8.6 C
New York
Monday, May 11, 2026
spot_img
Home Blog Page 721

Kapolda Kepri akan dilantik sebagai inspektur Jendral Kemenhum dan HAM RI

0

Batam – Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia no : 772/TPA Tahun 2020. Tentang Pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi Madya dilingkungan Kemenhum dan Ham. Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK., MH akan melaksanakan pengambilan sumpah dan janji jabatan. Hal tersebut berdasarkan surat dari Kementerian Hukum dan Hak asasi manusia Republik Indonesia tanggal 30 April 2020.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. mengatakan “pada hari Senin nanti pada tanggal 4 Mei 2020, bertempat di Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak asasi manusia, Jakarta Selatan. Kapolda Kepri akan melaksanakan Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan sebagai Pejabat pimpinan tinggi Madya Kementerian Hukum dan HAM”. Tutur Kabid Humas Polda Kepri

“Dengan terlaksananya pelantikan tersebut yang merupakan jabatan eselon 1 maka Kapolda Kepri yang sebelumnya berpangkat Inspektur Jenderal Polisi akan menjadi Komisaris Jenderal Polisi atau Pati Polri dengan pangkat Bintang tiga, Untuk sementara Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK., MH masih tetap sebagai Kapolda Kepri”. Jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Kapolda Kepri juga menyampaikan “Terima kasih atas kerjasama yang baik selama ini dan memohon doa semoga amanah dan berkah serta dimudahkan, dilancarkan dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dan mohon dimaafkan apabila ada salah dan khilaf.

(red/Polda Kepri)

Polres Sleman Bekuk Perampas Handphone di Berbah

0

Sleman – Berbekal sebilah celurit pria berinisial DAS warga Piyungan, Bantul yang tinggal di Berbah, Sleman, Yogyakarta diringkus Satreskrim Polres Sleman karena merampas tas seorang pengendara sepeda motor.

Selain merampas tas pada tanggal 8 April 2020 dikawasan Berbah, pelaku juga berhasil menggondol handphone milik korban.

Kasat Reskrim Satreskrim Polres Sleman
AKP Deni Irwansyah, melalui Kasubag Humas Iptu Edy Widaryanto mengatakan, saat itu korban yang sedang enak naik sepeda motor. Kemudian korban dipepet oleh dua orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor matic sambil mengacungkan senjata tajam berupa clurit.

“Setelah berhenti, pelaku memaksa meminta isi tas milik korban. Karena ketakutan dengan ancaman senjata tajam akhirnya pelaku berhasil mengambil dompet yang berisi uang sejumlah Rp 150.000, satu unit handphone merk Vivo seri Y91 warna hitam biru senilai Rp 2.200.000, dan satu handphone merk Xiaomi seri S2 warna hitam seharga Rp 1.250.000,” kata Edy dalam siaran pers Kamis 30 April 2020.

Edy melanjutkan, selanjutnya berdasarkan laporan Satreskrim Polres Sleman melakukan penyelidikan dan akhirnya pada Selasa 28 April 2020 petugas melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumah temannya di kawasan Kalasan, Sleman.

“Satu pelaku berinisial DAS (24) berhasil kita amankan. Sedangkan, pelaku lain berinisial GS yang alamat di Banguntapan, Bantul masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” ungkap Edy.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor honda Vario warna biru nopol: AB-5275-X, satu bilah pisau dapur, satu unit handphone merk Vivo warna hitam biru, satu buah jaket merk Good Morning, satu buah topi merk Volcomm dan satu buah baju merk Monteriner.

Tersangka, lanjut Edy, disangkakan dengan pasal 365 KUHP ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.

(red/Tanto)

Polres Karimun Datakan Warga Yang Belum Dapatkan Bansos dari Pemerintah

0

Karimun- Polres Karimun dibawah kepemimpinan AKBP Yos Guntur Y.F.S., S.H., SIK. MH telah menyiapkan sembako sesuai perintah Kapolri melalui Kapolda Kepri, selanjutnya menggerakkan seluruh personilnya untuk menyisir serta mendata masyarakat miskin yang ada di kabupaten Karimun yang belum mendapat bantuan sosial dari pemerintah.

Kegiatan pendataan ini dilaksanakan berkaitan dengan pandemi Covid-19 yang tidak kunjung usai, tujuannya guna membantu warga yang belum terdata pemerintah sebagai penerima bantuan sosial.

Tugas lainnya juga di berikan pada personil termasuk Bhabinkamtibmas, untuk menghimpun data rill dari warga kurang mampu yang belum tercatat sebagai warga penerima bansos baik
PKH ( Program Keluarga Harapan)
BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai).

Kegiatan ini sudah berlangsung hingga saat ini sudah sebanyak 600 lebih warga yang didata oleh personil kita,”.

“Bantuan sosial dari Kepolisian sifatnya adalah yang terakhir, ketika pemerintah daerah, pemerintah Propinsi bahkan pemerintah pusat masih saja ada warga Karimun yang belum juga mendapatkan bansos, maka bantuan sosial dari Kepolisian inilah yang akan kita bagi kepada masyarakat yang membutuhkan” Ujar kapolres.

Dia juga mengimbau, masyarakat miskin yang tidak terdaftar di desa/ kelurahan sebagai penerima bansos dari pemerintah agar melapor kekantor polisi terdekat. “Silahkan hubungi Kapolsek diwilayahnya masing-masing, kita akan data.

“Ini juga sejalan dengan instruksi bapak Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. Agar warga miskin yang tidak mendapatkan bansos segera kita data untuk diberikan bantuan,” tutup Kapolres.

 

 

(red/Humas Polres Karimun)

Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Batam Terus Laksanakan Patroli dan Berikan Masker Gratis Kepada Masyarakat

0

Batam- Patroli gabungan pada Rabu (29/4/2020) Siang diawali dengan apel gabungan yang dimulai pada pukul 14.15 WIB di halaman Kantor Walikota Batam yang dipimpin oleh Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Pemko Batam Imam Tohari.

Sebanyak 31 personil Ditpam BP Batam yang tergabung dalam Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Batam terus ikut aktif melakukan patroli gabungan.

Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang terdiri dari unsur Polresta Barelang, Kodim 0316 Batam, Lanud TNI AU Hang Nadim, Yonif Khusus Raider TS/134, Yon Mar 10 SBY, POMAD, POMAL, Kejari Batam, Satpol PP, dan Ditpam Aset BP Batam, serta instansi dan OPD Pemko Batam yang ditunjuk untuk menekan penyebaran virus Corona di tengah masyarakat Batam.

Dalam patroli kali ini, tim melakukan penertiban ke beberapa lokasi, seperti pasar kaget dan warung-warung yang terindikasi terdapat kerumunan masyarakat.

Adapun lokasi yang menjadi target patroli ialah pasar kaget Tiban Kampung, pasar kaget depan Gedung Beringin Sungai Harapan, pasar kaget depan Hotel Merlion Batu Aji, dan warung-warung di sekitar komplek SP Plaza Batu Aji.

Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Batam memberikan himbauan kepada masyarakat agar mengikuti petunjuk pemerintah dan selalu menggunakan masker dalam setiap aktifitasnya.

Dalam patroli gabungan kali ini, Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Batam memberikan masker kain secara gratis untuk masyarakat yang terlihat tidak menggunakan masker saat patroli dilakukan.

 

(red/BP Batam)

 

Covid-19 Jangan Dijadikan Alasan Pengusaha Tak Bayar THR

0
Keterangan foto Mudhofir Khamid

Jakarta – Dalam rangka memperingati hari buruh internasional atau May Day ditengah pandemi Covid-19 yang jatuh pada tanggal 1 Mei para buruh diharapkan saling membantu antar buruh. Hal itu dilakukan guna meringankan beban buruh akibat pandemi Covid-19.

Demikian dikatakan Direktur Ketenagakerjaan Relawan Jokowi (ReJO) Institute Mudhofir Khamid dalam siaran pers kepada wartawan Kamis 30 April 2020.

“Diburuh perlunya solidaritas sesama buruh akibat Covid-19, yaitu dengan saling membantu kesulitan ekonomi sesama buruh,” kata Mudhofir.

Mantan pemimpin organisasi buruh ditanah air ini berpesan, buruh tetap menjalankan protokol Covid-19 dengan menjaga jarak, menghindari kerumunan, sering mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan tetap dirumah.

“Dengan mematuhi anjuran pemerintah secara baik kita akan turut memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata dia.

Perusahaan Harus Bayar THR

Tokoh buruh ini berharap agar perusahaan tetap membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para buruh yang telah dirumahkan maupun belum. Jika ada permasalahan, kata Mudhofir, dialog antar pengusaha dengan buruh harus dilakukan secara baik dan transparan.

“Jangan karena pandemi Covid-19 menjadi alasan pengusaha untuk tidak membayar THR para buruh,” tegas Mudhofir.

Wakil Ketua umum ReJO ini mengungkapkan, saat ini pemangku  kepentingan yaitu buruh, pengusaha dan pemerintah harus bersatu padu melawan penyebaran Covid-19. Karena, ungkap Mudhofir, dampak Covid-19 akan berimbas pada sektor ekonomi, keuangan, sosial dan politik.

Dengan banyaknya pabrik yang tutup dan tidak beroperasi tentu akan terjadi PHK dan buruh yang dirumahkan akan banyak jumlahnya.

“Permasalahan itu perlu dilakukan dialog sosial oleh para pemangku kepentingan yang lebih intens,” ujarnya.

Belum lagi, lanjutnya, tantangan kedepan setelah Covid-19 berlalu sudah yang tak kalah beratnya adalah dengan bertambahnya jumlah pengangguran dan mengahadapi revolusi Industri 4.0 (digitalisasi dan otomasisasi). Kedepan, Indonesia juga akan menghadapi bonus demografi dengan semakin bertambahnya usia muda yang produktif.

“Tentu persoalan diatas tidak hanya bisa dihadapi oleh pemerintah saja, tentu  dukungan dari buruh dan pengusaha sangat diperlukan pemerintah,” urai Mudhofir.

Maka sekali lagi dialog sosial menjadi sarana yang paling penting untuk mencari jalan keluar yang terbaik guna  menghadapi tantangan kedepan yang semakin kompleks.

“Tentunya itikad baik (good faith), saling percaya (trust), kesetaraan (equal) akan menjadi kunci yang sangat menentukan untuk mencari solusi terbaik dalam rangka membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkesejahteraan,” pungkas Mudhofir Khamid.

 

(red/Tanto)

Belum Berstatus PSBB, Pelabuhan Domestik dan Internasional di Batam Masih Beroperasi

0

Batam- Pelabuhan di bawah pengelolaan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam tidak terkena imbas dari Peraturan Menteri Perhubungan PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri 1441 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris mengatakan, hingga saat ini Terminal Ferry Domestik dan Internasional di bawah pengelolaan BP Batam masih beroperasi seperti biasa.

Nelson menjelaskan bahwa dalam Permenhub PM 25 Tahun 2020 disebutkan bahwa larangan sementara penggunaan sarana transportasi laut berlaku untuk pengoperasian kapal penumpang yang melayani pelayaran mudik dalam satu wilayah provinsi, kabupaten, atau kecamatan yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan pelayaran antarprovinsi, kabupaten, atau kecamatan dengan ketentuan pelabuhan asal, singgah, atau tujuan merupakan wilayah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Selain itu, Permenhub PM 25 Tahun 2020 juga mengatur pengecualian penerapan larangan sementara penggunaan sarana transportasi laut, yakni untuk pelayanan kapal penumpang rutin non mudik yang mana daerah asal maupun tujuan tidak menetapkan PSBB; kapal penumpang antar pulau bagi TNI/POLRI/ASN dan tenaga medis, dan kapal penumpang yang melayani pengangkutan logistik (sembako, obat dan alat medis) yang telah mendapatkan persetujuan izin berlayar dari Syahbandar dan disetujui oleh Gugus Tugas Covid-19 di wilayah bersandar.

“Batam hingga kini belum ditetapkan sebagai wilayah pembatasan sosial berskala besar (PSBB), itu artinya kapal-kapal penumpang rutin baik domestik maupun internasional masih dapat beroperasi seperti biasa, namun terdapat pengurangan jadwal operasional sebagai imbas penyebaran Covid-19,” ujar Nelson Idris, Rabu (29/4/2020).

Meski demikian, Nelson mengakui bahwa Kapal Pelni KM Kelud tujuan Batam-Jakarta dan KM Sinabung tujuan Batam-Belawan (Medan) yang bersandar di dermaga Pelabuhan Batu Ampar tidak diperbolehkan untuk mengangkut penumpang. Namun, meski tidak mengangkut penumpang, Kapal Pelni tetap diperbolehkan sandar di dermaga Pelabuhan Batu Ampar untuk mengangkut kebutuhan logistik.

Nelson pun meminta masyarakat mematuhi arahan Presiden Joko Widodo yang melarang masyarakat mudik pada Idul Fitri 1441 H kali ini demi mencegah penyebaran Covid-19 ke keluarga di kampung halaman.

“Kami tegaskan bahwa BUP Batam siap menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku, dan jika mengacu pada Permenhub PM 25 Tahun 2020, maka Pelabuhan di Batam tidak terkena imbas karena bukan termasuk wilayah PSBB. Tapi kita ingatkan agar masyarakat Batam tidak mudik sehingga wabah Covid-19 ini tidak berpindah ke daerah lainnya,” ujar Nelson.

Seperti diketahui bahwa BUP Batam mengelola dua Pelabuhan Domestik, yakni Terminal Ferry Domestik Sekupang dan Telaga Punggur. Selain itu ada lima Pelabuhan Internasional yang pengelolaannya dilakukan melalui kerja sama operasi dengan pihak lain, yakni Terminal Ferry Internasional Batam Centre, Terminal Ferry Internasional Sekupang, Terminal Ferry Internasional Teluk Senimba, Terminal Ferry Internasional Nongsapura, dan Terminal Ferry Internasional Harbour Bay.

“Sehubungan dengan sepinya jumlah penumpang, Terminal Ferry Internasional Sekupang memang berhenti beroperasi sementara waktu untuk mengurangi beban operasional, namun terminal ferry internasional dan domestik lainnya masih beroperasi,” imbuh Nelson.

Nelson menambahkan, Pelabuhan Barang di bawah pengelolaan BUP BP Batam, yakni Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Umum Batu Ampar tidak terkena imbas dari Penyebaran Covid-19. Ia mengatakan operasional kedua Pelabuhan Barang ini tetap berjalan seperti biasa untuk memastikan pasokan logistik yang masuk dan keluar kota Batam berjalan lancar.

“Lalu lintas barang di Pelabuhan Curah Cair Kabil dan Pelabuhan Umum Batu Ampar tetap ramai seperti biasa,” demikian Nelson Idris mengatakan.

 

(red/BP Batam)

Penerbangan Komersil Dihentikan Sementara, Maskapai Penerbangan Manfaatkan Operasional Angkutan Kargo

0

Batam- Kementerian Perhubungan RI menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada 23 April 2020 yang mengakibatkan terhentinya Penerbangan Komersil mulai tanggal 25 April hingga 01 Juni 2020.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim dan TIK BP Batam, Suwarso, mengemukakan meski penerbangan komersil dihentikan, sesuai Pasal 20 dalam uraian peraturan menteri tersebut, operasional angkutan kargo masih diperbolehkan untuk beroperasi.

“Maskapai yang telah mendapatkan Izin Penerbangan (Flight Approval) dari Kemenhub RI pun berupaya memaksimalkan peluang tersebut,” kata Suwarso.

Data yang dihimpun Bandara Internasional Hang Nadim sejak tanggal 25 April, tercatat beberapa maskapai terbang dari atau ke Bandara Hang Nadim yang membawa kargo, di antaranya adalah Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, dan Sriwijaya Air.

“Garuda Indonesia sendiri sudah lebih dulu melakukan tiga kali penerbangan, yakni pada 26 hingga 28 April 2020, dengan membawa kargo dari Jakarta dengan berat lebih dari 19 ribu kilogram dan kargo yang berangkat ke Jakarta dengan berat lebih dari 41 ribu kilogram,” tambah Suwarso.

Anak perusahaan Garuda Indonesia, yakni maskapai Citilink berencana melakukan penerbangan pada Mei mendatang, dengan jadwal penerbangan kargo antara 2 sampai 3 kali seminggu. Begitu pula dengan Lion Air yang menjadwalkan penerbangan 2 sampai 3 kali seminggu, dan Sriwijaya Air 2 kali penerbangan dalam seminggu.

“Sedangkan operator kargo akan dilayani oleh My Indo Airlines dan Tri MG Airliners dengan Boeing 737-300 dengan jadwal penerbangan masing-masing 4 kali dalam satu minggu dan melayani tujuan penerbangan di Halim Perdanakusuma Jakarta dan Changi International Airport Singapura,” jelas Direktur BUBU Hang Nadim dan TIK, Suwarso.

 

(red/BP Batam)

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul Wafat, Ketua DPRD Natuna Ucapkan Belasungkawa

0

Batamtimes.co – Natuna – Ketua DPRD Kabupaten Natuna Andes Putra, menyatakan belas sungkawanya atas meninggalnya Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, di ruang ICU Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib, Kepulauan Riau, Selasa (28/04/2020) pukul 16.45 WIB kemarin.

” Saya sekeluarga beserta keluarga besar DPRD Natuna turut berduka cita atas wafatnya Walikota Tanjungpinang bapak Syahrul,” tulis Andes lewat WhatsAppnya, Kamis (30/04/2020) siang.

Hingga hari ini Rabu pasien positif Covid-19 sembuh tercatat keseluruhan 1.391

0

Jakarta –  Sejak pertama diumumkannya pasien positif Covid-19 yang sembuh hingga hari ini Rabu (29/4/2020) tercatat secara keseluruhan ada 1.391. Pasien sembuh tersebut paling banyak di DKI Jakarta.

Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan hingga hari ini pemeriksaan specimen PCR mencapai 86.985 dari sekitar 67.784 pasien. Hasilnya pada pasien konfirmasi positif Covid-19 bertambah 260 total 9.771 orang, 137 pasien sembuh total 1.391, dan 11 pasien meninggal total 784.

“Pasien sembuh tersebut sebanyak 59% laki-laki, 41% wanita dengan jumlah terbanyak 440 pasien sembuh di DKI Jakarta, 152 di Jawa Timur, 118 di Sulawesi Selatan, 107 di Jawa Barat, 101 di Jawa Tengah, dan sisanya di 29 provinsi,” katanya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (29/4).

Sementara untuk pasien meninggal terbanyak ada di rentang usia 30-59 tahun 364 orang, diikuti oleh rentang usia 60-79 tahun 311 orang, dan di atas 80 tahun 28 orang.

“Inilah gambaran kita dapatkan pada hari ini. Kita masih harus berpartisipasi secara aktif dengan memutus rantai penularan Covid-19. Kita harus melawan dengan meningkatkan imunitas diri, jaga jarak, pakai masker,” ucap dr. Achmad.

Di samping itu, pemerintah telah mengaktifkan 89 laboratorium yang terdiri dari 48 laboratorium di berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia, 15 laboratorium di berbagai perguruan tinggi, 18 laboratorium jejaring Kementerian Kesehatan, 5 laboratorium jejaring laboratorium kesehatan daerah, dan 3 laboratorium jajaran Balai Veteriner Direktorat Peternakan.

Untuk mengakhiri masalah Covid-19 pemerintah tak hentinya mengimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah.

“Kita tidak pernah tahu siapa yang tertular corona di luar, kita tidak pernah bisa melihat keluhan orang yang membawa virus ini, bisa saja kelihatannya mereka sehat padahal sebenarnya tidak. Oleh karena itu masyarakat diminta tidak keluar rumah, tidak bepergian dan tidak mudik,” ujarnya.

WhatsApp meresmikan fitur terbaru panggilan video hingga 8 Orang

0

Jakarta – WhatsApp meresmikan fitur terbarunya, yaitu panggilan video dan suara melalui aplikasi itu bisa menyertakan sampai 8 partisipan. Sebelumnya, fitur tersebut hanya bisa dipakai sampai 4 orang. Belakangan, panggilan video memang jadi tren di tengah wabah corona.

Menurut layanan milik Facebook ini, penerapan pembatasan sosial dalam upaya pencegahan meluasnya pandemi COVID-19 beberapa minggu terakhir membuat kita beralih ke metode komunikasi virtual agar tetap selalu terhubung dengan keluarga dan sahabat.

“Alhasil, kami melihat orang di seluruh dunia makin aktif menggunakan fitur panggilan suara dan video di WhatsApp dibanding masa-masa sebelum pandemi. Panggilan grup sangat bermanfaat untuk memungkinkan pengguna berbicara dalam grup dengan mudah, terlepas dari jenis ponsel atau jaringan yang Anda gunakan,” cetus WhatsApp.

“Mulai hari ini, dengan senang hati kami umumkan secara resmi bahwa kami telah menggandakan jumlah peserta yang dapat melakukan panggilan suara dan video di WhatsApp dari yang sebelumnya hanya empat orang menjadi delapan orang dalam satu panggilan,” demikian pengumumannya.

Jika belum mendapatkan update, berarti tinggal menunggu waktu untuk memperoleh fitur tersebut. Cara menggunakannya pun mudah. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mencobanya.

Mulai panggilan video atau suara > Tambah teman > Pilih kontak > Anda dapat berbicara dengan hingga 8 orang sekaligus di panggilan grup. Untuk mengakses pembaruan batas peserta yang lebih banyak, semua peserta dalam panggilan perlu memperbarui aplikasi ke versi terbaru yang tersedia di iPhone dan Android hari ini.

“Kami harap dengan adanya pembaruan ini, akan membantu pengguna tetap dekat dengan teman dan keluarga mereka dengan cara yang sederhana, aman, dan dapat diandalkan di tengah pandemi ini. Mari ajak teman dan keluarga Anda untuk memperbarui WhatsApp agar dapat mencoba pembaruan fitur ini,” pungkas WhatsApp.

 

 

(red/detik.com)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga