8.6 C
New York
Tuesday, May 12, 2026
spot_img
Home Blog Page 703

Batam siap menerapkan New Normal

0

Batam – Batam siap menerapkan adaptasi kehidupan baru (new normal). Optimisme ini disampaikan unsur pimpinan daerah, Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah Kota Batam dalam berbagai kesempatan.

“Insyaallah tanggal 15 Juni 2020 new normal akan diterapkan. Karena itu kita gencar sosialisasi dan berikan edukasi ke masyarakat tentang bagaimana menegakkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari Covid-19 (corona virus disease),” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi di Dataran Engku Putri beberapa hari lalu.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus lakukan sosialisasi menjelang new normal. Sosialisasi dilakukan ke seluruh pelaku usaha, baik industri atau perusahaan, perkantoran, hotel, mal, pertokoan, pasar, rumah makan atau restoran, jasa pariwisata, pengelola transportasi publik, hingga rumah ibadah.

“Panduan protokol kesehatan untuk tiap sektor sudah kita siapkan,” tutur Rudi yang juga menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam ini.

Adapun protokol kesehatan utama yang harus ditaati yaitu mempersiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, mengecek suhu tubuh dengan menggunakan alat thermogun, serta meningkatkan pengawasan terhadap masyarakat untuk menjaga jarak berinteraksi minimal 1,5 meter dan wajib memakai masker.

“Tempat-tempat itu akan kembali beroperasi tetapi tetap melaksanakan protokol kesehatan,” ujarnya.

Dalam menjalankan New Normal, Kota Batam juga akan melibatkan unsur pengamanan seperti Satpol PP, Ditpam BP Batam, serta TNI dan Polri. Personel pengamanan akan turun untuk membantu pengawasan di pusat keramaian.

“Saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kota Batam dapat bekerja sama dalam menerapkan aturan adaptasi kebiasaan baru (new normal) yaitu tetap disiplin menjalankan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, agar New Normal berjalan dengan baik dan penyebaran Covid-19 bisa dihentikan,” pungkasnya.

Ketua Gugus Tugas Covid 19 minta Masyarakat waspada pandemi Corona

0

Surabaya – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,
Letjen TNI Doni Monardo menggelar kunjungan kerjanya ke Surabaya.

Dalam kunjungannya itu, Ketua Gugus Tugas yang juga menjabat
sebagai Kepala BNPB itu, disambut oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI
Widodo Iryansyah beserta beberapa pejabat TNI, Polri dan Pemda setempat.

Letjen Doni mengatakan, jika kedatangannya ke Jawa Timur,
khususnya Surabaya kali ini, merupakan instruksi langsung dari Presiden
RI, Joko Widodo. Selain Letjen Doni, kunjungan kerja itu juga turut
diikuti oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Dalam siaran pers yang digelar di Gedung Negara Grahadi,
Surabaya. Selasa, (02 /6/2020), Doni menyebut jika beberapa waktu
terakhir, masih ada peningkatan kasus positif corona di Jawa Timur.

“Ada peningkatan kasus positif di Jawa Timur. Ini bukan jadikan masyarakat khawatir, tapi ini karena kemampuan Jawa Timur didukung Bupati dan Walikota untuk melakukan testing yang massif.Keberhasilan testing ini, sangat menentukan dalam mengurango dan memutus rantai covid-19,” kata pejabat militer dengan tiga bintang di
pundaknya itu.

Bukan hanya itu saja, dirinya juga mengimbau masyarakat agar
tetap mematuhi protokoler kesehatan. Pasalnya, Letjen Doni mengungkapkan
jika hingga saat ini, belum ada yang bisa menentukan secara pasti kapan
wabah corona akan berakhir.

Wagub Riau kunjungi lahan Pusdiklat Seknas BUMP, Alexander : Ditengah pandemi ketahanan pangan secara mandiri hal penting

0

KAMPAR- Wakil Gubernur Riau, Edy Natar bersama rombongan belum lama ini mengunjungi secara langsung lokasi lahan yang direncanakan menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Seknas Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Indonesia, di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Lokasi yang berada di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau ini, terlihat tujuh mobil mengiringi kedatangan Wagubri ke lokasi itu.

Dilokasi ini, Wagubri dan rombongan disambut langsung Korwil Seknas BUMP Indonesia Provinsi Riau, Alexander Pranoto.

Wagubri saat berkunjung terlihat berbincang serius, tapi santai dengan Korwil Seknas BUMP Provinsi Riau, Alexander Pranoto, di lahan yang nantinya dipergunakan untuk kawasan peternakan, perikanan  dan pertanian.

Dalam perbincangan tersebut Wagubri menilai, ditengah pandemi covid-19 seperti saat ini ketahanan pangan merupakan hal penting. Apalagi jika hal itu bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.

“Semua pihak bersama-sama pemerintah harus mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di Riau. Sesuai peran dan kapasitas masing-masing serta saling memberi contoh, ” ujarnya kepada wartawan Selasa (2/6/2020).

Program ini, jelas Wagubri, sesuai dengan arahan Gubernur Riau yang sangat peduli dengan, bagaimana upaya meningkatkan ketahanan pangan di tengah merebaknya wabah Covid-19.

Sementara itu Korwil Seknas BUMP Riau, Alexander Pranoto mengatakan, ditengah pandemi ketahanan pangan secara mandiri merupakan hal yang penting.

Peternakan dan pertanian harus dimulai dari rumah masing-masing untuk mewujudkan ketahanan pangan.

“Kita dari Seknas BUMP Indonesia Provinsi Riau mendukung pemerintah mewujudkan ketahanan pangan yang kuat. Bukan hanya himbauan, kita saling memberi contoh,” ujarnya.

Alex juga mengajak awak media melihat pertanian sederhana yang di contohkan. Tanaman jagung, singkong, sayur mayur yang juga ditanam dilokasi itu.Tanaman tampak subur.

Sekretariat Nasional Badan Usaha Milik Petani Indonesia (Seknas BUMP Indonesia) Dr Edi Waluyo mengatakan, membangun pangan dan pertanian itu tugas mulia karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

Jadi, kata dia lagi, harus dimulai dari mengubah cara pandang terhadap tugas membangun ketahanan pangan.

Menurut dia, pentingnya peran pemerintah daerah dalam upaya membangun ketahanan pangan.

Edi mengungkapkan, bahwa Indonesia, khususnya Riau dianugerahi potensi dan sumber daya yang beragam.

“Tinggal bagaimana mengelola sumber daya tersebut agar dapat dinikmati oleh seluruh rakyat, “jelas dia.

Edi menyebutkan, pentingnya daerah dalam mengangkat potensi dan sumber daya lokalnya.

” Dengan ketahanan pangan bisa mengentaskan daerah rentan rawan pangan, menjamin ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga pangan, serta mengembangkan industri pangan lokal berbasis UMKM, “jelas dia.

 

(red/Tio)

Ditpam BP Batam Kembali Tangkap Pelaku Illegal Logging di Kawasan Hutan Lindung Duriangkang

0

Batam – Tim Patroli Area Tangkapan Air (ATA) Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset Badan Pengusahaan Batam menangkap pelaku illegal logging sekaligus mengamankan barang bukti berupa kayu olahan di kawasan hutan lindung Daerah Tangkapan Air Duriangkang pada Selasa (2/6/2020) pagi.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasubdit Pengamanan Lingkungan dan Hutan Tony Febri bersama Kasubdit Pengamanan Aset dan Objek Vital Gunadi.

Tony Febri menjelaskan, Ditpam BP Batam telah memantau dan mengamankan pelaku illegal logging dengan barang bukti 32 batang kayu olahan dengan ukuran 20 x 20 cm dan panjang 4 meter, sepeda motor dan lori pengangkut kayu yang kini sudah dievakuasi dan diamankan ke Kantor Mako Ditpam BP Batam.

Lokasi penangkapan berada di sekitar bundaran Kabil menuju arah Punggur, di mana lokasi ini termasuk Kawasan Hutan Lindung Area Tangkapan Air (ATA) Waduk Duriangkang.

Kasubdit Pengamanan Lingkungan dan Hutan Ditpam BP Batam Tony Febri mengatakan, pihaknya selanjutnya menyerahkan pelaku ke Polresta Barelang untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, seiring dengan semakin kritisnya kondisi Daerah Tangkapan Air Waduk Duriangkang dan beberapa waduk lainnya di Batam, Direktur Pengamanan Aset BP Batam Brigjen Pol. Mohammad Badrus, telah memerintahkan jajarannya itu semakin meningkatkan kegiatan patroli pengamanan di seluruh hutan lindung daerah tangkapan air waduk.

Hal ini juga untuk memelihara zona ketahanan waduk dan menjaga sumber air di Batam yang merupakan satu-satunya sumber kebutuhan air bagi penduduk di Batam, namun kini mengalami kerusakan akibat aktivitas illegal di sekitar waduk, seperti illegal logging, penggalian pasir, memasang keramba, menangkap ikan dengan tangkul, dll.

Direktur Pengamanan Aset BP Batam mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas illegal di daerah tangkapan air waduk Duriangkang dan waduk manapun, karena akan merusak ketahanan waduk sebagai satu-satunya sumber air di Batam.

 

(red/BP Batam)

 

BP Batam Monitoring Perusahaan di Batam dalam Menerapkan Pelaksanaan Kerja Fase Normal Baru

0

Batam- Badan Pengusahaan Batam melalui Direktorat Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal saat ini tengah melakukan monitoring kepada perusahaan-perusahaan PMA di Batam dalam menghadapi fase Normal Baru terhitung mulai tanggal 2 hingga 14 Juni 2020.

Hal ini dilakukan sesuai dengan arahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi, untuk dapat memonitoring perusahaan-perusahaan di Batam yang sudah mulai kembali beroperasi dalam menerapkan pelaksanaan kerja di fase Normal Baru di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam Purnomo Andiantono mengatakan, untuk menuju Normal Baru pada 15 Juni mendatang, akan membiasakan masyarakat untuk memperhatikan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak.

“Tadi pagi kita sudah menerima pengarahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk melakukan monitoring di lingkungan perusahaan. Sebanyak 106 orang pegawai BP Batam ditugaskan untuk melakukan monitoring dan memantau pelaksanan protokol kesehatan di 53 perusahaan di Batam,” tambah Andi.

Pegawai BP Batam yang ditugasi untuk memonitoring kegiatan di perusahaan-perusahaan tersebut mendapat tugas untuk memantau kegiatan yang dilakukan di perusahaan, apakah sudah sesuai dengan protokol kesehatan dan aturan dari pemerintah.

Jika perusahaan tidak mengindahkan protkol kesehatan tersebut akan diberikan peringatan, dan jika sudah diperingati berkali-kali, tetapi tidak mematuhi protokol kesehatan akan dilakukan tindakan oleh pihak yang berwenang. Menurut Andiantono, pihaknya juga akan berkordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam.

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang Dan Penanaman Modal Purnomo Andiantono, juga mengimbau agar perusahaan mengikuti protokol kesehatan, dan dalam hal ini BP Batam turut membantu memantau dalam pelaksanaan protokol kesehatan di lingkungan perusahan di Kota Batam.

 

(red/BP Batam)

 

Tahap Kedua, Polri Kembali Akan Gelontorkan 6 Ribu Ton Beras Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

0

Jakarta – Setelah menyalurkan 6 ribu ton beras pada tahap pertama pendemi, pada tahap kedua Kepolisian Negara Rapublik Indonesia (Polri) bakal kembali menggelontorkan 6 ribu ton beras kepada masyarakat yang terdampak langsung pandemi virus corona atau Covid-19.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, tahap kedua pandemi Covid-19 ini, Persediaan Beras Polri ada 11 ribu ton di bulog dimana untuk tahap kedua akan disalurkan sebanyak 6 ribu ton dan 5 ribu ton sebagai cadangan.

“Sesuai perintah Kapolri pada bulan Juni akan didistribusikan ke tiap Polda sebanyak 25 ton dan Polres sebanyak 10 ton,” kata Argo dalam konferensi pers virtual di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Nantinya, puluhan ton beras tersebut dikelola langsung oleh Kapolda dan Kapolres setempat untuk diberikan langsung kepada masyarakat yang belum menerima atau tidak tersentuh oleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun bantuan sosial lainya dari pemerintah. Proses pendataan penerima dan pendistribusiannya, kata Argo, bersinergi dilakukan oleh jajaran Bhabimkamtibmas Polri dan Babinsa TNI yang ada diseluruh jajaran.

“Mereka akan pendataan ulang sehingga beras yang diberikan bisa tersalurkan tepat pada sasaran,” pungkas Argo.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis telah memerintahkan seluruh jajaran Polres untuk menyisir warga di wilayahnya yang belum mendapatkan bantuan sosial. Untuk itu, sebanyak 500 Polres pun diminta menyiapkan 10 ton beras dan bahan pokok lainnya untuk dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 yang belum terdata.

“Seluruh Polres menyiagakan 10 ton beras dan sembako lain untuk bisa segera disalurkan bagi masyarakat yang belum sempat mendapatkan bansos,” kata Idham dalam keteranganya, Sabtu (25/4).

Selain meminta agar jajarannya menyisir warga yang belum mendapat bansos, Kapolri juga memerintahkan jajaran agar memastikan kelancaran distribusi logistik dan bantuan sosial.

 

(redaksi)

keluarga memberikan edukasi Covid – 19 dalam menghadapi new normal, sembuh 7938 orang

0

Jakarta – Secara bertahap pemerintah akan mulai mengimplementasikan kebiasaan hidup yang baru sebagai upaya agar masyarakat dapat kembali produktif namun tetap aman dari Covid-19.

Juru bicara penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menekankan keluarga memiliki peran penting untuk memberikan edukasi kepada anggota keluarganya mengenai kebiasaan baru dalam menghadapi new normal.

“Basis perubahan ini adalah edukasi yang terus menerus oleh keluarga, oleh karena itu kita sangat berharap peran keluarga dalam perubahan adaptasi kebiasaan baru ini menjadi sesuatu yang harus dilaksanakan bersama-sama,” kata Yuri dalam keterangannya di Graha BNPB, Selasa sore (2/6/2020).

Yuri menambahkan bagi anggota keluarga yang mulai beraktivitas diluar rumah harus turut bertanggung jawab terhadap kesehatan keluarga di rumah. Jangan sampai tidak menyadari bahwa usai kembali ke rumah membawa virus tersebut ke rumah, terlebih orang yang terinfeksi Covid-19 memiliki gejala yang beragam ada yang bergejala berat, sedang, ringan bahkan tak bergejala.

karenanya kebiasaan baru ini harus dipatuhi oleh seluruh elemen masyarakat.

Oleh karenanya, keluarga sebagai kelompok sosialisasi pertama harus mampu melindungi anggota keluarganya serta harus menjadi tempat yang aman dan sehat terutama kelompok rentan.

“Kebiasaan baru haruslah mulai kita tanamkan kepada seluruh keluarga sejak saat ini,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat, secara bertahap beberapa daerah akan melakukan new normal. Yuri mengimbau agar new normal ini tidak dimaknai sebagai euforia untuk melakukan apapun dengan meninggalkan protokol kesehatan. Masyarakat harus tetap disiplin dan patuh mengikuti anjuran yang ada agar tidak tidak memperluas penularan Covid-19.

Untuk diketahui, hari ini pemerintah telah melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 9.049 sehingga totalnya 342.466 spesimen. Hasilnya, jumlah kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di Indonesia meningkat sebanyak 609 orang totalnya 27.549, kasus sembuh bertambah 298 total 7.938, kasus meninggal bertambah 22 total 1.663. Sementara itu, jumlah ODP sebanyak 48.023 orang dan jumlah PDP sebanyak 13.213 orang.

Ada 5 provinsi yang hari ini mengalami kenaikan cukup tinggi yakni Jawa Timur, Papua, DKI jakarta, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan. Ada 4 Provinsi yang melaporkan kenaikan kasus 1 dan 11 provinsi yang penambahan kasusnya nol.

“kerja kita bersama-sama memberikan hasil yang cukup bagus ditandai dengan banyaknya kasus menurun diberbagai provinsi. Namun juga masih ada proses penularan yang masih terjadi, ini disebabkan karena masih ada sumber penularan ditengah masyarakat, masih ada orang yang rentan yang mengabaikan protokol kesehatan dan belum mengadaptasikan kebiasaan hidup yang baru,” ujarnya.

Kemenag Batam Zulkarnain : 627 CJH diberangkatkan Tahun depan

0

Batam – Pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji tahun 2020 atau 1441 H ini. Keputusan Menteri Agama tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain Umar, Selasa (2/6/2020).

“Ini sudah final. Keputusan ini juga sudah dibahas bersama MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan anggota dewan di pusat. Jadi mudah-mudahan bisa diterima,” kata Zulkarnain di Sekupang.

Menurutnya tahun ini terdapat 627 calon jemaah haji asal Batam yang dijadwalkan berangkat ke tanah suci umat muslim. Namun karena telah ditetapkan tak ada pemberangkatan jemaah haji dari Indonesia tahun ini, maka keberangkatan jemaah asal Batam juga tertunda. Jemaah yang tidak jadi “naik haji” tahun ini akan diberangkatkan pada musim haji tahun depan.

“Keputusan ini dinilai menjadi pilihan terbaik di tengah kondisi pandemi sekarang. Oleh karena itu kami harap dapat diterima, dan calon jemaah diharap bersabar,” pesannya.

Untuk mempermudah penyampaian informasi ke semua jemaah, Kemenag Batam akan mengerahkan petugas Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di 12 kecamatan. Petugas nanti akan menyampaikan informasi penundaan ini melalui grup haji yang ada.

“Di tiap kecamatan ada koordinatornya. Kalau mengumpulkan jemaah sebanyak itu di kondisi sekarang ini sepertinya tidak mungkin. Maka kami memanfaatkan grup per KUA,” terang Zulkarnain.

Terkait paspor haji yang sudah dikumpulkan untuk pengurusan visa, menurut Zulkarnain akan dikembalikan kepada jemaah.

Ia mengatakan apabila ada calon jemaah yang ingin membatalkan keberangkatan, misal karena lanjut usia atau masalah kesehatan, boleh mengajukan pengunduran diri. Uang yang sudah dibayar dapat dikembalikan ke jemaah tersebut.

“Kami akan bantu apapun yang dibutuhkan jemaah, termasuk bagi mereka yang ingin mengundurkan diri. Nanti akan kami bantu sesuai prosedur,” kata dia.

Ini Penjelasan Defrizal, Soal Keberangkatan Bupati Hamid Rizal Ke Tanjungpinang

0

Batamtimes.co – Natuna – Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna Defrizal, menjelaskan soal keberangkatan Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal ke Tanjungpinang, Senin (01/06/2020) kemarin.

Dikatakanya, bahwa terdapat urgensi
kepentingan masyarakat Bupati Natuna jemput bantuan Covid -19 di Provinsi Kepri.

Pemkab Natuna Raih Tiga Kali Predikat WTP, Bupati Hamid Ucapkan Apresiasi Kinerja OPD

0

Batamtimes.co – Natuna – Bupati Abdul Hamid Rizal mengucapkan apresiasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), atas keberhasilan pemerintah Kabupaten Natuna kembali meraih predikat Wajar Tanpa Kecuali (WTP) tahun 2019.

Hal tersebut diungkapkan, Hamid Rizal saat pengumuman predikat WTP  disampaikan BKP RI Perwakilan Kepri melalui Video Conference.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga