8.6 C
New York
Tuesday, May 12, 2026
spot_img
Home Blog Page 702

Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo : 402,380 kg narkoba jenis sabu berhasil disita

0

Jabar- Satgas Merah Putih Polri bersama Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya kembali melakukan pengungkapan jaringan bandar narkoba jaringan internasional di wilayah Pelabuhan Ratu, Sukabumi Jawa Barat pada Rabu (3/6/2020). Barang bukti 402,380 Kg berhasil disita.

Kepala Bareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan ada 6 Pelaku berhasil diamankan dalam pengungkapkan ini. Adapun jaringan bandar narkoba ini menggunakan modus ship to ship di Samudera Hindia dikirim dari Iran.

“Ada 6 orang yang ditangkap, warga Sukabumi dan Tasikmalaya,” kata Komjen Listyo Sigit Prabowo, Kamis (4/6/2020).

Ke-6 pelaku tersebut masing-masing berinisial BK (45), I (33), S (36), NH (40). R (41), warga Tasikmalaya dan YFC (31). Total penyitaan barang bukti yang disita adalah 402,380 kilogram narkoba jenis sabu.

Penangkapan diawali dengan penelusuran tim yang dipimpin Kombes Harry Heryawan yang juga menjabat sebagai Ditresnarkoba Polda Metro Jaya terhadap jenis kapal yang mengangkut narkoba tersebut. Setelah dipastikan tiba, tim melakukan penangkapan terhadap 2 orang kru kapal di Pelabuhan Ratu dengan barang bukti awal 2 kilogram sabu.

Selanjutnya tim melakukan pengembangan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap 4 orang lainnya di Sukaraja, Sukabumi dengan tambahan penyitaan barang bukti sebanyak 400 kilogram sabu dalam 339 bungkus plastik bening yang telah di-wrapping rapi.

“Dengan pengungkapan ini, kita bisa menyelamatkan 16 juta lebih warga Indonesia dari narkoba,” pungkas Listyo.

Kini para tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan persangkaan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 20 tahun penjara.

Turut hadir dalam pengungkapkan ini, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi, Dirtipiddum Bareskrim Polri Brigjen Fredy Sambo. (*)

Isdianto Apresiasi Natuna Kawasan Bebas Covid -19 Terus Menetapkan Protokol Kesehatan

0

Batamtimes.co – Natuna – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau Isdianto, mengapresiasi kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna menjadi salah satu kawasan bebas Covid -19 di Kepulauan Riau.

Ini Penjelasan Juru Bicara Satgas Covid-19, Soal Penumpang Wings Air Batal Berangkat Ke Batam Disinformasi

0

Batamtimes.co – Natuna – Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, SKM menyatakan, soal satu orang penumpang Wings Air berinisial YA (43) ditunda berangkat ke Batam, Kamis (04/05/2020) siang.

Akibat tersiar kabar dan Informasi Orang Tanpa Gejala (OTG) berstatus positip di Natuna dia pastikan disinformasi.

BP Batam Kembali Bagikan Masker Gratis untuk Masyarakat Batam di Daerah Batu Aji dan Sagulung

0

Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam membagikan masker gratis kepada masyarakat yang beraktivitas di tempat-tempat keramaian di Kecamatan Batu Aji dan Sagulung Kota Batam, pada Rabu, 3 Juni 2020.

Pembagian masker ini merupakan instruksi dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam menghadapi fase pra new normal agar masyarakat Batam dapat membiasakan diri dengan pola hidup baru dan mengikuti aturan pemerintah dalam melakukan protokol kesehatan.

Mulai dari menggunakan masker dalam beraktivitas, mencuci tangan dengan sabun, dan menerapkan social dan physical distancing.

Pembagian masker dilakukan di Kecamatan Batu Aji dan Sagulung dengan lokasi yang menjadi target pembagian masker ialah tempat-tempat keramaian yang banyak kerumunan masyarakat seperti pasar, kedai kopi, dan pusat perbelanjaan serta tempat ibadah.

Pembagian masker langsung ke masyarakat pada Rabu ini dilakukan dengan 2 tim di 2 wilayah, yaitu Kecamatan Batu Aji, meliputi kawasan Pasar Aviari dan Tanjung Uncang, Rumah Ibadah Masjid dan Gereja. Untuk Kecamatan Sagulung meliputi Pasar Fanindo, SP Plaza, Pasar Sei Lekop dan tempat umum lainnya.

Pembagian masker melibatkan para pegawai BP Batam yang bertugas di beberapa unit kerja, antara lain Biro Umum, Bandara Hang Nadim, RSBP Batam, Biro Humas Promosi dan Protokol, Direktorat Pengamanan Aset dan BU Pelabuhan Laut.

Pembagian ini diutamakan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker, saat pembagian masker dilakukan sebagian masyarakat masih ada yang tidak menggunakan masker saat melakukan kegiatan sehari-hari, hal ini dikhawatirkan akan rentannya masyarakat terpapar covid-19.

Kedepannya diharapkan masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 dan selalu melakukan protokol kesehatan dalam beraktivitas.

Bona Simatupang, salah seorang warga Sagulung, yang menerima masker menyampaikan terima kasihnya kepada BP Batam.

“Kami para driver ojek mengucapkan terima kasih kepada BP Batam yang telah membagikan masker kepada kami, di mana saat ini kami sangat memerlukan menggunakan masker dalam beraktivitas. Dan terima kasih banyak atas perhatiannya untuk masyarakat Batam, terutama kami yang sering kontak langsung dengan pelanggan dan sering mengunjungi tempat-tempat yang ramai,” kata Bona.

 

(red/BP Batam)

Masa Pandemi, Komoditas Pangan Indonesia Melejit di Pasar Mesir

0

Mesir – Mesir merupakan salah satu mitra dagang non-tradisional bagi Indonesia, mendominasi pangsa pasar Mesir sebesar 1,45 persen dan beberapa produk komoditas pangan Indonesia menjadi primadona di peringkat pertama. Mesir memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis Indonesia di Kawasan Afrika Utara dan Afrika secara keseluruhan.

Mesir dengan populasi 100 juta jiwa (CAPMAS, Juni 2020) mengimpor lebih dari 80% kebutuhan produk pangannya dari Dunia diantaranya minyak goreng, minyak nabati, margarin, kopi, teh, rempah-rempah dan produk pangan lainnya.

Dalam neraca perdagangan Mesir dengan Indonesia, pada periode Januari-Maret 2020, Indonesia surplus sebesar USD 238,42 juta (Rp. 3,50 triliun).

Hal ini disampaikan Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzy di Wisma Duta KBRI Kairo, Hari Selasa (2/6/2020) waktu setempat.

“Beberapa komoditas pangan Indonesia ke Mesir pada periode Januari-Maret 2020, yang berkontribusi pada peningkatan ekspor antara lain produk Biji Kopi, Saus dan olahannya, Minyak Sawit dan turunannya, Lemak Nabati, kacang kacangan, kelapa, kelapa parut, bubuk kakao, Kakao, butter dan minyak kakao,” ungkap Dubes Helmy.

Dubes Helmy menerangkan, peningkatan nilai ekspor ini dipengaruhi oleh beberapa hal penting, diantaranya adanya pembebasan bea masuk seperti produk kopi dan minyak sawit dan turunannya, dua produk ini mendominasi nilai ekspor Indonesia ke Mesir diatas 58,23 persen, besarnya permintaan buyer Mesir utamanya produk produk bahan baku industri meski bea masuk diatas 5-10 persen, terdapat permintaan yang tinggi untuk produk lemak nabati dan minyak goreng (palm olein) dikarenakan produk Indonesia harganya lebih terjangkau dibanding dengan produk sejenis dari negara-negara pesaing.

“Produk makanan lainnya seperti bubuk kakao, kakao butter, kacang-kacangan, kelapa dan kelapa parut juga mengalami peningkatan yang signifikan, hal ini karena upaya buyer ingin mencapai target pasar menjelang masa konsumsi bulan Puasa dan Idul Fitri, diantaranya digunakan untuk bahan baku produk kue kering, roti, biskuit, wafer, manisan dan makanan ringan lainnya,” tutur Dubes Helmy.

Produk Komoditas Pangan Unggulan Indonesia ke Mesir
Atase Perdagangan KBRI Kairo, Irman Adi Purwanto Moefthi memberi gambaran, produk lemak nabati (HS 1516) misalnya, terjadi peningkatan yang sangat signifikan, pada Januari-Maret 2020, naik 1385 persen atau USD 2,86 juta (Rp. 42 miliar) dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar USD 193 ribu (Rp. 2,83 miliar). Minyak sawit dan turunannya (HS 1511) mencapai USD 146 juta (Rp. 2,16 triliun) dengan kapasitas ekspor sebesar 208,826 ton.

“Setiap tahunnya minyak sawit dan lemak nabati Indonesia mendominasi peredaran minyak goreng di Mesir diatas rata-rata 80 persen. Kebutuhan impor minyak goreng sebesar 90 persen dari dunia dan hanya tersedia 10 persen produksi dalam negeri yang terdiri dari minyak jagung, minyak kapas, soyabean dan lainnya,” ujar Atdag Irman.

Duta Besar RI, Helmy Fauzy mengungkapkan, kapasitas produksi Indonesia masih memungkinkan untuk ekspor ke Mesir meskipun pandemi global COVID-19 masih berlangsung. Hingga saat ini sebagian besar kontrak dagang buyer Mesir dengan eksportir Indonesia masih berjalan lancar.

Dubes Helmy mencontohkan, Kopi Indonesia juga memberi kontribusi pada peningkatan ekspor ke Mesir sebesar USD 17,48 juta (Rp. 257 miliar ) atau naik 26,07 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar USD 13,86 juta (Rp. 204 miliar). Dari segi volume juga mengalami peningkatan sebesar 33,68 persen yaitu sebesar 10,097 ton, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar 7,553 ton. Harga pasaran kopi robusta lndonesia ke pasar Mesir pada Mei 2020 untuk jenis kopi robusta dari 1800 dolar AS perton hingga 2300 dolar AS per ton, ungkap Dubes Helmy yang setiap pameran dagang tahunan Trade Expo Indonesia (TEI) menyaksikan penandatanganan kontrak transaksi dagang kopi dan produk lainnya antara produsen Indonesia dengan buyer Mesir.

Dubes Helmy membenarkan, saat ini restoran, hotel, dan kedai kopi di Mesir tutup di tengah wabah COVID-19, namun ekspor kopi robusta tetap masih berjalan. Penutupan tempat umum ini membuat para pedagang dan distributor kopi harus beralih menjual produk kopi secara daring atau melalui sistem pesan antar ke rumah.

Produk makanan olahan Indonesia juga memiliki prospek di pasar Mesir, yaitu seperti biskuit, wafer, dan penyedap. Kekuatan ekspor Indonesia di komoditi ini cukup besar. Meski produk biskuit impor dikenakan bea masuk 60 persen plus PPN sebesar 14 persen, konsumen Mesir masih mengidolakan biskuit buatan Mayora.

“Pada pekan pertama setelah Lebaran Idul Fitri ini telah masuk lima kontainer biskuit Mayora senilai lebih dari USD 100 ribu (Rp. 1,47 miliar) untuk pasokan konsumen kota Kairo dan sekitarnya,” imbuh Dubes Helmy.

Lebih lanjut Dubes Helmy menjelaskan, selain itu saos dan bumbu masakan dan penyedap rasa secara berangsur-angsur disukai warga Mesir, meski sedikit terhambat dengan adanya penutupan restoran dan perhotelan, warga Mesir tidak kehilangan akal, mereka meracik bumbu bumbu masakan Indonesia dari rumah. Nilai ekspor saus dan olahannya mengalami peningkatan pada Januari-Maret 2020 sebesar USD 4,08 juta (Rp. 60 miliar) atau naik 13,73 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar USD 3,59 juta (Rp. 52,87 miliar).

Untuk produk perkebunan lainnya, Atdag Irman menerangkan, seperti Bubuk Kakao mengalami kenaikan sebesar 86,34 persen atau sebesar USD 1,97 juta (Rp. 29 miliar) dibanding dengan perolehan periode yang sama tahun 2019 sebesar USD 1,05 juta. (Rp. 16 miliar) . Adapun untuk produk Kakao Butter, dan Minyak Kakao juga mengalami kenaikan 47,04 persen senilai USD 1,61 juta (Rp. 23,83 miliar) dibandingkan dengan perolehan periode yang sama tahun 2019 sebesar USD 1,10 juta (Rp. 16 miliar). “Permintaan bubuk kakao, Kakao Butter dan Minyak Kakao masih tinggi di masa Ramadhan dan menyambut Idul Fitri,” imbuhnya.

Di masa pandemi COVID-19 ini, KBRI Kairo tetap berkomunikasi dengan buyer potensial melalui pemanfaatan media sosial, mempromosikan produk-produk unggulan Indonesia secara online, membangun komunikasi secara kekeluargaaan dengan buyer lama dan buyer baru.

“KBRI Kairo terus berupaya agar sektor komoditas produk pangan Indonesia tetap melejit dan memberi kontribusi besar bagi pasar Mesir, walaupun tengah menghadapi hantaman akibat pandemi Covid-19, secara terus menerus melakukan komunikasi dan pembinaan buyer, baik buyer lama maupun buyer baru,” ungkap Duta Besar RI, Helmy Fauzy yang selama empat tahun berturut-turut mewakili buyer unggulan Mesir menerima penghargaan Primaduta Award dari Presiden RI Joko Widodo.

(red/Tanto)

Bupati Anambas Sambut Kedatangan Menkopolhukam dan Mendagri di Kabupaten Kepulauan Anambas

0

Anambas  – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Beserta rombongan berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis, (4/6/2020).

Kunjungan Menkopolhukam dan Mendagri ke Anambas merupakan kunjungan kerja yang tertunda pada Maret lalu yaitu Pencanangan Gerbangdutas 2020.

Kedatangan Menteri bersama rombongan tersebut disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas pada saat tiba di Bandara Matak Base, Kecamatan Kute Siantan. Lembaga Adat Melayu turut menyambut dan mendoakan, serta penyambutan sesuai dengan adat melayu dan Protokol Kesehatan.

Selanjutnya rombongan Menteri melanjutkan perjalanan ke Anambas Resort Kabupaten Kepulauan Anambas dengan didampingi Bupati Kepulauan Anambas.

Setibanya di Anambas Resort, para rombongan melaksanakan Sarapan Bersama dengan tetap menjaga jarak dan selanjutnya melakukan Video Conference dengan Presiden Republik Indonesia.

 

 

(red/Diskominfotik KKA)

Polres Natuna Gencar Sosialisasikan Penerapan New Normal Kepada Masyarakat Di Tengah Pandemik Covid-19

0

Batamtimes.co – Natuna – Polisi Resor (Polres) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau gencar melakukan sosialisaikan penerapan New Normal kepada warga masyarakat ditengah pandemik Covid-19.

Delfian Pimpin Apgema Provinsi Kepri Tahun 2020

0

Batam – Kepengurusan  Asosiasi Pengusaha Game elektronik Anak dan Keluarga (Apgema) Provinsi Kepri Tahun 2020 berubah, Delfian terpilih sebagai ketua umum menggantikan Achmad Rosano.

Perihal tersebut diketahui usai rapat pengurus yang diadakan di Hotel 89 Nagoya Batam, Rabu, (3/6/2020).

Ketua Dewan Pembina Apgema Kepri Jonni Pakkun mengatakan, pergantian kepengurusan di Apgema adalah biasa dan lumrah dilakukan.

” Kepengurusan yang lama sudah berakhir masa bakti kepengurusan, sehingga dianggap perlu untuk mengangkat pengurus baru, demi berjalannya roda organisasi Apgema Kepri, ” kata Jonni.

Dikatakan Jonni yang juga sebagai Ketua Dewan pendiri, seluruh Dewan pendiri hadir pada saat rapat, hari ini, dan seluruhnya sepakat untuk diadakan perubahan dalam tubuh organisasi sekaligus memutuskan yaitu,

1. Menyetujui Perubahan Anggaran Dasar APGEMA, berkedudukan di Kepulauan Riau.

2. Memberhentikan dengan hormat Pimpinan dan segenap Pengurus APGEMA periode sebelumnya yang telah berakhir masa kepengurusannya dengan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dedikasinya, sekaligus menyetujui menetapkan dan mengangkat Periode Kepengurusan selama 3 (tiga) tahun

Susunan Pengurus untuk periode tahun 2020 s/d tahun 2023 adalah sebagai berikut:

DEWAN PENGAWAS :
1. JONNI PAKKUN
2. AKHMAD ROSANO

DEWAN PENGURUS :
1. KETUA UMUM : DELFIAN HERTINUS
2.Ketua Harian : JURADO SIBURIAN, SH. CPrM. CPCLE
3. SEKRETARIS JENDERAL : USMAN DJAMIL AM
4. BENDAHARA UMUM : ARMIN RAMDHANI.

Ketua terpilih Delfian saat dihubungi media mengatakan, trimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh dewan pengurus Apgema Kepri.

Untuk langkah awal yang akan dilakukan, ungkap Delfian memilih pengurus, dan meletakkan sesuai dengan kemampuan.

“Jika pengurus sudah lengkap, maka kita akan memikirkan program kerja Apgema. Semoga dengan diserahkan tanggung jawab sebagai ketua pada saya, Apgema bisa lebih baik lagi, “ungkapnya, Rabu, (3/6/2020).

Dari pengurus yang terpilih, Nama Jurado Siburian yang merupakan mantan anggota DPRD Kota Batam merupakan wajah baru yang dapat diperhitungkan untuk membesarkan organisasi.

Nanti, untuk selanjutnya kata Delfian, kita akan bincang santai bersama Ketua harian Jurado, “Setelah pengurus terbentuk kita akan adakan pertemuan dengan awak media, trimakasih,” pungkasnya.

 

(red/adi)

299 Pegawai Itjen Kemenkumham Rapid Test,Humas: Alhamdulillah, Semua Non Reaktif

0

Jakarta – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI tak sekadar menggelorakan imbauan melawan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kementerian yang dinakhodai Yasonna Laoly itu juga proaktif dalam melakukan pengecekan kesehatan pegawainya melalui rapid test.

Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI malah melakukan rapid test massal dengan melibatkan ASN sejak 29 Mei 2020 dan 2 Juni 2020.

Humas Itjen Kemenkumham Brahmantyo mengungkapkan, deteksi awal covid-19 melalui screaning atau rapid test tersebut dipimpin langsung oleh Inspektur Jendral Kemenkumham, Komjen Pol Andap Budi Revianto.

Rapid test dilaksanakan secara mandiri terhadap keluarga besar Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI. “Screaning ini dilaksanakan di auditorium Itjen Kemenkumham RI, Gedung Sentra Mulia lantai 16, jalan HR Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan,” ujarnya.

Rapid test, kata Brahmantyo, diikuti 299 orang. Mereka adalah ASN, PPNPN (tenaga honorer) beserta seluruh keluarga ASN juga ikut dites.

Pada tahap awal, Jumat (29/5/2020), peserta yang ikut sebanyak 52 orang. Usia mereka rata-rata 45 tahun ke atas. “Hasil screaning, tidak satu pun yang teridentifikasi awal. 52 orang tersebut masih negatif atau non reaktif,” katanya.

Tak hanya itu, Itjen Kemenkumham melanjutkan pemeriksaan rapid test pada tanggal 2 Juni 2020. Brahmantyo
mengungkapkan, peserta yang ikut kali ini jauh lebih banyak yakni 247 orang. Seluruh ASN, PPNPN (tenaga honorer) beserta keluarga ikut dirapid. Rinciannya: sekretariat sebanyak 70 orang, Itwil 1 sebanyak 16 orang, Itwil 2 sebanyak 13 orang. 19 peserta dari Itwil 3, 16 orang Itwil 4, Itwil 5 dan itwil 6 masing-masing mengikutkan 17 orang.

“Selain itu, ada juga tenaga honorer termasuk Satpam sebanyak 31 orang dan keluarga pegawai sebanyak 48 orang. Dari hasil rapid test terhadap 299 orang, alhamdulillah semuanya non reaktif. Mari kita jaga kesehatan, ikuti anjuran pemerintah dan bersama-sama kita cegah penyebaran covid-19. Salam sehat,” jelas Brahmantyo.

 

(red/Humas Kemenkumham)

Proyek Pemasangan Jaringan Pipa dari Waduk Tembesi ke Waduk Mukakuning Segera Dimulai

0

Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam segera memulai pelaksanaan pemasangan jaringan pipa (interconnecting) dari Waduk Tembesi ke Waduk Mukakuning.

Terkait dengan proyek ini, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam telah melakukan survei dan pengukuran jarak antara Waduk Tembesi dengan Waduk Mukakuning yang akan disambungkan dengan pipa penghubung, yaitu sekitar 4 kilometer.

Proyek pemasangan jaringan pipa bernilai sekitar Rp 45,7 milyar dengan ruang lingkup pekerjaan ini temasuk pengadaan Dan pemasangan pipa, pompa, genset, ponton dan accessories.

Direktur BU Fasling BP Batam, Binsar Tambunan, mengatakan mengingat kebutuhan ketersediaan air yang sangat mendesak, pelaksanaan pemasangan jaringan pipa parallel dengan pekerjaan lainnya, dengan 4 tim, yaitu 1 tim pekerjaan di hulu, 1 tim di hilir, 1 tim pekerjaan intake/ponton dan 1 tim pekerjaan mekanikal elektrikal.

“Proyek penyambungan pipa ini diperkirakan akan memakan waktu pengerjaan selama 4 bulan, namun diharapkan dapat selesai sebelum 4 bulan dengan kontraktor pelaksana pekerjaan PT Indobangun Megatama selaku pemenang lelang,” kata Binsar Tambunan di Kantor BP Batam, Rabu (3/6/2020).

Proyek pemasangan jaringan pipa antarwaduk ini merupakan upaya BP Batam dalam mengantisipasi krisis air baku di Pulau Batam, di mana volume air baku yang akan dipompakan dari waduk estuari Tembesi sebesar 600 liter per detik menuju waduk Mukakuning dan Waduk Duriangkang.

Binsar menambahkan, ke depan ini merupakan bagian sistem ketersediaan air baku SPAM Barelang yang akan dikembangkan dalam konsep Batam Integrated Total Water Management (BITWM).

“Berikutnya sedang kita siapkan rencana pembangunan Instalasi pengolahan air dengan Kapasitas 350 liter per detik yang direncanakan dapat beroperasi tahun depan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan air untuk 3 hingga 4 tahun ke depan,” kata Binsar.

 

(red/BP Baram)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga