8.6 C
New York
Monday, May 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 779

Kilas Balik 2019, Polres Natuna Ungkap 71 Kasus Laporan Kriminal

0

” Kami disini TNI- Polri, Pemda, Basarnas dan DPRD Natuna selalu bersinergi memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat Natuna, sehingga sekecil apapun aduan dari masyarakat akan kami dalami,” sebut Kapolres.

Batamtines.co – Natuna – Polres Natuna
dalam kurun waktu Januari hingga Desember 2019, menerima sebanyak 71 kasus laporan polisi (LP). Jumlah laporan polisi itu menurun Jika dibandingkan pada tahun 2018.

Akhir Tahun 2019 Jajaran Pejabat Pemko Batam diganti

0

Batam- Tahun 2019 ditutup dengan pergantian jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Pelantikan eselon II hingga IV ini dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota Batam, Senin (30/12/2019).

Eselon II yang dilantik antara lain Azril sebagai Kepala Dinas Kominfo. Mantan Kabag Administrasi Pembangunan ini menggantikan posisi Salim yang dilantik menjadi Kepala Satpol PP.

Kemudian mantan Camat Nongsa Heriyanto kini bertugas sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, menggantikan Hendriana Gustini yang dilantik menjadi Inspektur Inspektorat. Mantan Inspektur Heriman sekarang menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum, menggantikan Zarefriadi yang purnatugas. Serta Hasnah sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, yang sebelumnya dijabat M Syahir sebelum purnabakti.

Sejumlah posisi camat dan lurah juga mengalami pergantian. Posisi Camat Nongsa yang ditinggal Heriyanto kini diisi Arfandi, sebelumnya berstatus sekretaris di kecamatan yang sama. Kemudian Camat Batam Kota diduduki Aditya, menggantikan M Fairuz yang menjabat Camat Bengkong.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berpesan agar segera melaksanakan serah terima jabatan. Paling lambat tanggal 3 Januari. Sehingga pada 4 Januari semua sudah bekerja kembali.

“Pejabat yang bergeser, tidak usah berkecil hati. Tunjangan sudah saya samakan semua. Ke depan, kinerja harus lebih baik. Jika tidak, akan saya ganti,” pesan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Rudi menegaskan bahwa saat ini Pemko Batam masih diawasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya menuju pemerintahan yang baik. Sehingga, ke depannya lebih sempurna. Ia meminta seluruh pegawai wajib melaporkan harta kekayaannya.

“Ada yang disampaikan KPK, terkait laporan harta kekayaan. Tidak ada lagi pegawai yang tidak melaporkan kekayaan, termasuk pegawai biasa. Habis Januari, semua wajib melaporkan harta kekayaan,” ujarnya.

Hal ini kata Rudi sebagai bukti bahwa harta yang dihasilkan pegawai sesuai kinerjanya bukan di luar koridor. Sehingga, ASN bisa lebih meningkatkan kinerjanya.

“Dari sekarang, Bapak/Ibu boleh kaya. Tapi asal bukan dari jabatan bapak/ibu. Ada kejaksaan, KPK dan lainnya yang mengawasi. Sehingga tidak ada lagi yang menjalankan di luar koridor,” kata dia.

Batam saat ini sedang membangun. Ia minta etos kerja PNS ditingkatkan. ASN harus menciptakan inovasi dalam bekerja. Agar ide yang dibangun bisa membantu pimpinan dalam mengembangkan Batam lebih baik lagi ke depannya.

“Kalau tidak ada kerja di kantor, ayo cari ide untuk membangun. Inovasi harus diciptakan, tapi yang positif,” sebut Rudi.

 

 

(red/MCB)

Bupati Natuna Minta Seluruh Pegawai yang baru dilantik tetap Profesional dimanapun di tugaskan

0

Natuna – Prosesi pelantikan dan pengukuhan dalam jabatan disetiap instansi Pemerintah adalah bagian dari kebutuhan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dalam rangka peningkatan kapasitas karir pegawai, serta memperlancar tugas-tugas Pemerintah dan pelayanan publik yang lebih baik lagi.

Demikian disampaikan oleh Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si., saat melantik dan mengukuhkan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas dan Jabatan Fungsional dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna tahun 2019.

Acara pelantikan terhadap 485 orang Pegawai Negeri Sipil secara simbolis tersebut, berlangsung di Halaman Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, pada Jum’at (27/12/2019) siang.

Dalam amanahnya Hamid Rizal menyampaikan, bahwa pelantikan ini dilakukan sebagai upaya pembenahan dan pemantapan Organisasi Perangkat Daerah, dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang lebih maksimal.

Oleh karenanya setiap pejabat hendaknya mempunyai kemampuan kuat untuk memiliki wawasan yang luas dan siap membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan.

Dengan demikian Hamid Rizal berharap agar para pejabatnya dapat menjadi roda bagi pergerakan Organisasi, sehingga tujuan pembangunan yang telah direncanakan bisa tercapai dengan maksimal, demi peningkatan pelayanan terhadap seluruh masyarakat Natuna.

Selain itu dirinya juga berharap melalui pelantikan ini, dapat memacu semangat bagi setiap pejabat dalam mengemban tugas sehari-hari, sehingga pembangunan Natuna dapat semakin baik dan berkembang dengan pesat kedepannya, sesuai keinginan bersama.

Disela-sela sambutannya Hamid Rizal juga mengungkapkan, banyaknya oknum pegawai yang mengeluh saat dipindah tugaskan di Daerah Pulau Terluar yang ada di Natuna, seperti di Kecamatan Subi, Serasan, Midai, Pulau Laut maupun Pulau lain yang jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Natuna, padahal menurut Hamid Rizal, hal itu bisa menjadi pengalaman dan menambah ilmu bagi para pegawai tersebut.

Untuk itu Hamid Rizal meminta agar seluruh pegawainya bisa legowo dan iklas, saat ditempatkan dimanapun sehingga tidak menjadi beban batiin ketika melaksanakan tugas negara.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA., Sekda Natuna Wan Siswandi, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Natuna Andes Putra, S.Pdi., para pimpinan FKPD, OPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta para tamu undangan lainnya.

 

(red/Humas)

Pencuri Motor dan Handphone Dibekuk Polsek Sleman

0

Sleman- Aksi pencurian terjadi di Dusun Temon, RT 03/23 , Desa Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu 21 Desember 2019 lalu. Kali ini yang menjadi korban pencurian adalah RR Eni Kadarwasiati (49).

Kejadian bermula pada saat korban meninggalkan rumah yang hendak bekerja pada Sabtu 21 Desember sekira pukul 09:00 WIB. Namun, saat pulang korban tidak mendapati lagi sepeda motor miliknya didalam rumah.

Selain sepeda motor, merk Kawasaki W75 warna hitam dengan nomor polisi AB 5984 FX tahun 2017 pelaku juga berhasil menggondol 2 buah handphone dan 1 unit laptop.

Kapolsek Sleman Kompol Sudarno saat dihubungi membenarkan aksi pencurian tersebut. Dia mengatakan, saat ini pelaku sudah ditangkap wilayah Kertosono, Nganjuk Jawa Timur pada Selasa 24 Desember.

“Berdasarkan laporan korban LP-B/66/XII/2019/DIY/SLM/Sleman tanggal 21 Desember 2019 anggota unit Reskrim Polsek Sleman dipimpin oleh Panit Reskrim memburu pelaku hingga ke Jawa Timur dan berhasil menangkapnya,” kata Sudarno Senin (30/12/2019).

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Kawasaki W75 warna hitam nopol AB 5984 FX tahun 2017 beserta stnknya, 1 unit handphone dan 1 unit laptop.

“Pelaku atas nama Rizky Renaldy warga Pasar Sarinah Unit II Wirotho Agung, Rimbo Bujang, Tebo, Jambi,” jelas Sudarno.

Atas perbuatannya pelaku kini harus mendekam dibalik jeruji besi untuk mempertangung jawabkan perbuatannya.

(red/Tanto)

Ayep Zaki: 2019 Merupakan Titik Pijak yang Mantap Bagi FKDB

0

Jakarta – Ketua umum Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) H Ayep Zaki S.E menyampaikan tahun 2019 ini merupakan pencapaian yang luar biasa jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pencapaian yang diraih FKDB sebagai lembaga swadaya masyarakat atau NGO (Non Governmnet Organization) memang masih jauh dari harapan. Baik dibidang pendidikan maupun ekonomi. Namun beberapa langkah FKDB tertutama di bidang ekonomi sudah mulai memperlihatkan titik terang,” kata Zaki Senin (30/12/2019).

Menurut Yayasan Pembina Pendidikan Doa Bangsa (YPPDB) ini, selama hampir 2 tahun bekalangan ini, pihaknya tidak pernah henti keliling Indonesia khususnya dibidang ekonomi seperti pada bidang home industri tempe tahu.

Kata Zaki, pihaknya telah menempatkan satu posisi yang mantap dengan lebih dari 80 titik usaha dengan rata-rata produksi hampir mencapai 28 ton perhari. Setidaknya, lanjut dia, FKDB bisa melakukan berbagai kerjasama seperti dengan USSEC dari USA atau dengan mitra lokal dan nasional yang bergerak di bidang tempe tahu.

Didang pertanian, masih menurut Zaki, berbagai demplot telah meletakkan pondasi yang kuat. Kami benar-benar bisa membuktikan pada masyarakat bahwa produk pupuk organik batu bara yang kami punya mampu meningkatkan hasil pertanian yang cukup signifikan. Terutama dibidang tanaman padi yang rata-rata ada peningkatan hasil panen sekitar 30% hingga 40% per hektar. Bagi kami ini pencapaian yang luar biasa.

“Tahun 2019 ini merupakan titik pijak yang mantap bagi kinerja FKDB di tahun  2020 mendatang,” demikian tutur Ayep Zaki.

Tak kalah penting lagi, ungkap Zaki, kami tetap fokus mempersiapkan generasi muda Doa Bangsa sebagai regenerasi bagi insan FKDB dimasa mendatang.

“Alhamdulilah selama tahun 2019 anak didik kami mampu berbicara prestasi di tingkat nasional. Bahkan tahun 2019 ini  mampu mengirimkan beberapa mahasiswa yang kami bina untuk study dan kuliah di luar negeri seperti Jerman, Hongkong, China dan Taiwan,” ucapnya.

Dirinya optimis tahun 2020 mendatang, FKDB tetap fokus mengusung program tercapainya kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan.

“Kami berharap tahun 2020 iklim usaha dan suasana politik, dan keamanan tetap baik. Sehingga akan tercapai ekosistem kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat adalah satu keniscayaan bagi FKDB,” demikian pungkas Zaki.

(red/Tanto)

2020, Jokowi Diminta Jaga Ekonomi Indonesia

0

Jakarta – Ketua umum Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) Jokowi mengatakan, tahun 2020 mendatang presiden Joko Widodo alias Jokowi
perlu menjaga perekonomian Indonesia atas  perkembangan perekonomian dunia soal perang dagang negara-negara maju terutama dampak  pengaruh besar persaingan ekonomi China dan USA.

Disamping itu, Jokowi juga perlu menjadi fokus dalam sektor ketenagakerjaan, kebijakan (policy) dan peraturan (regulasi) yang mendukung kemudahan berinvestasi. Terutama yang menghambat investasi didearah-daerah, mendorong seluruh sektor usaha menengah kebawah, tetap mempertahankan pengurangan pajak UKM.

“Pemerintahan Jokowi-Amin harus memperkuat, mendukung dan mempermudah sektor produksi dalam rangka meningkatkan kebutuhan ekspor,” kata Reinhard Parapat Mingggu (29/12/2019).

Menurutnya, Jokowi juga harus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mempermudah dan mempercepat transportasi, baik darat, laut dan udara dengan meningkatkan serta mengembangkan kemampuan dibidang telekomunikasi yang canggih.

“Kendala mempersiapkan percepatan ekonomi tersebut diatas adalah soal budaya korupsi. Memberantas mafia pangan dan migas yang selama ini dikuasai oleh para pemain lama. Dimana para bandit-bandit (mafia) ini selalu hidup berdampingan mesra dengan pelaku elit politik,” ujar Taki sapaan akbarnya.

Taki mengatakan, disamping itu, tenaga kerja kita masih banyak yang terbatas, tidak sesuai  dengan skill. Lalu maraknya isu politik identitas menambah rusaknya keharmonisan warga negara, ditambah lagi Pemerintahan daerah tidak merespon positip arah visi presiden Jokowi.

“Yang sangat perlu diperhatikan dan menjadi solusi kedepan adalah bagaimana mencetak Sumber Daya Manusia (SDM). Terutama dalam memaksimalkan untuk mengelola sumber daya kekayaan alam kemaritiman di Indonesia yang sangat berlimpah,” tegasnya.

Dalam sektor hukum, Taki, masih banyak  yang perlu dibenahi. Diantaranya, persoalan konflik agraria dan persoalan intoleransi. Sangat perlu menjadi perhatian lebih pemerintahan Jokowi-Amin 5 kedepan.

Selain itu, lanjut Taki, isu soal otonomi khusus Propinsi Papua dan Aceh menjadi perhatian lebih. Harus dikaji, seberapa jauh manfaat pembangunan yang sudah didapatkan dan dirasakan rakyat Aceh dan Papua dari dana otonomi khusus (Otsus). Apalagi dikaitkan dana Otsus untuk Papua akan berakhir ditahun 2021.

“Pemerintahan Jokowi-Amin kedepan lebih banyak mengkampanyekan isu soal Kebhinnekaan. Salah satu caranya adalah membumikan kembali nilai-nilai toleransi dalam mata pelajaran di tingkat SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

“Kami relawan Jokowi sangat optimis rezim Jokowi-Amin dalam merealisasikan program ekonomi kedepan akan berjalan lebih baik. Lebih cepat,  dan lebih fokus pada percepatan pembangunan berkelanjutan, mengingat adanya pengalaman 5 tahun pemerintahan Jokowi-JK sebelumnya,” tuturnya.

Lanjut Taki, kami juga yakin pemerintahan Jokowi-Amin kedepan akan memperkuat nilai-nilai persatuan dan kebangsaan. Sehingga tidak rapuh oleh isu-isu politik identitas yang menjadi salah satu acamanan disintegrasi bangsa

“Percepatan pembangunan ekonomi harus diikuti dengan kepastian hukum dalam menyerap investasi. Menyiapkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan. Perlindungan hukum terhadap setiap warga negara. Membangun kesadaran dalam rangka kampanye pencegahan terhadap korupsi, membangun demokrasi yang semakin berkualitas, dan penataan reformasi birokrasi dalam menjawab tantangan kedepan Indonesia lebih baik, ini adalah bagian dari fokus realisasi visi presiden Jokowi kedepannya,” pungkas Taki.

(red/Tanto)

Keluarga Ikatan Halawa Batam Maknai Natal dengan Kasih, Begini Keseruannya

0
Acara Natal - Suasana Natal Keluarga Ikatan Halawa Kota Batam atau Orahua Onodo Halawa (Onhab) berjalan dengan khidmat, Sabtu (28/12/2019) malam.

 

 

Batam- Natal Keluarga Ikatan Halawa Kota Batam atau Orahua Onodo Halawa (Onhab) berjalan dengan khidmat, Sabtu (28/12/2019) malam. Acara yang digelar di GPI Dapur 12 Sagulung, Batam, Kepri dihadiri ratusan orang. Yang terdiri dari keluarga Halawa dan para undangan.

Pendeta Marnaek Nainggolan dalam khotbahnya, mengajak keluarga Halawa dan umat tetap hidup dalam kasih. Sebab kata Nainggolan, hidup dalam kasih bisa menutupi dosa dengan yang lainnya.

“Umat Nasrani tidak mengenal kata dendam terhadap sesama. Maka, melalui momen Natal ini sesuai tema natal Makna Natal di Hatiku untuk saling mengasihi. Mengasihi sesama juga mengasihi Tuhan. Untuk mempererat tali persaudaraan,” khotbahnya.

Ia mengatakan, nats yang dikutip dari Kitab Matius 22 : 37-38 : Kasih Kepada Allah Menentukan Ukuran Kasih Kita Kepada Sesama, diharapkan tidak sekedar slogan semata. Katanya, harus ada implementasi dalam hidup rukun. Baik di keluarga Halawa itu sendiri, maupun terhadap sesama.

“Bukankah Kristus Yesus mengajarkan kasih? Lalu apa kuasa kita dendam terhadap sesama yang menyakiti mu? Mulai saat ini, lepaskan dosa itu dan hidup dalam kebenaran,” harap Nainggolan.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Onhab Batam Anwar Halawa mengatakan syukur atas terselenggaranya Natal itu. Meski sesederhana mungkin, namun makna Natal sesungguhnya dapat menjadi benteng hidup dalam kasih.”Diharapkan acara serupa dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ketua Onhab Kota Batam Mesakhi Halawa menjelaskan, organisasi marga ini sudah sejak 2005 di Batam. Atau sampai 2019 ini, Onhab sudah berumur sekitar 14 tahun. Saat ini, tercatat ada 36 keluarga yang sudah mendaftar. Hanya saja kata dia, masih terdapat ratusan keluarga Halawa lagi yang tersebar di seluruh Kota Batam yang belum terdata.

“Kami terbatas waktu untuk mengenal saudara kita. Untuk itu, lewat momen Natal ini kami berharap untuk segera bergabung. Pada prinsipnya, perkumpulan ini adalah berbasis untuk menjaga tali persaudaraan. Sesuai anggaran dasar, tidak saja hanya marga Halawa yang boleh ikut bergabung. Tapi keponakan, ipar, atau cucu marga Halawa juga dapat bergabung,” jelas Mesakhi.

Mesakhi berharap dengan terjalinnya komunikasi antar sesama lewat perkumpulan Halawa, dapat mewujudkan tolong-menolong.

“Karena saudara dekat kita sudah tinggal di kampung masing-masing. Nah, dengan adanya perkumpulan ini tidak sendiri lagi di Batam. Melainkan ada banyak saudara kita,” harapnya.

Tokoh pemuda dari keluarga Halawa, Leo Halawa juga berpesan, agar pemuda-pemudi keluarga Halawa dapat bergabung untuk saling mengenal keluarga. “Semangat pemuda tentu sebagai modal untuk mengembangkan SDM yang ada. Kami sangat berharap, Keluarga Halawa bisa berbaur dengan perantau siapa saja yang ada di Batam,” kata Leo

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, Polri, Anggota DPRD Kota Batam Utusan Sarumaha, Pengurus DPD HIMNI Kepri dan para undangan lainnya.

Sekedar diketahui, Halawa adalah salah satu marga dari 124 marga yang ada di suku Nias, Provinsi Sumatera Utara.

Marga Halawa berdasarkan data kependudukan, marga terbanyak jumlahnya di pulau Nias. Karena empat kabupaten yakni Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat dan Kota Madya Gunungsitoli di Pulau Nias hampir rata ada marga Halawa. Dan tersebar karena merantau ke pulau Sumatera, Jawa dan beberapa daerah di Indonesia.

 

(red/rilis)

 

Hadiri Perayaan Natal Nasional 2019, Presiden Jokowi: Negara Menjamin Kebebasan Beragama dan Beribadah

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa di negara Pancasila, negara menjamin kebebasan beragama dan beribadah menurut agama masing-masing.

“Di negeri Pancasila ini kita harus saling menghormati, saling menghargai perbedaan dan keberagaman kita di antara anak-anak bangsa dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Perayaan Natal Nasional 2019, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/12) malam.

Sebelumnya Presiden Jokowi menyampaikan, Natal adalah momentum yang sangat indah untuk merayakan persahabatan, momen yang sangat berharga untuk merajut persaudaraan, kerukunan antar anak-anak bangsa, dan juga momen bagi bangsa Indonesia untuk mensyukuri keberagaman, indahnya kemajemukan yang menyatukan sebagai sebuah bangsa besar, bangsa Indonesia.

“Kita tidak ingin tali silaturahmi, jembatan persahabatan, jembatan persaudaraan yang telah terjalin dengan sangat baik sejak puluhan bahkan ratusan tahun justru dirusak oleh provokasi-provokasi yang memecah belah kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” tegas Presiden.

Menurut Kepala Negara, pada momen-momen tertentu ada saja yang mencoba-coba mengganggu kedamaian hubungan antarsuku, antaragama, atau bahkan menebar kebencian dan intoleransi dalam kebersamaan bangsa Indonesia.

Namun Kepala Negara meyakini, dengan semangat persaudaraan dan persahabatan yang sangat kuat, kita akan selalu mampu menghadapi semuanya.

“Saya memiliki keyakinan itu,” kata Presiden Jokowi Perayaan Natal Nasional 2019 yang mengambil tema “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” itu dihadiri oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, para menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan para duta besar negara sahabat.

 

 

(red/setkab)

Sempat Ditunda, Kini Rute Penerbangan Batam-Shenzhen Resmi Dibuka

0

Batam- Bandar Udara Internasional Hang Nadim akhirnya menerima layanan perdana rute penerbangan Batam-Shenzhen dengan maskapai penerbangan Batik Air yang membawa 139 penumpang. Pesawat Airbus A320/PK-LAH ID-7618 mendarat pada Sabtu (28/12/2109), pukul 05.00 WIB dan disambut langsung oleh Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso, District Manager Lion Air Group Batam Zaini Bire, Station Manager Lion Air Group Batam Reddy Hetharia, dan Manajemen Charter – Eco Indo Tour and Travel Andi.

Direktur BUBU Hang Nadim Suwarso mengatakan, pada dua hari sebelumnya, Direktorat BUBU Hang Nadim telah menggelar rapat koordinasi di Bandar Udara Hang Nadim bersama stakeholders terkait, yakni Custom Immigration Quarantine Procedures (CIQP), maskapai penerbangan, dan Manajemen Charter, untuk membantu kelancaran penerbangan internasional di Batam ini.

“Alhamdulillah semuanya mendukung, dan terbukti tadi semuanya mengapresiasi penerbangan ini, termasuk para penumpang. Karena kami memberikan layanan pengumpulan passport penumpang, sehingga proses dari turun pesawat, mengantre imigrasi, sampai masuk ke bus berlangsung singkat,” jelas Suwarso.

Ia menambahkan, rute penerbangan baru dari Batam ke Shenzhen, Tiongkok ini merupakan upaya untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara di Batam.

Suwarso juga mengungkapkan keinginannya agar sektor Barat, yakni Cengkareng, Kualanamu dan Batam dapat menjadi destinasi dari dan ke luar negeri, khususnya dari negara Tiongkok dan Korea Selatan.

“Bandar Udara Hang Nadim membuka operasional 24 jam dengan status Bandara Internasional. Kami juga melakukan koordinasi secara kontinyu dengan Kementerian Perhubungan RI dan Kementerian Luar Negeri RI agar memaksimalkan pemanfaatan Bandar Udara Internasional Hang Nadim. Fasilitasnya juga sudah mumpuni,” ujar Suwarso.

Meski izin telah diperoleh pihak Charter selama satu tahun, Suwarso berharap status ini akan meningkat dari Charter menjadi Reguler setelah evaluasi selama tiga hingga enam bulan ke depan.

Mengutip siaran pers dari Batik Air, sebagai tahap awal, rute ini akan dilakukan sebanyak tiga kali dalam seminggu, dengan pelayanan tanpa henti (non-stop) dan membawa 140 penumpang. Penerbangan bernomor ID-7618 setiap  Hari Selasa, Kamis, dan Sabtu akan mengudara dari Bandar Udara Internasional Bao’an Shenzhen, Tiongkok (SZX) pukul 01.50 waktu setempat, dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam (BTH) pada 04.45 WIB.

Sedangkan jadwal keberangkatan setiap Hari Senin, Rabu dan Jumat dengan pesawat  bernomor ID-7619 akan lepas landas dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam (BTH) pada pukul 19.45 WIB dan diperkirakan mendarat pada 00.40 hari berikutnya di Bandar Udara  Internasional Bao’an Shenzhen, Tiongkok (SZX).

“Baik pihak Charter dan Batik Air sudah menginformasikan ke kami bahwa di antara tiga penerbangan dalam satu minggu tersebut, akan dibuka penerbangan ke salah satu kota lainnya di Tiongkok selain Shenzhen. Masih belum ditentukan kota apa dan kapan akan dilakukan, mengingat izin penerbangan ini baru dilaksanakan seminggu tiga kali. Kita tunggu kabar baiknya minggu depan,” kata Suwarso.

 

(red/BP Batam)

Angku Bandaharo Kayo Saksikan Pelantikan 80 Ninik Mamak

0

Padang – Angku  Datuk Bandaharo Kayo Tampuk Tangkai Alam Minangkabau di Nagari Tuo Pariangan menyaksikan pelantikan 80 orang datuk atau ninik mamak dalam struktur Raja di Ranah Talago Gontiang Nagari Tujuah Ķoto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, Kamis  26 Desember 2019. Sedangkan yang melantik 80 orang ninik mamak tersebuat adalah Datuk Bandaharo Hitam sebagai pemangku Raja di Ranah Talago Gontiang.

Saat bersamaan Angku juga menyaksikan peresmian Balai Godang Talago Gontiang, balai adat Rajo di Ranah Talago Gontiang.

Kepada wartawan Angku mengungkapkan, agar datuk yang dilantik selalu teringat sumpah para leluhur dan pendiri adat Minangkabau. Yakni berjalan lurus, berkata benar dan berhukum adil.

“Sanksinya bagi para Datuk apabila menyimpang dari amanah leluhur akan dikutuk dan akan termakan sumpah,” ujarnya.

Dia mengatakan, jika termakan sumpah garis keturunan keatas tak berpucuk artinya akan punah atau habis keturunannya. Jiia kebawah tak berurat atau habis segala harta benda dan kebesarannya.

“Jika ditengah digirik kumbang atau badan akan sakit-sakitan dan sengsara,” ucap Angku.

Dia berharap, 80 ninik mamak yang telah dilantik dapat menjadi contoh atau suri tauladan yang baik bagi siapapun.

“Mereka juga harus menjadi pelopor suksesnya program pemerintah ditengah masyarakat yang diayominya,” pungkas Angku Datuk Bandaharo Kayo.

 

(red/Tanto)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga