkan perwakilan manajemen, Badan Dakwah Islam (BDI), Serikat Pekerja Pertamina Patra Niaga (SPPN), serta perwira dari berbagai fungsi dan direktorat perusahaan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap Ramadan.

“Dalam rangka Ramadan 1446 Hijriah, kami mengadakan santunan dan doa bersama anak yatim. Selain lima yayasan di Jakarta, kegiatan serupa juga dilakukan di 30 yayasan dan pondok pesantren di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke,” ujar Heppy pada Jumat (21/3).

Lebih lanjut, Heppy menjelaskan bahwa kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 1 dan 10, yaitu pengentasan kemiskinan serta pengurangan kesenjangan sosial.

Ketua BDI Pertamina Patra Niaga, Giyarto, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar.

“Kami hadir tidak hanya untuk berbagi, tetapi juga untuk merajut kebersamaan dan berdoa agar perjalanan bisnis Pertamina Patra Niaga selalu diberkahi serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, setiap yayasan menerima bantuan sebesar Rp 50 juta, yang disalurkan bersama dengan sumbangan mushaf Al-Qur’an dari BDI, bantuan sembako dan makanan dari Serikat Pekerja, serta hadiah mainan anak-anak dari perwira perusahaan. Berikut lima yayasan penerima bantuan di Jakarta:

  1. Yayasan Nur Almadaniyah, Jakarta Selatan
  2. Yayasan Aisiyah, Jakarta Pusat
  3. Yayasan Al Kahfi, Jakarta Utara
  4. Ponpes Nurul Jalal, Jakarta Utara
  5. Yayasan Daarut Tauhid, Jakarta Selatan

Pimpinan Yayasan Al Kahfi, Johar Indra Surya, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.

“Insya Allah bantuan ini akan kami gunakan untuk program beasiswa anak yatim dhuafa di yayasan kami. Semoga Pertamina Patra Niaga semakin jaya dan terus membawa kebaikan bagi negeri,” ujarnya.

Senada dengan Johar, perwakilan Yayasan Aisiyah, Muhamad Sobari, berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut.

“Apa yang diberikan sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Semoga Pertamina Patra Niaga sukses dalam menjalankan tugasnya, khususnya di bulan Ramadan dan masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri tahun ini,” tutup Sobari.

Editor : Pohan

Polisi Tangkap Penjual Bubuk Petasan di Sleman, Terancam 20 Tahun Penjara

0
Keterangan Foto : Jajaran Unit Reskrim Polsek Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berhasil menangkap seorang pria berinisial RPN (36), warga Gamping.

Yogyakarta batamtimes.co – Jajaran Unit Reskrim Polsek Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berhasil menangkap seorang pria berinisial RPN (36), warga Gamping, yang kedapatan menjual bubuk petasan atau mercon secara ilegal. Akibat perbuatannya, RPN kini terancam hukuman hingga 20 tahun penjara dan harus merelakan perayaan Idul Fitri tahun ini dari balik jeruji besi.

Kapolsek Gamping, AKP Bowo Susilo, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari informasi yang beredar di media sosial Facebook tentang penjualan bubuk petasan oleh pelaku. Menindaklanjuti laporan tersebut, kepolisian melakukan penyelidikan dan berpura-pura menjadi pembeli.

“Pada Minggu (23/3/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, kami mendapat informasi terkait penjualan bubuk petasan. Kami kemudian melakukan pemesanan sebanyak tiga ons beserta sumbu, lalu sepakat bertemu dengan pelaku melalui sistem COD,” jelas AKP Bowo dalam konferensi pers di Mapolresta Sleman, Selasa (25/3/2025).

Saat transaksi berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB, polisi langsung mengamankan RPN dan melakukan pemeriksaan terhadap tubuh serta tasnya. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan tiga ons bubuk petasan dan sumbu.

“Setelah dilakukan pemeriksaan awal, kami melanjutkan penggeledahan di rumah pelaku dan menemukan bubuk petasan tambahan seberat 1,7 kilogram,” tambahnya.

Berdasarkan pengakuan RPN, ia baru pertama kali menjual bubuk petasan. Ia mendapatkan bahan tersebut secara daring dengan harga Rp200 ribu per kilogram dan menjualnya kembali dengan harga Rp350 ribu per kilogram.

Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan ditahan di Rutan Polsek Gamping. Ia dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951, yang ancamannya mencapai 20 tahun penjara.

Sebagai barang bukti, polisi menyita satu unit sepeda motor Honda Mio 125, dua kilogram bubuk petasan, tiga lembar sumbu, dan satu buah alat timbangan. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran bahan peledak ilegal karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

 

Editor : Pohan

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra Sidak Lokasi Penimbunan Sungai Permata Baloi

0

Batam – batamtimes.co – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi penimbunan Daerah Aliran Sungai (DAS) Permata Baloi, Selasa (25/3/2025).

Li yang juga Wakil Walikota Batam mengatakan jika sidak ini bertujuan untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dampak dari aktivitas yang menyebabkan rumah warga sekitar lokasi penimbunan terendam banjir.

“Kami sangat menyayangkan akibat dari aktivitas (penimbunan) ini yang menyebabkan kerugian bagi masyarakat. Saya juga meminta agar dinas terkait untuk segera melakukan normalisasi agar aliran air tidak terhambat,” tegasnya di lokasi peninjauan.

Dalam sidak kali ini, Li juga menegaskan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam ataupun pejabat di lingkungan BP Batam untuk tidak bermain-main dengan aset milik pemerintah yang dibeli menggunakan uang negara.

Apabila mendapat laporan, Li pun tidak akan segan-segan untuk menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kita ingin menegakkan aturan hukum agar tidak ada lagi aktivitas yang merugikan masyarakat. Secara perlahan, persoalan banjir di sini (Sungai Permata Baloi) dan wilayah lain akan kita selesaikan dengan maksimal,” ungkap Li lagi.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat menjaga kelestarian dan keindahan Kota Batam dengan tidak melakukan aktivitas ilegal yang dapat merugikan masyarakat.

Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, Li optimistis jika segala persoalan yang menyangkut hajat hidup orang banyak akan mampu terselesaikan dengan baik.

“Yang paling penting adalah bagaimana menjaga Batam yang kita cintai ini. Jangan ada yang coba-coba untuk melawan hukum apalagi sampai merugikan lingkungan masyarakat,” pesannya.

Turut hadir dalam kegiatan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid; Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait; Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan; Direktur Infrastruktur dan Kawasan BP Batam, Ponco Indro Subekti; Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Batam, Suhar; Wakil Ketua III DPRD Batam, Hendra Asman; Wakil Ketua I DPRD Batam, Aweng Kurniawan; Anggota DPRD Batam, Anwar Anas.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Pemkab Natuna Segera Cairkan THR dan Gaji ASN, TPP Masih Menunggu

0
Keterangan Foto : Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, dalam kegiatan Safari Ramadhan terakhir Pemkab Natuna 1446 Hijriah di Masjid Al-Istiqomah Pring.

Natuna – batamtimes.co –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna akan segera mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam waktu dekat. Namun, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN masih menunggu kebijakan lebih lanjut.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, dalam kegiatan Safari Ramadhan terakhir Pemkab Natuna 1446 Hijriah di Masjid Al-Istiqomah Pring, Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, pada Minggu (23/3/2025).

“Untuk keuangan daerah, dalam waktu dekat kami akan mencairkan THR dan gaji. Sedangkan untuk TPP ASN, mohon bersabar dulu karena kami memprioritaskan pencairan THR terlebih dahulu,” ujar Jarmin.

Jarmin menegaskan bahwa ASN serta TNI-Polri memiliki peran penting dalam perputaran ekonomi di Natuna. Dengan adanya gaji dan tunjangan yang diberikan, diharapkan ekonomi daerah semakin berkembang, kesejahteraan masyarakat meningkat, serta stabilitas dan kemajuan daerah tetap terjaga.

Selain itu, ia berharap pencairan THR ini dapat bermanfaat bagi keluarga para ASN dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri serta menjadi dorongan bagi perekonomian lokal menjelang Lebaran.

Pemerintah daerah terus berupaya mengelola keuangan dengan baik agar kesejahteraan ASN tetap terjamin, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Natuna.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga