8.6 C
New York
Tuesday, April 28, 2026
spot_img
Home Blog Page 838

Pemerintah Diminta Bentuk Badan Otorita Pemindahan Ibukota

0

Jakarta –  Mantan Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dua periode Agustin Teras Narang menyarankan agar pemerintah membentuk Badan Otorita Khusus sebelum pemindahan Ibukota ke provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dilakukan.

Badan Otonomi Khusus itu, kata Teras Narang bertugas untuk merencanakan, mengurusi dan memastikan pemindahan Ibukota tersebut tidak bermasalah dikemudian hari.

Lebih lanjut Gubernur Kalteng 2005-2015 itu menjelaskan, keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah memutuskan pemindahan Ibukota harus didukung seluruh komponen bangsa.

“Pemindahan Ibukota sudah diputuskan oleh Presiden. Kita harus tunduk pada keputusan Presiden itu,” demikian dikatakan Agustin Teras Narang kepada wartawan usai menjadi pembicara seminar bertema “Otonomi daerah dan desentralisasi fiskal dalam rangka pemerataan pembangunan daerah” di gedung Wiliam Suryajaya kampus Universitas Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta, Senin (30/9/201).

Hadir sebagai pembicara dalam acara diskusi yang dimoderatori Saor Siagian tersrbut; ekonom senior Faisal Basri dan akademisi Blucer Welington Rajaguguk.

Teras Narang mencontohkan, Badan Otorita Khusus tersebut nantinya juga diberikan wewenang penuh untuk mengkaji dan memastikan tanah yang akan dipakai sebagai Ibukota tidak bermasalah.

“Misalnya, Otorita punya tugas mengkaji dan memastikan keadaan disana benar-benar clear and clean,” ungkapnya.

Dirinya berharap, pemindahan Ibukota ke Kaltim membawa dampak positif bagi seluruh provinsi yang ada di Kalimantan. Sehingga, pertembuhan ekonomi dan manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat disana.

“Pemindahan Ibukota ke Kaltim harus membuat seluruh provinsi di Kalimantan berkembang,” tutur Teras Narang.

Dirinya berharap, orang asli Kalimantan bisa ditunjuk  sebagai Ketua Badan Otorita Khusus sebelum pemindahan Ibukota tersebut.

“Sebaikanya orang Kalimantan yang menjadi Ketuanya. Karena, mereka  hafal dengan wilayah tersebut. Masak orang Kalimantan tidak diberikan kesempatan dalam pemindahan Ibukota tersebut,” pungkas Teras Narang.

 

(red/Tanto)

Andi Korban Kesetrum Listrik, Akhirnya Meninggal Dunia Di RSUD Ranai

0

Natuna (BT) Kabar duka menyelimuti keluarga Andi saat mendapat kabar dari ruangan ICU RSUD Ranai, Andi korban akibat kesetrum listrik akhirnya menghembuskan napas terakhir pukul 19.50 Wib Minggu (29/09/2019).

Pisah Sambut Camat Bunguran Barat dari Bukhary Kepada Tri Didik Sisworo

0

Natuna (BT) Pemerintah Kecamatan Bunguran Barat menggelar kegiatan pisah sambut dan serah terima jabatan (Sertijab), Camat Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dari Bukhary Kepada Tri Didik Sisworo digelar di Halaman Kantor Camat Kecamatan Bunguran Barat, Natuna, Kepri, Sabtu (28/09/2019) Malam.

Danlanal Ranai Resmi Buka Persami Saka Bahari Di Mako Lanal Ranai

0

Natuna (BT) Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Ranai, Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, S.E, juga ketua Pembina Satuan Pramuka Bahari lanal Ranai, memimpin pembukaan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) disejalankan dengan pengukuhan Saka Bahari.

Ribuan Ekpatriat Indonesia Ramaikan Pesta Rakyat KJRI Jeddah

0

Jeddah— Lebih dari 4000 ribu Warga Indonesia memadati Balai Nusantara Wisma Konsul Jenderal RI Jeddah untuk menghadiri Pesta Rakya 2019 yang digelar Kamis malam, (26 /9/ 2019).

Perihal tersebut direlease kepada Batamtimes.co, Sabtu (28/9/2019),ajang silaturrahmi akbar yang dikemas dengan Pesta Rakyat ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan memperingati HUT RI ke-74 yang digelar sejak Mei silam.

Mengusung Budaya Sunda, kegiatan dibuka dengan upacara  adat Sunda Mapag Papayung Agung dengan sentuhan ornamen dan tarian khas Sunda. Di sela pembukaan juga ditampilkan atraksi pencak silat yang dibawakan oleh dua orang WNI yang terampil dalam ilmu bela diri.

Konjen RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin menyampaikan, pilihan Budaya Sunda sebagai tema acara Pesta Rakyat tahun ini untuk memperkenalkan kepada diaspora Indonesia bahwa Indonesia itu beragam,  terdiri dari multi etnis, multi ras dan multi agama.

“Ini mengajarkan kita semangat kebersamaan dan toleransi, harmoni dan sebagaimanya. Sesuai ajaran nenek moyang kita yang menjadi prinsip kita,  yaitu Bhinneka Tunggal Ika,” ucap Konjen.

Konjen berharap agar Pesta Rakyat tahun ini lebih meriah dan menghadirkan kegembiraan bagi para ekspatriat WNI yang hadir,  dapat berjalan dengan lancar.

“Selamat menikmati hiburan dengan penuh tanggung jawab,” imbuh Konjen.

Konsep acara dirancang sedemikian rupa oleh panitia untuk memberikan hiburan bagi pengunjung dari segala usia. Khusus  anak-anak, misalnya, disediakan aneka wahana permainan di sisi halaman belakang Balai Nusantara

Sementara sisi akses masuk ke halaman tengah dipenuhi deretan aneka kuliner dan stan para sponsor.

Ajang akbar bagi Ekspatriat Indonesia di Jeddah dan kota-kota sekitarnya tahun ini dimeriahkan oleh sejumlah musisi lokal dan tanah air. Bintang tamu yang dihadirkan sponsor utama PT Sasa Inti dari grup Perusahaan Roda Mas terdiri Selfi KDI dan grub band Reality Club. Selain bintang tamu dari Jakarta, pengisi panggung lokal juga turut menghibur, yaitu Rehab-5 Band, Orkes Dangdut Swara Nusantara, dan Studio Barjos.

Sementara itu, Ronny Ahmad Imbar, Presiden Direktur PT Rodamas Inti Internasional, menyatakan pihaknya telah tiga kali mendukung kegiatan Pesta Rakyat yang diselenggarakan KJRI Jeddah.

“Kami sangat senang, sangat bangga turut berpartisipasi. Sebagai perusahaan dari Indonesia kami berharap produk kami yang selama ini sudah diterima di jeddah dapat ditingkatkan penetrasinya agar diterima oleh masing-masing rumah tangga, ” ungkap Ronny.

Pertunjukan hiburan diselingi oleh penyerahan penghargaan Consul General Recognition Award kepada Rudi Hernawan, Satgas WNI di Madinah yang berperan aktif bekerja sama dengan KJRI  membantu mengatasi berbagai permasalahan sesama WNI di Madinah. Pria asal Bandung yang akrab disapa Awe ini juga berhak membawa pulang tabungan senilai 10 juta dari BRI.

Aneka door prizes yang terdiri dari puluhan smartphone, televisi, dispenser dan peralatan elektronik lainnya dibagikan kepada pengunjung yang beruntung sesuai penarikan nomor kupon yang dibagikan secara  gratis

PDSI gelar Workshop peran Big Data dalam Sistim Pemerintah berbasis Elektronik

0

Batam – Dalam rangka meningkatkan pelayanan diera digital serta apresiasi kepada tenant Data Center BP Batam, Pusat Pengelolaan Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam menggelar workshop dengan tema “Peran Big Data dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik” di Hotel Grand I, Nagoya, Kamis (26/9/2019) pagi.

Workshop ini merupakan salah satu bentuk apresiasi BP Batam kepada setiap tenant data center yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan atas kepercayaannya kepada IT Center BP Batam dan suatu bentuk upgrade knowledge yang juga diberikan kepada tenant mengenai peran big data sebenarnya dalam Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

Kepala Pusat PDSI BP Batam, Sylvia Jeannette Malaihollo, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini bukan sekedar menjalin silaturahmi, tetapi services antara kepercayaan tenant kepada kami dengan penuh tanggung jawab. Tentunya dengan workshop ini relasi serta keakraban menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hubungan kerja atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami.

“Pada setiap workshop, PDSI BP Batam terus memberikan sesuatu yang terkini dari apa yang memang kami lakukan sebagai tanggung jawab untuk pemeliharaan Data Center atau Data Recovery Center kepada tenant Data Center. Apapun yang menjadi pengembangan dan kemajuan teknologi yang ada pada IT Center akan disampaikan kepada para tenant Data Center,” ungkap Sylvia.

IT Center BP Batam merupakan salah satu penyedia layanan data center yang ada di Indonesia dan telah bekerjasama dengan berbagai instansi pemerintah dan pihak lainnya. Tujuannya untuk membantu tenant IT Center dalam menjaga dan meningkatkan layanan digital yang handal dan dapat dipercaya.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini pemerintah sangat mendalami setiap sistem agar dapat terhubung menjadi suatu kesatuan walaupun belum tentu terintegritas karena masih ada double entry.

“Data merupakan aset yang menjadi peran utama untuk membentuk rencana strategi kedepan bagi setiap instansi atau institusi. Tentunya kami juga melakukan services kepada tenant secara professional dan dalam waktu dekat IT Center akan menjadi badan usaha yang akan berfikir secara professional dan profite center. Selalu ada suatu bentuk pembaharuan yang kami lakukan baik dari sisi peralatan dan teknologi yang tersedia untuk peningkatan pelayanan oleh data center BP Batam.”

Turut hadir salah satu narasumber dari Sangfor Teknologi Indonesia, Indra Lesmana menyampaikan bahwa Big Data sangat penting di era digital, salah satunya di pemerintahan karena banyak data yang harus diolah, baik dari masyarakat maupun dari internal pemerintah itu sendiri. Data tersebut akan diolah menjadi suatu data yang bernilai dan nantinya akan bermanfaat.

“Digital transformasi dalam percepatan pemerintah untuk mencapai pelayanan yang maksimal kepada masyarakat salah satunya dengan melalui SPBE,” ungkapnya

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan perwakilan dari Kementerian maupun Lembaga Pemerintah Non kementerian (LPNK) serta tenant data center BP Batam.

 

 

(red/BP)

Bupati Lingga Alias wello : Kebocoran miliaran rupiah terkait peredaran BBM

0

Lingga-  Kelangkaan  BBM di Kabupaten Lingga diduga disebabkan adanya kebocoran pada pendistribusian BBM.

Untuk mengatasinya Pemkab Lingga mengadakan rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Lingga, dimotori oleh dinas perekonomian, Kamis, yang lalu.

Dalam rapat itu,hadir Bupati Lingga, Sekda Lingga, Asisten Pemerintahan dan Asisten Ekonomi Kebangsaan, serta sejumlah Kepala Dinas dan Badan terkait yang ada di Kabupaten Lingga.

Bupati Lingga Alias Wello mengatakan,  sejumlah fakta kelangkaan BBM yang terjadi akhir-akhir ini sudah meresahkan masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa, ada potensi kebocoran jutaan bahkan miliaran rupiah terkait peredaran BBM di Kabupaten Lingga jika dihitung secara kasar.

Menurutnya, ada banyak penyebab sehingga berani mengatakan demikian, diantaranya adanya margin harga yang sangat jauh, tera yang tidak fair, serta adanya penyusutan 10 hingga 20 persen pada pelaksanaannya.

Dikatakanya, permasalahan tersebut telah lama menjadi perhatiannya, dan Ia juga menekankan bahwa masalah ini juga harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah daerah, terutama karena masalah BBM ini bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Kita sebagai bagian dari Pemerintahan harus hadir dan harus bisa mencari solusi untuk mengatasi masalah kelangkaan BBM yang kerap terjadi di masyarakat,” katanya menekankan.

Ia juga menambahkan bahwa, permasalahan ini terjadi dikarenakan kurangnya koordinasi antara pihak-pihak yang bertanggungjawab menerbitkan rekomendasi minyak tersebut.

“Selama ini kita hanya menerbitkan rekom tanpa ada mengawasi, sehingga ujung-ujungnya dampaknya kembali kepada kita sendiri. Inilah yang harus kita evaluasi untuk kedepannya,”ujarnya

Belum lagi ditambah dengan adanya oknum-oknum nakal yang ikut bermain dalam masalah ini, sehingga membuat masalah kelangkaan minyak di Kabupaten Lingga sudah semakin kompleks.

Sehingga Bupati Lingga,  menginstruksikan pihak-pihak terkait segera berkoordinasi dan membentuk tim khusus untuk mengatasi masalah ini.

“Fungsi camat juga harus lebih ditingkatkan, yakni harus berkoordinasi langsung dengan masyarakat, terutama mengenai besaran kebutuhan masyarakat akan minyak tersebut,” ujarnya.

“Nanti akan kita petakan dulu, berapa kebutuhan masing-masing kecamatan dan desa, kita juga akan mengecek dimana kelebihan dan kekurangan kuota, dan menumpuk dimana minyak tersebut selama ini,” imbuhnya.

Tidak sampai disitu, Bupati juga mengancam kepada oknum-oknum pengusaha nakal yang bermain dalam hal ini untuk dicabut izinnya apabila nantinya kedapatan berlaku curang saat tim verifikasi turun kelapangan.

“Nanti akan ada tim yang kita bentuk untuk mengevaluasi secara menyeluruh, kondisi bangunan, alat ukur, keamanan, nanti akan kita evaluasi. Jika rekomnya ada, namun tidak ada membuka kios, atau kiosnya asal-asalan dan tidak memenuhi kriteria, cabut saja izinnya,”  ucapnya menegaskan.

Kedepan, Ia berkomitmen akan melaksanakan langkah-langkah konkrit untuk mengatasi masalah ini, apakah dengan cara merivisi perbub, menyeragamkan tera, melakukan penertiban rekom, melakukan penyesuaian kuota, hingga mengecek kelayakan tempat usaha yang berhak menerima rekom tersebut.

Lebih jauh Dikatakanya, akan meninjau ulang tentang perbub berkaitan dengan harga minyak, karena saat ini jauh sekali perbedaan antara harga Het dan Net

“Ini yang mau kita tuntaskan. Mulai hari ini harus sudah ada langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini. Karena permasalahan minyak inilah yang menyebabkan biaya ekonomi yang dikeluarkan masyarakat semakin tinggi, karena terdampak harga minyak yang dijual, sehingga otomatis harga kebutuhan pokok ikut naik” katanya

Namun demikian, Pemkab Lingga tidak bisa bekerja sendiri untuk mengatasi masalah ini, sehingga Bupati Lingga akan melakukan koordinasi dengan FKPD di Kabupaten Lingga dalam waktu dekat terkait masalah ini.

Ia menegaskan,  bahwa jika kedapatan ada oknum-oknum nakal yang terlibat dalam kelangkaan minyak di Kabupaten Lingga, maka akan berhadapan dengan hukum dan pihak berwajib.

“Kita jangan ragu untuk melakukan penertiban ini, siapapun dibelakang mereka. Jangan sampai timbul dugaan-dugaan di masyarakat bahwa ada bagian dari pemerintah yang ikut bermain di dalamnya” tegasnya

Sebagai Bupati, ungkapnya, ia menginstruksikan kepada semua pihak terkait untuk lebih memaksimalkan pengawasan, serta melakukan evaluasi.

“Kalau perlu dilakukan pemutihan, kita lakukan pemutihan, lalu akan kita seleksi dengan ketat nantinya. Aku ingin membuktikan bahwa Pemkab Lingga benar-benar bekerja, dan aku pastikan aku yang terdepan dalam hal ini,” kata Alias

“Selesaikan ini, karena ini akan berdampak besar bagi masyarakat” pungkasnya

KH Ahmad Gufron: Kami Digarda Terdepan Kawal Jokowi-Amin

0

Jakarta – Relawan Jokowi atau ReJO akan pasang badan jika ada pihak-pihak yang mengganggu pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin pada 20 Oktober mendatang, apalagi jika ada upaya melengserkan presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Dalam aksi Mujahid 212 hari ini, salah satu orator Sugi Nur Raharja berbicara tentang pelengseran presiden Jokowi.

“Ingat saudaraku presiden Jokowi terpilih secara konstitusi dan mendapatkan amanah mayoritas rakyat Indonesia dalam Pilpres lalu. Tidak ada dalilnya Jokowi dilengserkan,” kata Ketua RèJO Bidang Hubungan Antar Lembaga ini, saat dikontak wartawan Sabtu (28/9/2019) jelang malam.

Lebih lanjut Kyai Gufron, demikian biasa dipanggil, meminta kelompok itu agar membaca kembali dengan teliti Undang-undang Dasar 1945 dengan turunannya serta belajar ilmu ketatanegaraan.

“Jadi tidak hanya asal banyak bicara kalau tidak tahu substansi,” ujarnya.

RèJO dan jutaan pendukung presiden Jokowi di Indonesia pun menyatakan siap pasang badan jika ada pihak yang ingin merong-rong pemerintahan saat ini.

“Kita akan hadapi jika ada rong-rongan seperti itu. Kami siap menjadi garda terdepan untuk membela seluruh proses konstitusi yang telah menghasilkan Jokowi Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih,” tegasnya.

Bahkan, lanjut Kyai Ahmad Gufron, pihaknya bersama organ pendukung Jokowi lainnya akan bergerak bersama jutaan simpatisan untuk mengawal jalannya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada bulan Oktober nanti.

Selain jutaan orang di Jakarta yang akan mengawal pelantikan Presiden dan Wapres,
tambah Kyai Gufron, puluhan juta lainnya juga akan mengadakan berbagai kegiatan sebagai do’a syukur diseluruh tanah air.

“Kami akan ambil bagian saat pelantikan Presiden nanti. Meskipun pengamanan sepenuhnya tugas polisi dan TNI,” pungkas Kyai Gufron.

Diketahui, Sugi Nur berbicara tentang pelengseran Jokowi dari jabatannya saat berorasi di Aksi Mujahid 212. Namun ia tak menjelaskan alasan mengapa meminta Jokowi mundur.

“Pak Jokowi, mundur sekarang hina, mundur nanti tambah hina. Kalau Anda lanjutkan ini, wallahi, tambah terhina, negara ini tambah hina. Kalau mundur sekarang, saya yakin rakyat, umat, Indonesia ini, walau sesakit-sakitnya hati ini akan tetap akan memaafkan,” kata Sugi Nur Raharja saat berorasi pagi tadi di Patung Kuda, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9).

 

 

(red/Tanto)

4 orang ASN Pemkab Lingga lulus program ilmu pemerintahan dari UIR Pekanbaru

0

Lingga – Bertempat di gedung GOR Indoor Volly Ball UIR, digelar prosesi pelepasan alumni pasca sarjana ke-42 periode III tahun 2019. Adapun jumlah wisudawan / wisudawati  sebanyak 1.707 orang.

Dari sekian banyak yang lulus tersebut, hanya 107 orang yang diwisuda dari program pasca sarjana,Jumat. (27/09/2019).

Dari data yang diterima Batamtimes.co, Khusus jurusan ilmu pemerintahan pasca sarjana tahun 2018/2019 Mahasiwa yang diwisuda sebanyak 17 orang dari 45 Mahasiswa yang ikut dalam bidang studi tersebut.

Lingga bisa berbangga, 4 orang ASN Pemkab Lingga  lulus dalam bidang studi ilmu kepemerintahan itu.

Adapun yang lulus tersebut yakni, Adhe Permana Putra, S.KP., M.IP., Indra Asmara Putra, ST., M.IP., Kuncoro, S.Sos.,M.IP., dan Andi Suryadi,S.Kom., M.IP.

Pemkab Lingga sangat menaruh perhatian dan concern terhadap pengembangan SDM masyarakatnya, karena ini merupakan aset dalam rangka menuju perubahan dan kemajuan kedepannya.

 

(red/derajad)

 

 

 

 

Enam Balon Ramaikan Pilkades Tapau, Akan Digelar 17 Nopember 2019 Mendatang

0

Natuna (BT) Panitia Pemilihan Kepala Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Kepulauan Riau, telah melakukan tahapan pemeriksaan 6 (Enam) berkas Bakal calon (Balon) Kepala Desa Tapau akan digelar serentak pada 17 Oktober Tahun 2019 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pilkades Tapau Yono, kepada Batamtimes.co ditemui disela-sela kesibukanya melakukan persiapan Pilkades Tapau, diruang kerjanya, Sabtu (28/09/2019) Siang.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga