Seratus Personil Gabungan TNI-Polri Diturunkan Pengamanan Imlek 2019 Di Perbatasan Natuna

0
21

Batamtimes.co – Natuna –
Guna memastikan pengamanan pada malam perayaan Imlek 2019 ini , Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto S.I.K, tinjau Kelenteng Fuk De Chi di Kampung Tua Penagi, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, Kepri, Senin (04/02/2019) Malam.

Nugroho sempat menyapa dan menemui sejumlah warga Tionghoa yang sedang merayakan malam tahun baru Imlek dan sekaligus memantau situasi keamanan pada malam perayaan Imlek di Kelenteng Fuk De Chi Kota Tua Penagi .

Untuk pengamanan Imlek 2019 seratus personil gabungan TNI-Polri diturunkan untuk malam ini pihak keamanan fokuskan di dua titik pusat perayaan imlek, yaitu pengamanan di Klenteng Fuk De Chi Kota Tua Penagi Kelurahan Bandarsyah Kecamatan Bunguran Timur dan Vihara Darma Bakti di Kelurahan Sedanau Kecamatan Bunguran Barat.

Suasana malam Imlek di Penagi kampung Tua, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Ranai, Kabupaten Natuna, Kepri, Senin (04/02/2019) situasi aman dan terkendali

“Kita memang sudah melakukan rencana pengamanan terhadap kegiatan perayaan Imlek 2019 ini di wilayah hukum Polres Natuna dan itu ada terdapat dua titik yang menjadi pusat perayaan malam tahun baru Imlek. Pertama di Kelenteng Fuk De Chi dan Vihara Darma Bakti”, ujarnya Nugroho kepada awak media.

Menurutnya pengamanan akan terus dilakukan selama berjalannya perayaan Imlek ini sebab menginggat pengamanan tersebut sebagai bentuk wujud kenyamanan bagi umat Tionghua dalam melaksanakan Ibadah di hari besar masyarakat Tionghoa, pungkasnya .

Adapun untuk pengamanan tergantung dari pada kegiatan. Untuk Kelenteng Fuk De Chi akan dirayakan selama 3 hari yakni mulai dari tanggal 4, 9, dan hingga 19 Februari 2019 nanti ,terang Nugroho kepada awak media .

Sementara untuk Vihara Dharma Bhakti di Sedanau, perayaannya akan di mulai dari tanggal 4-6 Februari 2019.

Kapolres Natuna menuturkan sebelumnya, pihaknya sudah melaksanakan sterilisasi di tempat perayaan Imlek itu dan dilaksanakan oleh personel gabungan TNI-Polri dan para pengurus Vihara dan Kelenteng.

Kampung tua Penagi merupakan daerah yang mayoritas penduduknya suku Tionghua sama halnya dengan Kelurahan Sedanau. Kedua daerah tersebut menjadi langganan keramaian masyarakat di hari hari besar masyarakat  Tionghua Natuna ini, tandasnya.

(Red/Pohan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here