8.6 C
New York
Sunday, May 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 788

Presiden Sidak Layanan BPJS Kesehatan di RSUD Kota Cilegon

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon setibanya di kota tersebut dalam rangka kunjungan kerja, Jumat, 6 Desember 2019. Kegiatan sidak di RSUD Cilegon ini dalam rangka memastikan bahwa pelayanan BPJS Kesehatan telah diberikan dengan baik kepada para pasien.

“Saya ingin memastikan apakah yang berada di (ruang perawatan) kelas III itu BPJS. Hampir tadi 90 persen lebih memang BPJS. Memang sama seperti rumah sakit yang lain. Saya kira 70-80 persen itu PBI (penerima bantuan iuran), yang gratis, dan sisanya 20 persen itu memakai yang mandiri, bayar sendiri,” ujarnya.

Tiba sekira pukul 09.13 WIB, Presiden yang tampak didampingi oleh di antaranya Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dua Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar dan Adamas Belva Syah Devara, Gubernur Banten Wahidin Halim, serta Wakil Wali Kota Cilegon Ati Marliati langsung menuju tempat registrasi pasien dan berbincang langsung dengan mereka terkait pelayanan BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut.

Setelahnya, Kepala Negara juga menuju instalasi gawat darurat (IGD) dan ruang perawatan pasien kelas III. Presiden juga berbincang dengan sejumlah pasien yang sedang dirawat.

Berdasarkan pengamatan dan perbincangannya dengan para pasien di RSUD Kota Cilegon dan rumah sakit lain yang dikunjunginya dalam kunjungan kerja sebelumnya, Presiden mengatakan bahwa pelayanan terhadap para peserta BPJS Kesehatan secara garis besar tidak mengalami kendala.

“Pelayanan setiap rumah sakit berbeda-beda. Ada yang rumah sakitnya sudah bagus, ada yang masih dalam proses pembenahan. Saya kira memang ini memerlukan proses di masing-masing rumah sakit. Tetapi intinya kalau keluhan pelayanan (BPJS Kesehatan) di tiga rumah sakit itu saya enggak mendengar,” tuturnya.

Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran dalam APBN, ditambah dengan ABPD masing-masing daerah, untuk membiayai kepesertaan masyarakat dalam BPJS Kesehatan dari kategori penerima bantuan iuran (PBI). Kurang lebih sebanyak 133 juta peserta atau sekitar 60 persen dari total kepesertaan BPJS Kesehatan ditanggung oleh negara.

Menurut Presiden, dengan proporsi kepesertaan dan pembiayaan tersebut, BPJS harus mampu mengendalikan defisit yang saat ini tengah dialami. Pemerintah melalui Menteri Kesehatan juga terus berupaya untuk mencarikan solusi atas persoalan itu.

“Itu yang mau kita atasi di empat tahun ini tapi belum ketemu jawabannya. Tapi sekarang Menteri Kesehatan sudah menyampaikan di rapat terbatas kemarin bahwa tahun depan sudah ketemu jurusnya. Nanti tanyakan ke Menkes,” tandasnya.

 

(red/Setpres)

Nelayan Penjaring ikan Desa Linau pasangan suami istri Tengelam Dihantam ombak

0

Lingga – Akibat cuaca buruk dan angin kencang Pasangan suami istri yang merupakan Nelayan penjaring ikan Dusun l Desa Linau, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, tenggelam di hantam ombak. Jum’at,(6/6/2019),yang lalu.

Menurut keterangan Suami korban Bakar(60) dirinya mengatakan dia dan Maimun istrinya sekitar pukul satu siang bertolak dari Pelabuhan Desa Linau menuju ke arah laut namun naasnya jarak kurang lebih 200 meter dari Pelabuhan Pompong sampan yang ia gunakan terbalik di hantam ombak besar sehingga mengakibatkan dia dan istrinya tenggelam.

“Saya tak bisa berbuat banyak saat itu di karnakan gelombang besar sehingga sampan saya terbalik dan tenggelam saya dan istri sempat mengapung di laut dengan posisi sampan sudah tenggelam ke dasar” Ucap bakar

Bakar juga mengatakan sebelum sampai ke tepian pantai beliau dan istrinya sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berenang menggunakan pendayung sampan namun korban mengeluh tidak tahan lagi dan akhirnya tidak sadarkan diri.

“Saya dan istri saat itu berusaha berenang menuju pantai dengan menggunakan pendayung namun tak berapa lama istri saya mengeluh tidak tahan mungkin karna lemas dan terlalu lama di dalam air akhirnya istri saya tak sadarkan diri” jelas bakar suami korban.

Salah satu Warga Ajas(19) yang melihat kejadian tersebut mengatakan istri korban sempat terlihat masih bernafas saat sebelum mengabari keluarga tak selang berapa lama setelah keluarga sampai di lokasi korban menghembuskan nafas terakhir.

“Saat di bawa ke pantai istri pak ucu bakar ini masih terlihat bernafas namun setelah mengabari keluarga dan keluarganya datang ke lokasi beliau sudah meninggal dunia” jelas Ajas

Menurut keterangan keluarga, jenazah akan di makamkan pada sore dini hari di TPU Desa Linau.

 

(red/Trimo)

Ini Pesan Danrem 033/WP, Pelepasan Satgas PAM Pulau Terluar Yonkomposit 1/Gardapati Natuna

0

Batamtimes.co – Natuna – Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Gabriel Lema, S. Sos diwakili Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0318/Kabupaten Natuna, Letkol (Czi) Ferry Kriswardana S.Sos, M.Tr (Han), pimpin pelepasan secara resmi pemberangkatan 10 Personil Satgas Pengamanan Pulau Terluar ( Satgas Pam Puter) selama 9 bulan masa bertugas di Pulau Sekatung tahun 2019, Sabtu (07/12/2019).

KPU Natuna Buka Pendaftaran Calon Independen, Ini Syarat Dukungan

0

Batamtimes.co – Natuna – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 sudah dimulai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natunai, mulai membuka pendaftaran calon perseorangan/independent.

Untuk penyerahan bukti dukungan dan syarat lainnya, KPU memberikan waktu bagi bakal calon independen selama 5 hari mulai tanggal 19 – 23 Febuari 2020.

Terkait kekosongan BBM, Pemko akan koordinasikan dengan Pemprov Kepri

0

Batam – Pemerintah Kota Batam segera berkoordinasi dengan Pertamina terkait kekosongan bahan bakar minyak yang sebabkan kapal Batam-Tanjungpinang tidak beroperasi, Kamis (5/12).

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan karena terkait transportasi antar kota, maka Pemko juga koordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam hal ini Sekretaris Daerah TS Arif Fadillah.

“Saya kontak Pak Sekdaprov supaya bersama menyelesaikannya. Karena ini perhubungan antara dua kabupaten kota,” tutur Amsakar di Batam Centre, Jumat (6/12).

Ia menjelaskan, kuota BBM untuk kapal penumpang ini dibagi dua. Yakni diambil di Kijang Bintan dan di Kabil Batam.

“Kuota untuk Kijang ini sudah habis. Kuotanya dari Dirjen Migas. Ada opsi berikutnya, kuota BPH Migas di Kabil. Tapi operator minta diambil di Kijang. Untuk mengantar ini perlu proses dan surat sebagai persyaratan formal. Maka itulah Pak Sekda Provinsi membuat suratnya,” papar Amsakar.

Pada saat yang sama, proses pengiriman BBM terus berjalan. Dan ada beberapa kapal juga yang sudah mengisi dari depot Kabil.

“Sore saya ditelpon, kapal sudah bergerak. Distribusi BBM sudah selesai. Saya ucapkan terima kasih,” ujarnya.
Amsakar mengatakan untuk selanjutnya akan dilakukan pertemuan kembali. Guna memastikan kejadian serupa tidak terulang. Karena solusi yang dibuat kemarin bersifat sementara.

Kejadian kemarin menurutnya terjadi karena beberapa kemungkinan. Bisa karena volume keberangkatan kapal yang bertambah, atau ada penambahan armada. Juga dimungkinkan karena usulan awal hanya disetujui beberapa kiloliter saja.

“Informasinya itu mereka butuh sekitar 670 kiloliter. Depot Kijang melayani dua kapal. Semalam saya minta langsung selesai. Sampai Desember insya Allah tak ada masalah. Sebenarnya kuota kapal ini BPH Migas bukan Pertamina. Tapi karena sudah eskalasi, maka kemarin kami minta Pertamina juga turun tangan,” sebutnya.

 

(red/MCB)

Badan Pengelola Pelabuhan Batam Berlakukan Pass Pelabuhan

0

Batam- Penggunaan pass pelabuhan untuk orang, kendaraan, dan alat di Wilayah Kerja Badan Pengelola Pelabuhan Batam mulai diberlakukan per 1 Januari 2020 mendatang.

Hal ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Edaran No. 24 Tahun 2019 tentang Pemberlakuan Pass Pelabuhan Untuk Orang, Kendaraan dan Alat di Wilayah Badan Pengelola Pelabuhan Batam Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Batam.

Surat edaran ini dikeluarkan dalam rangka penerapan pengamanan kapal dan fasilitas pelabuhan, International Ships and Port Security/ ISPS Code di wilayah kerja Badan Pengelola Pelabuhan Batam BP Batam, sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 33 Tahun 2003 tentang International Ships and Port Security/ ISPS Code di wilayah Indonesia.

“Hal ini kami lakukan untuk memenuhi standar keamanan dan ketertiban arus lalu lintas keluar masuk orang, kendaraan, alat dan barang. Selain itu juga untuk menciptakan keselamatan dan keamanan berlayar di lingkungan kerja Badan Pengelola Pelabuhan Batam,” kata Direktur Badan Pengelola Pelabuhan Batam, Nasrul Amri Latif dalam surat edaran tersebut.

Nasrul menjelaskan, setiap orang, kendaraan dan alat yang melakukan kegiatan di dalam area Pelabuhan/Terminal wajib memiliki dan memakai pass pelabuhan yang masih berlaku. Oleh karena itu, petugas operasional pelabuhan dan keamanan Pelabuhan Kawasan Batam akan melaksanakan penertiban per 1 Januari 2020 terhadap orang, kendaraan dan alat yang berkegiatan di dalam kawasan pelabuhan yang belum memiliki pass dan yang masa berlaku pass-nya sudah kadaluarsa.

“Untuk penerbitan pass pelabuhan, Pemohon dapat mengajukan permohonan tertulis yang ditujukan kepada Direktur Badan Pengelola Pelabuhan Batam dengan melampirkan formulir serta dokumen kelengkapan pass orang dan pass kendaraan,” jelas Nasrul.

Adapun dokumen pass orang terdiri dari, pass foto berwarna latar biru ukuran 3×4 dua lembar, copy KTP, copy badge Instansi/Perusahaan, Surat Izin Mengemudi (SIM) bila menggunakan kendaraan.

Sedangkan dokumen pass kendaraan meliputi copy STNK serta copy tanda lulus uji kendaraan (KIR) bagi pengemudi truk, bus, mobil box, crane, forklift, trailer, truk gandeng, dan sejenisnya.

Besaran tarif yang ditentukan untuk Pemohon untuk registrasi kartu dan pass per tahun yakni, untuk perorangan dikenakan biaya Rp350.000, kendaraan sedan dan sejenisnya dikenakan biaya Rp725.000, kendaraan truk dan sejenisnya dikenakan biaya Rp950.000, kendaraan crane dan sejenisnya dikenakan biaya Rp1.325.000, dan kendaraan jenis trailer dan sejenisnya dikenakan biaya Rp2.125.000.

Sanksi akan diberikan oleh Badan Pengelola Pelabuhan Batam kepada siapapun yang tidak memiliki atau tidak mengenakan pass saat memasuki pelabuhan, memakai pass yang sudah kadaluarsa, memakai pass atas nama orang lain maupun nomor polisi kendaraan yang tidak sesuai.

 

(red/BP Batam)

BP Batam Peringati Maulid Nabi besar Muhamad SAW bersama Ust. Derry Sulaiman

0

Batam- Badan Pengusahaan Batam menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW pada Kamis, 5 Desember 2019, bertempat di Ruang Balairungsari BP Batam.

Kegiatan dimulai dengan kalam illahi pembacaan ayat suci Al-Qur’an surat Al Ahzab ayat 21-22 oleh Ust. Sastria dan dilanjutkan dengan sari tilawah. Ratusan karyawan/I BP Batam yang memenuhi Ruang Balairungsari tampak khidmat dan khusyu’ mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an.

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto juga berkesempatan hadir didampingi oleh Anggota Bidang Administarsi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro.

Ketua BKDI Asep Lily Halilluloh menyampaikan laporan progress pembangunan Masjid BKDI BP Batam yang saat ini tengah dalam proses pembangunan dan dijadwalkan selesai pada pertengahan 2020. Masjid ini sekaligus akan menjadi masjid pertama di dalam lingkungan BP Batam.

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada BKDI (Badan Koordinasi Dakwah Islam) BP Batam dan pegawai BP Batam yang secara intensif dan sukarela membantu mendanai terwujudnya Masjid BKDI BP Batam, baik melalui infaq maupun keihklasan para pegawai yang komit untuk menyumbangkan sebagian gajinya secara rutin, demi terwujudnya pembangunan Masjid BKDI BP Batam. Kegiatan intensif keagamaan diharapkan akan sering lagi dilakukan setelah masjid selesai.

Bersempena peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Puwiyanto dalam sambutannya mengutip satu ayat Al-Qur’an, Surat Ibrahim ayat 7, yang memiliki makna kewajiban untuk bersyukur.

Sejalan dengan ayat tersebut ia mengajak seluruh pegawai BP Batam untuk selalu memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT dan rasa syukur kepada junjungan umat muslim, Nabi Besar Muhammad SAW serta para sahabat dan guru.

Selanjutnya, Ia mengharapkan para karyawan dapat mendengarkan tausiyah dengan khidmat sehingga dapat memperoleh nilai positif bagi kehidupan di dalam keseharian maupun dalam dunia kerja.

“Intinya nanti dengan nasehat oleh Pak Ustad, setelah acara ini kita peroleh nilai positif menjadi iman yang baik. Seluruh pimpinan karyawan insan berpengaruh dalam hal positif, jujur, taat, iman, sopan dan lain lain. Pak Ustad Mohon doanya kita semua di sini jadi orang yang lebih baik dan lebih berkah,” kata Purwiyanto mengakhiri sambutannya dan mempersilakan Ustad Derry untuk memulai tausiyah.

Para pegawai tampak antusias mengikuti tausiyah dari Ustad Derry Sulaiman yang merupakan mantan gitaris Band Betrayer.

Dalam tausiyahnya Ustad Derry Sulaiman mengemukakan bahwa manusia sering kali lupa dan kemudian menjadi terbiasa melupakan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala, Yang Maha Kuasa adalah satu-satunya zat yang berkuasa atas segala yang terjadi di muka bumi ini dan setelahnya.

“Apapaun yang terjadi itu yang terbaik dari Allah. Husnudzon dengan Allah husnudzon terhadap sesama. Orang baik selalu bicara kebaikan, orang baik tidak pernah bicara keburukan orang lain. Membicarakan dosa orang lebih dosa daripada dosa orang itu,” tegas Ustad Derry.

Dirinya mengingatkan bahwa ada 4 ukuran seseorang itu selalu mengingat Allah, yaitu dari lisan, pendengaran, penglihatan dan fikiran. Maka Ustad Derry berharap keempat pilar ini dapat diaktualisasikan dalam kehiudpan sehari-hari di dalam keluarga maupun dunia kerja.

“Libatkan Allah dalam setiap kalimat. Bila kita selalu melibatkan Allah di dalam lisan, pendengaran, penglihatan dan fikiran kita, maka hati kita damai dipenuhi oleh Allah,” kata Ustad Derry.

Pada acara maulid ini, BP Batam bersama Yayasan Daarut Tauhid juga melakukan penggalangan bantuan dana spontanitas untuk warga Palestina.

 

 

(red/BP)

 

DPRD akan Panggil KPU dan Bawaslu Sleman Terkait Anggaran Pilkada

0

Sleman- DPRD Kabupaten Sleman berencana memanggil KPU Sleman dan Bawaslu Sleman terkait anggaran Pilkada tahun 2020.

“Kami akan memanggil terkait anggaran KPU Sleman,” kata Ketua KPU Sleman Haris Sugiarta dalam pesan elektronik WhatsApp yang dikirimkan ke redaksi Jumat (6/12/2019).

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, pemanggilan tersebut penting dilakukan agar KPU Sleman dan Bawaslu Sleman bisa menjelaskan kepada Dewan sesuai fungsinya sebagai legislasi, anggaran dan pengawasan.

“(Pemanggilan itu) sesuai fungsi (kami) pengawasan anggaran. (Kita minta) KPU untuk menjelaskan secara rinci untuk (apa saja) peruntukanya,” kata Haris.

Haris menyebut, dalam Pilkada tahun 2020 di KPU Sleman mendapatkan dana hibah dari Pemda sebesar Rp25,1 miliar. Sedangkan Bawaslu Sleman mendapatkan dana hibah Rp7,5 miliar.

“(Dana hibah ke) KPU Rp25.154.687.000. (Untuk) Bawaslu Rp7.605.645.000. Terus di evaluasi Gubernur, APBD Sleman diberi bantuan oleh DIY Rp1,5 miliar (tidak ditambahkan ke hiibah KPU dan Bawaslu, sifatnya Propinsi membantu APBD Sleman),” tutur Haris Sugiarta.

Dirinya menegaskan, masyarakat berhak tahu anggaran Pilkada tersebut dipergunakan untuk apa saja.

“Masyarakat mengetahi anggaran itu untuk Pilkada. Wajar (saja) masyarakat mempertanyakan hal tersebut,” pungkas Haris Sugiarta.

*KPU Sleman Anggarkan Pengadaan 1.599 Kotak Suara*

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Yogyakarta memastikan tidak akan menggunakan kotak suara saat Pilpres 2019 lalu dalam Pilkada tahun 2020 mendatang.

“Kotak suara saat Pilpres lalu semuanya akan kita lelang. Hingga saat ini, KPU Sleman baru taraf pengosongan kotak suara,” kata Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi Jumat (6/12/2019).

Trapsi memastikan, dalam pelaksanaan Pilkada 2020 satu tempat pemungutan suara atau TPS akan mendapatkan satu kotak suara yang baru. Di Sleman, kata dia akan ada 1.599 TPS untuk melakukan pemungutan suara.

Saat ditanya berapa jumlah anggaran untuk pengadaan 1.599 kotak suara yang akan dipergunakan dalam Pilkada di Kabupaten Sleman tahun 2020 mendatang Trapsi Haryadi enggan menjawab secara rinci.

“Seluruh tahapan Pilkada Sleman tahun 2020 dianggarkan Rp25,1 miliar,” pungkasnya.

*KPUD Diminta Transparan Soal Anggaran Pilkada*

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengingatkan agar KPU didaerah menggunakan uang Pilkada secara transparan. Karena, menurut dia, uang yang dipergunakan untuk melaksanakan Pilkada tersebut sejatinya milik rakyat.

“Sekecil apapun anggaran itu harus dipublikasikan. Karena, prinsip demokrasi adalah dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat dan bersama-sama rakyat,” kata Emrus saat dihubungi Jum’at (6/12/2019).

Dalam menentukan anggaran Pilkada, kata dia, ada dua prinsip yang sejatinya bisa diterapkan yakni; one years dan multi years.

Emrus melanjutkan, dalam menentukan mata anggaran dan berapa jumlah biayanya dalam satu pengadaan ataupun program KPU daerah harus melibatkan DPRD setempat. Hal ini penting dilakukan agar tidak terjadi penyimpangan sepeserpun uang rakyat itu.

“Peran DPR adalah legislasi, anggaran dan pengawasan. Jadi, peran ino harus benar-benar dimanafaatkan oleh DPRD,” tuturnya.

Direktur Eksekutif Emrus Corner ini menambahkan, sebelum mengajukan mata anggaran Pilkada ke Pemda, KPUD harus memuka kebutuhanya itu ke publik. “Jangan ada yang ditutupi”.

KPU Daerah, lanjut Emrus, tidak bisa serta merta menentukan mata anggaran Pilkada hanya dengan Pemda setempat. Pembahasan mata anggaran Pilkada harus melibatkan DPRD dengan cara di paripurnakan.

“Jadi semua mata anggaran Pilkada transparan dan disahkan dalam sidang paripurna DPRD. Jadi DPRD juga tidak merasa kecolongan,” pungkasnya.

 

(red/Tanto)

Bersih-bersih di BUMN Jangan Hanya Gebrakan Sesaat

0

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir diminta tidak tebang pilih dalam melakukan pembenahan dan upaya bersih-bersih di 142 perusahaan milik negara itu.

“Masih banyak lagi BUMN yang harus di bersihkan. Seperti PLN, Pertamina, Telkom, Pelindo dan lain-lain. Terpenting dilakukan Erick Thohir adalah jangan tebang pilih dalam membersihkan BUMN,” kata Ketua Koordinator BUMN Watch Naldy N Haroen SH, kepada wartawan dalam siaran persnya, Jumat (6/12/2019).

Pernyataan itu dikatakan Naldy Haroen terkait pencopotan Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra karena diduga terlibat penyelundupan Harley Davidson sepeda Brompton.

Namun, menurut Naldy Haroen, pemecatan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dirasa tidak cukup. Erick juga dituntut memecat seluruh jajaran direksi Garuda Indonesia.

“Saya melihat pencopotan yang dilakukan Erick Thohir tergolong berani. Namun, pembenahan harus dilakukan juga diperusahaan BUMN yang lain,” kata dia.

Naldy melihat, berbagai gebrakan Erick Thohir usai dilantik menjadi menteri BUMN membuat kalang kabut banyak kalangan. Naldy meminta gebrakan itu tidak hanya “hangat-hangat tai ayam” saja.

“Jika mau melakukan perubahan di BUMN Erick harus tegas dan berani membongkar jaringan mafia migas. Karena bau tidak sedap penyelundupan barang ilegal juga sering terjadi di PT Pelindo,” jelasnya.

Lebih lanjut Naldy Haroen mengatakan, selama 15 tahun BUMN Watch terus berusaha untuk membantu Kementerian BUMN memberikan informasi dengan data-data yang valid. Namun, sayangnya, Kementerian BUMN tidak merespon secara positif masukan itu.

“Seolah-olah BUMN Watch dianggap LSM  yang mengambil kesempatan dan kepentingan dalam mengkritisi BUMN. Padahal niat kami tidak seperti itu. Kami hanya ingin BUMN kita ini lebih kuat lagi,” ujar Naldy Haroen.

Naldy Haroen menceritakan, dirinya pernah mendengar kabar jika nama BUMN Watch dipakai oleh oknum-oknum tertentu untuk melakukan perbuatan yang tidak terpuji di perusahaan plat merah itu.

“Jika ada oknum yang mengaku dari BUMN Watch dan melakukan tindakan tidak terpuji silahkan tangkap dan laporkan kepenegak hukum,” jelasnya.

Naldy Haroen menegaskan, sampai hari ini BUMN Watch maupun pengurusnya tidak pernah bersentuhan dalam bidang apapun dengan perusahaan-perusahaan di BUMN.

“Kami hanya ingin memberikan kontribusi sebagai masyarakat biasa. Memberikan masukan dan kritikan yang positif guna peningkatan kinerja BUMN itu sendiri,” terang dia.

Dirinya berharap, Erick Thohir bisa menerima masukan dari pihak manapun termasuk BUMN Watch. Karena, Erick pernah mengatakan akan banyak menerima masukan-masukan dari masyarakat.

“Mari kita saling berkolaborasi untuk memajukan BUMN kita ini. Tentunya, kita tidak ingin perusahaan dibawah BUMN terus merugi dan hanya mengandalkan suntikan dari pemerintah terus-terusan,” pungkas Naldy Haroen.

 

(red/Tanto)

Tiga Pencuri Kabel Listrik Dihukum 1 Tahun Penjara

0

Batamtimes.co – Natuna – Tiga terdakwa Darmawan, Fitriyadi, Arpandi kasus pencurian kabel listrik milik PT. PLN Tarempa. Dijatuhi hukuman masing-masing selama 1(Satu) tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Ranai, saat persidangan pembacaan putusan, Selasa (03/12/2019) kemarin.

Majelis hakim diketuai Sahat SP Banjarnahor, SH. MH didampingi hakim anggota Nanang Dwi Kristanto, SH.M.Hum dan M.Fahri Ikhsan, SH.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga