Dwi Djoko Wiwoho Dipastikan Bergabung Dengan Kelompok ISIS

0
166

batamtimes.co,Jakarta- Informasi sel-sel jaringan terduga teroris pimpinan Gigih Rahmat Dewa yang dikenal dengan kelompok Katibah Gonggong Rebus (KGR) di Batam, sedikit demi sedikit terkuak.

Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dwi Djoko Wiwoho dipastikan bergabung dengan kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Anton Charliyan mengatakan, setelah meninggalkan rumah dan kantornya, Djoko mengirimkan pesan singkat kepada atasannya.

Djoko minta sang atasan menyampaikan pesan singkat tersebut kepada orangtuanya.

“Tolong disampaikan kepada orangtua saya bahwa saya akan berhijrah dan akan bergabung dengan Daulah Islam atau ISIS,” kata Anton di kantornya, Selasa (10/11/2015) siang.

Sebelum itu, menurut Anton, Djoko sudah berperilaku aneh.

Dia mengajukan cuti panjang ke kantornya. Djoko tidak menjelaskan alasan cuti panjangnya tersebut.

“Ternyata sampai hari ini dia tidak kembali,” ujar Anton

perihal senada juga dikatakan Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengungkapkan, salah satu warga Batam yang telah direkrut dan dikirim Gigih Rahmat Dewa ke Suriah bergabung dengan kelompok ISIS adalah Dwi Djoko Wiwoho, Direktur PTSP dan Investasi BP Batam.

“Gigih Rahmat Dewa yang telah mengrekrut Djoko. Dia (Gigih Rahmat Dewa) juga yang memfasilitasi keberangkatan Djoko (Dwi Djoko Wiwoho) ke Suriah melalui Turki,” kata Sam Budigusdian.

Djoko menghilang sejak Agustus 2015 lalu. Untuk dapat berangkat bergabung dengan ISIS, Djoko memanfaatkan fasilitas cuti dengan alasan berangkat Umroh bersama keluarga sampai 2 September 2015. Istri Djoko, Ratna Nirmala juga ikut serta. Diduga, sang istri yang mempengaruhi Djoko.

Kepastian Djoko beserta Istri yang diduga dua anaknya ikut serta bergabung dengan ISIS setelah Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) memberikan keterangan ke BP Batam soal positifnya Djoko bergabung dengan ISIS.(her/jas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here