8.6 C
New York
Monday, May 11, 2026
spot_img
Home Blog Page 709

Bupati Hamid Pimpin Apel Kesiapsiagaan Operasi Ketupat Seligi, Pengamanan Idul Fitri 1441 H/2020

0

Batamtimes.co – Natuna – Bupati Abdul Hamid Rizal pemerintah daerah Kabupaten Natuna pimpin apel kesiapsiagaan operasi ketupat Seligi Polres Natuna pengamanan Idul Fitri 1441 tahun 2020.

Apel yang dihadiri ratusan personil gabungan TNI-POLRI, Satpol PP, Damkar, SAR Natuna, Dishub dan personil Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, dipusatkan di lapangan Pantai Piwang Jalan Soekarno – Hatta Ranai, Sabtu (23/05/2020) pukul 18.30 Wib.

Seluruh Dunia Terapkan Hidup Normal yang Baru Hadapi Pandemi Covid-19

0

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa situasi sekarang ini masih belum normal, dunia masih dihadapkan pada persoalan yang cukup berat. Seluruh dunia pun telah setuju dan mengakui bahwa situasi ini tidak akan sama seperti dulu kala, oleh karenanya diperlukan cara pandang baru ini sebagai bagian dari adaptasi pasca Covid-19.

“Seluruh dunia pun juga sudah mengakui bahwa kita semua tidak akan bisa kembali ke kondisi normal seperti jaman dulu lagi sebelum ada pandemi Covid-19,” kata Achmad Yurianto, dalam keterangannya di Graha BNPB Minggu sore (24/5).

Menurut Yuri, harus ada paradigma baru dalam melawan Covid-19. Masyarakat harus mulai membiasakan hidup normal baru dengan selalu melaksanakan protokol kesehatan seperti cuci tangan pakai sabun, jaga jarak fisik, pakai masker dan menghindari kerumunan, serta mulai produktif kembali namun tetap aman dari Covid-19.

“Upaya normal yang baru ditujukan untuk memutus ini semua, kita sadari penyakit ini disebabkan oleh virus. Yang kemudian menyebabkan gangguan pernafasan,” sebut Yuri.

Imbauan ini sejalan dengan, masih tingginya angka penularan di tengah masyarakat. Hingga 24 Mei 2020, dengan menggunakan pemeriksaan RT-PCR dan TCM-TB jumlah pemeriksaan spesimen sebanyak 248.555 spesimen. Hasilnya akumulasi kasus terkonfirmasi positif sebanyak 22.271 orang, jumlah kasus sembuh 5.402 dan jumlah kasus meninggal 1.372. Adapaun wilayah terdampak meluas hingga 404 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi.

“Pekerjaan kita masih cukup berat, karena kami masih melakukan pemantauan diseluruh wilayah tanah air ini pada orang-orang yang perlu kita pantau sebanyak 42.551,” ujarnya.

Sementara itu, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 11.389 orang. Pihaknya mengimbau bahwa proses penularan masih terjadi, sumber penularan masih ada ditengah masyarakat. Ini dikarenakan masih minimnya pengetahuan masyarakat tentang Covid-19.

“Kita tidak bisa bergerak sendiri, kami berharap keluarga adalah basis perubahan perilaku secara mendasar. Mari jadikan keluarga kita keluarga yang aman dan terlindungi, sehingga kita bisa melindungi keluarga, orang lain, dan bangsa Indonesia,” tegasnya.

 

 

(red/kemenkes/bud)

Kampung tangguh dari Malang untuk Indonesia

0

KOTA MALANG,- Keberadaan kampung tangguh di Kota Malang,seakan patut dijadikan contoh bagi masyarakat dalam upaya menanggulangi pandemi corona saat ini.

Betapa tidak, kampung itu seakan mampu menciptakan berbagai
inovasi masyarakat dalam upaya memutus penyebaran rantai corona.

Bahkan, dalam acara penyerahan pemenang kampung tangguh di
Aula Skodam V/Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, Danrem 083/Baladhika
Jaya, Kolonel Inf Zainuddin menyebut jika kampung tangguh, merupakan
wujud dari nilai-nilai gotong-royong hingga kebersamaan.

“Kampung tangguh, bukan cuma masyarakat. Ada juga TNI,
Polri, akademis, pengusaha hingga ormas sampai relawan yang siap bersama masyarakat. Pembangunan kampung tangguh, mengacu pada pertahanan wilayah,” ujar Danrem. Jumat, (22 /5/2020)

Lomba kampung tangguh, jelas pejabat militer kelahiran Kota Palembang ini, digelar dengan harapan agar masyarakat benar-benar menjalankan konsep yang sudah ditetapkan, salah satunya ialah standar operasional prosedur penanganan covid-19, mengkoordinir lumbung pangan hingga ketahanan kesehatan yang mengarah pada pencegahan dan edukasi
masyarakat mengenai covid-19.

“Termasuk pembekalan mengenai ketahanan informasi untuk
menghindari berita hoaks terkait corona,” ucapnya.

Danrem kembali menegaskan, pada dasarnya pemutusan rantai
corona terdapat pada kepatuhan masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu,
ia menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi peraturan Pemerintah dalam
upaya memutus ranti penyebaran wabah itu.

“Mulai dari menerapkan pola hidup sehat, social distancing, physical distancing, hingga hal yang paling sederhana saja,
yaitu menggenakan masker. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat memang
paling utama,” tegasnya.

Untuk diketahui, lomba kampung tangguh Kota Malang itu,telah berhasil diraih oleh RW 04 Tasikmadu. Di posisi kedua, diduduki oleh RW 06 Bandungrejosari, dan juara ketiga diraih oleh RW 07 Mojolangu.

 

(red/nanda)

Salohot Bendahara AJOI Natuna Wafat, Ketua DPD Kepri Ucapkan Belasungkawa

0

Batamtimes.co – Natuna – Ketua DPD Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kepulauan Riau, Johnny Pakkun menyatakan belas sungkawanya atas meninggalnya Salohot Bendahara DPC AJOI Kabupaten Natuna, di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Natuna, Sabtu (23/05/2020) pukul 11.15 WIB kemarin.

” Saya sekeluarga beserta pengurus DPD AJOI Kepri turut berduka cita atas wafatnya Bendahara pengurus DPC AJOI Kabupaten Natuna bapak Salohot,” ucap Johnny pakun lewat seluluernya.

Amsakar : Pemerintah dan masyarakat Batam mengucapkan terimakasih untuk tenaga medis, masih menjalankan tugas disaat Hari Raya Idul Fitri

0

Batam – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyempatkan diri mengunjungi para tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah. Di tengah wabah corona virus disease (Covid-19), para tenaga medis terus berjuang sebagai garda terdepan, meskipun dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijiriah.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Batam tentunya mengucapkan banyak terimakasih kepada para tenaga kesehatan, yang tetap menjalankan tugasnya disaat yang lain merayakan hari raya,” kata Amsakar, Minggu (24/5).

Karena itu pihaknya terus mengajak masyarakat Kota Batam untuk sama-sama menjaga diri agar kasus positif Covid-19 tidak terus bertambah. Ia mengajak agar masyarakat selalu mematuhi semua imbauan dan anjuran pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

Pada kesempatan itu, Amsakar juga membagikan nasi kota gratis untuk para tenaga medis. Hal itu sebagai salah satu bentuk dukungan agar para tenaga medis tetap semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab nya untuk terus melayani masyarakat.

“Kita semua berharap mudah-mudahan Covid-19 cepat berlalu. Mari selalu patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Setelah dari RSUD Embung Fatimah, Amsakar juga menyempatkan diri untuk mengunjungi pekerja migran Indonesia (PMI) di Rusun Tanjunguncang. Para PMI dari Malaysia tersebut saat ini masih menjalani karantina di Kota Batam sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Amsakar meminta kepada PMI yang dikarantina untuk bersabar dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam pemulangan PMI. Sehingga masih harus menunggu waktu pemulangan ke daerah asal untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Ikuti semua prosedur yang ada, mudah-mudahan dengan demikian bisa segera pulang ke rumah masing-masing,” katanya.

Kapolda Kepri cek pos Pengamanan dan pos pelayanan Operasi Lilin Seligi 2020

0

Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman M.Si beserta Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri serta Pejabat Utama Polda Kepri laksanakan pengecekan Pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Lilin Seligi 2020 pada Sabtu malam (22/5/20).

Pengecekan Pos pengamanan dan Pelayanan yang pertama dikunjungi oleh Kapolda Kepri beserta rombongan berada di kawasan Nagoya, Kota Batam. Tepat nya di Pos Pengamanan Nagoya Hill, Kapolda Kepri langsung memantau jumlah kekuatan dan kesiapan Personel yang melaksanakan tugas diwilayah tersebut.

Tujuan berikutnya Kapolda Kepri beserta rombongan melakukan pemantauan di Pos pengamanan dan pelayanan jalan Engku Putri Batam Center, ditempat tersebut kembali Kapolda Kepri melakukan pengecekan kesiapan serta jumlah kekuatan personel yang melakukan pengamanan serta pelayanan dalam rangka perayaan Hari raya idul Fitri 1441 Hijriah.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. mengatakan “Hadirnya pimpinan Polri Polda Kepri di Pos Pengamanan dan pelayanan Operasi Ketupat Seligi 2020 merupakan bentuk hadir nya pimpinan Polri ditengah-tengah anggota nya dan dalam rangka melihat langsung proses pengamanan serta memantau situasi Kamtibmas di wilayah Provinsi Kepri khusus nya di Kota Batam, selama kegiatan berlangsung dan hingga pada hari ini tepatnya 1 Syawal 1441 Hijriah, di Hari Raya Idul Fitri situasi di Provinsi Kepri secara umum terdapat dalam keadaan aman dan terkendali”. Jelas Kabid Humas Polda Kepri.

 

(red/Humas Polda Kepri)

Ketua DPRD Sleman Serahkan 6 APD ke Gugus Tugas Desa Banyurejo

0

Sleman – Ketua  DPRD Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta Haris Sugiharta menyerahkan 6 Alat Pelindung Diri atau APD kepada gugus tugas Covid-19 Desa Banyurejo, Kecamatan Tempel Minggu 24 Mei 2020 pagi.

Selain memberikan bantuan APD, Harus juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada keluarga Bagiyo yang terindikasi positif Covid-19 atau Corona yang saat ini masih menjalani  perawatan di RS Sardjito.

Selain kepada keluarga pasien, Haris juga memberikan 61 paket sembako berisi 5 kilogram beras kepada warga yang tinggal disekitar rumah Bagiyo.

“Tadi kami meyerahkan APD ke gugus tugas Desa Banyurejo serta bantuan sembako ke keluarga Bagiyo yang terindikasi positif Corona dan saat ini masih dalam perawatan di Sardjito,” kata Haris dalam pesan elektroniknya.

Haris berharap, bantuan sembako tersebut bisa meringankan keluarga pasien Covid-19.

“Semoga bantuan sembako senilai Rp 1,8 jut ini bisa bermanfaat. Kami menghimbau agar masyarakat agar mematuhi protokal kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Haris.

 

(red/Tanto)

Cegah Covid 19, Polri tutup Jalur masuk arus balik ke Jakarta

0

JAKARTA – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Argo Yuwono mengatakan bahwa pihak Kepolisian Republik Indonesia akan memberlakukan penyekatan jalur-jalur utama arus balik yang menuju ke wilayah Ibu Kota Jakarta dari berbagai daerah.

Argo mengimbau agar masyarakat tidak kembali masuk ke Jakarta, sebagaimana diketahui bahwa kasus positif COVID-19 di Ibu Kota paling tinggi.

“Bagi masyarakat yang tidak memiliki ketrampilan khusus dan tidak memiliki suatu keahlian diharapkan untuk tidak kembali ke Jakarta,” kata Argo.

Selain itu, Argo juga menjelaskan bahwa Provinsi DKI Jakarta juga sudah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 47 tahun 2020, dan dalam hal ini telah diperpanjang sampai tanggal 4 Juni 2020. Artinya bahwa selama masa PSBB maka setiap orang dilarang memasuki wilayah dengan pengecualian, sebagai upaya memutus rantai penularan COVID-19.

Dalam pelaksanaan penyekatan-penyekatan tersebut, petugas dari unsur TNI dan Polri akan berjaga di masing-masing lokasi yang di tentukan. Kemudian mereka akan memutarbalikkan kendaraan yang akan kembali ke Jakarta.

“Artinya, bahwa kita berharap, semuanya untuk patuh, dan kemudian mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah,” jelas Argo.

Adapun penyekatan arus balik yang dilakukan pada tiap-tiap wilayah meliputi;

Penyekatan Arus Balik Polda Jawa Timur:

1. Penyekatan antar provinsi di jalur Tol :
– Wilayah Ngawi – Sragen di Gate Tol Ngawi Km 679.200

2. Penyekatan antar provinsi di jalur arteri :
• Tuban – Rembang di Pos Bancar
• Pelabuhan Ketapang Jl. Raya Situbondo
• Bojonegoro – Cepu di Pos Padangan
• Magetan – Karanganyar di Pos Cemoro sewu
• Pacitan – Solo di Ds Glonggong Donorojo
• Ponorogo – Wonogiri di Ds Biting kec Badegan
• Ngawi – Sragen di Mantingan

3. Penyekatan arus balik antar kota/kabupaten di jalur arteri :
a. Jalur pantura (Arteri):
• Tuban dgn Lamongan.
• Lamongan dgn Gresik.
• Gresik – Surabaya
• Surabaya – Sidoarjo
• Sidoarjo – Pasuruan
• Pasuruan – Probolinggo
• Probolinggo – Situbondo
• Situbondo – Banyuwangi

b. Jalur Tengah:
• Ngawi – Magetan
• Magetan – Madiun
• Madiun – Nganjuk
• Nganjuk – Kediri (Mengkreng)
• Kediri – Jombang
• Jombang -Mojokerto – Mojokerto-Sidoarjo
• Sidoarjo – Surabaya
• Sidoarjo – Pasuruan
• Pasuruan – Malang

c. Jalur Selatan:
• Banyuwangi – Jember
• Jember -Lumajang
• Malang – Blitar
• Blitar – Tulungagung
• Tulungagung – Trenggalek
• Trenggalek – Pacitan

Penyekatan Arus Balik Polda Jawa Tengah:

1. Penyekatan antar provinsi di jalur Tol :
– Wilayah Sragen di exit sragen Km 528.
– Gate tol banyumanik Km 421.

2. Penyekatan antar provinsi di jalur arteri :
– Rembang (Sarang).
– Blora (Simpang 3 Ketapang).
– Wonogiri (Selogiri)
– Sragen (Sambung Macan)

3. Penyekatan arus balik antar kota / kabupaten di jalur arteri/Jalur pantura:
– Rembang dgn Pati.
– Pati dgn Kudus.
– Kudus dgn Demak.
– Demak dgn Semarang.
– Semarang dgn Kendal
– Kendal dgn Batang
– Batang dgn Pekalongan.
– Pekalongan dgn Pemalang
– Pemalang dgn Tegal.
– Tegal dgn Brebes.

Penyekatan Arus Balik Polda Jawa Barat:

Penyekatan Jalur Tol:
1. Jalur Tol Indikator dari Gerbang Tol Palimanan Utama:
a. Tegal karang
b. Plumbon
c. Ciperna timur
d. Kanci
e. Ciledug (perbatasan dengan Brebes)

2. Jalur Tol Indikator dari Gerbang Tol Cikatama:
a. Kalijati
b. Cilameri
c. Cikedung
d. Kertajati
e. Sumber jaya

3. Jalur Tol Indikator dari Gerbang Tol Kalitama:
a. Sadang
b. Jatiluhur
c. Cikamuning

4. Jalur Tol Japek Indikator di KM 47 B
a. Kalihurip
b. Karawang timur
c. Karawang barat

Penyekatan Jalur Arteri:

1. Polres Sukabumi di Gunung Buthak berbatasan dgn Prop Banten
2. Polresta Cirebon di:
a. Susukan/ Losari (Brebes)
b. Ciledug arteri (Brebes)
3. Polres Kuningan di Cibimbin (Brebes)
4. Polres Banjar di Cijolang (Cilacap)
5. Polres Ciamis di pos Kalikucang (Cilacap)

Penyekatan Arus Balik Polda Banten:

1. Batas DKI Jakarta
• PCP Citra Raya
• PCP Pasar Kemis
• PCP Kronjo
• PCP Tigaraksa
• PCP Solear
• PCP Jayanti
• PCP GT. Cikupa
• PCP Simpang Asem
• PCP Simpang Pusri/KSB

2. Batas Jawa Barat
• PCP Jasinga
• PCP Cilograng
• PCP Gayam

3. Batas Sumatera
• PCP Gerem
• PCP Pelabuhan Merak
• PCP Pelabuhan BBJ Bojonegara

Dari pemberlakuan penyekatan di beberapa titik tersebut, masyarakat diminta agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan sebagai bentuk memutus rantai penularan COVID-19.

“Itu yang kita lakukan, dan kita berharap masyarakat untuk mentaati kaitannya dengan apa yang menjadi program, maupun yang telah disampaikan oleh pemerintah, ya. Ini kita belajar, kemudian kita patuh, jangan sampai kita menjadi jadi korban ya, itu di situ,” jelas Argo.

“Kita harus memberikan contoh teladan kepada keluarga kita sendiri, lingkungan kita sendiri, negara kita sendiri,” pungkas Argo.

RS Darurat Wisma Atlit Ditetapkan Sebagai Zona Kekarantinaan

0

Jakarta – Pemerintah melakukan kunjungan ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran. Dalam kunjungannya, didapati bahwa managemen yang berlaku berbeda dengan Rumah Sakit lainnya, yang mana seluruh area Wisma Atlet diberlakukan sebagai zona kuning/zona kekarantinaan.

“Pada hari ini tadi, kami berkesempatan untuk melihat secara langsung kondisi RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, kami melihat bahwa seluruh sistem telah berjalan sesuai SOP yang diberlakukan. Ada beberapa kekhasan terkait dengan managemen RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangannya di Graha BNPB Sabtu sore (23/5/2020).

RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet merupakan RS yang dinyatakan sebagai RS Karantina artinya seluruh fasilitas yang berada di dalam pagar Wisma Atlet adalah zonasi kekarantinaan, yang mana seluruh area adalah zona kuning sehingga siapa saja yang mengakses ke wilayah RS dibatasi dan diatur sedemikian rupa.

Dari zona kuning tersebut, Menurut Yuri masih dibagi lagi kedalam beberapa zona dengan tower yang berbeda yakni zona kuning administrasi terkait pengelolaan pendukung umum seperti logistik, donasi, dan bantuan.

Zona kuning untuk mendukung layanan pasien ini terkait managemen Sumber Daya Manusia seperti relawan yang terdiri dari gabungan dari tenaga kesehatan baik dari Kementerian Kesehatan, K/L lain, TNI-Polri serta relawan Perguruan Tinggi dan swasta. Pasca penugasan para relawan diperiksa kesehatannya, karena ada yang ditugaskan selama 1 bulan ada juga yang 2 bulan, akhir penugasan untuk memastikan bahwa mereka aman untuk kembali ke keluarganya, sehingga semua petugas yang telah mengakhiri masa tugasnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan termasuk termasuk pemeriksaan swab dan dipastikan negatif.

Zona kuning dukungan psikologi pasien terkait respon terhadap masalah psikologis pasien selama mereka dirawat, ini didomininasi oleh kecemasan untuk berkumpul dan bertemu keluarga terutama di momen Hari Raya Idul Fitri kali ini.

“Kami melihat seluruhnya bekerja sesuai SOP, e9301927-a4fa-44c6-b173-990408ea6230Kami juga melihat seluruh tenaga kesehatan bekerja secara profesional sesuai profesinya, mereka mengedepankan sumpah mereka untuk bekerja melayani pasien dengan tulus, oleh karena itu tadi kami sempat berdiskusi bahwa harus berlebaran tidak seperti biasannya,” terang Yuri.

Pihaknya menekankan bahwa penanggulangan Covid-19 adalah tugas bersama, dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk patuh dan disiplin melaksanakan uaya pencegahan dengan cuci tangan pakai sabun, selalu pakai masker saat keluar rumah, hindari kerumunan.

“Dengan kinerja data seperti sekarang ini dilarang keluar rumah dan bepergian apalagi mudik, oleh karena itu kemarin kita sama-sama mendengar bapak Wakil Presiden menyampaikan Sholat Ied di rumah, takbir dari rumah, kita tidak akan kehilangan keluarga karena sekarang semua memungkinkan dengan menggunakan teknologi tetapi ini penting untuk mengendalikan semuanya dan ingin segera pulih,” ujarnya.

Dalam rangka mencegah penularan Covid-19, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Peraturan Gubernur DKI Nomor 47 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar Dan Atau Masuk Provinsi DKI Jakarta. Dalam peraturan ini siapapun yang melakukan perjalanan keluar dan atau masuk DKI Jakarta, harus memiliki surat izin. Surat ini dapat diakses di website corona.jakarta.go.id.

Untuk diketahui, kinerja data hingga 23 Mei 2020, pemeriksaan spesimen dengan metode RT-PCR dan Tes Cepat Molekuler (TCM) TB sebanyak 239.740 spesimen telah diperiksa dengan konfirmasi positif sebanyak 21.745, kasus sembuh sebanyak 5.249 orang, kasus meninnggal sebanyak 1.351 orang. Sementara, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 49.589 orang, sedangkan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) sebanyak 11.495 orang.

Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id (MF)

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat

drg. Widyawati, MKM

sumber: http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20200523/4033948/rs-darurat-wisma-atlit-ditetapkan-zona-kekarantinaan/

Saiful Anam Cium Aroma Janggal Kasus UNJ

0

Jakarta – Pengamat hukum dan politik dari Universitas Nasional  (Unas) Jakarta Saiful Anam menilai, pelimpahan berkas opeerasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK kepada Rektor Universitas Jakarta (UNJ) Komarudin Cs terkesan dipaksakan.

Menurut Saiful Anam, seharusnya KPK tetap mengusut kasus itu dibawah kewenangannya. Bukan malah melemparnya ke polisi.

“Ingat, Rektor UNJ adalah penyelenggara negara. Karena, Rektor mempunyai kewajiban laporkan hartanya ke LHKPN nya ke KPK, kalau tinggal limpah mau kerja apa KPK,” ujar Saiful Anam dalam rilisnya Mingggu 24 Mei 2020.

Masih menurut Saiful Anam, KPK menunjukkan sikap tidak profesional karena memilih melimpahkan penanganan kasus tersebut ke polisi dengan dalih tak ditemukan unsur penyelenggara negara.

“Saya kira KPK ingin berbagi dengan polisi. Mengingat, Ketua KPK Firli Bahuri berasal dari institusi polri,” tambahnya.

Saiful memprediksi, penanganan kasus OTT di UNJ itu hanya akan menjerat orang-orang bawahan. Sehingga, Rektor UNJ bisa lepas dari jeratan hukum.

“Rektor UNJ seharusnya juga dijadikan tersangka. Tidak mungkin sang Rektor tidak mrngetahui peristiwa dugaan suap itu, harusnya usut tuntas apakah ada kemungkinan ada keterlibatan dengan Oknum Kemendikbud, kalau seperti ini maka rakyat akan menduga KPK masuk angin,” pungkas Saiful Anam.

Diketahui, Operasi senyap ini berkaitan dengan dugaan penyerahan sejumlah uang dari pihak Rektor UNJ kepada pejabat di Kemendikbud. Uang sebesar Rp27, 5 juta dan US$1.200 diamankan sebagai barang bukti.

Sebelumnya, Deputi Bidang Penindakan KPK, Karyoto dalam keterangan tertulis menyatakan dalam operasi tersebut mereka menciduk Kabag Kepegawaian UNJ, Dwi Achmad Noor. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak seperti Rektor UNJ Komarudin, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Sofia Hartati, Analis Kepegawaian Biro SDM Kemdikbud Tatik Supartiah, Karo SDM Kemdikbud Diah Ismayanti, Staf SDM Kemdikbud Dinar Suliya, serta Staf SDM Kemdikbud Parjono.

Namun, kata Karyoto, setelah dilakukan permintaan keterangan, KPK belum menemukan unsur pelaku penyelenggara negara. Atas dasar itu, KPK menyerahkan kasus ini kepada kepolisian.

“Sehingga selanjutnya dengan mengingat kewenangan, tugas pokok dan fungsi KPK, maka KPK melalui unit Koordinasi dan Supervisi Penindakan menyerahkan kasus tersebut kepada Kepolisian RI untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum,” kata Karyoto, Kamis.

Dalam kasus ini, Rektor UNJ, Komarudin diduga meminta dilakukan pengumpulan uang tunjangan hari raya (THR) masing-masing Rp5 juta melalui Dwi Aachmad Noor. Permintaan itu dilayangkan kepada Dekan Fakultas dan lembaga di institusinya. THR tersebut, rencananya akan diserahkan kepada Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti Kemdikbud dan beberapa staf SDM di Kemdikbud.

 

(red/Tanto)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga