8.6 C
New York
Sunday, May 10, 2026
spot_img
Home Blog Page 727

ReJO Sudah Bagikan Ribuan Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19

0

Jakarta – Relawan Jokowi  alias ReJO kembali membagikan ribuan paket sembako bagi warga yang terdampak Covid-19 atau Corona Rabu 15 April.

Sebelumnya, pada Sqbtu dan Minggu, 11 dan 12 April 2020 ReJO telah membagikan 10 ribuan paket sembako di wilayah Jabotabek.

Kali ini, pembagian sembako sekaligus pelepasan tim penyemprotan berlangung di Saung Ketua umum ReJO HM. Darmizal MS yang terletak di Johar Baru Jakarta Pusat.

Dalam siaran persnya, Kamis 16 April Darmizal mengungkapkan alasan pembagian sembako dipusatkan di Kecamatan Johar Baru karena daerah ini termasuk zona merah di Jakarta.

“Kami menargetkan membagikan 50 ribu paket sembako hingga Idul Fitri nanti. Hingga saat ini baru kita bagikan sekitar 15 ribuan paket sembako,” jelasnya.

Disampaikan Darmizal, pemberian sembako didahului dengan penyemprotan ziolit clipnotilolit didalam rumah warga dan disinfektan untuk areal luar rumah.

Setelah melakukan penyemprotan, lanjut Darmizal, dilangsungkan pembagian sembako. Paket, sembako itu, tambah Darmizal, sengaja dibungkus plastik berwarna merah dan putih.

“Paket dengan kantong merah dan kantong putih, kami sebutkan paket merah putih dengan thema RèJO Berbagi dan Harmoni,” jelasnya.

Pria kelahiran Sumatera Barat ini menambahkan, pembagian sembako dilakukan semata-mata untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Niat kami hanya untuk berbagi pada sesama. Saatnya saling berbagi dalam kesulitan seperti ini,” tambah Darmizal.

Apa yang dilakukan ini, menurut Darmizal, adalah bagian dari penguatan hablumminnas. Kita sesama warga negara dan ummat yang banyak terkena dampak Covid-19. Serta upaya meringankan beban pemerintah oleh para relawan Jokowi.

“Kami memahami bahwa Jokowi sudah berupaya melalukan hal terbaik bagi rakyatnya dalam menangani Covid-19. Kami optimis dan yakin akan berlanjut hingga Covid19 tuntas” ujar Darmizal.

RèJO Usulkan “Indonesia Berdo’a”

Masih menurut Darmizal, saat ini merupakan bulan Sya’ban yang penuh barokah serta menjelang  datangnya bulan suci Ramadhan. Bulan yang paling mulia bagi umat Islam.

“Jika boleh saya berharap, meminta dan memohon kepada bapak Presiden Ir. H. Joko Widodo, kiranya beliau berkenan memimpin langsung rakyat Indonesia berdo’a secara serentak. Doa itu dilakukan dari rumah masing-masing, seluruh televisi dan radio menayangkan secara bersamaan. Seluruh tempat ibadah ummat mengumandangkan do’a. Tujuan utamanya, meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar wabah Covod19 ini segera berakhir,” ungkap Darmizal.

Darmizal yakin do’a bangsa Indonesia yang dipimpin langsung oleh bapak Presiden akan didengar dan diqobulkan Tuhan. Sehingga umat Islam Indonesia bahkan dunia dapat menjalankan ibadah puasa dan tarawih dengan khusuk dan khidmat.

“Saya berkeyakinan apa yang telah kita lakukan dalam saling tolong menolong ini, jika dilengkapi dengan Indonesia berdo’a, maka upaya perang melawan Corona akan lebih maksimal hasilnya,” pungkas Darmizal.

(red/Tanto)

Kapolres Natuna Ajak Insan Pers Bersatu Cegah Penyebaran Corona

0

Batamtimes.co – Natuna – Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian mengajak Insan pers bersatu untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Natuna wilayah perbatasan NKRI.

Pasalnya, wabah virus tersebut sangat mempengaruhi seluruh aktivitas masyarakat dan perekonomian. Insan pers mampu memberikan Informasi akan dampak bahaya virus corona yang mematikan.

Jumlah pasien Corona sembuh melebihi angka Meninggal

0

Jakarta – Pemerintah mengumumkan update jumlah pasien Corona setiap hari. Hari ini tanggal 16 April jumlah pasien sembuh sudah melebihi angka pasien meninggal.

Ada penambahan jumlah pasien sembuh 102 orang total 548. Pasien meninggal bertambah 27 total 496 orang, sementara pasien konfirmasi positif Covid-19 bertambah 380 total 5.516.

Pasien sembuh terbanyak ada di DKI sebanyak 202 pasien, Jawa Timur 86 pasien, Sulawesi Selatan 42 pasien, Bali 32 pasien, Jawa Barat 28 pasien, dan 158 pasien di provinsi lainnya sehingga total 548 pasien.

Saat ini, pemeriksaan sudah hampir 40 ribu spesimen. Kasus diperiksa hampir 35 ribu, dengah hasil positif sebanyak 5.516 dan negatif 29.459. Sementara itu jumlah ODP dilaporkan sebanyak 169.446 orang, dan PDP 11.873.

“Pastikan bahwa kita tidak tertular, bahwa kita tidak menulari. Hargai dan bantu mereka yang sedang melaksanakan isolasi mandiri, jangan pernah diskriminasi pada pasien Covid-19, tidak boleh menolak jenazah yang meninggal karena Covid-19. Tunjukan nilai kemanusiaan kita,” kata Jubir Pemerintah untuk Covid-19 pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (16/4).

Berbagai macam upaya dilaksanakan terkait dengan penanggulangan Covid-19. Kemenkes dan pemerintah daerah menanggung biaya perawatan seluruh pasien Covid-19.

Masa sulit ini ujian bagi kita semua. Oleh karena itu mari bersama-sama pastikan diri kita tetap aman dan sehat dengan tinggal di rumah.

“Tantangan risiko kesehatan dan kehidupan ekonomi sudah berat, mari kita pastikan tidak perlu kita tambah lagi dengan beban psikologis dari berita-berita yang tidak benar yang justru nanti akan menyebabkan kita makin susah,” ujar dr. Achmad.

Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah mendeteksi lebih dari 1.125 berita hoax di berbagai media di internet. Semua akan ditangani tegas oleh aparat kepolisian.

 

(red/Kementerian Kesehatan)

Kegiatan Ekspor-Impor di Batam Berjalan Normal

0

Batam- Pasca penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sejak dua bulan lalu, kegiatan ekspor-impor di Batam masih cukup lancar. Tercatat, sekitar 30 izin yang dikeluarkan oleh BP Batam per harinya untuk mendukung kegiatan berusaha di Batam.

Berdasarkan data yang diperoleh dari laman resmi Sistem Informasi Keluar Masuk Barang (SIKMB) BP Batam dari Januari hingga Maret 2020, tercatat 205 dokumen terbit untuk Izin Usaha, 1.367 dokumen terbit untuk Izin Pemasukan Barang, 207 dokumen terbit untuk Izin Pengeluaran Barang, dan 90 dokumen terbit untuk Izin Rekomendasi.

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam Purnomo Andiantono mengatakan, permintaan keluar-masuk barang di Batam masih terbilang normal, meski terdapat penyebaran Covid-19.

“Hanya saja, karena beberapa negara sudah melakukan lockdown, timbul kekhawatiran di kalangan pengusaha apabila stok bahan baku habis. Karena apabila negara-negara penyuplai bahan baku lockdown, tidak bisa impor bahan baku lagi,” kata Andiantono.

Sebagai solusi, Ia menyarankan kepada pengusaha di Batam untuk tidak bergantung pada satu negara saja, dan mulai menjajaki negara-negara penyuplai lainnya sebagai sumber bahan baku industri.

Dengan adanya pandemi Covid-19, dan jika terjadi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Batam, pelayanan pengurusan izin dapat dilakukan oleh para pengusaha dengan mengacu pada Surat Edaran Menteri Perindustrian RI No. 7 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pengajuan Permohonan Perizinan Pelaksanaan Kegiatan Industri Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Jadi selama pendemi Corona, perusahaan dan kawasan industri tetap dapat menjalankan kegiatan usahanya dengan memiliki izin operasional dan mobilitas kegiatan industri. Nama layanannya adalah Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) di Kementerian Perindustrian RI. Kami sangat menyarankan kepada perusahaan yang ingin tetap beroperasi untuk mengurus perizinannya di SIINas,” kata Andiantono.

 

(red/Humas BP Batam)

 

Nilai Investasi Batam Masih Menunjukkan Peningkatan pada Triwulan 1 Tahun 2020

0

Batam – Nilai investasi Triwulan I 2020 di Batam mengalami peningkatan, meski Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sedang terjadi di Batam.

Hal ini terlihat dari data yang diperoleh dari laman resmi Online Single Submission (OSS) yang menyatakan bahwa nilai investasi Triwulan I tahun 2020 mencapai 52% dari total target investasi yang ditetapkan oleh Badan Pengusahaan Batam di tahun 2020, yakni USD 900 juta.

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal Purnomo Andiantono menyampaikan hal tersebut setelah melihat data OSS sebagai bahan evaluasi. Ini artinya, dalam Triwulan pertama, sudah setengah target investasi 2020 dari BP Batam tercapai. “Semoga pandemi corona dapat ditangani dengan baik sehingga di triwulan-triwulan berikutnya, Batam masih bisa mempertahankan kinerjanya, dan mencapai target yang sudah ditetapkan,” kata Andiantono.

Adapun negara yang melakukan investasi baru, pada Triwulan I, yaitu Republik Rakyat Tiongkok, Indonesia, Malaysia, dan Singapura dengan total investasi USD 472,536 juta, dan terdapat satu negara yang melakukan investasi perluasan di Batam, yakni Singapura dengan total investasi USD 522 ribu.

“Untuk investasi baru berdasarkan sektor yang tercatat di OSS, terdiri dari Industri Logam, Perdagangan dan Reparasi, dan Perumahan. Sedangkan untuk perluasan ada di sektor Perdagangan dan Reparasi,” ujar Andiantono.

Ia mengatakan, peningkatan nilai investasi di Triwulan I 2020 ini terjadi karena perencanaan kegiatan investasi tersebut sudah dilakukan sebelum pandemi Covid-19 merebak di Batam.

“Bisa jadi sudah direncanakan sejak lama, jadi peningkatan ini tidak terkait karena ada wabah Corona atau tidak. Kan tidak serta-merta hari ini mau investasi, hari ini langsung jalan. Pasti sudah direncanakan di tahun-tahun sebelumnya, dipelajari dan dibuat studi kelayakannya oleh pengusaha,” jelas Andiantono.

Ia mengimbuhkan bahwa pihaknya sulit untuk memprediksi investasi di triwulan berikutnya akibat pandemi Covid-19 secara global, termasuk di Batam.

“Tergantung perkembangan nanti. Semoga penanganan pandemi ini dapat ditangani dengan baik, sehingga ekonomi akan membaik. Karena jika tidak, maka akan sulit mempertahankan kinerja ekonomi yang prima. Karena pemerintah pusat sendiri sudah mengatakan bahwa kondisi ekonomi kita sekarang sedang sulit,” pungkas Andiantono.

 

(red/Humas BP Batam)

Dinkes Kepri : Informasi Dokter Rowin terinfeksi COVID-19 hoaks

0

Tanjungpinang – Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menegaskan informasi yang berseliwuran di media sosial terkait Dokter Rowin terinfeksi COVID-19, hoaks.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan, Dokter Rowin dalam kondisi sehat, tidak terinfeksi COVID-19.

Dokter Rowin kaget dan kecewa dengan adanya informasi yang tidak benar tersebut.

“Jahat sekali orang yang menyebarkan informasi bahwa Dokter Rowin terinfeksi COVID-19. Padahal beliau dalam kondisi sehat,” katanya.

Beberapa hari lalu hingga sekarang, sejumlah tokoh masyarakat dan pengusaha di Tanjungpinang mempertanyakan apakah informasi terkait Dokter Rowin terinfeksi COVID-19, benar atau hoaks.

Dalam informasi yang beredar di media sosial itu, masyarakat yang melakukan kontak langsung dengan Dokter Rowin diminta untuk memeriksa dirinya di rumah sakit, dan melakukan karantina secara mandiri selama 14 hari.

Tjetjep menegaskan Pasien Nomor 23, R, bukan Dokter Rowin. R memang berprofesi sebagai dokter, namun diduga tertular dari ayahnya yang positif COVID-19 di Batam.

R itu seorang wanita, sedangkan Dokter Rowin, laki-laki.

“Saya mohon kepada semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi hoaks karena ini sangat merugikan,” tegasnya.

 

(red/komunfo)

Presiden Jokowi : Kondisi ini akan berakhir tidak lama lagi, Booming Pariwisata 2021

0

Jakarta – Pariwisata menjadi industri yang paling terdampak besar dari wabah COVID-19. Namun Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin kondisi itu akan berakhir tidak lama lagi.

Jokowi meyakini wabah COVID-19 akan berakhir di akhir tahun ini. Dengan begitu dia meramal akan terjadi booming pariwisata di 2021.

Saya meyakini ini hanya sampai pada akhir tahun. Tahun depan terjadi booming di bidang pariwisata,” tuturnya saat membuka rapat terbatas, Kamis (16/4/2020).

Menurutnya, setelah wabah COVID-19 hilang pasti akan ada hasrat untuk berlibur. Apa lagi setelah semua orang berdiam diri di rumah dalam jangka waktu yang lama.

“Semua orang ingin menikmati kembali keindahan yang ada di wilayah daerah yang ada pariwisatanya, sehingga optimisme itu yang harus diangkat,” tuturnya.

Oleh karena itu dia meminta para menterinya untuk menyiapkan stimulus ekonomi bagi para pelaku di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Tujuannya agar mereka bisa bertahan dan tidak melakukan PHK hingga COVID-19 lenyap.

Jangan sampai terjebak pada pesimisme karena masa COVID-19 ini, sehingga booming yang akan muncul setelah COVID-19 ini selesai itu tidak bisa kita manfaatkan dengan baik,” tutupnya.

 

 

(red/detik. com)

260 Ribu paket sembako akan dibagikan Pemko Batam

0

Batam – Pembagian sembako dari pusat akan segera dikucurkan untuk kota Batam, sebanyak 260 Ribu paket sembako sudah disiapkan pemerintah Kota Batam.

Walikota Batam HM. Rudi dalam penyampaianya, Kamis, (16/4/2020) dilapangan Engku Putri mengatakan, dalam beberapa minggu kedepan akan ada pembagian paket  sembako.

Pembagian paket sembako itu, dipastikan akan kurang, karena yang dibagi hanya 260ribu paket sembako.  Dari target Pemko Batam  sebanyak 514 ribu penerima paket sembako.

” Awal Pemko Batam akan menyalurkan sebanyak  514 ribu paket sembako, namun karena beberapa pertimbangan yakni sebahagian warga sudah menerima bantuan langsung dari pemerintah pusat, “kata Rudi

Rudi melanjutkan, bagi warga yang sudah terima bantuan Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah disalurkan tiap bulan, rencananya tidak akan mendapatkan lagi.

” Mereka yang terima PKH setiap bulan rencananya tidak akan kita berikan, karena jika diberikan akan mendapat dua kali. Namun ini masih kita lihat bagaimana program pembagian sembako bisa berjalan, jika memungkinkan untuk dapat dua kali, kita masih harus melihat, “pungkasnya.

 

(red/dian)

 

Walikota Batam optimis Covid-19, dua bulan kedepan akan tuntas

0

Batam- Walikota Batam HM  Rudi cukup optimis jika pandemi virus corona Covid – 19,akan dapat berakhir dua bulan kedepan, walaupun jumlah yang positif terus bertambah.

Perihal itu diyakini dia, jika seluruh elemen, mau mengedukasi masyarakat, akan bahayanya virus corona . Ikuti aturan pemerintah social distancing atau pembatasan sosial gunakan masker jika keluar rumah.

“Menurut ahli, Indonesia selesai kasus virus korona paling cepat 6 bulan, namun tepatnya ini dapat selesai tergantung sama kita. mau cepat dikita, mau lambat di kita.  Batam kompak 2 bulan selesai.”ujarnya dengan semangat,Kamis, (16/4/2020) di lapangan Engku Putri Batam Center  dalam acara penerimaan bantuan dari kalangan pengusaha yang tergabung dengan Apindo dan indomaret.

Dikatakanya,tim Gugus Tugas covid-19 juga berharap selain memberikan edukasi, kita juga berharap agar warga dapat memberitahukan jika menemukan adanya warga dengan gejala-gejala seperti terkena virus korona.

“Saat sekarang ini, kita sudah mulai fungsi kan tingkat RT/RW memberikan pemahaman kepada warga, akan bahaya virus korona, namun kita juga menginginkan kerjasama seluruh warga untuk dapat melaporkan setiap kejadian jika ada warga yang memiliki gejala terkena virus tersebut untuk cepat diamankan, agar jangan menyebar kemana-mana, “harap Walikota yang juga sebagai ketua BP Batam

Ia juga mengatakan, untuk memutus mata rantai virus ini,dengan melalui informasi warga , lebih cepat menangganinya  dengan mengklasifikasi  terlebih dahulu.

” Tim Covid – 19 akan cepat memberikan tanggapan dan langsung respon  kita klasifikasi yang sakit, tidak sakit. Karena gejala yang timbul membutuhkan waktu selama 14 hari, untuk diobati,saya ingin kita semua jadi guru.” ujarnya

Lebih lanjut dikatakan Rudi, dalam pertemuan ini, dijelaskan juga mengapa Walikota Batam tidak menerapkan Pembatasan sosial Berskala Besar(PSBB).

Jika dilakukan PSBB  maka pemerintah harus menyiapkan bahan kebutuhan pokok warga yang jumlahnya cukup banyak.

“Sementara dana Pemko Batam terbatas, dan perlu juga saya sampaikan pengelolaan Pemko Batam mendapatkan income dari pajak restoran dan Hotel, namun saat sekarang dua sektor ini sudah tidak beroperasi lagi” ungkapnya.

 

(red/dian)

 

Lawan Corona! Bupati Hamid Ajak Warga Sedanau Taati Himbauan Pemerintah

0

Batamtimes.co – Natuna – Berbagai ikhtiar dan langkah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Natuna untuk menangkal dan melawan penyebaran virus corona di wilayah perbatasan NKRI diujung Utara Indonesia.

Hal tersebut terlihat saat Bupati Hamid Rizal melakukan kunjungan kerja bersama Satgas Penanganan Covid-19 dan Forum Kabupaten Sehat (FKS) Natuna ke Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Rabu (15/04/2020) siang.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga