Opini : Filsafat Barat Versus Filsafat Islam Perbedaan dan Kesamaan

0
62
Foto : Asisstant Professor Mohammad Mara Muda Herman Sitompul, S.H., M.H./HERSIT.

Oleh : Asisstant Professor Mohammad Mara Muda Herman Sitompul, S.H., M.H./HERSIT.

Latar belakang artikel singkat tentang perbedaan Filsafat Barat versus Filsafat Islam. Filsafat telah menjadi bagian integral dari peradaban manusia sejak zaman kuno.

Filsafat Barat dan Filsafat Islam adalah dua tradisi filsafat yang memiliki pengaruh besar dalam sejarah pemikiran manusia. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mencari kebenaran dan pengetahuan, namun ada perbedaan signifikan dalam pendekatan, metode, dan konsep yang digunakan.

Oleh karena itu, dalam hal ini akan membahas perbedaan dan kesamaan antara Filsafat Barat dan Filsafat Islam, dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kedua tradisi filsafat ini.

Selain itu, menjadi referensi bagi mereka yang ingin memahami lebih lanjut tentang Filsafat Barat dan Filsafat Islam, serta dapat memfasilitasi diskusi dan perbandingan.

Perbedaan Filsafat Barat dan Filsafat Islam.

Sumber pengetahuan, filsafat Barat lebih banyak bersumber dari akal dan pengalaman, sedangkan filsafat Islam bersumber dari wahyu Al-Qur’an dan Hadis serta akal.

Filsafat Barat lebih fokus pada pencarian kebenaran dan pengetahuan, sedangkan Filsafat Islam bertujuan untuk mencapai kebenaran dan mendekatkan diri kepada sang pencipta Allah SWT.

Filsafat Barat menggunakan metode rasional dan empiris, sedangkan filsafat Islam menggunakan metode rasional, empiris, dan spiritual.

Kesamaan filsafat Barat dan Filsafat Islam.

– Pencarian kebenaran, filsafat Barat maupun filsafat Islam sama-sama mencari kebenaran dan pengetahuan.

– Pentingnya akal, filsafat Barat maupun filsafat Islam mengakui pentingnya akal dalam mencari kebenaran.

– Etika, filsafat Barat maupun filsafat Islam menekankan pentingnya etika dan moralitas dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan, filsafat Barat dan Filsafat Islam memiliki perbedaan signifikan dalam pendekatan, metode, dan konsep yang digunakan. Namun, keduanya juga memiliki kesamaan dalam pencarian kebenaran dan pengetahuan.

Dengan memahami perbedaan dan kesamaan antara filsafat Barat dan filsafat Islam dapat memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman tentang filsafat.

Saran, bagi peneliti, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang filsafat Barat dan Filsafat Islam, serta membandingkan keduanya dalam konteks yang lebih luas.

Bagi mahasiswa, disarankan untuk mempelajari filsafat Barat dan filsafat Islam sebagai bagian dari kurikulum pendidikan, untuk memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman tentang filsafat.

Untuk masyarakat umum, disarankan untuk memahami dan menghargai perbedaan dan kesamaan antara filsafat Barat dan filsafat Islam, serta mempromosikan dialog dan kerja sama antara berbagai tradisi filsafat.

Penulis : Mantan Aktivis HMI Cabang Jakarta Korkom UIC Jkt, anggota Cendikiawan Muslim Indonesia Provinsi Banten. Pengajar PKPA Peradi Dosen terbang telah mengajar 52 PTN/ PTS se Indonesia. Perkumpulan : anggota Ahli Dosen Republik Indonesia ( ADRI ), Dosen tetap FH Unma Banten, pernah mengajar di STIH Gunung Jati Tangerang, FH UIC Jakartan FH UNKRIS Jakarta, FH UIA Jakarta, STIH Painan Banten. Akademisi, Wasekjen DPN Peradi Bid.KUHP, Waketum DPP Ikadin Bid.Sosial & Masyarakat, Ketua DPC Peradi Pandeglang, Ketua DPC Ikadin Kabupaten Tangerang ( Praktisi ), Kabid.Hukum DPP PRTS..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here