8.6 C
New York
Monday, April 13, 2026
spot_img
Home Blog Page 927

Menhub Sidak Pelabuhan Batu Ampar Batam

0

Inspeksi mendadak (sidak) kembali dilakukan jajaran pemerintahan, salah satunya dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Pemerintah Provinsi Kepri dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Sidak terkait arus mudik itu dilakukan di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Sabtu (25/5/2019).

Dalam sidak tersebut, Budi secara langsung melihat kondisi Pelabuhan Batu Ampar serta meninjau di KM Doro Londo.

Hari ini, kami melihat kondisi calon penumpang dari Batam menuju Belawan Medan yang akan berangkat menggunakan KM Doro Londo dari Pelabuhan Batu Ampar ini.

Selain rute ini, ada Jakarta-Belawan juga yang terbilang cukup ramai penumpang. Bahkan bisa dibilang menjadi jalur favorit warga untuk berlebaran ke kampung halaman.

Budi bahkan menegaskan bahwa banyak hal yang perlu dievaluasi kembali setelah melihat kondisi pelabuhan Batu Ampar.

Meski demikian, pihaknya secara langsung meminta dari Gubernur Kepri dan Kepala BP Batam untuk menambah kapasitas pelabuhan, seperti tenda dari ruang tunggu ke sisi pelabuhan. Sehingga nantinya para calon penumpang tidak perlu lagi naik bus.

“Ke depannya kami akan evaluasi pelabuhan untuk kapal Pelni ini, apakah nantinya akan tetap di Pelabuhan Batu Ampar atau di Pelabuhan Sekupang. Namun banyak juga yang mengusulkan di Sekupang. Ini akan kami evaluasi. Jika usulan benar, tentunya akan dilakukan di Sekupang. Namun dari segi draft di Pelabuhan Batu Ampar sebenarnya sudah sangat memadai,” tambahnya.

Untuk itu, pihaknya akan merancang beberapa program perbaikan untuk Pelabuhan Pelni tersebut. Dimana jangka pendeknya akan meminta pemerintah daerah untuk menyediakan tenda-tenda untuk calon penumpang dan lengkap dengan tenaga medisnya.

Serta program jangka panjangnya adalah melakuakan perbaikan dari kondisi yang kurang maksimal.

“Saya rasa kami akan membangun terminal penumpang yang permanen. Sebenarnya kemarin itu sudah ada tenda, akan tetapi tertutup oleh kontainer. Dan yang terpenting adalah akan kami buat bagaimana calon penumpang yang akan berangkat ini nyaman dan aman nantinya,” tutur Budi.

Di tempat yang sama soal permintaan Budi, Gubernur Kepri Nurdin Basirun segera menyedikan fasilitas sementara untuk pemudik .

“Kami tahu setiap tahun jumlah pemudik Batam Kepri bertambah. Tahun kamarin tidak ada tenda sekarang di tutup kontainer mereka lebih nyaman kalau di tenda udara terbuka itu juga merupakan menjadi PR pemerintah,” kata Nurdin.

Sementara itu Ahmad Wahid Penumpang Batam tujuan Belawan (Deli Serdang Medan) menyebutkan Pelabuhan Batu Ampar kurang nyaman dijadikan pelabuhan angkutan untuk orang. Dia berpendapat bahwa pelabuhan Batu Ampar di Batam merupakan pelabuhan barang (Kargo) digabungkan untuk pelabuhan manusia. Hal ini menurutnya, berisiko tinggi terhadap kenyamanan keamanan penumpang .

“Kalau bisa tindak risikonya dikurangi jangan sempai terjadi apa-apa. Soalnya lalu-lalang kendaraan berat sama manusia selalu beriringan,” kata Wahid.

(red/liputan 6)

Haidar Alwi: Kita Sudah Lupakan Prinsip Kasih Sayang 

0

Jakarta – Nabi Muhamaad SAW sejatinya telah mengajarkan kebaikan dan kesejukan dalam kehidupan bermasyarakat. Jika tauladan nabi Muhammad tersebut benar-benar dijalankan diyakini tidak ada lagi angkara murka di muka bumi ini.

“Nabi Muhammad menerapkan konsep masyarakat Madani di Madinah dengan prinsip Islam yang penuh cinta, Islam humanis, Islam moderat, Islam toleran. Kalau ini kita jalankan negara kita akan aman dan penuh toleransi,” kata Haidar Alwi Penanggung Jawab Tunggal Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) dalam sebuah diskusi kebangsaan di Jakarta Selatan, Minggu (26/5/2019).

Lebih lanjut Haidar Alwi mengatakan, saat ini terdapat 10 negara yang dianggap memiliki masyarakat yang paling bahagia di dunia, yaitu Finlandia, Denmark, Norwegia,  Islandia, Belanda, Swiss, Swedia, Selandia Baru, Kanada, Austria.

Bila kita amati, lanjut Haidar, masyarakat Madani (civil society) yang ada sekarang, termasuk di negara Skandinavia, Selandia Baru, Kanada, Jepang, dan yang lain mempunyai ciri seolah olah justru tidak membutuhkan negara dan agama.

Padahal, menurut Haidar Alwi, masyarakat Madani merujuk dari konsep masyarakat yang diterapkan oleh nabi Muhammad saat di Madinah. Karena itu disebut sebagai Madani. Konsep masyarakat Madani tersebut diterapkan setelah Nabi berhijrah dengan para sahabat dan dikeluarkannya “Sahifah al Watsiqah Madinah” atau Piagam Madinah atau Madinah Charter yang berisi hal-hal berikut ini;

Pertama, Asas kebebasan beragama yakni negara mengakui dan melindungi kelompok yang beribadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Kedua, Asas persamaan yakni semua orang yang mempunyai kedudukan sama sebagai anggota masyarakat untuk saling membantu dan tidak boleh memperlakukan orang lain dengan buruk.

Ketiga, Asas kebersamaan yaitu anggota masyarakat memiliki hak dan kewajiban sama.

Keempat, Asas keadilan yaitu setiap warga negara memiliki kedudukan sama di hadapan hukum dimana hukum harus ditegakkan. Kelima, Asas perdamaian yakni warga negara hidup berdaampingan tanpa perbedaan suku, agama dan RAS.

“Serta keenam, Asas musyawarah yaitu semua permasalah yang terjadi di negara tersebut diselesaikan melalui dewan syura,” ungkap Haidar.

Menurut Haidar, nabi Muhammad menerapkan konsep masyarakat Madani di Madinah ini dengan prinsip Islam yang penuh cinta, Islam humanis, Islam moderat, Islam toleran.

“Barangkali disini letak kekeliruan kita telah melupakan prinsip tersebut dalam menampilkan citra Islam. Termasuk prinsip cara yang baik dan persuasif (maw‘izhah hasanah) dan musyawarah bukan pemaksaan, prinsip kasih-sayang bukan kemurkaan,” tuturnya.

Inilah, masih menurut Haidar yang antara lain ditekankan oleh tasawuf yang mempromosikan Islam sebagai agama yang berorientasi cinta, bukan (semata-mata) berorientasi hukum.

“Sehingga tidak perlu menjauhi agama untuk mencapai masyarakat Madani. Bahkan dengan pemahaman agama yang benar seperti dicontohkan nabi Muhammad di Madinah, akan membawa kita kepada masyarakat Madani yang sejati,” demikian Haidar Alwi.

 

(red/Tanto)

Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Memperingati Hari lahir Pancasila Mengadakan Upacara Bendera

0

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta Gubernur, Bupati/Walikota menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2019.

Permintaan ini  dituangkan dalam Radiogram Nomor 019.1/4110/Sj yang ditujukan pada Gubernur, Bupati/Walikota tertanggal 21 Mei 2019.

Radiogram tersebut dikeluarkan sehubungan dengan surat Plt. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor B.116/Ka.BPIP/05/2019 tanggal 13 Mei 2019 Perihal Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila 2019.

Tak hanya itu, Kepala Daerah juga diminta melakukan kegiatan yang mendukung pemahaman nilai Pancasila, publikasi diseminasi semarak peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2019 di lingkungan masing-masing.

“Kepala Daerah diminta melaksanakan upacara serta melakukan kegiatan yang mendukung penanaman nilai-nilai Pancasila, melakukan publikasi, serta memasang spanduk Peringatan Hari Lahir Pancasila,” kata Tjahjo.

Tema Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni, tahun ini mengusung tema “Kita Indonesia, Kita Pancasila.” Pedoman pelaksanaan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2019, logo dan tema dapat diunduh pada laman resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di www.bpip.go.id .

 

 

(red/Puspen Kemendagri)

Dubes Singapura: Indonesia akan Gaspol Bangun Infrastruktur 5 Tahun Kedepan

0

 

Jakarta – Mengutip Presiden Joko Widodo,  Duta Besar Ngurah Swajaya menyampaikan, Indonesia akan “Gaspol” untuk membangun infrastruktur dan sumber daya manusia untuk 5 tahun mendatang. Hal tersebut diutarakan dihadapan lebih dari 450 tamu undangan yang hadir pada acara “Spotlight Indonesia: Visions and Opportunities” di Singapore Management University (SMU).

Acara yang merupakan inisiatif dari EDB Society bersama SMU dan didukung oleh Economic Development Board (EDB) Singapura dan diikuti KBRI Singapura.

Dalam sambutan embukanya, Presiden EDB Society, Mr. Lee Suan Hiang menyebutkan kegiatan spotlight ini merupakan forum pertama untuk melihat negara-negara yang memiliki potensi dan pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan.

“Untuk memulai rangkaian forum diskusi Spotlight, EDB Society secara khusus memilih Indonesia sebagai negara pertama, khususnya untuk lebih memahami perkembangannya paska pemilu,” ujarnya.

Menurutnya, Singapura melihat Indonesia merupakan mitra strategis dengan pertimbangan beberapa hal, antara lain ekonomi Indonesia yang terbesar di ASEAN yang mengalami pertumbuhan stabil, ditopang oleh kebangkitan kelas menengah, sumber daya alam dan transformasi digital yang pesat.

“Indonesia juga memiliki populasi terbesar keempat di dunia dan PDB US$ 1 triliun pada tahun 2018. Stabilitas keamanan dan demokrasi yang semakin matang,” kata dia.

Dalam keynote speech Dubes Ngurah menyampaikan tiga hal utama. Pertama, kata dia, adalah kesuksesan tahapan pesta demokrasi Indonesia sebagai  pemilu sehari terbesar di dunia.

“Meskipun paska pengumuman oleh KPU sempat diwarnai demo dan kerusuhan, namun situasi sudah normal kembali dan kontestan pemilu yamg tidak puas menempuh jalan konstitusional,” ungkapnya dalam siaran pers Minggu (26/5/2019).

Kedua, sebagai negara yang diproyeksikan menjadi kekuatan ekonomi terbesar ke-4 dunia tahun 2030/2045, Indonesia memiliki indikator, kondisi dan tahapan yang mendukung tercapainya proyeksi dimaksud.

Ketiga, adalah periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo akan terus lalukan pembangunan infrastruktur yang sudah berkembang sangat pesat hampir 5 (lima) tahun terakhir akan terus dilanjutkan.

“Percepatan yang akan dilakukan untuk 5 (lima) tahun mendatang juga mencakup pengembangan dan penguatan Sumber Daya Manusia,” jelasnya.

Keynote speech Dubes Ngurah diikuti dengan diskusi panel yang terdiri dari Dr Beh Swan Gin, Chairman Singapore Economic Development Board; Alvin Gozali, President Director PT. Putragaya Wahana; Alvin Sariaatmadja, President Director Emtek Group; Christina Suriadjaja, Co-Founder and Chief Strategy Officer Travelio; Jonathan Tahir, Deputy Chairman Mayapada Group dan Professor Annie Koh, SMU Vice President, Office of Business Development, V3 Group Professor of Family Entrepreneurship and Professor of Finance selaku moderator.

 

(red/Tanto)

Rifqi Hawari anak Kundur juara tiga MTQ Internasional di Iran tahun ini

0

Tanjungpinang – Tiba-tiba Presiden Joko Widodo mendekat. Ke arah Gubernur Nurdin Basirun dan sejumlah qari dari Kepri. Padahal saat itu sedang desak-desakan. Semua ingin melakukan swafoto dengan Presiden.

Di antara desakan itu, terdengar suara Gubernur Nurdin. Nurdin berteriak bahwa ada juara MTQ Internasional dari Kepri ingin juga berfoto dengan Presiden. Rupanya Jokowi mendengar. Dia mendekat. Menuju rombongan Nurdin. Langsung dalam posisi siap berfoto. Berdiri di belakang M Rifqi Hawari, anak Kundur yang jadi juara tiga MTQ Internasional di Iran tahun ini.

Rifqi ini menjadi salah satu contoh Nurdin untuk memotivasi anak-anak Kepri. Di mana pun. Terutama dalam kunjungannya ke pulau-pulau. Nurdin ingin menunjukkan bahwa anak pulau bisa. Dia sendiri terlahir di Moro, sebuah pulau kecil di Kabupaten Karimun.

Berkunjung ke pulau-pulau, hal yang sering dilakukan Nurdin. Dalam sehari bisa tiga hingga lima pulau disinggahinya. Kepri sendiri merupakan provinsi dengan jumlah pulau terbanyak di Indonesia. Ada 2.408 pulau tersebar di Kepri. Dari jumlah yang ribuan itupun, luas daratannya hanya empat persen. 96 persen wilayah Kepri adalah lautan.

Seperti Jumat (24/5) lalu. Pergerakan aktivitas Gubernur Kepri, Dr H Nurdin Basirun S.Sos, MSi pada memang perlu dikagumi. Sebab, selain melakukan safari subuh secara rutin, orang nomor satu di Kepri itu kemaren menjelajahi empat pulau, yakni Pulau Bahan dalam, Pulau Judah, Pulau Jang dan Pulau Moro, Kecamatan Moro.

Di Pulau Bahan dalam, Nurdin meresmikan dua masjid, yakni Masjid AT Tabligh dan masjid At Taqwa, di pulau judah Nurdin menunaikan sholat ashar, di pulau Jang, melakukan buka puasa bersama masyarakat sedangkan di pulau Moro, menunaikan sholat tarawih.

Di Pulau Bahan, Nurdin juga menjadi khatib saat sholat Jumat. Dan pada saat nurdin tiba di setiap pulau, masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Kepri itu, karena warga mereka yang jadi gubernur pulang kampung.

Pada saat mendatangi pulau pulau itu, Nurdin melakukan ramah tamah bersama warga dengan guyon guyonnya, sehingga suasana tampak akrab, dan Nurdin juga melakukan kuis kuis tentang islam, dan bagi yang bisa menjawab, ibu ibu mendapat jilbab dan kaum pria mendapat kain sarung, serta memberi bantuan untuk imam, dan bilal.

Dan pada arahannya di setiap pulau, Nurdin berharap masyarakat selalu menjaga kekompakan dan rasa kebersamaan serta jangan saling bermusuhan serta saling memfitnah.

Silaturahmi dan menjalin ukhuwah terus dilakukan Nurdin di berbagai pulau itu. Dengan bertemu langsung, apalagi secara informal, Nurdin tahu masyarakat bisa menyampaikan apa yang mereka butuhkan. Terutama untuk menunjang kegiatan mereka di daerah. Karena kalau secara resmi, masyarakat seperti tidak berani menyampaikannya.

Gubernur Nurdin dalam setiap kunker ke pulau-pulau selalu menegaskan agar para anak pulau harus menunjukkan dirinya mampu bersaing dengan siapa pun. Setiap kesempatan, dalam bidang apapun, harus diambil untuk menunjukkan bahwa anak pulau bisa.

“Banyak anak pulau yang ternyata mampu sampai tingkat internasional mengaji serta mengharumkan nama daerah dan Indonesia,” ujar Nurdin.

Menurut Nurdin, hal itu menunjukkan bahwa anak-anak pulau di Kepri bisa jika ada kesempatan unjuk prestasi. Karena itu, Nurdin ingin hal ini terus ditumbuhkembangkan di semua daerah di Kepri.

“Kenapa anak pulau hebat dan banyak hafal Alquran? Karena banyak makanan bergizi, seperti ikan segar. Di samping itu, para orang tua juga ikut mendukung dan memberi dorongan,” kata Nurdin.

Nurdin mengingatkan para orang tua untuk terus mendorong anak-anaknya aktif di banyak bidang positif. Memasukkan anak-anak ke pesantren dan lembaga pendidikan agama juga sangat penting untuk menumbuhkan karakter mereka.

“Dengan banyaknya TPQ, pondok pesantren, pondok tahfiz kita wujudkan tumbuhnya generasi qurani di Kepri,” tambah Nurdin.

 

 

(red/HMS pemprov)

Biaya Transportasi Pengaruhi Kenaikan Harga

0

Batam-Pemerintah Provinsi Kepri (Pemprov) menggelar pertemuan High Level Meeting Tim Pengendalian inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepri Tahun 2019, Selasa (21/5) di ruang rapat utama Kantor Gubernur Provinsi Kepri di Dompak. Pertemuan yang dihadiri perwakilan kepala daerah Kabupaten/Kota se Provinsi Kepri ini membahas tentang fokus strategi antisipasi resiko inflasi pada ramadhan dan lebaran 1440 Hijriah. Rapat yang dipimpin Sekdako Provinsi Kepri, Arif Fadillah ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun.

Dalam pertemuan itu masing-masing perwakilan kepala daerah melaporkan tentang strategi menekan harga pasar dalam rangka ramadhan dan lebaran. Selain itu juga melaporkan ketersediaan bahan pokok di masing-masing daerah. Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, Zulkipli, perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, Gunawan pun memaparkan tentang kondisi inflasi di Provinsi Kepri.

Walikota Batam, Muhammad Rudi yang diwakili Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Batam, Jefridin menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pokok di Kota Batam hingga habis lebaran masih aman. Untuk beberapa komuditi diakuinya harga masih relatif aman kecuali harga cabe. Kenaikan harga cabe di pasar disebabkan tingginya biaya transportasi yang mencapai Rp25 ribu per Kg. Ditambah biaya sewa gudang di bandara juga menjadi salah satu alasan pedagang menaikkan harga cabe.

“Salah satu upaya yang dilakukan Pemko Batam untuk menekan inflasi adalah dengan menggelar pasar murah TPID yang sudah dilakukan menjelang ramadhan, dan saat ini juga masih berlangsung pasar murah TPID. Menjelang lebaran akan kita gelar kembali pasar murah TPID ini. Pak Wali juga sudah mengundang distributor untuk menyelenggarakan pasar murah ini, dan mereka bersedia menjual dengan harga di bawah harga pasar,” jelas Jefridin.

Selama pasar murah TPID berlangsung dijelaskannya bahwa antusias masyarakat sangat tinggi. Karena selisih harga cukup besar dibandingkan dengan harga pasar. Harga daging beku misalnya, di pasar murah TPID dijual Rp70 ribu per Kg, selisih dengan harga pasar Rp10 ribu per Kg.

Ia juga menyampaikan bahwa diawal puasa Tim Satgas Pangan Kota Batam juga sudah melakukan roadshow dan sidak ke distributor. “Untuk ketersediaan pasokan hanya harga cabe saja karena menyangkut transportasi. Pak Wali juga sudah menyurati Mentri Perhubungan dalam hal kenaikan harga tiket pesawat yang tinggi dan bagasi berbayar ini,” papar mantan Kadispenda Kota Batam ini.

Sama halnya dengan Kota Batam, Kabupaten/Kota lainnya juga mengalami beberapa kendala terkait ketersediaan dan harga bahan pokok d daerahnya. Di Kabupaten Natuna misalnya, harga gula memcapai Rp15 ribu per Kg.

Menanggapi laporan dari masing-masing perwakilan kepala daerah kabupaten/kota se Provinsi Kepri, Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun berjanji akan melaporkan hasil rapat ini ke pimpinan tertinggi. Terutama terkait kenaikan harga cabe yang disebabkan karena tingginya biaya transportasi. Jika kenaikan harga disebabkan oleh kondisi cuaca maka hal ini dapat dimaklumi, namun jika menyangkut kebijakan menurutnya perlu dibahas lebih lanjut.

“Kita sering mendorong petani untuk produksi cabe. Kita turun ke lapangan agar petani mau bercocok tanam cabe,” katanya.

Kepada Pemko Batam yang selalu memggelar operasi pasar, Nurdin menyampaikan ucapan terimakasih. Meski tidak bisa menyelesaikan persoalan secara permanen namun ini sangat membantu masyarakat terutama menjelang lebaran. Namun pasar murah yang digelar kabupaten/kota menurutnya menjadi penyumbang untuk menekan angka inflasi.

Nurdin juga menyorot harga gula yang tinggi di Kabupaten Natuna. Ia khawatir harga gula di Natuna bisa mencapai Rp20 ribu per Kg menjelang lebaran nanti. Kepada Bulog Nurdin juga berpesan agar tidak mahal menjual beras kepada masyarakat. Bea Cukai juga diharapkan agar menghibahkan hasil tangkapannya kepada masyarakat dari pada dimusnahkan. Namun tetap mengacu pada ketentuan yang ada dalam pelaksanaannya.

“Jasa transportasi juga harus kita dorong untuk berperan agar kstabilan harga tetap terjaga. Bagaimana harga pengiriman barang tidak mahal namun tentu tidak merugikan pihak penyedia jasa,” paparnya.

Dari paparan yang disampaikan Kepala BPS Provinsi Kepri, Zulkifli bahwa inflasi Kota Batam per April 2019 0,51. Sementara inflasi Kota Tanjung Pinang periodesasi yang sama berada diangka 0,37. Katanya, inflasi Kota Batam masih lebih tinggi jika dibandingkan inflasi Kota Tanjung Pinang. Sementara perwakilan BI memberikan empat rekomendasi untuk pengendalian inflasi di Provinsi Kepri. Pertama keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.

(red/ Veri gulo)

Koper Jomin Dukung Presiden Beri Bantuan ke Korban Penjarahan 22 Mei

0

Jakarta – Komunitas Penggerak Ekonomi Rakyat Jokowi-Ma’ruf Amin (Koper Jomin) mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam memberikan bantuan pada para korban kerusuhan 22 Mei.

Dalam keterangannya terlulisnya pada wartawan, Ketua umum Koper Jomin H Ayep Zaki menyatakan, langkah yang di ambil Jokowi tersebut sudah tepat. Zaki menegaskan, bantuan yang diterima oleh para pedagang korban kerusuhan 22 Mei dua hari yang lalu adalah cermin keberpihakan Jokowi pada masyarakat luas terutama mereka yang terdampak peristiwa kerusuhan .

“Koper Jomin sebagai bagian dari masyarakat yang fokus pada program kerja mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat akan terus berjuang dan mendukung setiap kebijakan dan upaya pemerintah,” katanya Jumat (24/5/2019).

Zaki berharap, peristiwa kerusuhan 22 Mei tak akan terulang lagi karena dampak yang di timbulkan jelas jelas merugikan masyarakat, bangsa dan negara.

“Mudah-mudahan kedepan bangsa Indonesia bisa menjadi lebih baik lagi terlebih dengan terpilih pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin,” demikian tegas Zaki.

Sebelumnya, Jokowi mengundang 2 pemilik warung yang dijarah perusuh tanggal 22 Mei lalu ke Istana negara. Mereka adalah Abdul Rajab dan Ismail. Keduanya diundang oleh Presiden setelah mengetahui kejadian yang mereka alami dari berbagai pemberitaan media massa.

Abdul Rajab (62) yang membuka kios di kawasan Agus Salim, Jakarta Pusat, kepada para jurnalis mengaku mengalami kerugian kurang lebih Rp30 juta setelah kejadian beberapa waktu lalu.

“Pas malam itu massa dihalau aparat, mereka lari sambil menjarah. Pecah-pecahin warung pedagang kaki lima,” ujarnya.

Dirinya juga menceritakan bahwa ia tidak menyangka dapat dipanggil bertemu dengan Presiden dan memperoleh bantuan. Ia juga mengutarakan akan segera kembali membuka usaha setelah bantuan tersebut diterima.

Sementara Ismail (68), selain mengalami penjarahan barang dagangannya, ia juga mengaku kehilangan sejumlah tabungannya. Total kerugian dari kejadian tersebut diperkirakan berada di kisaran Rp20 juta.

“Alhamdulillah ada sumbangan dari Bapak Presiden. Ketemu Bapak Presiden (mengucap) banyak terima kasih,” ujar Ismail dan Abdul Rajab.

Haidar Awli: Isu Kecurangan Pilpres Secara TSM Hanya Omong Kosong!

0

Penulis :Tanto

Jakarta – Haidar Alwi Penanggung Jawab Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menilai, isu kecurangan pilpres yang dihembuskan kubu Prabawo-Sandi secara terstruktur, sistematis dan massif (TSM) adalah ‘mainan usang’ yang sebelumnya pernah dikumandangkan setelah Prabowo kalah saat berpasangan dengan Hatta pada pertarungan pilpres 2014 yang lalu.

“Sekarang isu TSM kembali didengungkan oleh Prabowo bersama sengkuninya jauh sebelum KPU mengumumkan hasil rekapitulasi suara secara nasional,” kata Haidar Sabtu (25/5/2019).

Menurut Haidar, saat ini yang terjadi sesungguhnya justru propaganda isu kecurangan Pilpres secara TSM. Jadi, bukanlah kecurangan pilpres secara TSM yang terjadi dalam arti sesungguhnya. Tetapi, propaganda perihal isu kecurangan pilpres itu yang telah dilakukan secara TSM oleh Prabowo dan para sengkuninya.

Dalam sidang sengketa pilpres nanti, lanjut Haidar, sebaiknya Prabowo dan sengkuninya harus bisa belajar dari sidang sengketa pilpres yang lalu.

Disamping itu, Prabowo juga harus mampu menunjukkan kualitas yang baik dalam persidangan. Karena, kalau tidak, sidang sengketa pilpres kali ini akan kembali menjadi bahan tertawaan seperti sidang sengketa pilpres yang lalu.

“Oleh karena itu, sebaiknya Prabowo-Sandi sudah harus mulai belajar jujur terbuka kepada diri sendiri dalam melihat sidang sengketa pilpres ini. Karena, sesungguhnya isu kecurangan pilpres secara TSM hanya omong kosong!,” pungkas Haidar Alwi.

Habibie: Rakyat Sudah Menentukan Supaya Karya Presiden Jokowi Berkelanjutan

0

Jakarta-Presiden ke-3 Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. Ing. Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Presiden (Pilpres), 17 April 2019 lalu.

“Saya datang kemari, pertama ingin mengucapkan selamat kepada Presiden, bahwa rakyat telah menentukan agar supaya karya-karya yang beliau telah laksanakan bisa diberkelanjutan dan diamankan untuk generasi penerus. Beliau adalah ujung tombak generasi penerus,” kata Habibie dalam konperensi pers bersama Presiden Jokowi usai pertemuan keduanya, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (25/5) siang.

Menurut Habibie, dirinya dan Presiden Jokowi sepakat bahwa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, dan stabilitas, dan proses pemerataan, dan masa depan bangsa ini tidak ada tawar menawar.  “Itu kartu mati,” ujarnya.

Ditegaskan Habibie, siapapun yang nantinya akan memimpin dan sedang memimpin, maka ia tidak saja memimpin orang-orang yang memilihnya melainkan seluruh bangsa Indonesia. “Siapa saja yang nanti akan memimpin dan sedang memimpin, dia tidak memimpin yang memilihnya. Dia memimpin seluruh bangsa Indonesia,” tuturnya.

Presiden ke-3 RI juga mengingatkan, bahwa kita tidak boleh memberikan kesempatan bagi pihak manapun untuk melakukan perpecahan bangsa.

“Kita tidak dibenarkan, tiap lima tahun, kita ada pemilihan presiden. Apa tidak mengambil risiko menghambat pembangunan? Mengambil risiko bahwa kita bisa diadu domba, pecah, dan sebagainya, enggak ada itu. ‘Oke’,” kata Habibie seraya menambahka jika keadaan sekarang disamakan dengan keadaan tahun 1998, it’s not true.

(red/setkab.go. Id) 

Tim Mabesau Kunjungi Lanud RSA Gelar Sosialisasi Bujukin Binpersman

0

Batamtimes.co – Natuna –
Pangkalan TNI Angkatan Udara Raden Sadjad Ranai, menerima kunjungan kerja Kolonel (Pnb) Sukarna, ST. MS.i ketua tim dari Mabesau, Jakarta, pada (23/05/2019).

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga