8.6 C
New York
Thursday, April 2, 2026
spot_img
Home Blog Page 972

Hamid Rizal : Perayaan Imlek 2019, Tekankan Pentingnya Kerukunan Masyarakat Natuna

0

Batamtimes.co – Natuna –
Tahun baru Imlek 2570 bertepatan dengan tanggal (5/2/2019). Warga etnis Tionghoa Sedanau merayakan Imlek dipusatkan di Vihara Dharma Bhakti kelurahan Sedanau, Kabupaten Natuna, Kepri.

Tepatnya di kediaman Tokoh Tionghoa juga pengusaha sukses atau dikenal masyarakat dengan panggilan Nato, pada hari Rabu (5/2/2019).

Nato menggelar open house perayaan imlek 2019 di kediamannya, tamu undangan silih berganti memenuhi pelataran kediaman Nato. Tampak pula hadir Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal didampingi danramil Sedanau beserta tamu lainya.

Hamid  menyampaikan atas nama pemerintah Kabupaten Natuna mengucapkan  Gong Xi Fa Chai kepada warga Tiong Hoa yang merayakanya dan semoga di tahun Baru Imlek 2570 ini  semakin sukses dan momen ini sebagai bentuk keberagaman dan toleransi yang ada di Natuna.

“Sebagaimana mereka juga menghormati hari tahun baru Islam, kita juga harus seperti itu juga, ini sengaja datang ke sini untuk menunjukan kepada masyarakat Tionghoa itu rukun,” ujar Hamid

Hamid juga menjelaskan kerukunan antar umat beragama ras dan suku Bangsa di Natuna harus selalu dijaga, apalagi menjelang pemilu 2019.

“Untuk itu lah perlunya menjaga kerukanan umat beragama di Natuna khususnya wilayah perbatasan” ujar Hamid.

Sementara itu di tempat yang sama Nato menyampaikan makna tahun baru Imlek 2019 yang juga tahun babi tanah, merupakan tahun yang penuh Berkah.

“Harapan saya untuk semua masyarakat di Natuna mengingat tahun politik, semua harus tetap kompak, jadi semua kumpul-kumpul di sini tanpa politik, kita harus berkerja keras, supaya Natuna akan lebih baik,” pinta Nato.

(Red/Pohan)
 



SNCI dan TRB Door To Door di 3 Kasepuhan di Sukabumi

0

 
Batamtimes. Co, Sukabumi- Tim Relawan Bersatu atau TRB dan Sinergi Nawacita Indonesia (SNCI) melakukan sosialisasi dan mengkampanyekan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf agar menang dalam Pilpres yang akan digelar 17 April mendatang.

Kali ini, mereka menggelar sosialiasi kepada warga di Desa Sirna Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Minggu 3 Februari 2019 lalu.

“Keberhasilan pembangunan diera pertama Jokowi selama 4 tahun terakhir, serta visi dan misi diperiode kedua nanti layak untuk diketahui oleh masyarakat luas termasuk di daerah selatan Sukabumi,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjend) SNCI H. Ayep Zaki S dalam siaran persnya Selasa (4/1/2019).

Ayep Zaki yang juga menjabat Sekjend TRB menambahkan, lokasi yang kami datangi kali ini adalah Kasepuhan Cipta Mulya, Kasepuhan Cipta Gelar dan Kasepuhan Sirna Resmi, Sukabumi.

Ayep Zaki menegaskan kembali komitmennya perihal pentingnya kesinambungan pembangunan. Untuk itu lanjutnya, mudah-mudaha harapan pada pemilu 2019 mendatang pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin bisa jadi pemenang. 

“Kami melakukan door to door ini selain memberikan informasi yang benar juga untuk memastikan kemenangan suara mutlak di pemilu mendatang,” jelasnya.

Lebih lanjut Ayep  Zaki menjelaskan, pihaknya juga akan mendatangi Desa Gunung Keramat, Desa Gunung Tanjung, Desa Wanajaya dan Desa Cikelat dalam waktu dekat ini.

“Door to door akan kami lakukan setiap saat mengingat waktu pemilu semakin dekat,” pungkas Ayep Zaki.  

Ketua 2 SNCI Drs.H.Asep Syaripudin MSi, yang hadir dalam kesempatan itu menyatakan, SNCI dan TRB akan terus menggalang kekuatan akar rumput untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kita tetap fokus pada program dan target tercapainya ketahanan dan kedaulatan pangan nasional,” ungkapnya.

Salah seorang Ketua adat Kasepuhan dari Cipta Mulya bernama Abah Hendrik menyambut positif kedatangan tim TRB dan SNC. Dirinya menilai, kelanjutan kerjasama untuk pembinaan dan pengembangan pertanian dalam rangka tercapainya kedaulatan pangan sangat diperlukan

“Adapun perihal penyaluran hal suara di pemilu mendatang mudah-mudahan untuk wilayah sekitar Kasepuhan bisa memenangkan pasangan Jokoki-Ma’ruf Amin,” demikian Abah Hendrik.

(red/Tanto)

Kapolda Kepri : Terima kasih Masyarakat Kepri Menjaga Kamtibmas Perayaan Imlek Aman dan Kondusip

0

Batamtimes.co,Batam- Apel kesiapan Pam Imlek di masing-masing Polres/ta Jajaran Polda Kepulauan Riau, digelar kekuatan sebanyak 818 Personil.

Adapun jumlah tersebut akan ditempatkan di 104 Tempat ibadah Vihara dan Kelenteng Jajaran Polda Kepulauan Riau.

Masyarakat yang melaksanakan perayaan Imlek pada senin,(4/2/2019) terdapat 26 Giat, dengan jumlah kuat Pam 372 Personil.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto, SIK meninjau dan mengecek Kesiapan Pengamanan Perayaan Imlek 2019 di Vihara Nagoya Batam, dengan massa kurang lebih 50.000 orang yg diselenggarakan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI ).

” selamat malam tahun baru Imlek 2019, semoga rekan-rekan dari paguyuban Tionghoa semakin menjadi lebih baik dari sebelumnya, “kata Kapolda

Dikatakanya, malam hari ini secara keseluruhan ada 26 titik pengamanan dilakukan bersama rekan TNI,Pemerintah daerah,segenap Stakeholder dan seluruh masyarakat.

“Terima kasih atas kontribusi masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas sehingga sampai saat ini situasi yang ada di Kepri aman dan kondusif.Jadikan suatu perbedaan menjadi satu kekuatan.”ujarnya

Selama pelaksanaan pengamanan Ibadah Imlek tahun 2019, katanya, kegiatan banyak dihadiri masyarakat setempat non Budha dan Konghucu.

“Masyarakat setempat juga ramai menyaksikan pesta kembang api, situasi terdapat dalam keadaan aman dan terkendali, tidak terdapat kejadian yang menonjol yang terjadi serta situasi arus lalu lintas selama pelaksanaan dalam keadaan lancar.”tutup Andap

(red/Veri)

Wakil Bupati Natuna Dukung Acara Hari Pers Nasional 2019

0

Batamtimes.co – Natuna –
Wakil Bupati Pemerintah Kabupaten Natuna, Dra.Hj Ngesti Yuni Suprapti menyampaikan dukungan kepada semua insan Pers di Natuna yang tergabung dalam panitia penyelenggara HPN.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Natuna selalu memberikan dukungan penuh pada acara peringatan Hari Pers Nasional 2019. Semoga Pers makin solid, serta memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara, khususnya di Natuna, kata Ngesti, saat menerima silaturahmi Ketua panitia, M Rapi didampingi Sekretaris, Bendahara, Herman Koto  dan seksi acara jalan santai, Erwin Kalit, Senin (04/02/2019) di kediamannya Jalan Imam Ismail Ranai Darat Ranai.

Ngesti menjelaskan, selama ini Pers telah mendistribusikan informasi pembangunan didaerah dan kepada masyarakat. “Semoga dengan memontum HPN ini Pers semakin maju dan solid, kedepan kita berharap kerjasama Pemkab dengan pers semakin baik, khususnya menyokong kegiatan pembangunan daerah.

Selain itu menjadi edukasi kepada masyarakat dan menjadi Pers yang independen dan tentu saja berkiprah lebih baik,” ungkapnya. 

Ditempat terpisah, Ketua Panitia M.Rapi menjelaskan untuk acara menarik peringatan HPN 2019 kali ini, sejumlah kegiatan dilaksanakan diantaranya, Jalan santai, door prize donor darah PMI, pemeriksaan kesehatan dari Rumah Sakit Integrasi Raden Sadjad TNI-AU  yang dilaksanakan, Sabtu (09/02/2019) pagi hari, lalu sore harinya digelar pertunjukan kuda lumping sebagai pendukung untuk hiburan rakyat

Puncak peringatan HPN 2019 pada malam hari dilaksanakan di pantai Kencana Jalan Soekarno – Hatta Ranai, pada tanggal 09 Februari 2019 acara tersebut akan digelar pemotongan tumpeng dan pemberian cendra mata kepada Bupati dan mantan Bupati Natuna, sebab selama ini telah banyak memberikan dukungan dan kontribusi terhadap kemajuan pers di wilayah perbatasan Natuna, tutupnya.

(Red/Pohan)

Seratus Personil Gabungan TNI-Polri Diturunkan Pengamanan Imlek 2019 Di Perbatasan Natuna

0

Batamtimes.co – Natuna –
Guna memastikan pengamanan pada malam perayaan Imlek 2019 ini , Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto S.I.K, tinjau Kelenteng Fuk De Chi di Kampung Tua Penagi, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, Kepri, Senin (04/02/2019) Malam.

Nugroho sempat menyapa dan menemui sejumlah warga Tionghoa yang sedang merayakan malam tahun baru Imlek dan sekaligus memantau situasi keamanan pada malam perayaan Imlek di Kelenteng Fuk De Chi Kota Tua Penagi .

Untuk pengamanan Imlek 2019 seratus personil gabungan TNI-Polri diturunkan untuk malam ini pihak keamanan fokuskan di dua titik pusat perayaan imlek, yaitu pengamanan di Klenteng Fuk De Chi Kota Tua Penagi Kelurahan Bandarsyah Kecamatan Bunguran Timur dan Vihara Darma Bakti di Kelurahan Sedanau Kecamatan Bunguran Barat.

Suasana malam Imlek di Penagi kampung Tua, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Ranai, Kabupaten Natuna, Kepri, Senin (04/02/2019) situasi aman dan terkendali

“Kita memang sudah melakukan rencana pengamanan terhadap kegiatan perayaan Imlek 2019 ini di wilayah hukum Polres Natuna dan itu ada terdapat dua titik yang menjadi pusat perayaan malam tahun baru Imlek. Pertama di Kelenteng Fuk De Chi dan Vihara Darma Bakti”, ujarnya Nugroho kepada awak media.

Menurutnya pengamanan akan terus dilakukan selama berjalannya perayaan Imlek ini sebab menginggat pengamanan tersebut sebagai bentuk wujud kenyamanan bagi umat Tionghua dalam melaksanakan Ibadah di hari besar masyarakat Tionghoa, pungkasnya .

Adapun untuk pengamanan tergantung dari pada kegiatan. Untuk Kelenteng Fuk De Chi akan dirayakan selama 3 hari yakni mulai dari tanggal 4, 9, dan hingga 19 Februari 2019 nanti ,terang Nugroho kepada awak media .

Sementara untuk Vihara Dharma Bhakti di Sedanau, perayaannya akan di mulai dari tanggal 4-6 Februari 2019.

Kapolres Natuna menuturkan sebelumnya, pihaknya sudah melaksanakan sterilisasi di tempat perayaan Imlek itu dan dilaksanakan oleh personel gabungan TNI-Polri dan para pengurus Vihara dan Kelenteng.

Kampung tua Penagi merupakan daerah yang mayoritas penduduknya suku Tionghua sama halnya dengan Kelurahan Sedanau. Kedua daerah tersebut menjadi langganan keramaian masyarakat di hari hari besar masyarakat  Tionghua Natuna ini, tandasnya.

(Red/Pohan)

Wapres Jusuf Kalla Sebut Ex officio Tetap Jalan di Kota Batam

0

Batamtimes. Co, Batam – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan pelaksanaan ex – officio Walikota Batam sudah sesuai dengan semangat pemerintah pusat.

Baca : Tim Teknis DKPBPBB Rampungkan Ex-officio Sesuai Arahan Presiden

Perihal tersebut terungkap saat kunjungan wakil Presiden di Kota Batam Sabtu (2/1/2019), mengunjungi PT Sat Nusapersada Tbk di Pelita Batam.

Dikatakanya, ex-officio akan segera diterapkan di kota Batam dan sekarang sedang di godok, tujuannya agar satu Policy, tidak dua kebijakan, sehingga aturan yang berlaku di kota Batam lebih baik lagi.

“Akan kita terapkan. Harus satu kebijakan. Jangan ada dua kebijakan. Otorita harus menyesuaikan dengan pemerintah daerah supaya kebijakannya satu,” kata Jusuf Kalla.

(red/bud)

GACD Cium DPRD Mesuji Terlibat Kasus Bupati

0

Batamtimes. Co, Jakarta – Direktur Eksekutif Goverment Against Corruption and Discrimination atau GACD Andar Situmorang meminta para tersangka kasus proyek infrastuktur di Dinas PUPR Kabupetan Mesuji, provinsi Lampung yang telah ditetapakan KPK mulai buka suara.

Sebelumnya, pada Kamis 24 Januari lalu KPK telah menetapkan Bupati Mesuji Khamami sebagai tersangka karena diduga menerima suap senilai Rp 1,58 miliar dalam proyek di Dinas PUPR setempat tahun 2018.

Selain itu, KPK juga menetapkan empat orang tersangka lainnya dalam kasus ini, yaitu Taufik Hidayat sebagai adik dari Khamami; Wawan Suhendra, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Mesuji; Sibron Azis sebagai pemilik PT Jasa Promix Nusantara dan PT Secilia Putri; serta Kardinal selaku swasta.

Ketiga tersangka penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sedangkan kedua tersangka pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 

“Saya yakin pasti ada keterlibatan anggota DPRD Kabupaten Mesuji dalam kasus ini. Karena, setiap pembahasan anggaran di Kabupaten pasti melibatkan DPRD,” ujar Andar kepada wartawan Sabtu (2/2/2019).

Andar melanjutkan,  OTT yang dilakukan KPK kepada pejabat pemerintah atau eksekutif pasti melibatkan anggota dewan atau legislatif disetiap tingkatannya.

“Kalau tingkat Kabupaten pasti anggota Dewan di Kabupaten itu ada yang terlibat. Begitu juga provinsi dan pusat. Karena pembahasan anggaran proyek pasti melibatkan Dewan,” jelasnya.

Andar menganjurkan, demi cepat terbongkarmya para ‘penikmat uang haram’ di proyek infrastuktur itu sebaiknya para tersangka mulai buka suara saat diperiksa penyidik KPK.

“Jika para tersangka itu kooperatif tentu akan memudahkan penyidik KPK membongkar siapa saja yang ikut menikmati uang haram dalam kasus ini,” pungkasnya.

(red/Tanto)

Lewat Klinik Berusaha Persoalan Lahan Diatasi

0

Batamtimes.co, Batam-Pemerintah melakukan harmonisasi terhadap pelayananan terpadu satu pintu di Batam.

Hal tersebut ditandai dengan peluncuran Klinik Berusaha PTSP Batam yang digelar di Mal Pelayanan Publik, pada Jum’at (01/02/2019) dini hari

Klinik Berusaha tersebut merupakan fasilitas pelayanan guna penyelesaian dan pengawalan kasus dan serta kendala berusaha pada bidang Lahan, Lingkungan, Lalu Lintas Barang, Keimigrasian, serta Ketenagakerjaan.

Dengan dibukanya Klinik ini, diharapkan dapat memacu peningkatan dan perluasan aktivitas industri, ekspor, konsumsi dan belanja masyarakat, serta pariwisata khususnya di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala BP Batam Edy Putra Irawady mengatakan Batam merupakan salah satu etalase utama investasi Indonesia. Hal ini didukung dengan lokasi strategis di Selat Malaka yang dilewati lebih dari 60.000 kapal setiap tahun, berjarak hanya 20 km dari Singapura sebagai salah satu pusat perekonomian dunia, serta perputaran ekonomi mencapai USD 84 miliar USD 120 miliar per tahun,

“Dalam rangka harmonisasi PTSP, saat ini sedang dilakukan pemetaan proses bisnis perizinan dan non perizinan sejumlah 62 yang menjadi kewenangan BP Batam dan sejumlah 155 yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota, yang dibantu o|eh tim dari Kemenko Bidang Perekonomian. Dari pemetaan tersebut, diharapkan rekomendasi untuk perizinan berusaha yang semakin baik. cepat, dan transparan di Batam.

Lebih lanjut, Edy menjelasakan bahwa sistem pelayanan perizinan yang ada di Batam akan diintegrasikan dengan Online Single Submission atau OSS yang saat ini secara nasional mengintegrasikan sistem pelayanan berusaha baik di pusat maupun di daerah.

Peluncuran Klinik Berusaha di Mall Pelayanan Publik Batam ini merupakan bagian dari tugas untuk melaksanakan pengawalan dan pengembangan investasi di Batam,

“Pembentukan klinik berusaha merupakan amanah dari Perpres Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha. Tugas utama dari klinik yaitu untuk membantu tugas Satgas Kemudahan Berusaha, baik di level nasional maupun daerah untuk memfasiIitasi percepatan penyelesaian permasalahan pelaksanaan berusaha. baik itu yang masih dalam tahap perizinan, pembangunan, maupun operasional.”katanya

Dalam tahap awal, di klinik berusaha akan terdapat 5 (lima) Iayanan yang fokus untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait isu tersebut.

Keberadaan klinik ini diharapkan dapat menjadi kanal terpercaya bagi masyarakat maupun pelaku usaha untuk menyampaikan dan mendapatkan solusi penyelesaian permasalahannya. maupun sekadar untuk bertanya dan mendapatkan informasi.

Bagi pemerintah maupun BP Batam, permasalahan yang masuk ke klinik juga dapat menjadi input bagi kebijakan pengelolaan Batam yang Iebih baik.

Agar operasional penyelesaian permasalahan dapat berjalan dengan baik, telah dibuat mekanisme penyelesaian dan eskalasi permasalahan.

“Tentunya kita berharap semua permasalahan dapat langsung diselesaikan di meja Iayanan. Namun untuk skala permasalahan yang Iebih besar dan tidak dapat diselesaikan di meja Iayanan. permasalahan tersebut dapat dieskalasi ke tingkat yang Iebih tinggi melalui Satgas Daerah, ke Satgas Kementerian/Lembaga, ke Pokja l| yang diketuai oleh KSP (untuk permasalahan terkait regulasi), ke Pokja IV yang diketuai oleh Menkumham (untuk permasalahan terkait operasional dan hukum), serta Satgas Nasional.” tutupnya. (Veri)

Tak Kerjakan Matematika, Guru Tega Aniaya Murid

0

Batamtimes. Co, Maluku- Dugaan tindak kekerasan dalam dunia pendidikan kembali terjadi.  Akibatnya, Penjabat Kepala Desa Ouw, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), provinsi Maluku Yospina Kostantina Sapteno harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Yospina yang adalah guru SMP Negeri 7 Saparua Timur dilaporkan oleh orang tua siswa, Martha Pelupessy, Kamis (24/01/2019) lantaran diduga melakukan penganiayaan kepada sejumlah siswa-siswi kelas IX SMP Negeri 7 Saparua Timur.

Salah satu korban yang dianiaya oleh Yospina ialah Madha Thisya Pelupessy yang adalah anak dari Martha Pelupessy.

Martha kepada media ini via telepon selulernya, Rabu (30/01/2019) menjelaskan kejadian penganiayaan tersebut baru diketahui ketika anaknya Madha meminta minyak panas (minyak urut-red) dari dirinya untuk mengoles luka bekas cubitan Yospina.

“Anak saya mengeluh sakit dan merasa demam sehingga dia minta minyak untuk gosok lukanya, Saya tanya itu kanapa, ternyata dia bilang itu dicubit guru Yospina karena tidak mengerjakan soal Matematika. Saya kaget juga kenapa guru bisa lakukan itu, bukannya guru hanya ditugaskan untuk mendidik,” kata Martha.

Martha menceritakan, kejadian penganiyaan yang terjadi pada Rabu 23 Januari 2019 sekitar Pukul 11.00 WIT itu kemudian dilaporkannya ke Polsek Saparua pada Kamis 24 Januari 2019.

Namun yang anehnya, laporan tersebut tak langsung diproses karena berbagai alasan, hingga pada Rabu, 31 Januari 2019, laporan itu baru diregistrasi oleh Polsek Saparua dengan Nomor STPL/05/01/2019/SPK, sk.

Tak hanya itu, kendati apa yang dilakukan oleh pelaku ini merupakan pelanggaran hukum, tapi anehnya, ada upaya intervensi dari pihak-pihak tertentu untuk melindungi pelaku dari permasalah ini, diantaranya Camat Saparua Timur Halid Pattisahusiwa dan Kepala UPTD Saparua Timur E M Saimima.

Hal ini terlihat, dengan kemunculan Camat di Kantor Polsek Saparua untuk mempertanyakan kejadian itu kepada korban dan keluarganya serta Kepala UPTD yang menyambangi pihak korban dirumahnya untuk meminta agar masalah ini dihentikan, sedangkan pelaku tak terlihat batang hidungnya.

Namun, intervensi dari Camat dan Kepala UPTD tak mengugurkan keseriusan keluarga korban untuk memproses masalah ini hinggah ke meja hijau agar ada efek jerah bagi pelaku.

“Saya sebagai orang tua korban tidak terima apa yang dilakukan pelaku terhadap anak saya. Ini penganiayaan dan sangat bertolak belakang dengan tanggungjawabnya sebagai seorang guru yang seyogyanya harus mendidik anak-anak, bukan menganiayanya. Anak kami ke sekolah untuk menuntut ilmu, bukan untuk dianiaya dan kejadian ini akan kami proses hukum sampai selesai,” tegasnya.

Kepala sekolah SMP Negeri 7 Saparua Timur, Sarce Sopacua yang dikonfirmasi, Kamis (31/01/2019) tak membantah dan membenarkan kejadian itu. Pasca kejadian itu dirinya langsung melaporkan ke Kepala UPDT.

“Untuk kejadian itu, sudah saya lapor kejadian tersebut ke Kepala UPTD Saparua Timur, dan saya selaku penanggung jawab merasa malu atas kejadian tersebut. Semoga kedepan tidak ada lagi kejadian yang serupa di sekolah kami. Permasalahan hukum saya serahkan ke pihak berwajib saja,” ucap Sopacua.

Sedangkan, Kapolsek Saparua Kompol Fredi Djamal, Kamis (31/01/2019) ketika dihubungi mengaku telah menerima laporan dari Martha, tetapi kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres Pulau Ambon & PP. Lease.

“Pak kasusnya dilimpahkan ke Polres Ambon di Unit PPA Polres Pulau Ambon,” kata Kapolsek.

Untuk diketahui, akibat tindakan penganiayaan ini, pelaku dapat dijerat dengan pasal 80 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang berbunyi: ‘Setiap orang yang melakukan kekejaman, kekerasan, atau ancaman kekerasan, atau penganiayaan terhadap anak, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp72.000.000,- (tujuh puluh dua juta rupiah).

(red/tanto)

Setahun Suply Air Bersih ATB Putus di Bengkong Nusantara

0

Penulis : Veri Gulo

Batamtimes.co,Batam-puluhan warga Bengkong Nusantara mendatangi kantor pelayanan ATB dikomplek sukajadi Batam Centrer, akibat mengalami kemacetan air yang hampir satu tahun, Rabu, (31/01/19).


Warga mengeluhkan suply air ATB yang disalurkan ke bengkong Nusantara mengalami mengalami macet sudah hampir satu tahun.

Sehingga warga terpaksa membeli air untuk kebutuhan MCK sehari hari dari tangki air keliling yang harganya selangit,

“Untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci kita terpaksa mencari sumber air lain. Dengan membeli air keliling yang harganya lumayan untuk merobek kantong,” kata Yanto, Perwakilan warga

” apa penyebab air ATB tak mengalir dengan semestinya hingga hampir setahun ke rumah warga khusus kampung bengkong nusantara kelurahan sadai,? ” ungkapnya kembali.

Ia juga menyesalkan, meski air tak mengalir, namun meteran tetap berjalan. Sebab saat kran dibuka yang keluar hanya hembusan air.

Maslin Supervisor ATB, membenarkan warga bengkong nusantara mengeluhkan pelayanan pendistribusian air yang tidak mengalir ke pelanggan.

“Ya, ada keluhan dari warga Bengkong Nusantara ” akunya.

Kita akan koordinasi lagi dengan pihak lapangan untuk menidaklanjuti permasalahan ini, imbuhnya.(*)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga