8.6 C
New York
Friday, April 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 971

Pangkoarmada I Pimpin Serah Terima Jabatan Danlantamal IV Tanjungpinang

0

Batamtimes.co – Natuna –
Panglima Komando Armada I   (Pangkoarmada) I  Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E, M.M, pimpin upacara Serah Terima jabatan Komandan Lantamal IV dari Laksma TNI R. Eko Suyatno, S.E. M.M., kepada Laksma TNI Arsyad Abdullah, SE., M.A.P.,
digelar di lapangan Apel Mako Lantamal IV Tanjungpinang, Kepri, pada Jumat (08/02/2019) berlangsung hidmat.

Penyerahan tongkat Komando dan Dhuaja merupakan simbol dari proses estafet regenerasi kepemimpinan di lingkungan koarmada I.

Pangkoarmada I Laksma Yudo Margono menyampaikan, serah terima jabatan merupakan suatu proses regenerasi yang bertujuan untuk memantapkan kualitas kepemimpinan, mengembangkan kemampuan manajerial dan memperluas wawasan serta memperkaya pengalaman bagi perwira.

Serah terima jabatan Lantamal IV Tanjungpinang, Kepri dari Laksma TNI R. Eko Suyatno, S.E. M.M., kepada Laksma TNI Arsyad Abdullah, SE., M.A.P.,

Pergantian pejabat bukan sekedar personel semata, melainkan sebagai wujud kepercayaan dari pemimpin TNI AL yang diberikan kepada perwira terpilih, sebutnya.

Yudo Margono menegaskan letak geografis wilayah kerja Lantamal IV sangat strategis, karena terdapat Selat Malaka dan selat Singapura merupakan Sea lines of trade (slot) dan choke point bagi pelayaran internasional, serta dipandang sebagai jalur strategis proyeksi armada laut Negara-Negara Maritim besar dalam rangka forward presence dan global engagement ke seluruh dunia.

” Keamanan Selat Malaka dan Selat Singapura menjadi tanggung jawab kita bersama. Sebagai bentuk pertanggungjawaban tersebut dapat ditunjukan oleh Tim Fleet One Quick Respons (FIQR) lantamal IV yang sudah berhasil menggagalkan dan menangkap tindak pidana yang terjadi di kedua selat tersebut” paparnya.

Margono juga mengingatkan, Kepercayaan dunia terhadap bangsa Indonesia yang tumbuh seiring dengan situasi keamanan perairan yurisdiksi nasional yang selalu kondusif.

Hal ini berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dalam menunjang pembangunan Nasional khusunya di bidang Maritim, imbuhnya.

Diakhir sambutannya Laksamana Muda TNI Yudo Margono, juga menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada Laksamana Pertama TNI Ribut Eko Suyatno, S.E., M.M.  yang telah melaksanakan tugas dengan baik serta pengabdiannya selama ini, serta ucapan selamat bertugas kepada Danlantamal IV Laksma TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P.

Selain itu Panglima Koamarda I juga memberikan penghargaan kepada prajurit berprestasi Tim F1QR (Fleet I Quick Response = Tim Reaksi Cepat Armada I) dari Lantamal I, Lantamal II dan Lantamal IV, yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba.

Sebelumnya Laksma TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P, menjabat sebagai Komandan Gugus Tempur Laut (Guspurla) Armada I pada tahun 2017 s.d. 2018, kemudian menjabat sebagai Staf Khusus Kasal di Mabesal, sementara Laksma TNI R. Eko Suyatno, S.E. M.M. akan menempati jabatan baru sebagai Staf Khusus Kasal di Mabesal dan akan mengikuti Pendidikan Lemhanas.

Acara serah terima jabatan Lantamal IV Tanjungpinang turut dihadiri
Asrena Pangkoarmada I, Aspers Pangkoarmada I, Koorsmin Pangkoarmada I, Wakapolda Kepri.
Guspurla Koarmada I, Dan Guskamla Koarmada I, Danlantamal II, Danlantamal II, Danlantamal III, Wakil Gubernur Kepulauan Riau., Kajati Kepri, Kajari Tanjunpinang, FKPD Propinsi Kepri.

Serta Komandan Korem 033/WB, Komandan Lanud RHF, Para Asisten Danlantamal IV, Dan Satrol Lantamal IV, Para Dan Lanal Jajaran Lantamal IV, Ka Kuwil Lantamal IV, Dan Wing Udara 2, Dan Lanudal Tpi, Kafasharkan Mgi, Kadis/Kasatker/Dan, Kapolres Tpi, Dandim 0315 Bintan, Dansatrad TNI AU Kepri dan Dan KRI/Kal jajaran Satrol Lantamal IV. Sumber Pen lanal Ranai.

(Red/Pohan)

Berlabuh ke ReJO, HPTKes Indonesia Bakal Dukung Jokowi

0

Batamtimes. Co, Jakarta – Himpunan Perguruan Tinggi Swasta Kesehatan (HPTKes) Indonesia  berlabuh di Relawan Jokowi (RèJO) untuk memenangkan Jokowi- Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tanggal 17 April 2019 mendatang. 

Rencananya, deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin tersebut dirangkaikan dengan acara Rakernas yang akan di gelar di Jakarta dalam waktu dekat. 

Demikian disampaikan Ketua umum RèJO HM Darmizal MS di Wisma BSG Jalan Abdul Muis lantai 8, Jakarta Pusat Kamis (7/2/2019) usai mengantarkan pengurus HPTKes Indonesia bertemu Wakil Ketua TKN Jenderal TNI (purn) Dr. Moeldoko dan Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Laksamana TNI (purn) Prof. Dr. H. Marsetyo.

Ditempat yang sama Ketua umum HPTKes Indonesia Prof Dr MH. Budi Djatmiko didampingi Sekjend Hj Gurarni, Wakil Ketua H. Zainal Arifin, Pembina Dr. H. Sugiri Syarif dan pengurus lainnya mengatakan, organisasi ini merupakan wadah bagi 1.536 Pergururuan Tinggi Kesehatan swasta di seluruh Indonesia. 

Menurut Budi Djatmiko, kehadiran kami disni adalah dalam rangka menyampaikan surat permohonan mengundang bapak Presiden Jokowi untuk membuka dan memberi pengarahan pada Rakernas HPTKes Indonesia sekaligus menerima deklarasi dukungan kami. 

“Tadi undangan kepada bapak Presiden sudah kami kirimkan ke Sekneg dan ada tanda terimanya. Tentunya, kami sangat berharap Presiden bisa hadir dalam acara itu,” jelasnya.

Sebelum kesini, lanjut Budi Djatmiko, kami juga sudah bertemu Dewan Pengarah TKN lainnya, Mayjen Pol (purn) H. Sidarto Danusubroto, untuk tujuan yang sama. 

“Alhamdulillah, walau singkat, beliau menyambut hangat dan pertemuan sangat berkualitas,” ujar Budi Djatmiko. 

Sementara itu, anggota Pembina HPTKes Indonesia Dr. Fauzi Bahar,  menjelaskan, saat ini kami sedang menjeput program besar Presiden Jokowi tahun 2019-2024 untuk membangun Sumber Daya Manusia Indonesia menjadi jauh lebih baik.

“Tentu termasuk peningkatan Sumber Daya Tenaga Kesehatan yang perlu kemudahan untuk lebih berkembang. Seperti kemudahan akreditasi bagi mahasiswa tenaga kesehatan dan lain-lain,” pungkas Walikota Padang 2004-2014 ini.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya; Wakil Ketua Umum RèJO, Mudhofir Khamid, Dr. Milton Pakpahan dan Pengurus Depimnas RèJO.

(red/Tanto)

Hari ini Jumat Pemerintah Membuka Seleksi PPPK Setara CPNS

0

Batamtimes. Co, Jakarta- Pemerintah hari ini, Jumat (8/2), membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau pegawai setara Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ada 75.000 kursi yang ditawarkan bagi calon PPPK dengan dua kali rekrutmen di tahun ini.

Penerimaan pegawai PPPK ini merupakan jawaban dari pemerintah mengenai nasib tenaga honorer kategori II (K2) yang tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan CPNS karena terbentur persyaratan usia.

Payung hukum bagi PPPK ini tertuang dalam dalam aturan turunan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2012 tentang Aparatur Sipil Negara, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tantang Manajemen PPPK.

Meski status PPPK setara dengan PNS, namun keduanya memiliki sejumlah perbedaan yang mendasar. Berikut kumparan rangkum perbedaan antara PPPK dengan PNS: 1. Batasan Usia Seleksi penerimaan PPPK memiliki batasan usia yang lebih panjang dibandingkan Calon PNS (CPNS). Batasan usia minimum CPNS secara umum ditetapkan 18 tahun, dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar. Sedangkan PPPK bisa mencapai setahun sebelum memasuki usia pensiun. 2. Seleksi Penerimaan Pegawai PPPK Sama halnya dengan penerimaan CPNS, rekrutmen PPPK juga dilakukan melalui beberapa beberapa seleksi pengadaan. Proses penerimaan PPPK terdiri dari seleksi administrasi dan kompetensi. Seleksi administrasi dilakukan untuk mencocokkan persyaratan administrasi dan kualifikasi dengan dokumen para pelamaran.

Adapun seleksi kompetensi dilakukan untuk menilai kesesuaian kompetensi manajerial, kompetensi teknis, dan kompetensi sosial kultural yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi jabatan. Para pelamar PPPK yang lulus seleksi administrasi dan seleksi kompetensi harus mengikuti seleksi wawancara, yang mana tidak terjadi pada penerimaan CPNS. Seleksi wawancara kerja ini untuk menilai integritas dan moralitas para peserta pengadaan PPPK sebagai bahan penetapan hasil seleksi. 3. Besaran Gaji Hak keuangan PPPK sama dengan PNS, perbedaannya adalah tidak mendapatkan gaji pensiun. Namun PPPK bisa mendapatkan gaji pensiunan mereka bersedia apabila gaji mereka dipotong untuk membayar premi dana pensiun. Karena standar penerimaan antara CPNS dengan pegawai PPPK ini sama, maka sistem pembayaran gajinya pun akan sama. Bahkan, untuk besaran pembayaran gaji yang akan diterima oleh PPPK ini harus sama atau berada di atas Upah Minimum Regional (UMR), dan tidak boleh kurang dari UMR. 4. Hak PPPK dan PNS Jika didasarkan pada UU Nomor 5 tahun 2012, tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang disebut dengan ASN itu adalah PNS termasuk kepolisian dan TNI serta PPPK. Hak-hak yang akan diterima oleh PPPK juga pada dasarnya sama dengan yang diterima oleh PNS. Yang membedakannya adalah dana pensiun dan jaminan hari tua. Adapun hak PNS yaitu gaji, tunjangan, cuti, jaminan pensiun, jaminan hari tua, perlindungan, dan pengembangan kompetensi. Sedangkan hak PPPK adalah gaji, tunjangan, cuti, perlindungan, dan pengembangan kompetensi. 5. Kontrak Kerja Selain tunjangan hari tua, perbedaan yang paling mendasar antara PNS dengan PPPK ini adalah tentang kontrak kerja. Kontrak kerja PPPK ini mulai dari setahun sampai batas usia pensiun untuk jabatan yang dipekerjakan. Misalnya, seorang guru honorer diangkat menjadi PPPK, bisa menandatangani kontrak kerja hingga usia 65 tahun apabila ia menjadi guru utama.

(Red/Kumparan)

Bupati Natuna Tekankan Pengembangan Wisata Acara Musrenbang Kecamatan

0

Batamtimes.co – Natuna –
Bupati Natuna menekankan pengembangan pariwisata dan perikanan
Kelautan sesuai Visi dan Misi Kepala Daerah Kabupaten Natuna saat ini.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Natuna Hamid Rizal, saat membuka acara pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan di Bunguran Tengah, pada Rabu (06/02/2019) siang di aula kantor Kantor Camat.

Musrenbang merupakan sinergitas rencana pembangunan dari Desa hingga Nasional yang mengacu pada visi misi kepala daerah yang mengarah pada pembangunan kepariwisataan, Kelautan dan Perikanan, terang Hamid

Bupati Natuna hadiri pelaksanaan Musrenbang Kecamatan diaula kantor Kecamatan Bunguran Tengah, Natuna, Kepri, pada Rabu (06/02/2019)

Dia menegaskan, rencana pembangunan harus ada senergitas mulai dari Desa, kecamatan dan sampai Kabupaten. Pokok-pokok pikiran dewan hingga tingkat nasional juga harus ada agar pembangunan di daerah dapat searah.

Lanjut Hamid, karena Pembangunan Kabupaten Natuna difokuskan kepada pembangunan kepariwisataan, Perikanan dan Kelautan, semua OPD diharapkan harus dapat memprogramkan kegiatannya bernuansa wisata.

Sebagai contoh kata Hamid, perkebunan buah- buahan perlu ditata secara baik, sehingga menjadi agro wisata. Hal ini bukan saja sekedar wisata tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Pembangun perikanan di Natuna juga diharapkan harus ada bernuansa Wisata, pinta Hamid.

Bupati Natuna menekankan pengembangan sektor pariwisata dan perikanan kelautan sesuai visi dan misi pembangunan daerah tahun 2019

Kepala BP3D, Mustapa menyampaikan, pada awal Bulan Maret Tahun 2019 ini pelaksanaan Musrenbang harus sudah selesai sesuai dengan waktu yang sudah ditetap oleh pemerintah provinsi Kepri. Jika kita Natuna terlambat, usulan Natuna tidak bisa diusulkan di provinsi.” sebut, Mustapa.

Camat Bunguran Tengah, Saidir mengharapkan kepada Bupati agar setiap Kecematan dapat diploting anggarannya, dengan tujuan Kecamatan bisa menyusun pogram sesuai dengan visi dan misi Bupati Natuna.

Pelaksanaan Musrenbang gabungan Tiga Kecamatan yakni, Kecamatan Bunguran Tengah, Bunguran Selatan dan Bunguran Timur laut,  juga hadiri  anggota DPRD Kabupaten Natuna diantaranya, Eri marka, Jarmin Sidik, Wan Sofyan, Henri, FN.

Selain itu para OPD,  Camat Bunguran Timur, Camat Bunguran Selatan dan Camat Bunguran Timur Laut serta Kepala Desa sedaerah Bunguran besar.

(Red/Pohan)

Pertamina Selat Lampa Sumbang Dua Puluh Empat Kantong Darah, Bakti Sosial Peringati Bulan K13 Nasional

0

Batamtimes.co – Natuna –
PT. Pertamina TBBM Natuna Unit Selat Lampa kembali menggandeng kerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Natuna, gelar donor darah dalam rangka peringatan Bulan K13 Nasional 2019, di ruangan kantor Pertamina Selat Lampa, Sabang Masang, Pulau Tiga, Natuna, Kepri, pada Kamis (07/02/2019) pagi

Puluhan karyawan dan staf Pertamina antusias ikuti bakti sosial donor darah yang kedua kalinya.

Kepala Pertamina Budi Muptanto berikan reward kepada lima karyawan dan staf terbaik hasil penilaian tim Pertamina Kamis (07/02/2019)

Kepala Pertamina Natuna, Budi Muptanto mengatakan, kegiatan bakti sosial donor darah dilakukan sebagai bentuk kepedulian pertamina untuk membantu sesama yang membutuhkan.

” Saya mengajak kepada semua karyawan agar bisa menyumbangkan sekantong darah untuk saudara kita yang sedang membutuhkan, sebab setetes darah sangat besar manfaatnya dan akan menolong saudara kita yang sedang membutuhkan, ucapnya.

Hasil  dari donor darah tersebut nantinya akan diserahkan kepada pihak PMI untuk kemudian diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Seperti untuk kebutuhan pasien yang menjalani operasi, kecelakaan maupun tindakan medis lainnya yang membutuhkan banyak darah, harapnya.

Sementara Ketua PMI Natuna diwakili Sekretaris mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pertamina bersifat sosial berdampak positip sebagai bentuk kepedulian pihak Pertamina terhadap aksi kemanusiaan.

” Kami sangat menyambut baik kegiatan sosial ini kiranya dapat berlanjut untuk membantu persediaan stock darah di transfusi RSUD Natuna, dan apa yang telah disumbangkan ini menjadi amal ibadah bagi kita semua, sebutnya.

Kerjasama yang baik ini juga melibatkan medis RSUD dan Polres Natuna dapat terus bersinergi untuk mambantu peduli kemanusiaan, pintanya.

Pelaksanaan kegiatan donor darah hingga ke  pukul 11.15 wib berhasil mengumpulkan sebanyak dua puluh empat kantong darah oleh tim medis RSUD Ranai. Sebelumnya dilakukan pengecekan tensi darah oleh petugas medis bagi peserta donor darah.

Selain donor darah Kepala Pertamina juga memberikan reward (Penghargaan) kepada lima karyawan Pertamina atas penilaian terbaik yang diberikan perusahaan dengan kriteria diantaranya termasuk disiplin masuk kerja, etika kerja, dan kepatuhan sudah melakukan penilaian rekap pekerja terbaik juga pelatihan defensif driver training.

Kelima karyawan tersebut  diberikan kepada Hidayatullah, CS terbaik Haisah nilai 3,49, Security terbaik nilai 3,96, Ari Syamsurizal, HMT-1 supir mobil Tanki terbaik nilai 3,89 Ngatiman
HMD – 2 kernet terbaik 3,96 Abdul Rahman.

(Red/Pohan)

Satlantas Polres Natuna Sasar Pelajar SMAN 2 Ranai, Gelar Sosialisasi Millenial Road Safety Festival 2019

0

Batamtimes.co – Natuna –
Satuan lalu lintas Polres Natuna sasar pelajar menggelar sosialisasi Millenial Road Safety Festival 2019 di Sekolah SMA Negeri 02 Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, Kepri, Rabu (06/02/2019)
Siang.

Ratusan pelajar antusias ikuti kegiatan MRSF yang dikomandoi Kasatlantas, Iptu Zubaidah dan dampingi puluhan personil satlantas dibawah terik matahari tidak menurunkan semangat para pelajar.

Kasat lantas Polres Natuna, Iptu Zubaidah mengatakan kegiatan ini untuk menekan angka kecelakaan lalulintas yang merupakan penyumbang angka kematian terbanyak setiap tahunnya, ucapnya.

Kaum Mellenial deklarasi diri dan bubuhkan tandatangan dukung dan komitmen pelopor keselamatan berlalulintas

Dia berharap melalui sosialisasi ini tingkat kecelakaan lalulintas khususnya kaum Mellenial dapat tekan, seusai mereka memahami aturan berlalu lintas akan arti pentingnya keselamatan pengendara, pintanya.

Sejumlah peserta yang rata rata kaum millenial ini mengaku senang dan memang memerlukan sosialisasi semacam ini guna kaum millenial paham terhadap peraturan berlalulintas di jalan raya

Selain itu para mellenial diajak joget sambil berhibur santai turut berpartisipasi untuk mendeklarasikan diri  sebagai pelopor keselamatan berlalulintas dengan membubuhkan tanda tangan sebagai dukungan dan  komitmen bersama.

Reza (16) misalnya sebagai kaum millenial mengaku sangat penting akan perlunya keselamatan saat berkendara, menurut reza kaum millenial saat ini memang perlu diingatkan sebagai pengendara sepeda motor yg taat aturan dijalan raya disamping harus tampil modis sebagai biker millenial

Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dan giat sosialisasi tentang acara Millenial Road Safety Festival yang harapannya kalangan millenial ikut serta memeriahkan acara tersebut akan diselanggarakan pada tanggal 24 Februari 2019 mendatang di Pantai Kencana Ranai, Natuna, Kepri.

(Red/Pohan)

Bupati Natuna Dukung Budidaya Ikan Air Tawar Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

0

Batamtimes.co – Natuna –
Bupati Natuna Drs.Abdul Hamid Rizal  serahkan Bantuan Bibit Ikan lele Produksi UPTD Dinas Perikanan kepada lima kelompok pembudidaya ikan tawar dikabupaten Natuna, pada Rabu (06/02/2019) di Balai benih Teluk Baruk, Kecamatan Bunguran Timur, Ranai, Kepri.

Pada kesempatan itu Bupati Natuna menyampaikan Natuna memiliki potensi kelautan yang sangat besar, namun kita juga tidak boleh mengabaikan keberadaan potensi perikanan air tawar.

Bupati Natuna sampaikan dukungan budidayakan ikan tawar tak kalah penting sangat berpotensi dikembangkan di Natuna saat penyerahan bantuan bibit ikan lele kepada lima kelompok budidaya, Rabu (06/02/2019)

“Jika dikelola dan dibudidayakan dengan baik bukan tidak mungkin mampu mengembangkan sektor perikanan masyarakat tempatan” ujar Hamid.

Hamid juga mengatakan mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang perubahan peralihan kewenangan kawasan kelautan yang beralih menjadi kawasan pengelolaan Provinsi maka sektor perikanan air tawar mampu menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat.

Oleh karenanya Hamid minta upaya mengoptimalkan pengelolaan perikanan air tawar harus menjadi fokus pembangunan sehingga mampu meningkatkan minta dan semangat para pelaku usaha untuk terlibat.

Menurut Hamid kegiatan ini bertujuan untuk lebih meningkatkan angka produksi perikanan khususnya perikanan air tawar yang sampai sekarang masih dibawah target.

Bupati Natuna usai serahkan bantuan bibit ikan lele kelima kelompok budidaya diharapkan mampu dongkrak ekonomi masyarakat

“Saya harapkan kepada seluruh pelaku usaha budidaya ikan air tawar untuk terus berupaya melakukan strategi pengembangan dan fokus dalam usaha ini, bukan tidak mungkin kedepannya sektor perikanan darat dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Natuna” jelas Hamid.

Hamid juga berpesan kepada pihak Pemerintah Desa agar dapat memberikan dukungan dan perhatian baik melalui kebijakan maupun himbauan karena bukan tidak mungkin suatu saat nanti potensi perikanan air tawar mampu menjadi Komoditi utama asli Desa, pungkasnya.

Kendati demikian Program benih ikan merupakan salah satu usaha prioritas andalan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kelompok diharapkan lebih  kreatif, inovatif sebagai langkah terobosan untuk memenuhi kebutuhan benih bermutu pada pembudidaya ikan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha masyarakat.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Natuna, Zakimin menuturkan pada 2017 akhir Balai benih ikan Teluk Baruk mampu memproduksi benih ikan air tawar khususnya lele untuk serahkan kepada kelompok nelayan pembudidaya ikan air tawar diseluruh Kabupaten Natuna.

Kata Zakimin secara tekhnologi produksi ikan air tawar jauh lebih mudah dan lebih murah dari pada ikan air laut.

Selain itu keberadaan balai benih juga sebagai sarana pelatihan bagi kelompok nelayan untuk melakukan pelatihan kepada Oke pelaku usaha terkait budidaya ikan air tawar.

Dia berharap dengan adanya stimulus bantuan perikanan ini produksi perikanan air tawar di Kabupaten Natuna bisa meningkat dan mampu mendongkrak Ekonomi masyarakat Natuna” tandasnya

(Red/Pohan)

Pendiri: Demokrat Harus Berbenah, Kalau Tidak 2024 Bakal Habis

0

Batamtimes. Co, Jakarta- Pendiri Partai Demokrat (PD) Hencky Luntungan mengatakan, sebagian besar pendiri PD seperti profesor Subur Budhisantoso dan lainnya sudah mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pilpres tahun 2019 ini. Kata Hencky, dirinya dan Subur Budhisantoso tergabung dalam Cakra 19 untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Sebagai informasi sebagian besar pendiri PD, saya, Prof.Budhisantoso serta beberapa pendiri/deklarator sudah di CAKRA 19. Untuk pemenangan pak Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin,” kata Hencky Luntungan Rabu (6/1/2019).

Lebih lanjut Hencky Luntungan menceritakan kondisi PD yang dialaminya. Dia mengatakan, sejak tahun 2007 dan Kongres 1 di Bali  berlanjut di Surabaya perpecahan di PD sudah nampak. 

“Karena para pendiri PD semakin ditinggalkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan kroninya mulai mengintervensi PD dengan memaksakan pak HU menjadi Ketum. Kemudian mengumumkan SBY sebagai pendiri PD sebagai tindakan ‘kebohongan’,” jelasnya.

Menurutnya, karena kekuatan kroni-kroni SBY selama ini telah mengakibatkan elektabilitas PD terjun bebas.

“SBY telah kehilangan magnit sebagai pemimpin ketika sejarah PD dilangkahi. Semakin nyata bahwa SBY dan kroninya di DPP PD sedang digilas oleh roda sejarah,” jelasnya.

Masih menurut Hencky Luntungan, SBY telah kehilangan magnit karena ‘ambisius’ dan melupakan sejarah berdirinya PD yang telah mengantarkannya ke tampuk kekuasaan sebagai Presiden.

Meski PD saat ini sedang mengalami penurunam suara namun, Hencky yakin partai berlambang mercy ini akan lolos Parliamentary Threshold atau PT sebesar 4 persen.

“Oh pasti lolos PT.  Tapi saya yakin dari posisi 9% akan menurun jauh. Mungkin dikisaran 5 s/d 7%,” ujarnya.

Hencky Luntuntungan menyarankan, sebaiknya PD segera berbenah dan menghimpun kembali seluruh founding father. Itu dilakukan untuk mengevaluasi sebagai nilai kehormatan kembali pada sejarah. 

“Karena, elektabilitas PD semakin anjlok. PD harus cepat berbenah. Kalau tidak, pada tahun 2024 PD habis,” tuturnya.

Jika suara PD  dalam Pileg mendatang terus menurun Hencky Luntungan menyarankan agar SBY segera mundur dari jabatannya sebagai Ketua umum.

“Saran saya ketika PD anjlok, SBY dan kroninya mundur dan lakukanlah Munaslub dengan alasan usia, atau kesehatan dll. Sekaligus menyerahkan kembali PD kepada pendiri,” demikian Hencky Luntungan menjelaskan.

(red/Tanto)

Nurdin Basirun Desak Pemerintah Sahkan RUU Daerah Kepulauan

0

Batamtimes.co, Jakarta – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun meminta agar Rancangan Undang-Undang tentang Daerah Kepulauan mengakomodir kewenangan daerah Provinsi Kepulauan mengelola sumber daya alam laut dari titik 0 hingga 12 mil atau lebih di dalam wilayah provinsi kepulauan, dan titik 0 hingga 12 mil diukur dari garis pantai ke arah laut lepas yang diukur dari wilayah pulau terluar.

Hal itu dinyatakan Nurdin dalam kapasitas sebagai Ketua Badan Kerja Sama Provinsi Kepulauan, dalam pertemuan dengan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Nono Sampono, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (6/2). 

“Pertama, kami meminta agar RUU Daerah Kepulauan dapat mengakomodir aspirasi kewenangan daerah provinsi untuk mengelola sumber daya alam laut dari 0 hingga 12 mil atau lebih, di dalam wilayah provinsi kepulauan dan 0 hingga 12 mil diukur dari garis pantai ke arah laut lepas yang diukur dari wilayah pulau terluar tetap menjadi kewenangan provinsi,” kata Nurdin.

Kedua lanjut Nurdin, meminta Pemerintah Pusat memberikan alokasi anggaran khusus kepulauan antara 3 hingga 5 persen dari APBN di luar pagu dana transfer umum yang diprioritaskan untuk pengembangan sektor ekonomi kelautan dan pembangunan infrastruktur.

Ketiga ujar Nurdin, kebijakan kawasan strategis nasional dan kebijakan lainnya harus bersinergi dan tidak mengurangi kewenangan provinsi yang berciri kepulauan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

“Kita tahu, betapa berat daerah yang harus kita kelola dengan jarak tempuh yang beraneka ragam, dengan menggunakan biaya yang tinggi, sementara fiskal kita cukup terbatas karena menggunakan hitungan jumlah penduduk,” imbuh Nurdin.

Senada, Wakil Gubernur Provinsi Maluku Zeth Sahuburua menambahkan RUU Daerah Kepulauan merupakan perjuangan yang telah lama dilakukan oleh daerah-daerah yang berbasis kepulauan yang ingin mengejar ketertinggalan pembangunan. Karena itu, Zeth meminta agar RUU ini segera disahkan menjadi undang-undang.

“Mudah-mudahan dengan DPD RI yang memprakarsai RUU ini dapat berhasil.  Atas nama kita delapan daerah, menyampaikan apresiasi kepada Pak Nono dan DPD RI. Kita tidak minta otonomi khusus, tapi kami minta perlakuan khusus,” ujarnya.

Menyikapi aspirasi dari delapan Provinsi Kepulauan, Nono Sampono menjelaskan bahwa RUU Daerah Kepuluan yang diinisiasi oleh DPD RI telah masuk dalam tahap pembahasan tripartit yang melibatkan DPR RI, DPD RI, dan Pemerintah.

Bahkan menurut Nono, DPR RI telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang bertujuan untuk membahasnya karena RUU ini dianggap dapat memperjuangkan wilayah-wilayah kepulauan dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. 

“Alhamdulillah, DPR RI sudah membentuk Pansus dengan pimpinan dari Maluku yang juga masuk dalam wilayah Kepulauan. Sudah beberapa kali rapat tentang hal ini, terlihat pihak DPR hampir bulat menyetujui ini, cuma dari pemerintah masih ada beberapa catatan,” ungkap Nono.

Senator dari Provinsi Maluku itu menambahkan, RUU Daerah Kepulauan menjadi prioritas DPD RI untuk segera disahkan menjadi undang-undang. Pimpinan DPD RI ujar dia, sepenuhnya mendukung RUU ini, karena RUU ini dianggap sebagai tonggak pembangunan wilayah kepulauan yang selama ini tertinggal dibanding daerah dengan wilayah kontinental atau daratan.

“Pimpinan DPD RI sudah menghadap ke Presiden, dan ini satu-satunya RUU yang kami minta. Kedepannya juga akan ada rapat konsultasi antara Pimpinan DPD dengan DPR. DPD selalu berjuang untuk memperjuangkan daerah, terutama untuk menghadirkan negara di daerah kepulauan,” pungkasnya.

(redaksi)

Terigu di Ranai Sudah Langka Sejak Satu Bulan Lalu

0

Batamtimes.co – Natuna –
Tepung terigu di kota Ranai, Kabupaten Natuna langka sejak satu bulan lalu, akibatnya para ibu rumah tangga dan pedagang makanan cukup kerepotan karena hilangnya stok tepung terigu dari pasaran.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang pedagang sembako enggan disebut identitasnya di Jalan Dtk Kaya Wan Mohd Benteng Ranai, Natuna, Kepri, kepada media ini saat dikonfirmasi Selasa (05/02/2019) petang.

” Benar mas, kelangkaan tepung terigu ini sudah satu bulan lalu, bisa ditanyakan lah pada warung semua pada kosong, ujarnya.

Dia mengatakan kelangkaan tepung terigu dipasar salah satunya kapal tak berani berlayar, akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi dan pihak Syahbandar sendiri tidak memberikan izin kapal berlayar, ucapnya.

Sementara kapal tol laut yang biasa berlayar dari Jakarta membawa barang barang sembako ke Natuna juga tak berani berlayar, apalagi kapal kayu seperti milik para toke di Ranai tak akan mampu melewati gelombang tinggi ditengah laut bisa mencapai tujuh meteran, terangnya.

Kesulitannya tepung terigu tidak bisa distok seperti semen sebab akan mudah rusak dan berubah baunya, jadi pedagang tidak berani mengambil resiko menumpuk tepung banyak-banyak setidaknya sesuai dengan kebutuhan saja, tambahnya.

Kelangkaan tepung terigu juga dirasakan Marni misalnya, salah seorang pedagang makanan di Jalan Jenderal Sudirman mengaku sudah empat  hari mencari tepung terigu, namun ketika bertanya kepada setiap pedagang, jawabannya selalu sama, kosong.

“Tanya kesana-sini jawabannya tetap sama, kosong. Saya empat hari keliling nyari-nyari terigu, tak satupun toko dan warung yang menjualnya. Padahal nak bikin kue pesanan orang,” ungkap dia yang sehari-harinya membuat kue pesanan.

Kondisi ini kata dia mendorong dirinya beralih membuat kue dari bahan dasar terigu ke tepung beras. Namun kata dia, penggunaan tepung beras tersebut tidak bisa dibuat kesemua kue dan roti pesanan dia.

“Akibat dari kosongnya terigu di pasar, kami para pedagang harus pandai-pandai mensiasati, misalnya beralih membuat kue dari bahan terigu diganti dengan tepung beras. Akan tetapi tidak semua bisa dibuat kue, hanya kue tertentu saja,” kata dia.

Ditanya harga terigu saat ini, dia mengatakan masih normal, hanya saja barangnya tidak ada.

Dia berharap pemerintah daerah semestinya harus tanggap sudah satu bulan kelangkaan tepung terigu di Ranai karena menyangkut kebutuhan masyarakat terutama para pedagang makanan, pintanya.

Sementara pihak pemerintah melalui Dinas perdagangan Kabupaten Natuna belum berhasil dikonfirmasi, hingga berita ini diturunkan apa penyebab pasti kelangkaan tepung terigu pasaran, kiranya pemerintah bisa mencari solusi terhadap keluhan masyarakat terhadap kelangkaan tepung terigu di kota Ranai.

(Red/Pohan)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga