8.6 C
New York
Thursday, April 30, 2026
spot_img
Home Blog Page 812

KIB: Kunjungi Papua, Presiden Telah Buktikan Janji

0
Keterangan foto: Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Papua. foto @Sekretariat Presiden

Jakarta – KETUA Umum Dewan Pimpinan Nasional Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) Reinhard Parapat mengatakan, perhatian Presiden Joko Widodo alias Jokowi terhadap Propinsi Papua ini merupakan bukti keseriusannya dalam rangka memastikan percepatan pembangunan yang sudah dijalankan pada periode pertamanya.

“Hal itu juga untuk mengevaluasi serta menata dan memastikan kembali percepatan pembangunan di masa periode keduanya,” kata Taki sapaan akrab Reinhard Parapat Senin (28/10/2019).

Diketahui, pada Sabtu-Minggu 26 dan 27 Oktober, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja pertamanya ke Propinsi Papua Barat dan Propinsi Papua setelah dilantik di masa periode keduanya menjadi Presiden RI.

Disamping itu, kata Taki, sesuai salah satu visi Presiden, fokus mempersiapkan dan memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya untuk Rakyat Papua agar dapat mengurangi ketertinggalannya bahkan dapat bersaing dengan Propinsi lainnya.

“Kehadiran Presiden Jokowi ke Papua ini memberikan harapan serta dampak yang besar buat masyarakat disana untuk melawan isu rasisme  yang selama ini di tiupkan oleh segelintir orang yang ingin memecah belah bangsa Indonesia, sehingga menciptakan konflik horisontal beberapa pekan lalu,” jelasnya.

“Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari negara Indonesia, tidak boleh ada tindakan rasis terhadap rakyat Papua!”

“Sesuai visi Presiden, Masyarakat Papua akan diperkuat  SDM sehingga tidak kalah dalam bersaing dengan masyarakat lain di Indonesia, bahkan di dunia,” ujar Taki.

Dirinya yakin visi Presiden khusus untuk Papua, akan membuahkan hasil  yang lebih baik, khususnya dibidang Pendidikan, infrastruktur, pertanian, perikanan, kesehatan, UMK, dan lainya dalam rangka meningkatkan investasi serta membuka ruang lapangan kerja untuk memajukan masyarakat Papua.

“Saya mengapresiasi Presiden, bahwa kunjungannya ke Papua ini merupakan jawaban atas janjinya yang telah disampaikan langsung dalam pertemuan dengan para relawan di Istana Negara pada hari Jumat tanggal 27 September 2019. Salah satu pertanyaan yang saya sampaikan soal isu konflik horisontal di Papua  kemudian ditanggapi langsung presiden dengan Janji yang telah ditepati dan dilaksanankan dengan mengunjungi propinsi pertamanya yakni ke Tanah Papua setelah dilantik  menjadi Presiden di masa periode keduanya ini!,” pungkas Taki.

 

(red/Tanto)

Maluku Satu Hati Siap jadi Duta Pariwisata Maluku

0

Jakarta – Ketua Oraganisasi Maluku Satu Hati Paulina Reliubun mengatakan,

potensi kekayaan alam di provinsi Maluku khususnya pariwisata tidak kalah dengan daerah lainnya di Indonesia.

Sekalipun, pariwisata Maluku tidak masuk dalam destinasi wisata tidak membuat kami berkecil hati. Tetapi, itu justru membuat kami lebih tertantang.

“Dan, Maluku Satu Hati akan fokus untuk memajukan pariwisata disana,” demikian dikatakakan Paulina Reliubun dalam diskusi bertema ‘Prospek Penataan Potensi Kekayaan Maluku Guna Peningkatan Ekonomi dan Kemajuan Pembangunan’ di Jakarta Selatan Minggu (27/10/2019) yang dipandu moderator Ketua umum Forum Masyakat Maluku (FORMAMA) Arnold Thenu.

Paulina menambahkan, Oraganisasi Maluku Satu Hati merupakan kelompok yang berbasis keturunan anak cucu Maluku yang berada di Jakarta.

“Kami menyadari bahwa memajukan pariwisata Maluku tidak semudah membalikan telapak tangan. Tetapi, jika kita tidak memulainya dari sekarang maka kemajuan pariwisata akan berjalan di tempat,” jelasnya.

“Maluku Satu Hati merasa terpanggil untuk memajukan pariwisata di Maluku. Dan, Maluku Satu Hati bertekad Pariwisata Maluku harus Go Internasional!”.

Turut hadir menjadi nara sumber dalam acara Talk Show putra putri Maluku seperti: Bupati Buru Selatan DR Tagop Soulisa ST, MT, Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenhan RI Brigjen.TNI. Dominggus Pakel S.Sos, M.MS.I, Pelaku Bisnis Pariwisata Maluku Anna Latuconsina yang juga merupakan anggota DPD RI dari Maluku dan Ir.B.Wisnu Wijaya, Msc Deputy Bidang Sistem dan Strategi BNPB mewakili Kepala BNPB serta Lutfi staf ahli Gubernur yang mewakili Pemprov Maluku.

Dalam acara tersebut juga digelar seni tari dan budaya serta kerajinan tenun khas daerah Maluku berikut juga dengan kerajinan dari sisik ikan.

Diakhir acara tersebut organisai Maluku Satu Hati sebagai inisiator acara talk show tersebut di daulat untuk menjadi duta-duta pariwisata untuk mempromosikan pariwisata Maluku tanpa pamrih.

 

(red/Tanto)

Pisah Sambut Kepala Sekolah TK Hang Tuah Dabo Singkep di Gedung Diponegoro Pangkalan TNI Angkatan Laut Dabo Singkep

0

 

DABO SINGKEP – Yayasan Hang Tuah Perwakilan Dabo Singkep menyelenggarakan acara pisah sambut Kepala Sekolah TK Hang Tuah Dabo Singkep dari Ibu Nurul Aulia, S.Pd.AUD kepada Ibu Surya, S.Pd.AUD bertempat di Gedung Diponegoro Pangkalan TNI Angkatan Laut Dabo Singkep Lingga Kapulauan Riau, Minggu (27/10/2019).

Acara tersebut diawali dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Kepala Sekolah TK Hang Tuah Dabo Singkep yang disaksikan oleh Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Arif Rahman,S.T., M.Tr.Hanla., beserta Perwira Staf, Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah Perwakilan Dabo Singkep Ny. Irma Arif Rahman, Ketua dan Pengurus Yayasan beserta Guru TK Hang Tuah Dabo Singkep bertempat di Gedung Diponegoro Lanal Dabo Singkep.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Hang Tuah Dabo Singkep Lettu Laut (P) Imam Syafi’i mengucapkan “Terima kasih kepada Ibu Nurul Aulia, S.Pd.AUD atas jasa dan pengabdiannya kepada Sekolah TK Hang Tuah Dabo Singkep selama lebih kurang 19 tahun dari awal sebagai tenaga pengajar sampai menjadi Kepala Sekolah TK Hang Tuah Dabo Singkep” ujarnya.

“Untuk Kepala Sekolah TK Hang Tuah yang baru semoga dapat meneruskan dan memajukan Sekolah TK Hang Tuah lebih baik lagi kedepannya”,pintanya.

Dalam acara pisah sambut ini, juga dilaksanakan penyerahan cindera mata pertama dari Komandan Lanal Dabo Singkep lalu dari Anggota Pegawas Yayasan Hang Tuah Perwakilan Dabo Singkep dan Ketua Komite TK Hang Tuah Dabo Singkep kepada Ibu Nurul Aulia, S.Pd.AUD.

Acara tersebut diisi dengan hiburan yang ditampilkan oleh anak –anak didik TK Hang Tuah Dabo Singkep berupa puisi, fashion show, tarian dan paduan suara.

Acara pisah sambut ini dihadiri Perwira Staf Lanal Dabo Singkep, Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah Perwakilan Dabo Singkep, Ketua beserta Pengurus Yayasan Hang Tuah Dabo Singkep, dan Anak Didik Sekolah TK Hang Tuah Dabo Singkep beserta orang tua. (Penlanal DBS).

Tim Dayung Dragon boat Lantamal IV raih Juara pertama

0

Tanjungpinang  – Tim dayung dragon boat Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV berhasil merebut juara pertama pada lomba Tanjungpinang Internasional Dragon Boat Race yang berlangsung di Sungai Carang Tanjungpinang Kepulauan Riau, Minggu (27/10).

Tanjungpinang Internasional Dragon Boat Race ini digelar sudah yang ke-18 kalinya. Kali ini lomba tersebut diikuti oleh 39 kontingen baik dari dalam dan luar negeri. Untuk kontingen dari luar negeri berasal dari Negara Malaysia mengeluarkan 3 Tim, sedang dari luar Kepri sebanyak 13 Tim dan dari Kepri sendiri sebanyak 8 Tim serta 15 Tim dari Tanjungpinang.

Lantamal IV Tanjungpinang pada lomba tersebut mengeluarkan 2 Tim yaitu yang pertama bernama Tim Batu Hitam DC dengan jumlah pendayung sebanyak 10 orang, dan tim kedua bernama Tim Lantamal IV dengan jumlah pendayung sebanyak 20 orang.

Pada lomba tersebut Tim Lantamal IV berhasil mendapat juara pertama pada sesi Dragon Boat Race Excibition, dengan jumlah pendayung sebanyak 20 orang, menempuh jarak 500 meter, dengan catatan waktu 02 menit 14,12 detik.

Sedangkan untuk Tim Batu Hitam DC harus puas mendapat juara harapan satu, dengan jumlah pendayung sebanyak 10 orang, kemudian menempuh jarak yang sama 500 meter lalu mendapat catatan waktu 02 menit 48,19 detik.

Masing-masing kepada para juara, terutama juara pertama Tim Lantamal IV, mendapatkan medali kepada masing-masing pendayung kemudian piala dan uang pembinaan sebesar Rp. 10.000.000,-

Kemudian untuk juara harapan satu, masing-masing pendayung mendapakan medali lalu untuk Tim mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp. 8.000.000,-.

Keberhasilan Tim Dayung Dragon Boat Lantamal IV ini adalah hasil dari kerja keras Tim dalam berlatih dan pembinaan langsung serta pelatihnya yaitu Kepala Dinas Syahbandar TNI Angkatan Laut (Kadissyahal) Lantamal IV Mayor Laut (P) Nawan Joko Prihasto selaku Ketua Yanus Dayung.

Pada kesempatan tersebut Aspotmar Danlantama IV Kolonel Laut (P) yang mewakili Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memberikan piala kepada juara pertama Tim lantamal IV.

Hadir dalam acara penutupan lomba tersebut Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd., Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP., Aspotmar Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Arief Meidyanto, unsur SKPD Kota Tanjungpinang dan unsur OPD Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri.

 

 

(red/Lantamal IV)

Saluran pipa air didusun semalir desa bukit harapan dikeluhkan masyarakat

0

Lingga –  Saluran pipa air didusun semalir desa bukit harapan dikeluhkan masyarakat,  dikarenakan kondisi pipa hanya terhampar diatas permukaan tanah dan di topang  kayu.

Salah seorang pemuda setempat berinisial T (24)(red-inisial)  kepada www.batamtimes.co, Minggu (27/10/2019)mengatakan, jika hujan deras dan pipa terisi penuh air  pipa tersebut akan merembes.

Bahkan jika kondisi pipa penuh air,  sambungan sambungan pipanya akan terputus karena beban air yang begitu berat,  sehingga kayu penyangga tidak bisa menahannya.

“11 Oktober Hal ini sudah disampaikan kepada kepala desa bukit harapan M.Akip namun sampai saat ini belum ada inisiatif, “ungkapnya

” saya menyarankan agar kerahkan masyarakat untuk gotongroyong tapi tidak ada respon dan tindakan yang sigap, “katanya

Lagipula, tambahnya, pipa air yang tergeletak diatas permukaan tanah dan terkena terik matahari dan air hujan,   menyebabkan pipa akan mudah rapuh dan tidak bertahan lama.

” Jika sambungannya pipanya lepas saya yang perbaiki sendiri, “keluhnya

Diharapkan kepala desa lebih sigap dalam segala permasalahan didesanya apa lagi menyangkut kebutuhan masyarakatnya.

 

(red/Trimo)

Komunitas Spearfishing Bersihkan Sampah di Laut Belakangpadang

0

Batam – Sampah plastik dan kaleng kemasan makanan minuman, hingga koper bekas diangkut dari laut di sekitar pelabuhan Belakangpadang, Minggu (27/10). Aksi bersih-bersih dasar laut ini diadakan bersempena dengan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019.

“Kegiatan ini ditaja Komunitas Penyelam Separfishing bekerja sama dengan Bank Sampah Bumi Bertuah Belakangpadang. Sampah yang diangkut dari laut juga dipilah oleh bank sampah. Ada satu pick up sampah dan lima kantong sampah yang telah dipilah dari hasil aksi bersih-bersih laut ini,” tutur Camat Belakangpadang, Yudi Admajianto.

Sebanyak 15 penyelam, bersama pemuda Belakangpadang, staf kecamatan, personel TNI-Polri, serta Bhabibsa dan Bhabibkamtibmas di Kecamatan Belakangpadang ambil bagian. Bahkan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Belakangpadang, AKP Sulam ikut terjun langsung pada aksi ini.

Apresiasi disampaikan Yudi atas kegiatan yang digagas komunitas ini. Karena kebersihan sangat penting untuk daerah yang sedang dikembangkan sebagai destinasi wisata tersebut.

“Saat ini sedang digalakkan wisata ke Belakangpadang. Hal yang harus diperhatikan adalah kebersihan. Dan kebersihan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi kesadaran bersama masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di laut,” kata dia.

Ia mengatakan sampah-sampah plastik dan kaleng ini merupakan sampah anorganik. Butuh ratusan tahun untuk terurai. Bahkan tak sedikit yang tidak bisa terurai sama sekali. Apabila dibuang sembarangan termasuk ke laut, akan berdampak pada ekosistem.

“Sampah di laut ini tak hanya merusak estetika tapi juga merusak ekosistem laut dan ikan-ikan di dalamnya. Kegiatan bersih-bersih laut seperti ini kami harap bisa rutin diadakan. Selain tentunya dengan menjaga, tidak membuang sampah ke laut,” ujar Yudi.

Ketua Komunitas Spearfishing Belakangpadang, Helmi mengatakan aksi ini berangkat dari keprihatinan komunitas penyelam yang rutin menyelam mencari ikan. Menurut mereka, Belakangpadang saat ini sudah banyak tercermar sampah plastik dan kaleng. Sehingga ikan di perairan Belakangpadang sudah jauh berkurang sejak 3 tahun terakhir.

“Saat ini pemerintah Kecamatan Belakangpadang dan bank sampah aktif menggalakkan kebersihan. Maka kami dari komunitas spearfish juga ingin berpartisipasi,” kata Helmi.

Kegiatan ini akan dilakukan secara rutin. Satu bulan sekali dengan titik berbeda-beda di Pulau Belakangpadang. Harapannya bisa membantu bersihkan lingkungan. Sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar untuk tidak membuang sampah sembarangan.

 

 

(red/Mcb/GM)

HMR: Batam Maju karena Pemuda dan Pemudinya Kompak

0

Batam- Kaun muda harus berkomitmen menjadi bangsa Indonesia. Bila ini tertancap, maka meski di era milenial seperti sekarang banyak ideologi asing yang masuk, tak akan goqQyah.

Hal ini selalu ditekankan oleh Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) dalam setiap kesempatan. Terlebih lagi di momen spesial menjelang hari Sumpah Pemuda 28 Oktober nanti.

“Batam aman dan maju karena pemuda pemudinya kompak,” ujar Walikota terbaik Asia 2019 ini saat memberi sambutan di acara refleksi Sumpah Pemuda Gempita, di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Minggu (27/10/2019) pagi.

HMR yang saat itu ditemani Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda tidak hanya bermakna sebagai deklarasi saja tapi jua semangat perjuangan hingga bangsa Indonesia sukses meraih kemerdekaannya.

“Mari isi kota Batam ini dengan kegiatan yang bermanfaat. Karena saya membangun Batam ini agar kita semua lebih maju dan hebat,” ujar suami Marlin Agustina Rudi itu.

Di acara ini juga diumumkan pemenang lomba Surat Cinta untuk Walikota yang diraih Raja Devi, murid Kelas 5 SDN 001 Batamkota.

“Juara 2 diraih Raisya, dari SD Fajar Illahi,” ujar Kabag Humas Pemko Batam Efrius.

 

 

(red/HMS/GM)

Kunjungan JBCCI dan INTI Kepri ke BP Batam

0

Batam- Johor Bahru Chinese Chamber of Commerce and Industry (JBCCI) bersama Konsulat RI di Johor Bahru Malaysia Konsul Sosial dan Budaya, Andrianto Wahyu Wibowo dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Kepri berkunjung ke BP Batam, Jumat (25/10/2019).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Promosi dan Humas, Dendi Gustinandar.

Ketua INTI Provinsi Kepri, Beny Suwandi mengatakan tujuan berkunjung ke BP Batam, yaitu melihat perkembangan Batam secara langsung. Ia juga berharap kunjungan ini dapat menjadi kesempatan untuk ikut mempromosikan Batam.

Ketua Delegasi dari JBCCI, Low Kueck Shin, mengungkapkan pihaknya ingin mengetahui lebih banyak mengenai Batam serta melihat kesempatan seperti apa yang dapat dikembangkan. “Kami datang untuk memahami opportunity (kesempatan) apa yang ada di Batam dan fasilitas apa saja yang akan didapatkan di Batam untuk berinvestasi,” ujarnya.

Low Kueck juga menyampaikan bahwa perkembangan Batam saat ini sudah cukup baik, terutama pada infrastuktur dan properti.

Direktur Promosi dan Humas, Dendi Gustinandar memperkenalkan Batam sebagai wilayah investasi yang memiliki kualitas yang sangat baik. Tidak hanya itu, pemaparan alasan untuk berinvestasi di Batam juga turut dibahas dalam diskusi.

“Sampai sekarang Batam memiliki lebih kurang 24 Kawasan Industri dan Batam juga merupakan destinasi untuk berinvestasi dari berbagai negara. Untuk tahun ini, investasi paling besar berasal dari Singapura,” jelas Dendi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Negara investor sangat puas untuk berinvestasi di Batam karena Batam semakin berkembang. Maka dengan itu, kualitas investasi di Batam pun semakin baik dan memotivasi Batam untuk membuka projek baru, seperti water management forth coming project yang terletak di Kabil dan Sekupang.

Selain itu, Dendi juga mengungkapkan rencana ke depan untuk Batam, seperti untuk menjadikan 3 wilayah di Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni Nongsa Digital Park, Rumah Sakit BP Batam, dan Maintenance, Repair, dan Overhaul (MRO) Bandara Hang Nadim. Rencana lainnya adalah untuk membuat pelabuhan kargo Batu Ampar serta pembangunan Light Rail Train (LRT) dan Jalan Tol.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Pengelolaan Air dan Limbah, Binsar Tambunan, Kasubdit Promosi Ariastuty Sirait, Kepala Bidang Pengelola Air dan Limbah Iyus Rusmana, dan Kepala Seksi Pelaksanaan Promosi, Sofyan Pane. (Fe)

 

 

(red/BP)

Kapolres Tanjungpinang Pimpin Upacara Serah terima pejabat di lingkungan Polres

0

Tanjungpinang – Polres Tanjungpinang menggelar *Upacara Serah Terima Jabatan* bertempat di halaman apel Polres Tanjungpinang, Sabtu (26/10/2019).

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, SH, SIK, M.Si menjadi Inspektur Upacara yang diikuti Pejabat Utama, Personel dan PNS Polres Tanjungpinang serta pengurus Bhayangkari Cabang Tanjungpinang.

Adapun Pejabat yang melaksanakan serah terima yaitu sbb:
1. Kabag Ren dari Kompol Vecy Christian Sandy, SE kepada Kompol Afdal, SH
2. Kasat Intelkam dari AKP Monang P. Silalahi kepada AKP I. Made Putra Hari Suargana, SIK
3. Kasat Lantas dari AKP Krisna Ramadhani Y.A.L, SIK kepada AKP Anjar Y. Widodo, SIK
4. Kasat Narkoba dari AKP R. Moch. Dwi Ramadhanto, SH, SIK kepada AKP Chrisman Panjaitan, SE, MH
5. Kasat Binmas dari AKP Tasriadi kepada IPTU Subaidah
6. Kapolsek Bandara RHF dari IPTU Efendi kepada IPTU Ahmad Syahputra

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, SH, SIK, M.Si dalam amanatnya menyampaikan bahwa pergeseran Jabatan merupakan suatu hal yang biasa dilakukan. Hal tersebut berdasarkan penilaian Pimpinan, sebagai bentuk promosi jabatan yang mana bertujuan agar organisasi dapat berjalan dinamis dan menambah daya dukung dalam institusi agar lebih meningkat.

Kegiatan juga disejalankan dengan Serah Terima Jabatan di lingkungan Pengurus cabang Bhayangkari, pengurus yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tanjungpinang dan serah terima jabatan Ketua Bhayangkari ranting Bandara RHF dari Ny. Yas Efendi kepada Ny. Suherti Ahmad Syahputra yang mana kegiatan dipimpin Ketua Bhayangkari Cabang Tanjungpinang Ny. Karina Iqbal didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Tanjungpinang Ny. Ayu Gima.

Selanjutnya dilaksanakan acara pisah sambut dan silaturahmi Pejabat yang melaksanakan Sertijab bersama Personel, PNS dan Bhayangkari Polres Tanjungpinang.

 

 

(red/HMS /GM)

Yayasan Kita Menulis: Agar Terhindar dari Plagiat, Menulis itu Harus Jujur

0

Medan – Salah satu alasan dosen tidak ada waktu untuk menulis adalah karena kesibukan mereka, padahal tugas dosen sebagaimana diamanatkan undang-undang salah satunya adalah menyiapkan buku, baik dalam bentuk buku ajar, modul maupun bentuk lainnya.

Untuk memotivasi dan menjadi penulis yang baik, Yayasan Kita Menulis mengadakan Workshop dengan mengambil tema: Workshop 4.0 Penulisan Buku Ajar, Referensi dan Monograf. Kegiatan ini digelar di Mall Cambridge City Square, Jl. S. Parman No.217, Kota Medan, Sabtu (26/10/2019).

“Dr. Janner Simarmata yang menjadi pemateri tunggal pada acara ini mengatakan bahwa di era digital saat ini, semua telah dimudahkan dalam mencari informasi, jadi alasan kesibukan adalah sebuah kelemahan seorang dosen,” ucapnya.

Karena di era sekarang, semua orang pasti memiliki perangkat portable, seperti laptop, tablet, handphone, jadi disaat kita punya ide, kita tinggal mengetikkan diperangkat tersebut dan ini memudahkan pekerjaan kita.

Pengalaman Dr. Janner Simarmata sebagai penulis buku sejak 2006 dan telah menerbitkan buku sebanyak 30 judul menjadikan workshop ini berlangsung efisien dan sangat menyenangkan disamping berbagi pengalaman dalam menulis, juga workshop ini dilakukan secara learning by doing.

Ia juga menjelaskan teknik dan strategi penulisan buku serta memotivasi para peserta untuk selalu kreatif dan mengikuti perubahan yang ada.

“Diketahui, banyak dosen yang telah melakukan penelitian dan menghasilkan draft penulisan namun sayangnya banyak dosen pula yang terkendala untuk menjadikannya menjadi sebuah buku yang diterbitkan dan ber-ISBN,” katanya.

Dengan pelatihan penyusunan buku ajar ini, lanjut Janner, diharapkan para dosen lebih kreatif dalam menyusun buku ajar agar menghasilkan sebuah karya buku yang baik.

“Banyak juga dosen tidak mau menulis karena takut tulisannya dikatakan plagiat, dan kata palgiat ini selalu menghantui untuk memulai menulis,” ucap Janner.

Disini yang perlu kita pahami, tulisan bisa dikatakan plagiat bila kita sendiri tidak jujur, kita tidak jujur dalam penggunaan hasil karya orang lain dan seakan akan tulisan itu adalah hasil kerja diri sendiri, tanpa memberi pengakuan pada penciptanya yang asli.

“Artinya, disaat kita mengambil/merujuk dan / atau mengutip istilah, kata dan / atau kalimat, data dan / atau informasi dari sumber yang kita rujuk, maka sumbernya harus kita sebutkan, kalau itu kita lakukan, lantas apa yang mau kita takutkan,” pungkasnya.

Peserta workshop ini dibatasi hanya 15 orang saja untuk mengefektifkan pelatihan, dan dihadiri oleh dosen-dosen dari berbagai institusi yang ada di Sumatera utara, yakni: Ida Mariani Pasaribu (Univ. Sari Mutiara), Alex Rikki (Amik Imelda), Muhammad Iqbal (Unimed), Achmad Rifai (Dinkes Prov SU), Yenni D Aprilita Sagala (Unimed), Zaskya Laksmitha Utami (Unimed).

Bunga Fisikanta Bukit (Universitas Quality), Aras Firdaus (Universitas Quality), Maslan Lumbanraja (STT Renatus P. Siantar), Ebenius Simarmata (STT Renatus P. Siantar), Khairunnisa (Univ. Sumatera Utara), Asyahri Hadi Nasyuha (STMIK Triguna Dharma), Syafrida Hafni (Univ. Medan Area), Eva Sartika Dasopan (Univ. Tjut Nyak Dhien). Buenita S (Univ. Prima Indonesia), M. Iqbal Panjaitan (AMIK Imelda)

Dan peserta yang membawa naskah buku dan telah dilakukan perbaikan, buku tersebut akan diterbitkan oleh Penerbit Yayasan Kita Menulis. Kegiatan serupa akan digelar oleh Yayasan Kita Menulis setiap bulannya, mengingat antusias dan keingintahuan peserta dalam menulis.

 

 

(red/Janer)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga