8.6 C
New York
Wednesday, April 29, 2026
spot_img
Home Blog Page 817

Kabinet Pamrih Kekuasaan Membahayakan Jokowi

0

Jakarta – Partai Gerindra sudah dapat dipastikan mendapat jatah kursi menteri Jokowi setelah Prabowo Subianto dan Edy Prabowo kemarin bertandang ke Istana bertemu Presiden. Prabowo menyampaikan, jika dirinya diminta untuk memperkuat posisi Menteri Pertahanan (Menhan).

Pengamat politik dan hukum dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta Saiful Anam menilai, sikap Jokowi cenderung tidak konsisten jika merekrut Prabowo kedalam kabinetnya.

“Pak Jokowi sejak tahun 2014 konsisten akan menuntaskan kasus pelanggaran HAM 98. Padahal Prabowo sendiri banyak disebut-sebut orang yang terlubat dalam kasus 98. Bagaiman mungkin pak Jokowi akan bisa menuntaskan kasus ini,” kata Saiful Anam Selasa (20/10/2019).

Dirinya juga mengatakan, perlu dibangun konsistensi politik demi Indonesia bermartabat.

Selain itu tentu masyarakat akan menilai sejauh mana konsistensi Prabowo maupun Jokowi, harus tegas dan jelas dimana posisinya, jangan seperti saat ini seolah jabatan menjadi bancakan.

Dirinya berharap, Jokowi lebih berhati-hati selektif  dalam menyusun kabinet. Karena, tidak menutup kemungkinan menterinya akan merepotkan Jokowi sendiri.

“Saya menduga Prabowo bisa menjadi salah satu batu sandungan pemerintahan Jokowi kedepan, jangan sampai kabinet nanti menjadi kabinet pamrih kekuasaan” tegasnya.

Namun begitu Saiful Anam menjelaskan jika penyusunan kabinet menjadi hak prerogratif presiden. “Sepenuhnya pengangkatan menteri hak presiden. Kita hormati keputusan itu,” pungkasnya.

 

(red/Tanto)

Desa Sumber Brantas diterjang Hujan disertai Angin

0

Kota  Batu – Hujan kencang disertai angin yang terjadi di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada hari Minggu lalu menyisahkan banyak duka.

Bahkan, menurut sumber informasi yang diterima, akibat terjangan hujan angin tersebut, Desa Sumber Brantas dinyatakan lumpuh total.

“Banyak pohon tumbang yang mengganggu akses jalan raya,”
ujar Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Arm Imam Haryadi ketika dihubungi
melalui via seluler miliknya pada hari Senin,( 21/10/2019) kepada Batamtimes. co.

Dijelaskan Kapendam, saat ini pihak TNI bersama instansi setempat mulai mendirikan beberapa posko pengungsian di Desa tersebut.

“Sebagian warga ada yang mengungsi di Posko BPBD, dan sebagian lainnya di Koramil dan Polsek Bumiaji,” jelasnya.

Diketahui, sebanyak 550 jiwa saat ini sudah berhasil di evakuasi oleh pihak Koramil beserta instansi lainnya ke posko darurat setempat. Sedangkan, satu orang warga dinyatakan meninggal.

 

 

(red/KAPENDAM V/BRAWIJAYA)

Sri Mulyani Tetap Jadi Menteri Keuangan

0

Jakarta – Sri Mulyani dipastikan kembali lagi ke Kabinet Jokowi. Dia kembali jadi Menteri Keuangan.

“Beliau (Presiden Jokowi) menugaskan saya untuk menjadi menteri keuangan,” kata Sri Mulyani usai bertemu Jokowi di Istana, Selasa (22/10/2019).

“Beliau minta khusus untuk saya boleh menyebutkan posisinya,” sambungnya.

Sri Mulyani mengatakan Jokowi sendiri yang meminta dia langsung menyebutkan hal itu. Di dalam, mereka juga berbincang banyak hal soal ekonomi.

Sejak pengenalan calon menteri hari pertama, Jokowi sudah memanggil sejumlah nama calon menteri baik dari kalangan parpol maupun nonparpol. Berikut ini daftarnya:

1. Mahfud Md
2. Nadiem Makarim
3. Wishnutama

4. Erick Thohir
5. Tito Karnavian
6. Airlangga Hartarto
7. Pratikno
8. Fadjroel Rachman
9. Nico Harjanto

10. Prabowo Subianto
11. Edhy Prabowo
12. Sri Mulyani
13. Syahrul Yasin Limpo
14. Agus Gumiwang Kartasasmita
15. Juliari Batubara
16. Siti Nurbaya Bakar.

(red/detik)

Sumbang Kemenangan Jokowi, SNCI Layak dapat Menteri

0
Keterangan foto Ketua umum SNCI RM Suro Atmanto bersama Presiden Jokowi

Jakarta – Sinergi Nawa Cita Indonesia (SNCI) dinggap pantas mendaptkan jatah kursi menteri di kabinet Jokowi 2019-2024.

Mereka menilai, SNCI yang merupakan sinergi non partai politik dengan anggota 41 organisasi profesi dan kemasyarakatan, tingkat nasional dan lokal, pada pemilihan presiden yang lalu menyumbangkan 9,38 % atau sekitar 8,03 juta suara dari para anggota sinerginya.

“SNCI dapat dikatakan berkeringat juga pada pilpres kemarin. Sehingga sudah selayaknya mendapatkan kursi di kabinet Jokowi-Ma’ruf,” ujar Sekjen SNCI, Ayep Zaky ketika ditemui setelah usai rapat dengan China Consultec di hotel Intercontinental, Pondok Indah, Selasa (22/10/2019).

Zaky menegaskan, sudah saatnya di periode terakhir kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Menteri BUMN diisi tidak sekedar dari profesional.

“Serta harus mempunyai kepribadian jujur, bersih, loyal dan paham untuk mentuntaskan target nawacita yang masih belum rampung. BUMN sebagai agen pembangunan harus menjadi motor utama penggerak perekonomian dalam upaya mewujudkan target nawacita dalam hal kemandirian perekonomian nasional,” jelasnya.

Menurutnya, sosok kandidat menteri BUMN yang mempunyai integritas yang baik dan sudah teruji loyalitasnya, serta mempunyai pemahaman Nawacita yang mumpuni ada pada Ketua Umum Sinergi Nawa Cita Indonesia (SNCI), Dr. RM Suryo Atmanto, MRE, MBA.

“Sosok Suryo tidak asing lagi karena selama ini selalu berkeliling mensosialisaikan Nawacita ke pelosok-pelosok Nusantara dengan tanpa pamrih dan swadana. Sekarang semua ada di tangan Presiden Joko Widodo. Akankah RM Suryo Atmanto (RMSA) mendapat kesempatan menjadi Menteri BUMN ? Ataukan harus gagal lagi, tidak masuk dalam kabinet, seperti pada tahun 2014 yang nyaris menjadi Menkoinfo,” pungkas Zaki.

 

(red/Tanto)

Viktor Laiskodat diputuskan kembali melanjutkan pembangunan di NTT

0

Jakarta – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat tiba kembali di bandara El Tari Kupang, Senin (21/10/2019) sore. Turun dari jet pribadi jenis Embraer Legacy 600, gubernur Viktor tampak jalan berdampingan dengan ibu kandungnya.

Para kepala dinas lingkup Setda Nusa Tenggara Timur yang dipimpin Sekda Ben Polo Maing, serta ratusan pendukungnya terlihat menyambut. Ada yang menyambut di tangga pesawat, ada juga yang menunggu untuk bersalaman dengan Viktor Laiskodat di terminal kedatangan milik pemerintah provinsi.

Kepada wartawan, Viktor Laiskodat mengatakan bahwa setelah menggelar diskusi secara mendalam bersama partai dan presiden Joko Widodo, dirinya diputuskan kembali untuk melanjutkan pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

“Dari partai maupun presiden memahami betul bahwa pembangunan di NTT perlu dilanjutkan, karena itu saya ditugaskan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada. Ini keputusan partai dan dalam diskusi dengan presiden, saya ditugaskan untuk menyelesaikan tugas disini karena dilihat di NTT, perlu ada prioritas dan kerja kerja yang ekstra ordinary untuk membangun daerah ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, beberapa hari terakhir ini nama gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat ramai dibicarakan oleh masyarakat. Bagaimana tidak, baru menjabat sebagai gubernur pada 5 September 2018 lalu, kini namanya disebut-sebut masuk dalam bursa menteri kabinet Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

(red/merdeka. com)

Muhammad Rudi sebut banyak pulau akan diajukan sebagai KEK bidang pariwisata

0

Batam – Walikota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mengatakan banyak pulau akan diajukan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) bidang pariwisata. Hal ini disampaikan Rudi usai menanam pohon di Pulau Putri, Nongsa, Kamis (24/10) lalu.

“Kita akan tawarkan semua. Kepri Coral, Rano, semua kita tawarkan. Banyak pulau akan kita jadikan KEK ini. Supaya wisata tak menumpuk di Batam tapi juga ke pulau-pulau,” tutur Rudi.

Tak hanya pulau di Batam, Rudi juga akan menyampaikan ke kabupaten/kota terdekat. Seperti Bintan, Tanjungbalai Karimun, hingga Lingga. Supaya di daerah mereka juga diusulkan pulau KEK pariwisata. Sehingga Batam sebagai hub wisatawan mancanegara ke daerah lain benar-benar terwujud.

“Tapi tetap, KEK pariwisata ini tak akan lepas dari tata ruang yang sudah ada. Seperti Kepri Coral, kita minta pemilik lahan yang urus. Karena KEK ini di status lahannya, bukan di operasionalnya. Maka kita minta perusahaan yang dapat izin pembebasan dari masyarakat itu yang urus,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan, Pulau Pengalap yang berada di Kecamatan Galang diusulkan menjadi KEK bidang pariwisata oleh PT Pulau Bintang Mas. “Kick off” pengusulan KEK Pariwisata Pulau Pengalap ditandai dengan penyerahan dokumen usulan dari pemilik PT Pulau Bintang Emas kepada Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Menteri pun mendorong KEK di pulau yang sudah dikembangkan menjadi Resor Kepri Coral itu. Arief mengatakan dari segi lokasi Kepri Coral sudah siap, namun yang harus dipikirkan atraksi yang ditampilkan harus berkelas dunia.

“Saya mengusulkan agar di lokasi ini dikembangkan ‘water sport tourism’. Kekhususan di bidang olahraga air lebih menarik ketimbang pengembangan pulau untuk olahraga golf. Seperti saat mengembangkan Mandalika di NTB, Kementerian juga mengusulkan untuk pengembangan pariwisata bidang olahraga. Dan itu yang perlu dilakukan pengelola Resor Kepri Coral,” katanya memberi masukan.

Namun, ia menyarankan agar KEK Pariwisata nantinya tidak hanya di Pulau Pengalap, melainkan juga pulau-pulau lain yang berada di sekitar. Untuk menjadi KEK, kata dia, terdapat 16 syarat yang harus dipenuhi pengelola, antara lain besaran investasi, jumlah tenaga kerja yang akan dipekerjakan, dan dokumen amdal.

Semoga Presiden Tak Salah Pilih Orang Duduki Menteri BUMN

0

Jakarta – Sekjen Sinergi Nawa Cita Indonesia (SNCI) H Ayep Zaki menilai, pengunduran jadwal pengumuman menteri Kabinet Indonrsia Kerja (KIK) jilid II tak mengendurkan perhatian masyarakat dan media massa.

Menurutnya, harapan dan cita-cita masyarakat seolah terpusat dan fokus pada sosok-sosok orang yang akan segera dipilih Pesiden. Karena, pada sosok para menteri itulah akan tercermin kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin di 5 tahun mendatang.

“Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi sorotan utama masyarakat. Perhatian dan harapan masyarakat pantas tertuju pada sosok di Kementerian ini. Karena Kementerian BUMN merupakan jangkar dan titik tumpu perekonomian bangsa ini ke depan,” kata Zaki Senin (21/10/2019).

Dikatakan Zaki, di Kementerian BUMN inilah segala aset masyarakat, bangsa dan negara dipertaruhkan. Dengan aset dan posisi BUMN yang demikian dominan dalam urat nadi perekonomian Indonesia saat ini layaklah kiranya bila masyarakat berharap sosok yang akan mengisi di pos Kementerian ini adalah yang benar-benar jujur, lurus dan amanah,” ujar Zaki.

Lebih lanjut Zaki mengungkapkan, dengan visi dan misi yang jelas untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran rakyat maka sudah tentu masyarakat berharap banyak atas pilihan presiden Joko Widodo di Kementerian BUMN.

“Mudah-mudahan presiden Joko Widodo benar-benar mempertimbangkan segala sesuatunya sebelum menjatuhkan pilihan pada sosok calon pembantunya di kementerian BUMN,” tegasnya.

“Hanya orang yang memiliki kejujuran, lurus dan amanahlah yang akan membawa perekonomian Indonesia lebih maju di masa mendatang”.

Zaki berharap, di detik-detik akhir menjelang penentuan sosok yang akan mengisi Kementerian BUMN ini Presiden Joko Widodo menempatkan orang yang tepat sehingga bisa memenuhi harapan masyarakat bangsa dan negara.

“Semoga Presiden tidak salah memilih orang untuk menjadi menteri BUMN,” pungkas Zaki.

 

(red/tanto)

Walikota Terima Kunjungan Kerja Bupati Lebak

0

Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi menerima kunjungan kerja Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, Kamis (17/10/2019) siang di Lantai V Kantor Walikota. Rombongan dari Kabupaten Lebak ini ingin menggali informasi terkait pengelolaan pajak di Kota Batam. Kunjungan kerjanya ke Batam atas saran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Walikota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan untuk mengoptimalkan pajak, Pemko Batam memasang tapping box di restoran dan hotel yang ada di Batam.

Informasi yang ia terima dari Badan Pengeloaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Batam, dengan dipasangnya tapping box, pajak yang diterima Pemko Batam meningkat.

Rudi menjelaskan bahwa Pemko Batam memasang tapping box didukung oleh Bank Riau Kepri. Bersama rombongan Bupati Lebak turut hadir, Sekda Kabupaten Lebak, Dede Jaelani dan beberapa pimpinan OPD.

Dalam kesempatan itu juga berkenan untuk menjalin kerjasama memasarkan produk UMKM yang ada di Kabupaten Lebak ke Kota Batam.(HP)

 

 

79 tim voli akan bertanding di Kejuaraan Bola Voli Piala Ketua GOW – Piala Walikota Batam tahun 2019

0

Batam- Sebanyak 79 tim voli akan bertanding di Kejuaraan Bola Voli Piala Ketua GOW Kota Batam dan Piala Walikota Batam tahun 2019.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Hendriana Gustini mengatakan pertandingan voli Piala Ketua GOW Kota Batam ini sudah agenda ketiga kalinya digelar. Namun untuk Piala Walikota Batam merupakan tahun pertama.

“Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkembangkan peran wanita, memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, menciptakan budaya olahraga dalam iklim sehat, serta berharap dapat terciptanya bibit unggul daerah,” tutur Hendriana saat pembukaan kejuaraan di GOR Raja Djakfar Sekupang, Kamis (17/10/2019).

Ia memaparkan, untuk pertandingan Piala Ketua GOW Kota Batam diikuti 50 tim voli wanita. Terdiri dari 32 tim untuk kategori usia 40-50 tahun. Dan 18 tim bertanding di kategori 30-39 tahun.

“Pesertanya adalah utusan instansi pemerintah, swasta, organisasi kewanitaan, Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Batam,” sebutnya.

Sedangkan untuk Piala Walikota Batam, diikuti 29 tim bola voli instansi pemerintah, swasta, dan perwakilan kecamatan. Terdiri dari 14 tim kategori usia 40-50 tahun. Dan 15 tim untuk kategori usia 16-39 tahun.

“Kejuaraan ini akan berlangsung 17 Oktober sampai 17 November. Setiap Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu, selama lima minggu,” ujarnya.

Total hadiah yang diperebutkan yakni Rp124 juta. Selama masa kejuaraan juga digelar bazar produk wirausaha muda Batam binaan Dispora yang tergabung dalam GEN Batam.

Kejuaraan bola voli ini dibuka langsung oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Batam, Marlin Agustina Rudi. Usai pembukaan juga dilakukan pengundian tim yang akan bertanding di hari pertama tersebut.

 

 

(red/hms/GM)

STIA LAN Jakarta Gelar Konferensi Internasional ICoGPASS II 2019

0
Keterangan foto:  Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto, didampingi Kepala STIA LAN Jakarta Prof Nurliah Nurdin dan Dr. Mehmet Akif Demircioglu saat memukul gong pembukaan Konferensi Internasional ICoGPASS II bertema “Enhancing Public Policy and Political Economy Qualities through Global Partnership” yang diselenggarakan STIA LAN Jakarta di hotel Millenium, Senin 21 Oktober 2019 Jakarta Pusat.

Jakarta – Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto mengatakan, saat ini dunia semakin tanpa batas, ketiadaan batas tersebut mengakibatkan semakin mudahnya satu kondisi negara atau beberapa negara menghadapi suatu krisis dapat berimbas ke negara lain.

Baik krisis ekonomi maupun politik. Pada kasus-kasus tertentu imbas dari krisis tersebut bahkan berdampak global. Kita masih ingat krisis ekonomi pada tahun 1990-an berdampak krisis ekonomi juga politik dan melahirkan reformasi di Indonesia.

Persoalan sosial, ekonomi, politik, dan lingkungan khususnya yang berskala global sudah semestinya didekati dengan kemitraan global oleh negara-negara yang memiliki kapasitas dan kompetensi untuk mengatasinya.

“Kita tidak mampu lagi mengatasi masalah dunia hanya dengan mengandalkan kekuatan sendiri. Kemitraan global pada saat ini menjadi prasyarat bagi setiap negara untuk menghadapi berbagai tantangan global dengan meningkatkan kualitas kebijakan publik dan sistem ekonomi politik,” kata Adi Suryanto saat membuka acara Konferensi Internasional ICoGPASS II bertema “Enhancing Public Policy and Political Economy Qualities through Global Partnership” yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) Jakarta di hotel Millenium, Senin 21 Oktober 2019 Jakarta Pusat.

Sementara itu, Kepala STIA LAN Jakarta Prof Dr Nurliah Nurdin mengatakan, gap antara desentralisasi dan sentralisasi yang berada di tangan partai politik.

Menurutnya, saat ini politik masih dikendalikan oleh elit politik dan kebijakan publik masih didominasi oleh kepentingan politik. Sehingga perlu desentralisasi politik dan pemerintah harus sejalan.

“Perlunya desentralisasi parpol, perlunya ruang untuk berbeda sikap dan pilihan dan melaksanakan kebijakan “all politic is local” serta parpol sebagai infrastruktur politik,” jelasnya.

Masih menurut Nurliah, Konferensi Internasional ICoGPASS ini adalah kegiatan yang kedua kalinya. Tahun, lalu kata dia, STIA LAN juga menggelar acara serupa.

“Ini adalah kegiatan untuk yang kedua kalinya digear STIA LAN Jakarta. Konfrensi Internasional ini menjadi  sarana untuk mendorong para siswa STIA LAN maupun dari luar khususnya yang mengambil program pasca sarjana untuk menulis dan mempresentasikan buah pikirannya didepan orang lain,” kata Nurliah.

Lebih lanjut dikatakan Nurliah, Konfrensi Internasional saat ini diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri dari siswa STIA LAN Jakata maupun perwakilan STIA LAN Bandung, Makassar dan Lampung.

“Ada juga dari Singapura dan Philipina,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, kedepan, tidak menutup kemungkinan Konferensi Internasional seperti ini akan kita selenggarakan di negara tetangga. Hal itu, kata Nurliah, guna lebih meningkatkan wawasan dan penulisan para siswa.

Dirinya berharap, mahasiswa harus mampu mepublikaiskan hasil tulisannya dalam bentuk jurnal atau kegiatan seperti ini sehingga diketahui banyak pihak.

“Jika kurang baik bisa secepatnya dibenahi,” ujar Nurliah.

Hadir sebagai pembiacara dalam kegiatan tersebut Dr. Mehmet Akif Demircioglu, pakar kebijakan publik dari Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura.

 

(red/Tanto)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga