8.6 C
New York
Thursday, April 2, 2026
spot_img
Home Blog Page 981

ReJo: Debat Perdana, Jokowi Bakal Ungguli Prabowo

0

Penulis :Tanto

Batamtimes. Co, Jakarta – Calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin diyakini bakal tampil gemilang saat debat perdana yang bakal digelar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, 17 Januari 2019 nanti yang dimulai pukul 19.00 WIB.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin telah dimatangkan oleh alam dalam ruang dan waktu yang dijalani keseharian. Sehingga Insya Allah debat perdana yang digelar KPU RI tersebut dapat dijalani dengan baik sesuai harapan seluruh masyarakat Indonesia.

“Saya yakin tidak ada persiapan khusus. Karena pak Jokowi menjalani dalam keseharian kegiatan beliau dengan aneka diskusi atau diberbagai debat seperti ini. Sejak jadi Walikota, Gubernur dan dua kali capres pak Jokowi selalu tampil baik,” kata Ketua umum Relawan Jokowi HM Darmizal MS ditanya wartawan Kamis (10/1/2019) di Hotel kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Darmizal menambahkan, debat perdana yang mengambil tema soal hukum, HAM, korupsi dan terorisme ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan Jokowi sebagai seorang Presiden. 

Karena tema termasuk terkait HAM, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin akan dapat dengan baik menjelaskan sesi ini kepada panelis untuk diketahui publik. 

Pasangan nomor urut 01 diyakini bersih dari catatan pelanggaran HAM. Seperti menciduk dan menculik orang dimasa lalu. Pasangan 01 adalah tokoh religius dan humanis.

“Beliau akan mampu menggunguli pihak sebelah dalam debat nanti”.

“Tema debat yang ditentukan KPU sudah menjadi bagian kegiatan keseharian pak Jokowi. Jadi kami yakin capres nomor urut 01 bakal unggul dibandingkan Prabowo-Sandi,” pungkas alumni UGM Yogyakarta dan mantan Ketua Umum Relawan SBY ini.

Diketahui, KPU telah menetapkan debat pertama capres-cawapres Pemilu 2019  di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, 17 Januari 2019. Debat dimulai pukul 19.00 WIB. Debat pertama ini akan mempertemukan pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno.

Debat yang mengangkat tema, soal hukum, HAM, korupsi dan terorisme akan dipandu moderator presenter salah satu televisi Ira Koesno dan Imam Priyono. Secara keseluruhan, debat akan dibagi dalam enam segmen dengan durasi total 120 menit.(*)

Cek Gudang Bulog, Presiden Pastikan Stok Beras Terjaga

0


Batamtimes. Co, Jakarta – Presiden Joko Widodo melakukan pengecekan stok beras di kompleks pergudangan Bulog, Kelapa Gading, Jakarta, pada Kamis pagi, 10 Januari 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara mengatakan bahwa Bulog memiliki ketersediaan stok beras yang cukup besar pada awal tahun ini. Bahkan, stok Bulog mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Saya melihat kalau dibandingkan dengan tahun-tahun yang lalu stok kita ini memang lipat (berlipat ganda). Biasanya di akhir Desember itu 700-800 ribu ton, tetapi di akhir Desember 2018 ini, stok kita sekarang 2,1 juta ton,” ujarnya.

Meningkatnya stok beras yang dimiliki Bulog tersebut dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas dan keseimbangan harga beras di pasaran. Operasi pasar yang dilakukan Bulog secara serentak di seluruh Indonesia mulai 3 Januari 2019 lalu efektif menjaga harga beras di tingkat masyarakat.

“Trennya ini turun (harga) karena sudah beberapa hari ini Bulog juga melakukan operasi pasar besar-besaran untuk memberikan suplai kepada pasar-pasar yang membutuhkan dan pada masyarakat yang membutuhkan,” kata Presiden.

Ketersediaan stok yang besar ini diharapkan dapat memberi keyakinan kepada pasar dan masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya gejolak harga beras di pasaran.

“Karena biasanya kalau stoknya sedikit itu akan banyak spekulasi dari pasar yang bermain-main dengan harga. Ini kita tunjukkan bahwa stok itu memang ada dan banyak,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden meminta Bulog untuk terus memastikan ketersediaan stok dan melakukan operasi pasar bila dibutuhkan. Bulog juga harus bisa menjaga keseimbangan antara harga produksi dengan harga pasar supaya menguntungkan baik bagi petani maupun masyarakat.

“Kalau kita mau harga turun secara drastis, gampang, suplai aja semua ini ke pasar. Tapi petaninya yang jadi rugi. Keseimbangan antara harga produksi dengan harga pasar ini harus dijaga oleh Bulog. Tidak bisa terlalu murah, nanti petaninya juga akan menjerit,” tuturnya.

Dalam kunjungan ini, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki dan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso.

Presiden juga menyaksikan pelepasan kegiatan operasi pasar secara serentak tahun 2019 di halaman gudang Bulog. Budi Waseso yang membentangkan bendera start saat memberangkatkan sejumlah truk operasi bulog ke sejumlah titik penyebaran menandai kegiatan pelepasan ini.


(red/Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

Peternakan Ayam Bikin Resah, Bau Busuk Menyengat dan Lalat Ganggu Kehidupan Warga Sekitar

0

Batamtimes.co – Natuna
Keberadaan ternak ayam di pemukiman warga Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Natuna, Kepri sangat meresahkan warga sekitar RT.01/RW.01. Mereka mengeluhkan bau busuk yang sangat menyengat dari peternakan tersebut akibatnya lalat berserak gentayangan di rumah penduduk setempat.

Diketahui peternakan ayam milik Anto warga Desa Tapau sudah mempunyai usaha ternak ayam sejak 12 Februari 2018  lalu berdasarkan surat keterangan usaha yang dikeluarkan oleh Kepala Desa Tapau dan sudah memiliki izin Tempat Usaha dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Natuna, namun belum diketahui apakah pemilik ternak ayam memiliki izin lainya.

Menurut penuturan Marzuki ketua RW.01 setempat kepada Batamtimes.co pada Kamis (10/01/2019) memaparkan keberadaan ternak ayam itu sangat mengganggu menimbulkan bau tak sedap dan lalat sangat banyak disekitar pemukiman warga.

” Sebenarnya warga sangat terganggu adanya ternak ayam itu mas, sehingga warga menolak dan keberatan dan tidak setuju ternak ayam berada di sekitar pemukiman warga,” ucapnya.

Bentuk penolakan itu juga tertuang dalam surat pernyataan warga dibubuhi tandatangan sekitar pada bulan Juli 2018 lalu.

Dia katakan Marzuki lalu empat bulan kemudian tepatnya bulan Oktober 2018 lalu, warga kembali melakukan keberatan terkait keberadaan ternak ayam milik Anto melalui musyawarah dihadiri Plh, Kades Tapau Ghofar Ismail, Ketua BPD Nikmah dan Salimin perwakilan pemilik usaha ternak ayam.

Hasil musyawarah dicapai kesepakatan akan memindahkan kandang ayam sembari menunggu Andi pemilik ternak ayam pulang dari Batam. Lalu, menunda pengisian ayam kemudian menghabiskan ayam yang ada dikandang, papar Marzuki.

Namun, anehnya hingga saat ini bulan Januari 2019 belum ada tanda-tanda dan itikad baik dari pemilik ternak ayam akan dipindahkan. Malahan, sebaliknya ternak ayamnya semakin banyak, keluhnya.

Marzuki berharap pemilik ternak ayam dapat memenuhi komitmenya untuk memindahkan ternak ayamnya ketempat yang lebih selayaknya tidak menimbulkan keresahan warga sekitar akibat bau tak sedap.

Sebab sebelumnya pemilik ternak ayam itu pernah bilang ternak ayam tersebut bersifat sementara saja, selanjutnya pengembangan akan dipindahkan ke daerah Batubi, Kecamatan Bunguran Batubi Jaya, pungkasnya.

( Red/Pohan)

Pasca Kebakaran Empat Unit Mesin PLN Ludes, Lima Jam Listrik Di Kota Ranai Kembali Normal

0

Batamtimes.co – Natuna
Pasca terjadinya Kebakaran hebat pada Satuan Unit Pembangkit Mesin Sewa PT. BGP mengakibatkan empat unit mesin listrik PLN Ranai, habis dilalap si jago merah, pada Rabu (09/01/2019) sekitar Jam 17.30 Wib di kantor PLN Rayon Ranai Jalan Dtk Kaya Wan Mohd Benteng Ranai, Natuna, Kepri.

Hampir empat jam petugas pemadam kebakaran dibantu aparat TNI-Polri berjibaku melawan amukan si jago merah, akhirnya hingga pukul 20.30  Wib api berhasil dijinakkan petugas.

Akibat Kejadian ini sebagian kota Ranai gelap gulita membuat seluruh petugas PLN bekerja ekstra, guna menormalkan kembali pasokan listrik di Ranai dan sekitarnya. Sempat hampir lima jam sebagian kota Ranai gelap gulita namun hingga pukul 23.45 Wib, listrik di Ibu kota kabupaten Natuna kembali normal terang benderang.

Hal tersebut disampaikan Manager ULP PLN Rayon Ranai, Dwi Ristiono melalui WhatsAppnya.

Menurutnya Instalasi yang masih bisa diselamatkan yakni, Tanki Timbun 250 Ton PLN, Gardu Hubung PLN, Mesin MTU PLN dan Trafo Daya PLN

Saat ini dilakukan pemeriksaan Instalasi Pemipaan BBM, Instalasi dari Generator, Trafo dan Cubicle kondisi aman, sebutnya.

Dia juga mengatakan tidak ada korban jiwa pada saat terjadi kebakaran yang melanda empat unit pembangkit mesin PLN kota Ranai.

Belum ada penjelasan resmi dari pihak PLN Ranai penyebab kebakaran dan kerugian yang ditimbulkan pasca terjadinya kebakaran.

Dwi juga menyampaikan rasa
terimakasih atas dukungan dari Pemerintah Daerah, satuan TNI-POLRI Dinas Damkar, tim PKP-PK Bandara Raden Sadjad Ranai dengan foam (cairan kimia busa), masyarakat dan semua pihak yang ikut membantu percepatan pemadaman kebakaran di PLTD Ranai, tandasnya.

(Red/Pohan)

KJRI Jeddah Tuntaskan Permasalahan 13 PMI yang Ditampung di Shelter

0


Batamtimes. Co, Jeddah— Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah berhasil menuntaskan berbagai kasus yang dialami oleh sebanyak 13 Pekerja Migran Indonesia (PMI). Mereka sebelumnya ditempatkan sementara di shelter KJRI sambil menunggu penyelesaian kasusnya.

Aneka permasalahan yang dialami 13 PMI tersebut, antara lain, tidak digaji, tidak dipulangkan hingga belasan tahun, mendapat perlakukan kasar pihak majikan dan keluarganya, menjadi Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan korban fitnah majikan yang berujung pada pemenjaraan.

PMI berinisial SRS (45), misalnya, baru sekitar sebulan tiba di Arab Saudi. Dia diselundupkan oleh seorang oknum untuk bekerja ke Arab Saudi menggunakan visa  ziarah (kunjungan). Setibanya di Bandara King Abdulaziz Jeddah, perempuan asal Lombok Tengah yang hanya lulusan SD ini tidak dijemput oleh calon pengguna jasa. Beruntung dia ditemukan oleh seorang staf KJRI yang tengah piket malam itu dan dibawa ke shelter. 

Nasib NST lebih tragis. Perempuan berusia 44 tahun menjadi korban perdagangan orang. Dia juga diberangkatkan ke Arab Saudi dengan visa ziarah dalam kondisi mental yang kurang siap untuk bekerja. Perempuan asal Sukabumi ini akhirnya tidak betah dan mengalami depresi. Sang majikan memberinya 200 riyal dan menyuruhnya naik bus untuk pergi ke KJRI Jeddah. Tidak tahu harus berbuat apa dan harus ke mana, dia akhirnya dimasukkan ke rumah sakit umum King Fahad Jeddah dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Ya begitulah dia kesehariannya. Kadang dia nyambung, kadang nggak. Kadang masuk ke ruangan saya dan gak mau keluar, tidur di sana. Baca koran terbalik,” terang Mochamad Yusuf, Konsul Tenaga Kerja KJRI Jeddah.

Berdasarkan pengakuan keluarga, NST diberangkatkan oleh seorang calo berinisial HS ke Arab Saudi meskipun dia masih dalam masa perawatan lantaran menderita gangguan kejiwaan. 

Sejak Pemerintah RI memberlakukan moratorium pengiriman TKI informal awal 2011 ke Arab Saudi, marak kasus “penyanderaan” asisten rumah tangga (ART) oleh pengguna jasa (majikan). Kasus tersebut juga dialami seorang ibu asal Malang Jawa Timur berinisial KJT. Perempuan kelahiran 1961 ini telah 13 tahun bekerja di daerah Al-Namas, kota kecil berhawa dingin dan berjarak sekitar 550 km dari KJRI Jeddah.

Lain lagi kisah yang dialami ROS. Perempuan kelahiran 1982 ini telah sepuluh tahun bekerja di satu keluarga Saudi di Najran, sebuah provinsi yang terletak di sisi barat daya Arab Saudi yang berbatasan dengan Yaman.

Karena rumah majikan yang sangat jauh dari KJRI Jeddah, yaitu sekitar 1000 km, perempuan asal Cianjur ini harus menunggu momen yang pas agar bisa kabur ke KJRI.  Suatu ketika saat liburan, ROS diajak majikan jalan-jalan ke Jeddah. Ada kesempatan,  dia melarikan diri ke KJRI dan meminta bantuan agar hak-haknya diperjuangkan, antara lain, gaji yang tidak dibayar majikan selama 7 tahun.

Kasus DSTS malah lebih menegangkan. Bukan hanya masalah “ditahan” majikan dan sisa gaji yang tidak ditunaikan sebesar 39.000 riyal atau setara RP140 juta. Perempuan yang telah bekerja selama 11 tahun sebagai ART di Jeddah itu kerap menerima perlakuan kasar dari majikan. Dia kerap dipukuli dan ditampar.

Kasus DSTS terungkap ketika dia bersama majikan hendak melakukan pergantian paspor. Sesuai prosedur, KJRI Jeddah menerapkan kebijakan wawancara untuk mengorek keluhan dan permasalahan, khusus dari PMI yang bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Perempuan kelahiran Cirebon 1983 ini akhirnya diputuskan diamankan sementara di shelter KJRI dan kasusnya dibawa ke kantor tenaga kerja setempat. Sang majikan mengamuk lantaran gagal membawa dia pulang kembali ke rumah. Karena berbuat onar di premis diplomatik, majikan nakal ini akhirnya digelandang keluar untuk diproses lebih lanjut.

Nasib memilukan juga dialami PMI lainnya berinisial ASP. Ibu kelahiran Kendal 1969 ini telah bekerja selama 10 tahun sebagai ART dengan upah bulanan di bawah standar, yaitu 800 riyal. Sudah sisa gajinya dikemplang, ia malah dilaporkan majikan ke polisi  atas tuduhan pencurian. Menurut penuturan ASP, sisa gajinya yang belum dibayarkan majikan senilai 72.200 riyal atau sekitar Rp260 juta. Akhirnya, dia dipenjara selama sebulan sebelum akhirnya dibebaskan oleh KJRI.

“Masih banyak rupa-rupa kasus PMI, khususnya kaum ibu yang bekerja di sektor rumah tangga. Sebagian telah berhasil diselesaikan, sebagian lagi masih kami perjuangkan,” ujar Mohamad Hery Saripudin, Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah.

Perkembangan penanganan setiap kasus, imbuh Konjen, selalu dilaporkan ke instansi berwenang di  Jakarta dan pemerintah daerah agar menjadi perhatian bersama.

“Kepedulian bersama dari para pemangku otoritas insya Allah akan memberikan jaminan perlindungan yang lebih bagi para PMI, sehingga angka permasalahan yang menimpa mereka bisa ditekan,” kata Konjen.

Konjen juga menyesalkan maraknya penempatan PMI secara unprocedural meskipun telah dilakukan penandatanganan joint statement antara Menteri perburuhan Arab Saudi dan Menteri Tenaga Kerja Indonesia.

“Belakangan marak WNI teruma kaum perempuan yang diberangkatkan  dengan visa ziarah. Dari sini kita perlunya harus lebih hati-hati lagi terhadap praktek penyamaran pengiriman tenaga kerja dengan berpura-pura ziarah/kunjungan wisata,” ujar Konjen.

Selain itu, Konjen Hery juga berharap agar aparat berwenang melakukan penegakan hukum kepada para pelaku penempatan PMI secara tidak prosedural yang kadang mengabaikan sisi kemanusiaan.

“Masa orang yang sedang mengalami gangguan kejiwaan dan sedang dirawat diberangkatkan juga. Ini kan sudah keterlaluan,” sesal Konjen.

Tiga belas pekerja migran Indonesia tersebut telah dipulangkan, sembilan diantaranya dikawal langsung oleh petugas dari KJRI Jeddah pada 7 Januari 2019 silam.

Presiden Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pihak yang Ingin Mendelegitimasi KPU

0

Batamtimes. Co, Jakarta- Presiden Joko Widodo meminta aparat penegak hukum menindak tegas siapa pun yang ingin melemahkan dan mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Aparat tidak boleh membiarkan kegiatan-kegiatan yang ingin melemahkan, mendelegitimasi KPU,” ujar Presiden seusai acara pelantikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.

Menurut Presiden, bagaimanapun KPU adalah penyelenggara pemilihan umum (pemilu) anggota lembaga legislatif, pemilihan kepala daerah (pilkada), hingga pemilihan presiden (pilpres) yang harus didukung oleh seluruh pihak.

Kepala Negara bahkan memberikan arahan langsung kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk bersikap tegas apabila ada pihak-pihak yang berupaya melemahkan KPU.

“Jadi kalau ada orang-orang atau pihak-pihak yang ingin mendelegitimasi itu saya sudah sampaikan ke Kapolri, tegas,” tandasnya.


(red/Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

Polres Tanjungpinang Bersihkan Wihara dan Gereja

0

Batamtimes. Co, Tanjungpinang- Polres Tanjungpinang bersama dengan Kemenag Kota Tanjungpinang melakukan kegiatan gotong royong di Gereja Santa Maria Goreti dan Vihara Tirta Maitreya, Rabu(9/1) pagi.

Dalam gotong royong ini Polres Tanjungpinang menurunkan sekitar 70 personilnya.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lansdin Silalahi mengajak seluruh Stekholder untuk bersama – sama memakmurkan tempat ibadah.

“Tempat ibadah yang bersih juga akan menambah kekhusyukan kita dalam menjalankan ibadah,” tegas Ucok.

Ucok berharap bahwa kegiatan-kegiatan positif seperti ini dapat dilakukan dan diikuti oleh seluruh kalangan masyarakat di Kota Tanjungpinang.

“Demi terciptanya Kota Tanjungpinang yang bersih, aman dan nyaman,” tutupnya.

Gotong Royong ini juga dihadiri oleh Wakapolres Tanjungpinang KOMPOL Sujoko, S.I.K, MH dan Pejabat Utama Polres Tanjungpinang.

Dewi yang Meninggal dunia di Kamar Kos Eks Hotel Sadap Disemayamkan

0

Batamtimes. Co, Tanjungpinang- Anggota Komando Rayon Militer (Koramil) 01/Tanjungpinang mengantarkan Almarhumah Budi Suryani alias Dewi (36) yang meninggal dunia di Kamar Kos Eks Hotel Sadap pada Minggu, (06/01/2019) kemarin keperistirahatan akhir di Taman Pemakaman Umum (TPU) Km 7 Tanjungpinang.

Mewakili Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa, Danramil 01/Tanjungpinang Kapten Chb Dede Tri Haryanto bersama anggota Koramil 01/Tanjungpinang dan Pihak Polsek Tanjungpinang Kota turut membantu pelaksanaan pemakaman Almarhumah Budi Suryani alias Dewi yang diketahui tidak memiliki sanak keluarga di Kota Tanjungpinang.

“Atas nama Kodim 0315/Bintan dan Koramil 01/Tanjungpinang, mengucapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya Saudari Dewi.

Dan kami semua hadir disini untuk mengantarkan ke peristirahatan terakhirnya,” ucap Danramil 01/Tanjungpinang, Kapten Chb Dede Tri Haryanto yang terlihat hadir membantu pelaksanaan pemakaman, Rabu, (09/01/2019).

Menurut perwira yang murah senyum ini, sesama umat Islam merupakan suatu keharusan untuk ikut dalam pelaksanaan pemakaman tersebut. “Ini merupakan kewajiban kita antar sesama, bahkan dalam Islam ini merupakan Fadhu Kifayahyang harus kita laksanakan,” ujarnya.

Lanjutnya, ia bersama anggota Koramil 01/Tanjungpinang memohonkan maaf apabila Almarhumah memiliki kesalahan semasa hidupnya untuk dimaafkan. “Bagi siapapu yang mengenal Almarumah, saya memohonkan maaf atas segala kesalahan semasa hidup beliau, semoga amal dan ibadah Almarhumah diterima di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Sebelumnya untuk sekedar diketahui, Budi Suryani alias Dewi (36) ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar kosnya di Eks Hotel Sadap, Tepi Laut, Tanjungpinang. Hal itu bermula dari penghuni lainnya mencium bau yang tak sedap dari kamar kost lainnya, Minggu (06/1/2019)

Breaking News !!!! Mesin PLN Ranai Terbakar Hebat, Kota Ranai Gelap Gulita

0

Batamtimes.co – Natuna
Kota Ranai gelap gulita mesin listrik PLN Ranai terbakar hebat pada Rabu (09/01/2019)  sekitar pukul 17.30 wib petang. Puluhan warga dan petugas TNI-Polri dan pemadam kebakaran berjibaku membantu memadamkan lalapan sijago merah.

Menurut penuturan warga bermukim di jalan Hasan Ramli Ranai, menjelaskan kebakaran hebat mesin PLN Ranai diketahui sehabis sholat Magrib melihat kobaran api dan asap membubung tinggi di seputaran kantor PLN Ranai.

Tampak kobarann sijago merah melalap mesin PLN Ranai semakin membesar para petugas PLN berupaya mengendalikan api insiden lebaran terjadi pada Rabu (09/01/2019) sekira pukul 17.30 wib

Sontak warga sekitar heboh di seputaran komplek PLN berhamburan keluar rumah sebab lokasi mesin PLN hanya puluhan meter dari pemukiman penduduk.

” Warga berlarian menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) membantu memadamkan api. Namun api sulit dikendalikan semakin membesar melalap gudang dan sudah mendekati Bungker Tanki minyak, ucapnya.

Informasi dihimpun di lapangan belum ada korban jiwa pada insiden  kebakaran mesin PLN Ranai, namun dua petugas PLN dilarikan ke rumah sakit, akibat sesak napas terhirup kumpalan asap pekat kebakaran.

Enam unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke TKP untuk menjinakkan sijago merah masih belum berhasil dikendalikan.

Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti para petugas aparat keamanan tampak sibuk mengamankan situasi dan kendaraan padat lalu lalang di lokasi  kebakaran di Jalan Dtk Kaya Wan Mohd Benteng Ranai, Natuna, Kepri, tampak Bupati dan Sekda Natuna, Kapolres Natuna turun ke lokasi kebakaran, hingga pukul 19.30 Wib api mulai bisa dikendalikan dan semakin mengecil.

(Red/Pohan)

YKI Tanjungpinang Kunjungi Penderita Kanker Payudara

0

Batamtimes. Co, Tanjungpinang- Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Tanjungpinang mengunjungi Maisarah penderita kanker payudara yang beralamat di Jalan Nakhoda Nunggal, Pulau Penyengat. Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Tanjungpinang yang juga Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Juwariyah Syahrul menyerahkan langsung bantuan tersebu, Rabu (9/1).

Juwariyah dalam kesempatan ini turut memberikan semangat dan sagu hati untuk penderita, dan mengatakan untuk lebih mengikuti arahan dokter untuk terus kontrol agar kondisi lebih baik dan segera pulih. “Semoga diberikan kesembuhan agar dapat melakukan aktivitas mengurus rumah tangga sebagaimana biasa, ikuti arahan dokter dan rutin melakukan kontrol ke Rumah Sakit,” ungkapnya.

Juwariyah menambahkan kunjungan ini dilakukan sebagai wujud bentuk kepedulian dari YKI untuk para penderita kanker di Kota Tanjungpinang. “Kunjungan ini merupakan wujud perhatian yang dilakukan oleh YKI Kota Tanjungpinang untuk penderita kanker di Kota Tanjungpinang dan sebagai pemberi semangat kepada para penderita kanker sekaligus memberikan sagu hati,” tambah Juwariyah.

Maisarah yang menderita kanker payudara sejak tahun 2010 ini mengucapkan terima kasih kepada YKI beserta rombongan yang telah hadir menjenguknya serta memberikan semangat. “Terimakasih kepada YKI yang telah mengunjungi, menjenguk dan memberikan sagu hati kepada saya, Alhamdulillah saya kembali bersemangat atas dorongan yang diberikan kepada saya melalui kunjungan ini,” ungkap Maisarah.

Juwariyah Syahrul pada kegiatan ini didampingi oleh Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Unsur Kelurahan Penyengat, Pengurus YKI Tanjungpinang dan kader PKK Kota Tanjungpinang.

(red/budi arifin)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga