Affifudin : Ajak Masyarakat Bersama Bawaslu Awasi Pilkada Serentak 2020

0
491

Batamtimes.co – Natuna – Anggota Bawaslu RI, Muhammad Afifuddin didampingi Ketua Bawaslu Kepri, Muhammad Syahri Papane, Anggota Bawaslu Kepri, Idris dan Ketua Bawaslu Kabupaten Natuna, Khairulrrijal,
mengajak masyarakat Natuna bersama Bawaslu awasi Pemilu Pilkada Serentak 2020 mendatang.

Ketua Bawaslu Provinsi Kepri Muhammad Syahri Papane, hadir dampingi anggota Bawaslu RI diacara Sosialisasi tatap muka kepada Masyarakat rentan digelar Bawaslu Natuna, Selasa (26/11/2019).

Hal tersebut disampaikan Affifudin disaat menjadi pembicara pada kegiatan sosialisasi tatap muka kepada Masyarakat rentan, dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Natuna digelar di Restaurant Gerai, Jalan Datuk Kaya Wan Mohd Benteng Ranai, Natuna, Kepri, Selasa (26/11/2019) Siang.

Menghadapi Pemilihan umum (disingkat Pemilu) pada Pemilihan Kepala daerah Serentak Tahun 2020 mendatang, untuk menentukan pilihan dan memilih seseorang untuk mengisi jabatan politik. Prinsip pemilihan Umum (Pemilu) tahapanya jelas, akurasinya jelas tapi pemenangya belum jelas.

Kehadiran Bawaslu itu kata Afif, karena untuk memastikan bahwa pemilu terawasi politik uang diantisipasi pada akhirnya jika ada yang melanggar akan dihukum untuk menjaga hak pilih masyarakat, ucapnya.

Ketua Bawaslu Natuna Khairrulrijal dan Komisioner Bawaslu Lindawati devisi SDM serta jajaran tampak hadir diacara Sosialisasi tatap muka kepada Masyarakat rentan digelar di Restaurant Gerai, Ranai, Natuna.

Tugas Bawaslu mengawasi pelaksanaan pemilu, peserta pemilu maupun calonnya semua diawasi agar berjalan sesuai azas pemilu jurdil (Jujur dan adil).

Menurutnya pengawasan dan tindakan pencegahan itu sangat penting dilakukan masyarakat bersama Bawaslu awasi Pemilu Pilkada Serentak 2020.

Selain itu Afifudin juga menjelaskan Bawaslu menjamin hak pilih masyarakat rentan antara lain pemilih pemula, disabilitas, pejabat publik dan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada pemilu serentak mendatang, jelas Afifuddin.

Ditambahkan Afifuddin masyarakat rentan seperti penyandang disabilitas masih ditemukan pelanggaran dianggap tidak punya hak pilih, seperti pada Pemilu Kepala Daerah maupun Legislatif lalu.

Tampak hadir diacara tersebut Komisioner Bawaslu Lindawati devisi SDM, tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, Ormas, unsur pemuda, mahasiswa, pemilih pemula dan warga penyandang disabilitas.

Dia berharap kegiatan sosialisasi ini bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk melakukan pengawasan bersama Bawaslu  juga bagian pencegahan paling awal terhadap pelanggaran Pilkada tahun 2020 mendatang, pungkasnya.

(Red/Pohan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here