Dana Alokasi Khusus Dihentikan Sementara, Alihkan Fokus Penanganan Covid-19

0
483

Batamtimes.co – Natuna – Proyek fisik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020, di Kabupaten Natuna dihentikan untuk sementara. Penghentian sementara ini, berdasarkan Surat dari Kemenkeu RI dan surat Kemendagri RI berlaku secara Nasional.

Hal tersebut dijelaskan Sekretaris daerah (Sekda) Natuna Wan Siswandi, saat memimpin rapat Percepatan Pelaksanaan Pencegahan dan Penanganan Covid-19.

Sekda Natuna pimpin rapat percepatan penanganan wabah corona berdampak pada Dana Alokasi Khusus Dihentikan Sementara, Alihkan Fokus Penanganan Covid-19.

Sesuai Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020, di gelar di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, lantai II, Bukit Arai, Ranai, Senin (6/4/2020) pagi.

Siswandi menjelaskan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah agar segera melakukan evaluasi, menghentikan sementara berbagai kegiatan fisik yang bersumber dari DAK untuk mengalihkan pada fokus penanganan Covid-19.

Sebab Surat dari Menteri Keuangan, menginstruksikan semua proyek yang menggunakan DAK Tahun 2020, yang sementara dan yang belum jalan, dihentikan sementara, akan dilanjutkan menunggu petunjuk dari kementrian.

Dia juga mengakui akibat dampak wabah corona membuat kondisi daerah semakin sulit, jelasnya.

Selain itu Siswandi juga menyampaikan sesuai dengan edaran Kemendagri, Satgas Penanganan Covid-19 akan dipimpin langsung oleh Kepala Daerah masing-masing.

Sejumlah pimpinan OPD hadiri rapat koordinasi percepatan penanganan wabah corona digelar diruang rapat Kantor Bupati Natuna, Senin (06/04/2020) pagi.

Menurutnya rapat koordinasi akan terus dilakukan selama pandemic Covid-19, sehingga perkembangan kondisi terkini akan dapat dievaluasi secara berkelanjutan, untuk menentukan langkah strategis.

Kata Siswandi, hal ini menjadi penting untuk dilakukan karena akan berimbas pada sanksi pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun pada Dana Alokasi Umum (DAU).

Selain itu, upaya percepatan penanganan wabah covid -19 Pemeritah daerah sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp.15 Milyar dan penganggaran itu harus dilakukan sesuai perkembangan yang ada secara efektif dan efesien, ujarnya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk selalu mentaati himbauan pemerintah untuk tetap berada dirumah dan akibat dampak wabah corona juga berimbas luas pada menurunnya sektor perekonomian masyarakat menimbulkan terganggunya pemenuhan kebutuhan masyarakat.

(Pohan/Humpres)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here