8.6 C
New York
Saturday, October 10, 2026
spot_img
Home HEADLINE NEWS Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Terus Dimaksimalkan

Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Terus Dimaksimalkan

0
340

 

JAKARTA – batamtimes.co – Pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda terus dilakukan petugas gabungan.

Hingga Kamis (10/9/2026), kapal yang membawa rombongan tersebut belum berhasil ditemukan. Operasi pencarian masih terus dimaksimalkan untuk menemukan seluruh anggota rombongan.

Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong agar upaya pencarian dilakukan secara maksimal. Ia mengaku turut merasakan kekhawatiran yang dialami keluarga para jurnalis yang hingga kini masih menunggu kabar.

“Kami ikut merasakan kekhawatiran keluarga atas musibah ini. Pencarian teman-teman jurnalis beserta seluruh anggota rombongan di perairan Selat Sunda harus dimaksimalkan,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya.

Puan juga mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memberikan instruksi langsung kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali untuk membantu proses pencarian rombongan tersebut.

Menurutnya, tambahan kekuatan dan armada dari TNI AL dapat membantu memperluas dan memperkuat operasi pencarian di perairan Selat Sunda.

“Operasi pencarian terhadap rekan-rekan media di perairan Selat Sunda dapat semakin maksimal dengan tambahan kekuatan dan armada dari TNI AL,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap operasi SAR segera membuahkan hasil dan seluruh rombongan dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

“Semoga rombongan jurnalis ini dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Puan.

Selain memperkuat pencarian, Puan menekankan pentingnya pemerintah memberikan pendampingan kepada keluarga para korban. Menurutnya, keluarga harus mendapatkan informasi terbaru secara berkala serta dukungan untuk menghadapi kondisi psikologis selama proses pencarian berlangsung.

“Dan penting agar pihak keluarga mendapat pendampingan dari Pemerintah, termasuk jaminan update informasi serta kebutuhan untuk psikologis mereka,” ucapnya.

Puan menilai keberadaan jurnalis di tengah situasi kebencanaan merupakan bagian dari pengabdian untuk kepentingan publik. Jurnalis berperan menghadirkan informasi kepada masyarakat, sementara pemandu membantu memahami medan, awak kapal menjaga mobilitas, serta relawan dan peneliti turut mendukung penanganan bencana.

“Pengabdian untuk kepentingan masyarakat harus diikuti kepastian perlindungan. Dan tentunya dukungan dan perlindungan tersebut dapat diwujudkan melalui operasi pencarian yang maksimal,” tegasnya.

Hilang Kontak Sejak Senin

Rombongan jurnalis tersebut diketahui berangkat untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda pada Senin (7/9/2026) siang.

Namun, tidak berselang lama setelah keberangkatan, rombongan dilaporkan hilang kontak.

Lima jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut yakni Muhammad Bagus Khoirunnas, jurnalis foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, jurnalis Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, jurnalis iNews.id; Firman Daus, jurnalis Anadolu Agency; dan Donal Husni, jurnalis freelance.

Selain kelima jurnalis, terdapat satu orang pemandu dan dua kru kapal dalam rombongan tersebut.

Hingga Kamis (10/9/2026), proses pencarian masih berlangsung. Tim SAR bersama unsur terkait terus berupaya menemukan keberadaan kapal dan seluruh penumpang yang hingga kini belum diketahui kondisinya.

Penulis : Tanto

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here