8.6 C
New York
Wednesday, April 29, 2026
spot_img
Home Blog Page 816

Amsakar Achmad sidak ke bangunan Pasar Induk Jodoh

0

Batam- Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke bangunan Pasar Induk Jodoh. Amsakar juga meninjau kios bangunan baru yang akan ditempati para pedagang sementara.

Amsakar mengatakan, tujuan kedatangannya hanya untuk memastikan dan melihat kondisi terkini para pedagang di sana. Sebelumnya, Amsakar maupun dari pihak Pemko Batam sudah sering kali turun ke lapangan meninjau bangunan pasar.

“Setelah kita cek, prinsipnya semua pedagang sudah terdata semua. Kios-kios sudah diundi akan ditempati siapa. Tinggal pembersihannya saja lagi,” kata Amsakar, Selasa (22/10) di lokasi kegiatan.

Amsakar mengatakan bahwa pedagang sepakat lokasi bangunan pasar induk Jodoh ditata ulang dan dibuat lebih baik. Seiring perkembangan Kota Batam saat ini yang menuju ke arah lebih baik.

Untuk kios-kios bangunan yang banyak kosong, menurutnya, karena pedagang memang belum dipindahkan ke sana. Meski begitu, secara umum menurutnya, sudah tidak ada persoalan lagi di lapangan terkait pemindahan pedagang ke lokasi baru sementara.

Dari sekitar 186 pedagang di sana, kios bangunan yang sudah disiapkan ada sekitar 200an. Persoalan terkait gudang, mushalla dan air juga sudah diselesaikan.

“Dulu ada masalah tak tersedia gudang, gudang kita bangun. Ada lagi tempat salat, mushalla kita bangun. Jadi aspirasi dari pedagang sudah terakomodir,” ujarnya.

Amsakar berharap, pekan depan eksekusi terhadap pasar induk bisa dilakukan. Bahkan jika memungkinkan bisa Sabtu ini. Tentunya, dari Pemko Batam akan berkoordinasi lagi dengan tim terpadu Kota Batam, di dalamnya ada dari Polresta Barelang, TNI dan beberapa pihak terkait lainnya.

Sementara itu, terkait harga sewa yang diberlakukan terhadap kios tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, prinsipnya sudah tak ada masalah lagi.

“Semua sudah pada bayar dan tinggal pindah saja. 186 ini untuk pedagang yang ada di kawasan pasar induk dan di pinggir jalan ini,” kata Gustian.

Pantauan Tribun di lapangan, bangunan pasar induk kian memperhatikan. Bangunan pasar tak terawat, banyak atap yang terbuka. Sedangkan lingkungan di sekitarnya, kurang bersih. Apalagi jika turun hujan.

 

 

(red/hm/GM)

BUMN Watch Apresiasi Presiden Tunjuk Erik Tohir jadi Menteri BUMN

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengumumkan nama-nama Kabinet Indonesia Maju masa bakti 2019-2024 di Istana Negara.

Salah satu menteri yang diangkat Presiden adalah mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) sekaligus pengusaha Erik Tohir menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ketua Koordinator BUMN Watch Naldy N Haroen SH menilai, langkah Presiden  Jokowi mengangkat Erik Tohir menjadi BUMN merupakan langkah yang sangat tepat.

Naldy Haroen meyakini dengan latar belakang pengusaha yang dimiliki Erik Tohir akan mampu mengelola ratusan BUMN dan BUMD yang ada saat ini.

“Erik Tohir adalah orang yang tepat menjadi Menteri BUMN. Saya yakin Erik Tohir akan mampu mengelola ratusan BUMN yang ada saat ini. BUMN akan maju ditangan dia,” ujarnya Rabu (23/10/2019).

Lebih lanjut Naldy Haroen mengungkapkan, Erik Tohir juga orang tepat menjabat Menteri BUMN. Karena, lanjutnya, Erik bukan berlatar belakang dari partai politik.

“Menteri BUMN memang harus diisi orang-orang dari non partai politik. (parpol). Jadi sangatlah tepat Erik menjabat Menteri BUMN,” tuturnya.

Naldy Haroen menambahkan, Erik Tohir akan sangat cocok bersinergi dengan menteri Energi Sumber Daya Mineral ( ?ESDM) Arifin Tasrif.

“Terutama dalam rangka membersihkan Pertamina, Migas dari mafia migas,” tambahnya.

Masih menurut Naldy Haroen, Menteri ESRM juga orang yang tepat menduduki jabatan itu.

“Karena Arifin Tasrif mempunyai pengalam tetantang mengelola BUMN,” tuturnya.

Dengan terpilihnya Erik Tohir,  lanjut Naldy Haroen, bos Mahaka Group itu akan mampu menghilangkan image yang menyebut bahwa selama ini BUMN menjadi “sapi perahan” dari berbagai pihak.

“Kebiasaan  itu (jadi sapi perahan) akan hilang perlahan-lahan. Saya sangat yakin itu,” pungkasnya.

 

, (red/Tanto)

 

Ini nama Mentri dari Kabinet Indonesia Maju

0

Jakarta – Presiden Joko Widodo mengumumkan secara resmi menteri-menteri yang akan membantunya di kabinet.

Untuk Periode kedua Presiden memberikan Kabinet dengan  nama Kabinet Indonesia Maju.

Perkenalan ini berlangsung di tangga veranda Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). Jokowi dan para calon menteri duduk lesehan.

Jokowi lalu memanggil satu persatu nama calon menteri dan mereka berdiri. Dia juga menjelaskan tugas yang akan diemban para menterinya

Berikut nama-nama menteri Kabinet Indonesia Maju 2019-2024:

1. Menko Polhukam: Mahfud Md
2. Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto ( Golkar )
3. Menko Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan
4. Menko PMK: Muhadjir Effendy
5. Mensesneg: Pratikno

6. Mendagri: Jenderal Tito Karnavian

7. Menlu: Retno LP Marsudi
8. Menhan: Prabowo Subianto ( Gerindra )
9. Menkum HAM: Yasonna Laoly ( PDIP )
10. Menkeu: Sri Mulyani

11. Menteri ESDM: Arifin Tasrif
12. Menperin: Agus Gumiwang Kartasasmita ( Golkar )
13. Mendag: Agus Suparmanto ( PKB )
14. Mentan: Syahrul Yasin Limpo ( Nasdem )
15. Menteri KLHK: Siti Nurbaya Bakar( Nasdem )

16. Menhub: Budi Karya Sumadi
17. Menteri KKP: Edhy Prabowo ( Gerindra )
18. Menaker: Ida Fauziyah ( PKB )
19. Mendes PDTT: Abdul Halim Iskandar ( PKB )
20. Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono

21. Menkes: dr Terawan Agus Putranto
22. Mendikbud: Nadiem Makarim
23. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional: Bambang Brodjonegoro
24. Mensos: Juliari Batubara
25. Menteri Agama: Jenderal (Purn) Fachrul Razi

26. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama
27. Menkominfo: Johnny G Plate ( Nasdem )
28. Menkop UKM: Teten Masduki
29. Menteri PPPA: Gusti Ayu Bintang Darmavati

30. MenPAN-RB: Tjahjo Kumolo
31. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa ( PPP )
32. Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil
33. Menteri BUMN: Erick Thohir
34. Menpora: Zainudin Amali

Jaksa Agung: ST Burhanuddin
Sekretaris Kabinet: Pramono Anung  ( PDIP )
Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko
Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia

Jaksa Agung: ST Burhanuddin
Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko
Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia

 

 

(red/Tanto)

DAK bidang perikanan tahun 2020 Kota Batam naik hampir dua kali lipat

0
Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan Kota Batam Husnaini

Batam- Dana alokasi khusus (DAK) bidang perikanan tahun 2020 untuk Kota Batam naik hampir dua kali lipat dibanding tahun ini. Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Husnaini mengatakan total DAK yang akan diterima Batam tahun depan yakni Rp 915.900.000. Sedangkan di 2019, nilainya hanya Rp 491.062.000.

“Ya, hampir dua kali lipat nilainya. Bentuk bantuannya sama, sarana alat tangkap dan alat bantu,” tutur Husnaini di Sekupang, Selasa (22/10/2019).

Adapun bantuan yang akan diterima nelayan Batam dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun depan adalah kapal dan alat tangkap. Rinciannya yaitu empat unit kapal 3GT. Masing-masing satu unit untuk Belakangpadang, Bulang, Galang, dan Sekupang.

“Kapal 4GT satu unit untuk nelayan di Kecamatan Belakangpadang,” tuturnya.

Selanjutnya, 45 unit alat tangkap ramah lingkungan. Dibagikan ke Kecamatan Sekupang 5 unit, Belakangpadang 5 unit, Bulang 10 unit, Galang 10 unit, Sagulung 10 unit, dan Bengkong 5 unit.

“Juga ada alat bantu berupa GPS untuk Sekupang 4 unit dan Bulang 10 unit,” sebut Husnaini.

Ia mengatakan untuk DAK ini rencananya akan kembali dibahas dalam rapat sinkronisasi bersama KKP. Rapat dijadwalkan pada 28-30 Oktober di Bogor.

Adu Penalti Berhasil Hantarkan Batamindo Jadi Juara

0

Batam- Batamindo berhasil menjadi jawara dalam laga Turnamen Sepak Bola BP Batam U-40 pada Minggu (20/10/2019) sore setelah memenangkan adu penalti dengan Persatuan Sepakbola BP Batam.

Sebelumnya, keduanya berhasil maju ke partai final setelah berhasil menyingkirkan tim sepak bola Epson, Rigger McDermott, Pemerintah Kota Batam, dan Polda Kepri.

Pertandingan yang dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Hang Nadim Batam ini terselenggara dalam rangka peringatan Hari Bakti Badan Pengusahaan (BP) Batam yang ke-48 pada Sabtu, 26 Oktober 2019 mendatang.

Atmosfir persaingan sudah mulai terasa dari awal pertandingan dengan pressing yang ketat dari tim kesebelasan BP Batam, sehingga tim Batamindo harus bekerja ekstra untuk mempertahankan gawangnya. Jual-beli serangan semakin seru. Manuver demi manuver dilancarkan oleh kedua tim. Skor pun bertahan imbang 0-0 hingga babak pertama selesai.

Memasuki paruh kedua pertandingan, kondisi fisik pemain tampak masih prima, meski kondisi lapangan kurang bersahabat. Hal tersebut dikarenakan beberapa jam sebelum pertandingan dimulai, Lapangan Sepak Bola Hang Nadim Batam sempat diguyur hujan, menyebabkan lapangan menjadi berlumpur dan becek. Banyaknya genangan air yang terdapat di lapangan, menghambat gerak para pemain untuk melancarkan serangan-serangan ke kandang lawan. Hal itu juga menjadi tantangan bagi para pemain untuk mengatur stamina selama pertandingan berlangung.

Akhirnya, pada menit ke-85, BP Batam unggul 1-0 dengan gol pertama oleh pemain nomor punggung 21, Herman Dzumafo, yang merupakan striker utama Bhayangkara FC Liga Shopee Indonesia. Namun, hanya butuh satu menit untuk tim Batamindo membalikkan keadaan dengan gol pamungkas dari nomor punggung 12, menjadikan skor imbang 1-1 yang bertahan hingga akhir pertandingan.

Adu penalti akhirnya tiba. Kedua tim saling menyusul skor satu sama lain, hingga penendang terakhir dari Batamindo mengukuhkan kemenangan dengan perolehan skor akhir 5-4.

Direktur BUBU Hang Nadim, Suwarso menyerahkan langsung hadiah berupa piala dan uang pembinaan kepada kesebelasan Batamindo sebagai juara pertama, BP Batam sebagai juara kedua, dan Iskandar dari tim Rigger McDermott sebagai Top Scorer.

“Tahun ini adalah tahun kedua turnamen sepak bola dalam rangka Hari Bakti BP Batam dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Hang Nadim Batam. Dan bisa kita lihat sendiri, permainan Batamindo melawan PS BP Batam tadi memang agak sedikit panas. Semoga turnamen ini bisa menjadi agenda tahunan yang selalu kita nantikan,” kata Suwarso selaku Direktur BUBU Hang Nadim saat seremoni penutupan turnamen sepak bola berlangsung.

Menurutnya, pertandingan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar pemain dan pelatih di masing-masing kesebelasan.

“Ada masukan ke panitia penyelenggara agar turnamen ini jangan dilaksanakan setahun sekali. Mudah-mudahan mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak dan bisa dipersiapkan lebih baik ke depannya,” tutup Suwarso. (rud)

 

(red/BP)

Pelantikan Presiden – Wakil Presiden Aman, Ketua DPRD Natuna Dan Para Tokoh Masyarakat Apresiasi Kesigapan Polri-TNI

0

Batamtimes.co – Natuna – Ketua DPRD Kabupaten Natuna Andes Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasi kepada TNI-POLRI atas Pengaman pemilu Pilpres dan legislatif Tahun 2019, sampai terlaksananya pelantikan Presiden dan wakil Presiden Masa jabatan 2019-2024 Pada Minggu (20/10/2019).

Pemkab Natuna – KKKS Gelar Pelatihan Jurnalistik Tingkatkan Kompetensi Insan Pers Natuna

0

 

Batamtimesmco – Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna bekerjasama dengan KKKS migas yang beroperasi di wilayah Kabupaten Natuna yakni, Medco Energi, Premier Oil dan Star Energy melalui dana program tahunan media, menggelar kegiatan Pelatihan Jurnalistik dan media gathering untuk Wartawan di kabupaten Natuna dilaksanakan di Hotel Natuna, Senin (22/10/2019) Siang.

Arnold Thenu: Politik Pyramid Terbalik Berbahaya Bagi Masa Depan Indonesia

0

Jakarta – Ketua umum Forum Masyarakat Maluku (FORMAMA) Arnold Thenu mengaku prihatin melihat penolakan demi penolakan secara langsung maupun tidak langsung dari berbagai elemen masyarakat terhadap nama-nama bakal calon pembantu presiden (menteri) mendatang justru datangnya dari para pendukung Jokowi-Amin.

“Dan, itu bukan salah Jokowi sebagai presiden terpilih,” ujarnya Selasa (22/10/2019).

Tetapi, lanjut dia, itu justru memperjelas kegagalan Erick Thohir pimpin TKN (Tim Kampanye Nasional) memenangkan Jokowi-Amin secara absolute.

Karena, menurutnya, jika Jokowi-Amin menang secara absolute maka bargaining politik Jokowi jauh lebih aman dan stabil serta tanpa beban dalam memilih para pembantunya.

“Andai kata, saat kampanye Erick Thohir mau keluar dari zona nyaman lalu bekerja keras, berpanas-panasan dan bercucuran keringat masuk keluar lorong-lorong perkotaan serta berjalan dari desa ke desa maka ceritanya akan berbeda saat ini,” tegas Arnold Thenu.

Saat ini justru yang bekerja keras, berpanas-panasan dan bercucuran keringat serta bersentuhan langsung dengan rakyat dalam kampanye pemenangan menjadi miris melihat situasi kondisi ini.

“Sudah mulai terlihat secara kasat mata dari berbagai elemen pendukung termasuk organ relawan yang mulai berbisik-bisik di belakang. Dan, ketika organ relawan sudah berbisik-bisik di belakang berarti itu merupakan signal akan lahirnya kekecewaan,” ungkapnya.

Menjadi wajar, kalau mereka terganggu. Karena, ketika mereka yang berkeringat berjuang membela Jokowi mati-matian harus menerima orang-orang yang habis-habisan menghabisi sekaligus memfitnah Jokowi duduk dalam kabinet.

“Membangun kekuatan bangsa dan negara harus seperti membangun pyramid yang mengkerucut keatas. Dan, membangun dasar pondasi menjadi salah satu hal mendasar yang sangat penting di prioritaskan untuk di eksekusi setelah perencanaan rampung,” jelasnya.

Dijelaskannya  jika, issue persatuan dijadikan sebagai salah satu alasan pembenaran. Maka, issue itu sebaiknya dibangun bukan dari level elite baru turun ke arus bawah.

“Tetapi, haruslah dari arus bawah naik ke level elite. Karena, jika pyramid dibangun terbalik melawan hukum alam maka pyramid yang mengkerucut kebawah tidak akan bertahan lama. Dan, itu berbahaya bagi masa depan Indonesia,” demikian Arnold Thenu.

 

(red/Tanto)

Pemkab Anambas dan Kemenag mengelar Upacara Bendera dalam rangka hari Santri Nasional 2019

0

Anambas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas dan Kementerian Agama mengelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati hari Santri Nasional 2019 dengan tema Santri Untuk Perdamaian Dunia di Ponpes Modren Haira Ummah, Rintis Kabupaten Kepulauan Anambas (22/10/2019).

Bertindak selaku Inspektur Upacara Wakil Bupati Kepulauan Anambas Bapak Wan Zuhendra. Turut hadir jajaran Forkopimda, para Staf Ahli, para Asisten, Para Kepala OPD, Para Sekretaris OPD, para Kepala Bagian di Sekretariat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas serta tokoh Agama Kabupaten Kepulauan Anambas.

Menteri Agama dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas mengatakan, bahwa sungguh besar jasa perjuangan Kaum Santri dalam merebut Kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu sudah layak dan sepantasnya Pemerintah menetapkan tgl 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Jadikan dan pertahankan Pondok Pesantren sebagai Laboratorium Perdamaian Dunia . Ada beberapa alasan kenapa pesantren dijadikan sebagai Labor Perdamaian, karena santri sebagai berikut :

1. Pecinta tanah air

2. Selalu mengaji dan melakukan kajian

3.Pengabdian

4.Mandiri dan solidaritas

5.Gerakan seni dan sastra tumbuh di ponpes

6.Lahir kelompok diskusi

7.merawat kearifan lokal

8.Maslahat kepentingan umum

9.Melakukan kegiatan Spiritual, menegakkan hukum keagamaan fiqih, zikir.

 

 

 

(red/hms)

Walikota HM Rudi sebagai Pembina Upacara Hari Santri tingkat Kota Batam

0

Batam- Pemerintah adalah bagian dari santri. Hal ini diutarakan Walikota Batam, Muhammad Rudi saat menjadi pembina upacara Hari Santri tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri Batam Centre, Selasa (22/10/2019).

“Pemerintah ini adalah bagian dari kalian. Kalian juga mekiliki Pemerintah Kota Batam ini. Tah usah ragu, segan, kita semua sama. Mau sekolah pesantren atau umum, sama. Tujuannya mau membangun Kota Batam yang kita cintai ini,” ujar Rudi.

Adapun tema Hari Santri tahun ini adalah “Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia”. Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Nur Kholis Setiawan dalam sambutannya mengatasnamakan Menteri, mengatakan isu perdamaian diangkat berdasar fakta bahwa pesantren sejatinya adalah laboratorium perdamaian. Pesantren sebagai tempat menyemai ajaran Islam yang rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam.

Menurut Sekjen, setidaknya ada sembilan alasan dan dasar mengapa pesantren layak disebut sebagai laboratorium perdamaian. Yakni kesadaran harmoni beragama dan berbangsa, metode mengaji dan mengkaji, para santri biasa diajarkan untuk khidmah (pengabdian).

Selanjutnya pendidikan kemandirian, kerja sama, dan saling membantu di kalangan santri. Gerakan komunitas seperti kesenian dan sastra tumbuh subur di pesantren.

Di pesantren juga banyak lahir beragam kelompok diskusi dalam skala kecil maupun besar yang membahas hal remeh sampai serius. Pesantren juga merawat khazanah kearifan lokal. Dan prinsip maslahat atau kepentingan umum merupakan pegangan yang sudah tidak bisa ditawar di kalangan pesantren.

“Kesembilan, penanaman spiritual. Tidak hanya soal hukum islam, fikih, yang didalami. Banyak pesantren juga melatih santrinya untuk tazkiyatunnafs, yaitu proses pembersihan hati,” tutur Rudi membacakan sambutan menteri.

 

 

(red/Hm/GM)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga