
Batamtimes.co – Natuna – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melakukan kunjungan kerja ke perbatasan NKRI tanah melayu Laut Sakti Rantau Bertuah, Kabupaten Natuna. Dalam rangka meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid 19 untuk anak usia 12-17 tahun se-Kabupaten Natuna.
Dilaksanakan di SMAN 1 Bunguran Timur, MAN 1 Bunguran Timur, SMKN 1 Bunguran Timur Laut dan SMAN 1 Sedanau, Selasa (6/7/2021).

Kedatangan Gubernur Ansar kali ini didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati), Hari Setiyono.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan penghargaan kepada Bupati Natuna Wan Siswandi, Kapolres, Kejari dan Ketua DPRD Daeng Amhar serta Forkopimda lainya yang telah mendukung program pelaksanaan vaksinasi Covid 19.
Pemberian penghargaan tersebut atas dukungan semua pihak, Natuna sukses mencapai target vaksinasi yang telah diberikan di akhir Juni harus mencapai 50 persen, sebut Ansar.
Dia menjelaskan meski telah mencapai target vaksinasi di Juni lalu, namun vaksinasi akan terus berjalan untuk di bulan Juli 2021.
Natuna, ditargetkan vaksinasi sebanyak 70 persen, pada bulan Agustus saat hari kemerdekaan ditargetkan rampung 100 persen.
Sedangkan untuk vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, harus diselesaikan dalam waktu dua pekan kedepan, terangnya.
Ditempat yang sama, Bupati Natuna Wan Siswandi juga mengapresiasi seluruh Forkominda yang telah bahu-membahu mensukseskan pencapaian target vaksinasi ini.

Dia mengatakan keberhasilan pencapaian target vaksinasi ini menggunakan pendekatan terhadap masyarakat, baik melalui sosialisasi, secara keagamaan dan secara kultur budaya. Hingga hari ini, Natuna berhasil memberikan vaksin kepada masyarakat mencapai 59 persen.
Bupati Natuna juga mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Kepri, yang telah mencanangkan vaksinasi usia 12-17 tahun dimulai dari Natuna, ini suatu penghargaan luar biasa buat Nàtuna, pungkasnya.
Selain Gubernur Kepri, Ansar Ahmad tampak hadir anggota DPRD Kepri Ilyas Sabli, Hadi Candra, Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, Pj Sekda Natuna Boy Wijanarko dan Wakil Ketua ll DPRD Natuna Jarmin Sidik, Ketua Komisi I Wan Arismundar serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
(Pohan)




















