8.6 C
New York
Monday, May 11, 2026
spot_img
Home Blog Page 720

Ini syarat untuk mendapatkan BLT Pemerintah

0

Jakarta – Syarat untuk mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa adalah masyarakat belum menerima bantuan program lain.

“Penerima PKH, BPNT, Kartu Pra Kerja pasti tidak mendapatkan BLT Dana Desa,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dilansir dari laman Kemendesa.

Karena itu, masalah pendataan untuk penerima BLT dana desa ini menjadi sangat krusial. Kriteria keluarga yang berhak mendapatkan BLT Dana Desa yaitu yang terdampak ekonomi akibat covid 19 kemudian kehilangan mata pencaharian, atau buruh harian seperti kuli bangunan yang terkena dampak covid 19.

Dia menuturkan, ada tiga orang dari pihak rukun tetangga (RT) akan mendata. Tiga orang ini kemudian membangun kesamaan persepsi calon penerima BLT Dana Desa memang orang yang tidak mampu akibat terimbas Covid 19.

Kepala Desa (Kades) dan RT diyakini lebih mengetahui wilayahnya bisa melakukan hal ini. Pemerintah desa, relawan desa, masyarakat, tokoh adat, pemuda, karang taruna hingga PKK yang ikut tahu proses pendaftaran dan verifikasi calon penerima supaya tidak tumpang tindih dan mendapatkan bansos lainnya.

“Jadi kami yakin benar dan mereka mengerti, jangan sampai tumpang tindih, Inspektorat di tingkat daerah juga turut mengawasi,” kata dia.

Halim Iskandar meminta Kepala Desa agar menggandeng tokoh masyarakat saat melakukan pendataan calon penerima BLT dana desa akibat terdampak covid-19.

Dia menjelaskan, pelibatan tokoh masyarakat itu dalam rangka menghindari kecurigaan antar warga sekaligus sebagai antisipasi adanya penyelewengan oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan dibalik wabah Covid-19 ini.

“Makanya pendataan dilakukan melibatkan tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan PKK, RT, RW, Babinsa dan lain-lainnya,” jelas Menteri Halim.

Selanjutnya, hasil pendataan sasaran keluarga miskin dibahas dalam musyawarah Desa Khusus, atau musyawarah insidentil. Dalam musyawarah ini akan membahas agenda tunggal yaitu validasi dan finalisasi data.

Kemudian, data yang sudah valid dan ditanda tangani Kepala Desa dilaporkan kepada pemerintah yang lebih tinggi yaitu Bupati atau Wali Kota melalui Camat.
Kepala Desa (Kades) dan RT diyakini lebih mengetahui wilayahnya bisa melakukan hal ini. Pemerintah desa, relawan desa, masyarakat, tokoh adat, pemuda, karang taruna hingga PKK yang ikut tahu proses pendaftaran dan verifikasi calon penerima supaya tidak tumpang tindih dan mendapatkan bansos lainnya.

“Jadi kami yakin benar dan mereka mengerti, jangan sampai tumpang tindih, Inspektorat di tingkat daerah juga turut mengawasi,” kata dia.

Halim Iskandar meminta Kepala Desa agar menggandeng tokoh masyarakat saat melakukan pendataan calon penerima BLT dana desa akibat terdampak covid-19.

Dia menjelaskan, pelibatan tokoh masyarakat itu dalam rangka menghindari kecurigaan antar warga sekaligus sebagai antisipasi adanya penyelewengan oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan dibalik wabah Covid-19 ini.

“Makanya pendataan dilakukan melibatkan tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan PKK, RT, RW, Babinsa dan lain-lainnya,” jelas Menteri Halim.

Selanjutnya, hasil pendataan sasaran keluarga miskin dibahas dalam musyawarah Desa Khusus, atau musyawarah insidentil. Dalam musyawarah ini akan membahas agenda tunggal yaitu validasi dan finalisasi data.

Kemudian, data yang sudah valid dan ditanda tangani Kepala Desa dilaporkan kepada pemerintah yang lebih tinggi yaitu Bupati atau Wali Kota melalui Camat.

Hari Minggu ini tembus 11.192 Positif Covid – 19

0

Jakarta – Pemerintah memperbarui data kasus virus Corona di wilayah Indonesia. Tercatat ada 11.192 kasus positif Corona per hari ini.

Juru bicara pemerintah terkait penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, memerinci data kasus Corona per Minggu (3/5/2020). Dari 11.192 kasus positif Corona, ada 1.876 pasien sembuh dan 845 meninggal dunia.

Ini merupakan data yang dihimpun pemerintah pusat hingga pukul 12.00 WIB tadi. Data ini disampaikan Yuri dalam konferensi pers harian yang ditayangkan BNPB melalui kanal YouTube mereka

Per Sabtu (2/5) kemarin, tercatat ada 10.843 kasus positif Corona di Indonesia. 1.665 pasien sembuh dan 831 orang meninggal dunia.

(red/detik. Com)

Pemko Batam tidak terkena sanksi penundaan penyaluran DAU dari Kementerian Keuangan

0

Batam – Meski sibuk berperang melawan Covid-19, tak membuat Pemerintah Kota Batam lalai pada tugas lain.

Terbukti, kota yang dipimpin H Muhammad Rudi (HMR) ini, tidak terkena sanksi penundaan penyaluran Dana Alokasi Umum dari Kementerian Keuangan.

Tentu ini adalah sebuah prestasi tersendiri. Sebab di Provinsi Kepulauan Riau ini, hanya Pemerintah Provinsi Kepri dan Kota Batam saja yang tak mendapat sanksi tunda penyaluran dana transfer DAU.

Bahkan untuk tingkat nasional saja, ada 380 dari 514 Kabupaten Kota di Indonesia, yang terkena sanksi tersebut.

“Alhamdulillah Kota Batam tidak terkena sanksi penundaan DAU. Saya selaku Sekda Kota Batam mengucapkan terima kasih kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Batam yang bekerja cermat dan tepat,” ujar Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin.

Penundaan penyaluran DAU ini merupakan sanksi bagi pemerintah daerah yang tidak melaporkan penyesuaian atau refocussing APBD terkait penanganan Covid-19.

“Alhamdulillah Pemko Batam dengan dukungan DPRD Kota Batam telah mengirimkan laporan secara lengkap dan benar. Sehingga tidak termasuk daerah yang ditunda penyalurannya,” lanjut Jefridin.

Lalu apa dampak dari sanksi tersebut bagi daerah?

“Berat bagi daerah. Dampaknya adalah tertundanya pembayaran kegiatan yang alokasinya dari dana transfer pusat termasuk gaji pegawai,” jelas suami Hj Hariyanti Jefridin ini.

Seperti diketahui, Pemko Batam dengan persetujuan DPRD telah mengalihkan anggaran berbagai kegiatan untuk fokus percepatan penanganan Covid-19. Total Rp268 miliar di perubahan APBD 2020 disiapkan untuk penanganan pandemi ini.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai kegiatan di bidang kesehatan. Seperti pembelian barang medis habis pakai, hingga pembangunan sarana prasarana kesehatan untuk penanganan Covid-19 di RSUD Embung Fatimah.

“Selain itu juga untuk bantuan sembako bagi masyarakat terdampak,” ujarnya.

Penundaan penyaluran DAU bagi pemerintah daerah yang tak sampaikan laporan penyesuaian APBD 2020 ini tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan RI nomor 10/KM.7/2020. Ditandatangani Dirjen Perimbangan Keuangan, Astera Primanto Bhakti atas nama Menteri Keuangan, pada tanggal 29 April 2020.

Pada Keputusan Menteri ini disebutkan bahwa DAU yang ditunda penyalurannya sebesar 35 persen dari besarnya penyaluran DAU setiap bulan mulai bulan Mei 2020.

Sementara bagi daerah yang menyampaikan laporan secara lengkap dan benar, penyaluran DAU dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penyesuaian ini dilaksanakan berdasarkan acuan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menkeu dan Mendagri tanggal 9 April lalu, juga PMK No.35/2020 yang memerintahkan langsung seluruh Kepala Daerah untuk menyesuaikan postur anggaran terkait Covid-19. Serta dengan memperhatikan Surat Mendagri nomor 903/2977/SJ tentang pertimbangan penundaan DAU dan/atau DBH.

 

(red/MCB)

Effendi Sianipar Berharap Program Ayam Lokal Kementan Tepat Waktu

0
Keterangan foto anggota DPR RI Effendi Sianipar

Jakarta –  Anggota Komisi IV DPR RI Effendi Sianipar mengatakan, anggaran pengadaan ayam lokal dalam pos pengembangan unggas lokal dan aneka ternak oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) harus berguna bagi masyarakat dan tepat sasaran.

“Saya minta supaya target program yang hendak dicapai tepat sasaran dan selesai tepat waktu,” kata Effendi dalam pesan elektronik kepada wartawan Sabtu 2 Mei 2020.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, pengadaan tersebut harus sesuai aturan yang ada. Sehingga, tidak menimbulkan kecurigaan dikalangan masyarakat.

“Jangan sampai program itu hanya terkesan menghabiskan anggaran semata,” jelasnya.

Menurut Effendi, yang harus lebih diperhatikan lagi jangan sampai program tersebut ada indikiasi dugaan korupsi. Sehingga, nantinya bisa bermasalah dimata hukum.

“Progran itu harus transparan. Jangan sampai ada indikasi korupsi,” pungkas anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Riau I ini.

Dalam persentasi laporan refocusing anggaran APBN 2020 Selasa, 28 April 2020, Kementerian Pertanian mengalokasikan dana sekitar Rp 26,2 miliar untuk pengadaan 35 ribu ekor ayam. Kalau dihitung, satu ekor ayam itu jatuhnya Rp 770 ribu.

Anggaran tersebut dinilai tidak sesuai dengan besaran yang tercantum dalam daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) APBN 2020 Kementerian Pertanian. Sebab, dalam anggaran sebelumnya, Kementerian Pertanian mengalokasikan Rp 551,4 miliar untuk pengadaan 8,8 juta ekor ayam. Dengan demikian, anggaran semula untuk tiap-tiap ekor ayam adalah Rp 62 ribu.

Tak hanya pos untuk pengadaan ayam lokal, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin juga mempertanyakan anggaran pengadaan babi yang mencapai Rp 5,03 miliar untuk 550 ekor. Dari total pengadaan babi ini, tiap-tiap ekor seumpama dihitung nilainya mencapai Rp 9 juta.

Sebelumnya, secara keseluruhan, Kementerian Pertanian mengusulkan adanya penghematan sebesar Rp 7 triliun dalam APBN 2020, yakni dari pagu awal Rp 21,05 triliun menjadi Rp 14,05 triliun. Penghematan dilakukan untuk penanganan Covid-19. Adapun upaya ini disesuaikan dengan surat yang diterbitkan Menteri Keuangan Nomor S-302/MK.02/2020 tentang Langkah-Langkah Penyesuaian Belanja K/L TA 2020.

 

(red/Tanto)

Tukang Ojek & Penyandang Disabilitas Kebagian Paket Sembako

0

Sleman – Dampak pandemi Covid-19 ini membuat orang yang mampu terus berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Tak terkecuali, Ketua DPRD Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta Haris Sugiharta bekerjasama dengan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tempel hari ini Sabtu 2 Mei 2020 membagikan 200 paket sembako.

Mereka membagikan paket sembako, masker, sabun cuci tangan kepada para pengendara ojek pangkalan di perempatan Pal Bapang. Selain itu, paket sembako juga dibagikan kepada warga dan penyandang disabilitas di Dusun Sedogan, Lodoyong dan Kopen Lumbungrejo, Kecamatan Tempel.

Ketua DPRD Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta Haris Sugiharta kepada wartawan mengatakan, pembagian paket sembako ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat karena dampak Covid-19.

“Kegiatan ini sebagai kepedulian kami akibat dampak pandemi Covid-19 kepada msayarakat. Pengendara ojek dan warga sangat merasakan dampak ekonomi dari pandemi ini,” ujar Haris.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap, bantuan paket sembako yang berisi beras, minyak, sarden dan mie instan tersebut bisa meringankan beban hidup sehari-hari warga yang terdampak.

Dirinya juga berharap, pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Sleman berani mengambil kebijakan yang mengedepankan prioritas kepada warga yaitu jaminan hidup kepada masyarakat.

“Semakin lama terasa dampak ekonominya bagi masyarakat. Maka itu, Pemda harus berani mengambil langkah kongkrit,” pungkas Haris Sugiharta.

 

(red/Tanto)

Ipay Ketum AJO Indonesia Release Single Solo Berjudul “Aku Laki-Laki”

0

SELAIN dikenal sebagai seorang pelaku media, Ipay adalah nama yang tak asing di dunia musik Indonesia. Nama Ipay dikenal sebagai pencipta Hits Single “Cinderella” yang kemudian mengangkat nama Band Radja ke permukaan dan populer di blantika musik Indonesia.

2008 Ipay sempat membentuk Band dengan nama Simple Day yang terlibat dan membawakan single “Inilah Aku” ciptaan Yoyo Padi dalam Album Soundtrack Film “Kambing Jantan The Movie”. usai release soundtrack film “Kambing Jantan The Movie” 2009 Ipay kemudian mundur dari Simple Day dan membentuk Pesta Band bersama adiknya.

Tak membutuhkan waktu lama Ipay membawa Pesta bernaung dibawah label Nagaswara. 2010-2013 Ipay dan Pesta populer di Nagaswara, Pesta merilis beberapa single yang kemudian menempati chart radio-radio di Indonesia sebut saja Aku Dengar Aku Tahu, Gila Bola, Lirih, serta single “Sehari Sebelum Kau Pergi”, dan semua single Pesta merupakan ciptaan Ipay.

“Sehari Sebelum Kau Pergi” adalah single terakhir Pesta di Nagaswara. Tak hanya menjadi jawara di chart radio-radio daerah di Indonesia. “Sehari Sebelum Kau Pergi” pun berhasil menembus 3 besar di chart GenFM Jakarta yang merupakan salah satu radio kenamaan dan juga merupakan barometer single hits di ibukota.

Meski single “Sehari Sebelum Kau Pergi” mampu menembus papan atas chart radio-radio daerah termasuk chart radio ibukota namun single ini merupakan tanda yang sengaja diberikan oleh pentolan Pesta Band ini.

Dipenghujung tahun 2013 Ipay memilih untuk keluar dan tidak melanjutkan kontrak dengan Nagaswara. September 2013 Ipay resmi membubarkan Pesta Band dan kembali ke dunia media yang memang ditekuninya sejak masa kuliahnya.

Singkatnya 2017 Ipay didaulat untuk menjabat sebagai Ketua Umum Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia. Sekalipun sibuk dengan media dan industri digital teknologi dengan mendevelop berbagai Apps baik Android dan IOS, musik tak pernah lepas dari pria berkacamata dan berzodiak Capricorn ini.

Sibuk membesarkan organisasi media Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia, Ipay tetap menyempatkan waktu untuk berkumpul dengan para musisi senior dengan nama mentereng di blantika musik Indonesia. Seperti Indra Qadarsih (BIP), rekan dari beberapa label atau sahabat artist management dan musisi lainnya.

Bertemu dan berdiskusi itu untuk merefresh diri dan tetap mengikuti jalannya industri musik Indonesia bagi Ipay yang juga dikenal sebagai seorang pengembang Aplikasi Android maupun IOS.

Dalam beberapa kesempatan ipay pun menyempatkan diri untuk berkolaborasi dalam bermusik. Awal tahun 2020 adalah jadwal dimana Ipay akan merilis sebuah StarUp Digital yang dibangun olehnya untuk menjadi sarana bagi media-media yang tergabung didalam organisasi Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia bertumbuh dan besar bersama.

Namun waktu pun berkata lain. Merebaknya pandemi Corona virus (Covid19) pun akhirnya berdampak pada dimundurkan nya jadwal launching StarUp Digital yang di develop oleh Ipay

Pemerintah mengeluarkan kebijakan Work From Home (WFH), Physical Distancing serta Social Distancing, Terkait pandemi Covid19 yang menjadikan Jakarta layaknya Wuhan tempat Corona virus ini berasal.

Dalam masa-masa “karantina” inilah pemilik nama Rival Achmad Labbaika Alhasni atau akrab dikenal dengan Ipay kembali sebagai seorang musisi. Ipay berpendapat bahwa waktu, tempat, kondisi dan suasana akan mampu merubah siapa pun.

Telah cukup banyak lagu atau single yang diciptakan dan sengaja diperuntukkan bagi para garda terdepan pandemi Covid19 di Indonesia, banyak pula musisi yang kemudian sengaja merilis single untuk memberi semangat bagi masyarakat Indonesia yang terdampak.

Ipay melihat lain, telah cukup waktu untuk berlarut-larut terlalu dalam dengan suasana Covid19 yang mencekam, ada suasana lain dalam terpisah nya jarak, banyak juga yang patah hati dan butuh dikuatkan. Sebagai pelaku media dan musisi Ipay melihat banyak hal dan munculah ide untuk merilis “AKU LAKI-LAKI”.

Kali ini tak lagi dengan format Band, Ipay memilih sebagai seorang Soloist untuk merilis single “AKU LAKI-LAKI”.

Single “AKU LAKI-LAKI” sebagai ekspresi Ipay untuk menguatkan siapa pun sebagai seorang laki-laki. Raungan guitar distorsi yang kuat nuansa fill in clean guitar elektrik dengan efek chorus delay, serta komposisi string pad dan karakter vocal serak-serak basah yang khas dari Ipay menjadikan “AKU LAKI-LAKI” sebagai Single yang menunjukan kekuatan diri.

Single solo Ipay “AKU LAKI-LAKI” menarik untuk dinikmati, bernuansa dewasa, dewasa dalam bermusik dan dewasa secara lirik dikuatkan sentuhan mastering oleh Indra Qadarsih (BIP). Single Ipay “AKU LAKI-LAKI” menunjukan karakter yang kuat sebagai seorang laki-laki.

Senin 4 Mei 2020 single solo IPAY “AKU LAKI-LAKI” akan di release dan diputar secara serentak oleh berbagai radio dari ibukota Jakarta, Jawa-Bali, Sumatera-Kalimantan dan Sulawesi semoga kekuatan single ini menjadi kekuatan untuk semua pecinta musik Indonesia serta masyarakat Indonesia pada umumnya dan mampu menjadi penghibur ditengah pandemi Covid19 #StayAtHome #KeepRockin #RamadhanKareem.

 

(redaksi)

RSBP Batam umumkan dua pasien covid-19 sembuh 

0

Batam- Kabar menggembirakan datang dari Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam yang menyatakan dua pasien yang terjangkit Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terkonfirmasi negatif dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, pada Jum’at siang (1/5/2020).

Para petugas medis tampak melepas kedua pasien tersebut dengan penuh haru dan suka cita di lobby RSBP Batam, Sekupang, Batam.

Kedua pasien tersebut diketahui merupakan pasien kasus nomor 09 dan pasien kasus nomor 16. Keduanya juga berprofesi sebagai dokter di Puskesmas Batu Aji.

Dikutip dari Siaran Pers Walikota Batam tentang Warga Batam Terkonfirmasi COVID-19 Dalam Perawatan Rumah Sakit Kota Batam, pasien kasus nomor 09 merupakan seorang perempuan berusia 32 tahun, ASN-P3K, dan beralamat di perumahan kawasan Sekupang, Batam.

Pasien kasus nomor 09 sebelumnya mengeluh demam, batuk kering, dan sakit tenggorokan. Pasien ini juga merupakan anak dari pasien konfirmasi Covid-19 nomor 08 dan nomor 10, serta memiliki kontak erat dengan kedua pasien tersebut. Akan tetapi ketika berobat di RSBP Batam dan selama masa perawatan, pasien memiliki kondisi tubuh yang baik secara umum.

Pasien melakukan uji swab tenggorokan yang pertama pada tanggal 31 Maret 2020 dan dinyatakan positif Covid-19 pada tanggal 9 April 2020.

Pasien kasus nomor 09 menjalani perawatan di RSBP Batam selama 23 hari dengan lima kali uji swab.

Ia dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang setelah hasil dua uji swab terakhir terkonfirmasi negatif.

Sedangkan, pasien kasus nomor 16 adalah seorang perempuan berusia 38 tahun sekaligus rekan kerja dan memiliki riwayat kontak erat dengan pasien kasus nomor 09 yang dirawat di RSBP Batam.

Pasien tersebut menjalani perawatan di RSBP Batam selama 17 hari dan melakukan tiga kali uji swab tenggorokan, dengan hasil swab, yakni satu kali positif dan dua kali negatif.

Selama masa perawatan, kondisi kedua pasien tersebut dinilai stabil dan terkontrol.

Kedua pasien tersebut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para tenaga medis yang telah bekerja keras untuk membantu kesembuhan para pasien.

 

(red/BP Batam)

Dua orang anggota Polri terkonfirmasi Positif Covid – 19 dinyatakan sembuh

0

Batam – Kabar gembira datang dari institusi Polri Polda Kepulauan Riau, dua orang Personel Polri “ISA” dan “HS” dinyatakan Sembuh dari Covid -19. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri pada Jumat Malam (1/5/20).

Dua orang Personel tersebut sebelumnya menjalani pendidikan Pembentukan Perwira Polisi di Lemdiklat Polri, Sukabumi. Saat dipulangkan ke Polda Kepri dan menjalani Karantina di RS. Bhayangkara Polda Kepri, personel Polri tersebut dilakukan pemeriksaan Swab dengan hasil terkonfirmasi Positif Covid – 19 dan selanjutnya dirujuk ke RS. Galang guna penanganan karantina lebih lanjut.

Dalam masa perawatan karantina di RS. Galang, pada tanggal 20 April 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab untuk yang kedua kalinya, hasilnya kemudian diketahui pada tanggal 25 April 2020 dengan *terkonfirmasi “negatif pertama”* sebelum hasil Swab kedua diperoleh pada tanggal 23 April 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab untuk ketiga kali dengan hasil diketahui pada tanggal 29 April 2020 dan dinyatakan kembali *terkonfirmasi “negatif kedua”*. perlu diketahui yang bersangkutan selama dalam perawatan karantina baik di RS. Bhayangkara Polda Kepri maupun di RS. Galang tidak mengalami gangguan kesehatan yang berarti (OTG).

Kabid Humas Polda Kepri mengatakan “Menyambut baik dengan kabar gembira ini, semoga semua pasien yang tengah menjalani perawatan di RS. Galang dapat sembuh dan kembali berkumpul dengan keluarga. Kembali disampaikan kedisiplinan diri sendiri dan mengikuti anjuran pemerintah dalam pencegahan penyebaran Pandemi tersebut merupakan kunci dari memutuskan mata rantai Covid – 19.” Tutup Kabid Humas Polda Kepri.

 

(red/Polda kepri)

Ini alih tugas jabatan Pati dan Pamen di jajaran Polda Kepri

0

Batam – Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1383/V/KEP./2020. tanggal 1 Mei 2020 tentang Alih Tugas/mutasi jabatan Perwira Tinggi dan Perwira Menegah Polda Kepri sebagai berikut :

“Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, MH, diangkat dalam jabatan baru sebagai Karosundokinfokum Divkum Polri. Digantikan oleh Kombes Pol Drs. Darmawan, M. Hum yang sebelumnya menjabat sebagai Irbidjemengarku Itwil I Itwasum Polri”. Tutur Kabid Humas Polda Kepri.

“Berikutnya Dir Polairud Polda Kepri Kombes Pol Alex Fauzi Rasad, S.S.T.M.K., SH, diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Muda Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri. Digantikan oleh Kombes Pol Gieuseppe Reinhard Gultom, S.IK yang sebelumnya menjabat sebagai Gadik Utama Sespimma Sespim Lemdiklat Polri”. Jelas Kabid Humas Polda Kepri.

“Selanjutnya Dirtahti Polda Kepri AKBP Dudus Harley Davidson, S.IK diangkat dalam jabatan baru sebagai Auditor Kepolisian Madya TK. III Itwasda Polda Kepri. Dan Wadir Samapta Polda Kepri AKBP Eko Budhi Purwono, S.IK diangkat dalam jabatan baru sebagai Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Kepri”. Tutur Kabid Humas Polda Kepri

“Untuk pelaksanaan Serah Terima jabatan waktu dan tanggal pelaksanaan masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Mabes Polri” tutup Kabid Humas Polda Kepri

 

(red/Polda Kepri)

Baksos Polda Kepri buka dapur umum kepada masyarakat Baloi Danau

0

Batam – Dapur Umum Polda Kepri pada hari ini digelar pada Masyarakat yang tinggal di daerah Kampung Dalam Baloi Danau, Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam, hadir dalam kegiatan Bakti Sosial tersebut Dansat Brimob Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri, Biro SDM Polda Kepri dan Personel Polda Kepri.

Pada dapur umum hari ini sebanyak 480 Paket makanan berbuka puasa dan 100 Takjil di bagikan kepada masyarakat yang tinggal di daerah Kampung Dalam Baloi Danau, Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam.

Kabid Humas Polda Kepri mengatakan “kegiatan pada hari ini merupakan wujud rasa kasih kami kepada masyarakat, ditengah Pandemi yang melanda negeri ini semoga masyarakat dapat tetap bersabar menghadapi kondisi ini, tetap ikuti anjuran pemerintah, disiplin menggunakan masker, disiplin menjaga jarak, disiplin untuk tetap berada dirumah dan menjalankan aktivitas dirumah, dengan cara itulah kita bersama dapat mencegah dan memutuskan rantai Covid-19, tanpa kerja sama dari masyarakat dengan disiplin diri, tentunya Pandemi ini akan sulit diputuskan penyebaran nya tutur Kabid Humas Polda Kepri.

“Saat ini Polda Kepri telah menyiapkan 25 ton beras dan di Polres jajaran juga telah menyiapkan 10 ton beras, hal ini bertujuan untuk bantuan sosial kepada masyarakat yang belum terdata atau terlewatkan dalam pendataan dan belum mendapatkan bantuan sosial dalam bentuk sembako, ini yang akan kita gunakan untuk membantu masyarakat semuanya, disamping itu Polda Kepri dan jajaran juga melakukan pengawalan dan pengawasan distribusi bantuan sembako dari pemerintah kepada masyarakat. Setiap anggota polri memiliki tanggung jawab untuk melakukan pendataan dan menerima keluhan masyarakat ditengah situasi Pandemi saat ini”. Tutup Kabid Humas Polda Kepri.

 

(ted/Polda Kepri)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga