8.6 C
New York
Sunday, May 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 787

Diguyur Hujan Lebat, Tiga Rumah Warga Serasan Ditimpa Longsor

0

Batamtimes.co – Natuna – Tiga rumah di Kecamatan Serasan tertimpa longsoran tanah tebing setinggi tiga meter, akibat diguyur hujan lebat menyebabkan ketiga rumah warga Serasan mengalami rusak parah dibagian dapur, Senin (09/12/2019) sekira 04.30 Subuh.

Indrawandi (45) korban tanah longsor di Desa Pangkalan alami rusak berat dibagian dapur rumah dan rumah Sumiati (34) juga mengalami rusak parah dibagian kamar bangunan rumahnya.

Tim SAR Evakuasi Warga Terjebak Banjir

0

Batamtimes.co – Natuna – Pasca diguyur hujan lebat jalan poros penghubung di dua Kecamatan Bunguran Batubi dan Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Kepri. Digenangi air setinggi lutut orang dewasa sepanjang 50 meter akibat Banjir, Senin (09/12/2019) Siang.

Tim SAR Natuna terpaksa diterjunkan mengevakuasi sejumlah warga terjebak banjir menggunakan perahu karet menyeberangkan dari Batubi menuju Kelarik dibantu sejumlah aparat TNI-Polri.

Wawako Batam Amsakar Achmad meminta TPID Kota Batam mengecek persediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Nataru

0

Batam- Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meminta agar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam mengecek persediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal itu disampaikannya dalam rapat TPID Kota Batam di Kantor Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kepulauan Riau di Batam Centre, Rabu (4/12/2019).

“Perlu gambaran persediaan barang sampai akhir tahun. Distributor jaga distribusi barang dan pasokan,” pesannya.

Amsakar juga mengingatkan terkait harga tiket baik udara maupun laut yang cenderung naik menjelang Natal. Pihak maskapai penerbangan diharapkan untuk tidak menaikkan harga tiket terlalu tinggi.

Kepada Satgas pangan, Amsakar juga meminta untuk melakukan inspeksi mendadak baik ke pasar maupun distributor. Ini bertujuan untuk mengecek harga di pasar dan persediaan komoditas di distributor. Cuaca ekstrim saat ini menurutnya juga harus menjadi perhatian karena akan berpengaruh pada harga ikan di pasaran.

“Jangan sampai ada distributor yang menahan satu komoditi karena ini yang dapat menyebabkan tingginya harga di pasar,” kata dia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis memastikan ketersediaan bahan pokok jelang Natal aman. Namun, elemen distributor tidak bisa menjamin kepastian harga.

“Kalau soal stok, Batam tidak pernah berkurang. Untuk Natal cukup, distributor kita tahu tentang kebutuhan pangan di Batam. Yang penting jangan ada yang menaikkan harga tanpa alasan jelas,” ungkapnya.

DKPP, kata dia, saat ini tengan berupaya mendorong produksi pangan lokal. Adapun komoditas paling potensial kini adalah sayur. Bahkan kini komoditas cabai hijau sudah mampu diswasembada.

“Kebutuhan harian cabai hijau sekitar 3-4 ton kini sudah bisa dipenuhi petani binaan Ketahanan Pangan. Kami terus lakukan upaya peningkatan produksi,” kata dia.

Empat unit Kal dan unit Combat Boat resmi masuk Jajaran TNI AL

0

TANJUNG UBAN – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., hadiri acara serah terima penyerahan empat unit Kapal Angkatan Laut (KAL) dan 6 unit Combat Boat yang berlangsung di Fasharkan Mentigi Tanjung Uban Bintan Kepulauan Riau, Senin (09/12/2019).

Kegiatan tersebut diawali dengan perwakilan sambutan dari Direktur Utama Palindo Marine Harmanto, kemudian dilanjutkan dengan laporan kesiapan serah terima KAL 28 M dan Combat Boat AL D-18 oleh Dansatgas Mayor Laut (T) Himawan.

Kegiatan selanjutnya yaitu penandatanganan Berita Acara Penyerahan KAL 28 M Aluminium dan Combat Boat AL D-18 dari Direktur PT Palindo Marine, PT Lims Nautical Shipyard, PT Citra Shipyard dan PT Global Mandiri kepada Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI Budi Sulistyo.

Kemudian dari Kadismatal diserahkan kepada Asisten Logistik (Aslog) Kasal Laksamana Muda TNI Moelyanto, M.Si (Han)., yang disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., setelah itu sambutan dari Kasal dan di tutup dengan sesi foto bersama.

Kasal dalam amanatnya mengatakan bahwa “Dalam program prioritas Nasional, peningkatan industri pertahanan domestik menjadi fokus utama dalam mendukung kekuatan pertahanan dan keamanan Nasional.

Kemandirian pengembangan teknologi pembangunan kapal di dalam negeri ini sangat bermanfaat bagi pertahanan, keamanan dan kepentingan nasional”, ujarnya.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi akan prestasi ini, karena murni hasil karya anak bangsa, capaian ini juga mendukung kebijakan pemerintah untuk membangun kemandirian dan menjaga keberlanjutan terutama dalam industri pertahanan Nasional”, jelasnya.

Kasal juga mengatakan “Empat unit Kapal Angkatan Laut (KAL) 28 M dan enam unit Combat Boat AL D-18 ini nantinya akan berperan dalam menjaga keamanan maritim di tiap-tiap wilayah perairan yang menjadi daerah operasinya dimana KAL dan Combat Boat ini juga sebagai sarana penting dalam penegakan hukum di laut yang dapat dioperasikan secara optimal dan efektif di sekitar perairan pedalaman dan pelabuhan”, imbuhnya.

Selain melaksanakan rangkaian acara peresmian KAL serta Combat Boat, Kasal didampingi para Pejabat TNI Angkatan Laut yang hadir melaksanakan kunjungan ke salah satu Kal yaitu KAL Lalos (LLS) II-8-34 dan Combat Boat AL D-18 diberi nama Patkamla Binanga (BNG) II-6-67, kemudian sesi foto bersama dan ditutup denganpress release dihadapan awak media didepan Kal Lalos (LLS) II-8-34.

Sebagai informasi bahwa dua unit KAL 28 M produksi PT Lims Nautical Shipyard yang akan memperkuat jajaran Koarmada I diberi nama KAL Iboih (IBH) I-1-71 dan KAL Sorake (SRK) I-2-18, sedangkan dua unit KAL 28 M produksi PT Palindo Marine diberi nama KAL Talise (TLS) II-6-65 dan KAL Lalos (LLS) II-8-34.

Selain KAL 28 M penyerahan Combat Boat AL D-18 satu unit dari PT Infinity Global Mandiri yang akan memperkuat jajaran Koarmada II dan diberi nama Patkamla Balaroa (BLR) II-6-66, dua unit Combat Boat AL D-18 dari PT Citra Shipyard diberi nama Patkamla Gorar (GRR) III-9-19 dan Patkamla Wasur (WSR) III-11-16, serta tiga unit produksi PT Palindo Marine diantaranya Patkamla Binanga (BNG) II-6-67, Patkamla Santiago (STG) II-8-35, Patkamla Kastela (KTL) III-14-13 untuk memperkuat jajaran Koarmada III.

KAL 28 M ini, memiliki spesifikasi panjang 28,98 meter, lebar 6,2 meter, dengan berat 90 ton. Kapal tersebut memiliki kecepatan maksimal 28 knots, dengan kecepatan jelajah 18 knots, dan membawa ABK sebanyak 15 orang, serta mampu berlayar dengan endurance selama 3 hari. Sedangkan Combat Boat AL D-18 memiliki spesifikasi panjang 18 meter, lebar 4,5 meter, dengan berat 20 ton dengan kecepatan maksimal 45 knots.

Selain itu ada kegiatan tambahan setelah rangkaian acara terebut yaitu Kasal mengunjungi Water Treatmen Plan, Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I dan ditutup dengan mengunjungi Satuan Ranjau (Satran) Koarmada I.

Turut hadir dalam acara tersebut Irjenal Laksamana Muda TNI Suselo, Asrena Kasal Laksamana Muda TNI Arusukmono Indra Sucahyo, S.E., M.M., Aslog Kasal Laksamana Muda TNI Moelyanto, M.Si (Han)., Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., Kadispenal Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal, S.E., M.M., M.Soc., S.c., Kadiskomlekal Laksamana Pertama TNI Atok Dushanto M. Soc. Sc., Kadisbekal Laksamana Pertama TNI Agus Karminto, S.E., Kadissenlekal Laksamana Pertama TNI Dono Herbowo, ST., M.Tr. (Han)., Kadislaikmatal Laksamana Pertama TNI Rachmat Hartoyo, S.Sos., M.M., serta Kadismatal Laksamana Pertama TNI Budi Sulistyo, Danguskamla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan serta para pejabat terkait lainnya.

Demikian berita Dispen Lantamal IV Tanjungpinang.

Kadispen Lantamal IV
T T D

Saul Jamlaay
Mayor Marinir NRP 17533/P

Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Perbaikan Sistem Birokrasi untuk Atasi Korupsi

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya perbaikan sistem birokrasi untuk mengatasi persoalan korupsi. Menurutnya, setidaknya ada sejumlah hal yang menjadi bahan evaluasi bagi pencegahan tindak korupsi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat memberikan keterangan kepada awak media di SMKN 57 Jakarta, Senin, 9 Desember 2019. Di tempat tersebut, Presiden menyaksikan drama bertema antikorupsi dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.

Evaluasi tersebut meliputi, pertama, penindakan itu perlu tapi pembangunan sistem itu menjadi hal yang sangat penting. Menurut Presiden, hal tersebut dalam rangka memberikan pagar-pagar agar penyelewengan dan korupsi itu tidak terjadi.

“Kedua, menurut saya hal ini juga sangat penting, rekrutmen politik. Proses rekrutmen politik penting sekali. Jangan sampai proses rekrutmen politik membutuhkan biaya yang besar sehingga nanti orang akan tengok-tengok untuk bagaimana pengembaliannya. Itu bahaya sekali,” imbuhnya.

Ketiga, Presiden menekankan soal fokus kerja. Menurutnya, jika semua hal dikerjakan secara sekaligus, maka tidak akan menyelesaikan masalah.

“Kita fokusnya di mana dulu? Jangan semua dikerjakan tidak akan menyelesaikan masalah. Evaluasi-evaluasi seperti inilah yang harus kita mulai koreksi, mulai evaluasi, sehingga betul-betul setiap tindakan itu ada hasilnya yang konkret bisa diukur,” ujarnya.

Keempat, adanya perbaikan sistem di sebuah instansi setelah penindakan. Presiden memberi contoh, misalnya seorang gubernur di sebuah provinsi ditangkap, maka setelah ditangkap seharusnya ada perbaikan sistem di pemerintah provinsi tersebut.

Untuk itu, Presiden mengatakan, akan segera bertemu dengan KPK untuk menyiapkan langkah-langkah evaluasi tersebut, mulai dari perbaikan sistem, rekrutmen politik, dan fokus kerjanya.

“Apakah perbaikan di sisi eksekutif daerah atau sisi pemerintah pusat atau kepolisian atau di sisi kejaksaan sehingga harus ditentukan fokusnya sehingga tidak sporadis dan evaluasi itu sangat perlu,” ungkapnya.

Sementara itu, soal penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) terkait undang-Undang (UU) tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Presiden menyebut masih mempertimbangkannya. Ia menambahkan, saat ini UU tersebut belum berjalan.

“Sampai detik ini kita masih melihat, mempertimbangkan, tetapi kan Undang-undangnya sendiri belum berjalan. Kalau nanti sudah komplet, sudah ada dewas (dewan pengawas), sudah ada pimpinan KPK yang baru, nanti kita evaluasi lah,” kata Presiden.

 

(red/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

 

Jembatan di Musai Rusak Parah, warga khawatir Memicu Korban

0

Lingga – Jembatan yang berada di Desa Musai kabupaten lingga yang merupakan jembatan penghubung jalan utama menuju kecamatan lingga timur dan lingga utara hampir ambruk.

Pondasi jembatan yang sudah rapuh atau bahasa lain empuk, dipastikan dalam waktu tidak lama lagi akan patah, walaupun jembatan ini terlihat Secara permukaan masih utuh.

Ketika awak media,  Senin,(9/12/2019),mencoba melewati jembatan tersebut, kondisi jembatan sudah goyang, hal ini jika dibiarkan sangat membahayakan masyarakat yang melintasinya.

Kondisi goyangnya jembatan dikarenakan kayu sudah berusia tua untuk menopang kendaraan yang melintasi.

Dari keterangan masyarakat yang sering melintasi jembatan tersebut yang tidak ingin disebut namanya mengatakan jembatan ini memiliki  panjang kurang lebih 3  meter.

Namun jika melihat kondisi jembatan,  belum ada inisiatif pemerintah ataupun dinas terkait.

“Apa harus memakan korban baru di ada tindakan Cepat imbuhnya sambil berlalu pergi.

Sementara itu,  kepala desa musai dan dinas terkait belum bisa dimintai keterangan.

 

(red/Trimo)

Siswandi Resmi Kukuhkan Himpunan Melayu Raya Korwil Kelarik

0

Kelarik

Batamtimes.co – Natuna – Ketua pengurus Koordinator Wilayah (Korwil) Himpunan Melayu Raya (Hi-Melaya) Natuna, Wan Siswandi S.Sos resmi mengukuhkan pengurus Himpunan Melayau Raya (Himalaya) Korwil Kecamatan Bunguran Utara.

Dilangsungkan di Gedung Serbaguna, Desa Gunung Durian, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna. Minggu, (08/12/2019) Sore.

Indonesia raih 62 Emas,posisi ke dua di ajang SEA Games 2019

0

Jakarta –  Indonesia meraih medali emas di ajang SEA Games 2019 melebih target yang dicanangkan Presiden Joko Widodo yakni 60 medali emas.

Hingga pukul 15.00 waktu Manila, Kontingen Merah Putih sudah mengoleksi 62 medali emas, 57 perak dan 73 perunggu. Tambahan medali emas ini didapat dari beberapa cabang olahraga andalan, seperti dayung memborong tiga emas dari nomor final yang dipertandingkan di Malawan Park, Subic, Minggu.

Kemudian, panahan yang diraih atlet panahan junior Arif Pangestu yang satu tim dengan dua seniornya, Hendra Purnama dan Riau Ega Salsabila, mengalahkan trio pemanah Malaysia Haziq Kamaruddin, Khairul Mohamad, Muhamad Zolkepeli di nomor recurve putra beregu.

Raihan tambahan medali emas ini membuat posisi kontingen Indonesia kokoh di posisi kedua SEA Games 2019 atau satu strip di bawah tuan rumah Filipina yang meraih 96 emas, 72 perak, dan 81 perunggu.

Sementara pesaing utama Indonesia, yakni Vietnam masih membayangi di posisi ketiga dengan perolehan 52 emas, 53 perak dan 68 perunggu.

Komandan kontingen atau Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk SEA Games 2019, Harry Warganegara, akan terus mendorong atlet Indonesia agar terus berjuang mendapatkan medali.

“Setiap atlet tetap merapatkan barisan. Kami juga akan terus mengawal setiap atlet saat bertanding,” ujar Harry.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo saat acara pelepasan Kontingen Indonesia pada SEA Games 2019 di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (27/11), menargetkan kontingen Indonesia menempati dua besar dalam SEA Games 2019 di Filipina.

Jokowi berharap peringkat Indonesia pada SEA Games 2019 dapat naik dari SEA Games sebelumnya yang berada di posisi lima. Kontingen Indonesia mengikuti 52 dari 56 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam SEA Games 2019.  Jumlah atlet Indonesia yang mengikuti SEA Games di Filipina sebanyak 841 atlet dan didampingi 256 pelatih termasuk ofisial.

(red/Media Indonesia)

Sawah di Kabupaten Lingga Tergenang air, akibat limpahan air irigasi

0

Lingga – Salah satu sawah di kabupaten Lingga yang di garap oleh dinas Provinsi Kepri BWS Sumatra IV tepatnya di desa Bukit Langkap tergenang air, setelah menerima limpahan dari tanggul irigasi.

Hasil pantauan redaksi, www.batamtimes.co,Luas sawah yang  tergenang air diperkirakan mencapai 8  Hektar .

Sementara untuk luas sawah keseluruhan mencapai  350 Ha. Tampak air sudah meluah, keluar dari tanggul irigasi.

Kepala Dasa Bukit Langkap  Sudarmin yang dimintai tanggapannya mengungkapkan,  bahwa banjir yang mengenanggi sawah akibat hujan lebat yang tidak kunjung reda,selain itu banjir juga disebabkan kurang tingginya tanggul dan kurang dalamnya irigasi.

“kurang tingginya tanggul dan kurang dalamnya irigasi diduga penyebab banjir sawah tersebut, “katanya

Dan untuk luas sawah keseluruhan mencapai 350 Hektar, sementara yang terkena imbas meluahnya air dari irigasi mencapai 8 Hektar.

” Untuk luas keseluruhan sawah mencapai 350 Hektar yang digarap oleh dinas Provinsi Kepri BWS Sumatra IV, “katanya

Lebih lanjut Dikatakanya,terkait genangan air sawah,  Dinas PU Provinsi  sudah kami laporkan tapi memang perencanaan mereka sampai 2021 irigasi.

” Genangan air itu sulit turun kebawah, juga disebabkan  pembangunan badan jalan yang semakin tinggi.”ungkapnya

Air yang mengalir dari bahu jalan turun ke irigasi, kemudian irigasi juga menampung air dari beberapa penjuru, sementara irigasi kurang dalam dan belum mampu untuk mengembangkan kapasitas air ketika hujan hujan, sehingga mengakibatkan tanggul jebol dan mengenanggi sawah warga.

Untuk sawah, tambahnya, masih di kelola dinas pertanian, sehingga dengan kejadian itu, Dinas mereka membantu pupuk, bibit dan obat-obatan kepada petani/masyarakat.

” Sementara, untuk penggarapan dan pengolahan lari ke individu petani masing masing, ” ujarnya

Untuk sawah yang tergenang dinas terkait belum dipintai tanggapan terkait hal ini.

 

(red/Trimo)

Inggris Sambut Baik Peluang Kerja Sama Dengan Batam

0

Batam- Badan Pengusahaan Batam berkesempatan menghadiri undangan makan malam sekaligus ramah tamah yang diadakan oleh Kedutaan Inggris di Jakarta, Rabu (4/12/2019) lalu, bertempat di kediaman Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, yang diawali dengan pidato yang disampaikan oleh Wakil Duta Besar Inggris Mr. Rob Fenn.

Rob Fenn menyampaikan bahwa acara makan malam tersebut diadakan untuk para pemangku kebijakan, terkait penerbangan di Indonesia dan juga untuk para pengusaha asal Inggris yang sedang berada di Jakarta dalam rangka Event Internasional ‘Airport Solution Indonesia 2019’.

Airport Solution Indonesia 2019 merupakan even Internasional yang sedang berlangsung dari tanggal 4 hingga 7 Desember 2019 bertempat di Jakarta Conventon Center, Jakarta.

Rob Fenn mengatakan bahwa sebagai negara yang memiliki bandara berkelas Internasional serta memiliki banyak perusahaan penerbangan yang berpengalaman di berbagai bidang, seperti technology, planning and design, equipment supply, dsb,, sudah sewajarnya Inggris melirik negara lain termasuk Indonesia untuk dijadikan partner.

Dalam kesempatan acara makan malam tersebut, BP Batam yang diwakili oleh Kepala Bagian Hubungan Antarlembaga Inda Eka Permana beserta Ka. Subbag Humas Siti Rahmalisa, berkesempatan bertukar pikiran sekaligus memberikan informasi mengenai Batam terkini dengan Wakil Duta Besar Inggris Rob Fenn, juga dengan para pengusaha asal Inggris.

Disampaikan Inda bahwa BP Batam sedang mengembangkan Bandara Internasional Hang Nadim berikut bisnis penerbangannya, antara lain MRO juga kargo, sehingga ke depannya diharapkan lebih banyak lagi para pengusaha di bidang penerbangan yang ikut berinvestasi di Batam, tidak terkecuali pengusaha asal Inggris.

Inda juga menyampaikan bahwa dalam rangka roadshow ke Kedutaan Negara Sahabat di Jakarta, BP Batam berencana untuk berkunjung ke Kedutaan Besar Inggris pada awal tahun depan setelah cuti Natal dan Tahun Baru. Hal ini diharapkan tentunya akan menjadi pembuka jalan bagi investasi di masa yang akan datang.

Rob Fenn memberikan apresiasi yang mendalam atas perkembangan Batam. “Kami merasa optimis bahwa ke depan akan terbuka beberapa peluang kerja sama Investasi di Batam,” kata Wakil Duta Besar Inggris.

Sebagaimana diketahui Inggris merupakan negara ke-3 terbesar di dunia dalam bidang Aviaton Network dan merupakan kedua terbesar di dunia dalam sektor Manufacturing Aviation, sehingga kesempatan tersebut tentunya harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Indonesia umumnya dan Batam khususnya.

 

 

(red/BP Batam)

 

 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga