8.6 C
New York
Sunday, October 18, 2026
spot_img
Home KepriTimes Quo Vadis Pemberantasan Korupsi: Stephen Tong, Otto Hasibuan, Johanis Tanak dan Ahok...

Quo Vadis Pemberantasan Korupsi: Stephen Tong, Otto Hasibuan, Johanis Tanak dan Ahok Bicara Blak-blakan di RCRS 2026

0
148

Jakarta, Batamtimes.co – Pakar Hukum dan Guru Besar Advokat Indonesia Assistent Proffesor Mohmmad Mara Muda Herman Sitompul, SH.MH menghadiri seminar digelar di Katedral Mesias, Reformed Millennium Center (RMC), Jakarta, Minggu (17/10/2026) pukul 09.00 WIB.

Dibuka langsung oleh Keynote Speaker Pdt. Dr. (H.C.) Stephen Tong, dihadiri akademisi, umat gereja, dan mahasiswa dari UKRIDA Jakarta.

Bung Hersit sapaan akrabnya hadir perwakilan DPP Parsadaan Raja Toga Sitompul (PRTS) selaku Kabid Hukum dan Pembina LPBH PRTS Pusat sebagai undangan, tulisnya kepada batamtimes.co.

Catatan Bung Hersit dalam acara seminar tersebut, pertanyaan besar Quo Vadis Pemberantasan Korupsi di Indonesia? dijawab blak-blakan oleh empat tokoh nasional dalam Seminar Nasional Reformed Center for Religion and Society (RCRS) 2026.

Sebagai akademisi senior dan advokat senior yang hadir langsung di lokasi, ia mencatat seminar yang dipandu moderator handal ini berjalan dinamis, kritis, dan penuh perspektif hukum dan iman.

Empat narasumber utama tampil: Pdt. Dr. (H.C.) Stephen Tong, Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., Pimpinan KPK Dr. Johanis Tanak, S.H., M.H., dan Ir. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Stephen Tong: Korupsi Jadi Budaya

Stephen Tong menegaskan korupsi sudah membudaya.

“Kurangnya kesadaran dan keimanan kepada Tuhan. Kejahatan ini sudah begitu meluas di semua lapisan, bukan saja pejabat negara, bahkan tokoh keagamaan juga bisa melakukannya tanpa rasa takut dan bersalah kepada Tuhan,” tegasnya.

Otto Hasibuan: Integritas di Atas Segalanya

Wamenko Kumham Imipas dan Ketua Umum DPN PERADI, Prof. Otto Hasibuan menekankan integritas dan kejujuran sebagai kunci. Ia mendukung penuh komitmen Presiden Prabowo dalam pemberantasan korupsi.

“Ukuran berkecukupan adalah mensyukuri pemberian Tuhan. Tanpa nilai keagamaan, manusia tidak pernah puas,” ujarnya.

Johanis Tanak: Umat Kristiani Harus Bentengi Diri dengan Iman

Pimpinan KPK Johanis Tanak menegaskan KPK tetap bekerja sesuai hukum dan perundang-undangan. Korupsi bisa dilakukan siapa saja, bukan hanya pejabat negara.

Ia berharap umat Kristiani tetap dalam koridor Firman Tuhan.

Ahok: Blak-blakan Adu Argumen dengan KPK

Puncaknya, Ahok tampil apa adanya. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bicara blak-blakan berdasarkan pengalamannya di birokrasi. Adu argumentasi seru Ahok vs Pimpinan KPK menjadi momen paling menarik di seminar ini.

Keempatnya saling mengisi dan melengkapi. Meski tak berujung vonis tunggal, seminar ini memberi masukan mendidik bahwa berantas korupsi butuh iman, integritas, dan keberanian bicara jujur, pungkasnya.

Reporter : Pohan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here